cover
Contact Name
Norsita Agustina
Contact Email
norsita.agustina@gmail.com
Phone
+6282240498865
Journal Mail Official
norsita.agustina@gmail.com
Editorial Address
Ruang Jurnal FKM Lt.3 Gedung C Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24424986     EISSN : 24424986     DOI : -
Core Subject : Health,
An-Nadaa adalah publikasi ilmiah sebagai wadah informasi di bidang kesehatan masyarakat berupa hasil penelitian orisinal dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang mencakup rumpun ilmu : ? Administrasi Kebijakan Kesehatan ? Biostatistik dan Kependudukan ? Epidemiologi ? Gizi Kesmas ? Kesehatan Kerja ? Kesehatan Lingkungan ? KIA – Kesehatan Reproduksi ? Promosi Kesehatan
Articles 349 Documents
NAPZA, HIV & AIDS Dalam Perspektif Remaja: Rekomendasi Kebijakan Untuk Pengendalian Perilaku Beresiko Dwi Nur Siti Marchamah; Wahyuni Arumsari; Risas Dika Maulana
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Adolescents are a group vulnerable to risky behaviors such as promiscuity, drug abuse, and HIV & AIDS infection, due to limited understanding and access to accurate information. Objective: This study aims to evaluate the level of adolescents' understanding of drugs, HIV & AIDS, and identify existing misconceptions as a basis for developing appropriate prevention education strategies. Method: This study used a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. It was conducted in July-September 2025 at SMP Negeri X Semarang. The study population included all 355 adolescents at the school, with a sample of 188 adolescents determined using the Slovin Formula and cluster random sampling techniques. Quantitative data were collected through questionnaires, while qualitative data were obtained from interviews with 5 adolescents. Results: The analysis shows that the majority of adolescents have a good understanding of drugs, HIV & AIDS. However, there are misconceptions about how HIV is transmitted. This finding emphasizes the need for more in-depth educational interventions to correct these misunderstandings. Conclusion: Further education is needed so that adolescents are more selective in receiving information related to drugs, HIV & AIDS, and reduce risky behaviors. Schools are expected to strengthen supervision and provide more comprehensive education, including through mass media and social media platforms, to make prevention programs more effective.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA, PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIBIOTIK PASIEN PNEUMONIA DI RSUM AMINAH BUMIAYU TAHUN 2025 luthfi hidayat maulana
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.20448

Abstract

Penggunaan antibiotik pada pasien lanjut usia dengan Community Acquired Pneumonia (CAP) dikaitkan dengan penurunan klinis pasien, dan terapi antibiotikal harus dilanjutkan sampai pasien mencapai keadaan klinis stabil yang tidak boleh memakan waktu lebih dari 5 hari. Kementrian Kesehatan menyebutkan bahwa kematian akibat Pneumonia  pada tahun 2024 meningkat tiga kali lipat menjadi 188 orang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga ,pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan minum obat antibiotik pada pasien pneumonia di RSUM Aminah Bumiayu tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan rancangan penelitian prospektif yang bersifat deskriptif analitik. Jenis penelitian merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel penelitian sebanyak 120 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Uji analisis linear berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara dukungan keluarga (p-value=0,000), pengetahuan (p-value=0,003) dan sikap (p-value=0,000) dengan kepatuhan minum obat antibiotik pasien pneumonia di RSUM Aminah Bumiayu tahun 2025. Kata Kunci: Pneumonia, dukungan keluarga, pengetahuan, sikap, kepatuhan minum obat 
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS MARTAPURA 1 KABUPATEN BANJAR Septi Anggraeni
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.24099

Abstract

Prevalensi hipertensi terus meningkat, menjadikannya masalah kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara kejadian hipertensi pada kelompok usia produktif dan variabel risiko, termasuk riwayat keluarga, pola makan, tingkat aktivitas fisik, serta obesitas sentral. Dilakukan di Puskesmas Martapura 1, Kabupaten Banjar, penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 242 sampel. Studi ini menggunakan uji chi-square untuk analisis dan menguji metode pengambilan sampel accidental sampling. Berdasarkan temuan, 46,3% responden memiliki tekanan darah tinggi. Kejadian hipertensi berhubungan signifikan dengan obesitas sentral (p=0,000) dan riwayat keluarga (p=0,005). Namun demikian, tidak terdapat hubungan yang jelas antara kejdian hipertensi dengan aktivitas fisik (p=0,556) maupun pola makan (p=0,330). Temuan ini menunjukkan bahwa obesitas sentral dan riwayat keluarga merupakan faktor risiko penting yang perlu ditangani dalam inisiatif pencegahan hipertensi di wilayah tersebut. Adapun saran yang perlu ditingkatkan di Puskesmas Martapura 1 ialah upaya pencegahan hipertensi dengan melakukan promosi kesehatan melalui minum obat hipertensi dan penyampaian informasi kesehatan pada masyarakat.Kata Kunci : Hipertensi; Faktor Risiko; Usia Produktif 
Pengaruh Fasilitas Kesehatan, Kualitas Pelayanan Perawat, Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Diklinik Polres Seruyan 2026 Ade Irawan; Yudied Agung Mirasa; Eko Winarti
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.22972

Abstract

This study was motivated by the continued dissatisfaction of patients with health services related to the availability of facilities, the quality of nursing services, and the effectiveness of therapeutic communication during the treatment process. These conditions indicate that the quality of health services needs to be improved so that the services provided can optimally meet the needs and expectations of patients. Therefore, this study aims to analyze the effect of health facilities, nursing service quality, and therapeutic communication on patient satisfaction at Sidokkes Clinic, Seruyan Police Department. Patient satisfaction is a critical indicator in evaluating healthcare service quality, as it reflects the alignment between patient expectations and actual service performance. This research employed an analytic correlational design with a cross-sectional approach. A total of 100 respondents were selected using accidental sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS software. The results indicate that health facilities have a positive and significant effect on patient satisfaction (t = 5.739; p < 0.05), nursing service quality also has a positive and significant effect (t = 2.793; p < 0.05), and therapeutic communication shows a positive and significant effect (t = 6.458; p < 0.05). Simultaneously, the three independent variables significantly influence patient satisfaction (F = 154.645; p < 0.05). The coefficient of determination (Adjusted R²) of 0.823 indicates that 82.3% of the variation in patient satisfaction can be explained by these variables. Therapeutic communication emerged as the most dominant factor, with the highest standardized beta coefficient (0.495). It is concluded that improving the quality of healthcare services needs to focus on strengthening therapeutic communication supported by integrated facility management and nursing service quality in order to increase patient satisfaction.
Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Status Hipertensi, dan Status Glukosa Darah Sewaktu dengan Status Gizi pada Pekerja di Jababeka Cikarang Widya Lestari Nurpratama; Nur Fauzia Asmi; Dandi Sanjaya Sanjaya; Siti Hadrayanti Ananda; Sugirah Nour Rahman
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.24039

Abstract

Status Gizi yang baik dapat meningkatkan produktifitas pada tenaga kerja. Status gizi yang tidak normal dapat menimbulkan permasalahan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran usia, jenis kelamin, status hipertensi dan gula darah sewaktu dengan status gizi pada pekerja di Jababeka Cikarang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (0,482), jenis kelamin (0,235), status hipertensi (0,811) dan status Gula Darah Sewaktu (GDS) (0,564) dengan status gizi (>0,05).  Kesimpulan dalam penelitian ini adalah status gizi pada pekerja dalam penelitian ini tidak dipengaruhi secara langsung oleh faktor-faktor tersebut, sehingga penelitian lanjutkan dapat dilakukan dengan melihat pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup kerja. 
Edukasi Pembuangan dan Pemilahan Sampah Sebagai Upaya Mengatasi Masalah Sampah di SDN 04 Air Hitam Rapotan Hasibuan; Husnul Khathimah; Aulia Maharani; Ridho Afdhal Marunduri; Lia Listiani; Sumi Fitri Winanti; Elsti Alvionita; Faiz Agung Luthfiansyah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.20464

Abstract

Pengelolaan sampah yang kurang baik menimbulkan dampak negatif seperti banjir, pencemaran, dan penyebaran penyakit. Data dari SIPSN (Sistem Informasi Pengelolan Saampah Nasional) Sampah timbulan sampah nasional mencapai 34,63 juta ton pada tahun 2024, dengan sebagian besar belum terkelola optimal. Salah satu strategi yang efektif adalah penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Edukasi pemilahan sampah di sekolah dasar terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan siswa, sehingga menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tujuan: pengabdian dilakukan supaya para siswa - siswi mampu memilah sampah dengan benar dan membuang sesuai jenis tempatnya. Metode: Metode yang digunakan berupa presentasi aktif desain one group pretest-posttest dengan analisis statistik sampel t-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Hasil: Sebanyak 187 peserta mengikuti kegiatan ini, yang dilaksanakan melalui metode presentasi interaktif oleh pelaksana untuk memberikan pemahaman yang menarik, mudah dipahami, serta diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan responden sebelum diberi edukasi berada pada rata-rata 1,97 dan sesudah edukasi meningkat menjadi 1,98 hal ini dapat dikatakan siswa memiliki pemahaman yang baik tentang pengolahan sampah dengan P value sebesar 0,001 (P<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan secara stastik antara sebelum dan sesudah intervensi.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Usia Produktif (15-64 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa Nurfitriani Djuru
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.19143

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis ketika tekanan darah dalam arteri meningkat secara konsisten di atas batas normal dan umumnya terjadi pada usia lanjut namun usia produktif (remaja dan dewasa) juga berisiko mengalami hipertensi, menurut WHO tahun 2019 prevalensi hipertensi global sebesar 31% dengan 1,3 miliar penderita di mana 43% di antaranya berada pada usia produktif (15–64 tahun) dan di Asia prevalensinya mencapai 34% (sekitar 1,22 miliar orang). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada usia produktif (15-64 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Metode penelitian bersifat observasional analitik dengan desain case control. Populasi penelitian adalah masyarakat usia produktif (15–64 tahun) yang menderita dan tidak menderita hipertensi bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Sampel berjumlah 142 orang terdiri dari 71 kasus dan 71 kontrol, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan pada Februari 2025 hingga Maret 2025. Hasil uji Chi square menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan signifikan dengan hipertensi adalah riwayat keluarga (p-value=0,000; OR=4,121) dan konsumsi ikan asin (p-value=0,032; OR=2,877). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan signifikan adalah konsumsi kopi (p-value=0,837; OR=0,844), konsumsi garam (p-value=1,000; OR=1,000), dan aktivitas fisik (p-value=0,068; OR=0,474). Disarankan masyarakat rutin memeriksa tekanan darah, mengurangi konsumsi kopi, garam, ikan asin, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk mencegah hipertensi.
KORELASI KEPUASAN PASIEN HIPERTENSI TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PADA POSYANDU TERINTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL Inasya Safira Ramadiani Putri Adi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.20292

Abstract

Kualitas pelayanan informasi obat oleh tenaga kesehatan yang diberikan pada pasien sangat penting dalam membangunposyandu serta memberikan pelayanan pada pasien yang datang. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahuiKorelasi Kepuasan Pasien Hipertensi Terhadap PelayananInformasi Obat Dengan Minat Kunjungan Ulang Pada PosyanduTerintegrasi Pelayanan Kesehatan Tradisional. Jenis penelitianialah analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasipenelitian ini ialah seluruh pasien hipertensi yang berkunjunguntuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) Siklus Hidup pada wilayah kerjaPosyandu Terintegrasi Pelayanan Kesehatan Tradisional di bulanAgustus hingga Maret tahun 2025 dengan jumlah sampel 92 pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Analisis statistikmenggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat korelasikepuasan terhadap minat kunjungan ulang pasien. Berdasarkanhasil analisis bivariat didapatkan bahwa pasien yang memilikikepuasan tinggi terhadap pelayanan informasi obat sebanyak57,1%. Simpulan penelitian ini ialah tidak ada korelasi antarakepuasan pasien hipertensi terhadap pelayanan informasi obat (p-value 0,955) dengan minat kunjungan ulang pada PosyanduTerintegrasi Pelayanan Kesehatan Tradisional.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Hipertensi, Minat KunjunganUlang, Kesehatan Tradisional, Puskesmas
Analisis Peran Petugas Kesehatan dalam Meningkatkan Capaian ASI Eksklusif di Puskesmas Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir Siti Halimatul Munawarah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.22335

Abstract

AbstrakPemberian ASI secara eksklusif hingga bayi berusia enam bulan merupakan upaya penting dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak. Namun, capaian praktik tersebut di wilayah kerja Puskesmas Indralaya masih belum memenuhi target nasional, yaitu baru mencapai 51,2% pada tahun 2023 dari target yang ditetapkan sebesar 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan cakupan ASI eksklusif di Puskesmas Indralaya. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling, melibatkan tujuh partisipan yang terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab program ASI eksklusif, petugas KIA sekaligus konselor ASI, serta ibu yang memiliki bayi berusia 0–6 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelaahan dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan menjalankan peran strategis sebagai komunikator melalui pemberian informasi dan edukasi mengenai manfaat ASI eksklusif kepada ibu dan keluarga. Selain itu, dalam fungsi motivasional, petugas memberikan dukungan psikologis dan sosial untuk memperkuat komitmen ibu dalam menyusui secara eksklusif. Peran fasilitasi diwujudkan melalui penyediaan berbagai sarana pendukung, seperti ruang laktasi dan layanan edukasi di posyandu, meskipun tingkat pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, sebagai konselor, tenaga kesehatan memberikan pendampingan berkelanjutan guna membantu ibu mengatasi hambatan teknis maupun psikologis dalam proses menyusui, sehingga berkontribusi terhadap penguatan upaya peningkatan cakupan ASI eksklusif di tingkat pelayanan kesehatan primer. 
Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa Tahun 2024 Dian Anggraini Utami
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.19593

Abstract

Anemia merupakan salah satu kelainan darah yang umum terjadi ketika sel darah merah dalam tubuh menjadi terlalu rendah. Anemia yang terjadi di masa kehamilan masih menjadi pokok permasalahan global yang umum terjadi di dunia diantaranya Asia termasuk di Indonesia. Menurut WHO tahun 2020, prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia mengalami penurunan sebanyak 4,5% selama 19 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Metode penelitian bersifat observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Sampel berjumlah 91 orang dan dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan pada Bulan Februari hingga Maret 2025. Hasil uji Chi-square menunjukan bahwa faktor yang berhubungan signifikan dengan anemia pada ibu hamil adalah pola konsumsi makanan (p-value=0,003; C=0,325), status gizi (p-value=0,000; C=0,394), pengetahuan ibu (p-value=0,006; C=0,295) dan kepatuhan ibu (p-value=0,010; C=0,280). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan signifikan adalah keluhan sakit (p-value=0,092; C=0,196). Bagi ibu hamil diharapkan rutin melakukan pemeriksaan Hb secara teratur selama kehamilan, rutin mengonsumsi pola makan yang cukup dan seimbang seperti zat besi, sumber heme dan non heme, asam folat, dan vitamin B12, serta patuh dalam mengonsumsi tablet Fe yang diberikan dari puskesmas.Kata Kunci: Anemia; Ibu Hamil; Faktor Risiko 

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 12 No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 11, No 2 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 11, No 1 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 10, No 2 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 10, No 1 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 9, No 2 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 9, No 1 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 8, No 1 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 7, No 2 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 6, No 1 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT More Issue