cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,167 Documents
Optimalisasi Rantai Pasokan Biomassa dan Sustainability di PT. Bakti Energi Sejahtera Muhamad Aripin Amri; Dessy Isfianadewi; Yusuf Ahmad Sudrajat
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11538

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas manajemen rantai pasok biomassa pada PT. Bakti Energi Sejahtera (PT BEST) dalam mendukung program co-firing di PLTU sebagai bagian dari transisi energi terbarukan. Pengelolaan biomassa menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakstabilan pasokan bahan baku, perbedaan standar kualitas, kadar air yang tinggi, serta kendala logistik darat dan laut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan utama dan merumuskan strategi untuk meningkatkan kontinuitas pasokan serta efisiensi operasional. Penelitian menggunakan pendekatan integrated mixed-method dengan desain studi kasus deskriptif analitis. Analisis dilakukan terhadap alur rantai pasok PT BEST dan mitra pemasok utama, PT. Semesta Rahayu Lestari. Data kuantitatif berupa target volume RKAP dan spesifikasi teknis PLN EPI dibandingkan dengan data kualitatif hasil observasi lapangan serta wawancara mendalam dengan informan kunci dari pihak perusahaan dan pemasok. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara target tahunan perusahaan dengan kondisi operasional pemasok yang dipengaruhi faktor musiman. Pada musim penghujan, proses pengeringan biomassa terganggu sehingga kadar air meningkat dan menyebabkan penolakan pengiriman. Selain itu, hambatan transportasi menyebabkan keterlambatan distribusi dan ketidakseimbangan persediaan. Meskipun menghadapi kendala, rantai pasok biomassa mampu menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang memberi manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini menawarkan strategi adaptive agility melalui pembagian risiko persediaan yang adil, standardisasi pemeriksaan mutu pemasok, penyediaan buffer time logistik, serta transparansi kebutuhan kuota jangka panjang. Strategi tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi bisnis sekaligus mendukung pencapaian target net zero emissions.
From Service to Stickiness: Peran Mediasi Kepuasan Pelanggan dan Moderasi Perbedaan Generasi Verdo Reginald; Charly Hongdiyanto; Wendra Hartono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11540

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana Service Quality membentuk kepuasan dan loyalitas customer pada kelompok generasi yang berbeda di Gedung Spazio, Surabaya Barat. Studi-studi sebelumnya umumnya membuktikan keterkaitan antara mutu pelayanan dan loyalitas pelanggan, namun kajian tersebut masih terkonsentrasi pada sektor jasa secara luas dan belum banyak menyentuh konteks gedung perkantoran di Indonesia secara spesifik. Di samping itu, karakteristik generasional — mencakup Baby Boomer, Generasi Milenial, hingga Generasi Z — diduga turut membentuk persepsi customer terhadap dimensi-dimensi Service Quality seperti keandalan, daya tanggap, dan jaminan layanan. Bertumpu pada Expectation–Confirmation Theory (ECT) yang dipadukan dengan kerangka SERVQUAL dan perceived value, penelitian ini menerapkan desain survei kuantitatif untuk menelusuri pengaruh langsung, peran mediasi, serta efek moderasi di antara variabel Service Quality, Customer Satisfaction, Customer Loyalty, dan Generational Differences. Sebanyak 120 customer aktif Gedung Spazio yang merepresentasikan berbagai kelompok generasi dilibatkan sebagai responden. Temuan penelitian ini diharapkan memperkaya penerapan ECT melalui penambahan dimensi generasional dalam kajian Service Quality, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pengelola properti dalam upaya memperkuat loyalitas customer. 
Pengaruh Persepsi Kegunaan Dan Kemudahan Penggunaan Terhadap Keberhasilan Adopsi Qris Oleh Umkm Di Kota Mataram Mulyadi Mulyadi; Agus Priyatno; Muhammad Ali
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan berkontribusi terhadap keberhasilan penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Mataram. Sebagai standar pembayaran digital yang ditetapkan secara nasional, QRIS diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam bertransaksi, memperluas jangkauan layanan keuangan, sekaligus mengakselerasi transformasi digital di sektor UMKM. Meski demikian, keberhasilan implementasinya tidak terlepas dari seberapa besar penerimaan pengguna terhadap teknologi ini. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan melibatkan 100 pelaku UMKM pengguna QRIS di Kota Mataram sebagai sampel, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM), mencakup tiga variabel utama, yaitu persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan keberhasilan adopsi QRIS. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa baik persepsi kegunaan maupun persepsi kemudahan penggunaan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keberhasilan adopsi QRIS. Lebih lanjut, secara bersama-sama kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh nyata terhadap tingkat pemanfaatan QRIS oleh pelaku UMKM di Kota Mataram. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat dan kemudahan QRIS, semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk mengadopsi sistem pembayaran digital tersebut dalam kegiatan usahanya. Atas dasar itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan lembaga keuangan terkait dalam merancang strategi sosialisasi serta penguatan literasi digital guna mendorong pemanfaatan QRIS secara optimal dan berkelanjutan.
Implementing Continuous Improvement through Idea Management System: A Systematic Literature Review Agung Kuncoro Budi; Pawenary Pawenary
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11544

Abstract

The concept of continuous improvement (CI) is essential for sustaining operational excellence and fostering organizational innovation. The Idea Management System (IMS) is a structured tool that has recently gained popularity. Its purpose is to collect, evaluate, and apply employee-generated ideas inside formal improvement procedures. In this study, 14 peer-reviewed publications published between 2010 and 2024 are systematically analyzed with an emphasis on IMS implementations that enable CI in diverse organizational contexts. The role of IMS is positioned not only as a CI enabler but also as an integral component of organizational knowledge management, facilitating the capture, dissemination, and institutionalization of employee knowledge. By fostering a culture of participation, enhancing the quality of ideas, and encouraging iterative process changes, the results show that both digital and suggestion-based IMS considerably increase CI. However, there are still gaps in integrating cutting-edge technology like Artificial Intelligence (AI) and assessing long-term effects. In order to optimize the strategic value of IMS in continuous improvement programs, this study synthesizes important success criteria and suggests future research topics.
Managing Emerging Artificial Intelligence Risks through Enterprise Risk Management, Risk Governance, and Risk Leadership: A Conceptual Framework for Health Insurance Organizations Rafyanti Widyarini; Franciskus Antonius Alijoyo
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11558

Abstract

The adoption of Artificial Intelligence (AI) in health insurance organizations has significantly transformed core operational processes such as underwriting, claims management, fraud detection, and customer analytics. While AI enhances efficiency and decision-making accuracy, it simultaneously introduces emerging risks that are complex, dynamic, and difficult to manage using traditional risk management approaches. These risks include algorithmic bias, lack of transparency, data privacy breaches, model drift, and increasing organizational dependency on automated decision systems. This study develops a conceptual framework for managing emerging AI risks in health insurance organizations through the integration of Enterprise Risk Management (ERM), risk governance, and risk leadership. The research employs a qualitative conceptual approach supported by a structured literature synthesis of Scopus-indexed journals and authoritative institutional reports. The theoretical foundation is grounded in COSO ERM (2017), ISO 31000:2018, and the NIST Artificial Intelligence Risk Management Framework (2023), complemented by recent literature on AI governance and risk leadership in high-stakes industries. The findings suggest that effective management of AI-related risks requires a multi-layered approach. Enterprise Risk Management provides a structured mechanism for risk identification, assessment, and mitigation. Risk governance ensures accountability, regulatory compliance, and ethical oversight in AI deployment. Meanwhile, risk leadership plays a critical role in shaping organizational culture, promoting ethical awareness, and ensuring cross-functional alignment in decision-making processes. The integration of these three dimensions forms a comprehensive framework that enhances organizational resilience in managing AI-driven uncertainties in the health insurance sector. 
Digital Business Accounting in Streaming Platforms: Narrative Disclosure, Content Cost Efficiency, and Financial Performance of iQIYI 2020–2024 Hana Dhayan; Erwin Febriansyah; Maulidia Akhir
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11559

Abstract

This study examines the relationship between narrative disclosure, content cost efficiency, and financial performance in a digital streaming platform. Using iQIYI, Inc. as a longitudinal case from 2020 to 2024, this study applies a quantitative content analysis of five Form 20-F annual reports and non-parametric correlation tests. A Composite Content Analysis Index (CA_INDEX) is developed from four disclosure dimensions: drama-related content frequency, content strategy orientation, subscriber discourse, and management tone. Financial performance is measured using net income, gross profit, content cost, content cost ratio, membership revenue, and gross margin. The results show that content strategy orientation and management tone are positively associated with profitability, while CA_INDEX is negatively associated with content cost. These findings indicate that digital platform performance is not merely driven by higher content spending, but by more efficient resource allocation and clearer strategic disclosure. This study contributes to digital business accounting literature by showing how narrative disclosure and intangible content investment efficiency can provide relevant information for assessing financial performance in platform-based companies. 
Peran Kompetensi Teknis, Kompensasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Produktivitas Pengrajin Rotan di Kabupaten Cirebon Salman Alfarisy; Edy Hartono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi teknis, kompensasi, dan kepuasan kerja terhadap produktivitas pengrajin rotan di Kabupaten Cirebon. Latar belakang penelitian didasari oleh tantangan produktivitas pada sentra industri rotan yang dihadapkan pada kesenjangan keterampilan, sistem kompensasi, dan kondisi kerja yang kurang mendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 pengrajin dari tiga perusahaan rotan terpilih di wilayah tersebut. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan proportionate stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kompetensi teknis, kompensasi, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan nilai R² sebesar 0,715. Secara parsial, ketiga variabel juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kepuasan kerja sebagai faktor dominan (β=0,466), diikuti kompetensi teknis (β=0,333), dan kompensasi (β=0,122). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun ketiga aspek penting, faktor psiko-sosial yang tercermin dalam kepuasan kerja memegang peran kunci dalam mendorong produktivitas di industri kerajinan tangan yang mengandalkan ketelitian dan kreativitas. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial berupa pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan komunikatif, meningkatkan kompetensi melalui pelatihan terstruktur, serta menyempurnakan sistem kompensasi yang dirasakan adil. Dengan demikian, produktivitas pengrajin rotan dapat dioptimalkan melalui pendekatan terintegrasi yang memperhatikan aspek teknis, finansial, dan psiko-sosial.
Pentingnya Financial Management Behavior Bagi Gen Z Di Kabupaten Jombang : Financial Knowledge, Financial Self-Efficacy, Dan Locus Of Control Fina Ayu Ismawati; Henny Dwijayani; Hasannudin Nursalim Putra
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11565

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam pengelolaan keuangan Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial knowledge, financial self–efficacy, dan locus of control terhadap financial management behavior pada Gen Z di Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menjelaskan hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen melalui data numerik dan analisis statistik. Pengambilan sampel menggunakan teknik non - probability sampling dengan metode purposive sampling dan menggunakan sampel 100 responden. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer dalam bentuk kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari website OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan BPS (Badan Pusat Statistik) . Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial terdiri dari uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Alat analisis menggunakan aplikasi SPSS Versi 25 untuk mengukur pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial knowledge, financial self–efficacy, dan locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial management behavior. Temuan ini menunjukkan bahwa financial knowledge, financial self-efficacy, dan locus of control secara bersama-sama berperan dalam membentuk financial management behavior pada Gen Z.
Pengaruh Kebijakan Stimulus Tiket Pemerintah dan Harga Terhadap Kinerja Maskapai di Indonesia Melalui Jumlah Penumpang Isfandi Ibrahim; Siti Mujanah; I Made Suparta
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11567

Abstract

Industri penerbangan merupakan sektor strategis yang mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan stimulus tiket pesawat yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang dan kinerja maskapai. Berdasarkan Teori Permintaan (Demand Theory) dan Teori Revenue Management, kebijakan stimulus pemerintah dan harga memengaruhi permintaan jasa transportasi udara yang berdampak pada kinerja maskapai. Namun, hasil penelitian terdahulu masih menunjukkan inkonsistensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kebijakan stimulus tiket pemerintah dan harga terhadap kinerja maskapai, baik secara langsung maupun melalui jumlah penumpang sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder bulanan salah satu maskapai berbiaya rendah (low-cost carrier) yang beroperasi di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya selama Januari 2023–Desember 2025. Analisis dilakukan menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) pada EViews Versi 12, sedangkan pengujian mediasi menggunakan Sobel Test Calculator berbasis daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan stimulus tiket pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penumpang (t = −0,5036; p = 0,6181), kinerja maskapai (t = −0,3677; p = 0,7157), maupun melalui jumlah penumpang (t = −0,5036; p = 0,6146). Sebaliknya, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penumpang (t = 4,3109; p = 0,0002), kinerja maskapai (t = 21,4715; p < 0,001), dan melalui jumlah penumpang (t = 4,2831; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa strategi penetapan harga lebih berperan dalam meningkatkan kinerja maskapai dibandingkan kebijakan stimulus pemerintah.
Analisis Pengaruh Green HRM Practices dan Strategic HRM terhadap Environmental Performance yang Dimediasi oleh Green Innovation pada Karyawan Manufaktur di Bekasi Yakin Setiawan Pandapotan Siahaan; Andreas Wahyu Gunawan Putra; Zhahrina Salsabila
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green HRM Practices dan Strategic HRM terhadap Environmental Performance dengan mediasi Green Innovation pada karyawan industri manufaktur makanan dan minuman di Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan explanatory research melalui pengujian hipotesis. Data dikumpulkan secara cross-sectional pada Oktober–November 2025 melalui kuesioner daring dengan teknik purposive sampling terhadap 150 responden. Pengukuran variabel menggunakan skala Likert 5 poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green HRM Practices dan Strategic HRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Innovation serta Environmental Performance. Selain itu, Green Innovation juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Environmental Performance. Secara tidak langsung, Green Innovation terbukti memediasi secara parsial pengaruh Green HRM Practices dan Strategic HRM terhadap Environmental Performance. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan praktik SDM berbasis lingkungan dan strategi SDM yang efektif dapat meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan melalui inovasi hijau.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue