cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Evaluasi dalam Implementasi Motivasi Kerja Karyawan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo Purwanti, Linda; Siahaan, Ade Aulia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan motivasi kerja karyawan pada Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten Karo. Dengan mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara kepada karyawan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo dengan mengambil sampel dari 10 karyawan sebagai informan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif melalui tiga teknik pengolahaan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi motivasi dari faktor internal dan eskternal menjadi pendorong bagi karyawan dalam melakukan pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo. Dilihat dari evaluasi penerapan motivasi kerja karyawan yang berasal dari faktor internal, adanya keinginan untuk bertahan hidup, keinginan untuk memiliki, keinginan untuk dihargai, keinginan untuk diakui, dan keinginan untuk meningkatkan jengjang karir yang lebih tinggi. Impelementasi motivasi dari faktor eksternal dapat dilihat dari lingkungan kerja yang aman, supervisi yang baik, kompensasi yang cukup, jaminan pekerjaan, status dan jabatan, serta peraturan yang fleksibel sehingga dapat berjalan dengan baik.
Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Tingkat Anemia pada Remaja Putri yang Mengalami Menstruasi di SMA Negeri 05 Pontianak Hidayah, Hidayah; Maulidia, Riska; Sutrisno, Sutrisno
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47757

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan utama pada remaja putri yang memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang yang serius, seperti gangguan konsentrasi dan risiko komplikasi kehamilan. Data menunjukkan prevalensi anemia di Kalimantan Barat lebih tinggi dari rata-rata nasional, dan remaja putri merupakan kelompok yang rentan karena pola makan yang tidak seimbang dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Banyak penelitian yang meneliti tentang anemia dan faktor risiko seperti pola makan dan menstruasi. Namun, masih sedikit data yang memasukkan aktivitas fisik sebagai prediktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan dengan tingkat anemia pada remaja putri yang sedang menstruasi di SMA Negeri 5 Pontianak. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan April-Juli 2024. Instrumen pengukuran yang digunakan untuk menilai aktifitas fisik adalah International Physical Activity Questionaire (IPAQ) yang telah dimodifikasi dan Hb meter digital merek Easy Touch GCHB untuk mengukur tingkat anemia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Spearman Rho karena data tidak berdistribusi normal. Sebanyak 40,7% remaja memiliki tingkat aktivitas fisik yang berat dan 40,7% memiliki tingkat anemia ringan. Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas fisik dan anemia dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan menunjukkan korelasi yang kuat sebesar -0,612. Kesimpulan penelitian ini yaitu aktivitas fisik yang lebih tinggi berkontribusi terhadap penurunan risiko anemia pada remaja perempuan. Oleh karena itu, strategi kesehatan yang komprehensif yang mencakup peningkatan aktivitas fisik, bersama dengan intervensi gizi yang tepat mungkin diperlukan untuk mengurangi prevalensi anemia pada remaja putri.
Efektifitas Pemberian Endamping Terhadap Kecemasan pada Ibu Bersalin di Pmb Novi Nurrohmah 2025 Karlina, Intan; Salsyabilla, Riva Nazia; Rezitania, Tiara; Azzahrah, Ahlam; Zahra, Dela Silvia; Julianti, Cucu; Wahyuni, Adinda Sri; Rahmawati, Silvi; Pertiwi, Alya Aryika; Nurpadilah, Putri Rahayu; Haryandini, Winda; Fauziah, Nurul Silmi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47766

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan merupakan masalah psikologis yang umum dialami oleh ibu hamil dan dapat mempengaruhi proses kelahiran serta kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi berbasis booklet dalam menurunkan tingkat kecemasan menjelang persalinan pada ibu bersalin di Praktik Mandiri Bidan Novi Nurrohmah Tahun 2025. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental desain one-group pretest-posttest, melibatkan 30 ibu hamil yang diberikan edukasi secara individual menggunakan media booklet. Data tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuisioner yang dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada skor kecemasan ibu, dari rata-rata 50,94 menjadi 23,02 (p<0,01), serta peningkatan pengetahuan tentang proses persalinan. Pemberian edukasi berbasis booklet terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesiapan mental ibu menjelang persalinan, sekaligus memperkuat peran pendamping dalam mendukung ibu secara emosional dan psikologis.
Faktor Risiko Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari Sukmawati, Sukmawati; Wuna, Wa Ode Sri Kamba; Harni, Harni; Zakiah, Via
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47768

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei tahun 2024 di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang tercatat di rekam medik atau buku register ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari tahun 2023 sebanyak 57 dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Hasil uji statistik regresi logistik didapatkan bahwa omnibus test of model coefissien menunjukkan bahwa 0,001<0,05 maka disimpulkan bahwa variabel independent berpengaruh secara bersama sama atau secara simultan terhadap variabel dependent dan nilai nagelkerke R square sebesar 0,427 maka berkesimpulan sumbangan pengaruh independent terhadap variabel dependen secara bersama-sama atau secara simultan sebesar 42,7% yang berarti bahwa umur ibu dengan risiko tinggi, paritas multipara, dan preeklamsia memiliki risiko 42,7 kali lipat bayi mengalami berat badan lahir rendah. Kata Kunci: Berat Badan Lahir Rendah, Paritas, Preeklamsia, Umur. Abstract This study aims to determine the risk factors for the incidence of low birth weight (LBW) at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The research instrument used was an observation sheet. This research was conducted in May 2024 at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City. The population and sample of this study were all babies with low birth weight (LBW) recorded in the medical records or maternity register books at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City in 2023, totaling 57 with a total sampling technique. The results of the logistic regression statistical test obtained that the omnibus test of model coefficient showed that 0.001 <0.05, it was concluded that the independent variables had a joint or simultaneous effect on the dependent variable and the Nagelkerke R square value of 0.427 concluded that it contributed an independent effect on the dependent variable together or simultaneously by 42.7%, which means that the age of mothers with high risk, multiparous parity, and preeclampsia has a 42.7-fold risk of low birth weight babies. Keywords: Low Birth Weight, Parity, Preeclampsia, Age.
Factors and Interventions Influencing Nurses Caring Behavior: A Systematic Review Zakaria, Zulkifli; Pohan, Vivi Yosafianti; Hartiti, Tri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47771

Abstract

Abstrak Perilaku caring berperan langsung dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Caring behavior perawat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, serta dapat ditingkatkan melalui pelatihan berbasis teori. Oleh karena itu, diperlukan kajian sistematik untuk mengevaluasi faktor yang memengaruhi perilaku caring serta intervensi yang efektif. Systematic review ini disusun mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel melalui database Google Scholar, ProQuest, PubMed, ScienceDirect, dan SpringerLink dalam rentang tahun 2018 hingga 2025. Kata kunci yang digunakan antara lain: "nurse caring behavior" AND "factors" OR "interventions" OR "training" OR "Watson's theory". Sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil review menunjukkan bahwa perilaku caring perawat dipengaruhi oleh faktor demografis (usia, jenis kelamin, pengalaman kerja), karakter personal (spiritualitas, sensitivitas etis), dan faktor lingkungan (lingkungan kerja, beban kerja, dukungan organisasi, serta kepuasan kerja). Beberapa intervensi yang terbukti efektif meliputi pelatihan berbasis Watson’s Theory of Human Caring, program etika keperawatan, pelatihan kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional, serta program mentoring. Kesimpulannya, intervensi tersebut memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan skor perilaku caring perawat. Kata Kunci: Perilaku caring, perawat, faktor yang memengaruhi, intervensi, pelatihan, teori Watson. Abstract Caring behavior plays a direct role in improving the quality of care and patient satisfaction. Nurses’ caring behavior is influenced by various internal and external factors and can be enhanced through theory-based training. Therefore, a systematic review is needed to evaluate the factors that influence caring behavior and identify effective interventions.This systematic review was conducted in accordance with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. Article searches were performed through the databases Google Scholar, ProQuest, PubMed, ScienceDirect, and SpringerLink, covering the years 2018 to 2025. Keywords used included: "nurse caring behavior" AND "factors" OR "interventions" OR "training" OR "Watson's theory". A total of 11 articles met the inclusion criteria and were analyzed. The review findings indicate that nurses’ caring behavior is influenced by demographic factors (age, gender, work experience), personal characteristics (spirituality, ethical sensitivity), and environmental factors (work environment, workload, organizational support, and job satisfaction). Effective interventions include training based on Watson’s Theory of Human Caring, nursing ethics programs, emotional intelligence-based leadership training, and mentoring programs. In conclusion, these interventions have a significant positive impact on improving nurses’ caring behavior scores. Keywords: caring behavior, nurses, influencing factors, interventions, training, Watson’s theory.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN HANDOVER PASIEN DI RUMAH SAKIT Ali, Ali; Amir, Yufitriana; Wahyuni, Sri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47786

Abstract

Pendahuluan: Handover pasien yang tidak optimal dapat menyebabkan kelalaian informasi, keterlambatan perawatan, dan menurunkan kepuasan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan handover pasien di rumah sakit swasta. Metode: Desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional pada 400 responden menggunakan total sampling. Instrumen kuesioner telah diuji validitas (0,3–>0,9) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,748–0,943). Hasil: Analisis regresi logistik menunjukkan supervisi kepala ruangan (p=0,001), fasilitas (p=0,018), standar prosedur operasional (p=0,002), dan komunikasi (p=0,001) berhubungan signifikan dengan pelaksanaan handover. Pengetahuan dan dukungan teman sejawat tidak signifikan. Kesimpulan: keberhasilan handover ditentukan oleh supervisi, fasilitas, SPO, dan komunikasi. Peningkatan mutu handover perlu difokuskan pada penguatan kepemimpinan, fasilitas, penerapan SPO, dan komunikasi efektif. Kata Kunci : Handover, Supervisi kepala ruangan, fasilitas, Standar Prosedur Operasional (SPO), Komunikasi
Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Pelaksanaan Resusitasi Neonatus Berdasarkan Karakteristik di Ruang Perinatologi Rsud Dr. Slamet Garut Budiarti, K Dewi; Hendrawati, Iis; Widadi, Sri Yekti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47792

Abstract

Angka kematian neonatal di dunia maupun di Indonesia masih cukup tinggi dan menjadi indikator pada (SDGS) juga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 dengan target diharapkan turun menjadi 10 per 1000 kelahiran hidup. kabupaten Garut menempati peringkat tertinggi kematian neonatal tahun 2022. Upaya mencegah kematian pada bayi baru lahir dapat dilakukan dengan intervensi post natal terhadap peningkatan keterampilan resusitasi bayi baru lahir yang dapat menurunkan kematian hingga 6-42%. Resusitasi merupakan kemampuan yang memerlukan penguasaan pengetahuan dan keterampilan, dengan alasan tersebut maka pengetahuan perawat merupakan domain penting terbentuknya keterampilan dan menentukan keberhasilan pelaksanaan tindakan resusitasi neonatus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan Perawat tentang resusitasi neonatus berdasarkan karakteristik. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sumber data penelitian diperoleh dari 34 Perawat ruang Perinatologi RSUD dr. Slamet Garut dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa sebagian besar Perawat (58,8%) memiliki tingkat pengetahuan tentang resusitasi neonatus dengan kategori baik dan dapat disimpulkan berdasarkan karakteristik jenjang pendidikan sebagian besar Perawat (55%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik berlatar belakang jenjang pendidikan S1 Keperawatan Ners, hampir seluruh Perawat (80%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik telah mempunyai masa kerja >5 Tahun, dan sebagian besar Perawat (55%) memiliki tingkat pengetahuan baik mendapatkan sumber informasi dengan mengikuti pelatihan resusitasi neonatus bersertifikat. Rekomendasi bagi Perawat diharapkan dapat terus meningkatkan wawasan, pengetahuan untuk menunjang pelayanan terhadap pasien.
Education on Identification of Drug Expiration Dates and Calculation of Beyond Use Dates for Outpatient Pharmacy Installation Patients at RSKB Heart and Sugery Hospital, Bangkalan Regency Shubuh, Nurus; Faizah, Nai’matul Retno; Dyah, Octaviana
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47809

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of education on identifying drug expiration dates and calculating the Beyond Use Date (BUD) among outpatients at the Pharmacy Installation of RSKB Heart and Surgery Hospital, Bangkalan Regency. The results showed that patients’ understanding before receiving education was relatively low, particularly in distinguishing between the Expiry Date and Beyond Use Date, reading expiration labels, and recognizing the risks of using expired medications. After the educational intervention, which included counseling sessions and informational leaflets, there was a significant improvement in patient understanding. This was supported by the Wilcoxon Signed Rank Test results, showing a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a meaningful difference in comprehension before and after the intervention. These findings align with previous studies (Ainni et al., 2024; Iskandar et al., 2022; Rosanti et al., 2023), which also demonstrated the effectiveness of education through counseling, discussions, and media such as leaflets in enhancing public and patient knowledge about drug expiration and BUD. Therefore, regular pharmaceutical education plays a crucial role in improving patient awareness and medication safety, particularly in understanding expiration and BUD calculations, thereby helping to prevent the use of unsuitable drugs and enhancing patient safety.
Family Support Intervention (FSI) Pada Keluarga Pasien di ICU: Studi Literatur Putra, Rhomadona Adiaka Dwi; Huda, Nurul; Erika, Erika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47831

Abstract

Latar belakang: Keluarga sering menghadapi masalah fisik, psikologis dan finansial akibat anggota keluarga yang dirawat di ICU (Intensive Care Unit). Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi masalah tersebut ialah Family Support Intervention (FSI). Namun literatur yang meneliti tentang FSI masih terbatas. Oleh karena itu, studi literatur ini bertujuan untuk mengeksplor tentang FSI berdasarkan sumber literatur yang relevan. Metode: Arikel-artikel yang relevan diidentifikasi dari database elektronik: Pubmed, Science Direct, Springer, Wiley, BMJ, dan Google Scholar. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu artikel dengan metode kuantitatif dan kualitatif, ditulis dalam Bahasa Inggris, dan dipublikasikan dalam rentang tahun 2010-2024. Hasil: Dari 498 artikel yang diperoleh setelah dilakukan skrining terhadap 498 artikel yang diperoleh, didapatkan 6 artikel yang relevan dengan topik penelitian yang kemudian dilakukan analisa. Hasil studi literatur yaitu FSI dapat meningkatkan kepuasan keluarga terhadap komunikasi tenaga kesehatan di ICU, meningkatkan kepuasan keluarga terhadap kualitas perawatan, meningkatkan kualitas pelayanan Rumah Sakit dan meningkatkan koping keluarga. Kesimpulan: Implementasi FSI memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keluarga pasien yang dirawat di ICU, namun literatur yang mendukung tentang FSI masih terbatas sehingga perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait pengaruh FSI terhadap psychological distress keluarga selama perawatan pasien di ICU.
Analisis Implementasi Rekam Medis Elektronik Rawat Inap di RSUD Merah Putih dengan Model HOT-FIT Afandi, Andrianto; Widiyanto, Wahyu Wijaya
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47860

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan mendorong rumah sakit untuk mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik (RME) guna meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional. RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang telah menerapkan RME secara penuh pada layanan rawat inap sejak Maret 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi RME dengan menggunakan model HOT-FIT yang mencakup faktor manusia, organisasi, teknologi, dan kesesuaian (fit) antar faktor tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan dari berbagai profesi, seperti dokter, perawat, farmasi, radiologi, laboratorium, dan IT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME sangat membantu dalam mempercepat pencatatan medis, memudahkan koordinasi antardepartemen, dan mendukung pelayanan pasien. Manajemen mendukung melalui pelatihan dan penyediaan infrastruktur, namun masih terdapat kendala dalam penerapan SOP dan penanganan gangguan sistem. Pada aspek teknologi, sistem dinilai cukup baik tetapi perlu peningkatan pada kecepatan akses, integrasi data antarunit, serta stabilitas server. Secara umum, kesesuaian antara faktor human, organization, dan technology sudah baik, tetapi perlu perbaikan pada mekanisme feedback dan transparansi informasi saat terjadi error. Rumah sakit disarankan untuk mengoptimalkan infrastruktur teknologi, SOP teknis, dan pelatihan berkelanjutan guna mendukung keberhasilan implementasi RME. Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, HOT-FIT, rawat inap, sistem informasi kesehatan, RSUD.