cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Evaluasi Implementasi Tata Kelola Mutu Dalam Pencapaian Indikator Nasional Mutu Pada Dinas Kesehatan Kota Manado Tahun 2021-2024 Wangean, Yati Suriani; Manoppo, Jeannette I. Ch.; Wariki, Windy Mariane Virenia; Rombot, Dina Victoria; Lampus, Harsali Fransiscus
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi tata kelola mutu dalam pencapaian Indikator Nasional Mutu (INM) pada Dinas Kesehatan Kota Manado periode 2021–2024. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya capaian beberapa indikator utama, khususnya keberhasilan pengobatan tuberkulosis (TB) dan cakupan antenatal care (ANC) sesuai standar, yang masih jauh dari target nasional meskipun kebijakan, regulasi, dan sistem informasi telah tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri dari enam pihak kunci, yaitu Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dan Kepala Puskesmas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek input berupa kebijakan dan pembiayaan sudah tersedia, tetapi keterbatasan anggaran dan distribusi SDM masih menjadi kendala. Pada aspek proses, indikator kebersihan tangan, penggunaan APD, identifikasi pasien, dan kepuasan pasien relatif berhasil dicapai, sementara capaian indikator TB (57–85%) dan ANC (15–45%) konsisten tidak memenuhi target. Aspek output memperlihatkan adanya peningkatan jumlah Puskesmas yang melaporkan capaian, tetapi kualitas capaian belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hambatan terbesar implementasi tata kelola mutu bukan hanya bersifat teknis, melainkan juga dipengaruhi faktor sosial-budaya masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan SDM, integrasi sistem informasi kesehatan, intervensi berbasis komunitas, serta kampanye kesehatan berbasis budaya lokal untuk meningkatkan pencapaian INM di Kota Manado.
Efektivitas Edukasi Gizi Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Tentang Anemia Melalui E- Modul Pembelajaran Marsilia, Imelda Diana; Kubillawati2, Sri; Hidayah, Nur Rahmah; Fitri, Dina Martha
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50559

Abstract

Abstrak Anemia merupakan salah satu masalah gizi utama pada remaja putri yang berdampak serius terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi gizi melalui e-modul pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran remaja putri tentang anemia di Karang Taruna Desa Mampir. Desain penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang disertai uji coba lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 30 remaja putri yang dipilih secara random. Instrumen penelitian berupa pretest dan posttest digunakan untuk menilai perubahan tingkat pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest, dengan perolehan N-Gain sebesar 0,707 (kategori tinggi/efektif). Respon pengguna juga menunjukkan bahwa 95% menyatakan modul mudah dipahami, 92% menilai bahasa sesuai usia, dan 88% menilai desain visual menarik. Dengan demikian, e-modul pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja putri mengenai anemia serta berpotensi diintegrasikan dalam program edukasi gizi berbasis sekolah maupun komunitas.
Penerapan Intervensi Pemberian Minyak Zaitun Pada Pasien Pruritus di Ruang Hemodialisa: Evidence Based Practice Purwanti, Okti Sri; Saputra, Aldhi Rangga; Rahmawati, Annisa Risma; Rahmawati, Yeni; Nuraliffani, Intan Rizqy; Susanti, Erni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50564

Abstract

Latar belakang : Pruritus merupakan salah satu komplikasi yang paling sering dialami pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani terapi hemodialisis dan berdampak signifikan pada kualitas hidup, terutama kenyamanan tidur dan kondisi kulit. Penatalaksanaan pruritus dapat dilakukan secara farmakologis maupun non-farmakologis, salah satunya melalui penggunaan emolien alami seperti minyak zaitun. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian minyak zaitun topikal dalam menurunkan intensitas pruritus, memperbaiki kelembapan kulit, serta meningkatkan kenyamanan tidur pasien hemodialisis. Metode : Penelitian dilakukan pada 15 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan intervensi pemberian minyak zaitun dua kali sehari selama empat minggu. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen 5-D Itch Scale serta penilaian subjektif pasien terkait frekuensi menggaruk, kenyamanan tidur, dan kelembapan kulit. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor pruritus secara signifikan dari rata-rata 17,40 sebelum intervensi menjadi 8,73 setelah intervensi (p < 0,05). Selain itu, frekuensi menggaruk menurun dari rata-rata 5,00 menjadi 2,00, kenyamanan tidur meningkat dari 2,47 menjadi 3,73, dan kelembapan kulit meningkat dari 2,40 menjadi 4,40. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga dilanjutkan dengan uji paired sample t-test yang mengonfirmasi adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan : pemberian minyak zaitun efektif sebagai intervensi non-farmakologis yang aman, praktis, dan ekonomis untuk mengurangi pruritus serta meningkatkan kenyamanan pasien hemodialisis.
Deteksi Dini Risiko Depresi Pada Remaja Menggunakan Kuesioner Digital Adaptif Berbasis Machine Learning Suciati, Sri Wahyuning; Elnora, Melka
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50572

Abstract

Depresi pada remaja merupakan masalah kesehatan mental global dengan prevalensi yang terus meningkat. Skrining dini yang akurat dan efisien diperlukan untuk mencegah dampak penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, dan peningkatan risiko bunuh diri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kuesioner digital adaptif berbasis machine learning (ML) untuk mendeteksi risiko depresi pada remaja. Desain penelitian kuantitatif dilakukan pada 300 siswa SMA Negeri 10 Padang yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner digital adaptif berbasis PHQ-9, diintegrasikan dengan algoritma Decision Tree, Random Forest, Support Vector Machine (SVM), dan Gradient Boosting. Validitas konstruk diuji menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) berbasis Item Response Theory (IRT), sedangkan reliabilitas diukur dengan Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability (CR). Hasil menunjukkan bahwa kuesioner digital adaptif berbasis ML memiliki validitas dan reliabilitas tinggi (α=0,91; CR=0,89) serta mampu mengurangi jumlah item secara signifikan tanpa menurunkan akurasi. Algoritma Random Forest menunjukkan kinerja terbaik dengan AUC=0,94 dan F1-score=0,91. Temuan menunjukkan bahwa instrumen adaptif berbasis ML lebih efisien dan akurat dibandingkan metode konvensional, sehingga menjadi solusi dalam skrining dini di sekolah dan komunitas. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai asesmen psikologis berbasis Artificial Intelligence (AI).Secara praktis menyediakan instrumen yang mudah diakses untuk pencegahan depresi pada remaja di Indonesia.
Peran Baby Massage Sebagai Stimulasi Nonfarmakologis Untuk Meningkatkan Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan Umami, Siti Fithrotul
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50576

Abstract

Weight is a crucial indicator in assessing infant development. Six-month-old infants are in the transition stage from exclusive breastfeeding to complementary feeding, thus requiring extra encouragement to support optimal growth. A non-pharmacological intervention that has been proven effective is infant massage. This research aims to explain the role of baby massage as a non-pharmacological stimulation in increasing the weight of six-month-old infants at the Ny. "Prigen M." Subdistrict Primary Health Center (TPMB). The research design used a pre-test post-test control group design. A sample of 30 six-month-old infants was selected using a purposive sampling technique, consisting of 15 treatment groups and 15 control groups. The intervention carried out was infant massage for 15–20 minutes with a frequency of three times a week for four weeks. Weight was measured using a digital scale. Data analysis used a Paired Sample t-test. The findings of this research indicate a significant difference between weight before and after the intervention in the treatment group, while the control group showed no significant changes. This research proves that baby massage is effective in increasing weight in 6-month-old babies and can be recommended as a simple, safe, and practical intervention in obstetric services and home infant care.
Efektifitas Electronic Nursing Care (E-NC) Berbasis Standar 3S (SDKI, SLKI dan SIKI) Dalam Meningkatkan Mutu Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Fajri, Yaumil; Arif, Yulastri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50620

Abstract

Asuhan keperawatan yang berkualitas merupakan salah satu parameter penilaian mutu keperawatan di rumah sakit. Pelaksanaan pendokumentasiannya belum optimal disebabkan kurangnya pengetahuan perawat terkait standar 3S, kurangnya motivasi dalam pendokumentasian dan model dokumentasi masih berbasis manual, sehingga diperlukan strategi pengembangan sistem informasi Electronic Nursing Care (E-NC) untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pendokumentasian asuhan keperawatan di rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pengembangan E-NC terhadap kelengkapan, akurasi dan efisiensi waktu perawat dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan. Desain Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Subjek penelitian dokumen rekam medis (n=104), dengan teknis purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan mann-whitney test. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan rerata kelengkapan, akurasi dan efisiensi waktu antara penggunaan SIMGOS dan E-NC (p value 0,000 < 0,05). Sistem E-NC mempengaruhi kelengkapan, akurasi dan efisiensi waktu pendokumentasian asuhan keperawatan. Rumah sakit dapat menggunakan E-NC dalam penerapan pendokumentasian agar lebih efektif dan efisien. Meningkatnya kuantitas dan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan akan berdampak terhadap peningkatan kualitas asuhan yang diberikan oleh perawat. Kata Kunci: sistem dokumentasi keperawatan, standar 3S, kelengkapan, akurasi, efisiensi waktu
Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Dasar Pangan Lokal Sebagai Inovasi Untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita Stunting di Desa Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Tunny , Rahma; Hatuwe , Ernawati; Umagapi , Fitria; Dolang, Mariene Wiwin; Tukiman , Suryanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50685

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Stunting yang terjadi pada balita perlu mendapat perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, seperti meningkatnya angka kesakitan dan kematian, tumbuh kembang anak yang buruk, meningkatnya risiko penyakit infeksi dan penyakit tidak menular di masa dewasa, serta menurunnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan anak stunting setelah diberikan nugget ikan tahu kelor, dimana makanan yang diberikan merupakan makanan yang sudah mengandung protein, vitamin, dan mineral yang tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimen dengan rancangan One Group Pratest Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24-59 bulan yang berada di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku sebanyak 30 balita. Analisa data menggunakan aplikasi SPSS versi 23 menggunakan uji paired sampel T test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan rat-rata berat badan balita sebesar 1,22 kg dan tinggi badan sebesar 0,95 cm setelah diberikan PMT, dimana terjadi perubahan berat badan dan tinggi badan antara sebelum dan sesudah pemberian PMT dengan p-value 0,000 yang artinya ada perubahan berat badan dan tinggi badan balita setalah mendapatkan PMT. Pemberian PMT Modifikasi berbasis kearifan lokal dalam hal ini nuget ikan tahu kelor dapat menjadi alternatif program penanggulangan stunting
Hubungan Perilaku Caregiver Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Kardiovaskular Yang Menjalani Program Rehab Jantung di RSUDZA Banda Aceh Fithriany, Fithriany; Laila, Nurnarita; Fadlina, Amelia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50686

Abstract

Penyakit kardiovaskular (PKV) merupakan salah satu penyebab utama kematian secara global di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Prevalensinya semakin hari semakin meningkat. Pasien dengan penyakit kardiovaskular rata rata mengalami penurunan kualitas hidup (QoL). Program rehabilitasi jantung (PRJ) terbukti efektif dalam meningkatkan QoL pasien PKV, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kepatuhan pasien dan dukungan dari caregiver. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku caregiver dengan kualitas hidup pasien penyakit kardiovaskular yang menjalani program rehabilitasi jantung di RSUDZA Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 110 orang responden pasien PKV dan caregivernya. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner perilaku caregiver dan kuisioner kualitas hidup SF-36 (Short Form health -36). Analisis korelasi dilakukan untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian Berdasarkan uji korelasi spearman diperoleh koefisien korelasi 0,600 dan p value 0,000 yang menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara perilaku caregiver dengan peningkatan kualitas hidup pasien PKV. Kesimpulan: penelitian ini menegaskan pentingnya peran aktif dan dukungan caregiver dalam program rehabilitasi jantung untuk mendukung proses pemulihan. Oleh karena itu, disarankan agar program rehabilitasi jantung tidak hanya fokus pada pasien tetapi juga melibatkan edukasi dan dukungan untuk caregiver
Hubungan Risiko Depresi Perinatal Dengan Situasi Hidup dan Dukungan Sosial Pada Ibu Hamil Ifadah, Hanna Aulia; Sawitri, Brihastami; Rahniayu, Alphania; Dhamayanti, Hanifa Erlin
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.23439

Abstract

Depresi perinatal merupakan hasil dari interaksi kompleks yang dipengaruhi oleh faktor genetik, epigenetik, neuroendokrin, hipotalamus-hipofisis-adrenal, sosial, dan lingkungan, terutama pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara risiko depresi perinatal dengan kondisi kehidupan dan dukungan sosial pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik, menggunakan metodologi cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang berdomisili di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, dengan jumlah sampel sebanyak 93 partisipan yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian meliputi Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dan kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dengan skala Likert. Temuan menunjukkan adanya korelasi antara dukungan sosial dan risiko depresi perinatal, yang dibuktikan dengan uji Chi Square. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat dukungan sosial yang diterima ibu hamil dan risiko depresi perinatal. Sebaliknya, kondisi tempat tinggal dalam penelitian ini tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan risiko depresi perinatal. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa ibu hamil yang berisiko mengalami depresi perinatal cenderung memiliki tingkat dukungan sosial yang lebih rendah. Yang penting, dukungan sosial tampaknya menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko depresi perinatal pada wanita hamil.
Analisis Informasi Citra Anatomi Ct Scan Abdomen Kontras Pada Penggunaan Variasi Filter Kernel Wati, Kristina; Susanto, Fani; Fitriana, Lutfatul; Hidayat, Fathur Rachman; Safitri, Ara Novita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.45893

Abstract

Pada pemeriksaan Ct Scan Abdomen sering kali dijumpai tidak ada keseragaman dalam menggunakkan filter kernel oleh rafiografer. Adanya ketidak seragaman menggunakan filter kernel oleh radiografer, tentu akan mengakibatkan informasi citra yang dihasilkan tidak seragam oleh radiografer yang satu dengan yang lain. Oleh karena itu perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait penggunaan variasi filter kernel dalam pemeriksaan Ct Scan Abdomen khususnya dalam menganalisis informasi citra anatomi yang di hasilkan.Tujuan penelitian ini untuk mebandingkan dan mengetahui informasi citra yang dihasilkan dengan menggunakan variasi filter kernel yang berbeda. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimental. Penelitian dilakukan di Instalasi Radiologi RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo. Sampel terdiri dari 7 pasien Ct Scan Abdomen kontras. Hasil citra dianalisis oleh 2 observer Dokter Spesialis Radiologi menggunakkan kueisioner dengan metode visual grading analysis (VGA). Hasil kueisioner diuji statistik dengan uji kosistensi cohen’s kappa dan uji friedman.Variasi filter kernel dilakukan pada setiap pasien dengan 4 jenis variasi filter kernel untuk melihat efeknnya. Hasil uji statistik menyatakan bahwa p-value <0,005 maka variasi filter kernel B30s (medium smooth), B41s (medium +), B50s (medium sharp), dan B80s (very sharp) menunjukkan perbedaan informasi citra Ct Scan Abdomen kontras. Penelitian ini menunjukkan ada perbedaan nilai informasi citra anatomi yang signifikan antara ke empat variasi filter kernel. Maka variasi filter kernel B30s (medium smooth) disarankan untuk pemeriksaan Ct Scan Abdomen kontras, karena dalam uji statistik menunjukkan bahwa B30s (medium smooth) memberikan informasi citra yang paling optimal.