cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Literature Review : Media Kultur Jaringan Tanaman Untuk Produksi Kuersetin Clarissa, Grace Ivana; Kelana, Himalaya Wana; Hamdani, Syarif
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50825

Abstract

Kuersetin merupakan senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker yang tinggi, namun produksinya dari tanaman konvensional terbatas oleh faktor musim, iklim, dan rendahnya akumulasi alami. Kultur jaringan tanaman menawarkan alternatif produksi kuersetin yang berkelanjutan dengan kontrol lingkungan optimal dan biosintesis metabolit sekunder yang dapat diinduksi. Penetapan jenis dan komposisi media kultur menjadi krusial karena media menentukan ketersediaan nutrisi, keseimbangan hormon, dan kondisi fisiologis yang mempengaruhi jalur biosintesis. Artikel ini merupakan literature review dengan kerangka PICOC menggunakan data tahun 2015–2025 yang dianalisis secara sistematis mengikuti alur PRISMA. Kajian ini menganalisis 32 studi untuk mengevaluasi pengaruh media kultur terhadap produktivitas kuersetin pada berbagai sistem kultur in vitro. Media Murashige-Skoog (MS) mendominasi 90,6% penelitian, dengan modifikasi ½ MS pada kultur hairy roots menghasilkan produktivitas tertinggi (48,24 mg/g DW pada Raphanus sativus). Media B5 menunjukkan keunggulan untuk spesies leguminosa dengan peningkatan kuersetin 5,03 kali lipat. Manipulasi konsentrasi sukrosa (30-45 g/L) dan suplementasi biostimulator menghasilkan akumulasi hingga 64,9 mg/g. Kultur hairy roots dan suspensi sel menunjukkan responsivitas tertinggi dengan rentang produktivitas 0,34-209,93 mg/g DW. Optimalisasi media untuk produksi kuersetin memerlukan pendekatan spesifik berdasar pada jenis tanaman, metoda kultur, dan jenis ekspan yang dipakai.
Pengaruh Pemberian Cuka Sari Apel Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1 Salamah, Tri Ayu Nida; Isnaini, Nur; Handayani, Diyah Yulistika; Ramdani, Meida Laely
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51223

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 adalah kondisi kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan menjadi salah satu fokus utama dalam Pengelolaan kadar. Cuka sari apel memiliki potensi dalam menurunkan kadar glukosa darah melalui mekanisme peningkatan sensitivitas insulin dan pengaturan metabolisme glukosa. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh pemberian cuka sari apel terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1. Desain penelitian ini adalah quasi- eksperimen dengan pendekatan non-equivalent control group design. Sebanyak 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi dibagi menjadi dua kelompok: 20 responden kelompok intervensi yang menerima cuka sari apel bersama obat diabetes, dan 20 responden kelompok kontrol yang hanya menerima obat diabetes. Pemberian cuka sari apel dilakukan selama 7 hari dengan dosis 15 ml yang dilarutkan dalam air dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian cuka sari apel secara di Uji Mann-Whitney tidak signifikan dengan nilai signifikasinya 0.317, namun jika di lihat dari kedua kelompok menggunakan kadar gula darah kelompok intervensi menunjukkan bahwa gula darah puasa mengalami penurunan. Cuka sari apel terbukti efektif sebagai terapi tambahan untuk mengontrol kadar gula darah pada penderita DM tipe 2, memberikan alternatif pengobatan yang lebih terjangkau dan alami dalam pengelolaan penyakit ini. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Cuka Sari Apel, Kadar Gula Darah
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kinerja Pegawai Puskesmas dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas X Samarinda Tistania, Nurul Rizkiana; Ramdan, Iwan Muhamad; Sedionoto, Blego; Rohmah, Nur; Ningsih, Riyan; Adrianto, Ratno
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51316

Abstract

Kinerja pegawai di Puskesmas X merupakan elemen strategis dalam menjamin mutu layanan kesehatan primer, sehingga perlu ditingkatkan melalui pendekatan sistematis terhadap faktor-faktor internal pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kinerja. pegawai dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas X Samarinda pada tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik pengambilan sample yaitu Total Sampling dan jumlah 54 responden, penelitian dilakukan di Puskesmas X dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square sedangkan analisis multivariat menggunakan Analisis Regresi Logistik Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara tekanan kerja (p=0,016), kepuasan kerja (p = 0,034) , dan loyalitas ( p = 0,007) terhadap kinerja pegawai Puskesmas X. Namun, tidak ditemukan hubungan antara kemampuan (p= (0,651) dan rekan kerja (0,313) dengan kinerja pegawai. Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai adalah loyalitas (Exp (B) = 4,714 yang mengindikasikan bahwa pegawai dengan loyalitas yang cukup memiliki peluang 4,7 kali lebih besar untuk menunjukkan kinerja yang baik dibandingkan dengan pegawai yang loyalitas nya kurang mendukung. Disarankan Puskesmas mengadakan pelatihan dan pengembangan kompetensi secara berkala menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dengan menanamkan nilai-nilai budaya organisasi yang positif agar tercipta kinerja yang baik.
Perbedaan Pengaruh Jus Pepaya (Carica papaya L.) dan Buah Naga (Hylocereus sp) terhadap Kadar Kolesterol Sulastri, Sulastri; Fitria, Cemy Nur; Mintarsih, Sri; Hastuti, Weni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51321

Abstract

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Intervensi nonfarmakologis melalui konsumsi buah yang kaya serat, antioksidan, dan fitokimia berpotensi menurunkan kadar kolesterol. Pepaya (Carica papaya L.) dan buah naga (Hylocereus sp.) merupakan buah tropis yang diketahui memiliki kandungan serat larut, vitamin C, flavonoid, dan senyawa bioaktif yang berperan dalam metabolisme lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian jus pepaya dan jus buah naga terhadap kadar kolesterol pada responden. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-posttest pada dua kelompok. Jumlah responden sebanyak 20 orang, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi jus pepaya dan kelompok intervensi jus buah naga. Masing-masing kelompok mendapat intervensi jus sebanyak 250 ml/hari selama periode tertentu. Pengukuran kadar kolesterol dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan metode enzimatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian papaya dan post test pemberian buah naga mendapatkan hasil p=0,04. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kelompok jus pepaya maupun kelompok jus buah naga mengalami penurunan kadar kolesterol total yang signifikan (p<0,05). Perbandingan antar kelompok menunjukkan bahwa jus pepaya memberikan penurunan kadar kolesterol lebih besar dengan nilai p<0,001 dibandingkan jus buah naga dengan nilai p= 0,015. Jus pepaya lebih efektif dibandingkan jus buah naga dalam menurunkan kadar kolesterol pada responden. Hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi pepaya dapat menjadi salah satu alternatif intervensi nonfarmakologis dalam upaya pengendalian kolesterol darah.
Hubungan Pola Makan dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Anak Air Kota Padang Tahun 2025 Rizana, Nia Afnita; Hasanalita, Hasanalita; Sanputri , Yen Risa; Sari, Indri Putri; Sukmawati, Yofa; Febria, Chyka
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51347

Abstract

In Indonesia, 41.8% of maternal deaths are caused by anemia during pregnancy. The prevalence of anemia in West Sumatra is 17.38%. In Padang City, the prevalence of anemia in Padang City is 43%. One of the factors that can cause anemia during pregnancy is diet. The purpose of this study was to determine the relationship between diet and Hb levels in pregnant women at the Anak Air Health Center in Padang City in 2025. The type of analytical research was cross-sectional design. The independent variable was diet and the dependent variable was Hb levels. The study population was 38 pregnant women in the first trimester. The sampling technique was Total Sampling. Data collection was by questionnaire and observation. The study was conducted in March 2025 at the Anak Air Health Center. Data processing and data analysis were carried out using the Chi Square test. The results showed that the frequency of respondents' Hb levels showed that some respondents experienced anemia, namely 16 people (57.9%). Respondents had poor diets, namely 17 people (44.7%). The statistical test results obtained a p-value of 0.010 (p-value <0.05), indicating a significant relationship between diet and hemoglobin levels. Diet affects hemoglobin levels in pregnant women. This study is expected to increase respondents' knowledge and insight, provide information for other researchers, and provide evaluation for Community Health Centers.
Tingkat Kepuasan Pasien di Poli Gigi Puskesmas Padangsari Kecamatan Banyumanik Kota Semarang Presilia, Melly; Wulandari, Respati; Mahawati, Eni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51408

Abstract

Puskesmas Padangsari, as one of the primary healthcare institutions, strives to provide services that meet the expectations of the community while also supporting the overall improvement of public health. All forms of optimal dental health services aim to meet the needs and expectations of patient satisfaction. The quality of service can be viewed as a parameter that reflects the interaction and relationship between consumer expectations and the performance results of the service provided.This research aims to determine the level of patient satisfaction at Puskesmas Padangsari. A total of 247 patients filled out the satisfaction questionnaire, and the results showed that 185 patients were very satisfied with the dental clinic service, 57 patients were satisfied, and 5 patients were less satisfied with the service provided at the dental clinic of Puskesmas Padangsari.
Gambaran Penerapan Health Belief Model dan Edgar Dale pada Perilaku Pencegahan Stunting Anak Balita di Wilayah Puskesmas Kpik Padang Rahmadhani , Dian; Neherta , Meri; Hermalinda , Hermalinda
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51413

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Rendahnya pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dalam pengasuhan gizi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya stunting. Intervensi pengasuhan nutrisi berbasis Health Belief Model (HBM) dan teori Edgar Dale’s Cone of Experience merupakan pendekatan edukatif yang dapat meningkatkan perilaku ibu dalam pencegahan stunting melalui pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman dan persepsi kesehatan. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dalam pengasuhan nutrisi berbasis Health Belief Model dan Edgar Dale untuk pencegahan stunting pada anak usia 6–24 bulan dengan analisis deskriptif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Sampel penelitian terdiri dari 70 ibu yang memiliki anak usia 6–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo, Kota Pekanbaru. Intervensi dilakukan melalui edukasi gizi menggunakan media poster, PowerPoint, modul, video edukatif, dan demonstrasi pembuatan MP-ASI. Data dianalisis secara deskriptif univariat untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Sebelum intervensi, tingkat pengetahuan ibu dalam kategori cukup (71,4%) dan baik (28,6%), setelah intervensi meningkat menjadi seluruhnya kategori baik (100%). Sikap positif meningkat dari 74,3% menjadi 97,1% setelah intervensi. Tindakan positif meningkat dari 68,6% menjadi 100% setelah intervensi. Semua indikator menunjukkan peningkatan yang bermakna, terutama tindakan memberikan protein hewani minimal sekali sehari yang meningkat dari 70,0% menjadi 100%, serta keaktifan ibu membawa anak ke posyandu meningkat dari 84,3% menjadi 100%. Kesimpulan: Intervensi pengasuhan nutrisi berbasis Health Belief Model dan Edgar Dale efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dalam pengasuhan nutrisi untuk pencegahan stunting. Pendekatan edukatif berbasis persepsi dan pengalaman langsung ini dapat dijadikan model dalam kegiatan promosi kesehatan di masyarakat. Kata Kunci: Health Belief Model, Edgar Dale, pengasuhan nutrisi, perilaku ibu, stunting
Pengembangan Model anti Perundungan melalui Pendekatan Komunikasi Terapeutik pada Guru di Banjarmasin Wahyu Asnuriyati; Indrayadi, Indrayadi; Nugraha, Fajar Yuda; Wafa, Akhmad Farhan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51415

Abstract

Perundungan merupakan bentuk kekerasan antar teman sebaya yang berdampak serius terhadap kesejahteraan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model intervensi anti perundungan dengan pendekatan komunikasi terapeutik dalam menurunkan perilaku perundungan pada siswa sekolah menengah pertama di Kota Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan quasi-experimental dengan desain pretest-posttest control group. Lokasi penelitian terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Banjarmasin Tengah sebagai kelompok perlakuan dan Banjarmasin Barat sebagai kelompok kontrol. Populasi penelitian berjumlah 22.363 siswa, dengan jumlah sampel 200 responden yang dipilih menggunakan rumus Fleiss dan dibagi secara seimbang antara kelompok perlakuan (n=100) dan kelompok kontrol (n=100). Intervensi diberikan kepada guru pada kelompok perlakuan melalui pelatihan model komunikasi terapeutik, yang kemudian diterapkan kepada siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ), dan analisis menggunakan uji t berpasangan (paired t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai t = 6,983; p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan bahwa intervensi komunikasi terapeutik efektif dalam menurunkan perilaku perundungan. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan komunikasi terapeutik sebagai strategi preventif dan promotif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif bagi siswa.
Kajian Kadar Hipertensi dan Faktor-faktor Risiko Pada Pengemudi Dump Truk PT Xyz di Pulau Obi Hartanto, Bagus; Asfawi, Supriyono; Yuantari, MG Catur
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi pada pengemudi dump truk PT XYZ di pulau Obi Maluku Utara. Penelitian Menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan analitik. Data sekunder diperoleh dari hasil Medical Cek Up (MCU) Tahunan sebanyak 208 pengemudi melalui total sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara umur Sig. (2-tailed) 0.414, masa kerja Sig. (2-tailed) 0.414, riwayat hipertensi ibu Sig. (2-tailed) 0.319, konsumsi alkohol Sig. (2-tailed) 0.280, dan aktivitas olahraga Sig. (2-tailed) 0.446 dengan kejadian hipertensi. Sebaliknya terdapat hubungan signifikan antara, riwayat hipertensi ayah Sig. (2-tailed) 0.025, kebiasaan merokok Sig. (2-tailed) 0.001, serta status obesitas Sig. (2-tailed) 0.001 dengan hipertensi. Kebaharuan penelitian ini terletak pada konteks pekerja sektor transportasi pertambangan, yang relatif jarang diteliti, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan promotif-preventif khusus bagi kelompok pekerja dengan risiko kerja tinggi. Menjadikan rekomendasi bagi perusahaan untuk melakukan pengujian kesehatan sebagai syarat pengemudi sebelum bekerja untuk mendapatkan status fit to work.
Uji Antibakteri Formula Liposom Minyak Atsiri Kulit Jeruk Kasturi (Citrus microcarpa) Dan Kulit Jeruk Lemon (Citrus limon) Gaol, Budianto Lumban; Yuandani, Yuandani; Wiraseptama, Abdi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51551

Abstract

Komponen utama senyawa bioaktif dari minyak atsiri yang dihasilkan oleh kulit buah jeruk berupa senyawa d–limonene, -pinene, γ-terpinene, dan linalool diketahui memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Adanya keterbatasan minyak atsiri seperti kelarutan rendah dalam air, volatilitas tinggi dan ketidakstabilan terhadap oksidasi dan suhu dapat menghambat efektivitas minyak atsiri sehingga diperlukan sistem penghantaran yang dapat melindungi dan mengoptimalkan kinerja bioaktif dari minyak atsiri tersebut, salah satunya adalah liposom. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya daya hambat terhadap bakteri Salmonella thypi dan Bacillus cereus dari formula liposom dengan bahan utama minyak atsiri yang diperoleh dari kulit jeruk kasturi dan lemon. Metode penelitian berupa metode eksperimental dengan tahapan pengambilan minyak atsiri dengan cara destilasi uap air, dilakukan uji karakteristik minyak atsiri dan dibuat dalam bentuk formula liposom dengan konsentrasi yang berbeda, kemudian dilakukan uji karakterisasi lipososm serta diuji daya hambat terhadap bakteri dengan metode difusi cakram. Hasil karakteristik minyak atsiri kulit buah jeruk kasturi dan lemon menghasilkan nilai bobot jenis sebesar 0,837 dan 0,842; nilai indeks bias yaitu 1,462 dan 1,470. Hasil karakteristik formula liposom memenuhi syarat liposom. Liposom minyak atsiri memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella thypi dan Bacillus cereus. Kata Kunci: Minyak Atsiri, Citrus microcarpa, Citrus limon, Liposom, Antibakteri.