cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
-
Phone
+6282111111864
Journal Mail Official
jurnal@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Dahlan, No. 76, Kediri 64112, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Judika (Jurnal Nusantara Medika)
ISSN : -     EISSN : 25412477     DOI : https://doi.org/10.29407
Core Subject : Health,
The Judika Journal is a peer review journal published by the Faculty of health sciences in collaboration with a research and community service institute, Universitas PGRI Kediri. The purpose of this Journal is to facilitate scientific publication of research results in Indonesia and participate in improving the quality and quantity of research for academics and researchers. Journal is a journal that contains the results of research or a comprehensive literature review in the health field from various universities and health institutions in Indonesia.
Articles 189 Documents
Pengaruh Posisi Persalinan Terhadap Lamanya Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Ibu Primigravid Wahyuni, Sri; Syamsudi, Nur Anindya
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25190

Abstract

Persalinan Kala I fase aktif dimulai saat pembukaan serviks mencapai 4 cm dan berlanjut hingga mencapai 10 cm. Selama proses persalinan, dapat terjadi kelambatan atau kesulitan yang dapat menyebabkan komplikasi pada ibu dan bayi. Upaya tenaga kesehatan dalam menurunkan ketidaknyamanan diantaranya memeilih posisi bersalin. Posisi bersalin yang dipilih oleh ibu adalah recumbent position dan upright position. Menempatkan ibu yang akan melahirkan dalam posisi yang rileks sangat penting untuk memfasilitasi persalinan normal dan memengaruhi kemajuan persalinan. Meskipun terdapat studi ilmiah yang membahas pengaruh posisi ibu dalam persalinan tetapi bukti yang signifikan masih sedikit. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam pengaruh posisi ibu selama persalinan pada fase aktif kala I pada primigravida. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan metode kohort. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini melibatkan 30 ibu bersalin di Kota Malang. Hasil penelitian memperlihatkan perbedaan durasi persalinan kala I fase aktif sebesar 16 menit antara posisi upright dan recumbent. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa posisi upright tidak terbukti memiliki durasi persalinan yang lebih cepat secara signifikan dibandingkan posisi recumbent, dengan nilai p = 0,404 (p > 0,05)Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan jumlah responden yang lebih besar.
KINERJA DITINJAU DARI SUDUT PANDANG MOTIVASI TENAGA KESEHATAN NON PNS DI RSUD KOTA PASURUAN Candra Puspitasari, Sagita; Malik Ibrahim, Mochammad; Ika Prihananto, Dhian
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25197

Abstract

Penurunan motivasi kerja dapat berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kepuasan dan kepercayaan pasien. Seperti, kurangnya pengakuan atas kinerja yang baik atau tidak adanya kesempatan untuk pengembangan diri dapat mengakibatkan penurunan semangat kerja. Akibatnya, tenaga kesehatan mungkin menunjukkan penurunan dalam hal kualitas, kuantitas, efektivitas, dan ketepatan waktu dalam pekerjaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan non-PNS. Penelitian ini termasuk dalam dalam jenis deskriptif kuantitatif menggunakan cross sectional study. Selain kuisioner, penelitian ini menggunakan data primer untuk pengumpulan data, sampel penelitian terdiri dari 86 responden, yang diambil melalui teknik purposive sampling. Menurut hasil penelitian ini, variabel motivasi kerja berdasarkan indikator prestasi sebagian besar berada dalam kategori sedang 54,7%, Indikator pengakuan kategori sedang 80,2%, indikator pekerjaan kategori sedang 46,5% dan indikator tanggung jawab kategori sedang 65,1%, serta dengan indikator pengembangan diri kategori sedang 64,7%. Pada kinerja menunjukkan indikator kualitas sebagian besar berada dalam kategori sedang 61,6%, Indikator kuantitas kateori rendah 70,9%, indikator ketepatan waktu kategori rendah 43,0% serta dengan indikator efektivitas sebagian besar kategori sedang sebanyak 68,6%. Diharapkan bagi rumah sakit perlu mengembangkan beberapa indikator motivasi kerja untuk peningkatan kinerja tenaga kesehatan non PNS dan untuk pengoptimalan pelayanan rumah sakit yang lebih baik lagi.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DIARE DENGAN GANGGUAN NUTRISI DI UPT PUSKESMAS TAWANGSARI Agustin , Nurul
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25198

Abstract

Diare diartikan sebagai seringnya frekuensi buang air besar lebih dari biasanya dengan konsistensi yang lebih encer. Besarnya masalah tersebut terlihat dari tingginya angka kesakitan dan kematian akibat diare. Dimana jumlah penderita diare di Di UPT Puskesmas Tawangsari Kabupaten Mojokerto pada tahun 2024 masih tinggi yaitu sebesar 46,8 %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penatalaksanaan secara komprehensif Asuhan Keperawatan pada Klien Diare dengan Gangguan Nutrisi di UPT Puskesmas Tawangsari Kabupaten Mojokerto Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskripftif dengan pendekatan one group pretest posttest, sehingga hasil tindakan keperawatan dapat diketahui lebih akurat, sehingga dapat membandingkan keadaan sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan keperawatan. Subyek dalam penelitian ini adalah An “S” dan An “L” dengan kasus yang sama yaitu diare dengan gangguan nutrisi. Dengan dilakukannya tindakan keperawatan dan evaluasi selama tiga hari, keadaan An “L” diarenya sudah berkurang sedangkan pada An “ L” tidak ada keluhan lagi. Adapun masalah keperawatan pada An “S” yaitu masalah teratasi sebagian sedangkan pada An “L” masalah teratasi. Hasil akhir penelitian setelah dilakukan tindakan keperawatan dan evaluasi selama tiga hari pada An “S” dan An “L”, peneliti tidak menemukan adanya anus dan di daerah sekitarnya lecet, serta tidak menemukan adanya ubun-ubun cekung. Berdasarkan perkembangan An “S” tetap dilakukan perawatan dan intervensi tetap dilanjutkan, sedangkan pada An “L” intervensi dihentikan dan klien dipulangkan.
PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN TERHADAP MINAT PUS MENGGUNAKAN AKDR DI PUSKESMAS MAKASAR JAKARTA TIMUR Endarwati, Susiani; Suwarningsih, Titik
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25199

Abstract

Tingginya angka pertumbuhan penduduk di Indonesia serta rendahnya tingkat literasi kesehatan terutama tentang kontrasepsi di kalangan pasangan usia subur (PUS), hal tersebut menyebabkan rendahnya minat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang khususnya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat pemahaman terhadap minat PUS menggunakan AKDR di Puskesmas Makasar Jakarta Timur. Desain pada penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan teknik accidental sampling di dapatkan sampel 54 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data meliputi editing, coding, scorring dan tabulating kemudian data di analisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 25 responden (46,3%) memiliki tingkat pemahaman dalam kategori baik dan 31 responden (57,4%) memiliki minat sedang. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,037 sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pemahaman terhadap minat PUS menggunakan AKDR. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengetahuan melalui strategi edukasi yang terintegrasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program keluarga berencana yang berkualitas dan menekan angka kehamilan tidak diinginkan.
OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN SIMPLISIA DAUN TELANG SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI ALAMI Herawati, Elysabet; Tri Wijayanti, Endah; Ari Budiretnani, Dwi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25200

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan ancaman serius bagi rumah sakit saat ini. Staphyloccus aureus dan Escherichia coli merupakan contoh bakteri penyebab infeksi nosokomial. Penggunaan antibiotik justru memicu terjadinya resistensi pada beberapa mikroba penyebab infeksi, sehingga dibutuhkan alternatif seperti bahan alami sebagai antibakteri. Daun telang merupakan tanaman biodiversitas daerah Kediri, Jawa Timur yang dikenal memiliki sifat antibakteri. Tujuan penelitian adalah menemukan suhu dan waktu optimum dalam pembuatan simplisia daun telang sebagai bahan antiseptik alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengeringan daun menggunakan oven. Rentang suhu penelitian adalah 40ºC, 45ºC dan 50ºC.Sedangkan rentang waktu pengeringan yang digunakan adalah 30,60, 90, 120,150, 180 dan 210 menit. Hasil penelitian menunjukkan kondisi pengeringan daun telang yang optimum sebagai bahan simplisia adalah pada suhu 50ºC dan waktu pengeringan 120 menit.
PENGARUH EDUKASI TERAPI WICARA MANDIRI DI RUMAH TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN ANAK SPEECH DELAY Septina Margaretta , Sheylla; Ratna Gayatri , Paramita; Isnaeni , Ely; Guruh Pratama , Yuan
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25234

Abstract

Anak dengan kondisi speech delay, mempunyai kemampuan produksi suara dan berkomunikasi dibawah rata-rata anak seusianya. Terapi wicara merupakan solusi yang sesuai untuk mengatasi gangguan keterlambatan berbicara, bahasa dan motorik. Selain dengan terapi yang dilakukan di RS diperlukan stimulasi oleh orang tua agar perawatan anak lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flip chart sebagai edukasi terapi wicara terhadap tingkat pengetahuan orang tua. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre experimental one group pretest and posttest design. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan 73 sampel orang tua dengan teknik Accidental Sampling. Tingkat pengetahuan orang tua pada penelitian ini mayoritas kategori baik dengan peningkatan setelah diberikan edukasi melalui flip chart sebanyak 7,93% dan dari hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai sig 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari edukasi terapi wicara melalui media flip chart terhadap tingkat pengetahuan orang tua di RSUD Gambiran Kediri. Bagi tempat penelitian disarankan untuk lebih meningkatkan upaya pelaksanaan pendidikan kesehatan melalui penyediaan media cetak sebagai sarana penyampaian materi salah satunya dengan menggunakan media flip chart.
RESILIENSI DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PASCA BENCANA BANJIR PADA MASYARAKAT DI DSN. ROWOTRATE DS. SITIARJO KABUPATEN MALANG Kurniawati, Fidiana; Kurniajati, Sandy
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25235

Abstract

Resiliensi bencana merupakan ketahanan masyarakat terhadap kondisi mengancam akibat bencana. Resiliensi dapat memberikan dampak kemampuan masyarakatan dalam kesiapsiagaan untuk mengatasi bencana. Desa Sitiarjo Kabupaten Malang yang rawan terhadap bencana banjir bandang yaitu Dusun Rowotrate. dikarenakan memiliki elevasi terendah dari permukaan air laut, dusun tersebut berada di lembah yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan kapur serta sebagai tempat pertemuaan antara kedua sungai. Kondisi ini menyebabkan bencana banjir sering terjadi didukung dengan perubahan iklim di daerah tersebut. Tujuan dalam penelitian untuk menganalisis hubungan resiliensi dengan kesiapsiagaan bencana pada masyarakat di Dsn. Rowotrate Ds. Sitiarjo Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan cross sectional, melibatkan 41 masyarakat penyintas bencana di Dsn. Rowontrate Ds. Sintiarjo Kabupaten Malang yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan wawancara terstruktur dan pengisian kuesioner, meliputi kuesioner CD-RISC Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC, 2003) dalam pengukuran resiliensi dan pengukuran kesiapsiagaan bencana menggunakan kategori kesiapsiagaan menurut LIPI-UNESCO/ISDR, (2006). Hasil menunjukkan ada hubungan antara resiliensi dengan kesiapsiagaan hal ini ditunjukkan hasil nilai p = 0,000 (p < 0,05) yaitu H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga hasil menunjukkan adanya korelasi / hubungan yang signifikan dengan hubungan sangat kuat. Pengalaman kejadian bencana banjir dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana yaitu kewaspadaan masyarakat untuk mengurangi / menghindari dampak bencana. Hal ini ditunjukkan dengan Pembangunan plengkrongan di atap rumah dan mengungsi di tempat yang lebih aman.
DAMPAK SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA Ratna Gayatri, Paramita; Septina Margaretta, Sheylla; Isnaeni, Elly; Nur Pratiwi, Wahyu
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25790

Abstract

Konsep kualitas tidur merujuk pada kesanggupan individu untuk mempertahankan tidur dengan maksud pada pencapaian kebutuhan tidur yang maksimal. Tidur merupakan kebutuhan fisiologis manusia yang memiliki tujuan untuk memperbaiki fungsi tubuh baik secara fisiologis maupun psikologis. Ketika seseorang tidur, maka akan timbul perasaan yang nyaman secara fisik dan mental, terbebas dari kecemasan sehingga saat bangun nanti tubuh menjadi lebih segar dan bugar. Tujuan dari penelitia ini adalah mengetahui dampak dari senam lansia terhadap kualitas tidur lansia. Senam lansia, merupakan jenis aktifitas fisik ringan, yang memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mempromosikan kebugaran pada lansia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pra eksperimental dengan metode penelitian one group pretest - postest. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi tingkat kualitas tidur, yaitu PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index). Responden dalam penelitian ini adalah lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Tulungagung, dengan jumlah 30 lansia yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Tehnik sampling dalam penelitian ini adalah non probality sampling yaitu dengan purposive sampling. Uji yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan signifikan p= 0,000 atau p value < a (a = 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah senam lansia berdampak positif pada kualitas tidur lansia.
Strategi Adaptasi Keluarga Dalam Menghadapi Anak Dengan Stunting Kristanto , Heny; Sucipto; Santoso, Puguh
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25795

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Adaptasi keluarga dalam menghadapi anak dengan stunting menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan intervensi gizi dan kesehatan. Namun, masih sedikit penelitian yang mengkaji hubungan antara strategi adaptasi keluarga dengan kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi adaptasi keluarga dengan kejadian stunting . Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 38 keluarga dengan anak stunting, dan seluruh populasi diambil sebagai sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (p < 0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara strategi adaptasi keluarga dengan kejadian stunting (p = 0,001). Strategi adaptasi yang baik, seperti pola makan seimbang, pemanfaatan layanan kesehatan, dan dukungan sosial, berkontribusi dalam menurunkan risiko stunting pada anak.
Peran Sumber Informasi, Keluarga, Pola Makan, Aktivitas Fisik, dan Status Gizi dalam Pencegahan Diabetes Mellitus Gestasional pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kediri ( RSKK) Komariyah, Siti
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25870

Abstract

Pencegahan diabetes mellitus gestasional merupakan usaha yang dilakukan individu untuk mengatur atau mengendalikan kadar gula darah agar tidak mengganggu kehamilan serta kesehatan ibu dan bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung serta besar pengaruh dari sumber informasi, peran keluarga, pola makan, aktivitas fisik, dan status gizi terhadap pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner, dengan sampel sebanyak 60 responden dan rancangan cross-sectional Penelitian dilaksanakan pada Maret 2025 di Poli Kebidanan dan Kandungan RSKK. Metode analisis yang diterapkan adalah Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil dipengaruhi oleh sumber informasi (23,02%), peran keluarga (19,24%), pola makan (7,32%), aktivitas fisik (18,78%), dan status gizi (13,08%). Pengaruh langsung terhadap pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil adalah 81,44%, sedangkan pengaruh tidak langsung sebesar 1,44%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil adalah 82,88%. Semakin baik informasi, peran keluarga, pola makan, aktivitas fisik, dan status gizi ibu, semakin efektif pencegahan terhadap diabetes mellitus.