Jurnal Ners
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles
2,415 Documents
HEALTH PROMOTION MODEL TERHADAP PENGETAHUAN PEREMPUAN PADA PERUBAHAN MASA MENOPAUSE
Sriargianti Amir
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13613
Di negara Indonesia angka presentasi wanita mengalami menopause mencapai 16,1% untuk umur 30-49 tahun dengan jumlah 28.767 wanita. Terjadi peningkatan jumlah proporsi wanita yang mengalami menopause seiring bertambahnya usia pada umu 30-34 tahun dari angka 10% kemudian menjadi 17% pada wanita umur 44-45, dan menjadi 43% pada wanita umur 48-49 tahun. Gejala yang biasanya dirasakan ketika menjelang menopause seperti insomnia, rasa panas (hot flashes), berkurangnya daya ingat serta banyak berkeringat. Tujuan: Mengetahui pengaruh health promotion model terhadap pengetahuan perempuan pada perubahan masa menopause. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra eksperimental. Dalam penelitian ini menggunakan one group pre-post test. Penarikan sampel dilakukan secara tidak acak dengan tehnik quota sampling sejumlah 32 responden. Hasil: setelah dilakukan intervensi health promotion model menggunakan media leaflet pengetahuan resonden yang berkaitan dengan menopause terjadi peningkatan ditandai dengan pengetahuan baik 30 (93,8%) dan pengetahuan cukup 6 (6,3%). Hal ini dibuktikan dengan nilai hasil uji analisis Mcnemar didapatkan p value=0,000 kurang <0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan terhadap pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan health promotion. Kesimpulan: health promotion model menggunakan leaflet menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pengetahuan namun, untuk peneliti selanjutnya mencoba media yang lain
PENGARUH JUS JAMBU BIJI MERAH DALAM MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI : LITERATUR REVIEW
Neni Setiawati;
Popi Sopiah;
Popon Haryeti
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13619
Anemia merupakan situasi dimana sel darah merah dalam tubuh kurang dari batasan wajar. Menurut World Health Organization (2018) prevalensi anemia berkisar antara 40- 88% terjalin pada anak muda gadis di bumi. Bersumber pada informasi Riskesdas (2023) peristiwa anemia terjadi pada remaja putri di Kabupaten Sumedang mengalami kenaikan semenjak bulan Desember 2022 hingga dengan bulan Januari 2023. Kecamatan Sumedang Selatan memiliki prevalensi anemia tertinggi pada remaja putri yaitu mencapai 34,6%. Pemerintah berupaya terhadap penanganan anemia pada remaja putri ialah pemberian TTD satu kali dalam seminggu. Terdapat penanganan lain yang bisa dilakukan untuk menanggulangi anemia pada remaja putri ialah pemberian jus jambu biji merah yang memiliki khasiat yang mampu meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan literatur review ini untuk mengetahui pengaruh jus jambu biji merah dalam tingkatkan kadar hemoglobin dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini memakai database Google Scholar serta Crossref dari tahun 2012 hingga 2022. Literartur review ini memakai 10 artikel sesuai dengan inklusi serta eksklusi. Hasil : analisa dari 10 artikel menunjukan jus jambu biji merah mempengaruhi kepada kenaikan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia. Kesimpulan: terdapat pengaruh pada kenaikan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia setelah diberikan jus jambu biji merah.
Penyebab Rendahnya Nilai Internal Control Pada Proyek X PT XYZ 2023 Di Kota Balikpapan
Aziz Kurnain;
Maslina Maslina;
Muhamad Ramdan
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13675
Perseroan Terbatas (PT) XYZ pada dasarnya ialah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri oil and gas, pada proses penggarapan usaha tersebut ini tentunya mempunyai berbagai macam kemungkinan adanya kecelakaan kerja. Pada hasil laporan internal control HSE yang dilakukan oleh PT XYZ memiliki nilai rendah terhadap 2 (dua) elemen SMK3 Nasional yaitu elemen 2: tentang pembuatan dan rencana strategi K3 dan elemen 7: tentang standar pemantauan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diantaranya ialah wawancara serta dokumen perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis. Hasil penelitian dengan menggunakan teori 4M1E dikemukakan bahwasanya unsur penyebab rendahnya nilai Internal Control pada proyek X PT XYZ 2023 di Kota Balikpapan ialah unsur Man, Method. Mengacu pada hasil penelitian perlu adanya penggembangan sistem pemantauan yang lebih efektif, pembuatan form checklist dan prosedur tindakan perbaikan yang jelas, serta pelatihan dan sosialisasi yang lebih baik tehadap karyawan tentang pentingnya partisipasi aktif dalam memastikan keselamatan kerja di area proyek.
Analisis Kerugian Ekonomi Akibat Sisa Makanan Pasien di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang
Vira Triasya;
Indah Yuliana;
Maya Ija
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13736
Adanya makanan yang tersisa oleh pasien mengakibatkan kebutuhan gizi pasien tidak terpenuhi dengan baik dan juga dapat menyebabkan adanya kerugian ekonomi karena makanan yang tersisa terbuang secara sia-sia. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis biaya sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sisa makanan seluruh pasien rawat inap kelas III pada Bulan Januari 2023 yang dirawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang yang mendapatkan bentuk makanan nasi biasa dengan diet TETP. Sampel diambil dengan cara purposive sampling yaitu semua subjek yang memenuhi kriteria inklusi dimasukkan dalam penelitian. Pada penelitian ini, data sisa makanan diukur dengan teknik penaksiran (visual Comstock) menggunakan instrument comstock 7 poin. Hasil penelitian diperoleh rata-rata biaya sisa makanan makan siang dalam siklus 10 hari yaitu Rp32.387,96 atau sebesar Rp1.079,59 menyumbang kerugian ekonomi sebesar 11,73% dari biaya permenu makan siang.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAWAT DALAM PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT: Literature Review
Adinda Nur Salsabila;
Inge Dhamanti
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13740
Pendahuluan: Patient Safety merupakan parameter utama dalam sistem pelayanan kesehatan yang diharapkan dapat menjadi acuan untuk menghasilkan pelayanan kesehatan yang ideal dan menurunkan insiden bagi pasien. Faktor perawat menjadi faktor utama yang berkaitan dengan keselamatan pasien, karena perawat lebih sering berinteraksi dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi perawat dalam penerapan keselamatan pasien di rumah sakit. Metode: Penulisan artikel ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan beberapa jurnal dan artikel dari database Indonesia One Search dan Google Scholar dengan kriteria inklusi yang ditetapkan. Hasil: Dari hasil telaah enam literatur, menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi perawat dalam penerapan keselamatan pasien, meliputi usia, sikap, pengetahuan, motivasi kerja, beban kerja, lama kerja, supervisi, dan budaya organisasi. Kesimpulan: Penerapan sasaran keselamatan pasien oleh perawat di rumah sakit dapat dikategorikan baik dan kurang baik karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Untuk itu diperlukan adanya koordinasi dari pihak rumah sakit agar melaksanakan kegiatan untuk memperkuat faktor – faktor yang berpengaruh pada perawat sehingga keselamatan pasien dapat diimplementasikan dengan baik.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU LANSIA DI KECAMATAN NUNPENE
Oliva Maria Dede Repi;
Jacob Ratu;
Grouse Oematan;
Andreas Umbu Roga
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13745
Posyandu lansia adalah suatu wadah pelayanan kepada lansia di masyarakat berbasis UKBM dimana pembentukan dan pelaksanaannya dilaksanakan oleh masyarakat dengan pendampingan dari tenaga kesehatan Puskesmas, dalam ahli informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat sebagai upaya promotif preventif dalam peningkatan status kesehatan dan kualitas hidup lansia. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh penulis berkaitan dengan pelaksanaan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Nunpene, kegiatan Posyandu Lansia belum terlaksana dengan baik, hal ini disebabkan karena minat, kualitas kader serta anggaran kegiatan Program Posyandu Lansia juga masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan posyandu lansia, kelengkapan saran dan prasarana, ketersediaan anggaran serta kulitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia yaitu Tenaga Kesehatan dan Kader di Puskesmas Nunpene. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan dan dokumentasi, dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana posyandu lansia diwilayah kerja Puskesmas Nunpene sudah tersedia dengan lengkap sedangkan minat lansia dalam pelaksanaan program posyandu lansia masih rendah, anggaran untuk posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Nunpene juga belum tercukupi dan belum ada dana khusus untuk pelaksanaan program posyandu, serta kualitas dan kuantitas sumber daya manusia dalam hal ini kualitas tenaga pembantu seperti kader masih perlu ditingkatkan. Posyandu lansia bisa berjalan dengan baik jika minat lansia dalam mengunjungi posyandu tinggi, terdapat anggaran yang cukup serta ketersedian tenaga kesehatan dan kader dengan kualitas dan jumlah yang memadai. Petugas Kesehatan dan kader diharapkan lebih aktif melakukan kunjungan rumah pada lansia yang mempunyai keterbatasan gerak.
PENGARUH KELAS AYAH TERHADAP PERILAKU PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI PADA BAYI RESIKO STUNTING DI KABUPATEN SLEMAN
Anisa Mauliddina;
Siswanto Pabidang;
Yuni Kusmiyati
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13761
Penelitian ini mengkaji tentang bagamaimana pengaruh kelas ayah terhadap pemenuhan gizi pada bayi resiko stunting di Kabupaten Sleman. Penelitian ini termasuk dalam penelitian percobaan (experiment research), sedangkan untuk pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ayah yang memiliki bayi baru lahir resiko stunting di Kabupaten Sleman sebanyak 1231 orang yang diperoleh pada saat penelitian dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan gizi oleh ayah sebelum dan sesudah tanpa perlakuan kelas ayah (control) dengan nilai p-value sebesar 0,183 (p-value > 0,05). Ada pengaruh yang siginifikan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi oleh ayah sebelum diberikan kelas ayah dan sesudah diberikan kelas ayah dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p-value > 0,05).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INTRA UTERINE FETAL DEATH (IUFD) PADA IBU BERSALIN DI RSUD KOTA KENDARI
Wa Ode Sri Kamba Wuna;
Sulfianti A Yusuf
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13771
Intra Uterine Fetal Death (IUFD) atau kematian janin dalam kandungan adalah tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dan belum dikeluarkannya janin dari uterus ibunya. Intra Uterine Fetal Death (IUFD) merupakan salah satu penyebab kematian perinatal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 62 orang terbagi atas Kasus IUFD 31 orang dan Kontrol (Tidak IUFD) berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar check list. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan uji Mann Whitney U. Hasil Uji Chi Square hubungan umur ibu dengan kejadian IUFD didapatkan nilai p=0,27 (p>0,05) artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian IUFD. Hasil Uji Chi Square hubungan paritas dengan kejadian IUFD didapatkan nilai p=0,00 (p<0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian IUFD. Hasil Uji Mann Whitney U hubungan umur kehamilan dengan kejadian IUFD diperoleh hasil p=0,01 (p<0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara umur kehamilan dengan kejadian IUFD. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian IUFD, ada hubungan antara paritas dan umur kehamilan dengan kejadian IUFD. Kata Kunci: Umur Ibu, Paritas, Umur Kehamilan, IUFD.
ANALYSIS OF WORKLOAD AND WORK-RESULT LEVELS ON WORK FATIGUE IN ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS IN WEST KARAWANG DISTRICT
Sudiono Sudiono;
Sigit Mulyono;
Henny Permatasari
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13772
Work exhaustion is a weakening of energy to carry out an activity or a decrease in work power and a decrease in the body's resistance to work. Fatigue causes teacher performance to be disrupted. The purpose of this study was to identify the level of workload, stress, and work fatigue in elementary school teachers. The research method used is quantitative analytic descriptive with cross-sectional research design. The research sample was 190 teachers, taken using consecutive sampling technique. Bivariate analysis using the chi-square test showed a significant relationship between workload and stress levels with the occurrence of work fatigue in elementary school teachers. The findings of this study suggest the need to conduct promotive and preventive services and routine health screening in schools so that elementary school teachers can work optimally and avoid work fatigue problems.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMAN 5 PEKANBARU
Mala Sisliana;
Alini Alini;
Erlinawati Erlinawati;
Bri Novrika
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.13796
Remaja yang terganggu fisiknya dapat dimungkinkan terganggu psikis dan mentalnya, dibuktikan dengan remaja tersebut merasakan kecemasan, kebingungan, kegelisahan serta kekhawatiran. Masalah kesehatan mental yang terjadi pada remaja tersebut berhubungan dengan self efficacy atau yang disebut dengan kepercayaan diri remaja pada potensi diri yang dimilikinya dalam pencapaian sesuatu dan dalam menghadapi tekanan disituasi tertentu. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji continuity correction. Hasil analisa univariat diperoleh 142 siswa (81.6%) dengan self efficay rendah dan sebanyak 141 siswa (81,0%) mengalami kesehatan mental rendah, ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kesehatan mental remaja di SMAN 5 Pekanbaru tahun 2022 dengan p-value = 0,000 (?). Diharapkan siswa mampu meningkatkan self efficacy dalam menilai kemampuan terhadap potensi diri sendiri supaya memperoleh kesejahteraan diri dengan kesehatan mental yang baik.