cover
Contact Name
Sugeng Maryanto
Contact Email
sugengmaryanto99@gmail.com
Phone
+6281225183599
Journal Mail Official
sugengmaryanto99@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
ISSN : 19780346     EISSN : 25803751     DOI : 10.35473
Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang gizi, baik yang bergerak di bidang pendidikan gizi maupun yang bergerak di bidang pelayanan gizi di rumah sakit dan puskesmas, serta para praktisi gizi di dinas kesehatan maupun institusi-institusi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 280 Documents
Factors Related To The Event Of Less Nutrition In Children Age 37-59 Months In The Center Of Public Health In Kaubele District Biboki Moenleu North Central Timor Regency Elisabeth Usfal; Sugeng Maryanto; Indri Mulyasari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i1.106

Abstract

Malnutrition problems in children under five can be influenced by energy intake, protein intake and the incidence of diarrhea. The purpose of the study was a factors associated with the incident of malnutrition in children aged 37-59 months at The Center Of Public Health Kaubele Moenleu Biboki District North Central Timor Regency.This study was a correlation descriptive study with a cross sectional approach. The sample consisted of 78 toddlers at the Kaubele The Center Of Public Health, Biboki Moenleu District, North Central Timor Regency, taken by proportional random sampling technique. Data collection instrument using secondary data from weighing results, kueisoner, form SFFQ. Data analysis using chi-square (α = 0.05). The result of this study indicated that there were intake energy good 8 toddlers ( 10.3 % ) , energy less 70 toddlers ( 89.7 % ); protein intake more 2 toddlers ( 2.6 % ) , protein good 32 toddlers ( 41.0 % ) , less 44 toddlers ( 56.4 % ); toddlers who do not diarrhea 36 toddlers ( 46.2 % ) , diarrhea 42 toddlers ( 53.8 % ); toddlers normal weight of 30 toddlers ( 38.5 % ) , toddlers weight less 48 toddlers ( 61.5 % ); There is correlation between intake energy , protein intake and the chain diarrhea with the genesis malnutrition in toddlers ( p = 0.025, p = 0.002 and p = 0.000 ). There is correlation between intake energy , protein intake and the chain diarrhea with the genesis malnutrition in toddlers 37-59 months in The Center Of Public Health Kaubele Biboki Moenleu District North Central Timor Regency.
Gaya Hidup Terhadap Kejadian Overweight Pada Anak SD di Kabupaten Pangkep Tahun 2020 Rate, Suherman; Kurnia Yusuf; Fitri Wahyuni
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.107

Abstract

Overweight is a condition where the body experiences a buildup of fat in the body so that the body weight is outside the ideal limit. This study aims to determine whether the habit of snacking, fast food, physical activity is related to the incidence of overweight in elementary school children at SDN 18 Tumampua 1, Pangkep Regency. This type of research is an observational study using a cross sectional design. The results showed that there was a relationship between eating habits and the incidence of overweight with a p-value of 0.000, there was a relationship between fast food and overweight with a p value of 0.000, there was a relationship between physical activity and the incidence of overweight with a p-value of 0.000. The conclusion is based on the results of the study, namely the existence of snack habits, fast food, physical activity related to the incidence of overweight in elementary school children at SDN 18 Tumampua 1 Kab.Pangkep Abstrak Overweight merupakan kondisi dimana tubuh mengalami penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga membuat berat badan berada di luar batas ideal. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah kebiasaan jajan, fast food, aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian overweight pada anak sekolah dasar di SDN 18 Tumampua 1 Kab.Pangkep. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kebiasaan jajan dengan kejadian overweight dengan hasil nilai p 0.000, adanya hubungan makanan fast food dengan kejadian overweight dengan hasil nilai p 0.000, adanya hubungan aktivitas fisik dengan kejadian overweight dengan hasil nilai p 0.000. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian yaitu adanya kebiasaan jajan, fast food, aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian overweight pada anak sekolah dasar di SDN 18 Tumampua 1 Kab.Pangkep
Pemenuhan Gizi Berdasarkan AKG Bagi Anak di Lembaga Pemasyarakatan Mengenai Hak Mendapatkan Makanan yang Layak Setiawati, Mutiah; Mitro Subroto
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.108

Abstract

Nutritional Adequacy Rate (RDA) is the level of consumption of various essential nutrients with a value content that is used to meet the nutritional needs of an average healthy person living in a country. The AKG determination in Indonesia is based on the provisions regarding body weight for each gender, age and periodic physical activity according to the population survey. Where nutrition is a factor in child development. Children in prison have the right to obtain nutrition in accordance with the nutritional adequacy standard of 2,240 kcal / day. This has been regulated in Permenkumham No. 40 of 2017 concerning Food Administration for Prisoners, Children and Prisoners. The fulfillment of nutritional value is based on the use of food ingredients for 10 days / child. This juridical normative research focuses on literature study with three legal materials, namely primary legal materials using regulations regarding AKG standards, secondary legal materials with journals, books, research results, and documents and tertiary legal materials in the form of legal dictionaries, encyclopedias. The results showed that prisons have provided children's rights in the form of fulfillment of proper food, but it is still necessary to provide nutritional needs based on differences in children's nutritional status in order to obtain balanced nutrition according to the AKG standards that have been set so that they do not experience errors due to excess nutrition (overnutrition) and malnutrition (undernutrition). Abstrak Angka Kecukupan Gizi (AKG) merupakan tingkatan konsumsi berbagai zat gizi esensial dengan kandungan nilai yang digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan gizi rata-rata orang sehat yang hidup disuatu negara. Penetapan AKG di Indonesia berdasarkan pada ketentuan mengenai berat badan untuk setiap gender, umur dan aktifitas fisik secara berkala sesuai dengan survei penduduk. Dimana gizi menjadi faktor dalam tumbuh kembang anak. Anak di dalam lapas berhak memperoleh gizi sesuai dengan standar kecukupan gizi sebesar 2.240 kkal/hari. Hal ini telah diatur dalam Permenkumham No 40 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Makanan bagi Tahanan, Anak dan Narapidana. Pemenuhan nilai gizi didasarkan pada penggunaan bahan makanan untuk 10 hari/anak. Penelitian ini bersifat yuridis normatif yang memfokuskan pada studi kepustakaan dengan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer menggunakan peraturan-peraturan mengenai standar AKG, bahan hukum sekunder dengan jurnal, buku, hasil penelitian, dan dokumen serta bahan hukum tersier berupa kamus hukum, ensiklopedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapas sudah memberikan hak anak berupa pemenuhan makanan yang layak, namun masih perlunya pemberian kebutuhan gizi berdasarkan perbedaan status gizi anak yang agar diperoleh gizi yang seimbang sesuai dengan standar AKG yang telah ditetapkan sehingga tidak mengalami kesalahan akibat kelebihan gizi (overnutrition) dan kekurangan gizi (undernutrition).
Pengaruh Substitusi Tepung Bit Merah Terhadap Aktivitas Antioksidan dan Daya Terima Pada Cookies Tepung Tempe Permatasari, Oktavina; Nastitie Cinintya Nurzihan; Arwin Muhlishoh
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.121

Abstract

This research is an experimental study that aims to make a cookies formulation of tempeh flour substituted with red bit flour. The experimental design used was a completely randomized design with subtitution of red bit flour to tempeh flour cookies with different concentrations. The process of making cookies includes mixing flour, mixing margarine, egg, refined sugar then process to mixer, molding, and baking using the oven. The organoleptic test (preference) involved 30 semi-trained panelists. Tempe flour cookies with substitution of red bit flour with 4 formulations, formulation 1 with 0% concentration (control), formulation 2 with 12% substitution of red bit flour, formulation 3 with 15% red bit flour substitution, and formulation 4 with 18% red bit flour substitution. %. The results of the organoleptic assessment scores by panelists were analyzed using Excel 2010 and SPSS with descriptive tests. Based on the results of the analysis, it was found that cookies formulation 2 was the most preferred by panelists in terms of taste, color, smell, and texture. Based on the test of antioxidant activity of cookies formulation 2 30690 µg/mL, its means that it still potential as an antioxidant substance weak as classified. ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk membuat formulasi cookies tepung tempe yang disubstitusi dengan tepung bit merah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan perlakuan penambahan tepung bit merah pada cookies tepung tempe dengan konsentrasi yang berbeda. Proses pembuatan cookies meliputi pencampuran tepung, pengocokan margarin, telur, gula halus dengan mixer, pencetakan, dan pemanggangan menggunakan oven. Uji organoleptik (kesukaan) melibatkan 30 panelis semi terlatih. Cookies tepung tempe dengan substitusi tepung bit merah dengan 4 formulasi yaitu formulasi 1 konsentrasi 0% (kontrol), formulasi 2 dengan 12% substitusi tepung bit merah, formulasi 3 dengan substitusi tepung bit merah 15%, dan formulasi 4 dengan susbtitusi tepung bit merah 18%. Hasil skor penilaian organoleptik oleh panelis dianalisis menggunakan Excel 2010 dan SPSS dengan uji deskriptif. Berdasarkan hasil analisis didapatkan cookies formulasi 2 adalah yang paling disukai oleh panelis dari segi rasa, warna, aroma, dan tekstur. Berdasarkan hasil uji aktivitas antioksidan cookies formulasi 2 yaitu 30690 µg/mL yang artinya masih berpotensi sebagai zat antioksidan namun tergolong sangat lemah.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Video Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Anemia Pada Remaja Putri SMPN 1 Turikale Tahun 2020 ASMAWATI, NUR; Icha Dian Nurcahyani; Kurnia Yusuf; Fitri Wahyuni; St Mashitah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.122

Abstract

Anemia suppresses a condition where hemoglobin rates in the blood is lower than its normal value which is commonly caused by a lack of some gizi nutrients in foods that our body desperately needs. According to world Health Organization (WHO) data, anaemia in putri teenagers is still high enough, the world's anemic crossings range from 40-88%. The purpose of this scrutiny to verify whether there is a video media complimentary influence on the knowledge and attitude of anaemia in teenage daughter SMPN 1 Turikale. The type of scrutiny used is quasi Experimental ruin scrutiny using the normal reinsuance plan design also we mentioned with the term "One Group Pre and Posttest". The population on this scrutiny is the SMPN 1 Turikale siswi, a sample intake on this scrutiny using Purposive Sampling techniques with a total of 40 siswis. This review shows the increased knowledge and attitude of the graduates after completion using video media. Wilcoxon Signed Rank Test test shows that compilation using video media has meaningful influence on the knowledge and attitude of graduates about anemia with the knowledge results of p=0,000 (p<0,05) and attitudes of 0,001 (p<0,05). There is a influence on the influence of compilation using video media against knowledge and attitudes about anaemia on the teenage daughter of SMPN 1 Turikale 2020. ABSTRAK Anemia merupkan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin didalam darah lebih rendah dari nilai normalnya yang biasa diakibatkan oleh kurangnya beberapa zat gizi pada makanan yang sangat diperlukan oleh tubuh kita. Menurut data World Health Organization (WHO), anemia pada remaja putri masih cukup tinggi, persentase anemia di dunia berkisar antara 40-88%. Tujuan penelitian ini untuk menetahui apakah ada pengaruh penyuluhan menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap tentang anemia pada remaja putri SMPN 1 Turikale. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen desain penelitian ini menggunakan desain rancangan perlakuan ulang biasa juga kita sebut dengan istilah “One Group Pre and Posttest”. Populasi pada penelitian ini adalah siswi SMPN 1 Turikale, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan total samel 40 siswi. Penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap siswi setelah dilakukan penyuluhan menggunakan media video. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa penyuluhan menggunakan media video memiliki pengaruh yang bermakna terhadap pengetahuan dan sikap siswi tentang anemia dengan hasil pengetahuan p=0,000 (p<0,05) dan sikap 0,001 (p<0,05). Ada pengaruh penyuluhan menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap tentang anemia pada remaja putri SMPN 1 Turikale tahun 2020.
Efektivitas Edukasi Komik Dan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Orangtua Siswa Sekolah Dasar Mengenai Phbs Untuk Pencegahan Penularan Virus COVID-19 Rustiarini, Fabiola Shania Alicia; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Sintha Fransiske Simanungkalit; Nanang Nasrullah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.124

Abstract

COVID-19 is currently a major health problem worldwide. Indonesia is one of the countries affected and is in the 21st position with the most positive cases of Covid in the world. Children who are exposed to the Covid-19 virus usually only cause mild symptoms or even cause no symptoms. This makes children a source of spreading the virus without realizing it. Therefore, education on how to prevent the transmission of Covid-19 (Clean and Healthy Living Behavior) is important to prevent children from being exposed to the Covid-19 virus and becoming a source of infection without realizing it. To determine the effect of comic education and leaflets on increasing the knowledge of parents of elementary school students about PHBS for preventing the transmission of the Covid-19 virus. This study used a quasy experimental design with a desaign pre-post test group design involving 68 parents of grade V students who were selected by cluster random sampling. Knowledge data collection is carried out online. There were differences in respondents' knowledge of the effect of comics education media use (p = 0,) and leaflets (p = 0,). There is an effect of nutrition education through comics and leaflets on knowledge about Clean and Healthy Living Behaviors in parents of elementary school students as an effort to prevent the transmission of the Covid-19 virus. ABSTRAK COVID-19 saat ini menjadi masalah kesehatan paling utama di seluruh dunia. Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak dan menduduki posisi ke-21 dengan kasus positif Covid terbanyak di dunia. Anak yang terpapar virus Covid-19 biasanya hanya menimbulkan gejala ringan atau bahkan tidak menimbulkan gejala. Hal ini membuat anak menjadi sumber penyebaran virus tanpa disadari. Oleh sebab itu, edukasi mengenai cara pencegahan penularan Covid-19 (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) penting dilakukan untuk mencegah anak terpapar virus Covid-19 dan menjadi sumber penularan tanpa disadari. Mengetahui efektivitas edukasi komik dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan orangtua siswa sekolah dasar mengenai PHBS untuk pencegahan penularan virus Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental dengan rancangan pre-post test group desaign dengan melibatkan 68 orangtua siswa kelas V yang dipilih dengan cluster random sampling. Pengambilan data pengetahuan dilakukan secara daring. Ada perbedaan pengetahuan responden terhadap efektivitas penggunaan media edukasi komik (p=0,) dan leaflet (p=0,). Media komik dan leaflet dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada orangtua siswa sekolah dasar sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19. Media leaflet dianggap lebih efektif karena peningkatan rata-rata skornya lebih besar daripada kelompok media komik.
Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Gizi Makro, Status Gizi dan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Atlet Bulutangkis di PB Jaya Raya Ragunan Jakarta Suciana, Aulya Marthadina Suciana; Nazhif Gifari; Laras Sitoayu; Rachmanida Nuzrina; Dudung Angkasa
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.125

Abstract

An athlete is required to always maintain his physical fitness. Fitness is one indicator in determining a person's health, especially for an athlete. The fitter a person is, the healthier that person will be. This study aims to analyze the relationship between the level of macro nutrient adequacy, nutritional status and physical activity on the badminton athletes in PB Jaya Raya club. This study used a quantitative research design with a cross sectional study design and a sample of 32 athletes. Data obtained through online google form, namely data on carbohydrate, protein, fat intake with a 3x24 hour food record, nutritional status with BMI/U and Physical activity using the IPAQ questionnaire sheet. Data analysis used the Spearman Rank Correlation Test. As many as 28 (87.5%) of respondents had insufficient levels of carbohydrate adequacy, and as many as 31 (96.9%) of respondents had a higher level of protein sufficiency as well as an adequate level of fat 31 (96.9%) of respondents had sufficient levels of sufficiency of excess fat. It is known that 19 (59.4%) respondents have a moderate level of physical activity. And it is known that as many as 25 (78.1%) respondents are fit. There was no significant relationship between all research variables (p≥0,05). The conclusion of this study shows that there is no relationship between the level of carbohydrate adequacy, protein adequacy level, fat adequacy level, nutritional status and physical activity on athletes fitness (p≥0,05). There is no significant relationship between the adequacy level of macro nutrients, nutritional status and physical activity on the fitness of badminton athletes. Abstrak Seorang atlet dituntut untuk selalu menjaga kebugaran jasmaninya. Kebugaran adalah salah satu indikator untuk menentukan derajat kesehatan seseorang, terutama untuk seorang atlet. Semakin bugar seseorang maka semakin sehat juga orang tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat kecukupan zat gizi makro, status gizi dan aktivitas fisik terhadap kebugaran pada atlet bulutangkis yang berada di klub PB Jaya Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dan sampel berjumlah 32 atlet. Data diperoleh melalui online google form yaitu data asupan karbohidrat, protein, lemak dengan food record 3x24 jam, status gizi dengan IMT/U dan aktivitas fisik dengan lembar kuesioner IPAQ. Analisis data menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Sebanyak 28 (87,5%) responden memiliki tingkat kecukupan karbohidrat yang kurang, serta sebanyak 31 (96,9%) responden memiliki tingkat kecukupan protein yang lebih begitu pun dengan tingkat kecukupan lemak 31 (96,9%) responden memiliki tingkat kecukupan lemak yang berlebih. Diketahui sebanyak 19 (59,4%) responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang. Serta diketahui bahwa sebanyak 25 (78,1%) responden bugar. Tidak ada hubungan yang signifikan pada seluruh variabel penelitian (p≥0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara tingkat kecukupan karbohidrat, tingkat kecukupan protein, tingkat kecukupan lemak, status gizi dan aktivitas fisik terhadap kebugaran atlet (p ≥ 0,05). Tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat kecukupan zat gizi makro, status gizi dan aktivitas fisik terhadap kebugaran atlet bulutangkis.
Kelaikan Penyelenggaraan Makanan pada Rumah Makan berdasarkan Pemeriksaan Fisik dan Laboratorium Dwi Alristina, Arie; Rossa Kurnia Ethasari; Dewinta Hayudanti
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.126

Abstract

Various kinds of health problems that commonly occur in restaurants include food poisoning and diarrhea outbreaks caused by negligence in the process of organizing food. Therefore, the fulfillment of food hygiene and sanitation is needed in testing the feasibility of organizing food according to the provisions stipulated based on Permenkes RI No. 1096 / Menkes / PER / VI / 2011 concerning Jasaboga Sanitation Hygiene. This research was conducted to assess the feasibility of serving food in a restaurant. The study was conducted descriptively through an experimental and observational design. The instrument used was a physical test by interview and observation as well as laboratory test of food samples and tableware. Physical test includes requirements for food hygiene and sanitation consisting of building elements, sanitation facilities, personnel / handlers, equipment and food. The results of the feasibility assessment at the Jibsteak Restaurant were 70.08%, where the eligibility standard for the A3 class restaurants was 74%. This means that the restaurant has not met the feasibility of physically organizing food. Likewise, the results of laboratory tests on eating utensils and food were still found to be contaminated with E. coli bacteria. This means that the restaurant also has not met the eligibility standards by laboratory tests which require the E. coli germ count 0 / gr of food samples. ABSTRAK Berbagai macam masalah kesehatan yang biasa terjadi di rumah makan diantaranya adalah keracunan makanan dan wabah penyakit diare yang diakibatkan karena kelalaian dalam proses penyelenggaraan makanan. Oleh karena itu terpenuhinya higiene dan sanitasi makanan sangat diperlukan dalam uji kelaikan penyelenggaraan makanan sesuai ketentuan yang diatur dalam Permenkes RI No. 1096/Menkes/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Penelitian ini bertujuan menilai kelaikan penyelenggaraan makanan di rumah makan. Metode: Penelitian dilakukan secara deskriptif melalui pendekatan analisa kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah pemeriksaan fisik dengan wawancara dan observasi serta pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan peralatan makan. Hasil: Pemeriksaan fisik meliputi persyaratan higiene dan sanitasi makanan yang terdiri atas unsur bangunan, fasilitas sanitasi, ketenagaan/penjamah, peralatan dan makanan. Hasil penilaian kelaikan pada Rumah Makan Jibsteak sebesar 70,08% dimana standar kelaikan untuk rumah makan golongan A3 sebesar 74%. Hal ini berarti rumah makan tersebut belum memenuhi kelaikan penyelenggaraan makanan secara fisik. Begitu pula hasil pemeriksaan laboratorium pada peralatan makan dan makanan masih ditemukan kontaminasi bakteri E. coli. Hal ini berarti rumah makan tersebut juga belum memenuhi standar kelaikan secara pemeriksaan laboratorium yang mensyaratkan angka kuman E. coli 0/gr sampel makanan.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Tekanan Darah Pada Usia Produktif Penderita Hipertensi Di Kelurahan Pringapus Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang Alif Fitriana Nur Rokhmah; Faridah Aini; Zumrotul Choiriyyah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 14 (2015): JURAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga yang dianjurkan untuk penderita hipertensi adalah senam aerobik low impact. Setelah senam maka akan terjadi vasodilatasi pembuluh darah sehingga aliran darah yang akan dialirkan keseluruh tubuh lancar, sehingga tekanan yang ada di dalam darahpun menurun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh senam aerobik low impact terhadap tekanan darah pada usia produktif di Kelurahan Pringapus Kabupaten Semarang. Penelitianini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode Quasi Experimental Design. Populasi yang diteliti semua pasien pada usia produktif di Kelurahan Pringapus Kabupaten Semarang. Jumlahsampelsebanyak 34 responden yang dibagidalamkelompok kontroldanintervensi. Pengambilan sampel dengan Purporsive Sampling dan alat pengumpul data dengan Spygmomanometer dan Stetoskop. Senam dilakukan 3 kali seminggu saat pagi hari pada kelompok intervensi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan apapun. Uji analisis data menggunakan T-Test Dependent dan T-Test Independent. Tekanan darah pada kelompok intervensi setelah senam terjadi penurunan tekanan darah sistolik sebanyak 13,24 mmHg dan tekanan darah diastoliknya menurun 15 mmHg, dengan p value 0,000. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian senam aerobik low impact terhadap tekanan darah pada usia produktif penderita hipertensi di Kelurahan Pringapus Kabupaten Semarang. Saran bagi masyarakat, dapat memanfaatkan senam ini sebagai alternatif untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Bagi tenaga kesehatan, dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis untuk penatalaksanaan dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Bagi peneliti lain, dianjurkan untuk melakukan pengawasan terhadap faktor yang mempengaruhi tekanan darah.
Hubungan Peran Orang Tua Dengan Kepribadian Anak Pra Sekolah Di Tk Pertiwi 39 Karang Malang Mijen Semarang Aprystia Lutfi R.F.R
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 14 (2015): JURAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia prasekolah adalah anak dengan usia 3-5 tahun. Kurun usia prasekolah disebutdengan masa keemasan (The Golden age). Kepribadian adalah cirri, karakteristik atau sifat khasdari diri seseorang yang bersumber dari bentukan, yang diterima dari lingkungan, misalnya keluargapada masa kecil, dan juga bawaan sejak lahir. Peranan orang tua menggambarkan seperangkatperilaku interpersonal, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasitertentu peran individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga,kelompok dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran orang tuadengan Kepribadian anak prasekolah di TK Pertiwi39 Karang Malang Mijen Semarang.Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectionaldengan populasi anak prasekolah 33orang. Metode pengambilan sampel menggunakan teknikpurposive sampling dengan sampel sebanyak 33orang. Alat pengambilan data berupa kuesionerperan orang tua dan Kepribadian. Uji analisis Univariat menggunakan distribusi frekuensi dan ujianalisis bivariatnya menggunakan Kendall Tau.Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan uji Kendall Tau diperoleh nilai Korelasi =0,410 dengan p value 0,007, sehingga ada hubungan dengan kekuatan yang sedang antara peranorang tua dengan Kepribadian anak prasekolah di TK Pertiwi 39 Karang Malang Mijen Semarang.Bagi orang tua diharapkan dapat memberikan peran orang tua yang baik guna membentukkepribadian anak yang baik

Page 10 of 28 | Total Record : 280


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 14 No 2 (2022): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 27 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 1 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 26 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 25 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 24 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 23 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 22 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 19 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 18 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN0 Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 14 (2015): JURAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 13 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 6 No 11 (2014): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 10 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 9 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 8 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 7 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 6 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 5 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 4 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 3 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN More Issue