cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,354 Documents
Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian BBLR dan Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Anemi Pada Ibu Hamil Arum Dwi Anjani; Devy Lestari Nurul Aulia; Febrina Febrina; Vinda Rodiatul Hikmah; Intan Dwi Rahayu
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32252

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR dan Faktor yang memengaruhi kejadian anemia pada ibu Hamil. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode literature review dari jurnal baik nasional maupun internasional. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara Proporsi ibu hamil yang mengalami anemia dengan faktor tidak langsung dan langsung yang memengaruhi kejadian anemia. Faktor Langsung adalah faktor-faktor yang memengaruhi kadar hemoglobin pada ibu hamil seperti Konsumsi tablet Fe, Status Gizi, dan infeksi.
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Regita Aulia Sari; Kartinah Kartinah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32272

Abstract

Latar Belakang : Perubahan pola tidur merupakan bagian dari proses penuaan normal. Gangguan tidur yang dialami lansia mencakup kesulitan tidur di awal periode tidur, terbangun di malam hari dan mengalami kesulitan untuk tidur kembali, serta bangun lebih awal atau sulit tertidur kembali. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi music terhadap kualitas tidur lansia. Metode : Metode yang digunakan pada karya ilmiah ini adalah kuantitatif eksperimental dengan jenis penelitian One Grup Pretest-Posttest Design dengan jumlah sample 6 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas tidur pada lansia menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil Studi : Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,026 yang lebih kecil daripada nilai p yang berarti danya pengaruh signifikan dari pemberian terapi musik terhadap kualitas tidur lansia. Kesimpulan : Terapi musik terbukti memberikan pengaruh positif terhadap kualitas tidur lansia.
Literatur Review: Efektifitas Mobilisasi Dini Untuk Menurunkan Skala Nyeri Post Laparatomi Nina Indria Wati; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32285

Abstract

Organisasi kesehatan dunia atau WHO menyebutkan kasus pembedahan menjadi salah satu masalah kesehatan secara umum hal ini ditandai adanya angka peningkatan kasus pembedahan laparatomi secara global dengan presentase 10%. Pada tahun 2017 terdapat 90 juta pasien bedah laparatomi disemua rumah sakit di seluruh dunia, pada tahun 2018 pasien post laparatomi meningkat menjadi 98 juta pasien. Pengobatan nyeri post operasi dapat ditangani dengan terapi farmakalogi dan nonfarmakalogi, salah satu pengobatan non farmakalogi dapat diajarkan kepada pasien adalah mobilisasi dini. Mobilisasi dini ialah salah satu faktor terpenting untuk pemulihan luka terhadap pasien laparotomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan apakah mobilisasi dini efektif dilakukan pada pasien post laparatomi dalam menurunkan nyeri. Metode yang digunakan yaitu pencarian artikel dalam studi literature ini melalui 2 database (Google Scholar, Pubmed). Dengan kata kunci dalam Bahasa Indonesia Mobilisasi Dini, Nyeri, Laparatomi, serta Bahasa Inggris yaitu Early mobilization, Pain, Laparotomy. Sebanyak 8 studi yang sesuai dengan kriteria inklusi, terdiri dari 1 metode quasi eksperimental, 1 artikel Case report, 1 metode pra eksperimental, 1 metode pre eksperimental, 1 metode literature review, 1 metode true eksperimental, dan 2 metode studi kohort. Kesimpulan: mobilisasi dini efektif menurunkan skala nyeri pasien post laparatomi. Pendekatan ini dapat dimanfaatkan sebagai intervensi atau alternatif tindakan non farmakologis karena efektif meredakan skala nyeri post laparatomi
Terapi Benson dan Aromaterapi Lavender Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa : Literatur Review Lina Wati Nur Azizah; Afifah Nur Fitri Widyasari; Arina Maliya; Dyan Kurniasari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32301

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik merupakan keadaan ginjal yang terganggu ditandai dengan abnormalitas struktur atau fungsi ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan. Pasien gagal ginjal kronik membutuhkan terapi hemodialisis. Masalah yang sering dikeluhkan oleh pasien yang menjalani hemodialisis yaitu cemas. Kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dapat diobati dengan aromaterapi inhalasi dan terapi benson. Tujuan dari penelitian ini adalah efektifitas terapi benson dan aromatgerapi lavender terhadap kecemasan pada pasien hemodialisis. Metode penelitian ini menggunakan metode literature review melalui basis pencarian data melalui search engine seperti PubMed, Google Schoolar dan Elsevier dengan kata kunci (keyword) yang digunakan yakni : "Hemodialisis" OR “Hemodialisa” AND “lavender aromatheraphy” OR “aromaterapi lavender” AND “Benson Theraphy” OR “Terapi Benson” AND “Anxiety” OR "kecemasan" dengan rentang waktu tahun 2020 – 2024. Hasil pencarian didapatkan sejumlah 9 artikel yang layak untuk dilakukan review sesuai dengan diagram alur PRISMA. Kriteria inklusi yang digunakan adalah pasien dewasa dengan usia 20-60 tahun yang mnderita CKD dan menjalani hemodialisis dengan kecemasan saat sebelum dilakukan hemodialisis, dengan menggunakan metode Quasy Experiment, case study dan Pre Post Test, nursing review dan artikel yang berbahasa inggris yang terakses secara gratis dan jurnal berbahasa indonesia. Intervensi yang dilakukan berupa terapi benson dan aromaterapi lavender yang di publikasikan dalam rentang 2020 sampai dengan 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hemodialisa hendaknya dapat menerapkan terapi relaksasi Benson dan aromaterapi lavender secara mandiri sebagai salah satu alternatif untuk membantu memperbaiki kecemasan.
Implementasi Kebijakan Intervensi Program Corporate Social Responsibility PT. Adaro Indonesia dalam Penurunan Stunting di Kabupaten Balangan Mami Susanti; Syamsul Arifin; Izaak Zoelkarnain; Adi Nugroho; Meitria Syahadatina Noor
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32315

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Melalui program CSR dapat menjadi salah satu upaya pendukung dari pihak swasta untuk mengejar target percepatan penurunan prevalensi stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan intervensi program CSR PT. Adaro Indonesia dalam penurunan stunting di Kabupaten Balangan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn dengan pengembanagn teori Edwar III dengan rancangan studi kasus. Informan penelitian ini berjumlah 15 orang. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. eknik analisa data yang penulis gunakan adalah model Miles dan Huberman yaitu; reduksi, analisa data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdiri dari; 1) Bentuk implementasi tercantum dalam Term Sheet Kegiatan; 2) Implementasi dari aspek standar dan tujuan sudah sesuai dan berjalan optimal; 3) Implementasi program dari aspek karakteristik organisasi masih ditemukan ketidak optimalan dalam menjalankan upaya percepatan penurunan stunting; 4) Implementasi program dari aspek sumber daya sudah sesuai dan berjalan optimal; 5) Implementasi program CSR PT. Adaro Indoensia dalam penurunan stutning di Kabupaten Balangan dari aspek komunikas masih ditemuakan kendala atau hambatan; 6) Implementasi program dari aspek sikap pelaksana telah sesuai dan berjalan optimal; 7) Implementasi program dari aspek lingkungan sosial, ekonomi dan politik telah sesuai dan berjalan optimal.
Perbandingan Pemberian Obat Domperidon dan Daun Katuk Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Nifas di PMB Bd. Reny Tahun 2024 Sri Rohayati; Riza Faulina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32331

Abstract

Upaya untuk memperlancar produksi ASI biasanya menggunakan pengobatan secara farmakologi atau non-farmakologi. Pengobatan farmakologi pada produksi ASI harus sesuai anjuran karena adanya efek samping antara lain, diare, lelah, letih, rasa ngantuk, mulut kering dan sakit kepala. Pengobatan non-farmakologi terdiri dari pijat oksitoin, perawatan payudara, dan salah satu yang dapat dilakukan untuk memperlancar produksi ASI pada ibu nifas adalah dengan mengkonsumsi rebusan dan ekstrak daun katuk. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasi-experiment yang rancangannya menggunakan Non Equivalent Control Group Design, karena penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pre test kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang bersalin di PMB Bd.Reny. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling Non Probability dengan metode Total Sampel. Metode Total Sampeling merupakan Teknik pengambilan sampel Dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil analisis uji Wilcoxon yaitu didapatkan nilai signifikansi 0.00 (p<0,05) untuk domperindone dan daun katuk, dapat disimpulkan “terdapat perbedaan secara signifikan, pengaruh domperindone dan daun katuk terhadap kelancaran ASI ”. Kata Kunci : Domperindone, Daun Katuk, Kelancaran ASI Abstract Efforts to speed up breast milk production usually use pharmacological or non-pharmacological treatment. Pharmacological treatment for breast milk production must be as recommended because side effects include diarrhea, tiredness, tiredness, drowsiness, dry mouth and headaches. Non-pharmacological treatment consists of oxytoin massage, breast care, and one thing that can be done to facilitate breast milk production in postpartum mothers is by consuming katuk leaf decoction and extract. This type of research is quantitative with a Quasi-experiment design whose design uses a Non-Equivalent Control Group Design, because this research aims to compare the pre-test results of the intervention group and the control group. The population in this study were all postpartum mothers who gave birth at PMB Bd. Reny. Sampling used a Non Probability sampling technique with the Total Sample method. The Total Sampling Method is a sampling technique where the sample size is the same as the population. The results of the Wilcoxon test analysis obtained a significance value of 0.00 (p<0.05) for domperindone and katuk leaves, it can be concluded "there is a significant difference in the effect of domperindone and katuk leaves on the smooth flow of breast milk". Keywords: Domperindone, Katuk leaves, smooth breastfeeding
Implementasi Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Dengan Post Ekstubasi Di Intensive Care Unit Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Nadia Ilhaq Aulia Faristiyana; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32333

Abstract

Pasien terpasang ventilasi mekanik mengalami ketergantungan pada sistem pernapasannya, pada masa ekstubasi ventilasi mekanik pasien mengalami akan penurunan saturasi. Kondisi post ekstubasi perlu dilatih untuk relaksasi otot progresif sehingga mampu mengatasi perburukan saturasi oksigen. Relaksasi otot progresif adalah salah satu latihan pernapasan untuk meningkatkan saturasi oksigen. Teknik ini membantu melatih kekuatan otot pernapasan dalam pemulihan paru-paru. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien post ekstubasi. Metode yang digunakan yaitu studi kasus pada pasien dengan post ekstubasi yang mengalami penurunan saturasi oksigen dan diberikan latihan reaksasi otot progresif dan dievaluasi presentasi saturasi oksigen setelah implementasi. Hasil studi kasus ini adalah setelah dilakukan intervensi latihan pernapasan otot progresif terdapat peningkatan tingkaat saturasi oksigen pada pasien pasca eskstubasi. Pada evaluasi studi ini adalah terdapat peningkatan saturasi oksigen setelah pemberian intervensi, sehingga intervensi relaksasi otot progresif dinilai efektif.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kecemasan Lansia di Wisma Indrokilo Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Arif Widodo; Herlina Eka Hapsari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32336

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu gangguan mental yang paling umum dialami oleh orang lanjut usia. Tingkat ganguan kecemasan yang dialami pada lansia yang tinggal di panti werdha lebih tinggi dibandingkan lansia yang tinggal dengan keluarganya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Otot Progresif (ROP) terhadap kecemasan. Metode penilitian ini menggunakan one groub pre test-post test without control, pada penelitian ini peneliti tidak menggunakan kelompok control dengan jumlah responden 8 lansia. Lansia diberikan intervensi berupa terapi Relaksasi Otot Progresif (ROP) selama ± 30 menit. Hasil dari penelitian ini didapatkan tingkat kecemasan ringan dari 2 responden (25.0%) menjadi 5 reponden (62.5%) dan kecemasan sedang dari 6  responden menurun menjadi 3 responden (37.5%). Serta didapatkan nilai P Value
Penerapan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Berdasarkan Evidence Based Oleh Bidan: Survei Analitik Ariesta Afrelia Supeni; Lalu Sulaiman; Sismulyanto Sismulyanto
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32344

Abstract

Faktor Determinan Penggunaan Aplikasi Renal Data Processor dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Hemodialisis di Rumah Sakit Umi Khoirun Nisak; Irwan Alnarus Kautsar; Cholifah Cholifah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32359

Abstract

Healthcare services are rapidly evolving with the integration of information technology, including in hemodialysis services. This study aims to identify factors influencing the adoption of the renal data processor application in improving the quality of hemodialysis services at RS Siti Khodijah Sepanjang. Using a quantitative design with a survey method, data were collected from 135 respondents consisting of medical staff in the hemodialysis unit and other medical staff. Data analysis was performed using SmartPLS to test the structural model and the influence between variables. The results show that perceived threat significantly affects the coping strategies used by users, with R² values of 0.815 for coping 3, 0.618 for coping 1, and 0.768 for coping 2. Perceived threat increases the adoption of active and proactive coping strategies, while individual factors can reduce the perception of threat. This study emphasizes the importance of understanding the factors influencing the acceptance and use of the renal data processor application to optimize its benefits and address existing barriers.

Page 83 of 236 | Total Record : 2354