cover
Contact Name
Sabinus Beni
Contact Email
beni@shantibhuana.ac.id
Phone
+6285252389812
Journal Mail Official
beni@shantibhuana.ac.id
Editorial Address
Kampus STIM Shanti Bhuana, Jalan Bukit Karmel No.1 Bengkayang-Kalimantan Barat
Location
Kab. bengkayang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Business, Economics and Entrepreneurship
ISSN : 26846829     EISSN : 26569469     DOI : https://doi.org/10.16021/b.e.e..v1i1
Journal Business, Economics, and Entrepreneurship (BEE) (registration number/ISSN:2656-9469) peer-reviewed journal published twice a year in March and September by Entrepreneurship program of Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Shanti Bhuana. This journal publishes the conceptual and empirical article in entrepreneurship, business studies, and Small and Medium Enterprises (SMEs) development. BEE opens for researchers and academics who are interested in writing articles in the fields of entrepreneurship and business studies to be published
Articles 104 Documents
Will Shopee’s Virtual Try-On Trigger Modern Cosmetic Purchase Decisions in West Kalimantan? Wulan Ramadhani; Rianti Ardana Reswari; Aisyah
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 7 No 2 (2025): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v7i2.1070

Abstract

The cosmetics industry in Indonesia is growing quickly as online shopping becomes more popular. However, consumers often have trouble figuring out if a cosmetic product is right for them just from pictures or descriptions on e-commerce platforms. This makes them hesitant to buy. In order to solve this problem, Shopee has introduced Augmented Reality Virtual Try-On (AR VTO) so consumers can try cosmetics virtually before buying them. This study aims to analyze the effect of AR VTO technology on consumer purchasing decisions on Shopee, with reference to the Technology Acceptance Model (TAM). This study uses a quantitative method by distributing questionnaires to 124 respondents through purposive sampling. Data analysis was performed using frequency distribution and Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the help of SmartPLS 4.0 software. The results show that consumers consider the AR VTO feature to be useful (perceived usefulness) and easy to use (perceived ease of use). Both variables have a positive influence on purchase interest, which in turn affects the purchase decision of cosmetics on Shopee. These findings show that the use of AR VTO technology in cosmetic products can help consumers in online shopping, especially in choosing colors according to individual preferences.
PENGARUH KEADILAN PROSEDURAL DAN KEADILAN DISTRIBUTIF TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF DIMEDIASI OLEH KETERIKATAN MITRA Roichnanti, Arif Prihasalma; Febriarsi, Erlang Cindikia; Abrar, Adinul; Yani, Ahmad; Siswanti, Yuni
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 7 No 2 (2025): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v7i2.1076

Abstract

Abstrak Keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh sumber daya manusia, di mana komitmen afektif atau ikatan emosional dan keinginan untuk tetap menjadi anggota organisasi merupakan faktor krusial. Di lingkungan bisnis yang kompetitif, seperti PT. Naturindo Fresh, keterikatan mitra menjadi penting untuk stabilitas dan kinerja jangka panjang. Salah satu prediktor utama komitmen afektif adalah persepsi keadilan organisasional, yaitu keadilan prosedural dan keadilan distributif. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang berbeda-beda mengenai pengaruh langsung keadilan terhadap komitmen afektif, dan masih terdapat celah dalam peran variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keadilan prosedural dan keadilan distributif terhadap komitmen afektif yang dimediasi oleh keterikatan mitra pada divisi marketing PT. Naturindo Fresh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari kuesioner yang diberikan kepada 53 responden karyawan dan mitra divisi marketing PT. Naturindo Fresh, dipilih menggunakan metode convenience sampling. Analisis data menggunakan Smart PLS, mencakup uji validitas (Outer Loadings > 0,70), reliabilitas (Cronbach's alpha >0,6-0 dan Composite reliability > 0,70), serta uji hipotesis (p value < 0,50). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan prosedural tidak berpengaruh langsung terhadap komitmen afektif. Namun, keadilan distributif berpengaruh signifikan terhadap komitmen afektif. Keterikatan mitra ditemukan berpengaruh sangat signifikan terhadap komitmen afektif. Selain itu, keterikatan mitra berhasil memediasi pengaruh keadilan prosedural terhadap komitmen afektif (full mediation), dan juga memediasi pengaruh keadilan distributif terhadap komitmen afektif. Hal ini mengindikasikan bahwa untuk menumbuhkan komitmen afektif, perusahaan harus memastikan praktik keadilan organisasional terutama prosedural melalui peningkatan keterlibatan dan antusiasme mitra atau karyawan. Kata kunci: Keadilan Prosedural, Keadilan Distributif, Komitmen Afektif, Keterikatan Mitra.
ANALYSIS OF ADDED VALUE AND PROFITABILITY OF PEPPER BUSINESSES IN BENGKAYANG DISTRICT Alberto, Japo; Wahyuni, Linda; Septiana; Dedy; Salfarini, Eligia Monixa
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 7 No 2 (2025): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v7i2.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang dihasilkan pada tingkat petani lada serta menggambarkan struktur pemasaran melalui perhitungan margin pemasaran dan farmer's share pada berbagai saluran pemasaran di Kabupaten Bengkayang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 98 responden yang terdiri dari petani, pengumpul desa, pedagang besar, UMKM, dan pengecer. Analisis yang dilakukan meliputi penyiaran saluran pemasaran, perhitungan margin pemasaran, farmer's share, serta nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pada tingkat petani masih tergolong rendah, yakni sebesar Rp 12.670/kg dengan nilai tambah tambah rasio 14,76%, yang mencerminkan bahwa aktivitas pascapanen yang dilakukan petani belum memberikan peningkatan nilai yang signifikan. Sementara itu, perhitungan margin pemasaran dan farmer's share menampilkan adanya perbedaan proporsi pendapatan harga pada setiap saluran pemasaran; Saluran II memberikan farmer's share tertinggi sebesar 93,01%, sedangkan saluran lain menunjukkan akibat perbedaan margin variasi panjang saluran dan fungsi pemasaran. Temuan ini menegaskan bahwa struktur pemasaran dan aktivitas pascapanen petani sangat menentukan besarnya nilai tambah dan bagian harga yang diterima petani lada di Bengkayang.
PENGARUH IMPLEMENTASI MULTI-CHANNEL MARKETING TERHADAP PENJUALAN UMKM KULINER DI PONTIANAK Daradinanti, Vidia; Nita, Maria; Pascasia, Risma Carla Lydia
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 8 No 1 (2026): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v8i1.1091

Abstract

The development of digital technology has changed the way culinary SMEs conduct marketing in Indonesia. This study aims to analyze the effect of multi-channel marketing implementation on sales of culinary SMEs in Pontianak. The research method uses a quantitative approach with purposive sampling technique on 30 culinary SMEs that have adopted digital platforms. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using simple linear regression. The results showed that the implementation of multichannel marketing has a significant positive effect on sales of culinary SMEs in Pontianak. SMEs use various digital platforms such as Instagram, WhatsApp Business, GoFood, and GrabFood experienced an increase total sales. These provide evidence that integrated digital marketing strategies can improve the business performance of culinary SMEs.

Page 11 of 11 | Total Record : 104