cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 3,122 Documents
Efektivitas Terapi Pijat Akupresur Menggunakan Minyak Virgin Coconut Oil Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Komang Agus Wira Adi; I Made Sundayana; Ni Made Dwi Yunica Astriani; I Wayan Antariksawan; Kadek Yudi Aryawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60717

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular utama dan penyebab kematian utama di seluruh dunia dengan banyak kasus tanpa gejala. Penurunan tekanan darah telah diamati dengan pengobatan non-obat seperti akupresur dan Minyak Kelapa Murni (VCO). Studi ini bertujuan untuk menentukan efek pengobatan pijat akupresur menggunakan minyak VCO terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Tejakula II. Studi ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan metodologi Kelompok Kontrol Non-Ekuivalen yang melibatkan 99 partisipan. Kelompok intervensi menerima pengobatan akupresur selama 15 menit pada titik BL-2, GB-20, GB-21, TE-17, dan LI-4. Kelompok kontrol menerima pengukuran tekanan darah rutin tanpa intervensi lain. Studi ini mengungkapkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik setelah intervensi, dengan Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,001. Studi ini mengungkapkan bahwa pengobatan akupresur dengan minyak VCO efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan terapi non-farmakologis dalam perawatan kesehatan. Kata Kunci: Hipertensi, Akupresur, Virgin Coconut Oil (VCO), Tekanan Darah.
Penerapan Health Belief Model Pada Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS Pada Wanita Pekerja Seks dan Pelaut: Narrative Review Aditya Aditya; Annisa Nurrachmawat; Nur Rohmah; Muhammad Arifin; Budi Irwansyah; Risna Sagitasari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60719

Abstract

Wanita pekerja seks (WPS) dan pelaut merupakan populasi kunci dan populasi jembatan dalam penularan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV/AIDS, antara lain karena mobilitas tinggi dan keterlibatan dalam hubungan seksual transaksional. Health Belief Model (HBM) banyak digunakan untuk menjelaskan perilaku pencegahan seperti penggunaan kondom pada kedua populasi ini, namun bukti yang ada masih tersebar di berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti mengenai hubungan konstruk HBM dengan perilaku pencegahan IMS/HIV pada WPS dan pelaut melalui metode narrative review. Sebanyak 32 artikel diidentifikasi, disaring berdasarkan relevansi populasi, lalu dinilai kelayakannya berdasarkan penggunaan kerangka HBM, menghasilkan enam studi untuk disintesis. Hasil menunjukkan persepsi manfaat dan efikasi diri sebagai prediktor paling konsisten terhadap penggunaan kondom, sementara persepsi hambatan --- tekanan ekonomi, respon klien, dan rasa malu memperoleh kondom --- paling sering menjadi kendala. Persepsi kerentanan dan keparahan sering rendah akibat miskonsepsi risiko, sementara paparan terhadap ODHA menjadi isyarat bertindak yang efektif. Kesimpulannya, konstruk HBM memprediksi perilaku pencegahan secara berbeda pada WPS dan pelaut, dan hambatan struktural-ekonomi perlu diatasi bersamaan dengan faktor persepsi individu.
Hubungan Polimorfisme Gen Human Defensin β 1 rs11362 dan rs1799946 dengan Kejadian Sepsis Neonatorum Awitan Lambat : Sebuah Studi Komparatif Cross-Sectional Cherlina Cherlina; Jamsari Jamsari; Eti Yerizel; Prambudi Rukmono
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60769

Abstract

Sepsis neonatorum merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas bayi baru lahir yang diduga dipengaruhi oleh faktor genetik pada gen-gen yang berperan dalam sistem imun bawaan. Human Defensin β 1 (HDB1) merupakan peptida antimikroba yang berperan penting dalam pertahanan awal tubuh terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara polimorfisme gen HDB1 pada lokus rs11362 dan rs1799946 dengan kejadian sepsis neonatorum. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional comparative ini menggunakan 60 sampel DNA genomik arsip yang telah tersimpan sebelumnya, terdiri atas 30 sampel neonatus dengan sepsis neonatorum awitan lambat (onset >72 jam dengan kultur darah positif) dan 30 neonatus tanpa sepsis. Genotipe kedua lokus ditentukan melalui amplifikasi PCR dengan sepasang primer yang mengapit kedua lokus (ukuran amplikon 833 bp), dilanjutkan sekuensing Sanger, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square pada derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang bermakna antara polimorfisme HDB1 rs11362 C>T dengan kejadian sepsis neonatorum (p=0,043), dimana dari seluruh subjek yang memiliki genotipe TT rs11362, sebanyak 15 dari 21 subjek (71,4%) merupakan kelompok sepsis, sedangkan 6 dari 21 subjek (28,6%) berasal dari kelompok tanpa sepsis. Sebaliknya, polimorfisme HDB1 rs1799946 C>T tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian sepsis neonatorum (p=0,349). Dapat disimpulkan bahwa polimorfisme gen HDB1 rs11362, tetapi tidak rs1799946, berhubungan dengan kerentanan neonatus terhadap sepsis, menunjukkan potensinya sebagai kandidat biomarker genetik untuk diteliti dan dikembangkan lebih lanjut.
Pengaruh Peer Group Support Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Yang Mengalami Cyberbullying Nurul Bariyah; Ari Damayanti Wahyuningrum; Ika Arum Dewi Satiti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60788

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami remaja dan dapat berdampak pada penurunan kesejahteraan psikologis. Peer group support merupakan salah satu bentuk dukungan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis melalui dukungan dari teman sebaya. Tujuan menganalisis pengaruh peer group support terhadap kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi experimental pretest-posttest with control group. Sampel penelitian berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi diberikan sebanyak empat kali pertemuan selama satu bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dan Mann-Whitney. Hasil terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah pemberian peer group support (p<0,05). Kelompok intervensi mengalami peningkatan pada seluruh dimensi kesejahteraan psikologis, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan. Kesimpulan Peer group support berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi dalam meningkatkan kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah.
Peran Pendampingan Bidan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Ibu Hamil dengan Preeklamsia: A Literature Review Fitri Enjel Manurung; Srilina Pinem; Lince Abelia Simbolon; Maria Linelig K; Rosti Sinaga
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60819

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu maupun bayi. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis dan kualitas hidup ibu hamil. Bidan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang komprehensif melalui deteksi dini, edukasi kesehatan, dukungan psikologis, dan continuity of care untuk meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dengan preeklamsia.Menganalisis peran pendampingan bidan dalam meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dengan preeklamsia berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan.Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan SpringerLink. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi berupa publikasi tahun 2020–2025, tersedia dalam full text, serta membahas pendampingan bidan, preeklamsia, dan kualitas hidup ibu hamil. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis secara deskriptif.Hasil kajian menunjukkan bahwa pendampingan bidan berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dengan preeklamsia melalui deteksi dini faktor risiko, pemantauan kondisi ibu, edukasi kesehatan, dukungan psikologis, serta penerapan continuity of care. Pendampingan yang komprehensif mampu meningkatkan kepatuhan ibu terhadap pelayanan antenatal, mengurangi kecemasan, mempercepat penanganan komplikasi, serta meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis ibu selama kehamilan.Pendampingan bidan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hidup ibu hamil dengan preeklamsia. Oleh karena itu, penguatan peran bidan dalam pelayanan antenatal yang berkesinambungan perlu terus ditingkatkan untuk mendukung kesehatan ibu dan janin.
Keterlibatan dan Dukungan Suami sebagai Determinan Utama Rendahnya Penggunaan Kontrasepsi Implan: Studi Kepustakaan Yuni Sarah; Yesica Geovany Sianipar; Siti Fadillah; Lona Melati Lumbantobing; Sarfina Sembiring
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60820

Abstract

Kontrasepsi implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektivitas tinggi dalam mencegah kehamilan. Meskipun demikian, tingkat penggunaan kontrasepsi implan di Indonesia masih relatif rendah dibandingkan metode kontrasepsi jangka pendek. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dan dukungan suami menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam keputusan perempuan menggunakan kontrasepsi implan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil penelitian mengenai keterlibatan dan dukungan suami sebagai determinan utama rendahnya penggunaan kontrasepsi implan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan DOAJ menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan dukungan suami, keterlibatan suami, kontrasepsi implan, dan keluarga berencana. Artikel yang diterbitkan pada periode 2020–2026, tersedia dalam teks lengkap, serta sesuai dengan tujuan penelitian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara deskriptif melalui sintesis tematik.Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan suami merupakan determinan yang paling konsisten dalam meningkatkan penggunaan kontrasepsi implan. Bentuk dukungan yang ditemukan meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental, serta keterlibatan dalam pengambilan keputusan reproduksi. Selain itu, faktor lain seperti tingkat pengetahuan, pendidikan, sikap, paritas, kondisi sosial ekonomi, kualitas pelayanan kesehatan, dan budaya juga memengaruhi penggunaan kontrasepsi implan. Namun demikian, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang memperoleh dukungan dari suaminya memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk memilih dan mempertahankan penggunaan kontrasepsi implan dibandingkan perempuan yang tidak memperoleh dukungan pasangan.Keterlibatan dan dukungan suami merupakan faktor penting dalam meningkatkan penggunaan kontrasepsi implan. Oleh karena itu, program keluarga berencana perlu mengembangkan pendekatan berbasis pasangan melalui konseling, edukasi, dan promosi kesehatan yang melibatkan suami secara aktif untuk meningkatkan cakupan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang.
Strategi Berbasis Keluarga Dalam Meningkatkan Kepatuhan Komsumsi Tablet Zat Besi Pada Ibu Hamil: Studi Literatur Theresia Arliyani Sianturi; Asnita Sinaga; Elisabet Ompusunggu; Safira Sarnima; Sri Nova Kartini Wati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60821

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan, persalinan, serta gangguan pertumbuhan janin. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah pemberian tablet zat besi, namun kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tersebut masih tergolong rendah. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet zat besi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi berbasis keluarga dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil melalui pendekatan Systematic Literature Review. Penelitian menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, Wiley Online Library, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2016–2026. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis menggunakan metode narrative synthesis. Hasil kajian terhadap sepuluh artikel menunjukkan bahwa strategi berbasis keluarga berperan signifikan dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil. Bentuk strategi yang paling efektif meliputi dukungan emosional, motivasi, pengawasan konsumsi tablet, pengingat jadwal minum tablet, pendampingan selama pemeriksaan kehamilan, serta edukasi kesehatan yang melibatkan suami dan anggota keluarga lainnya. Sebaliknya, rendahnya pengetahuan, efek samping tablet, lupa mengonsumsi tablet, serta kurangnya dukungan keluarga menjadi faktor penghambat kepatuhan. Dengan demikian, keterlibatan keluarga merupakan komponen penting dalam mendukung keberhasilan program suplementasi zat besi selama kehamilan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan dan pengelola program kesehatan ibu perlu mengembangkan intervensi yang berorientasi pada pemberdayaan keluarga guna meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet zat besi dan menurunkan kejadian anemia pada ibu hamil.
Strategi Pencegahan dan Manajemen Bendungan ASI pada Ibu Postpartum: A Systematic Literature Review Riyandini Simanjuntak; Damayanty S; Henny Rista; Ermawati Br. Sinulingga; Siska Wulandari Telaumbanua
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60822

Abstract

Bendungan ASI (breast engorgement) merupakan salah satu masalah laktasi yang sering dialami ibu pada masa postpartum dan dapat menghambat keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan payudara, nyeri, dan peningkatan tekanan pada jaringan payudara akibat akumulasi ASI, kongesti vaskular, dan edema. Apabila tidak ditangani secara tepat, bendungan ASI dapat menyebabkan kesulitan menyusui, mastitis, bahkan penghentian pemberian ASI lebih awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis berbagai strategi pencegahan dan manajemen bendungan ASI pada ibu postpartum berdasarkan bukti ilmiah terkini. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, Wiley Online Library, dan Google Scholar terhadap artikel yang dipublikasikan pada periode 2016–2026. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis menggunakan metode narrative synthesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pencegahan yang paling efektif meliputi pelaksanaan inisiasi menyusu dini, pemberian ASI sesuai kebutuhan bayi (on demand), perbaikan teknik pelekatan bayi, serta edukasi laktasi sejak masa kehamilan hingga postpartum. Sementara itu, strategi manajemen yang banyak direkomendasikan meliputi teknik Reverse Pressure Softening (RPS), pijat payudara terapeutik, kompres dingin setelah menyusui, pengeluaran ASI secara manual apabila diperlukan, serta pendampingan oleh tenaga kesehatan. Secara keseluruhan, pendekatan berbasis bukti yang mengutamakan optimalisasi proses laktasi dan edukasi ibu terbukti mampu mengurangi bendungan ASI serta mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Ibu Hamil Trimester 3 di Puskesmas Pucakwangi 2 Pati Sheren Eviani; Aisyah Lahdji; Chamim Faizin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60842

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) erat kaitannya dengan rendahnya kunjungan ibu hamil di Puskesmas. Situasi ini bisa terjadi karena ketidakpuasan pasien dengan kualitas pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan dan memutuskan untuk tidak melakukan kontrol di Puskesmas atau pergi ke tenaga non medis yang dapat mengakibatkan terjadinya komplikasi pada ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien ibu hamil trimester 3 di Puskesmas Pucakwangi 2 Pati. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif observasional analitik dengan metode cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pucakwangi 2 Pati pada bulan Oktober 2023. Jumlah sampel 42 ibu hamil trimester 3 yang menggunakan layanan BPJS dengan metode pengambilan sampel yang digunakan yakni total sampling, dan hasilnya dianalisis dengan uji statistik Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan dimensi tangible, reliability, responsiveness dan emphaty berhubungan dengan kepuasan pasien dengan p-value sebesar 0.000. Sedangkan pada dimensi assurance tidak berhubungan dengan kepuasan pasien sebab p-value sebesar 0.356. Empat dimensi kualitas yang ditemukan berhubungan dengan kepuasan pasien, yakni dimensi tangible, reliability, responsiveness, serta emphaty pada kepuasan pasien ibu hamil trimester 3 di Puskesmas Pucakwangi 2 Pati. Sedangkan tidak ditemukannya hubungan dari dimensi assurance dengan kepuasan pasien ibu hamil trimester 3 di Puskesmas Pucakwangi 2 Pati.
Efektivitas Aquatic Therapy dalam Meningkatkan Keseimbangan pada Kasus Ankle Instability: Systematic Literatur Review Putra Adytio Giriyoga; Yulis Susanti; Slamet Sumarno
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60844

Abstract

Ankle instability merupakan masalah muskuloskeletal dengan prevalensi tinggi, terutama pada atlet, yang menyebabkan gangguan keseimbangan dan cedera berulang. Rehabilitasi konvensional di darat sering terkendala nyeri dan beban tumpuan tubuh. Aquatic therapy hadir sebagai intervensi potensial yang memanfaatkan buoyancy dan viskositas untuk memfasilitasi sensorimotor dan keseimbangan secara aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas aquatic therapy dalam meningkatkan keseimbangan dinamis dan statis pada kasus ankle instability. Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review, pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ResearchGate dalam rentang waktu publikasi 2015–2025. Seleksi studi menggunakan diagram PRISMA dan dievaluasi dengan JBI Critical Appraisal Checklist, menghasilkan 20 artikel dengan metode penelitian RCT dan Quasi-experimental untuk dianalisis. Sintesis dari 20 studi menunjukkan bahwa aquatic therapy memberikan peningkatan signifikan pada keseimbangan statis dan dinamis. Metode ini lebih unggul dibandingkan terapi darat dalam hal stabilitas postural, pengurangan nyeri, serta mempercepat return-to-sport. Sifat air memfasilitasi inisiasi latihan lebih dini dengan menurunkan beban sendi dan meningkatkan propriosepsi tanpa memicu kinesiophobia. Aquatic therapy terbukti efektif dan aman sebagai modalitas utama. Intervensi ini mampu menjembatani fase imobilisasi menuju latihan fungsional penuh dan memperbaiki stabilitas mekanis secara signifikan.