cover
Contact Name
Norsita Agustina
Contact Email
norsita.agustina@gmail.com
Phone
+6282240498865
Journal Mail Official
norsita.agustina@gmail.com
Editorial Address
Ruang Jurnal FKM Lt.3 Gedung C Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24424986     EISSN : 24424986     DOI : -
Core Subject : Health,
An-Nadaa adalah publikasi ilmiah sebagai wadah informasi di bidang kesehatan masyarakat berupa hasil penelitian orisinal dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang mencakup rumpun ilmu : ? Administrasi Kebijakan Kesehatan ? Biostatistik dan Kependudukan ? Epidemiologi ? Gizi Kesmas ? Kesehatan Kerja ? Kesehatan Lingkungan ? KIA – Kesehatan Reproduksi ? Promosi Kesehatan
Articles 349 Documents
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Layanan Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Puskesmas Kota Banjarmasin Putri Dwi Andriyani; Rosihan Adhani; Adi Nugroho Nugroho; Meitria Syahadatina Noor; Musafaah Musafaah
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.15876

Abstract

Based on the 2018 Riskesdas, South Kalimantan Province had almost 60% of health problems, while Banjarmasin City had the highest percentage of oral and dental diseases (38.2%). The purpose of this study is to determine the correlation between the use of oral health services at the Banjarmasin City Health Center and factors such as accessibility to information, the availability of dental professionals, insurance coverage, medical facilities, income, and educational attainment. This study's design was cross-sectional. The Banjarmasin City Health Center housed ninety-seven research participants. The following variables' p values were found using multiple logistic regression and chi square analysis results: income (p=0.0221), insurance membership (p=0.0005), dental medical personnel availability (p=0.0005), education level (p=0.0005), and ease of information (p=0.000). The degree of education (Exp(B)=25.410) is the factor that most affects the use of oral health services at the Banjarmasin City Health Center. The results of this study indicate that the use of oral health services is correlated with factors such as insurance coverage, accessibility to dental professionals, degree of education, and health facilities. At the Puskesmas of Banjarmasin, there is, however, no correlation between income and the use of oral health service
Strategi Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Pada Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Kayu Tangi Tahun 2024 Aminatuz Zahra; Yeni Riza; M. Bahrul Ilmi; Mahmudah Mahmudah; Khairul Anam; Ridha Hayati
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13 No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.16378

Abstract

SPM hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi berdasarkan data profil kesehatan Kota Banjarmasin tahun 2022 sebesar 86,40%, namun pada tahun 2023 turun menjadi 58,03%. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan faktor penghambat pencapaian SPM bidang kesehatan pada kejadian hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kendala pada perencanaan SDM yang dianggap kurang. Pada aspek pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sudah berjalan baik melalui rapat rutin dalam forum lokakarya mini tiap bulan, namun optimalisasi tetap diperlukan karena SDM masih kurang. Faktor penghambat terkait Man cukup signifikan menghambat pencapaian SPM hipertensi karena jumlah tenaga kesehatan yang terbatas dan beban tugas ganda. Selain itu, pasien hipertensi kurang patuh melakukan pemeriksaan rutin. Dari segi Money, Puskesmas menerima dana dari BOK sehingga kebutuhan pelaksanaan tercukupi dan pelayanan gratis bagi masyarakat. Dari segi Method, pelayanan langsung dianggap efektif dalam mencapai target. Namun, terdapat masalah pada Machine dengan alat yang masih kurang. Material berupa bahan penunjang kegiatan di Puskesmas selalu terpenuhi. Disarankan untuk menambah jumlah tenaga kesehatan atau mengatur beban kerja secara lebih efisien, serta menambah alat untuk mendukung pelaksanaan SPM hipertensi. Selain itu, diharapkan peningkatan upaya promosi dan preventif terkait hipertensi agar pemahaman serta kepatuhan masyarakat di Puskesmas Kayu Tangi meningkat.
Analisis Dampak Penerapan Surgical Safety Checklist Terhadap Komunikasi Dan Kerja Tim Di Kamar Operasi: A Systematic Review Putu Ismawantri; Ahmad Amin Mahmudin; Thinni Nurul Rochmah; Djazuly Chalidyanto; Inge Dhamanti; Muhammad Atoillah Isfandiari; Elida Zairina; Tri Wahyu Martanto; Indana Tri Rahmawati; Maznah Dahlui
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.16585

Abstract

Pada tahun 2010, organisasi kesehatan dunia telah merilis daftar periksa bedah untuk meningkatkan sikap keselamatan, termasuk komunikasi dan kerja sama tim. Namun, sepertiga dari komunikasi dalam pembedahan gagal menyampaikan informasi yang relevan. Studi ini bertujuan untuk menentukan persyaratan penerapan daftar periksa bedah organisasi kesehatan dunia terhadap komunikasi dan kerja sama tim di ruang operasi. Protokol Prospero dan diagram alur Prisma digunakan untuk memperoleh artikel yang relevan dari empat basis data elektronik. Penyaringan artikel dibatasi pada studi yang menggunakan daftar periksa bedah organisasi kesehatan dunia atau modifikasinya. Informasi tambahan khususnya mengenai desain penelitian, alat instrumen, dan hasil diekstraksi dan disintesis. Membandingkan dan mengontraskan artikel terpilih dilakukan untuk meringkas tinjauan. Dua puluh satu artikel dipilih dari total 3.806 publikasi. Mereka menyimpulkan bahwa daftar periksa bedah organisasi kesehatan dunia dapat meningkatkan komunikasi di ruang operasi jika diikuti dengan pelatihan komunikasi, mengurangi perbedaan persepsi, menghilangkan hierarki di seluruh tim bedah, dan memodifikasi daftar periksa. Itu juga dapat meningkatkan kerja sama tim jika dikejar dengan pelatihan kerja tim dan dukungan kepemimpinan. Beberapa persyaratan substansial untuk daftar periksa bedah organisasi kesehatan dunia harus dipenuhi dan diselesaikan untuk meningkatkan komunikasi dan kerja sama tim di antara tim bedah di ruang operasi.
Evaluasi Kandungan Escherichia coli dalam Air Bersih dan Air Minum Rumah Tangga di Wilayah Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai Diva Aulia Nathasya; Adinda Azima Riskiya Sibarani; Amalia Rahmi Nasution; Aprida Aulia Rizki; Indah Rizqika; Nuri Nabila Syahputri; Syafran Arrazy
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.16786

Abstract

Kualitas air bersih dan air minum sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan akses sanitasi yang terbatas. Air yang terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli (E. coli) dapat menimbulkan berbagai penyakit, termasuk diare, kolera, dan infeksi saluran pencernaan. E. coli sering digunakan sebagai indikator biologis untuk menilai adanya kontaminasi feses dalam air, yang menunjukkan risiko kesehatan masyarakat akibat sanitasi yang tidak memadai Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi tingkat kontaminasi E. coli dalam air bersih dan air minum di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dari 19 rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai, dan diuji di laboratorium. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 53% dari sampel air bersih terkontaminasi E. coli, dengan tingkat kontaminasi tertinggi mencapai 12 CFU/100 ml. Sementara itu, 26% dari sampel air minum terkontaminasi, dengan tingkat kontaminasi tertinggi sebesar 3 CFU/100 ml. Hasil ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan kualitas sanitasi dan pengolahan air untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut, baik dari pihak instansi kesehatan maupun peningkatan kesadaran masyarakat.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Jamban Sehat Keluarga Jenis Tripikon S Di Wilayah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2023 A. Guruh Maulidi Yanur; Agus Jalpi; Mahmudah Mahmudah; Achmad Rizal
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.17010

Abstract

Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) adalah suatu kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Dalam upaya Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) yang menjadi salah satu program utama kesehatatan. Pemerintah berupaya menciptakan suatu inovasi bagi masyarakat secara luas terutama dalam mengatasi pencemaran di daerah perairan maka munculah ide atau gagasan menciptakan suatu Teknologi Tepat Guna (TTG) yaitu Jamban Sehat Jenis tripikon S. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Jamban Sehat Keluarga Jenis Tripikon S Di Wilayah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 174 buah pada dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 64 buah dengan teknik proporsional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner yang berisi pertanyaan dan pernyataan tentang pengetahuan, sikap, tingkat ekonomi, dukungan tokoh masyarakat dan dukungan tenaga kesehatan. Hasil dari penelitian ini 37 responden (57,8%) tidak menggunakan tripikon s, 27 responden (42,2%) menggunakan s. Tidak ada hubungan pengetahun dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,564), tidak ada hubungan sikap dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,067), ada hubungan tingkat ekonomi dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,003), tidak ada hubungan dukungan tokoh masyarakat dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,676), Tidak ada hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,632). Saran bagi pemilik agar dapat memaksimalkan penggunaan jamban tripikon s dan bagi peneliti diharapkan dapat meneliti variabel lainnya seperti faktor lingkungan dan faktor psikososial yang dapat mempengaruhi penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) jamban sehat keluarga jenis tripikon s di wilayah Kabupaten Barito Kuala. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tingkat Ekonomi, Dukungan, Penggunaan Tripikon S 
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru Pada Wilayah Kerja Puskesmas Oebobo Tahun 2024 Patricia Nathania Ina Kii; Indriati A. Tedju Hinga; Yuliana Radja Riwu
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.17591

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis complex yang bersifat tahan asam sehingga sering dikenal dengan BTA (Basil Tahan Asam). Data TBC Dinas Kesehatan Provinsi NTT tahun 2021 sebanyak 4.798 kasus, tahun 2022 sebanyak 7.628 kasus dan tahun 2023 sebanyak 9.535 kasus. Kota Kupang adalah penyumbang kasus tertinggi sebanyak 1.253 kasus dan Puskesmas Oebobo 171 kasus, sedangkan data bulan januari hingga juni 2024 terdapat 84 kasus TB paru positif. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara faktor (pengetahuan, kepadatan hunian, personal hygiene pencegahan TB, riwayat kontak penderita, dan perilaku merokok) dengan kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskemas Oebobo. Lokasi penelitian ini adalah Puskesmas Oebobo, dilakukan pada bulan Agustus-September 2024. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian terbagi antara kasus (seluruh pasien yang menderita tuberkulosis paru bulan Januari-Mei 2024) dan kontrol (orang tidak menderita tuberkulosis paru sebanyak 4.018 orang). Teknik penentuan sampel kasus (simple random sampling) dan sampel kontrol (metode individual matching) menggunakan rumus lemeshow dengan jumlah sampel 126 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oebobo adalah personal hygiene (p value 0,000< 0,05), riwayat kontak penderita (p value 0,000<0,05), dan perilaku merokok (p value 0,002<0,05). Variabel yang tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oebobo adalah pengetahuan (p value 0,060>0,05) dan kepadatan hunian ( p value 0,528 > 0,05). Disarankan bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan pribadi (personal hygiene), memahami cara peneluran TB, serta tidak merokok. Kata Kunci: Tuberkulosis, Personal Hygiene Pencegahan TB, Riwayat Kontak, Perilaku merokok.
Analysis Of Factors Associated With Utilisation Of Health Services In Inpatients UPT. RSUD Kuala Kurun Antonio Perdias; Zairin Noor; Ermina Istiqomah; Nia Kania; Silvia Kristanti Tri Febriana
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.17812

Abstract

Utilisation of health services at UPT. RSUD Kuala Kurun in the last two years has decreased. Factors that influence the utilisation of health services include education level, accessibility, and facilities. To determine the relationship between education level, accessibility, and facilities with the utilisation of health services among inpatients at the Kuala Kurun Regional Hospital. This study used a cross sectional design. The research subjects consisted of 105 people at UPT Kuala Kurun Hospital. Data analysis chi square test and multiple logistic regression test. The results showed that the most dominant variables related to the utilisation of health services in inpatients of UPT. RSUD Kuala Kurun were accessibility (13,022), education level (6,690), and facilities (3,638). There is a relationship between the level of education, accessibility and facilities to the utilisation of health services in inpatients UPT. RSUD Kuala Kurun. The most dominant variable is accessibility.
Kajian Risiko Bencana Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Di Nusa Tenggara Timur Petrus Novaldi Lasakar
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.18352

Abstract

Indonesia adalah negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi karena kondisi geografisnya. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi berbagai ancaman bencana, termasuk gempa bumi, banjir, dan kekeringan, yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara risiko bencana dan kualitas hidup masyarakat di NTT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan survei terhadap 20 responden yang tinggal di kawasan rawan bencana selama lebih dari lima tahun. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan dianalisis menggunakan indeks kesiapsiagaan dan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% responden tidak memiliki kesiapsiagaan memadai terhadap bencana. Meskipun demikian, 70% responden mengategorikan kualitas hidup mereka sebagai "cukup baik". Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi, perbaikan sistem mitigasi, dan penguatan rencana tanggap darurat. Saran yang diberikan mencakup peningkatan pelatihan bencana, pengembangan infrastruktur tahan bencana, dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap bencana. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami risiko bencana di NTT dan langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah rawan bencana. Kata kunci : Bencana, Kajian Risiko, Kualitas Hidup
Pengaruh Paparan Melalui Media Tik Tok dan Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Anemia di SMPN 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos Rowita Yunita Selnia; Eryc Bunga; Petrus Romeo; Maria Wahyuni
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.18390

Abstract

Anemia adalah kondisi di mana kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah tingkat normal. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh paparan melalui media Tik Tok dan Leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang Anemia di SMPN 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos, kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan rancangan penelitian “pretest-posttest group design”. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Mbeliling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari kelas VII, VIII, IX dan menggunakan teknik total sampling yang dibagi kedalam dua kelompok intervensi yang berbeda yaitu berjumlah 50 orang pada tiap kelompok. Teknik analisis data menggunakan uji Paired sampels T-Test dan uji Independent sampels T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dan perbedaan Tik-Tok dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang anemia sebelum dan setelah intervensi yang signifikan (p-value = 0,000), perbedaan rata- rata = pengetahuan kelompok Tik-Tok 87,70 dan kelompok leaflet 76,40 dan rata-rata skor sikap kelompok Tik-Tok 87,54 dan kelompok leaflet 73, 88 Media Tik-Tok lebih efektif digunakan pada remaja dibandingkan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa di SMP Negeri 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meneliti tentang anemia dengan media pembelajaran lain dan menambah variabel tindakan dalam mencegah terjadinya  anemia dengan kadar hemoglobin yang rendah.
Hubungan Postur Kerja Dan Lama Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Bagian Sewing PT. Maju Abadi Garment Siti Nur Fatimah; Dewi Puspito Sari; Wartini Wartini; Triyanta Triyanta
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.18532

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dikeluhkan oleh pekerja bagian sewing PT Maju Abadi Garment. Penerapan target produksi harian di bagian sewing berdampak pada penambahan jam kerja atau lembur apabila target tidak tercapai dalam waktu kerja normal. Kondisi ini menyebabkan munculnya gejala kelelahan kerja, seperti pusing, lesu, dan menurunnya konsentrasi, baik saat bekerja maupun setelah bekerja. Gejala tersebut berkaitan dengan postur kerja yang monoton dan statis, di mana pekerja berada dalam posisi membungkuk dalam lama kerja yang melebihi 8 jam per hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara postur kerja dan lama kerja dengan kelelahan pada bagian jahit PT Maju Abadi Garment. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan crosssectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bagian sewing PT Maju Abadi Garment dan sampel penelitian sebanyak 60 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling. Variabel bebas adalah postur kerja dan lama kerja serta variabel terikat adalah kelelahan kerja. Data primer dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square , tingkat signifikansi 95% (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,023) serta antara lama kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,001) pada pekerja bagian sewing PT Maju Abadi Garment. Temuan ini mengindikasikan bahwa postur kerja yang tidak ergonomis dan lama kerja yang melebihi waktu normal berkontribusi terhadap peningkatan tingkat kelelahan kerja. Diharapkan pekerja menerapkan postur kerja ergonomis dan melakukan peregangan secara berkala guna meminimalkan risiko kelelahan.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 12 No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 11, No 2 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 11, No 1 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 10, No 2 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 10, No 1 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 9, No 2 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 9, No 1 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 8, No 1 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 7, No 2 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 6, No 1 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT More Issue