cover
Contact Name
Andi Mangnguntungi Sudirman
Contact Email
andiuntung522@gmail.com
Phone
+6281343585913
Journal Mail Official
toddopuliabdimas1@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latammacelling No. 19,Kota Palopo, Sulawesi Selatan
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27160009     DOI : -
Abdimas Toddopuli. Fokus dan Cakupan pada Jurnal Pengabdian Masyarakat ini berisi tentang penerapan ilmu pengetahun di masyarakat untuk penerapan teori, penelitian, dan praktik yang terkait dengan semua bentuk penjangkauan dan keterlibatan masyarakat. Keterlibatan masyarakat berarti layanan kepada masyarakat pada bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, sosial-budaya, penerapan sains dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Move, Learn, and Stay Healthy: Edukasi Olahraga untuk Masyarakat Sehat Alimin Hamzah; Nurul Ichsania; Nurul Ilmi; Ani Asram
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/hdaf5b85

Abstract

The increasing prevalence of non-communicable diseases and low levels of physical activity remain major challenges in health promotion and disease prevention efforts. Limited public understanding regarding the relationship between exercise and body metabolism also contributes to low awareness in maintaining a healthy lifestyle consistently. This community service program aimed to improve sports health literacy and basic biochemical understanding through health education among athlete communities at the Faculty of Sports and Health Sciences (FIKK) Universitas Negeri Makassar. The program applied a community-based participatory health education approach integrating interactive health coaching, group discussions, simple simulations, light physical activity practices, and reflective participation methods. A total of 36 athletes participated in the activity. Evaluation was conducted without using pre-test and post-test methods, but through reflective participatory evaluation, participant engagement observation, and direct feedback sessions. The results showed increased participant understanding regarding the importance of physical activity, energy metabolism, hydration, body recovery, and the relationship between exercise and biochemical processes in the body. Participants also demonstrated active engagement and enthusiasm throughout the program. This activity positively contributed to improving healthy lifestyle awareness and participants’ commitment to sustainable physical activity. Therefore, participatory sports health education can serve as an effective strategy to support health promotion and improve quality of life, particularly among young athlete communities.
Pendampingan Pelaksanaan Asesmen Psikologis Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia di PT Jafa Corpora Indonesia Anindya Naila Khairunnisa; Fatma Kusuma Mahanani
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/syqbw748

Abstract

Kegiatan pendampingan asesmen psikologis bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan dan penguatan kesiapan mental, kemampuan kognitif, serta kesiapan kerja sebelum penempatan kerja di luar negeri. Pelaksanaan asesmen psikologis semakin diperkuat seiring dengan adanya penguatan tata kelola penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia pada tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan asesmen psikologis CPMI yang dilaksanakan selama kegiatan magang di Insan Utama Psychological Support and Human Development bekerja sama dengan PT Jafa Corpora Indonesia. Metode kegiatan ini dilaksanakan melalui observasi partisipatif, pendampingan asesmen, administrasi alat ukur psikologis, dan skoring secara offline dan online pada periode Maret-Mei 2026. Pelaksanaan asesmen dilakukan secara offline di Kabupaten Kebumen dan online pada berbagai cabang penempatan CPMI yang berada di wilayah Indonesia. Instrumen yang digunakan berupa alat ukur kemampuan intelektual, kondisi emosional, kepribadian kerja, pola pikir berkembang, serta tes proyektif grafis. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa pelaksanaan asesmen psikologis mampu membantu proses identifikasi kesiapan mental dan kemampuan kerja CPMI secara lebih komprehensif. Selain itu sistem asesmen berbasis hybrid mempermudah pelaksanaan pada berbagai cabang penempatan. Keterlibatan mahasiswa magang sebagai tester, fasilitator dan skorer juga mendukung efektivitas pelaksanaan asesmen psikologis secara profesional. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas perlindungan dan kesiapan CPMI sebelum bekerja di luar negeri.
Strategi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Naik Kelas di Era Ekonomi Digital Veronika Agustini Srimulyani; Aurelya Ramadhani Putri Kirana; Salsabila Aulia Rizki
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/r6g1vz91

Abstract

Ekonomi digital bukan lagi masa depan, melainkan realitas hari ini. Perubahan perilaku konsumen yang beralih dari belanja konvensional ke belanja daring (online) menuntut pelaku UMKM untuk beradaptasi. Tantangan utama yang dihadapi usaha mikro kecil menengah (UMKM) saat ini bukan lagi soal kualitas produk, melainkan “keterlihatan” (visibility) produk tersebut di dunia maya. Penyuluhan kepada pelaku usaha dan masyarakat pada umumnya melalui Lembaga Penyiaran Publik RRI Pro 1 Madiun, Jawa Timur dengan tema “Strategi UMKM Naik Kelas di Era Ekonomi Digital” bertujuan memberikan wawasan dan panduan praktis bagi pelaku UMKM dalam memulai langkah digitalisasi usaha. Materi yang dibahas meliputi: 1) empat pilar yang harus dipahami oleh pelaku UMKM untuk dapat naik kelas di era ekonomi digital; 2) langkah-langkah yang dapat ditempuh UMKM dalam memulai digitalisasi usaha; 3) manfaat digitalisasi bagi UMKM; 4) pandangan gen Z tentang strategi UMKM dalam meningkatkan kapasitas usaha melalui digitalisasi usaha. Kegiatan berjalan dengan baik, lancar, serta interaktif baik dengan host, narasumber, maupun audience RRI Pro 1 Madiun. Digitalisasi UMKM bukan berarti mengganti model bisnis secara total, melainkan memperkuat bisnis yang sudah ada dengan teknologi. Ekonomi digital adalah jembatan bagi UMKM lokal untuk menjadi pemain global dan kompetitif.
Pemberdayaan KWT Sejahtera Grand Sulawesi melalui Pengolahan Mangga Off Grade Menjadi Selai sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Aidil Zulhaq Paradiman; Suryansyah Surahman; Rizki Aristyarini; Husnul Hatimah; Fitrawaty Orista Evar; Desriani Desriani
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pb376327

Abstract

Pemanfaatan mangga off grade di masyarakat masih belum optimal meskipun buah tersebut masih layak konsumsi dan memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera Grand Sulawesi dalam mengolah mangga off grade menjadi selai sebagai upaya diversifikasi pangan dan peningkatan nilai ekonomi produk lokal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2026 di Kota Parepare. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta dari 46,6% sebelum kegiatan menjadi 60,2% setelah kegiatan dilaksanakan. Peserta juga mampu mengikuti proses pengolahan selai mangga off grade secara aktif mulai dari persiapan bahan hingga proses produksi dengan memperhatikan prinsip sanitasi dan keamanan pangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan pengolahan mangga off grade menjadi selai dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan hasil pertanian serta berpotensi mendukung diversifikasi pangan dan pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal.
Peningkatan Nilai Tambah Mangga Off Grade melalui Pelatihan Pengolahan Sirup pada Kelompok Wanita Tani Grand Sulawesi Kota Parepare Ardi Manggala Putra; Andriyana Gustam; Nur Hardina; Hariyati Hariyati; Prihatin Prihatin
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/6q4fpb17

Abstract

Mangga off grade di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare masih belum dimanfaatkan secara optimal, padahal komoditas ini berpotensi diolah menjadi produk pangan bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani Grand Sulawesi dalam mengolah mangga off grade menjadi sirup mangga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, perencanaan, pelaksanaan melalui pemaparan materi dan praktik pengolahan, serta evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang anggota Kelompok Wanita Tani Grand Sulawesi. Hasil observasi menunjukkan bahwa mangga off grade umumnya belum diolah dan hanya dimanfaatkan secara terbatas. Pada tahap pelaksanaan, peserta memperoleh materi tentang potensi gizi mangga, pemanfaatan puree mangga, serta praktik pembuatan sirup melalui tahapan sortasi, pencucian, pengupasan, pembuatan puree, pemasakan, penambahan gula dan asam sitrat, serta pengemasan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 46,6% pada tes awal menjadi 60,2% pada tes akhir. Evaluasi sensori menunjukkan bahwa produk olahan mangga off grade dapat diterima oleh panelis, dengan nilai tertinggi pada atribut warna sebesar 3,55, diikuti tekstur 3,45 dan aroma 3,36. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelibatan aktif masyarakat dalam pelatihan pengolahan pangan lokal dapat meningkatkan keterampilan produktif dan membuka peluang usaha rumah tangga berbasis mangga off grade.
Diversifikasi Limbah Tulang Ikan Bandeng Menjadi Produk Kitosan untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Sapanang Kab. Pangkep Muhammad Syahrir; Muhammad Nur Alam; Sri Wahyuningsih; Hasnah Natsir; Muhammad Nadir
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/g7bq5r70

Abstract

Kelurahan Sapanang, Kabupaten Pangkep, merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam produksi ikan bandeng. Namun, limbah tulang dan sisik ikan bandeng belum dimanfaatkan secara optimal dan seringkali hanya menjadi bahan buangan. Tulang ikan sesungguhnya memiliki nilai ekonomis tinggi apabila diolah menjadi produk inovatif, salah satunya kitosan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kelurahan Sapanang melalui transfer pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tulang ikan menjadi produk kitosan yang bernilai jual dan ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, dan pelatihan teknis pembuatan kitosan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami teknik pembuatan kitosan secara utuh. Hasil observasi dan survei menunjukkan bahwa masyarakat begitu antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan karena dianggap sangat bermanfaat bagi mereka dan lingkungannya. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat Kelurahan Sapanang dalam menghasilkan produk kitosan berbasis limbah tulang ikan. Program ini tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan limbah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Keberlanjutan program sangat memungkinkan dengan dukungan kolaborasi masyarakat, sehingga kitosan berpotensi menjadi salah satu produk unggulan daerah di masa mendatang.
Edukasi pencegahan Nyeri Muskuloskeletal Berbasis Healthy Longevity untuk Menjaga Fungsi Tubuh dan Kualitas Hidup di Pusat Kebugaran Nurussyariah Hammado; A Dhini Alfiandari; Mujahidah Yunus; Syahrianti Sarea; A Febi Irawati
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pbqg6t65

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh individu yang aktif melakukan aktivitas fisik, termasuk anggota pusat kebugaran. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh, keterbatasan aktivitas, serta menurunkan kualitas hidup apabila tidak dicegah dan ditangani dengan baik. Konsep healthy longevity menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan agar individu dapat tetap aktif, mandiri, dan produktif hingga usia lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota pusat kebugaran perempuan mengenai pencegahan nyeri muskuloskeletal melalui pendekatan healthy longevity. Kegiatan dilaksanakan pada sebuah pusat kebugaran perempuan dengan melibatkan 28 peserta berusia 20–50 tahun yang aktif mengikuti program latihan kebugaran. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi latihan pemanasan, peregangan, penguatan otot inti (core strengthening), serta edukasi mengenai manajemen aktivitas fisik, pemulihan tubuh, dan nutrisi pendukung kesehatan muskuloskeletal. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi peserta dan umpan balik selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi maupun praktik. Sebagian besar peserta mengungkapkan bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka serta memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan muskuloskeletal untuk mendukung fungsi tubuh jangka panjang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis healthy longevity dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan nyeri muskuloskeletal dan pentingnya menjaga kualitas hidup secara berkelanjutan.