cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Menopause Terhadap Perilaku Sehat Sebelum Menopause di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Praganza, Laura Tessa; Mutmainnah , Muthia; Meinarisa, Meinarisa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48391

Abstract

Latar Belakang: Premenopause dan menopause merupakan fase alami yang dapat memengaruhi kondisi fisik dan psikologis perempuan. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa jumlah wanita yang mengalami premenopause dan menopause di Asia diperkirakan meningkat dari 107 juta menjadi 373 juta pada tahun 2025. Pengetahuan yang baik tentang menopause diyakini dapat mendorong perilaku hidup sehat sebelum masa tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 88 responden yang dipilih secara purposive dari total populasi 427 ibu di Puskesmas Kenali Besar, Kota Jambi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan menopause dan perilaku sehat sebelum menopause. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden berusia 35–40 tahun (51,1%), berpendidikan SMA (55,7%), dan berstatus ibu rumah tangga (76,1%). Sebanyak 84,4% responden memiliki pengetahuan yang baik, dan 87,5% menunjukkan perilaku hidup sehat yang baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku sehat sebelum menopause (p = 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang menopause dengan perilaku hidup sehat sebelum menopause. Kata Kunci: Premenopause, Menopause, Pengetahuan, Perilaku Sehat
Pengaruh Pemberian Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Balita Demam Purwati, Rati; Armalini, Rika; Sari, Puja Maya; Wahyuni, Tri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48497

Abstract

Toddlers or children 1-4 years old are very susceptible to diseases and this disease often causes symptoms such as fever. Fever if not treated properly can cause higher temperatures and negatively impact children such as dehydration, lack of oxygen, neurological damage, and seizures. Fever in toddlers can be treated in several ways, one of which is through non-pharmacology such as onions. The goal is to find out whether or not there is an effect of shallot compresses on children with fever in Jorong Padang Candi. Research method: this study uses a pre-experiment approach with one group pretest-posttest Design. The sample in this study amounted to 10 toddlers. Data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the average body temperature before the shallot compress treatment was 5 people (50%) and after the treatment experienced a change in body temperature of 37.4°C as many as 5 people (50%). Wilcoxon's results were found that the p value = 0.004 was smaller than the value (p < 0.05), meaning that there was an effect of shallot compresses with a decrease in body temperature in fever children. It was concluded that onion compresses can significantly lower body temperature in toddlers who have a fever. It is hoped that parents will be able to provide shallot compress intervention to lower the body temperature of toddlers well before being given further treatment.
Kuesioner Pengkajian Kesepian di Ruang Intensive Care Unit: Tinjauan Naratif Setiawan, Deris Riandi; Rejeki, Yunita Fitri; Hastuti, Emma Aprilia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48554

Abstract

Kesepian merupakan tantangan emosional yang signifikan bagi pasien di Intensive Care Unit (ICU) yang sering diperburuk oleh isolasi fisik dan sosial akibat kebijakan pembatasan kunjungan. Kesepian dapat mempengaruhi kesejahteraan mental dan fisik. Penelitian ini penting untuk meninjau kuesioner pengkajian kesepian secara akurat. Studi ini bertujuan untuk meninjau penggunaan kuesioner pengkajian kesepian pada pasien ICU dan mengevaluasi keefektifan berbagai instrumen dalam mengidentifikasi tingkat kesepian. Desain tinjauan ini menggunakan metode naratif berdasarkan pendekatan PRISMA-ScR, dengan kriteria kelayakan artikel meliputi studi kuantitatif dan kualitatif yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2019-2024. Pencarian dilakukan di tiga database utama, yaitu CINAHL, PubMed, dan Scopus, yang menghasilkan 33 artikel. Setelah melalui proses eliminasi, delapan artikel dipilih untuk analisis lebih lanjut. Studi-studi yang dianalisis menggunakan beberapa instrumen pengukuran kesepian seperti De-Jong Gierveld Loneliness Scale (DJGLS), UCLA Loneliness Scale (UCLA-LS), dan 3-Items Loneliness Scale. Hasil kajian menunjukkan bahwa kuesioner-kuesioner ini efektif dalam mengidentifikasi kesepian pada pasien ICU, meskipun terdapat perbedaan kekuatan dan kelemahan dalam penggunaannya. Tinjauan ini memberikan wawasan baru bagi tenaga kesehatan dalam menangani aspek psikologis pasien ICU, yang sering kali terabaikan, serta pentingnya memilih instrumen yang tepat sesuai dengan kondisi pasien.
Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Berdasarkan PP No. 16 Tahun 2021 di Machine House PLTGU PT. Krakatau Chandra Energi Wuryandari, Wuryandari; Ani, Nur
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48657

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap memiliki risiko kebakaran tinggi akibat peralatan bertegangan tinggi dan material mudah terbakar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif pada Machine House Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap PT. Krakatau Chandra Energi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan staf K3, serta telaah dokumen Standar Operasional Prosedur dan instruksi kerja. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem proteksi kebakaran aktif meliputi 22 unit hidran, 43 unit APAR (dengan tambahan 17 unit cadangan), sprinkler otomatis, sistem deteksi dan alarm kebakaran, serta sistem ventilasi mekanik telah memenuhi ketentuan standar teknis. Beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan meliputi penyimpanan MSDS yang lebih strategis, kejelasan penanggung jawab inspeksi, serta perlunya Standar Operasional Prosedur tambahan untuk sistem pemadam berbasis gas. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem proteksi kebakaran aktif telah berfungsi baik dan sesuai regulasi, meskipun masih dibutuhkan peningkatan prosedural untuk optimalisasi pelaksanaan di lapangan.
Tren dan Dinamika Penelitian Hypertension, Nursing, dan Therapy: Analisis Bibliometrik berbasis Data Scopus Sukasmi, Sukasmi; Vranada, Aric; Armiyati, Yunie
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48689

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian global yang berdampak luas terhadap sistem kesehatan, terutama ketika dikaitkan dengan penyakit metabolik lainnya. Peran keperawatan dalam deteksi, penanganan, dan edukasi pasien hipertensi menjadi semakin penting seiring meningkatnya prevalensi kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap ilmiah dan perkembangan riset dalam topik “hypertension, nursing, and therapy” secara komprehensif melalui pendekatan bibliometrik, guna mengidentifikasi tren utama, kolaborasi institusional, dan area riset yang masih kurang tergarap. Pendekatan mixed methods digunakan dengan data bersumber dari basis data Scopus pada periode 1 Januari 2007 hingga 17 Juli 2025. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk menghasilkan peta bibliometrik yang mencakup analisis kata kunci, afiliasi, negara, serta tren tahunan, sementara pendekatan kualitatif digunakan untuk menginterpretasikan makna tematik di balik visualisasi bibliometrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa riset hipertensi dalam konteks keperawatan berfokus pada aspek klinis, manajemen komorbiditas, dan intervensi terapeutik berbasis bukti. Amerika Serikat mendominasi publikasi ilmiah, dengan institusi seperti Duke University dan Harvard Medical School sebagai kontributor utama. Topik-topik terbaru yang muncul pasca-pandemi mencakup manajemen pasien kritis dan dampak COVID-19. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pendekatan keperawatan terhadap hipertensi telah berevolusi dari aspek fisiologis menjadi multidimensi dan berbasis kolaborasi. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam merancang strategi pendidikan, praktik, dan kebijakan berbasis data untuk meningkatkan peran perawat dalam manajemen hipertensi.
Gangguan Metabolik dalam Fokus Keperawatan Global: Pemetaan Pengetahuan dan Peluang Riset Masa Depan Winarni, Dyah; Pranata, Satriya; Chanif, Chanif
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lanskap ilmiah keperawatan terkait gangguan metabolik melalui pendekatan bibliometrik. Dengan menganalisis 391 dokumen dari total 657 publikasi yang teridentifikasi dalam periode 1953–2025, studi ini mengungkap tren pertumbuhan tahunan sebesar 3,25%, dengan rata-rata sitasi 16,51 per dokumen. Analisis ko-okurensi kata kunci menggunakan VOSviewer menghasilkan tiga klaster utama: (1) aspek klinis akut, (2) hubungan gangguan metabolik dengan penyakit kronis, dan (3) dimensi psikososial dan farmakologis. Hasil overlay dan density visualization menunjukkan bahwa tema seperti metabolic disorder dan water-electrolyte imbalance mendominasi, sementara beberapa topik strategis seperti insulin sensitivity dan neuroleptic agent masih kurang mendapat perhatian. Analisis kontribusi penulis dan negara menyoroti peran signifikan United States, Brasil, dan negara-negara Eropa dalam pengembangan literatur ini. Selain itu, artikel yang paling berpengaruh umumnya berasal dari jurnal bereputasi tinggi (Q1), dengan fokus pada intervensi keperawatan dalam penanganan pasien lansia dan kritis. Temuan ini menunjukkan perlunya revitalisasi riset keperawatan yang lebih kontekstual, integratif, dan berbasis teknologi. Studi ini memberikan arah strategis bagi penguatan kapasitas ilmiah, pengembangan praktik keperawatan berbasis bukti, serta kolaborasi global dalam menghadapi tantangan gangguan metabolik secara holistik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Dokumentasi, dan Komunikasi Perawat dengan Transfer Intra Rumah Sakit Siregar, Masniari Juliana; Amir, Yufitriana; Bayhakki, Bayhakki
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48697

Abstract

Pendahuluan: Transfer pasien yang baik sangat penting untuk menjamin keamanan pasien dan kualitas asuhan keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan, dokumentasi, dan komunikasi perawat dengan proses transfer intra rumah sakit di Rumah Sakit Awal Bros A.Yani. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasional, dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel 160 responden melalui teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner (validitas 0,36 ; reliabilitas 0,855) dan lembar observasi. Analisis data dengan uji Chi-Square dan Logistic Regression. Hasil: Analisismenunjukan signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,001), dokumentasi (p=0,001), dan komunikasi (p=0,044) dengan proses transfer. Hasil analisis regresi logistik menunjukan bahwa dokumentasi adalah faktor yang paling berpengaruh (p=0,005). Kesimpulan: transfer pasien terlaksana baik dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, dokumentasi dan komunikasi. Untuk mendukung keselamatan pasien, perlu adanya kolaborasi tim, standarisasi, supervisi dan penerapan prosedur yang tepat.Kata Kunci : Faktor Dalam Transfer, Transfer Pasien, Transfer Intra Rumah sakit.
Pengaruh Terapi Cold Pack Pada Intensitas Nyeri dan Hematoma Pada Pasien Post PCI di Ruang ICVCU RSUD Raden Mattaher Jambi Evinta, Reda; Oktarina, Yosi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48699

Abstract

Percutaneous Coronary Intervention (PCI) adalah tindakan invasif non-bedah bagi pasien dengan Coronary Artery Disease (CAD). Salah satu komplikasi yang umum terjadi setelah PCI adalah nyeri dan hematoma di area insersi. Terapi nonfarmakologis seperti cold pack berpotensi mengurangi nyeri dan mencegah hematoma melalui efek vasokonstriksi dan analgesik lokal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh cold pack terhadap nyeri dan hematoma pada pasien post-PCI di ruang ICVCU RSUD Raden Mattaher Jambi, dengan pendekatan studi kasus deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi asuhan keperawatan. Terapi cold pack diberikan selama 20 menit dengan suhu 5–20°C. Penerapan terapi cold pack menunjukkan penurunan skala nyeri dari nyeri ringan menjadi tidak ada nyeri berdasarkan pengukuran dengan Numeric Rating Scale (NRS). Selain itu, observasi menunjukkan berkurangnya hematoma pada area insersi setelah terapi diberikan. Terapi ini efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kenyamanan dan mempercepat pemulihan pasien. Kata Kunci: Cold pack, hematoma, nyeri, PCI
Pengaruh Konsumsi Temulawak Dan Madu Dalam Meningkatkan Nafsu Makan Pada Balita Di Desa Alai Selatan Wilayah Puskesmas Lembak Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 Puspita, Indah; Faulina , Riza; Yaroh, Nur Siti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48701

Abstract

Masalah kurang nafsu makan pada balita merupakan tantangan umum yang dapat berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, dan status gizi anak. Salah satu pendekatan alami yang dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan adalah penggunaan bahan herbal seperti temulawak (Curcuma xanthorrhiza) yang mengandung kurkumin, serta madu yang kaya akan nutrisi dan energi. Kombinasi keduanya diyakini mampu merangsang sistem pencernaan dan meningkatkan selera makan secara alami. Untuk Mengetahui Pengaruh Konsumsi Temulawak Dan Madu Dalam Meningkatkan Nafsu Makan Pada Balita Di Desa Alai Selatan Wilayah Puskesmas Lembak Kabupaten Muara Enim Tahun 2025. metode pra experiment dengan pendekatan one group pre-posttest design, pada desain ini peneliti hanya melakukan intervensi pada satu kelompok tanpa pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak nafsu makan kurang di tandai penilaian berat badan kategori kurang menggunakan rumus IMT dengan pengukuran tinggi badan dan panjang badan, sehingga di ambil sesuai kriteria inklusi yaitu IMT dengan kategori kurus. adanya peningkatan nafsu makan yang di tandai dengan peningkatan berat badan dan perubahan frekuensi makan dalam sehari dengan p -value 0,000 yang artinya P<0,05 yang menjelaskan bahwa ada nya Pengaruh Konsumsi Temulawak Dan Madu Dalam Meningkatkan Nafsu Makan Pada Balita Di Desa Alai Selatan Wilayah Puskesmas Lembak Kabupaten Muara Enim. Disarankan Bidan di Posyandu sebaiknya memberikan edukasi kepada ibu mengenai manfaat temulawak dan madu dalam meningkatkan nafsu makan anak serta kandungan mekanisme dengan meningkatkan nafsu makan
Hubungan Stres Kerja dengan Turnover Intention di RSU Mitra Medika Amplas Nasution, Nikmal Hasanah; Nasution, Siti Saidah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48750

Abstract

Stres kerja perawat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tingginya tuntutan pekerjaan, jam kerja yang panjang, beban tanggung jawab yang besar, serta keterbatasan waktu istirahat. Stres kerja yang dialami perawat akibat tekanan dan tuntutan di lingkungan kerja berkontribusi terhadap meningkatnya turnover intention. Turnover intention adalah niat perawat untuk berhenti dari pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan stres kerja dengan turnover intention perawat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi, dilakukan di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Amplas pada bulan Januari- April 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Rawat Inap berjumlah 74 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 73 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner expended nursing stress scale dan turnover intention scale yang dimodifikasi oleh peneliti. Data dianalisis menggunakan uji korelasi product moment perason. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas stres kerja perawat berada pada tingkat sedang sebanyak 37 orang (50,7%) dan turnover intention berada pada tingkat sedang sebanyak 57 orang (78,1%). Ada hubungan stres kerja dengan turnover intention perawat di RSU Mitra Medika Amplas dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan stres kerja dengan turnover intention dengan faktor yang lebih spesifik.