cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
DETERMINAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS SIATAS BARITA KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2024 Uhur, Bunga; Nababan, Donal; Sinaga, Taruli Rohana; Utama, Indra; Brahmana, Netti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30589

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang banyak ditesmukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Stunting pada balita merupakan faktor risiko meningkatnya angka kematian, menurunkan kemampuan kognitif dan perkembangan motorik rendah serta fungsi -fungsi tubuh yang tidak seimbang. Prevalensi balita stunting di Puskesmas Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2024. Hal ini masih lebih tinggi dari target dinas kesehatan yaitu sebesar 28%. Melalui wawancara singkat di posyandu diperoleh informasi bahwa ada beberapa ibu balita yang tidak mengerti tentang stunting, dampak stunting serta faktor apa saja yang berhubungan dengan stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting pada balita di Puskesmas Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional.  Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak balita. Data dianalisis melakukan uji analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan p value <0,05. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan pengetahuan, pola asuh, sosial ekonomi, kepemilikan jamban, serta ASI ekslusif dengan kejadian stunting pada balita. Para ibu perlu meningkatkan pengetahuan tentang gizi, pola makan yang sehat, perawatan anak, dan tumbuh kembang balita, memastikan anak mendapatkan cukup zat besi, melakukan pemeriksaan ANC selama kehamilan serta memberikan ASI eksklusif kepada bayi selama enam bulan. Selain itu juga pemerintah dan organisasi kesehatan perlu bekerja sama untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap jamban yang layak dan sanitasi yang bersih.
EDUKASI KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN Syukur, Sabirin B.; Firmawati, Firmawati; Rokhani, Muriyati; Amu, Mohamad Nuralfitriansyah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30590

Abstract

Dalam mencapai peningkatan perkembangan motoric salah satu peran perawat yaitu menggunakan metode knowledge management (KM) atau manajemen pengetahuan. Knowledge management atau sering disingkat KM sendiri sejatinya dapat diartikan sebagai sebuah tindakan sistematis untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mendistribusikan segenap jejak pengetahuan yang relevan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi knowledge management terhadap perkembangan motorik halus pada pasien anak usia 3 sampai 5 tahun. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-experimental designs one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel dalam karya ilmiah akhir ners ini adalah dengan metode insidental sampling atau pengambilan sampel berdasarkan jumlah responden yang ditemui yaitu sebanyak 15 pasien anak. Berdasarkan hasil penelitian dari 15 responden, analisis univariat perkembangan motorik halus pre-intervensi menunjukkan 8 responden (53,3%) normal dan 7 responden (46,7%) suspect, tanpa ada yang unstable. Post-intervensi, 14 responden (90%) normal dan 1 responden (6,7%) suspect, tanpa ada yang unstable. Hasil statistik non parametrik didapatkan bahwa perkembangan motoric halus pada anak usia 3-5 tahun dengan penilaian skrining Denver II setelah dilakukan intervensi yaitu  p-value 0,014 dimana < 0,05 yang artinya intervensi edukasi knowledge management memiliki pengaruh secara signifikan terhadap perkembangan motoric halus anak usia 3-5 tahun. Intervensi edukasi Knowledge management secara signifikan meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 3-5 tahun. Mayoritas menunjukkan peningkatan skor Denver II, meski ada beberapa temuan minor yang perlu pemantauan. Anak-anak dengan stunting memiliki risiko lebih tinggi terhadap keterlambatan perkembangan motorik halus, sehingga memerlukan perhatian khusus.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN TERAPI PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS SIATAS BARITA Pardosi, Lenny Christina; Nababan, Donal; Br Brahmana, Nettietalia; Siagian, Mindo Tua; Sipayung, Rosetty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30591

Abstract

Penyakit TBC yang pengobatannya tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga kematian. Kondisi ini dapat menyebabkan kegagalan dalam pengobatan karena penderita tidak menjalankan instruksi. Informasi dari tenaga kesehatan kepada pasien belum tentu berjalan dengan baik jika pasien sendiri tidak melakukan pengobatan dengan baik atau sesuai prosedur terhadap syarat meminum obat bagi penderita TB paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keberhasilan terapi  Penderita Tb Paru dalam hal pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan keluarga, dan kepatuhan dengan keberhasilan terapi penderita TB Paru  di Puskesmas Siatas Barita Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan studi crossetional dengan melakukan pengamatan pada variabel independen dan dependen dalam waktu bersamaan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel total atau Total Sampling sebanyak 71 orang. hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan keluarga, dan kepatuhan dengan keberhasilan terapi penderita TB Paru di Puskesmas Siatas Barita tahun 2023. Penderita perlu dilakukan edukasi agar memahami penyebab, gejala, pengobatan, dan cara pencegahan TBC. Kepatuhan adalah kunci dalam pengobatan TBC dan memastikan bahwa pasien mengikuti jadwal pengobatan yang ditetapkan oleh dokter dengan tepat waktu dan tanpa melewatkan dosis obat. Keluarga perlu memberikan Dukungan emosional dan praktis dapat membantu penderita merasa lebih termotivasi untuk mengikuti terapi dan menjaga Kesehatan mereka.
ANALISIS DIGITALISASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP PELAYANAN RAWAT JALAN DI RS MUHAMMADIYAH BANDUNG Hadiansyah, Ravi; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30594

Abstract

Seiiring deingan peirkeimbangan transformasi teiknologi keiseihatan yang teirus beirkeimbang di Indoneisia, peinggunaan sisteim di Rumah Sakit harus beiradaptasi deingan eira seirba digital misalnya peinggunaan Reikam Meidis Manual yang beirganti meinjadi Reikam Meidis EIleiktronik (RMEI). Digitalisasi atau alih meidia meirupakan proseis peiralihan meidia dokumein yang beirsifat manual meinjadi dokumein digital yang didalam filei beireiksteinsi misalnya pdf atau jpg yang proseis peiralihan ini dibantu deingan scanning deingan alat scanneir. Tujuan dari peineilitian ini untuk meinganalisis seijauh mana peinggunaan digitalisasi reikam meidis eileiktronik teirhadap rawat jalan di RS Muhammadiyah Bandung. Peineilitian ini dilakukan deingan meitodei analisis kualitatif yang disajikan seicara deiskriptif eikploratif deingan cara meilalui wawancara meindalam (In deipth Inteirvieiw) oleih 2 informan. Hasil dari peineilitian diteimukan beibeirapa masalah yaitu peinggunaan Reikam Meidis EIleiktronik meimeirlukan kapasitas peinyimpanan yang beisar, masih teirdapat antrian untuk reigistrasi di lokeit dan juga seirveir seiring down yang meingakibatkan SIMRS meingalami eirror dan loading hal ini beirdampak juga pada SIMRS (Sisteim Informasi Manajeimein Rumah Sakit) yang digunakan di RS Muhammadiyah Bandung tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.
ANALISIS KETEPATAN KODEFIKASI OBSTETRI DAN GINEKOLOGI (OBSGYN) PADA LAYANAN RAWAT INAP TERHADAP KELANCARAN KLAIM BPJS DI RSU HERMINA ARCAMANIK Farlina Ispahani, Sri; Ulfah, Annisa
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30616

Abstract

Ketepatan kodefikasi merupakan salah satu hal yang penting guna kelancaran klaim BPJS Kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antara ketepatan kodefikasi obstetri dan ginekologi (Obsgyn) pada layanan rawat inap terhadap kelancaran klaim BPJS di RSU Hermina Arcamanik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif pendekatan deskriptif. Jumlah sampel yang diperoleh menggunakan rumus Slovin adalah 89 berkas pasien yang menjalani rawat inap Obsgyn dan 12 staf JKN, dengan teknik simple random sampling. Diperoleh hasil observasi pada berkas klaim ketepatan kode sebanyak 73 (82%), berkas dengan ketidaktepatan kode sebanyak 16 (18%), berkas lancar klaim sebanyak 67 (75,3%) dan berkas tidak lancar klaim sebanyak 22 (24,7%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, menunjukkan adanya hubungan antara ketepatan kodefikasi pasien rawat inap Obsgyn terhadap kelancaran klaim BPJS. Hasil dari uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa kuesioner yang digunakan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik. Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh arah pengaruh antara kedua variabel penelitian ini adalah positif. Peneliti menyimpulkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan terbukti adanya hubungan dan pengaruh antara ketepatan kodefikasi Obsgyn pada layanan rawat inap terhadap kelancaran klaim BPJS
ANALISIS KELENGKAPAN HASIL USG OBSTETRI GYNEKOLOGI (OBGYN) PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KELANCARAN KLAIM BPJS KESEHATAN DI RSU HERMINA ARCAMANIK Afiyah, Syifa; Ulfah, Annisa
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30634

Abstract

Biaya klaim yang diajukan pihak Rumah Sakit tidak semata-mata langsung dibayarkan oleh  pihak BPJS Kesehatan tanpa melewati rangkaian prosedur yang sudah ditetapkan. Dari banyaknya pengajuan klaim, masih terdapat beberapa pengajuan yang dikembalikan sehingga proses klaim menjadi tertunda. Dari hasil observasi yang dilakukan, terdapat 4 jenis faktor penyebab klaim pasien poli Obgyn tertunda karena gagal lolos verifikasi, kurangnya persyaratan administrasi berupa lampiran hasil USG (51,52%) menjadi faktor penyebab paling banyak di periode bulan Februari - Maret tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan hasil USG pasien rawat jalan poli Obgyn pada periode bulan Februari - Maret tahun 2024 sebagai persyaratan administrasi yang harus dilengkapi saat melakukan pengajuan klaim di RSU Hermina Arcamanik. Penelitian dilakukan menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Simple random sampling. Dari 1.995 populasi, sebanyak 95 data pengajuan klaim dijadikan sampel. Hasil penelitian didapat nilai R Square sebesar 0,739, atau 73,9% lewat hasil uji koefisien determinasi, yang artinya kelengkapan hasil USG Obgyn pasien rawat jalan berpengaruh terhadap kelancaran klaim BPJS Kesehatan di RSU Hermina Arcamanik, dan 26,1% sisanya merupakan variabel lain yang juga ikut mempengaruhi kelancaran klaim. Penyebab ketidaksediaan hasil USG yang perlu dilampirkan saat melakukan pengajuan klaim, diantaranya karena jatuh atau hilang saat di perjalanan menuju ruangan JKN serta hasil USG yang tidak dapat diunggah karena terjadi masalah pada sistem
ANALISIS KELANGSUNGAN HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 SELAMA 20 BULAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA DRS. TITUS ULLY Mirdania, Yaditta; Akbar, Ani Kusumadewi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30636

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) adalah kondisi kronis sekaligus masalah kesehatan global yang signifikan. Indonesia, dengan 19,5 juta kasus diabetes pada tahun 2021, menempati peringkat kelima secara global, dan peringkat pertama dalam proporsi kasus yang belum terdiagnosa. Kelangsungan hidup individu dengan DMT2 sangat bergantung pada manajemen glikemik, penyakit penyerta, kepatuhan terapi, dan penyesuaian gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pasien DMT2 di Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Ully selama periode 20 bulan. Metode dalam penelitian ini enggunakan desain kohort retrospektif, penelitian ini melibatkan semua pasien DMT2 yang berobat selama Januari 2021 hingga Januari 2022. Data diambil dari rekam medis dengan fokus pada variabel usia, jenis kelamin, kadar gula darah sewaktu (GDS), riwayat hipertensi, riwayat DMT2 pada keluarga, dan status kelangsungan hidup. Analisis kelangsungan hidup menggunakan metode Kaplan-Meier, sementara perbandingan diuji menggunakan Log-Rank. tidak memiliki riwayat hipertensi dan tidak memiliki riwayat DMT2 pada keluarga. Hasil observasi terhadap status kelangsungan hidup subjek menunjukkan bahwa 26,9% subjek berstatus sensor, sementara 70,1% subjek lainnya tetap hidup hingga akhir observasi. Dari analisis lima variabel yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup subjek DMT2, ditemukan nilai p untuk jenis kelamin (p=0,508), kelompok usia (p=0,957), kadar GDS (p=0,213), riwayat hipertensi (p=0,010*), dan riwayat DMT2 pada keluarga (p=0,030*). Kesimpulan yang didapatkan bahwa tingkat kelangsungan hidup pada pasien dengan DMT2 secara signifikan lebih rendah pada pasien dengan riwayat hipertensi dan riwayat penyakit T2DM pada keluarga.
KALA II MEMANJANG, RUPTUR UTERI, DAN INTAUTERINE FETAL DEATH (IUFD) : LAPORAN KASUS Richard, Danes Davin; Dinata, Freddy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30640

Abstract

Kala II memanjang merupakan persalinan yang berlangsung lebih dari 2 jam pada primigravida dan lebih dari 1 jam pada multigravida. Faktor yang mempengaruhi kala II memanjang di antaranya usia, janin besar, dan letak janin. Komplikasi kala II memanjang yaitu infeksi, ruptur uteri, cedera otot panggul serta IUFD. Laporan kasus ini melaporkan seorang perempuan berusia 25 tahun dengan keluhan mules sejak 17 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien datang ke dukun beranak, dipimpin mengedan oleh dukun beranak, tidak kunjung melahirkan. Kemudian, pasien dibawa ke bidan, lalu dirujuk ke RSUD Ciawi. Pemeriksaan obstetrik didapatkan tinggi fundus uteri 40 cm, denyut jantung janin 90 x/menit, dan taksiran berat janin 4495 gram. Leopold I didapatkan bokong, leopold II punggung kanan, leopold III kepala, dan leopold IV kepala masuk PAP. Pemeriksaan ginekologi didapatkan vulva vagina edema dan berdarah, pembukaan lengkap, presentasi kepala. Penatalaksaan pasien pada kasus ini yaitu sectio caesaria.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA KULI PANGGUL DI PASAR X KOTA MALANG Fadila, Wahyu Sekar Nur; Sousanto, Beni Hari; Yuniastuti, Tiwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30679

Abstract

Kuli panggul adalah seseorang yang  menawarkan jasa angkat-angkut yang biasanya menggunakan tubuhnya sebagai alat transportasi seperti mengangkat, menggendong, atau mendorong dimana dapat mengakibatkan cedera dan bahaya pada pekerja salah satunya adalah keluhan musculoskeletal disorder yang dapat diakibatkan oleh faktor faktor tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDs) pada kuli panggul di Pasar Induk Gadang Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif observational dengan pendekatan case control. Penelitian ini melibatkan 60 orang sampel yang dibagi menjadi kelompok kasus dan kontrol. Analisa hasil penelitian menggunakan uji chi square dan ods ratio untuk mengetahui resiko keluhan Muskuloskeletal Disorder. Berdasarkan analisis didapatkan risiko terhadap kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) yaitu masa kerja (p= 0,004, OR = 6,000 ) ,postur kerja (p = 0,000, OR = 32,500), repetisi kerja (p = 0,004, OR = 5,675), lama kerja (p = 0,002, OR = 6,417).  Sementara tidak ditemukan risiko antara usia (p = 1,000), indeks massa tubuh (p = 0,595),  kebiasaan olahraga (p = 0,671), kebiasaan merokok (p = 0,612) sehingga faktor yang paling berisiko  yaitu  postur  kerja  tidak  sesuai. Disimpulkan faktor postur kerja, lama kerja, masa kerja dan repetisi kerja berisiko dengan keluhan MSDs pada kuli panggul di Pasar Induk Gadang Kota Malang.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI MINUMAN MANIS BUATAN DAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT DIABETES PADA REMAJA DI MTS SWASTA ALWASLIYAH PANCUR BATU Susanti, Nofi; Saragih, Indah Aulia Pratiwi; Sikumbang, Eva Sahriani; Faiza, Mayla
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30683

Abstract

Siapapun bisa saja mengidap penyakit kencing manis yang sering disebut dengan gula darah tinggi atau kencing manis. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang menghambat kemampuan tubuh memproduksi atau memanfaatkan insulin, sehingga menghambat pencernaan gula darah. Remaja yang kini konsumtif dan cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar tanpa menjalani pola hidup sehat rentan terkena diabetes darurat. Studi ini mengamati hubungan antara meminum minuman dengan pemanis buatan dan faktor risiko diabetes remaja.  Desain penelitian analitik yang bersifat cross-sectional digunakan dalam penelitian semacam ini. Tiga puluh orang dijadikan sampel untuk investigasi bulan Mei yang dilakukan di Sekolah MTS ALWASLIYAH PANCUR BATU. Pada kelompok asupan teratur, 80% siswa rutin mengonsumsi minuman manis. Di antara siswa, dua puluh persen mengalami obesitas. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya korelasi p-value 0,000 (p<0,05) antara pola konsumsi minuman pemanis buatan dengan risiko diabetes pada remaja peserta MTS ALWASLIYAH PANCUR BATU. Temuan menunjukkan bahwa beberapa variabel risiko meliputi pengetahuan, aktivitas fisik, makanan, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, jenis kelamin, dan kemajuan teknologi di media sosial. Ini adalah dasar bagi program yang dimaksudkan untuk mengelola dan mencegah diabetes. Remaja rentan terkena diabetes karena berbagai faktor risiko, seperti pengaruh teknologi berbasis media sosial, perilaku merokok remaja, riwayat keluarga, jenis kelamin, pengetahuan, makanan, aktivitas fisik, dan obesitas.

Page 86 of 216 | Total Record : 2155