cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
-
Phone
+6282111111864
Journal Mail Official
jurnal@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Dahlan, No. 76, Kediri 64112, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Judika (Jurnal Nusantara Medika)
ISSN : -     EISSN : 25412477     DOI : https://doi.org/10.29407
Core Subject : Health,
The Judika Journal is a peer review journal published by the Faculty of health sciences in collaboration with a research and community service institute, Universitas PGRI Kediri. The purpose of this Journal is to facilitate scientific publication of research results in Indonesia and participate in improving the quality and quantity of research for academics and researchers. Journal is a journal that contains the results of research or a comprehensive literature review in the health field from various universities and health institutions in Indonesia.
Articles 189 Documents
Analisis Jumlah Leukosit pada Penderita Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi Di RS Bhayangkara Kota Kediri Purnadianti, Mely; Prodyanatasari, Arshy; Indra Kumala Dewi , Yoanita; Dewi Sumaningrum, Ningsih; Arifatunnisa, Yulvia
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i2.24617

Abstract

Kanker payudara yaitu kondisi adanya tumor ganas yang menyerang jaringan payudara seperti kelenjar susu (kelenjar pembuat air susu), saluran kelenjar (saluran air susu), dan jaringan penunjang payudara. Pada saat ini telah banyak berkembang metode pengobatan kanker seperti pemberian obat kemoterapi. Obat-obatan kemoterapi yang digunakan untuk mengobati kanker dapat mempengaruhi sel darah putih, termasuk leukosit. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran jumlah dan persentase leukosit pada penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel menggunakan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Hematology Analyzer Yumizen Hx500. Hasil penelitian didapatkan hasil jumlah leukosit dibawah nilai normal sebanyak 9 orang dengan persentase 30%, jumlah leukosit dalam rentang normal sebanyak 19 orang dengan persentase 63%, dan jumlah leukosit diatas nilai normal sebanyak 2 orang dengan persentase 7%. Dapat disimpulkan bahwa usia pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi paling banyak jumlah leukositnya dalam rentang normal dengan usia terbanyak <50 tahun dan kemoterapi ke 2-6 kali tidak mempengaruhi jumlah leukosit.
VARIASI JUMLAH SEL NEUTROFIL DAN SEL LIMFOSIT: INDIKATOR KESEHATAN PADA ANAK JALANAN DI KOTA KEDIRI JAWA TIMUR Purnadianti, Mely; Handayani , Anik; Ermawati , Nita; Agustina, Novia; Zahra Putri Hakim, Nandya
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i2.24619

Abstract

Fenomena anak jalanan menjadi problem sosial di perkotaan, namun saat ini telah bergeser ke kota kecil bahkan di tingkat kabupaten. Permasalahan yang kompleks pada anak jalanan meliputi banyak segmen dalam populasi yang tertinggal, marginal, eksploitasi dalam hal pemenuhan hak-hak dasar hidup, kesehatan, pemenuhan gizi, pendidikan dan perlindungan. Anak Jalanan mempunyai kadar markerinflamasi lebih tinggi seperti leukosit, Chess Reaktif Protein (CRP), dan fibrinogen. Respon inflamasi seringkali umumnya diukur dari jumlah total leukosit. Ketika sistem imun menurun, leukosit menjalankan fungsi defensif dan fungsi reparatif, apabila kedua fungsi ini terus menerus berjalan maka mengakibatkan kenaikan jumlah leukosit. Jenis leukosit yang mengalami peningkatan jumlah akibat merokok adalah limfosit, netrofil dan monosit. Hal ini terjadi karena respon inflamasi lokal dan sistemik terhadap pengaruh asap rokok dan partikel asing yang masuk didalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran jumlah Sel Neutrofil dan Sel Limfosit pada Anak Jalanan di Kota Kediri dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode penelitian survai deskriptif dengan teknik sampling total sampling dengan jumlah 27 sampel. Pengumpulan data dilaukan dengan menggunakan kuisioner terbuka. Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa dari 27 anak jalanan di Kota Kediri didapatkan hasil pemeriksaan sel neutrofil sebanyak 19 responden (70,4%) normal, 3 responden (11,1%) tinggi, dan 5 responden (18,5%) rendah. Pada pemeriksaan Limfosit didapatkan hasil sebanyak 18 sampel (66,7%) normal, 6 sampel (22,2%) tinggi, dan 3 sampel (11,1%) rendah.
CONTEXTUAL TEACHING & LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DALAM SCREENING KESEHATAN Quyumi Rahmawati, Elfi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i2.24867

Abstract

Salah satu peran tenaga kesehatan adalah transformasi layanan primer dengan memperkuat aktivitas promotif preventif untuk dapat membuat masyarakat sehat, meningkatkan kapasitas layanan primer, serta skrining Kesehatan. Tanggung jawab perawat pada area skrining adalah melakukan skrining, melatih kader untuk melakukan prosedur skrining, merujuk hasil skrining sesuai kebutuhan serta follow up terhadap hasil skrining. Mahasiswa keperawatan merupakan calon tenaga kesehatan, perlu memahami aktivitas promotif preventif, khususnya skrining Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang program skrining kesehatan pada anak sekolah dan kader Kesehatan remaja. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-post test design dimana merupakan salah satu rancangan penelitian pra-eksperimental. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner untuk menilai pengetahuan tentang program skrining Kesehatan pada anak sekolah, dengan sampel 40 mahasiswa D3 Keperawatan tingkat dua. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistic (Wilcoxon Sign Rank Test). Penelitian menemukan bahwa ada terdapat peningkatan pengetahuan tentang program skrining kesehatan pada anak sekolah dengan menggunakan Contextual Teaching & Learning.
KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA DITINJAU DARI POLA MENSTRUASI DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH Rosidah, Lely Khulafa'ur
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27048

Abstract

Anemia pada remaja putri, terutama anemia defisiensi besi, merupakan masalah kesehatan yang signifikan dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Pola menstruasi yang tidak normal dan ketidakpatuhan konsumsi tablet tambah darah  diduga berkontribusi terhadap kejadian anemia. Tujuan penelitian menganalisis hubungan antar pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi Teblet Tambah Darah dengan kejadian anemia. Desain penelitian dengan analitik pendekatan Crosssectional. Populasi Penelitian Seluruh remaja putri yang sudah mengalami mesntruasi di Desa Sri Mulya Kecamatan Sinar Peninjauan Sumatera Selatan sejumlah 312 orang, dengan teknik Simple Random Sampling dan dengan perhitungan sampel didapatkan 175 remaja putri. Variabel Independen Pola Menstruasi dan Kepatuhan Konsumsi TTD, Variabel dependen Kejadian Anemia,. Instrumen berupa Kuesioner dan Pemeriksaan Kadar Hb. Analisa data dengan Regresi Logistik Binner. Hasil menunjukkan kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kejadian anemia (p < 0,001). Pola menstruasi tidak normal berhubungan signifikan dengan peningkatan kejadian anemia (p = 0,001), dengan OR sebesar 3,21 (CI 95%: 2,05 – 5,01), yang berarti remaja putri dengan pola menstruasi tidak normal memiliki peluang 3,21 kali lebih besar mengalami anemia dibandingkan yang memiliki pola menstruasi normal. variabel kepatuhan konsumsi TTD juga menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan (p < 0,001) terhadap kejadian anemia. Responden yang tidak patuh mengonsumsi TTD memiliki peluang 7,35 kali lebih tinggi untuk mengalami anemia dibandingkan remaja yang patuh, dengan OR = 7,35 (CI 95%: 4,61 – 11,74). Pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi TTD berhubungan signifikan dengan kejadian anemia. Sekolah dan puskesmas perlu meningkatkan edukasi dan pemantauan konsumsi TTD.
Pengaruh Siklus Freeze-thaw Terhadap Akurasi dan Presisi Pooled sera Glukosa Fatmariza, Aulia Risqi; Primartati, Danny Meganingdyah; Danny Meganingdyah Primartati
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27073

Abstract

Siklus pembekuan dan pencairan (freeze–thaw) berulang sering kali tidak dapat dihindari dalam pengelolaan bahan kontrol laboratorium, terutama pada laboratorium dengan keterbatasan sumber daya. Glukosa merupakan salah satu parameter kimia klinik yang banyak diperiksa, sehingga penting untuk mengevaluasi stabilitasnya terhadap proses freeze–thaw. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh siklus freeze–thaw terhadap akurasi dan presisi pooled sera glukosa. Metode: Penelitian eksperimental dilakukan menggunakan pooled sera dengan kadar glukosa tinggi yang dibagi menjadi aliquot dan melalui sepuluh kali siklus freeze–thaw. Pemeriksaan kadar glukosa dilakukan secara duplo pada setiap siklus. Analisis dilakukan dengan menghitung bias (%) terhadap nilai target awal, koefisien variasi (CV%), serta distribusi data (mean, median, minimum, maksimum). Hasil: Kadar glukosa rata-rata menunjukkan rentang 231,5–236 mg/dL dengan nilai mean 233,75 mg/dL, median 233,5 mg/dL, minimum 231,5 mg/dL, dan maksimum 236 mg/dL. Bias maksimum yang diperoleh adalah -1,91% dan nilai CV% ≤0,30%, yang keduanya masih memenuhi standar akurasi dan presisi berdasarkan ISO 15189 dan CLSI EP15-A3. Kesimpulan: Pooled sera glukosa terbukti stabil terhadap sepuluh kali siklus freeze–thaw tanpa penurunan signifikan pada akurasi maupun presisi, sehingga berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan kontrol internal level tinggi yang efektif dan efisien di laboratorium klinik.
Efektivitas Zinc Untuk Atasi Diare Pada Balita UTOMO, Fatmawati; Fatmawati, Fatmawati; Siti Fatimah; Mitayakuna Stianto; Sindy Veronila
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27115

Abstract

Abstrak—Latar Belakang: Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang. Pemberian zinc telah direkomendasikan WHO dan UNICEF sebagai bahan dari tata laksana standar diare anak, karena terbukti mempercepat kesembuhan dan mencegah kambuhnya diare.Tujuan: Menganalisis efektivitas suplementasi zinc terhadap kesembuhan balita dengan diare Metode: Studi observasional analitik potong lintang pada 40 balita (usia 6-59 bulan). Dua puluh balita mendapatkan zinc (10-20mg/hari sesuai usia + oralit, sedangkan 20 balita lainnya hanya mendapat oralit. Kesembuhan di evaluasi pada hari ke-7. Analisis menggunakan uji Chi-square. Hasil: Dari 20 balita yang diberi zinc , 15(75%) sembuh; sedangkan dari 20 balita tanpa zinc hanya 7 (355) sembuh. Uji Chi-square menunjukan perbedaan bermakna (X2 = 4,85; p = 0,028). Kesimpulan: Suplementasi zinc terbukti efektif mempercepat kesembuhan pada balita yang sedang mengalami diare.
PROFIL MUTU INFORMASI DENGAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG: STUDI DESKRIPTIF Putu Eva Yuni Dyantari; Sumiati; Titin Novayanti Dey; Ni Putu Citra Laksmi; Luh Citrarasmi Dara Mestika; Luh Yenny Armayanti; Fatmawati; Sumiati⁷
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27149

Abstract

Tingginya angka pernikahan dini yang dialami oleh perempuan muda di bawah usia 20 tahun masih menjadi fenomena di beberapa daerah di Indonesia. Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu kabupaten yang mengalami peningkatan jumlah pernikahan dini pada perempuan setiap tahunnya dimana peningkatan yang signifikan terjadi pada tahun 2020, namun pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 286. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pernikahan dini dengan mutu informasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Tulungagung pada bulan Mei 2023. Besar sampel adalah yang menikah antara tahun 2020 sampai dengan 2022, dengan jumlah 96 perempuan yang menikah dini dan 192 perempuan yang belum menikah, dengan menggunakan random sampling melalui purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Nilai yang diperoleh (OR=5,645) memiliki arti bahwa perempuan yang menerima mutu informasi negatif memiliki peluang 5,645 kali lebih besar untuk menikah di usia dini dibandingkan dengan mereka yang tidak menikah di usia dini. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pernikahan dini dengan mutu informasi yang diterima perempuan. Semakin rendah usia pernikahan pertama, semakin terbatas akses dan kualitas informasi
Gambaran Faktor Terjadinya Kenaikan Berat Badan Berlebih Pada Ibu Hamil Tm III Di Poliklinik Kebidanan RSU Islam Cawas atikah, aini; Sugita; Dwo Retna Prihati
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27158

Abstract

Latar Belakang: Berat badan berlebih yang biasa dianggap overweight atau kegemukan merupakan keadaan serba berlebih dengan resiko besar terhadap kesehatan seseorang. Berat badan berlebih merupakan kondisi medis di mana terjadi penumpukan lemak yang berlebihan dalam tubuh. Beberapa penyebab terjadinya kondisi tersebut yang akan diangkat dalam penelitian ini nanti yaitu genetik, sedentary life, pola makan, dan aktifitas fisik.  Tujuan: Untuk mengetahui gambaran faktor terjadinya berat badan berlebih pada ibu hamil di poliklinik kebidanan RSU Islam Cawas. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian observasi deskriptif. Sampel yang digunakan yaitu 35 orang. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner. Dengan cara pengambilan dari data primer dan sekunder. Yang kemudian diolah melalui editing, coding, skoring, entry data dan cleaning.  Hasil: Karakteristik subjek berdasarkan IMT 14 orang berada pada kategori normal (40%), tetapi secara keseluruhan 100% masuk dalam kategori keniakan berat badan berlebih. Faktor genetik 29 orang (82,86%) memiliki genetik BB berlebih, faktor sedentary life 27 orang (77,145) pada kategori tinggi, faktor pola makan 23 orang (65,71%) kategori baik, dan faktor aktifitas fisik 35 orang (100%) kategori sedang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor terjadinya berat badan berlebih yang paling dominan yaitu pada genetik.
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 1-5 TAHUN Emi Wulandari; Dwi Yanti
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27860

Abstract

Masalah gizi yang merupakan masalah kesehatan masyarakat, dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain pola asuh gizi. Masalah gizi buruk di Indonesia memang harus mendapatkan perhatian khusus. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan status gizi balita di posyandu mekar IV Desa Pelem Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasinya adalah ibu balita di Posyandu Mekar IV Desa Pelem Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, Uji statistic menggunakan Friedman dengan taraf signifikasi = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa proporsi responden tentang pola asuh dengan status gizi sejumlah 27 responden. Berdasarkan hasil pengujian data di atas -value= 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa menunjukkan nilai signifikan terdapat hubungan pola asuh dengan status gizi balita di Posyandu Mekar IV Desa Pelem Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. Kesimpulan dari penelitian ini: ada hubungan pola asuh ibu terhadap status gizi= 0,000. Saran yang diberikan diharapkan petugas kesehatan sebaiknya lebih sering memberikan penyuluhan kepada ibu yang mempunyai balita agar memberikan asah asih asuh yang baik sehingga bias menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Perlu ada pemantauan perilaku ibu dalam pemberian gizi secara intensif sehingga angka kejadian gangguan gizi dapat diminimalkan.
KORELASI KADAR C-RP DENGAN JUMLAH LEUKOSIT PADA SANTRI PONDOK PENDERITA TB PARU YANG MELAKUKAN PENGOBATAN DI RUMAH SAKIT X KOTA KEDIRI Siska Kusuma Wardani; Erawati; Triffit Imasari
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27861

Abstract

Infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis menyebabkan tuberkulosis paru, suatu kondisi peradangan pada jaringan paru-paru. Sebagai respons terhadap infeksi, tubuh mengaktifkan sistem pertahanan dengan menghasilkan senyawa peradangan seperti sitokin pro-inflamasi (IL-6). Senyawa ini berperan penting dalam memicu hati untuk memproduksi protein fase akut, seperti C-Reactive Protein (CRP). Respons peradangan ini sering kali menimbulkan manifestasi hematologi, di mana jumlah sel darah putih atau leukosit meningkat secara signifikan melebihi kadar normal. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara kadar CRP dan jumlah leukosit pada santri pondok yang sedang menjalani pengobatan TB Paru Metode penelitian dengan desain observasional analitik untuk menganalisis hubungan antara kadar CRP dan jumlah leukosit pada santri pondok yang sedang menjalani pengobatan TB Paru. Uji statistik penelitian ini menggunakan metode Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara kadar CRP dan jumlah leukosit pada passion TBC paru yang dirawat di Rumah Sakit X, Kota Kediri (p-value = 0.001, r = 0.780). Rata-rata hasil pemeriksaan kadar CRP dari 15 responden 33.60 Mg/dl dan Rata-rata hasil pemeriksaan jumlah leukositnya adalah. Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan adanya korelasi antara kadar CRP dengan jumlah leukosit pada pasien TB Paru yang menjalani pengobatan di Rumah Sakit X, Kota Kediri.