cover
Contact Name
Muhammad Najmuddin
Contact Email
almishbah@iainpalu.ac.id
Phone
+6285299320048
Journal Mail Official
almishbah@iainpalu.ac.id
Editorial Address
Gedung Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu Jalan Diponegoro No.23, Lere, Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi
ISSN : 19785313     EISSN : 24422207     DOI : 10.24239
Al Mishbah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi is an academic peer-reviewed journal that publishes the latest issues in the field of dawah and communication, including areas of dawah discourse, such as Islamic counseling and the development of Islamic societies. Since 2012, the journal has been published regularly twice in one year June and December. The primary audience of Al Mishbah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi is academics, students, practitioners, and those who have an interest in the field of dawah and communication.
Articles 196 Documents
PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DAKWAH UNTUK ANAK-ANAK Lasmini, Lasmini; Husain, Faturohman
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol19.Iss1.362

Abstract

This article aims to find challenges and opportunities in preaching to children using information technology. This study uses a qualitative approach with the method of literature study and secondary data analysis. The results of the study show that the use of information technology in da'wah to children offers great opportunities to reach a wider audience, arouse children's interest in studying religion, facilitate accessibility to various sources of religious knowledge, and da'wah content conveyed through information technology can attract the attention of children according to the areas of interest. However, the challenge side also needs to be considered. Content that is inconsistent with religious values, such as dangerous or immoral content, can be easily accessed by children through information technology. It is important for parents, teachers and the community to always guide their children in using information technology. In this context, this study recommends that preachers and religious education actors must be more proactive in developing and managing appropriate and quality da'wah content in various information technology platforms. In addition, collaboration between preachers, parents, teachers and the government needs to be improved to create a digital environment that is safe and supports children in obtaining a good religious education. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk menemukan tantangan dan peluang dalam berdakwah kepada anak-anak dengan menggunakan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam dakwah kepada anak-anak menawarkan peluang besar untuk mencapai audiens yang lebih luas, menggugah minat anak-anak dalam mempelajari agama, memfasilitasi aksesibilitas ke berbagai sumber pengetahuan agama, dan konten dakwah yang di sampaikan melalui teknologi informasi dapat menarik perhatian anak-anak sesuai bidang yang di minati.Namun, sisi tantangan juga perlu diperhatikan. Adanya konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, seperti konten berbahaya atau tidak bermoral, dapat dengan mudah diakses oleh anak-anak melalui teknologi informasi. Pentingnya bagi orang tua, guru dan masyarakat untuk senantiasa membimbing anak dalam menggunakan teknologi informasi.Dalam konteks ini, penelitian ini merekomendasikan agar pelaku dakwah dan pendidikan agama harus lebih proaktif dalam mengembangkan dan mengelola konten dakwah yang tepat dan bermutu dalam berbagai platform teknologi informasi. Selain itu, kolaborasi antara pelaku dakwah, orang tua, guru, dan pemerintah perlu ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan mendukung anak-anak dalam memperoleh pendidikan agama yang baik.
IMPLEMENTASI POLA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PEMBINAAN KARAKTER RELIGIUS Hamlan, Hamlan; Mustafa, Sanimbar; Anirah, Andi
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.127

Abstract

The purpose of this paper is to analyze the communication pattern of madrasah heads carrying out the duties and functions of leadership in fostering the religious character of students. Qualitative methods are used in examining the meaning of content with data reduction, display and verification analysis techniques. This paper produces a tweet; First, the Head of the Madrasah carries out leadership duties with a democratic, participatory, interactive and surgical communication pattern, second; The implementation of democratic, participatory, interactive and functional communication patterns of madrasah heads is effective in developing the religious character of students. Third; The religious character values developed in students are obedience to Islamic teachings, mutual respect, social concern, individual and collaborative learning motivational attitudes, and producing honest, creative, responsible and inclusive student behavior. Abstrak Tujuan tulisan ini untuk menganalisis pola komunikasi kepala madrasah melaksanakan tugas dan fungsi kepempinan dalam pembinaan karakter religius peserta didik. Metode kualitatif digunakan dalam menelaah makna kontent dengan teknik analisis reduksi, display dan verifikasi data. Tulisan ini menghasilkan tumuan; pertama, kepala madrasah melaksanakan tugas kepemimpinan dengan pola komunikasi demokratis, partisipatif, interaktif dan pskologis, kedua; implementasi pola komunikasi demokratis, partisipatif, interaktif dan pskologis kepala madrasah efektif mengembangkan karakter religius peserta didik. Ketiga; nilai-nilai karakter religius yang dikembangkan pada pribadi peserta didik adalah taat menjalankan ajaran Islam, saling menghormati, memiliki kepedulian sosial, memiliki sikap motivasi belajar individu dan kolaboratif, serta menghasilkan perilaku peserta didik yang jujur, kreatif, bertanggung jawab dan inklusif.
Bahasa Inggris Chairunnisa, Mutiara Rizqa; Viruliana, Fajrina Margareth
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 19 No 2 (2023)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol19.Iss2.325

Abstract

Communication in the family is an important factor in determining the good or bad attitude of children. Parents play an important role in educating their children. In the Koran there are many communication between parents and children, one of which is communication between the prophet Abraham and his son, the prophet Ismail. The story of the prophet Ibrahim and the prophet Ismail is a good example for parents and children to be able to communicate well while still prioritizing the aspect of obedience to Allah SWT. This is stated in Q.S As-Saffat:102. This study uses the theory of family communication patterns with descriptive research methods. The findings of this study found that there are ethical aspects of Islamic communication carried out by the prophet Ibrahim and the prophet Ismail, and the pattern of communication carried out is authoritative. Keywords: Communication Pattern, Parent, Children, Quran Abstract Komunikasi dalam keluarga menjadi faktor penting dalam menentukan baik-buruknya sikap anak. Orangtua berperan penting dalam mendidik anak-anaknya. Dalam al-quran terdapat ban-yak komunikasi orangtua dan anak, salah satunya komunikasi antara nabiIbrahim dengan anaknya nabi Ismail. Kisah nabi Ibrahim dan nabi Ismail menjadi contoh yang baik bagi orangtua dan anak untuk dapat berkomunikasi secara baik dengan tetap mengutamakan aspek ketaatan kepada Allah SWT. Hal ini tertuang dalam Q.S As-Saffat ayat 102. Penelitian ini menggunakan teori pola komunikasi keluarga dengan metode penelitian deskriptif. Temuan penelitian ini ditemukan bahwa terdapat aspek etika komunikasi islam yang dilakukan nabi Ibrahim dan nabi Ismail, dan pola komunikasi yang dilakukan bersifat authoritaive. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Orangtua, Anak, Al-quran
DAKWAH ONLINE PADA MASYARAKAT PERKOTAAN (Suatu kajian kemanfaatan) Fatimah, Fatimah; kamridah, kamridah
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss2.417

Abstract

This research aims to determine the social reality of urban communities in utilizing digital platforms which focuses on the use of Facebook as a medium for da'wah. The focus of this research study discusses online da'wah in urban communities, a study of benefits as an ethical principle in Islamic journalism. The benefit intended in this paper is a study of da'wah targets who use the Facebook application to access da'wah material. This type of research is qualitative with a communication science and da'wah approach. Data collection techniques through observation and interviews using content analysis. Urban communities respond well to the use of Facebook on social media platforms in online da'wah. It is very easy for people who use smartphones to access preaching materials according to Mad'u's needs. The use of Facebook as a social media platform is supported by the availability of an adequate internet network. Online Da'wah is a new construction of da'wah with the use of new media as a development of digital technology. The challenges of Online Da'wah can be seen in the aspects: connection, content, context and contact. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui realitas sosial masyarakat Perkotaan dalam memanfaatkan platform digital yang difokuskan pada penggunaan facebook sebagai media dakwah. Fokus kajian penelitian ini membahas tentang dakwah online pada Masyarakat perkotaan suatu kajian kemanfaatan sebagai prinsip etika dalam jurnalistik Islam. Kemanfaatan yang dimaksudkan dalam tulisan ini adalah kajian tentang sasaran dakwah yang menggunakan aplikasi facebook dalam mengakses materi dakwah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan ilmu komunikasi dan dakwah. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan menggunakan content analisys. Masyarakat Perkotaan merespon baik adanya pemanfaatan facebook pada platform media sosial dalam dakwah online. Masyarakat pengguna smartphone sangat mudah mengakses materi dakwah sesuai dengan kebutuhan mad’u. Penggunaan Facebook sebagai Platform media sosial didukung dengan ketersediaan jaringan internet yang memadai. Dakwah Online merupakan dakwah konstruksi baru dengan pemanfaatan new media sebagai perkembangan teknologi digital. Tantangan Dakwah Online dapat dilihat dalam aspek: connection, content, context dan contact.
KOMUNIKASI PERADABAN NUSANTARA RAJA WARTABONE Syamsuri, Syamsuri; Minannur, Minannur
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss2.391

Abstract

King Wartabone was the face of Indonesian civilization in the 19th century. His diplomatic skills and ability to mobilize defense potential made the Bone Suwawa Kingdom he led have authority in the coastal area of ​​Tomini Bay. Civilization communication as a research method is examined through primary and secondary sources. The Lontara manuscript which explains the administration of the Bone Kingdom government system is a primary source, which is supported by scientific writings and cultural traces as secondary sources. The large Wartabone clan in Indonesia is a continuation of history and the dedication of patriotic figures. The results of the research show that King Wartabone was able to inherit traces of the archipelago's civilization in the Bogani Nani Wartabone National Park. Abstrak Raja Wartabone adalah wajah peradaban nusantara pada abad ke-19. Keahlian diplomasi dan kemampuan mengerahkan potensi-potensi pertahanan, menjadikan Kerajaan Bone Suwawa yang dipimpinnya memiliki kewibawaan di wilayah pesisir kekuasaan Teluk Tomini bahkan menyeberang di Selat Sulawesi menghadapi penjajahan Spanyol di Filipina. Komunikasi peradaban sebagai metode penelitian mengemukakan tentang timbul tenggelamnya sebuah kekuasaan disebabkan oleh kekuatan peradaban negeri itu. Ketika peradaban sudah melemah, lalu negeri itu mengalami kekacauan dalam negeri, lalu mendapatkan intervensi kekuatan dari luar, berhentilah negeri itu. Digantikan kekuasaannya oleh kekuatan lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerajaan Bone yang mengutus Raja Wartabone ke wilayah timur Nusantara, telah banyak mendapati kerajaan-kerajaan yang membutuhkan payung perlindungan dari pihak-pihak penyerang. Kehadiran perwakilan Kerajaan Bone di Kerajaan Bone, Kerajaan Suwawa, dan Kerajaan Bintauna telah mampu memberikan perlindungan kepada para penduduk untuk aman dalam bekerja memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Implementasi Digital Project Based dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Datokarama Palu Sebagai Konten Kreator Dakwah Zuhra, Zuhra; fitriningsih, fitriningsih
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss2.419

Abstract

This study aims to investigate the impact of implementing digital-based projects in improving students' public speaking skills as da'wah content creators. A digital-based project approach was adopted to explore students' potential in public speaking with creativity and effectiveness in the context of delivering da'wah messages. Mixed methods were used to combine qualitative and quantitative data, through participatory action research (PAR) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak dari implementasi proyek berbasis digital dalam meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa sebagai konten kreator dakwah. Pendekatan proyek berbasis digital diadopsi untuk menggali potensi mahasiswa dalam berbicara di depan umum dengan kreativitas dan efektivitas dalam konteks penyampaian pesan dakwah. Metode campuran digunakan untuk menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif, melalui Participatory Action research (PAR)
Motif Dakwah Punk Hijrah Perspektif Fenomenologi Alfred Schutz Firmansyah, Mursyidul Haq; Cikka, Hairuddin
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss2.418

Abstract

Fenomena punk Hijrah membawa aroma baru pada komunitas sub kultur di Indonesia. Punk yang menjadi subkultur yang lahir dari sifat benci, melawan, tidak puas hati, dan tidak suka pada tempatnya, melahirkan Pribadi yang mendobrak kemapanan masyarakat mayoritas. Sedangkan hijrah adalah tren yang mengedepankan praktik kesalehan. Hal ini menjadi anomali jika diistilahkan pada punk hijrah karena keduanya adalah hal yang bertolak belakang. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gerakan punk hijrah di kota Palu Penelitian ini adalah penelitian kualitatif interpretatif yang menggunakan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz, Fenomenologi dianggap relevan karena melihat fenomena masyarakat melalui kaca mata motif yang intersubjektif. Mayoritas informan dari memiliki motif personal yang mendasari mereka berhijrah, yang peneliti kategorikan menjadi empat yaitu kesadaran tentang Tuhan, terbebas dari tekanan dan depresi, dukungan orang sekitar, dan keinginan menjadi lebih baik di masa depan. Informan mengalami perubahan pola komunikasi yang signifikan pada komunikasi keluarga dan komunikasi sosial dalam komunitas. Citra diri informan yang dulu negatif berubah menjadi maknapositif, dan pengaruh positif itulah yang melandasi komunitas melakukan dakwah kepada punk lainnya.
GERAKAN DAKWAH ORGANISASI PERSATUAN ISLAM TIONGHOA INDONESIA (PITI) alim, Aip Nur; Suparto, Suparto
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss2.405

Abstract

The missionary movement of the Indonesian Chinese Islamic Association (PITI) focuses on spreading Islamic values among the Chinese community in Indonesia. PITI seeks to integrate Chinese culture with Islamic teachings, thus creating harmony in diversity. Through various programs, such as religious studies, seminars, and social activities, PITI seeks to strengthen religious understanding, increase solidarity between communities, and make positive contributions to the wider community. This study aims to analyze the missionary movement carried out by the Indonesian Chinese Islamic Association (PITI) and its impact on the Chinese Muslim community in Indonesia. The research method used is a descriptive qualitative study with a case study approach, where data is obtained through in-depth interviews, observations, and literature reviews to obtain a comprehensive picture of the dynamics of PITI's missionary work. The results of the study indicate that PITI has an important role in increasing religious awareness among the Chinese community through structured and inclusive missionary programs. In addition, PITI also contributes to strengthening the religious and social identities of community members. The conclusion of this study highlights the importance of a missionary approach that is sensitive to local culture to achieve more effective results. Suggestions for similar future research are to explore the dynamics of interactions between the Chinese Muslim community and the majority society, as well as to evaluate more innovative da'wah strategies in diverse contexts. Abstrak Gerakan dakwah Organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) berfokus pada penyebaran nilai-nilai Islam di kalangan komunitas Tionghoa di Indonesia. PITI berupaya mengintegrasikan budaya Tionghoa dengan ajaran Islam, sehingga menciptakan harmoni dalam keberagaman. Melalui berbagai program, seperti pengajian, seminar, dan kegiatan sosial, PITI berusaha untuk memperkuat pemahaman agama, meningkatkan solidaritas antarumat, serta memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan dakwah yang dilakukan oleh Organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) dan dampaknya terhadap masyarakat Tionghoa Muslim di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), dimana data dikumpulkan dari buku dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PITI memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran beragama di kalangan komunitas Tionghoa melalui program dakwah yang terstruktur dan inklusif. Selain itu, PITI juga berkontribusi dalam memperkuat identitas keagamaan dan sosial anggota komunitas. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan dakwah yang sensitif terhadap budaya lokal untuk mencapai hasil yang lebih efektif. Saran untuk penelitian serupa di masa mendatang adalah untuk mengeksplorasi dinamika interaksi antara komunitas Tionghoa Muslim dengan masyarakat mayoritas, serta mengevaluasi strategi dakwah yang lebih inovatif dalam konteks yang beragam.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TERHADAP DAKWAH GEN Z Hidayat, Tatang; Khalif, Najib Mahfuzh; Istianah, Istianah
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss2.404

Abstract

This research is motivated by the development of technology and the emergence of social media in society. The purpose of this study is to analyze the use of technology for gen Z da'wah. The method used in this research is in the form of analysis. Data retrieval techniques come from primary sources and secondary sources. Primary sources are taken from the Qur'an and Sunnah. Secondary sources consist of books, journals and news. Data analysis technique with data interpretation. Based on the results of the study, Gen Z is an audience that uses technology and social media a lot. A da'i needs to pay attention to the situation in his da'wah and recognize the characteristics of Gen Z so as not to take the wrong step in da'wah. The implication is that social media as a medium of da'wah for da'i today and has a very strong role in da'wah to Gen Z. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi dengan berkembangnya teknologi dan munculnya media sosial di khalayak masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemanfaatan teknologi terhadap dakwah gen Z. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk analisa. Teknik pengambilan data berasal dari sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer diambil dari Al-Qur’an dan Sunnah. Sumber sekunder terdiri dari buku, jurnal dan berita. Teknik análisis data dengan interpretasi data. Berdasarkan hasil penelitian, Gen Z adalah khalayak yang banyak menggunakan teknologi dan sosial media. Seorang da’i perlu memperhatikan keadaan dalam dakwahnya dan mengenali karakteristik Gen Z agar tidak salah ambil langkah dalam dakwah. Implikasinya, media sosial sebagai media dakwah bagi para da’i masa kini dan memiliki peran yang sangat kuat dalam dakwah terhadap gen Z.
MEMBANGUN DAKWAH BERBASIS AKHLAK: ANALISIS HADIS TENTANG ADAB BERKOMUNIKASI DI TENGAH TANTANGAN MODERNITAS Rahmat, Nur Rahmat Nur; Tasbih, Muh
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol0.Iss0.434

Abstract

Communication is a key element in Islamic da'wah, especially in the modern era marked by advances in information technology and rapid social change. This article aims to examine morality-based da'wah by emphasizing the importance of communication manners as taught by the Prophet Muhammad PBUH in hadith. Through a qualitative approach with a content analysis method on relevant hadiths, this study identifies the principles of Islamic communication, such as honesty, empathy, gentleness, and respect for differences. In addition to discussing these principles, this article also highlights the challenges of da'wah in the modern era, including social polarization, the spread of hoaxes, and low digital literacy. These challenges affect the effectiveness of da'wah, so a thoughtful approach is needed in using technology and conveying Islamic messages in a relevant and ethical manner. The results of the study show that the application of hadith-based communication manners can increase the effectiveness of da'wah as well as become an ethical solution in responding to the dynamics of modern society. This article is expected to make an academic and practical contribution, especially for dai, academics, and da'wah practitioners, in developing communication methods that are relevant to the needs of the times without abandoning Islamic values. Abstrak Komunikasi adalah elemen utama dalam dakwah Islam, terutama di era modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi informasi dan perubahan sosial yang pesat. Artikel ini bertujuan mengkaji dakwah berbasis akhlak dengan menekankan pentingnya adab komunikasi sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW dalam hadis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap hadis-hadis relevan, penelitian ini mengidentifikasi prinsip komunikasi Islami, seperti kejujuran, empati, kelembutan, dan penghormatan terhadap perbedaan. Selain membahas prinsip-prinsip tersebut, artikel ini juga menyoroti tantangan dakwah di era modern, termasuk polarisasi sosial, penyebaran hoaks, dan rendahnya literasi digital. Tantangan ini memengaruhi efektivitas dakwah, sehingga diperlukan pendekatan yang bijaksana dalam menggunakan teknologi dan menyampaikan pesan Islami secara relevan dan etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan adab komunikasi berbasis hadis dapat meningkatkan efektivitas dakwah sekaligus menjadi solusi etis dalam merespons dinamika masyarakat modern. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi akademis dan praktis, terutama bagi dai, akademisi, dan praktisi dakwah, dalam mengembangkan metode komunikasi yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.