cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6281553182768
Journal Mail Official
penelitian.ipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : -
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS adalah publikasi dari Lembaga Penelitian dan pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jember berupa tulisan yang diterbitkan secara berkala, jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Mei dan Desember. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Sains dan Teknologi Pengabdian Masyarakat, terutama berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat sebagai berikut: Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Layanan Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Layanan Komunitas Mahasiswa; Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
Kesiagaan Covid 19 Dengan Memberikan Penyuluhan Tentang Cuci Tangan Dan Pembagian Masker Kepada Masyarakat Di Pasar Batang Kabupaten Batang Kartikasari, Dian; Kurniawati, Trina
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 6, No 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v6i1.3733

Abstract

Covid 19 salah satu penyakit yang menyebabkan kerusakan saluran pernapasan. Masyarakat perlu mengetahui dampak dari covid dan cara pencegahannya. Oleh karena itu perlu adanya penyuluhan tentang pencegahan dampak dari adanya covid 19 ini. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan pasien tentang pencegahan Covid 19 dengan cara memakai masker dan cuci tangan yang benar. Pengabdian ini diakukan pada masyarakat Pasar Batang Kabupaten Batang. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan dengan mendatangkan masyarakat ke lokasi penyuluhan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang pentingnya memakai masker dan cuci tangan dengan benar. 
Pemberdayaan Ekonomi Pengrajin Batik Eco Print Yang Berdaya Saing Dimasa New Normal Covid 19 Trias Setyowati; Fefi Nurdiana Wijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i1.5270

Abstract

Pengabdian masyarakat  dengan judul “Pemberdayaan Pengrajin Batik Ecoprint Yang Berdaya Saing Dimasa New Normal covid19 ” adalah bertujuan  untuk mengatasi masalah yang dihadapi UKM pengrajin Batik Ecoprint di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember yaitu (1) Kurangnya alat produksi dan permodalan untuk membeli bahan baku kain untuk memenuhi permintaan pasar yang mulai meningkat (2) Sistem pemasaran yang masih konvensional dan belum memanfaatkan e commerce dan media sosial  (3). Metode pelaksanaan tahapannya adalah : (a) Sosialisasi program pengabdian masyarakat; (b) Persiapan prakondisi sosial, yakni penguatan pengrajin Batik Ecoprint (c) Pelaksanaan program dengan memberikan alat-alat produksi berupa steamer langseng kapasitas besar, (d) penyuluhan tentang sistem pemasaran secara e-commerce dan pemasaran yang memanfaatkan media sosial facebook dan instagram; (e) Pemantauan, evaluasi dan pelaporan. Hasil Kegiatan : yaitu dengan memberikan bantuan berupa alat produksi steamer langsengdengan  kapasitas 20 peace untuk setiap kali produksi dan bahan kain untuk pembuatan batik Ecoprint, (2) melakukan kegiatan pelatihan kepada pemilik dan karyawan UMKM Yuniar Batik tentang sistem pemasaran berbasis tehnologi informasi, melalui pemanfaatan media online di Face book, youtube  dan instagram, sehingga daya jangkau penjualan menjadi lebih luas. pelatihan  perbaikan  mutu produk yang lebih menarik dan marketable, seperti dengan membuat baju, masker dan tas yang memiliki daya saing dengan batik cap bahkan batik tulis. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penting sekali untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memasarkan produk melalui promosi di media sosial seperti facebook, instagram dan facebook dan juga peningkatan keterampilan dari pemilik UKM Yuniar Batik sehingga Eco print akan menjadi produk yang memiliki daya saing dan makin beragam, yang semula batik eco print ini dibuat hanya untuk hijab, saat ini semakin dikembangkan menjadi tas dan masker, Saran dari tim pelaksana pengabdian adalah kegiatan semacam  ini harus dilakukan secara terus menerus dalam bentuk pembinaan dan pendampingan agar produk yang dihasilkan semakin baik dan jumlah penjualan semakin meningkat sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan pemilik UMK Yuniar Batik.
Penguatan Kelembagaan Panti Asuhan Untuk Membangun Kemandirian Finansial Melalui Pelatihan Kewirausahaan Ria Angin; Baktiawan Nusanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 6, No 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v6i1.3729

Abstract

Kegiatan PKM ini  dimaksudkan agar panti asuhan memiliki usaha mandiri yang produktif dan memungkinkan menghasilkan pendapatan sampingan sehingga tidak sepenuhnya tergantung pada para donatur. Mekanisme kegiatan   meliputi           Persiapan, pelaksana  berkoordinasi dengan mitra yaitu Panti Asuhan Putri Aisyiyah, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. 2) Pelaksanaan kegiatan meliputi : (a) melakukan kajian dengan metode SWOT terkait dengan gagasan membentuk wirausaha mandiri di bidang kudapan Islam,  (b)memberikan pelatihan usaha,  (c)menyepakati dibentuknya  kelompok wirausaha dengan melibatkan anak asuh Panti Asuhan Putri Aisyiyah,(c) memberikan pendampingan usaha, (d) latihan usaha dengan mempraktikan strategi yang dibahas dalam pelatihan usaha, 3). Evaluasi meliputi: (a) Evaluasi proses kegiatan, dilakukan pada setiap tahap kegiatan; (b) .  Evaluasi hasil kegiatan, dilakukan untuk mengetahui tingkat capaian tujuan PKM ini yakni sejauh mana kegiatan yang diselenggarakan dipahami oleh mitra dan anak asuh mitra  (c).  Evaluasi dampak kegiatan, dengan melihat  kemajuan mitra pasca kegiatan PKM.
Pelatihan Dengan Pola “Sekolah Kader Calon Pemimpin” Bagi Kader Muhammadiyah Se Kabupaten Jember Dhian Wahana Putra; Abdul Jalil
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i1.5260

Abstract

Kader Muhammadiyah harus memiliki tiga kompetensi utama, yaitu kompetensi keagamaan, kompetensi kepemimpinan dan kompetensi akademik. Kompetensi tersebut idealnya menjadi kepribadian setiap kader Muhammadiyah, terutama bagi kader calon pimpinan. Kader calon pimpinan merupakan anggota inti persyarikatan Muhammadiyah yang mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai pelopor, pelangsung dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah serta menggerakkan Muhammadiyah melalui jalur struktural. Kegiatan pelatihan dengan pola “Sekolah Kader Calon Pemimpin” bagi kader Muhammadiyah se Kabupaten Jember ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan kompetensi utama, yakni kompetensi keagamaan, kompetensi kepemimpinan, dan kompetensi akademik bagi kader Muhammadiyah di Kabupaten Jember, (2) Meneguhkan ideologi bagi kader Muhammadiyah di Kabupaten Jember untuk menyiapkan kader calon pimpinan. Pelatihan dalam kegiatan ini dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan melalui kelas online, dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan latihan (tutorial). Hasil survey awal menunjukkan kompetensi utama mitra pengabdian pada tingkat sedang. Setelah pelatihan dengan pola sekolah kader calon pemimpin ini selesai, maka dilakukan survey akhir hasilnya menunjukkan setiap parameter kompetensi utama, yaitu kompetensi keagamaan, kepemimpinan, dan akademik mengalami peningkatan. Setiap akhir pertemuan dilakukan monitoring dan evaluasi kepada calon kader pimpinan untuk mengukur capaian kompetensi pelatihan. Hasil pelatihan ini mampu memberi motivasi kepada peserta pelatihan yakni calon kader pimpinan dalam mencapai tujuan pelatihan yang telah ditetapkan.
Jembatan Pracetak Beton Bertulang Bambu Untuk Meningkatkan Roda Perekonomian Masyarakat Desa Sukogidri Ledokombo Jember Muhtar Muhtar; Amri Gunasti; Adhitya Surya Manggala; Ardhi Fathonisyam P.N.
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v6i2.4941

Abstract

Salah satu faktor tidak berjalannya perekonomian masyarakat desa tertinggal adalah keterbatasan infrastruktur jalan dan jembatan. Bambu merupakan energi baru terbarukan yang dapat digunakan sebagai tulangan beton. Bambu mempunyai kuat tarik tinggi dan mempunyai sifat elastis yang baik untuk menyerap energi gempa. Pengabdian ini berkenaan dengan aplikasi hasil penelitian tentang jembatan pracetak rangka beton bertulangan bambu. Permasalahan yang dihadapi Mitra adalah terdapat 3 titik wilayah dusun yang terisolasi karena jalan tidak dapat dilewati kendaraan pickup, sering terjadi banjir, dan jembatan tidak layak, sehingga menyebabkan tersendatnya roda perekonomian masyarakat. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersendatnya roda perekonomian masyarakat adalah penyelesaian keterbatasan infrastruktur jembatan yaitu pembuatan jembatan pracetak rangka beton bertulang bambu sebagai aplikasi hasil penelitian. Bentang jembatan maksimum 3 meter, dengan kapasitas beban ijin 3,67 ton kamudian pada pelaksanaannya dilakukan redesain sehingga kapasitas beban ijin meningkat menjadi 8 ton. Pelaksanaan kegiatan pembangunan  jembatan dengan kriteria perubahan dari kondisi existing berupa pelebaran bentang dan lebar jembatan,  peninggian  jembatan,  dan  plengsengan. Secara umum kegiatan ini dapat memberikan 3 dampak, yaitu dampak ekonomi secara langsung, dampak ekonomi secara tidak langsung, serta dampak sosial.
Pelatihan Tech For Kids Dalam Rangka Memperkenalkan STEM Untuk Mempersiapkan Entrepreneuer Masa Depan Deny Nusyirwan; Eko Prayetno; Sapta Nugraha; Harits Aditya Nugraha; Lilis Agustina Sinaga; Allysia Shafira; Muhammad Abyan Fadillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v6i2.4929

Abstract

Ekonomi global sedang berubah. Pekerjaan saat ini menghilang karena otomatisasi dan pekerjaan baru bermunculan setiap hari sebagai akibat dari kemajuan teknologi. Permintaan pemberi kerja akan kualifikasi dan keterampilan STEM (Science, Technology, Engineering dan Mathematics.) tinggi, dan akan terus meningkat di masa mendatang. Dampak globalisasi, teknologi, dan ekspektasi pemangku kepentingan telah berkembang menjadi pekerjaan masa depan yang didominasi oleh entrepreneur. STEM penting karena meliputi setiap bagian dari kehidupan kita. Sains ada di mana-mana di dunia di sekitar kita. Teknologi terus berkembang ke setiap aspek kehidupan. Pendidikan STEM menekankan pada persiapan generasi masa depan untuk sukses dalam karir mereka. Keterampilan yang diperoleh dari pendidikan STEM pada sekolah akan mempersiapkan anak-anak dengan beragam minat untuk memiliki rangkaian keterampilan berharga yang memungkinkan mereka untuk sukses. Dengan latar tersebut di lakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan nama Tech for Kids, yang menitik beratkan pada pembelajaran STEM untuk mempersiapkan entrepreneur yang inovatif.
Sosialisasi Sanitasi Lingkungan Dan Air Bersih Yang Aman Di Sekolah Dan Asrama Difabel Kabupaten Banyuwangi Putri Robiatul Adawiyah; Edhi Siswanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 6, No 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v6i1.3318

Abstract

Tujuan sosialisasi adalah untuk meningkatkan pemahaman Sanitasi Lingkungan dan air bersih yang aman di Sekolah dan Asrama Difabel di Kabupaten Banyuwangi.  Mitra SDLB A N Banyuwangi dan asrama difabel YKPTI membutuhkan pengetahuan bagaimana sanitasi lingkungan. Pengetahuan sanitasi lingkungan dan air minum yang sehat dan aman. Pengetahuan sanitasi lingkungan dan air bersih bagi pengelola asrama difabel dan para siswa yang bertempat tinggal di asrama difabel. Sekolah baik guru, dan siswa difabel mampu mengenali masalah kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan terutama di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Pengetahuan tersebut meliputi pengetahuan tentang penyakit, gizi dan makanan, perumahan dan sanitasi, serta bahaya merokok dan zat-zat yang menimbulkan gangguan kesehatan. Sekolah baik guru, dan siswa difabel mampu mengatasi masalah kesehatan secara mandiri. Sekolah baik guru, dan siswa difabel mampu memelihara dan melindungi diri mereka dari berbagai ancaman kesehatan dengan melakukan tindakan pencegahan. Sekolah baik guru, dan siswa difabel mampu meningkatkan kesehatan secara dinamis dan terus-menerus. Hasil Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian yaitu telah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan bagaimana cara pengelolaan sanitasi lingkungan yang benar dan tepat, serta cara menjaga kebersihan lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat, serta penyediaan air bersih dan aman di lingkungan sekolah SDLB A N Banyuwangi dan asrama difabel YKPTI.
Pendampingan Peroleh Legalitas Usaha Mikro Di Desa Puger Wetan Kecamatan Puger Kabupaten Jember Emy Kholifah R; Suwignyo Widagdo; Akbar Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i1.5266

Abstract

Usaha mikro, bagi perempuan adalah sektor kerja yang sangat menunjang alokasi ketenaga kerja perempuan. Hampir delapan puluh persen tenaga kerja perempuan kelompok bawah terserap dalam sektor kerja mandiri yakni usaha mikro. Jenis usaha mikro yang beragam dan tidak bergantung pada tingkat keterampilan kerja yang tinggi menjadikan perempuan teralokasi pada bidang ini lebih besar dari pada usaha sektor lain. Namun demikian usaha mikro yang digeluti oleh perempuan bertahun-tahun dan memiliki prospek untuk berkembang terhambat oleh terbatasnya fasilitasi dari pihak pemerintah. Hal ini disebabkan usaha mikro minim memiliki persyaratan bagi sebuah usaha yang dianggap establish. Sejauh ini usaha mikro yang oleh karena sifatnya mudah berubah dan beralih bisnis (jenis usaha) maka pihak perbankan atau pihak pemerintah baik pihak dinas koperasi, usaha mikro dan menengah mengalami kekhawatiran dan kesulitan untuk memberikan fasilitas pengembangan usaha. Legalitas usaha dan konsistensi usaha dari usaha-usaha mikro ini yang merupakan salah satu indikator penting untuk akses fasilitas pengembangan usaha dari pihak perbankan dan pihak pemerintah. Pengabdian pada masyarakat kali ini berusaha untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan bagi para pengusaha mikro perempuan pesisir di Desa Puger Wetan untuk memperoleh Legalitas usaha mikro dari pemerintah terkait.
Identifikasi Akar Masalah Tanaman Kolesom Jawa Tidak Bernilai Ekonomi Pada Masyarakat Desa Arjasa dan Rancang Solusi Dian Ayu Retnani Wulandari; Sri Hartatik; Kacung Hariyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i1.4364

Abstract

Kolesom Jawa merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak kasiat bagi Kesehatan tubuh manusia sehingga memiliki harga yang tinggi ketika telah menjadi produk siap saji. Kolesom yang bernilai tinggi menjadi tidak bernilai diantara warga di desa Arjasa dan sekitarnya, sehingga hal ini perlu diidentifikasi penyebab permasalahan itu terjadi. Kolesom Jawa ini bisa menjadi peluang usaha baru bagi ibu rumah tangga dimasa pandemic untuk memperoleh tambahan penghasilan dari nilai ekonomi olahan tanaman kolesom Jawa. Identifikasi permasalahan suatu kondisi di dalam lingkungan dapat menggunakan berbagai macam metode.untuk mengetahui akar masalahnya sehingga bisa memperoleh solusi yang tepat. Pada kegiatan ini dilakukan analisa akar masalah menggunakan root couse analysis dengan menggunakan Teknik fishbone dan teknik 5 whys. Penerepan RCA pada penelitian ini menggunakan dua teknik yaitu teknik fishbone menggunakan kategori sehingga dapat digunakan sebagai arahan kemudian 5 why diagram untuk membantu mengidentifikasi faktor penyebabnya sehingga akar masalah mengerucut. Hasil dari kegiatan ini diperoleh bahwa Identifikasi akar masalah diperoleh dari kegiatan analisis deskripsi kualitatif melalui survey wawancara kemudian dianalisis menggunakan Teknik fishbone untuk memperoleh penyebab terjadinya masalah yang dihadapi. Teknik fishbone ini sebagai arahan kemudian dilanjutkan dengan teknik 5 whys karena dapat menunjukkan hubungan kausal sebab akibat, dan mampu menggabungkan cara berpikir aksi maupun kondisi. Akar masalah yang didapat adalah kurangnya sarana dan prasarana sebagai pusat informasi pengembangan warga. Solusi yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan berupa solusi dan praktek sebagai wadah untuk meningkatkan pengetahuan warga.
Penyederhaaan Rantai Distribusi Pemasaran Ubi Kayu Melalui Ekosistem TIK di Desa Tirtoyudo Malang Aminudin Aminudin; Eko Budi Cahyono; Luqman Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v6i2.4935

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Desa Tirtoyudo yang mayoritas penduduknya bertani adalah penduduk menjual ubi kayu dalam bentuk basah ke tengkulak atau pengepul dengan harga yang rendah. Tengkulak di desa Tirtoyudo memegang pemain tunggal yang menguasai pangsa pasar tanpa ada pesaing di dalam pembelian ubi kayu di desa tersebut. Sehingga permasalahan harga yang menentukan dari pihak tengkulak. hal inilah yang merisaukan para petani ubi kayu di daerah Tirtoyudo karena terkadang harga ubi yang yang dibeli oleh tengkulak tidak sebanding lurus dengan hasil jeri payah petani. Tujuan utama pengabdian ialah menyederhanakan rantai distribusi dari produsen ke konsumen dengan memanfaatkan lingkungan TIK. Dengan strategi seperti ini diharapkan mahalnya biaya distribusi dapat tereduksi sehingga barang yang dibeli oleh konsumen jadi lebih terjangkau. Pada pengabdian ini juga akan menggandeng beberapa mitra yang terkait diantaranya kelompok tani desa Tirtoyudo dan beberapa usaha yang bergerak menggunakan bahan baku ubi kayu.

Page 11 of 28 | Total Record : 274