cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
ence.surahman.fip@um.ac.id
Phone
+6287821191948
Journal Mail Official
ence.surahman.fip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran
ISSN : 24068780     EISSN : 26547953     DOI : 10.17977.um031
JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran is a journal in the field of educational technology that contains literature review, action research, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology.
Articles 221 Documents
Pengembangan Media Augmented Reality untuk Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan Di Sekolah Menengah Kejuruan Prasetiyo, Tri Kukuh; Setyosari, Punaji; Sihkabuden, Sihkabuden
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.46 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i12017p037

Abstract

Abstrak: Augmented reality adalah penambahan objek virtual ke dalam lingkungan nyata yang mengijinkan pengguna untuk berinteraksi dengan objek virtual selayaknya berinteraksi dengan objek nyata. Siswa Teknik Gambar Bangunan membutuhkan media untuk membantu mereka dalam membayangkan objek dari berbagai sudut pandang. Kemampuan membayangkan objek sangat dibutuhkan oleh siswa Teknik Gambar Bangunan karena berhubungan langsung dengan pekerjaan mereka nantinya. Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan media AR adalah model Lee & Owens yang terdiri dari empat tahapan. Hasil validasi dari ahli media dan materi menunjukkan bahwa media AR valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji coba ke siswa juga menunjukkan bahwa media AR dapat digunakan dalam pembelajaran.Abstract: Augmented reality is the addition of virtual objects into a real environment that allows users to interact with virtual objects as they interact with real objects. Building Image Engineering students need media to help them imagine objects from various perspectives. The ability to imagine objects is needed by Building Image Engineering students because it deals directly with their work later. The development model used to develop AR media is the Lee & Owens model which consists of four stages. The validation results from media and material experts show that AR media is valid and can be used in learning. The results of trials to students also show that AR media can be used in learning. Keywords: media, augmented reality, building drawing techniques
Pembelajaran Model Project-Based Teaching Practices Berbantuan Web pada Materi Perencanaan dan Pemutakhiran Jaringan Yusuf, Mochamad Farid; Sihkabuden, Sihkabuden; Praherdhiono, Henry
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.733 KB) | DOI: 10.17977/um031v5i12018p008

Abstract

Abstract: The purpose of learning in SMK (Junior High School) is to pproduce students who have the skills and knowledge that qualified. Skills and knowledge are gained significantly from the learning outcomes with the project model. This study aims to improve the ability of individuals to improve the skills of work and skills required and network updates and the need for time and place during school studies. Web-enhanced instructional model of project-based teaching can be an existing solution. The development design is a development model of Lee and Owen (2004). This development product produces a learning design packaged in web technology.Abstrak: Tujuan pembelajaran di SMK (Sekolah Menengah Kejuruhan) adalah mencetak siswa mempunyai keterampilan dan pengetahuan yang mumpuni. Keterampilan dan pengetahuan didapat secara nyata dari hasil pembelajaran dengan model proyek. Penelitian ini bertujuan merancang desain pembelajaran yang mampu memenuhi kebutuhan siswa secara personal untuk meningkatkan ketrampilan bekerja dan keahlian dibidang perencanaan dan pemutakhiran jaringan serta kebutuhan akan waktu dan tempat selama belajar di sekolah. Desain pembelajaran model project-based teaching practices berbantuan web bisa menjadi solusi permasalahan yang ada. Pengembangan menggunakan model Lee dan Owen (2004). Produk pengembangan ini menghasilkan desain pembelajaran yang dikemas dalam teknologi web.
Pengembangan E-Modul Berbasis Mobile Learning Seni Budaya Materi Konsep Budaya, Seni, dan Keindahan Untuk Siswa Kelas X SMKN 1 Turen Malang Pradana, Rizky Ari; Sulton, Sulton; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.473 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p089

Abstract

Abstrak: Proses pembelajaran seni budaya di SMKN 1 Turen Malang  mengalami kesulitan belajar menggunakan media cetak. Penyajian materi berupa teks, serta media cetak hitam putih menjadi masalah umum yang banyak dipaparkan. Maka dibutuhkan sebuah media yang dapat menuntaskan permasalahan yaitu menyusun aplikasi modul elektronik berbasis mobile learning. Tujuan pengembangan untuk mendapatkan aplikasi e-modul berbasis mobile learning yang valid serta efektif untuk siswa belajar mandiri. Model pengembangan yang digunakan adalah model Lee & Owens (2004) karena memiliki alur lengkap mulai dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan dan implementasi, serta tahap evaluasi. Hasil tabulasi data aplikasi e-modul berbasis mobile learning dinyatakan valid oleh ahli media 96,25 %, ahli materi 93,13%, serta audiens siswa dengan uji perseorangan 93,13% uji kelompok 90,47%, uji lapangan 89,25 %. Hasil tabulasi data tes setelah memakai aplikasi dinyatakan efektif dengan presentase 96%  karena 24 dari 25 siswa berhasil mencapai kkm mata pelajaran seni budaya.Abstract: The process of learning art and culture at SMKN 1 Turen Malang has difficulty learning using print media. Presentation of material in the form of text, as well as black-and-white print media is a common problem that is widely presented. Then we need a media that can solve the problem that is compiling the application of electronic modules based on mobile learning. The purpose of the development is to obtain a valid and effective e-module based mobile learning application for independent learning students. The development model used is the Lee & Owens (2004) model because it has a complete flow starting from the analysis phase, the design stage, the development and implementation stage, as well as the evaluation stage. The results of the data tabulation of e-module applications based on mobile learning were declared valid by 96.25% media experts, 93.13% material experts, and student audiences with individual tests 93.13% 90.47% group tests, field tests 89.25% . The results of the tabulation of test data after using the application were declared effective with a percentage of 96% because 24 of the 25 students managed to reach the KKM subject of culture and art.
Blended Learning: Dua Metode (Synchronous And Asynchronous) untuk Matakuliah Writing Materi Argumentative Essay Wahyuni, Firda Ayu
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.954 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i22017p137

Abstract

Abstrak: Pada artikel ini, dijelaskan tentang pembahasan dan juga hasil penelitian dari pengembangan pembelajaran berbasis blended learning yang diterapkan di dalam kelas writing khususnya pada materi argumentative essay. Ada dua metode di dalam pembelajaran berbasis blended learning ini, yakni kelas offline (tatap muka) dan online. Kelas online digunakan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan mereka di dalam berargumen yang dibutuhkan di dalam menulis sebuah esai argumentatif, sedangkan kelas offline digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis sebuah esai yang baik melalui penjelasan dari dosen. Selain itu, mahasiswa juga dapat memanfaatkan kelas offline untuk melakukan diskusi dengan dosen tentang tulisan mereka. Uji validitas ahli menunjukkan hasil, 80% dari ahli desain, 96% dari ahli media dan 82% dari ahli materi dan ketiganya masuk ke dalam kategori valid. Selanjutnya, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 82% yakni pembelajaran ini mendapatkan kategori valid ketika pembelajaran ini diterapkan untuk mahasiswa pada program studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Pamekasan. Mahasiswa mendapatkan kemudahan di dalam menulis esai argumentatif dari hasil penerapan debat online. Oleh karena itu, strategi pembelajaran ini menjadi petimbangan untuk diterapkan di dalam proses belajar – mengajar.Abstract: In this article, it is explained about the discussion and also the results of research from the development of blended learning based learning that is applied in writing classes especially in the argumentative essay material. There are two methods in blended learning based learning, namely offline (face to face) and online classes. Online classes are used to facilitate students in improving their abilities in arguments needed in writing an argumentative essay, while offline classes are used to improve students' ability to write a good essay through explanations from lecturers. In addition, students can also take advantage of offline classes to conduct discussions with lecturers about their writing. The expert validity test showed results, 80% of design experts, 96% of media experts and 82% of material experts and all three entered into the valid category. Furthermore, the results of this study indicate that 82% of this learning gets a valid category when this learning is applied to students in the STAIN Pamekasan English Language Study Program. Students get convenience in writing argumentative essays from the results of applying online debates. Therefore, this learning strategy is a consideration to be applied in the teaching and learning process.
Pengembangan Bahan Pembelajaran Pariwisata sebagai Mulok Pada Siswa SLTP Di Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara Kairupan, Siska B.
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.89 KB) | DOI: 10.17977/um031v1i22015p155

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data kebutuhan dan karakteristik kurikulum muatan lokal pariwisata untuk siswa SLTP di Kabupaten Minahasa dan memperoleh data bahan pembelajaran pariwisata Sulawesi Utara bagi siswa-siswa SLTP di kabupaten Minahasa. Hal ini mengingat pembelajaran Pariwisata Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa pada siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama belum dilaksanakan disebabkan belum adanya bahan pembelajaran. Salah satu usaha untuk melestarikan potensi wisata pada generasi yang akan datang adalah memperkenalkan kepada para siswa melalui sekolah mengenai keanekaragaman potensi wisata Sulawesi Utara sebagai kebanggaan daerah dalam kurikulum muatan lokal. Pengembangan bahan pembelajaran melalui penelitian ini didorong oleh adanya kebutuhan untuk memperkenalkan, melestarikan dan mengembangkan potensi pariwisata sebagai kebanggaan daerah kepada para siswa. Rancangan penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode survey. Subyek penelitian sebanyak 90 guru. Data yang diperoleh melalui angket dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa kurikulum muatan lokal pariwisata Sulawesi utara, kedudukan bahan pembelajaran pariwisata Sulawesi Utara bagi siswa-siswa di Kabupaten Minahasa serta pengembangan bahan pembelajaran pariwisata dalam bentuk buku sangat dibutuhkan. Mengenai isi bahan pembelajaran sebanyak 50% responden memilih bahan pembelajaran yang memiliki persyaratan: (1) Pariwisata Kabupaten Minahasa, meliputi: Taman Laut Pulau Bangka, Pulau Gangga Ressort, Bentenan Ressort, Pantai Tasik Ria, Pantai Kema Batu Nona, Sumaru Endo Romboken, Bukit Kasih Kanonang, Danau Tondano, Taman Purbakala (Waruga) sawangan, Watu Pinabetengan, Monumen Samratulangi, Monumen Ibu Walanda Maramis, Makam Kiay Modjo, Makam Imam Bonjol, Goa Jepang Kiawa, Pemandian Air Panas Rano Paso Tondano, Air Terjun Tonsea Lama, Air Terjun Tincep Sonder dan Air Terjun Kali. (2) Pariwisata Kota Manado, meliputi: Taman Laut Nasional Bunaken, Klenteng Ban Hin Kong, Taman Budaya, Monumen Perang Dunia II, Monumen Wolter Mongisidi, Museum Sulut, Taman Anggrek dan Pemandian Pantai Malalayang.(c) Pariwisata Kota Bitung, meliputi: Hutan Suaka Alam Tangkoko, Hutan Wisata Danowudu, Monumen Trikora, Tugu Jepang, Pemandian Pantai Tanjung Merah, Taman Laut Batu Kapal dan Air Prang Tandurusa. (d) Pariwisata Kabupaten Bolaang Mongondow, meliputi: Taman Nasional Nani Wartabone, Pulau Molosing, Danau Moaat, Pemandian Air Anjing, Bendungan Kasinggolan, dan Pantai Molosing. (e) Pariwisata Kabupaten Sangihe Talaut, meliputi: Taman Makam Pahlawan Santiago, Rumah Raja Manganitu, Taman Laut Tabukan Tengah, Gunung Awu di Laut (Pulau Mahagetang), Rumah Adat Patung di Desa Moronge, Tempat Suci Agama Adat dan Gua Jepang di Desa Musi serta Tugu/Makam Raja Tagulandang.Abstract: This study aims to obtain data on the needs and characteristics of the tourism content curriculum for junior high school students in Minahasa District and obtain North Sulawesi tourism learning material data for junior high school students in the Minahasa district. This is because the learning of North Sulawesi Tourism in Minahasa District on the First Level High School students has not been implemented due to the absence of learning materials. One effort to preserve tourism potential in the next generation is to introduce students through schools about the diversity of North Sulawesi's tourism potential as a regional pride in the local content curriculum. The development of learning materials through this research is driven by the need to introduce, preserve and develop tourism potential as an area of pride for students. The design of the study used a descriptive research type with a survey method. The research subjects were 90 teachers. Data obtained through questionnaires were analyzed using descriptive statistics. The results of the needs analysis show that the curriculum of the local content of North Sulawesi tourism, the position of North Sulawesi tourism learning materials for students in Minahasa District and the development of tourism learning materials in the form of books is urgently needed. Regarding the content of learning materials as much as 50% of respondents chose learning materials that had requirements: (1) Minahasa Regency Tourism, including: Bangka Island Marine Park, Gangga Resort Island, Bentenan Resort, Tasik Ria Beach, Kema Batu Nona Beach, Sumaru Endo Romboken, Bukit Kasih Kanonang, Lake Tondano, Sawangan Archeological Park (Waruga), Watu Pinabetengan, Samratulangi Monument, Monument of Walanda Maramis, Kiay Modjo Tomb, Imam Bonjol Tomb, Goa Jepang Kiawa, Rano Paso Tondano Hot Springs, Old Tonsea Waterfall, Waterfall Tincep Sonder and Kali Waterfall. (2) Manado City Tourism, including Bunaken National Marine Park, Ban Hin Kong Temple, Cultural Park, World War II Monument, Wolter Mongisidi Monument, North Sulawesi Museum, Orchid Garden and Malalayang Beach Bath. (C) Bitung City Tourism, including Tangkoko Nature Reserve Forest, Danowudu Tourism Forest, Trikora Monument, Japan Monument, Tanjung Merah Beach Bath, Batu Kapal Marine Park, and Air Prang Tandurusa. (d) Bolaang Mongondow Regency Tourism includes Nani Wartabone National Park, Molosing Island, Moaat Lake, Dog Water Baths, Kasinggolan Dam, and Molosing Beach. (e) Sangihe Talaut Regency Tourism, including Santiago Heroes Cemetery, Raja Manganitu's House, Tabukan Tengah Marine Park, Awu Mountain in the Sea (Mahagetang Island), Traditional House of Statues in Moronge Village, Sacred Places of Religion and Cave of Japan in Musi Village and the Tugu / Makam Raja Tagulandang.
Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Penerapan Konsep dan Prosedur Mariono, Andi
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.677 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i12016p052

Abstract

Abstract: Many studies report that learning style plays an important role in the effectiveness of learning strategies. This study will offer, present and simultaneously test the effect of direct learning strategies and tutorial strategies and learning styles of the ability to apply concepts and implementing procedures in the course Development Media Video / TV Learning. Based on calculations by multivariate analysis of variance can be concluded in general that there are differences in the acquisition of learning outcomes of the application of the concepts and procedures on learning strategies directly and learning strategies tutorials, the difference in the acquisition of learning outcomes on student's learning style, and there was no interaction effect of learning styles and strategies the application of the concept of learning outcomes and procedures.
Implementasi Kurikulum 2013 PAUD Di TK TPI Nurul Huda Malang Leksono, Ferry Dwi; Sulton, Sulton; Susilaningsih, Susilaningsih
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.954 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i22018p126

Abstract

Abstrak: Kurikulum merupakanacuan pokok pelaksanaan pendidikan nasional. Saat ini kurikulum yang berlaku adalah Kurikulum 2013 termasuk juga untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kurikulum 2013 PAUD mencangkup semua dimensi tumbuh kembang anak (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) dan mencangkup semua program pengembangan yang direncanakan dan disajikan secara terpadu dan berkesinambungan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Maka dari itu perlu adanya implementasi yang tepat agar tujuan kurikulum dapat tercapai. Penelitian kualitatif diskriptif ini mengambil subjek Kelompok A1 TK TPI Nurul Huda Malang. Berdasarkan temuan lapangan diketahui penerapan Kurikulum 2013 PAUD sudah terlaksana dengan maksimal. Dalam proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hingga penyusunan dokumen kurikulum sudah dapat dipenuhi oleh sekolah. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan kurikulum 2013 PAUD di TK TPI Nurul Huda khusunya untuk Kelompok A1 sudah terlaksana dengan baik.AbstractThe curriculum is the main reference for implementing national education. At present, the applicable curriculum is the 2013 Curriculum including also for Early Childhood Education (PAUD). Curriculum 2013 PAUD covers all dimensions of child development (attitudes, knowledge, and skills) and covers all development programs planned and presented in an integrated and sustainable manner in accordance with the stages of child development. So from that, it is necessary to have the right implementation so that curriculum objectives can be achieved. This descriptive qualitative study took the subject of Group A1 TK TPI Nurul Huda Malang. Based on the field findings it is known that the implementation of the 2013 PAUD Curriculum has been carried out to the maximum. In the learning planning process, the implementation of learning, evaluation until the preparation of curriculum documents can be fulfilled by the school. Then it can be concluded that the application of the 2013 PAUD curriculum in TK TPI Nurul Huda especially for Group A1 has been well implemented.
Teknologi Pembelajaran Matematika Pembuktian Teorema Pythagoras Berbasis Visual Faris, Muhammad Naufal; Ulfa, Saida; Praherdhiono, Henry
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.126 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12019p008

Abstract

Abstrak: Pythagoras merupakan seorang filsuf dan ahli matematika Yunani kuno. Salah satu kontribusi besar bagi sains dan matematika adalah Teorema Pythagoras. Teorema ini menyatakan bahwa kuadrat si si miring adalah sama dengan jumlah kuadrat dari kedua sisi lainnya. Teorema Pythagoras ditulis sebagai persamaan yang menghubungkan panjang sisi a, b, dan c, yang sering dikenal dengan bentuk umum persamaan . Bukti Teorema Pythagoras sangat bervariasi. Ada berbagai cara untuk membuktikan Teorema Pythagoras dengan skema pembuktian dari euclid bahkan di era digital dapat dibuktikan dengan menggunakan teknologi. Abad ke 21 penggunaan teknologi merupakan sebagai sumber pengembangan pembelajaran. Progam matematika GeoGebra merupakan sebuah perangkat lunak gratis dan open source yang mampu digunakan dalam pembelajaran. Pembelajaran matematika dapat dipelajari menggunakan GeoGebra seperti aljabar, geometri, kalkulus, dan statistik. GeoGebra juga merupakan perangkat lunak interaktif dalam proses pembelajaran. Artikel ini menyajikan ilustrasi visual bagaimana kita dapat menggunakan GeoGebra untuk pembelajaran dalam proses menemukan dan membuktikan Teorema Pythagoras.Abstract: Pythagoras, one of the most famous ancient Greek philosophers and mathematician. One of the great contributions to science and mathematics was the Pythagorean Theorem. It states that the square of the hypotenuse is equal to the sum of the squares of the other two sides. The theorem Pythagoras be written as an equation relating the side of lengths c, b, and a, often known as the "Pythagorean equation" a2 + b2= c2. The evidence of the Pythagorean theorem varies greatly. There are various ways the Euclid to prove Pythagoras Theorem a simple and complex even in the digital era can use of technology. In the 21st century the use of technology as a source of learning development. In Mathematics GeoGebra is free software and open source. Mathematics learning can be studied like algebra, geometry, calculus, and statistics. GeoGebra is an interactive software for study mathematics. The paper presents illustrate how we can use GeoGebra to guide learners in the processes of discovering and Prove The Pythagorean Theorem.
Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dalam Perspektif Kurikulum 2013 Marzoan, Marzoan
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.841 KB) | DOI: 10.17977/um031v1i12014p081

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dalam sudut pandang Kurikulum 2013 sebagai kurikulum baru pengganti kurikulum 2006 (KTSP). Kajian dalam tulisan ini menggunakan metode kajian pustaka dari sumber-sumber primer. Sumber data berupa dokumen. Analisis difokuskan pada upaya menemukan, mengidentifikasi, dan menganalisis secara kritis unsurunsur penting dalam dokumen kurikulum 2013 yang dikaitkan dengan kajian dari beberapa litaratur yang relevan. Dari berbagai dokumen yang dianalisis dapat disimpulkan bahwa dalam Kurikulum 2013 terdapat beberapa perubahan, salah satu yang terkait dengan peran Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah dihapusnya mata pelajaran TIK dan sebagai penggantinya TIK menjadi alat bantu guru dalam proses pembelajaran pada semua mata pelajaran. Hal ini berimplikasi pada pentingnya penguasaan TIK oleh guru. Bila proses pembelajaran dilakukan berbantukan TIK, maka diyakini akan meningkatkan kualitas pembelajaran. Abstract: This paper aims to examine the role of Information and Communication Technology in improving the quality of learning in the perspective of Curriculum 2013 as a new curriculum replacing the 2006 curriculum (KTSP). The study in this paper uses a literature review method from primary sources. Data source in the form of documents. The analysis is focused on efforts to find, identify, and critically analyze important elements in the 2013 curriculum documents that are linked to studies of several relevant literatures. From various documents analyzed, it can be concluded that in the 2013 Curriculum there were a number of changes, one of which was related to the role of Information and Communication Technology was the elimination of ICT subjects and as a substitute ICT became the teacher's aid in the learning process on all subjects. This has implications for the importance of mastering ICT by teachers. When the learning process is carried out assisted by ICT, it is believed that it will improve the quality of learning.
E-Modul Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Siswa SMP N 1 Takengon Mahara, Ichwan; Degeng, Nyoman Sudana; Kuswandi, Dedi
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.277 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i22016p308

Abstract

Abstrak: Pengembangan ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan produk berupa e-modul pembelajaran reading yang diharapkan dapat membantu siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris khususnya pada teks descriptive dan procedure SMP kelas VII. 2) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah pengembangan (R&D) dengan model desain pembelajaran ASSURE. Subjek penelitian adalah siswa kelasVII SMP Negeri 1 Takengon semester genap tahun ajaran 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan produk media e-modul pembelajaran ini termasuk dalam kategori sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Abstract: This development aims to: 1) produce products in the form of e-learning reading modules which are expected to help students learn English especially in descriptive texts and class VII SMP procedures. 2) can improve student learning outcomes. This type of research is development (R & D) with ASSURE learning design models. The research subjects were second grade students of SMP Negeri 1 Takengon in the 2014/2015 academic year. The results of the study indicate that overall the media products of e-learning modules are included in the category of very suitable use in the learning process and can improve student learning outcomes.

Page 2 of 23 | Total Record : 221