cover
Contact Name
Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin309@gmail.com
Phone
+6287850172545
Journal Mail Official
ayaqin309@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
ISSN : 25499157     EISSN : 25793543     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Al-Iman: Jurnal Keislaman dan kemasyarakatan adalah jurnal Jurnal ini memuat kajian-kajian pemikiran keislaman dan Kemasyarakatan dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah ditulis mengikuti standar karyatulis ilmiah dengan menyertakan refrensi (footnote) diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-30 halaman, serta menyertakan Abstrak dengan dua bahasa; Indonesia dan Inggris, ruang lingkup judul harus spesifik pada satu permasalahan dan tempat. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi. Redaktur dapat melakukan perubahan pada tulisan yang dimuat untuk keseragaman format, tanpa mengubah substansinya. Jurnal ini bermitra bestari yang diterbitkan dua kali setahun dalam bentuk cetak dan online oleh STID Raudlatul Iman. Pernyataan ini menjelaskan perilaku etis seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan artikel dalam Al-Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan termasuk penulis, dewan penyunting, mitra bestari, dan penerbit. http://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/aliman/etikapublikasi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 227 Documents
Religiusitas Masyarakat Desa Errabu Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Ilham, Lailul
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Pemberdayaan Komunitas Dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Lingkungan Kabupaten Sumenep Yaqin, Ainul
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 9 No. 1 (2025): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pemberdayaan komunitas dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik di Kabupaten Sumenep, dengan fokus utama pada wilayah Kecamatan Batuan. Wilayah ini dipilih karena merupakan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) satu-satunya di kabupaten tersebut dan memiliki beberapa inisiatif lokal dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pemberdayaan yang berkembang di masyarakat, menelaah efektivitas pendekatan yang diterapkan (baik edukatif, ekonomis, maupun berbasis sosial budaya) serta menganalisis peran aktor-aktor lokal seperti pemerintah desa, LSM, dan komunitas lingkungan. Penelitian juga akan menggali tantangan serta peluang yang dihadapi dalam implementasi strategi pemberdayaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan kajian literatur. Subjek penelitian dipilih secara purposive, terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, pengelola bank sampah, warga, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, dan LSM lingkungan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi penguatan program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan, sekaligus menjadi referensi kebijakan berbasis kearifan lokal dan partisipasi masyarakat.
ANALISIS SEJARAH DAN PERKEMBANGAN TARI ZAPIN MELAYU Putri, Areefa Zahira; Nofiani, Julia; Saputri, Arliani; Ardiansyah, Muhammad; Maryamah
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 9 No. 2 (2025): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zapin Melayu, a prominent traditional Malay dance, stands as a vibrant embodiment of Malay cultural heritage in Southeast Asia. This article offers a comprehensive exploration of Zapin Melayu, delving into its multifaceted dimensions. Originating from Arab influences, particularly the Hadhramaut region, Zapin Melayu has evolved into a distinct Malay artistic expression, characterized by its lively tempo, intricate footwork, and graceful hand movements. Accompanied by traditional musical instruments such as the gambus, marwas, gendang, and biola, Zapin Melayu performances are rich in rhythm and melody. Beyond its aesthetic appeal, this dance holds profound cultural and social significance for Malay communities. It functions as a crucial marker of Malay identity, reflecting historical connections, social values, and communal unity. This article examines the historical trajectory of Zapin Melayu, tracing its development and adaptation across different Malay regions. It analyzes the choreographic elements, musical structures, and symbolic meanings embedded within the dance, highlighting its role in social gatherings, ceremonies, and cultural celebrations. Furthermore, the article discusses the contemporary status of Zapin Melayu, addressing efforts towards its preservation and promotion in the face of modernization and globalization. Ultimately, this study underscores the enduring importance of Zapin Melayu as a living heritage, continually contributing to the richness and diversity of Malay culture and artistic traditions. Abstrak Zapin Melayu, sebuah tarian tradisional Melayu yang terkemuka, berdiri sebagai perwujudan dinamis dari warisan budaya Melayu di Asia Tenggara. Artikel ini menawarkan eksplorasi komprehensif tentang Zapin Melayu, menggali dimensi-dimensinya yang beragam. Berasal dari pengaruh Arab, khususnya wilayah Hadhramaut, Zapin Melayu telah berkembang menjadi ekspresi seni Melayu yang khas, dicirikan oleh temponya yang hidup, gerakan kaki yang rumit, dan gerakan tangan yang anggun. Diiringi oleh alat musik tradisional seperti gambus, marwas, gendang, dan biola, pertunjukan Zapin Melayu kaya akan ritme dan melodi. Lebih dari sekadar daya tarik estetikanya, tarian ini memiliki signifikansi budaya dan sosial yang mendalam bagi masyarakat Melayu. Ia berfungsi sebagai penanda penting identitas Melayu, mencerminkan koneksi historis, nilai-nilai sosial, dan persatuan komunal. Artikel ini mengkaji lintasan sejarah Zapin Melayu, menelusuri perkembangan dan adaptasinya di berbagai wilayah Melayu. Artikel ini menganalisis elemen koreografi, struktur musik, dan makna simbolis yang tertanam dalam tarian, menyoroti perannya dalam pertemuan sosial, upacara, dan perayaan budaya. Lebih jauh, artikel ini membahas status kontemporer Zapin Melayu, membahas upaya pelestarian dan promosinya dalam menghadapi modernisasi dan globalisasi. Pada akhirnya, studi ini menekankan pentingnya Zapin Melayu yang berkelanjutan sebagai warisan hidup, yang terus menerus berkontribusi pada kekayaan dan keragaman budaya dan tradisi seni Melayu.
Silaturahmi Sebagai Upaya Moderasi Beragama di Indonesia (Studi Analisis Surah An-Nisa' (4) Ayat 1 dan Surah Maryam (19) Ayat 96) Nurhayati, Nurhayati
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent years, cases of religious blasphemy have frequently occurred in Indonesia. According to the Indonesian Legal Aid Foundation (YLBHI), there were 38 cases of blasphemy between January and May 2020 in several provinces, such as South Sulawesi, East Java, North Maluku, and West Java, which targeted children aged 14 years, 15 years, and 16 years through social media. The irony is that this case attacks the age of children and adolescents, who should be the hopeful generation of Indonesia in the future to be more advanced, including in maintaining the integrity and harmony of religious communities in Indonesia. But in fact, they commit acts of blasphemy, which can lead to polemics or disputes. The method used in this article is qualitative with the type of library research. This article will describe three problem formulations: 1) How is religious moderation in Indonesia? 2) What is the meaning of friendship and psychological struggle? 3) How is silaturrahmi an effort to moderate religion in Indonesia? In the Qur'an'n surah an-Nisā' (4) verse 1 and sura Maryam (19) verse 96, Allah commands to maintain brotherhood (friendship), both amongh fellow Muslims and non-Muslims. Because this can facilitate communication and a sense of brotherhood, mutual respect arises for both fellow Muslims and non-Muslims, and religious moderation in Indonesia can be realized.
Analisis Pesan Dakwah dalam Konten Tiktok Oki Setiana Dewi Zahrah, Nika Sarifah; Abdur Razzaq; Hidayat; Muhammad Randicha Hamandia
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As time goes by, da'wah requires existence in its delivery in accordance with the current developments of da'wah, with the many online media currently, TikTok is the newest medium for delivering da'wah which is equipped with supporting features such as photos, videos, and written captions. This study aims to reveal the da'wah messages contained in Ustazah Oki Setiana Dewi's tiktok account which includes the da'wah messages of Akidah, Sharia, and Morals. The type of research used is content analysis which aims to study da'wah messages, using a qualitative research approach which aims to find certain meanings or sentences in the object under study. The results of the study show that the da'wah messages contained in Ustazah Oki Setiana Dewi's tiktok account are messages of Aqidah which include faith in Allah, faith in angels, faith in Allah's books, faith in apostles, faith in the Last Day, faith in Qada and Qadar. Sharia messages which include worship which explains the implementation of the repentance prayer, and muamalah, namely munakahat (marriage law), protecting the husband's family and assets. And moral messages which include morals to God, as well as morals towards fellow human beings. Seiring dengan berjalannya waktu dakwah membutuhkan eksistensi dalam penyampaiannya sesuai dengan perkembangan dakwah saat ini, dengan banyaknya media online saat ini tiktok merupakan media terbaru dalam penyampaian dakwah yang dilengkapi dengan fitur pendukung seperti foto, video, dan keterangan tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pesan dakwah yang terdapat pada akun tiktok Ustazah Oki Setiana Dewi yang meliputi pesan dakwah Akidah, Syariah, dan Akhlak. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis isi yang bertujuan untuk mengkaji pesan dakwah, dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menemukan arti atau kalimat tertentu dalam objek yang diteliti. Hasil dari penelitian menunjukkan pesan dakwah yang terdapat pada akun tiktok Ustazah Oki Setiana Dewi yakni pesan Akidah yang meliputi iman kepada Allah, iman kepada malaikat, iman kepada kitab-kitab Allah, iman kepada rasul, iman kepada Hari Akhir, iman kepada Qada dan Qadar. Pesan Syariah yang meliputi ibadah yang menjelaskan mengenai pelaksanaan salat taubat, dan muamalah yaitu munakahat (hukum pernikahan), melindungi keluarga dan harta suami. Dan pesan akhlak yang meliputi akhlak kepada Allah, serta akhlak terhadap sesama manusia.
The Concept Of Jarimah Hudud In The Qur'an Achmad; Miftahul Ulum; Nasiri
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Qur'an is the word of Allah which was revealed to mankind as a guide in organizing life, so that humans can achieve happiness in life in this world and in the hereafter. In order for this to be achieved, the aim of the Islamic teachings is to protect and maintain religion, soul, lineage, intellect and property which are adh-dharuriyatal-khamsu (five urgent matters in human life). All actions that are prohibited by Allah SWT. and threatened with had and ta'zir punishments. Had is a criminal act and the criminal sanctions have been regulated in such a way in the texts of the Qur'an and Al-Hadith. According to Abdul Qadir Audah, there are seven types of hudud, namely: adultery, accusing of adultery, drinking wine, theft, khirobah, apostasy, and rebellion. There are verses explaining Hudud 9 times in the Qur'an in 5 letters, namely, 3 times in the QS. Al-Baqarah, 2 times in QS An-Nisa', 2 times in Surah At-Taubah, 1 time in Surah Al-Mujjadi, 1 time in Surah Ath-talak. all of them are classified as madaniyah. The conclusion from what I wrote is that Hudud is a limit that has been determined by Allah which cannot be violated and anyone who violates it will be subject to Hadd sanctions. These provisions have been regulated in the Nash Al-Qur'an and Hadith. Al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan kepada umat manusia sebagai pedoman dalam menata kehidupan, agar manusia memproleh kebahagian hidup di dunia dan di akherat. Supaya hal tersebut tercapai, Tujuan pensyari’atan ajaran Islam adalah untuk menjaga dan memelihara agama, jiwa, keturunan, akal dan harta yang merupakan adh-dharuriyatal-khamsu (lima perkara mendesak pada kehidupan manusia).segala perbuatan yang dilarang oleh Allah swt. dan diancam dengan hukuman had dan ta’zir. Had adalah tindak pidana dan sanksi pidananya sudah diatur sedemikian rupa dalam nash Al-Qur’an dan Al-HadisMenurut Abdul Qadir Audah yang termasuk dalam jarimah hudud seban- yak tujuh macam, yaitu: zina, menuduh zina, peminum khamar, pencurian, khirobah, murtad, dan pemberontakan. Ayat-Ayat yang menerangkan Hudud dalam terdapat 9 kali dalam Al-Qur’an pada 5 surat yaitu, 3 kali dalam QS. Al-Baqarah, 2 kali dalam QS An-Nisa’, 2 kali dalam surat At-Taubah, 1 kali dalam surat Al-Mujadalah, 1 kali dalam surat Ath-talak. kesemuanya Tergolong madaniyah. Kesimpulan dari yang sy tulis adalah bahwa Hudud itu adalah batasan yang telah ditentukan oleh Allah yang tidak boleh dilanggar dan barng siapa yang melanggar, maka akan kenak Sanksi Had. Ketentuan itu telah diatur Dalam Nash Al-Qur’an dan Hadist.
Analisis Komunikasi Dakwah Ustadz Das’ad Latif dalam Media Youtube Al Hamidah Damayanti; Kusnadi; Hidayat
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the importance of the role of communication in tandem with the times, such as the use of YouTube as a support for da'wah. The purpose of this research is to analyze the principles of da'wah communication by Ustadz Das'ad Latif in his YouTube media. The theory used in this study is the theory of the principles of da'wah communication. This research is a descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques used in this study are documentation and observation techniques. Sources of research data were obtained through primary data obtained through observations from Ustadz Das'ad Latif's lectures on his YouTube media, and secondary data obtained through the Koran, books, journals and other references related to the object of research, and in analysis using content analysis techniques (content analysis). The results of this study state that Ustadz Das'ad Latif's da'wah communication in the media uses the 6 principles of communication put forward in Jalaluddin Rahman's theory, the principles referred to are Qaulan Ma'rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Maisura, Qaulan Layyina, Qaulan Sadida, and Qaulan Karima. All of these principles are illustrated in the 5 videos that have been researched. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya peran komunikasi yang beriringan dengan zaman seperti penggunaan youtube sebagai penunjang dakwah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis prinsip-prinsip komunikasi dakwah ustadz Das'ad Latif dalam media youtubenya. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori prinsip-prinsip komunikasi dakwah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik dokumentasi dan observasi. Sumber data penelitian di dapatkan melalui data primer yang diperoleh melalui hasil observasi dari ceramah ustadz Das'ad Latif dalam media youtubenya, dan data sekunder yang diperoleh melalui al-qur’an, buku, jurnal dan referensi lain yang bersangkutan dengan objek penelitian, dan di analisis menggunakan teknik content analisis (analisis isi). Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa komunikasi dakwah ustadz Das’ad Latif dalam media menggunakan 6 prinsip komunikasi yang dikemukakan dalam teori Jalaluddin Rahman, prinsip yang dimaksud Qaulan Ma’rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Maisura, Qaulan Layyina, Qaulan Sadida, dan Qaulan karima. Semua prinsip tersebut tergambar dalam 5 video yang telah diteliti.
Implementasi Tasawuf Dalam Pendidikan Agama Islam di Sekolah Ahmadi, Ahmadi; Moh. Nurhakim; Khozin
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The impression of the loss of manners and ethics in education today is a phenomenon in itself, including in education in Indonesia. Unpraised behaviour in the world of education above would undoubtedly not have happened if all parties prioritised manners, morals and adab. Noble character is one of the things that students must have in addition to the strength of religious spirituality. Religious spirituality has become a new label, style, and identity in educational studies. In Islamic civilisation, spirituality is more synonymous with the term Sufism. This article discusses Sufism as an approach to Islamic religious education which is focused on conventional and transformative Sufism and its implementation in Islamic education in schools. This article uses a literature approach without field research as well as the use of library sources in the form of books, journal articles and other documents that are considered relevant to the discussion. The analysis uses content analysis. From the results of the study, it was found that the implementation of Sufism in Islamic education can be implemented by approaching the relationship between religion and science which offers models of conflict, independence, dialogue and integration. Each of these models has its own consequences. Therefore, in implementing it, it is necessary to consider less harm. Although the implementation is definitely not as easy as imagined. Especially in modern times with the openness of information that can hinder the process of implementing Sufism in Islamic education. Kesan hilangnya adab dan etika dalam pendidikan saat ini menjadi fenonema tersendiri, termasuk juga dalam pendidikan di Indonesia. Prilaku kurang terpuji di dunia pendidikan di atas niscaya tidak akan terjadi jika semua pihak mengedepankan budi pekerti, akhlak dan adab. Akhlak mulia merupakan salah satu hal yang harus dimiliki peserta didik selain kekuatan spritualitas keagamaan. Spiritualitas keagamaan selama ini sudah menjadi label, corak, dan identitas baru dalam kajian pendidikan. Dalam peradaban Islam, spiritualitas lebih identik dengan istilah tasawuf atau sufisme. Artikel ini membahas tentang tasawuf sebagai pendekatan pendidikan agama Islam yang difokuskan pada tasawuf konvensional dan transformatif serta implementasinya dalam pendidikan Islam di sekolah. Artikel ini menggunakan pendekatan kepustakaan tanpa riset lapangan sekaligus pemanfaatan sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal dan dokumen lain yang dianggap relevan dengan pembahasan. Adapun analisanya menggunakan content analysis. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi tasawuf dalam pendidikan Islam bisa diimplementasikan dengan pendekataan relasi agama dan sains yang menawarkan model konflik, independensi, dialog dan integrasi. Pada setiap model tersebut memiliki konsekuensi masing-masing. Oleh karenanya dalam mengimplementasikannya perlu mempertimbangkan lebih sedikit mudharatnya. Walaupun dalam implementasinya pasti tidak semudah yang dibayangkan. Terutama di zaman modern saat ini dengan keterbukaan informasi yang bisa menghambat dalam proses implementasi tasawuf dalam pendidikan Islam.
Analisis Bukalapak Sebagai Media E-Commerce Produk Mahendra, Auzar; Fifi Hamawati; Randicha Hamandia
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective is to analyze the relationship between Bukalapak as a product E-Commerce media. The problem in this research is that several online businesses use e-commerce services because almost all online business owners use internet media, especially the use of Bukalapak.com media to reach a broad market and market regularly outside the city of Palembang. The research methodology used is descriptive qualitative method using data collection techniques including observation, interviews and documentation. The results of the research show that it can help and greatly facilitate the buying and selling system, especially for business people and increase revenue results by conducting marketing that directly cooperates and reaches widely in Indonesia to introduce businesses to business people through Bukalapak. The turnover of business people, for example, reaches 1) The application service fee is only 0.5 percent. 2) There is an opportunity to increase transactions up to 15 times. 3) Buyer trust increases when they see the Super Seller logo. 4) There is an unlimited free shipping bonus. 5) There is an exclusive cashback voucher. 6) Pelapak gets a 5 percent bonus from the promotion budget. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara Bukalapak sebagai media produk E-Commerce. Permasalahan dalam penelitian ini adalah beberapa pelaku bisnis online menggunakan layanan e-commerce karena hampir semua pemilik bisnis online menggunakan media internet khususnya penggunaan media Bukalapak.com untuk menjangkau pasar yang luas dan pasar secara reguler di luar kota Palembang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat membantu dan sangat memudahkan sistem jual beli khususnya bagi para pelaku bisnis dan meningkatkan hasil pendapatan dengan melakukan pemasaran yang langsung menjalin kerjasama dan menjangkau secara luas di Indonesia untuk memperkenalkan bisnis kepada para pelaku bisnis melalui Bukalapak. Omzet para pebisnis misalnya mencapai 1) Biaya jasa aplikasi hanya 0,5 persen. 2) Ada peluang untuk meningkatkan transaksi hingga 15 kali lipat. 3) Kepercayaan pembeli meningkat ketika melihat logo Super Seller. 4) Ada bonus pengiriman gratis tanpa batas. 5) Ada voucher cashback eksklusif. 6) Pelapak mendapat bonus 5 persen dari anggaran promosi.
Bimbingan Belajar Sebagai Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Khairunisa; Husna Ayudia Salsabila; Tasya Desrindra Putri Dlm; Gusman Lesmana
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Various efforts have been made by the government in improving the quality of education in Indonesia both in quality and quantity. This effort is carried out starting from the level of elementary education to tertiary institutions. Law No. 20 of 2003 on the National Education System states that "The purpose of education is to educate the life of the nation, to form reliable and competitive human resources, to form social, cultured, moral and virtuous characters, as well as broad-mindedness and mastery of technology". From the several cases encountered, many students still had learning difficulties in several subjects in class which caused them to be unable to master the material provided. Therefore, tutoring services are provided so that students are motivated to create student interest in lessons at school and so that students can get out of learning difficulties. The method used in this writing is a qualitative descriptive method. The author wants to reveal as clearly as possible the influence of tutoring on efforts to overcome student learning difficulties. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia baik secara kualitas maupun kuantitas. Usaha ini dilakukan mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan perguruan tinggi. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa “Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk sumber daya manusia yang handal dan berdaya saing, membentuk watak dan jiwa sosial, berbudaya, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, serta berwawasan luas dan menguasai ilmu teknologi”. Dari beberapa kasus yang dijumpai, banyak siswa yang masih mengalami kesulitan belajar pada beberapa mata pelajaran dikelas yang menyebabkan mereka tidak mampu menguasai materi yang diberikan. Oleh karena itu diberikannya layanan bimbingan belajar agar siswa termotivasi untuk menciptakan minat siswa dalam pelajaran disekolah dan agar siswa dapat keluar dari masalah kesulitan belajar. Metode yang digunakan dalam penulisan ini ialah metode deskriptif kualitatif, penulis ingin mengungkapkan sejelas-jelasnya mengenai pengaruh bimbingan belajar terhadap upaya mengatasi kesulitan belajar siswa.