cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
+6285257756064
Journal Mail Official
alfikrah.stamidiya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Sen - Asen 74 Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Sen-Asen Konang Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 26204207     EISSN : 26204304     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Fikrah : Merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hamidiyah Bangkalan yang memuat tentang Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman sebagai sarana publikasi hasil penelitian dan berbagai kajian ilmu keislaman baik pendidikan, pemikiran, syariah, dan kajian Islam lainnya. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan yang berupa hasil penelitian atau penelitian terapan. Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulan satu kali yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 86 Documents
HADIS-HADIS TENTANG MORALITAS DAN SPIRITUALITAS: RUHANI, IBADAH DAN ETIKA Rayfansyah, Muhammad; Z. Zarkasih
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hadis-hadis Nabi Muhammad SAW tentang moralitas, spiritualitas, dimensi ruhani, ibadah, dan etika melalui analisis akademis yang komprehensif. Kajian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, menganalisis hadis-hadis shahih dari sumber-sumber primer meliputi Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Abi Dawud, dan al-Arba'un an-Nawawiyyah. Penelitian difokuskan pada lima kategori tematik: (1) kesempurnaan iman dan akhlak, (2) spiritualitas dan dimensi ruhani, (3) etika sosial dan moralitas, (4) ibadah dan ketakwaan, serta (5) integrasi kesalehan ritual dan sosial. Analisis menunjukkan bahwa ajaran Islam memiliki paradigma integratif yang menyatukan dimensi spiritualitas, moralitas, dan etika dalam satu kesatuan yang holistik. Temuan utama mengindikasikan bahwa: (1) kesempurnaan iman tidak dapat dipisahkan dari manifestasi akhlak mulia dalam kehidupan praktis, terutama dalam konteks keluarga dan interaksi sosial; (2) spiritualitas dalam Islam bukan sekadar pengalaman mistis yang terpisah dari realitas sosial, melainkan motivasi internal yang mendorong praktik kebajikan dan transformasi sosial; (3) menuntut ilmu merupakan ibadah spiritual yang memiliki nilai eskatologis; (4) nilai-nilai moral seperti kejujuran, solidaritas, dan empati merupakan indikator keimanan yang sempurna dengan implikasi pada kehidupan duniawi dan ukhrawi; dan (5) akhlak mulia merupakan tujuan utama dari seluruh praksis keagamaan, termasuk ibadah ritual. Penelitian ini berkontribusi bagi pendidikan Islam dengan menekankan pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, spiritual, moral, dan sosial dalam pedagogi Islam kontemporer.
PENGALAMAN GURU DALAM MENANGANI TANTANGAN PERILAKU ANAK DENGAN SPEKTRUM AUTISME Yuliyanah, Elga; Nadirah, Yahdinil Firda
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan Spektrum Autisme (GSA) merupakan kondisi perkembangan neurobiologis yang berdampak signifikan terhadap kemampuan komunikasi, interaksi sosial, serta regulasi perilaku individu sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan khusus, guru memiliki peran strategis dalam mendampingi anak dengan spektrum autisme, terutama ketika dihadapkan pada berbagai tantangan perilaku di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman guru dalam menangani tantangan perilaku anak dengan spektrum autisme di Sekolah Khusus (SKH) Pandita Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap seorang guru pendamping anak autisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap karakteristik dan kebutuhan anak autisme terbentuk melalui pengalaman langsung, empati, serta proses belajar berkelanjutan. Tantangan perilaku yang dihadapi meliputi tantrum, agresivitas fisik, dan hambatan komunikasi. Strategi penanganan yang diterapkan mencakup penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, penerapan rutinitas yang konsisten, pemanfaatan media visual, serta kolaborasi dengan orang tua dan terapis. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman praktik dan dukungan lingkungan memiliki peran penting dalam membentuk kompetensi guru, meskipun tanpa latar belakang pendidikan luar biasa.
ANALISIS UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS KUESIONER MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK KESEHATAN RAMBAH SAMO Pramadi; Risnawati; Rizqa, Miftahir; Hamdani, M. Fikri
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas kuesioner motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Kesehatan Rambah Samo. Instrumen penelitian berupa angket dengan 17 butir pernyataan yang mencakup aspek motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi siswa kelas X yang berjumlah 20 orang dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dengan korelasi product moment dan uji reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa dari 17 butir pernyataan, 16 item dinyatakan valid dan 1 item tidak valid. Sementara itu, hasil uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,907, yang berada jauh di atas batas minimum 0,60, sehingga instrumen dapat dikategorikan sangat reliabel. Berdasarkan temuan tersebut, kuesioner motivasi belajar ini layak digunakan sebagai instrumen penelitian karena memiliki tingkat keandalan yang tinggi dan mampu menghasilkan data yang konsisten.
UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS ANGKET PROKRASTINASI AKADEMIK DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN Indraji, Muhammad Iqbal; Risnawati; Rizqa, Miftahir; Hamdani, M. Fikri
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas angket yang dirancanguntuk mengukur prokrastinasi akademik pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptifdengan teknik sampling jenuh yang melibatkan 40 mahasiswa sebagai responden. Instrumen penelitian terdiri atas 25 butir pernyataan yang merepresentasikan beberapadimensi prokrastinasi akademik, meliputi manajemen waktu, perilaku menunda, kontroldiri dan motivasi, kecemasan akademik, serta strategi pemecahan masalah. Angketdiukur menggunakan skala Likert lima poin. Uji validitas dilakukan menggunakananalisis korelasi item–total, sedangkan uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakankoefisien Cronbach’s Alpha dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan memiliki koefisien korelasilebih besar daripada nilai r tabel sebesar 0,312 pada taraf signifikansi 0,05, sehinggaseluruh item dinyatakan valid. Selanjutnya, hasil uji reliabilitas menunjukkan nilaiCronbach’s Alpha sebesar 0,857, yang melebihi kriteria minimum reliabilitas sebesar0,60. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen memiliki konsistensi internal yang tinggi.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa angket prokrastinasi akademik yang digunakan dalam penelitian ini valid dan reliabel, sehingga layak digunakan sebagaiinstrumen pengumpulan data dalam penelitian yang berkaitan dengan prokrastinasiakademik pada mahasiswa.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN MASA DEPAN PENDIDIKAN ISLAM: ANTARA INOVASI TEKNOLOGI DAN PENJAGAAN NILAI-NILAI KEISLAMAN Ahmadi; Syafaah
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Di satu sisi, AI menawarkan kemudahan, efisiensi, dan inovasi pembelajaran; di sisi lain, muncul kekhawatiran akan tergerusnya nilai-nilai keislaman, khususnya aspek adab, akhlak, dan peran guru sebagai murabbi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual posisi AI dalam pendidikan Islam serta merumuskan strategi harmonisasi antara inovasi teknologi dan penjagaan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pendidikan Islam selama penggunaannya berpijak pada prinsip tauhid, maq??id al-syar?‘ah, dan etika Islam. Oleh karena itu, pendidikan Islam dituntut untuk bersikap adaptif, kritis, dan berorientasi pada pembentukan insan beriman, berilmu, dan berakhlak mulia di era digital. Kata kunci: Artificial Intelligence, Pendidikan Islam, Etika Islam, Teknologi Pendidikan
HAKEKAT MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM: INTEGRASI NILAI KEISLAMAN DALAM TATA KELOLA KELEMBAGAAN Kholil Yasin
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen lembaga pendidikan Islam merupakan aspek strategis dalam menentukan keberhasilan proses pendidikan yang berorientasi pada pembentukan insan beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hakekat manajemen lembaga pendidikan Islam, meliputi konsep, prinsip dan nilai Islam, serta tantangan dan relevansinya dalam konteks pendidikan kontemporer. Kajian ini menggunakan pendekatan studi pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah berupa buku dan jurnal tujuh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen lembaga pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai perangkat teknis pengelolaan organisasi, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Islam dalam seluruh aspek pengelolaan pendidikan. Prinsip amanah, keadilan, musyawarah, dan keseimbangan menjadi fondasi utama dalam membangun tata kelola lembaga pendidikan Islam yang profesional dan bermoral. Tantangan globalisasi dan digitalisasi menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan sistem manajemen yang adaptif, inovatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai syariat. Oleh karena itu, integrasi antara manajemen modern dan nilai-nilai Islam menjadi kunci utama dalam menjaga relevansi dan mutu lembaga pendidikan Islam di era kontemporer.