cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
+6285257756064
Journal Mail Official
alfikrah.stamidiya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Sen - Asen 74 Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Sen-Asen Konang Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 26204207     EISSN : 26204304     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Fikrah : Merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hamidiyah Bangkalan yang memuat tentang Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman sebagai sarana publikasi hasil penelitian dan berbagai kajian ilmu keislaman baik pendidikan, pemikiran, syariah, dan kajian Islam lainnya. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan yang berupa hasil penelitian atau penelitian terapan. Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulan satu kali yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 79 Documents
EKSPRESI SUFISTIK MODERN DALAM PANDANGAN PELAKU SUFI DI DESA KO'OLAN, BLEGA, BANGKALAN: KAJIAN HERMENEUTIKAPROFETIK Mubarok, Hayyul; Setya Yuwana Sudikan; Darni; Anas Ahmadi
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai sufistik yang meliputi kesadaran kemanusiaan, pembebasan sosial, dan konstruksi moral sebagai fondasi pendidikan holistik yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan sosial. Latar belakang penelitian berangkat dari pemahaman bahwa sufisme tidak hanya berfokus pada praktik ibadah individual, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter manusia yang utuh dan transformasi sosial. Kajian teori menggunakan pendekatan hermeneutikaprofetik, sebuah metode multidisiplin yang menggabungkan pengalaman spiritual dengan tafsir makna sosial dan etis dalam kehidupan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif interpretatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis naratif terhadap pengalaman para praktisi sufistik, seperti Abuamin dan Moh. Supandi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sufistik menghasilkan proses pembelajaran holistik yang menumbuhkan kesadaran kemanusiaan berdasarkan kedekatan spiritual dengan Tuhan, membangun pembebasan sosial melalui solidaritas dan kepedulian terhadap ketidakadilan, serta mengembangkan konstruksi moral yang berakar pada penyucian jiwa dan kebijaksanaan dalam bertindak. Dengan demikian, sufisme memberikan kontribusi penting dalam membentuk individu yang berakhlak mulia, empatik, dan aktif dalam membela kemanusiaan melalui integrasi antara dimensi spiritual dan sosial. Kata Kunci; , ,
BLUE-GREEN ECONOMY DALAM PERSPEKTIF FIQH LINGKUNGAN Muniri; Nur Chotimah Azis
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membahas konsep Blue-Green Economy dalam perspektif fiqh lingkungan Islam sebagai pendekatan alternatif terhadap krisis ekologi global. Konsep ini merupakan integrasi antara ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi biru (blue economy) yang menekankan pembangunan berkelanjutan baik di daratan maupun lautan. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan kualitatif deskriptif, penulis mengkaji kesesuaian antara prinsip-prinsip Blue-Green Economy dan nilai-nilai Islam seperti tauhid, khalifah, amanah, mizan, dan larangan israf. Hasil kajian menunjukkan bahwa fiqh lingkungan dapat memberikan dasar normatif dan etis yang kuat dalam implementasi pembangunan berkelanjutan di masyarakat Muslim. Berbagai contoh penerapan seperti eco-masjid, ekowisata berbasis komunitas, dan pertanian organik memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Islam dapat menjadi penggerak perubahan menuju ekonomi yang adil dan lestari. Artikel ini juga menyoroti tantangan implementasi, seperti rendahnya literasi lingkungan berbasis Islam, serta menawarkan solusi kolaboratif antara negara, lembaga keagamaan, dan masyarakat sipil untuk memperkuat peran Islam dalam menjaga kelestarian alam.
REPRESENTASI ETIKA GENDER DALAM KUMPULAN PUISI “TANG BINE KEMBANGA ATE” KARYA LUKMAN HAKIM AG; PERSPEKTIF AL-GAZALI Hayyul Mubarok; Ahmadi; Ummu Kulsum
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi "Tang Bine Majembar Ate" karya Lukman Hakim Ag menggambarkan nilai-nilai etika gender yang relevan dengan kesetaraan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat setiap individu. Dalam puisi ini, terdapat pesan tentang pentingnya menjaga hubungan yang adil, saling menghormati, dan penuh kebijaksanaan antara laki-laki dan perempuan. Penekanan pada kebijaksanaan dan pengendalian diri dalam bertindak menunjukkan bagaimana etika gender harus diterapkan dalam kehidupan sosial untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan setara. Selain itu, puisi ini juga mencerminkan ajaran Al-Ghazali tentang etika sosial, yang mengajarkan bahwa setiap individu berhak diperlakukan dengan adil dan martabat yang dihormati tanpa memandang jenis kelamin. Melalui analisis terhadap puisi ini, dapat disimpulkan bahwa pengajaran tentang etika gender dalam karya sastra memiliki relevansi yang kuat dalam konteks kehidupan sosial. Etika kesetaraan, keadilan sosial, perlakuan adil, dan penghormatan terhadap martabat perempuan sejalan dengan prinsip-prinsip etika yang diajarkan oleh Al-Ghazali, yang menekankan kebijaksanaan dan pengendalian diri dalam bertindak. Dengan menerapkan nilai-nilai ini, kita dapat membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan, di mana semua individu, baik laki-laki maupun perempuan, dihargai dan diberikan kesempatan yang sama untuk berkembang dalam berbagai aspek kehidupan.
INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM MODERAT DI SMP MODERN AL-MIFTAH Moh. Yudhi Firmansyah Pramudia; Muhammad Shohib
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internalisasi nilai-nilai Islam moderat, seperti tawassuth (sikap moderat) dan tasamuh (toleransi), merupakan kebutuhan mendesak di tengah tantangan keberagaman dan meningkatnya radikalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai tersebut di SMP Modern Al-Miftah, sebuah lembaga pendidikan berbasis Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa, guru, dan staf sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai tawassuth dan tasamuh dilakukan melalui pembelajaran berbasis keteladanan, diskusi kelompok, dan pengalaman langsung dalam lingkungan yang mendukung. Nilai-nilai ini tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam interaksi sosial siswa, seperti kerja kelompok dan penyelesaian konflik. Pendekatan tersebut berhasil menciptakan budaya saling menghormati, memperkuat keharmonisan, dan membangun karakter siswa yang toleran dan adil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai Islam moderat membutuhkan penguatan peran guru, pengembangan kurikulum berbasis moderasi, dan penciptaan lingkungan yang mendukung. Dengan implementasi yang konsisten, SMP Modern Al-Miftah dapat menjadi model ideal dalam membangun generasi yang moderat, toleran, dan siap menghadapi keberagaman. Penelitian ini juga merekomendasikan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan dampak positif dari internalisasi nilai-nilai Islam moderat dalam pembentukan karakter siswa.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Islami Peserta Didik Di SMA Islam Duduksampeyan Gresik Urifah, Afifatul; Siti Suwaibatul Aslamiyah
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines “The Role of Islamic Religious Education Teachers in Instilling Islamic Character Values in Students at SMA Islam Duduksampeyan Gresik.” It employs a qualitative research type with a descriptive approach. The purpose of this study is to understand the role of Islamic religious education teachers in instilling Islamic character values in students at SMA Islam Duduksampeyan Gresik and to identify the supporting and inhibiting factors affecting the role of these teachers in instilling Islamic character values in students. The results of this study indicate that the role of Islamic religious education teachers consists of three aspects: the role of the teacher as an instructor, which involves teaching material to students; the role of the teacher as an educator, which involves nurturing the morals, behavior, and character of students; and the role of the teacher as a trainer, which involves instilling discipline and religious habits in students. Additionally, the supporting factors include school regulations, routine religious activities, and adequate facilities and infrastructure. The inhibiting factors include the influence of social media, peer environment, and lack of self-awareness.
Transformasi Pembelajaran PAI melalui Strategi Ekspositori dan Interactive Flat Panel Display (IFPD) Windi Ariani; Wahyuni Ahadiyah
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research, entitled “Implementation of the Expository Strategy Assisted by Interactive Flat Panel Display (IFPD) Media in Islamic Religious Education (PAI) Learning for Grade VIII Students at SMP Al-Musaa’adah Tikung,” is motivated by the need of PAI teachers to improve the effectiveness of learning by combining the expository strategy with the use of IFPD media. The traditional lecture method was previously considered less effective in stimulating student interest, whereas the use of IFPD is believed to enhance the delivery of material in a more engaging and interactive way, particularly in the lesson "Believing in the Prophets and Messengers of Allah: Becoming a Digital Generation with Character." The purpose of this study is to describe the implementation of the expository straThis research, entitled “Implementation of the Expository Strategy Assisted by Interactive Flat Panel Display (IFPD) Media in Islamic Religious Education (PAI) Learning for Grade VIII Students at SMP Al-Musaa’adah Tikung,” is motivated by the need of PAI teachers to improve the effectiveness of learning by combining the expository strategy with the use of IFPD media. The traditional lecture method was previously considered less effective in stimulating student interest, whereas the use of IFPD is believed to enhance the delivery of material in a more engaging and interactive way, particularly in the lesson "Believing in the Prophets and Messengers of Allah: Becoming a Digital Generation with Character." The purpose of this study is to describe the implementation of the expository strategy assisted by IFPD and to explore how the media is used in the PAI learning process for Grade VIII students at SMP Al-Musaa’adah Tikung. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The research subjects consist of PAI teachers, Grade VIII students, and the school principal. Data were analyzed inductively through the processes of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the expository strategy assisted by IFPD in Grade VIII at SMP Al-Musaa’adah Tikung was implemented in a structured manner through lectures supported by visual media and utilized as an interactive tool to enhance students’ understanding and engagement in Islamic Religious Education learning.tegy assisted by IFPD and to explore how the media is used in the PAI learning process for Grade VIII students at SMP Al-Musaa’adah Tikung. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The research subjects consist of PAI teachers, Grade VIII students, and the school principal. Data were analyzed inductively through the processes of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the expository strategy assisted by IFPD in Grade VIII at SMP Al-Musaa’adah Tikung was implemented in a structured manner through lectures supported by visual media and utilized as an interactive tool to enhance students’ understanding and engagement in Islamic Religious Education learning.
Pemahaman Asma’ dan Sifat Allah Dalam Kitab I‘Tiqad A’immah Ahlil Hadits: Telaah Metodologi Ahli Hadis dan Relevansinya Terhadap Krisis Spiritualitas di Era Teknologi Modern Nurhidayah; M. Farid Zaini
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of modern technology, including artificial intelligence (AI), has had a major impact on human lifestyles and ways of thinking. Excessive dependence on technology often gives rise to secularism, hedonism, and even spiritual crises, which ultimately lead to a weakening of understanding of the concept of monotheism. In this context, strengthening faith becomes very important, one of which is through a correct understanding of the names and attributes of Allah. This study focuses on the responses and methods of Hadith scholars in understanding and interpreting the names and attributes of Allah as an effort to maintain the purity of faith amid the challenges of modernity. Hadith scholars are known to be cautious and moderate in determining the attributes of Allah,adhering strictly to the text without distorting the meaning or rejecting attributes. The research method used is library research, referring to various classical creed books and relevant journals. The main source of analysis is the book I‘tiqad A’immah Ahlil Hadith by Abu Bakar al-Isma‘ili, which represents the basic principles of the creed of the Hadith Scholars. The results of the research show that the Hadith Scholars emphasise the acceptance of the attributes of Allah as they are, without deviating interpretations and without likening Allah to His creatures. This finding confirms that the Ahli Hadith method is not only relevant in maintaining the purity of creed, but can also be a spiritual solution for modern humans facing a crisis of divinity due to the dominance of technology and secular views of life.
APLIKASI KAIDAH "AL-'IBRAH BI AL-JUMHUR" DALAM KRITIK SANAD: STUDI KASUS PERIWAYATAN HADIS DHA'IF DALAM MASALAH FADHA'IL AL-A'MAL Hafid; Ach. Shobri
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilatarbelakangi oleh kontroversi penggunaan hadis dha'if (lemah) dalam fadha'il al-a'mal (keutamaan amal) yang menjadi praktik umum dalam tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam karya-karya populer seperti Fazail-e-Amaal. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-analitis terhadap literatur primer dan sekunder mengenai kaidah "al-'ibrah bi al-jumhur" yang menekankan pada pendapat mayoritas ulama. Analisis menunjukkan bahwa mayoritas ulama (jumhur) memperbolehkan penggunaan hadis dha'if dalam konteks fadha'il al-a'mal dengan beberapa syarat ketat, meskipun pendapat minoritas menolaknya secara mutlak. Penerapan kaidah ini memberikan kelonggaran yang bermakna dalam penyebaran motivasi spiritual tanpa mengorbankan prinsip-prinsip dasar dalam hukum Islam. Temuan penelitian ini mendukung pendekatan kontekstual dan moderat dalam studi hadis.
The Effect of Inside or Outside Circle on Students’ Speaking Skill In Second Grade Senior High School of Modern Cottage MA. Al-Amien Prenduan Kulsum, Ummu; Ahmadi
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the effect of the Inside or Outside Circle strategy on students’ speaking skill at the second grade of MA Al-Amien Prenduan. Inside or Outside Circle, one of Kagan’s cooperative learning structures, provides students with opportunities to interact with various partners and practice oral communication in a relaxed, supportive atmosphere. This quantitative research employed a true experimental design involving 40 students divided into an experimental group and a control group. Both groups were given pre-test and post-test assessments, and the data were analyzed using a t-test. The results revealed that the experimental group showed a substantially higher improvement in speaking skill, with a gain score of +19.80, compared to +8.05 in the control group. The post-test mean score of the experimental group (79.95) was significantly higher than that of the control group (67.85). The t-test analysis produced a t-value of 7.214, which exceeded the t-table value of 2.024 at the 0.05 significance level, indicating a significant difference between the two groups. These findings confirm that the Inside or Outside Circle strategy effectively enhances students’ speaking fluency, vocabulary, pronunciation, and confidence.