cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN ELEKTRONIK : LITERATURE REVIEW Saing, Sitti Nur Masyithah D; Rosyidah, Rosyidah; Rulyandari, Rochana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30405

Abstract

Rujukan kesehatan elektronik telah menjadi inovasi penting dalam dunia kesehatan global, dengan berbagai negara mengadopsi sistem ini untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan. Metode pada penelitian ini merupakan sebuah literature review dengan menggunakan desain narrative review, peneliti ini menggunakan 9 artikel yang memenuhi penilaian kualitas. Data dikumpulkan bersumber dari GoogleScholar dan PubMed, artikel yang dipublikasi yaitu tahun 2019-2023. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa fasilitas kesehatan telah berhasil mengimplementasikan SISRUTE dan sistem rujukan elektronik dengan baik, namun masih terdapat kendala yang perlu diatasi, seperti keterlambatan respon, kurangnya sumber daya manusia yang terlatih, dan infrastruktur teknologi yang belum optimal. Sistem rujukan elektronik di berbagai rumah sakit dan sistem kesehatan lainnya memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan rujukan. Keberhasilan sistem rujukan elektronik sangat tergantung pada kesiapan rumah sakit dan dukungan kebijakan yang memadai. Studi ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan penyesuaian sistem berdasarkan umpan balik dan kondisi lapangan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan sistem rujukan elektronik dalam jangka panjang.
HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KINERJA PEGAWAI MANAJEMEN DI RSUD KOTA PASURUAN Sakdiyah, Redita Halimatus; Puspitasari, Sagita Candra; Umami, Siti Fithrotul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30422

Abstract

Budaya organisasi yang positif memiliki dampak yang besar dalam meningkatkan kinerja karyawan. Budaya organisasi yang lemah di rumah sakit di Indonesia telah berkembang menjadi masalah besar dalam beberapa tahun terakhir. Rendahnya tingkat kepuasan di antara pasien dan staf menjadi buktinya. Rendahnya kinerja karyawan, seperti ketidakhadiran yang signifikan dan seringnya datang terlambat ke tempat kerja atau pulang lebih awal, dapat dikaitkan dengan budaya organisasi yang lemah. Hal-hal seperti itu berpotensi menurunkan kinerja karyawan secara umum dan mengembangkan budaya organisasi yang negatif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kinerja staf manajemen di RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan dengan budaya organisasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai manajemen yang berjumlah 67 pegawai dengan menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling berupa purposive sampling besar sampel yang di peroleh sebanyak 47 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuisioner. Hasil analisi Univariat menurut 24 responden (51,1%) budaya organisasi dengan kategori cukup baik, kinerja karyawan menurut 30 responden (63,8%) dengan kategori cukup Baik.  Serta hasil analisis Bivariat Spearman Rho diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05 yang berarti Ho di tolak dan nilai koefisien sebesar 0,514, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai manajemen serta dapat dikatakan kuat. disarankan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap budaya organisasi yang ada agar budaya organisasi menjadi lebih baik lagi.
HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI DI KLINIK UTAMA PARU SOEROSO Susanti, Nofi; Aghniya, Sahnaz Nurul; Almira, Salwa Siti; Anisa, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30438

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan umum di seluruh dunia, banyak faktor yang dapat mengakibatkan penyakit hipertensi termasuk juga dengan usia dan jenis kelamin sebagai faktor penentu utama kejadiannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menginvestigasi hubungan antara usia, jenis kelamin, dan kejadian penyakit hipertensi di klinik rawat jalan Pusat Pelayanan Primer Paru Soeroso. Waktu Penelitian dimulai pada bulan Mei – Juni 2024. Subjek penelitian terdiri dari 22 partisipan yang melakukan pengecekan tekanan darah di klinik utama rawat jalan Paru Soeroso. Populasi partisipan juga dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi usia antara 40-80 tahun sebanyak 22 responden. Responden yang dimasukkan dalam penelitian ini terdiri dari 13 orang perempuan (59,1%) dan laki-laki sebanyak 9 orang (40,9%), serta rentang umur 40-60 tahun sejumlah 9 orang (40,9%) serta usia 60-80 tahun berjumlah 13 orang (59,1%). Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia (dikelompokkan menjadi 40-60 tahun dan 60-80 tahun) dan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), sedangkan variabel dependen adalah kejadian hipertensi. Metode Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data wawancara serta observasi. Dari Hasil Analisis statistik memperlihatkan hubungan signifikan antara usia dan kejadian hipertensi (p <0,05), dengan kejadian yang lebih tinggi diamati pada kelompok usia 60-80 tahun, karena pada usia tersebut sangat rawan untuk mendapat tekanan darah yang tinggi. Selain itu, jenis kelamin juga ditemukan berhubungan secara signifikan dengan prevalensi hipertensi (p <0,05), dengan kejadian lebih tinggi pada perempuan. Sehingga dapat disimpulkan pada temuan ini menegaskan pentingnya pertimbangan usia dan jenis kelamin dalam manajemen dan strategi pencegahan pada penyakit hipertensi.
HUBUNGAN INTERPRETASI BAHAYA NARKOBA DAN ROKOK TERHADAP PERILAKU MAHASISWA FKM UINSU Susanti, Nofi; Ananta, Alya Dwi; Sa’adah, Naila; Zein, Muhammad Iqbal Haqiqi; Matondang, M. Iqbal Firdaus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30445

Abstract

Narkoba adalah gabungan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya, sementara rokok adalah produk tembakau yang dikonsumsi dengan dibakar dan dihisap. Pengetahuan dan lingkungan individu sangat memengaruhi keputusan untuk menggunakan narkoba atau merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan yang dimiliki mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara mengenai bahaya narkoba dan rokok terhadap perilaku dalam menyikapi narkoba dan rokok. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan descriptive correlation. Dari populasi 359 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, dipilih 50 sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria usia 20 tahun ke atas dan kesediaan menjadi responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif, dengan hasil disajikan dalam bentuk grafik dan tabel. Variabel penelitian meliputi variabel independen (pemahaman mahasiswa tentang bahaya narkoba dan rokok) dan variabel dependen (perilaku mahasiswa dalam menanggapi bahaya narkoba dan rokok). Penelitian menunjukkan bahwa semua responden memiliki pengetahuan tentang bahaya narkoba dan rokok, termasuk kemampuan untuk mendefinisikan dan mengenali ciri-ciri rokok. Namun, perilaku merokok mahasiswa yang sadar akan bahaya rokok tetap dipengaruhi oleh lingkungan sosial responden. Beberapa mahasiswa menunjukkan perilaku dissonant, yaitu menyangkal risiko kesehatan dari rokok dengan mencari alasan yang tidak sesuai fakta, seperti tidak melihat dampak buruk rokok pada orang terdekat.
PENGARUH INTERVENSI SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN DIRUANGAN ICU Yunus, Pipin; Umar, Arifin; Wahyuningsih, Wahyuningsih; Pango, Ramdan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30449

Abstract

Pasien-pasien kritis mengalami perubahan tekanan darah pada berbagai sistem diantaranya kardiovaskuler, sistem integumen, sistem musculoskeletal, sistem eliminasi urine. Salah satu terapi komplementer yang dapat meningkatkan peredaran darah adalah SSBM (Slow stroke back massage) yaitu dapat meningkatkan tingkat relaksasi, yang pada gilirannya dapat mengurangi tingkat depresi. Tujuan peneliitian untuk melakukan penerapan intervensi slow stroke back massage terhadap perubahan tekanan darah pasien diruangan ICU Rsud  Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post-test tanpa kelompok kontrol. Subjek studi pada penelitian ini sebanyak 15 responden, Pengumpulan data menggunakan lembar observasi tekanan darah, dengan pengukuran dilakukan menggunakan alat Tensimeter, Analisis data menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian pada 15 responden menunjukkan sebelum intervensi mayoritas dalam kategori hipertensi derajat 1 untuk tekanan darah sistolik (80%) dan diastolik (80-99 mmHg). Setelah intervensi, terjadi penurunan jumlah responden dalam kategori hipertensi derajat 1, dengan peningkatan pada kategori normal dan prahipertensi. Intervensi slow stroke back massage signifikan menurunkan tekanan darah pada pasien ICU, dengan p-value 0,001 untuk sistolik dan 0,003 untuk diastolik. Intervensi slow stroke back massage efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di ICU. Analisis Wilcoxon menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik pasca intervensi. Meskipun beberapa responden dengan komplikasi seperti diabetes tipe 2 atau edema tidak menunjukkan perubahan signifikan, mayoritas mengalami penurunan tekanan darah.
UPAYA PERBAIKAN PELAYANAN PASIEN PULANG DARI RAWAT INAP DENGAN METODE LEAN SIX SIGMA Mumpuni, Dian Pitaloka Sri; Darmawan, Ede Surya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30458

Abstract

Waktu tunggu menjadi suatu permasalahan yang mendesak di rumah sakit  karena semua rumah sakit  saling berkompetisi untuk memberikan pelayanan yang tepat, cepat dan profesional. Di ruang rawat inap lantai 5 gedung baru  RS Permata Cibubur kerap masih didapatkan keluhan pasien atau keluarga pasien terkait waktu tunggu pelayanan pasien pulang dari rawat inap. Tujuan penelitian ini adalah tercapainya perbaikan   pelayanan  pasien pulang  dari rawat inap dengan menggunakan metode Lean Six Sigma.Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental dengan memberikan perlakuan perbaikan  menggunakan metode Lean Six Sigma dan menghitung waktu tunggu pada proses pelayanan pasien pulang pada 2 kelompok pasien dengan jaminan pribadi dan pasien jaminan asuransi swasta, sebelum dan sesudah perlakuan. Rata-rata waktu tunggu pasien pulang  sebelum perlakuan dengan jaminan pribadi sebesar 61 menit dan dengan jaminan asuransi swasta sebesar 125,8 menit. Setelah dilakukan perlakuan upaya perbaikan  dengan metode Lean Six Sigma didapatkan rata-rata waktu tunggu pasien pulang dengan jaminan pribadi sebesar 43,2 menit dan pasien dengan jaminan asuransi swasta sebesar 101,7 menit. Sedangkan prosentase kegiatan bernilai tambah sebelum perlakuan pada pasien dengan jaminan pribadi sebesar 57,4 % dan pasien dengan asuransi swasta sebesar 29,7%. Sesudah perlakuan upaya perbaikan didapatkan prosentase kegiatan bernilai tambah pada pasien pribadi sebesar 59,7 % dan pasien dengan asuransi swasta sebesar 30,4%. Metode Lean Six Sigma secara umum dapat dikatakan efektif untuk digunakan dalam melakukan evaluasi    terhadap alur pelayanan di unit pelayanan kesehatan, karena terbukti khususnya pada penelitian ini  terjadi pengurangan waktu tunggu pada proses pelayanan pasien pulang dari rawat inap.
HUBUNGAN EFISIENSI PROSES PENDAFTARAN DENGAN TINGKAT KEPUASAAN PASIEN DI KLINIK ADEERA MEDIKA KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Arif, Mega Aprisna; Said, Sunandar; Sulaiman, Zulkarnain; Adri, Khaeriyah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30538

Abstract

Jumlah rekam medis yang terus bertambah juga membuat petugas kesehatan menghadapi kesulitan dalam mengakses rekam medis pasien untuk memperbarui data pengobatan. Sedangkan dilihat dari perkembangan teknologi saat ini seharusnya pihak klinik sudah menggunakan teknologi dalam melakukan pelayanan terhadap pasien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan efisiensi proses pendaftaran dengan Tingkat kepuasan. Metode penelitian berjenis kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, peneliti mengangkat populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah keseluruhan pasien yang datang di klinik Adeera medika yaitu 491 (sumber daya klinik Adeera medika 2023), untuk mengetahui ukuran sampel representative yang didapat berdasarkan rumus slovin,metode sampling yang digunakan yaitu accidental sampling, berdasarkan perhitungan rumus slovin 10% tersebut dari 491 pasien jumlah populasi maka di jumlah sampel sebanyak 82 pasien yang melakukan pendaftaran di klinik adeera Medika. Dimana jumlah 82 orang tersebut dijadikan responden. Penelitian ini mengimpulkan bahwa ada hubungan antara efektivitas proses pendaftaran di Klinik adeera Medika dan kepuasan pasien dengan hasil uji chi square sebesar 0,009. Sehingga hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak. Ini ditunjukan oleh responden yang menjawab tidak efisien dan tidak puas, yakni 35,4% responden, namun tidak efisien dan puas ada 17,1%, sedangkan responden yang menjawab efisien dan tidak puas ada 18,3%; responden yang menjawab efisien dan puas sebanyak atau 29,3%. Sehingga perlu adanya penyediaan sarana dan prasarana kerja yang memadai, termasuk teknologi informasi, sangat penting untuk mendukung proses kerja yang efisien dan efektif. Dengan peralatan yang memadai, proses pendaftaran dan pelayanan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepuasan pasien.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN GAGAL VIROLOGIK PADA PENATALAKSANAAN PASIEN HIV Santoso, Ritchie; Purwoko, Muhammad Izazi Hari; Fitriani, Fitriani; Bahar, Erial; Chandra, Riza; Diba, Sarah; Budiamal, Susanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30539

Abstract

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS WELULI NTT Aritonang, Elisa Silvia; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Utama, Indra; Siregar, Laura
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30551

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan  Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan insidenya tinggi dan komplikasi yang timbul baik pada ibu maupun janin. Survey pendahuluan 13 orang hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Weluli diperoleh bahwa 10 orang ibu hamil yang tidak mengetahui pentingnya mengkonsumsi tablet zat besi selama kehamilan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui umur, paritas, jarak kelahiran, dukungan suami, konsumsi tablet Fe dan pengeahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Weluli Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil Trimester I di Puskesmas Welulu Nusa Tenggara Timur tahun 2023 sebanyak 76 orang. Pengumpulan      data dengan wawancara berpedoman kepada kuesioner. Data dianalisis uji chi-square, dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil Trimester I yang anemia sebanyak 65,8%, sedangkan 34,2% tidak anemia. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa variabel umur (p = 0,000), paritas (p = 0,039), jarak kelahiran (p = 0,017), dukungan suami (p = 0,016), Konsumsi tablet Fe (p = 0,000), Pengetahuan (p = 0,015) berhubungan dengan kejadian anemia.Saran bagi Puskesmas Weluli NTT untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan dengan memberikan penyuluhan kesehatan ,konseling kesehatan berupa informasi yang lebih mengarah mengenai anemia. Serta melakukan pelayana yang tepat, dan bekerja sama dengan suami dalam pengawasan pemberian tablet zat besi pada ibu hamil sesuai dengan prosedur yaitu 1 kali sehari sebanyak 90 tablet.
PENDEKATAN DIAGNOSIS SIROSIS HEPATIS : LAPORAN KASUS Hutagaol, Nia Maylani; Tarigan, Cristina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30578

Abstract

Sirosis hepatis merupakan penyakit hati kronik yang dikarakteristikan dengan terbentuknya jaringan parut (fibrosis) yang akan menggantikan jaringan hati yang normal. Proses tersebut terjadi akibat kerusakan yang disebabkan oleh berbagai penyakit hati seperti infeksi virus kronik, penyakit liver alkoholik, dan fatty liver non-alkoholik. Sirosis hepatis adalah kondisi kompleks dan beragam yang memerlukan penatalaksanaan dan perawatan yang komprehensif. Diagnosa sedini mungkin sangat menentukan tatalaksana dan prognosis pasien sirosis hepatis. Pendekatan diagnosis sirosis hepatis meliputi anamesis, pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan laboratorium dan pencitraan. Penatalaksaan sirosis hepatis melibatkan pendekatan komprehensif untuk mencegah terjadinya komplikasi, mengelola gejala dan memperlambat perkembangan penyakit. Terdapat skoring berupa Child Pugh Score untuk menilai tingkat kelangsungan hidup dan memprediksi kemungkinan berkembangnya komplikasi serta prognosis pasien sirosis hepatis dalam 1 tahun. Telah disajikan kasus sirosis hepatis dalam laporan kasus ini pada pasien berusia 69 tahun dengan keluhan kuning pada seluruh tubuh yang memberat sejak 1 minggu terakhir disertai mual, muntah setiap kali makan, perut membesar dan bengkak pada kedua kaki. Pemeriksaan fisik didapatkan ikterik, perut distensi dan nyeri tekan pada seluruh lapang abdomen serta edema pada kedua ekstremitas inferior. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan hiperbilirubinemia, peningkatan fungsi hati, leukositosis, peningkatan INR, hipoalbuminemia dan hiponatremia serta HbSAg reaktif. Hasil USG abdomen hanya menunjukkan adanya peradangan pada gallbladder. Skoring child pugh sebesar 10 poin dimana menunjukkan tingkat kelangsungan hidup pasien dalam 1 tahun ~ 45%.

Page 85 of 216 | Total Record : 2155