cover
Contact Name
Norsita Agustina
Contact Email
norsita.agustina@gmail.com
Phone
+6282240498865
Journal Mail Official
norsita.agustina@gmail.com
Editorial Address
Ruang Jurnal FKM Lt.3 Gedung C Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24424986     EISSN : 24424986     DOI : -
Core Subject : Health,
An-Nadaa adalah publikasi ilmiah sebagai wadah informasi di bidang kesehatan masyarakat berupa hasil penelitian orisinal dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang mencakup rumpun ilmu : ? Administrasi Kebijakan Kesehatan ? Biostatistik dan Kependudukan ? Epidemiologi ? Gizi Kesmas ? Kesehatan Kerja ? Kesehatan Lingkungan ? KIA – Kesehatan Reproduksi ? Promosi Kesehatan
Articles 281 Documents
Analisis Hubungan Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI terhadap Status Gizi Baduta di Wilayah Kerja Kelurahan Sungai Andai Banjarmasin Utara Widyarni, Ari; Netty, Netty; Inayah, Husnul Khatimatun; Lely Octaviana, Elsi Setiandari; Noorhidayah, Noorhidayah; Handayani, Eka
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.21267

Abstract

Undang-Undang Kesehatan No. 23 tahun 1992 pasal 17 ayat 2 yang mengatur penyelenggaraan kesehatan anak, menyebutkan peningkatan kesehatan anak dilakukan sejak dalam kandungan, masa bayi, masa Baduta, usia prasekolah dan usia sekolah. Prevalensi kurang gizi di Kalimantan masih tinggi, pada tahun 2022, tercatat sebanyak 1,51% Baduta gizi buruk dan sebanyak 13,38% Baduta gizi kurang. Persentase status gizi Baduta Kota Banjarmasin pada tahun 2022/2023 tercatat sebesar 2,48% Baduta gizi buruk, 28,09% Baduta gizi kurang dan 6,22% Baduta dengan gizi lebih. Jumlah Baduta yang dinyatakan gizi buruk di Kota Banjarmasin pada tahun 2024 mencapai 113 Baduta, sehingga perlu diadakan perbaikan status gizi, salah satunya yaitu dengan memperhatikan pemberian makanan bayi atau Baduta dengan tepat dan sesuai kebutuhan mereka. Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dan sampel adalah ibu yang memiliki Baduta berumur 6-24 bulan dengan besar sampel sebanyak 114 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, hasil pengumpulan data dianalisis statistik univariat dan bivariat dengan uji Chi Square Test dengan nilai signifikansi (α) 0,05. Hasil penelitian didapatkan karakteristik berdasarkan umur sebagian besar responden berumur 30-34 tahun sebanyak 30,7% serta umur Baduta terbanyak pada umur 13-24 bulan sebanyak 64%. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat konsumsi energi dalam kategori defisit yaitu sebesar 49,1%, sebagian besar tingkat konsumsi protein dalam kategori baik sebesar 42,1% dan sebagian besar Baduta dengan status gizi baik sebesar 50,8%. Analisis bivariat menunjukkan hasil bahwa ada hubungan antara pola pemberian makanan pendamping ASI menurut tingkat konsumsi energi dengan status gizi Baduta (p-value = 0,027) dan ada hubungan antara pola pemberian MP-ASI menurut tingkat konsumsi protein dengan status gizi Baduta (p-value = 0,001). Diharapkan bagi pemegang kepentingan melakukan program pemberian MP-ASI secara tepat sesuai dengan kebutuhan Baduta dan bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang belum diteliti dalam penelitian ini yang berhubungan dengan status gizi Baduta.
Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Foodie Fun Fact Book terhadap Pengetahuan dan Sikap Gizi Seimbang pada Anak Sekolah Dasar Dianah, Rosyda; Sari, Setyani Rianita Puspita
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.20684

Abstract

Peningkatan pengetahuan dan sikap pemilihan makanan yang baik sesuai dengan gizi seimbang untuk anak sekolah memerlukan edukasi terkait gizi seimbang karena masyarakat masih lebih mengenal konsep empat sehat lima sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap anak sekolah terkait gizi seimbang. Desain yang digunakan adalah Pre-experimental one-group pretest-post-test dengan responden siswa kelas 6 SD berjumlah 64 orang. Jenis data yang dikumpulkan berupa karakteristik subjek, pengetahuan dan sikap. Data diolah dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil Karakteristik subjek yaitu (50,0%) laki-laki dan (50,0%) perempuan, rata-rata usia adalah 12 tahun. Penilaian tingkat pengetahuan anak meningkat dan terdapat perbedaan yang signifikan. Penilaiansikap anak meningkat namun tidak ada perbedaan yang signifikan. Saran untuk penelitian ini adalah perlu adanya keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak seperti guru dan orangtua agar dapat meningkatkan sikap anak sekolah terkait gizi seimbang.Kata Kunci: anak sekolah dasar; buku; edukasi; gizi seimbang
Factor Yang Mempengaruhi Kepemilikan Jamban Keluarga: Studi pada Program STBM DI Kelurahan Bukit Jengkol Langkat sinaga, haryanti
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.13611

Abstract

Kepemilikan jamban salah satu tepat yang harus disediakan setiap masing-masing kepala keluarga dan cara penggunaan atau pemakaiannya harus memperoleh lingkungan yang sehat. Dimulai dari bagaimana setiap amsyarakat mengetahui apa itu jamban, syarat jamban sehat, serta bagaimana cara yang harus dilakukan dalam pemeliharaan jamban secara pasrtisipasi dalam pemanfaatannya. Permasalahan yang didapatkan di Kelurahan Bukit Jengkol yaitu kualitas jamban yang tidak memenuhi syarat sebesar 57,6% sedangkan kualitas jamban yang sudah memenuhi syarat 42,4%. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Dimna data yang digunakan data variable dependen dan independent yang dperoleh dari penyebarang angket atau kuesioner. Jumlah sampel dari penelitian ini yaitu 85 KK yang diperoleh dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus penentuan sampel dari 1.378 KKynag terdaftar di Kelurahan Bukit Jengkol. Sehingga hasil yang diproleh terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan p=0.018 (p<0.05), sikap dengan nilai p=0.004 (<p0.05), dukungan tenaga kesehatan dengan nilai p=0.006 (<0.05) dan peghasilan dengan nilai p=0.020 (p<0.05) dengan kualitas kepeilikan jamban di Kelurahan Bukit Jengkol. Pada pihak puskesmas agar dapat bekerja sama dengan pihak desa untuk meningkatkan kepemahaman yang lebih tentang pentingnya jamban sehat bagi setiap rumah serta meyalurkan dana atau melakukan program jamban sehat bagi pemilik jamban yang kualitasnya di bawah kata layak.
Hubungan Status Gizi dan Riwayat Kontak dengan Kejadian Tuberculosis di Kota Palembang Tahun 2025 Putri, Ranti Yuliana; Erlinda, Yuni; Putri, Dinda Andini
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.20848

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri dan masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian tinggi di Indonesia, termasuk di Kota Palembang. Status gizi dan riwayat kontak sangat berpengaruh pada risiko kejadian TBC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan riwayat kontak dengan kejadian tuberkulosis di Kota Palembang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder dari kegiatan Active Case Finding (ACF) tahap 3 di 20 Puskesmas Kota Palembang pada Februari-Maret 2025. Sampel penelitian berjumlah 1.963 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian tuberkulosis (p=0,002; OR=2,141; 95% CI:1,349-3,398), yang berarti responden dengan gizi kurang memiliki risiko dua kali lebih besar mengalami TBC dibandingkan responden dengan status gizi baik. Namun, pada penelitian ini tidak ditemukan hubungan antara riwayat kontak dengan kejadian tuberkulosis (p=0,198). Temuan ini menunjukkan bahwa status gizi merupakan faktor risiko kejadian TBC di Kota Palembang, sedangkan riwayat kontak tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Diperlukan upaya dalam peningkatan status gizi dan pencegahan penularan TBC di tingkat masyarakat.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DISPEPSIA PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SIKUMANA WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA TAHUN 2024 Batukh, Winda Serlinda Melati; Landi, Soleman; Ndoen, Honey Ivon; Sir, Amelya B
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.18984

Abstract

Dispepsia merupakan kumpulan satu atau lebih gejala yang terjadi di saluran pencernaan berupa nyeri ulu hati atau rasa tidak nyaman di lambung, mual, muntah, cepat kenyang, perut terasa terbakar dan penuh. Kelurahan Sikumana merupakan Kelurahan yang memiliki angka kasus Dispepsia tertinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana, hingga bulan agustus 2024 kejadian Dispepsia di Kelurahan Sikumana mencapai 325 kasus yang di dominasi kelompok usia produktif 15-64 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian Dispepsia pada masyarakat di Kelurahan Sikumana wilayah kerja Puskesmas Sikumana tahun 2024. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sikumana wilayah kerja Puskesmas Sikumana dari bulan Februari-Maret 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observational analitik dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat usia 15-64 tahun di Kelurahan Sikumana yaitu 1.458 orang. Besar sampel adalah 142 responden dengan perbandingan 1:1, yaitu 71 dari kelompok kasus dan 71 dari kelompok kontrol usia 15-64 tahun, pengambilan sampel  dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji chi-square. Hasil  penelitian  menunjukan variabel yang memiliki hubungan kejadian Dispepsia adalah pola makan (p-value=0,000), konsumsi kopi (p-value=0,000), konsumsi alkohol (p-value=0,000), kebiasaan merokok (p-value=0,000), dan aktivitas fisik (p-value=0.000). Oleh karena itu, pemerintah di kelurahan Sikumana dan petugas kesehatan berperan penting dalam menghimbau kepada masyarakat untuk mulai membiasakan pola hidup sehat seperti pemilihan jenis makanan dan minuman yang di konsumsi, ketepatan jam makan, frekuensi makan dan melakukan aktivitas fisik secara rutin sehingga masyarakat dapat terhindar dari kejadian Dispepsia.Kata Kunci           : Dispepsia, Masyarakat, Pola Makan, Merokok, Aktivitas Fisik
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Jamban Sehat Keluarga Jenis Tripikon S Di Wilayah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2023 Yanur, A. Guruh Maulidi; Jalpi, Agus; Mahmudah, Mahmudah; Rizal, Achmad
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.17010

Abstract

Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) adalah suatu kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Dalam upaya Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) yang menjadi salah satu program utama kesehatatan. Pemerintah berupaya menciptakan suatu inovasi bagi masyarakat secara luas terutama dalam mengatasi pencemaran di daerah perairan maka munculah ide atau gagasan menciptakan suatu Teknologi Tepat Guna (TTG) yaitu Jamban Sehat Jenis tripikon S. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Jamban Sehat Keluarga Jenis Tripikon S Di Wilayah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 174 buah pada dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 64 buah dengan teknik proporsional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner yang berisi pertanyaan dan pernyataan tentang pengetahuan, sikap, tingkat ekonomi, dukungan tokoh masyarakat dan dukungan tenaga kesehatan. Hasil dari penelitian ini 37 responden (57,8%) tidak menggunakan tripikon s, 27 responden (42,2%) menggunakan s. Tidak ada hubungan pengetahun dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,564), tidak ada hubungan sikap dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,067), ada hubungan tingkat ekonomi dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,003), tidak ada hubungan dukungan tokoh masyarakat dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,676), Tidak ada hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan penggunaan tripikon s (p-value=0,632). Saran bagi pemilik agar dapat memaksimalkan penggunaan jamban tripikon s dan bagi peneliti diharapkan dapat meneliti variabel lainnya seperti faktor lingkungan dan faktor psikososial yang dapat mempengaruhi penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) jamban sehat keluarga jenis tripikon s di wilayah Kabupaten Barito Kuala. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tingkat Ekonomi, Dukungan, Penggunaan Tripikon S 
Keluarga Berencana Dan Realitas Reproduksi Perempuan Bali Dalam Menentukan Hak Kesehatan Reproduksi Dalam Sistem Masyarakat Adat Di Bali Puspa, Putu Gadis Arvia; Soetjipto, Ani Widnyani; Adelina, Shelly
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.19422

Abstract

Instruksi gubernur Bali dalam program Keluarga Berencana (KB) Bali empat anak yang digaungkan atas nama pelestarian budaya lokal justru menimbulkan kontradiksi dalam konteks kesehatan reproduksi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kebijakan KB Bali empat anak membentuk dan memperkuat beban reproduksi perempuan Bali, baik secara biologis maupun sosial, serta bagaimana mereka merespons tekanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara terhadap perempuan Bali yang aktif dalam struktur masyarakat adat. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Feminist Everyday Political Economy dari Elias dan Rai yang mengkaji dimensi space (ruang), time (waktu), dan violence (kekerasan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tubuh perempuan Bali dikonstruksikan sebagai ruang sosial dan simbolik yang tidak lepas dari kontrol suami, keluarga, negara, dan adat. perempuan mengalami kelelahan berlapis karena waktu mereka habis untuk kehamilan, persalinan, menyusui, pengasuhan anak, dan kerja repproduksi lainnya, tanpa ruang pemulihan. Sementara itu, dalam dimensi kekerasan (violence), terdapat dominasi praktik kontrasepsi yang dibebankan secara tidak setara kepada perempuan, serta minimnya keterlibatan laki-laki dalam tanggung jawab kontraseptif. Penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan KB tidak boleh mengabaikan pengalaman beban berlapis yang dihadapi perempuan, konteks sosial, ekonomi, dan budaya. Kata kunci: Keluarga berencana, kesehatan reproduksi, perempuan Bali, kontrasepsi
Evaluasi Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting melalui Intervensi Pappadeceng Gizi pada Desa Lokus Kota Makassar Ningsih, Nining Ade; Amiruddin, Fitriyah; Syahruddin, Akmal Novrian
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.20702

Abstract

Abstrak Stunting adalah masalah kesehatan prioritas di Indonesia karena berpengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pappadeceng Gizi merupakan program percepatan penurunan Stunting di Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian untuk menggambarkan secara mendalam evaluasi intervensi Pappadeceng Gizi khususnya pada lokus (lokasi fokus) di Kota Makassar tahun 2024. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian 8 orang yang terdiri dari Penanggungjawab Program, TPG Puskesmas, Kader, Ibu balita dan Lurah, ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dengan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan komponen Input yang terdiri dari SDM, Pembiayaan dan Pedoman cukup memadai, namun perlu peningkatan kapasitas kader. Komponen Proses meliputi Penentuan sasaran dengan melakukan verifikasi penerima manfaat terlebih dahulu, pembuatan PMT Lokal dan Pendistibusian PMT oleh kader sesuai kondis lokus masing-masing. Komponen Output menunjukkan adanya perbaikan status gizi dan tingginya tingkat penerimaan (acceptability) sasaran terhadap menu PMT yang disediakan. Saran untuk penelitian selanjutnya agar melakukan penelitian mendalam terkait peningkatan kapasitas kader.Kata Kunci: Evaluasi, Penurunan Stunting, Intervensi, Pappadeceng Gizi, Desa Lokus
Meta Analisis: Analisis Risiko Kesling Akibat Pajanan Karbon Monoksida (Co) Pada Pedagang Wibisono, Nanda Bagus; Suhartono, Eko; Audhah, Nelly Al; Shadiqi, Muhammad Abdan; Prihartini, Nopi Stiyati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.20112

Abstract

Based on data released by GAHP in 2019, Indonesia is the fourth country with the highest death rate from pollution in the world. Based on data from the Health Research and Development Agency (Balitbangkes), the prevalence of ARI in South Kalimantan in 2018 was 27.1%. This prevalence is the 10th highest in South Kalimantan. Terminal Km 6, located in Banjarmasin, is one of the centres of commercial and transportation activities in the South Kalimantan region. Pollution in this area comes from the activities of traders and visitors, ranging from cigarette smoke, cooking aromas, to vehicle emissions. The general objective of this study was to review and analyse articles that explain the relationship between environmental health risks due to CO exposure in traders. The research design used was systematic literature review (SLR) with meta-analysis research type. Based on the literature search guided by the inclusion criteria and the selection process, 14 primary studies will be included in the data analysis stage and interpreted the results of the analysis. Primary studies obtained through the literature search stage guided by the inclusion criteria and through the study selection process totalled 14 primary studies. These studies were searched in several electronic databases. Selection of primary studies is an important step to ensure the eligibility of studies to be included in the meta-analysis so that the findings can be valid and reliable.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Home Care Di UPTD Puskesmas Uren Kabupaten Balangan Tahun 2025 Sari, Isti Wulan; Hadi, Zuhrupal; Ariyanto, Edy; Ernadi, Erwin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.21242

Abstract

Pelayanan home care di UPTD Puskesmas Uren dilakukan oleh tim kesehatan dengan penanggungjawab seorang dokter. Adanya home care membantu masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Uren untuk memperoleh pelayanan kesehatan di rumah. Tujuan penelitian mengetahui hubungan  kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien home care di UPTD Puskesmas Uren Kabupaten Balangan Tahun 2025. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua pasien yang telah menerima pelayanan kesehatan home care sebanyak 206 pasien, sampel sebanyak 67 responden menggunakan simple random sampling, uji chi square. Hasil penelitian pasien puas sebanyak 36 orang (53,7%), bukti fisik proportionate stratified random sampling, uji chi square. Hasil penelitian pasien tidak puas sebanyak 35 orang (52,2%), bukti fisik baik sebanyak 41 orang (61,2%), kehandalan baik sebanyak 43 orang (64,2%), ketanggapan baik sebanyak 36 orang (53,7%), jaminan baik sebanyak 35 orang (52,2%), empati baik sebanyak 38 orang (56,7%). Ada hubungan bukti fisik (p=0,049), kehandalan (p=0,043), ketanggapan (p=0,000), jaminan (p=0,005), dan empati (p=0,008) < 0,05, dengan kepuasan pasien home care di wilayah kerja UPTD Puskesmas Uren. Disarankan pasien pasien dapat terbuka pada petugas akan keluhan dan kebutuhan agar petugas dapat merespon dengan tepat dan cepat.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 11, No 2 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 11, No 1 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 10, No 2 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 10, No 1 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 9, No 2 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 9, No 1 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 8, No 1 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 7, No 2 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI) Vol 6, No 1 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT More Issue