cover
Contact Name
Puryantoro
Contact Email
-
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
integritasunars@gmail.com
Editorial Address
Jl. PB. Sudirman No. 07
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian
ISSN : 25807978     EISSN : 26150794     DOI : -
INTEGRITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh P3M UNARS untuk publikasi tulisan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 356 Documents
PENDAMPINGAN BELAJAR SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DESA PEGALANGAN KIDUL, KECAMATAN MARON, KABUPATEN PROBOLINGGO DI MASA PANDEMI COVID-19 Amani, Tatik; Elly, Moh. Iskak; Krisnawati, Titin; Faizah, Nur; Hardiono, Dwi Joko; Anas, Muhammad; Andani, Selvia Tri; Yaqin, Ainul
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1905

Abstract

Kemunculan virus Covid-19 sangat berdampak pada semua sektor di Indonesia, salah satunya sektor pendidikan. Pembatasan berkumpul secara fisik di era pandemi merupakan salah satu penyebab perubahan sistem belajar dari offline menjadi online. Beberapa hambatan dalam pembelajaran daring menjadikan belajar siswa tidak maksimal. Hal tersebut menjadi dasar pengabdi melakukan pendampingan belajar siswa. dalam pengabdian diawali dengan tahap survei lapangan yaitu melakukan observasi untuk memperoleh informasi sitem pembelajaran saat pandemi Covid 19. Tahap berikutnya pengajuan ijin kepada Kepala Desa Pegalangan Kidul untuk melaksanakan kegiatan pendampingan belajar. Tahap ketiga persiapan yaitu melakukan pembagian kelompok belajar berdasar kelas, pembagian tim pengabdi. Berikutnya tahap pelaksanaan yaitu pendampingan belajar dan terakhir tahap evaluasi untuk mengetahui kebermanfaatan pendampingan belajar. Hasil pendampingan belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah sangat baik. Sebelum pendampingan siswa malas dan cepat bosan belajar karena tidak bertemu langsung guru, dengan pendampingan belajar menjadi bergairah dan semangat lagi belajar, siswa lebih terpacu belajar seperti di kelas dan mengerjakan tugas yang menjadi kewajibannya. Orang tua yang kurang mampu mengoperasikan media menjadi trampil karena diberikan arahan teknis mengoperasikan media pembelajaran daring. Guru terbantu dengan perubahan siswa yang sebelum pendampingan kurang bergairah belajar menjadi bergairah dan semangat belajar. Pendampingan belajar sangatlah bermanfaat dan disarankan pengabdi agar siswa dan orangtua menyalurkan informasi kepada masyarakat tentang teknis belajar on line dan belajar mandiri.
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 1 LEMBAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN AKTIF Afriadi, Roni; Yuni, Revita
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.2318

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 lembar pada masa pademi covid-19 untuk menciptakan pembelajaran aktif. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) wajib dimiliki guru sebagai bagian dari perangkat mengajar, karena RPP merupakan pedoman dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan. Dasar Pertimbangan Penyederhanaan RPP adalah guru sering diarahkan untuk menulis RPP dengan sangat rinci sehingga kegiatan guru lainnya terabaikan, seperti merefleksi proses pembelajaran itu sendiri. Karena kegiatan refleksi sangat penting dalam proses pembelajaran, dimana fungsi dari refleksi adalah untuk melihat tingkat keberhasilan pembelajaran saat itu, apa yang harus diperbaiki untuk kegiatan pembelajaran berikutnya yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan siswa. Kegiatan pelatihan dilakukan di SMA Swasta HKBP Sidorame. Metode pendekatan yang diterapkan dalam pelaksanaan PKM ini yaitu metode pelatihan, praktik dan pendampingan. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan PKM ini terukur dari luaran yang dihasilkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 Lembar.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN TERHADAP ANAK SEJAK USIA DINI Prasetiyo, Dani Hari Tunggal; Izzudin, Ahmad; Utami, Tata Budi; Baidlo, Tsalitsah Wirdatul; T.S.D, Leliya Nanda; Agustin, Dwi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.2319

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadi sebuah tantangan dan problematika tersendiri bagi generasi muda. Salah satu problematika tersebut adalah gaya hidup berlebihan. Hal ini terjadi salah satunya pada anak usia dini. Kecenderungan anak pada usia dini masih belum bisa mengatur keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka cenderung untuk menghabiskan uang saku saat disekolah. Oleh karena itu diperlukan pelatihan manajemen keuangan bagi anak usia dini. Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi SDN Tamansari 1 dengan peserta yang telah duduk dibangku kelas III. Kegiatan pelatihan manajemen keuangan terhadap anak sejak usia dini dilasanakan dengan empat skema. Skema tersebut terbagi menjadi empat yaitu tahap persiapan, identifikasi, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil kegiatan adalah peserta memahami manajemen keuangan dan berkomitmen untuk menyisihkan sisa uang saku untuk di tabung selepas pulang sekolah. Hal ini akan membentuk karakter pada anak untuk membiasakan diri menabung sejak usia dini dan menumbuhkan motivasi untuk mandiri dalam mendapatkan suatu hal yang diinginkan melalui keuangan sendiri tanpa meminta kepada orang lain. Selain itu, hal ini memberikan pembelajaran tentang kemandirian dan komitmen pada anak dalam hal perilaku terpuji.
PENGENALAN TEKNOLOGI ENERGI TERBARUKAN PANEL SURYA UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) Maghfiroh, Hari; Adriyanto, Feri; Slamet Saputro, Joko; Sujono, Augustinus; Lambang GH, R.Lulus
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1527

Abstract

Saat ini listrik menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pembangkit listrik di Indonesia sebagain besar bersumber dari energi batu bara yakni mencapai 57.2%. Batu bara sendiri merupakan sumber energi yang tidak bisa diperbaruhi. Selain itu, pembangkit listrik jenis ini menimbulkan pencemaran udara. Untuk itu, sumber pembangkit listrik alternatif yang ramah lingkungan dan dengan suplay yang melimpah sangat diperlukan. Salah satu sumber listrik alternatif yang paling mudah untuk dibangun dengan biaya rendah adalah sistem panel surya. Sistem panel surya sudah banyak diaplikasikan di Indonesia, bahkan sudah dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Beberapa tempat yang sudah terpasang sistem panel surya, pada akhirnya terbengkalai karena rusak dan masyarakat belum begitu faham sistem panel surya sehingga tidak bisa memperbaikinya. Untuk itu, sosialisasi tentang energi terbarukan ini penting untuk dilaksanakan. Pengenalan sumber energi terbarukan tenaga surya ini perlu dikenalkan lebih dini kepada siswa sekolah untuk meningkatkan minat dan rasa ingin tahu siswa dalam mempelajari, memanfaatkan, dan bahkan mengembangkan nantinya. Kegiatan dilakukan secara daring guna mematuhi protokol kesehatan covid-19. Media yang dipakai adalah grup whatsapp, video, dan e-booklet. Untuk mengukur keberhasilan program, sebelum acara dilakukan pre-test dengan hasil 22, 5% siswa tidak tahu tentang panel surya. Setalah sosialisasi post-test, hasilnya rata-rata nilai mencapai 79,46%, yang menunjukkan tingkat pamahaman peserta cukup baik terhadap materi yang disampaikan. Sampel pertanyaan mendasar tentang sistem panel surya, menunjukkan hanya 0,9% siswa yang salah. Kesimpulan akhir, siswa telah mendapat pengetahuan tentang energi terbarukan panel surya melalui kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan.
EDUKASI DIET HIPERTENSI MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RT 003 RW 039 BENDUNGAN TEGALSARI WEDOMARTANI NGEMPLAK SLEMAN Marlyta, Nanda; Jatmika, Septian Emma Dwi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1383

Abstract

Prevalensi penderita hipertensi di wilayah RT 003 RW 039 Bendungan Tegalsari sebesar 11%. Untuk itu pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan edukasi kepada masyarakat penderita hipertensi untuk lebih meningkatkan pengetahuan responden tentang hipertensi dan diet hipertensi. Metode yang dilakukan pada pengadian ini yaitu dimulai dari persiapan, pelaksanaan dan tahap terakhir evaluasi. Hasil yang didapatkan yaitu media leaflet berpengaruh dalam kegiatan edukasi diet hipertensi dan menunjukan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah edukasi diet hipertensi. Sebaiknya kader kesehatan lebih rutin dalam melakukan edukasi tentang hipertensi dan diet hipertensi untuk lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat.
EDUKASI TENTANG KECUKUPAN ASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI BPM ROSITA KOTA PEKANBARU Susanti, Komaria; Ruspita, Rika; Rahmi, Rifa
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1309

Abstract

Diperkirakan balita yang mengalami stunting di dunia sebanyak 22,9%, namun angka ini sudah mengalami penurunan pada tahun 2017 sebesar 22,2%, meskipun kejadian stunting ini mengalami penurunan, tetapi belum mencapai standar yang sudah ditetapkan oleh WHO yaitu 20% (Kementerian Kesehatan, 2018). Ada berbagai faktor yang menyebabkan Indonesia menjadi peringkat ke tiga tertinggi di ASEAN yang menyandang balita stunting, yaitu faktor langsung dan tidak langsung, faktor langsung yang berhubungan dengan stunting, antara lain berat badan lahir rendah (BBLR), tidak ASI Eksklusif, asupan gizi yang tidak sesuai, status kesehatan anak atau penyakit infeksi, imunisasi yang tidak lengkap, dan faktor genetik (Francisco, Ferrer, & Serra-majem, 2017). Faktor-faktor permasalahan terkait pencapaian ASI Eksklusif di Indonesia antara lain, sebagian ibu mengatakan bahwa ASI nya keluar sedikit atau tidak keluar dan akhirnya diganti dengan susu formula, masih banyak tenaga kesehatan ditingkat layanan yang belum peduli atau belum berpihak pada pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI ekslusif, Kemudian masih sangat terbatasnya konselor ASI dan belum maksimalnya kegiatan edukasi, sosialisasi, advokasi, dan kampanye terkait pemberian ASI. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu menyusui tentang kecukupan produksi ASI. Solusi dari permasalahan yang dihadapi masyarakat khususnya ibu menyusui yaitu dengan memberikan penyuluhan tentang pemberian edukasi kecukupan ASI. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan PKM ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan ibu menyusui mengenai kecukupan produksi ASI.
THE OPTIMALISASI ASSESSMENT DAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DASAR DI ABAD 21 Sari, Tita Tanjung; Puniman, Ach.
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1453

Abstract

Kegiatan pengabdian masyrakat ini berkerjasama dengan Hima Eeco Program Studi Pendidikan guru sekolah dasar Universitas Wiraraja untuk mennyelenggaran virtual workshop dengan tema “Optimalisasi Assessment Dan Gerakan Literasi Sekolah Dasar Di Abad 21”. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan betapa pentingnya pembelajaran literasi pada sekolah dasar (2) bagaimana strategi untuk mengoptimalisasikan rubrik evaluasi (Assessment) dan gerakan literasi pada abad 21. Setiap generasi memiliki tantangan tersendiri yang harus di tangani dengan strategi yang tepat agar mereka dapat berkembang sesuai dengan zamannya. Generasi Alpha yang sangat dekat dengan teknologi, mereka sudah terbiasa untuk mendapatkan informasi secara instandengan bantuan pencarian melalui internet. Ini menjadi tantang tersendiri bagi pendidik generasi Alpha. Bersaing dengan teknologi bukanlah cara yang baik untuk mendidik generasi Alpha, justru akan lebih baik jika pendidik generasi Alpha berteman dengan teknologi. Memang tidak mudah, untuk itu dibutuhkan edukasi untuk dapat menentukan strategi yang tepat dalam proses belajar mengajar generasi Alpha dan cara Menyusun evaluasi yang tepat. Workshop ini dilakukan secara virtual, sehingga tidak menutup kemungkinan setiap guru, calon guru, dan orang tua siswa dapat belajar bersama dalam kegiatan ini. Pelaksanaan virtual workshop dilaksanakan pada Sabtu, 28 Agustus 2021. Virtual workshop tersebur diikuti oleh 127 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Penyusunan strategi pembelajaran generasi alpha tidak terlepas pada pembelajaran literasi pada tingkat Sekolah Dasar. Pembelajaran literasi sangat penting bagi siswa karena akan menjadi keterampilan pondasi awal bagi siswa untuk belajar di tingkat selanjutnya.
MEMPERBAIKI PENGHASILAN PETANI TEBU MELALUI PENGELOLAAN USAHATANI YANG LEBIH INTENSIF Suhesti, Endang; Mayangsari, Andina
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.2320

Abstract

Masalah perkebunan tebu yang dihadapi petani beragam. Menurut Manalu (2012), harga yang ditawarkan pemerintah, tidak cukup untuk memberikan keuntungan yang setimpal dengan usaha petani. Permasalahan tersebut menyebabkan petani merubah haluan dari tujuan produksi tebu yang dipanen guna memperlancar arus perputaran modal khususnya bagi petani dengan kepemilikan lahan dibawah 1 ha. Mitra mendirikan pabrik gula merah yang bertempat di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Pabrik gula merah tersebut diberi nama UD Gula Bagus. Saat ini setiap harinya baru bisa memproduksi 1, 3 - 1, 5 ton. Jumlah produksi ini masih tergolong skala kecil. Bahan baku berupa tebu yang dapat diserap baru dua truk tebu. Gula merah dalam bentuk silinder seperti yang diproduksi UD. Gula Bagus tidak memiliki ketahanan mutu sehingga membutuhkan penyempurnaan dalam pengolahan. Permasalahan lain yang dihadapi mitra adalah usaha pembuatan gula merah ini menghasilkan limbah berupa ampas tebu yang cukup banyak setiap harinya. Mitra mendirikan usaha pengolahan nira tebu menjadi gula merah. Peningkatan mutu gula merah dalam bentuk silinder yang diproduksi mitra adalah dengan proses lanjut berupa pembuatan gula merah bubuk atau gula semut (gula awur). Dengan teknik penyimpanan yang tepat, maka gula merah serbuk akan awet dalam penyimpanan hingga 20 tahun. Mitra juga mengembangkan usaha dalam pengolahan limbah pembuatan gula merah. Limbah tersebut diolah menjadi pupuk organik. Produk berupa gula semut yang dihasilkan dikemas dengan label yang menarik sehingga mempunyai nilai ekonomi tinggi. Secara perhitungan bisnis, agroindustri gula merah tebu dapat dikatakan prospektif. Agroindustri gula merah tebu merupakan salah satu agroidustri pilihan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
PEMBINAAN KELOMPOK USAHA RENGGINANG DI DESA GELUNG KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Sulistyaningsih, Sulistyaningsih
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v3i2.2501

Abstract

Desa Gelung terletak ± 10 Km dari kota kabupaten dan termasuk salah satu desa yang cukup unik dengan beragam mata pencaharian sebagaimana dikemukakan diatas, perkembangan sektor industri cukup signifikan dan cenderung stabil , adapun yang dimaksud kegiatan home industri disini adalah pembuatan kerupuk ikan dan rengginang dimana musim-musim tertentu semisal lebaran permintaan akan kedua macam produk tersebut meningkat cukup tajam. Permasalahan Mitra; Kualitas Produk, Varian Produk, Pemasaran. Solusi yang titawarkan adalah melakukan pembinaan dan pendampingan secara langsung baik dalam hal proses produksi, varian produk, dan pemasaran pada kelompok usaha rengginang yang ada di Desa Gelung Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Pelaksanaan pengabdian kelompok usaha Rengginang dapat disimpulkan : Aspek Kualitas sudah muali mengikuti anjuran penggunaan MSG dengan batas aman; Aspek Varian, pengusaha rengginang antusias mencoba varian rasa udang, ikan , terasi dan varian cumi selain yang original rasa bawang putih; Aspek Pemasaran, produk rengginang sebagian mencoba dengan pemasaran online dan sebagian lagi masih belum karena keterbatasan biaya untuk membeli handphone padahal kalo ditinjau dari manfaatnya dapat membantu memperluas pemasaran rengginang
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANDI MENGGUNAKAN KULIT PISANG DI DESA WONOKERTO, KECAMATAN WONOSALAM, KABUPATEN JOMBANG Ngibad, Khoirul; Wahyu Ningtias, Titis; Candra Aldiansyah, Rio; Priambodo, Sigit
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.2298

Abstract

Dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), kami memilih mitra warga Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Hasil panen di Desa tersebut antara lain: singkong, pisang, jagung, cengkeh dan masih banyak hasil alam lainnya. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh tim PkM diperoleh informasi bahwa pisang merupakan salah satu hasil panen yang melimpah sehingga limbah kulit pisang yang dihasilkan juga melimpah. Masyarakat Desa Wonokerto belum mengetahui cara pemanfaatan limbah kulit pisang tersebut. Belum pernah ada sosialisasi dan edukasi bahkan pelatihan terkait pemanfaatan limbah kulit pisang. Tujuan PkM ini adalah untuk mengadakan sosialisasi, memberikan edukasi dan ketrampilan kepada Masyarakat Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang tentang cara pembuatan sabun mandi menggunakan bahan kulit pisang. Pelaksanaan kegiatan PkM ini menggunakan metode sosialisasi dan demonstrasi. Dalam pelakanaan PkM, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan PkM ini adalah mitra mendapatkan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan terkait cara pembuatan sabun mandi menggunakan bahan kulit pisang. Dengan demikian, Masyarakat Desa Wonokerto dapat mencoba mengaplikasikan pembuatan sabun mandi menggunakan bahan kulit pisang dengan peralatan yang sederhana di rumah masing-masing.