cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,220 Documents
Peningkatan Kapasitas Bidan PONED Kecamatan Lemahwungkuk dalam Manajemen Nyeri dan Kecemasan Persalinan Melalui Hipnopresur Berbasis Aromaterapi Yeni Fitrianingsih; Elit Pebriyatie; Rinela Padmawati; Santi Wahyuni
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25679

Abstract

Puskesmas mampu PONED merupakan simpul krusial dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) akibat komplikasi seperti persalinan lama. Di Indonesia, 41% komplikasi persalinan disebabkan oleh persalinan lama yang dipicu oleh nyeri dan kecemasan, namun baru 12,9% bidan PONED yang terpapar pelatihan komplementer. Pengabdian masyarakat dengan skema Program Kemitraan Wilayah (PKW) ini bertujuan meningkatkan kompetensi bidan melalui hilirisasi inovasi teknologi tepat guna berupa terapi komplementer hipnopresur dan aromaterapi. Mitra kegiatan adalah 23 bidan PONED di Kelurahan Cangkol dan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Metode pelaksanaan meliputi perizinan, Focus Group Discussion (FGD), pelaksanaan pelatihan hipnopresur (kombinasi titik Li4 dan Sp6) serta aromaterapi, pemberian post-test, dan evaluasi. Pelatihan berjalan optimal dan berhasil meningkatkan pemahaman teoretis serta keterampilan psikomotor bidan dalam mengaplikasikan hipnopresur secara mandiri sesuai SOP. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa video edukasi di YouTube, publikasi media massa, serta draf HAKI untuk leaflet dan video. Penguasaan teknik non-farmakologis yang murah dan efektif ini terbukti menjadi solusi preventif bagi bidan di fasilitas kesehatan dasar untuk menstimulasi oksitosin endogen, mereduksi kecemasan, dan mencegah partus lama. Pelatihan inovasi komplementer ini efektif meningkatkan kapasitas profesional bidan PONED dalam manajemen persalinan yang aman dan nyaman. Disarankan bagi Dinas Kesehatan Kota Cirebon dan Puskesmas setempat untuk mengintegrasikan metode hipnopresur ke dalam standar prosedur operasional (SOP) asuhan persalinan normal secara berkelanjutan.
Pendampingan Kelompok Tani Stroberi untuk Pengembangan Stroberi Lokal Rani Andriani Budi Kusumo; Erni Suminar; Murgayanti Murgayanti; Syariful Mubarok; Farida Damayanti; Rika Meliansyah; Lindung Tri Puspasari
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23996

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berlangsung selama delapan bulan dengan menyertakan Kelompok Tani Karya Sejahtera serta Mitra Organik sebagai mitra strategis. Fokus utama kegiatan ini meliputi tiga aspek: 1) diseminasi informasi mengenai karakteristik genetik varietas stroberi di Jawa Barat yang telah teruji secara molekuler dan morfologis; 2) penguatan wawasan petani terkait teknologi perbanyakan bibit melalui metode in vitro; serta 3) penguatan kompetensi teknis dalam pemuliaan tanaman secara konvensional. Melalui pendekatan penyuluhan dan pelatihan, ditemukan fakta bahwa terdapat inkonsistensi penamaan varietas di lapangan, di mana beberapa jenis yang berbeda nama terbukti identik secara genetik. Pasca kegiatan, para petani menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik persilangan serta perbanyakan bibit di laboratorium. Dengan meningkatnya keterampilan teknis petani, diharapkan kemandirian penyediaan bibit berkualitas dapat terwujud, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan ekonomi kelompok tani melalui efisiensi biaya dan peningkatan mutu hasil panen secara berkelanjutan
Genre in Action: Model Edukasi Partisipatif Pendewasaan Usia Perkawinan pada Sekolah Siaga Kependudukan SMP Negeri 27 Banjarmasin Muhammad Samir Sayyar; Rezvi Amalia Rahmah; Nadya Puteri; Sherly Puspita Sari
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26036

Abstract

Pernikahan anak masih menjadi salah satu persoalan kependudukan di Indonesia yang memerlukan penguatan edukasi bagi remaja melalui Program Generasi Berencana (Genre), khususnya materi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan wadah strategis untuk mengintegrasikan pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah, namun implementasi materi PUP masih memerlukan penguatan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat implementasi materi PUP pada SSK melalui GenRe in Action, yaitu model edukasi partisipatif yang dikembangkan di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Kegiatan dilaksanakan terhadap 122 peserta didik kelas IX menggunakan pendekatan edukasi partisipatif berbasis pembelajaran aktif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, permainan edukatif Benar atau Salah, refleksi, dan Deklarasi Menolak Pernikahan Anak. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan observasi terhadap keterlibatan peserta, proses diskusi, respons selama permainan edukatif, serta refleksi pada akhir kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik, menunjukkan pemahaman yang baik mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan, serta membangun kesadaran dan komitmen dalam upaya pencegahan pernikahan anak. Pengalaman pelaksanaan kegiatan membentuk GenRe in Action sebagai model implementasi Program Genre di Sekolah Siaga Kependudukan yang mengintegrasikan edukasi, diskusi interaktif, permainan edukatif, refleksi, dan penguatan komitmen peserta dalam satu rangkaian pembelajaran yang utuh. Model ini berpotensi direplikasi sebagai alternatif penguatan pendidikan kependudukan dan implementasi Program Genre pada berbagai Sekolah Siaga Kependudukan maupun satuan pendidikan lainnya.
Implementasi Panel Surya Portable Berbasis Power Bank Untuk Mendukung Solusi Kemandirian Energi Di STPS Teladan Ummat Marza Ihsan Marzuki; Basith Abdurrohman Asy’ari; Mohamad Ramdhani; Rendi Rizky Alfarazi; Hyoung Razan Pramusinta; Muhammad Arfha Irsyaad Fatirayanto
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25317

Abstract

Ketersediaan energi listrik merupakan faktor penting dalam mendukung kegiatan pendidikan, khususnya pada institusi pendidikan berbasis alam atau semi pesantren yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur energi. Ketergantungan terhadap listrik konvensional seringkali menimbulkan kendala operasional ketika terjadi pemadaman listrik atau keterbatasan daya. Oleh karena itu, diperlukan solusi energi alternatif yang mandiri, ramah lingkungan, serta mudah diimplementasikan dalam skala kecil. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem panel surya portable berbasis power bank sebagai solusi kemandirian energi di lingkungan STPS Teladan Ummat. Sistem ini dirancang untuk menyediakan sumber energi listrik mandiri yang dapat digunakan untuk kebutuhan penerangan, pengisian perangkat elektronik, serta aktivitas pembelajaran berbasis teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan energi mitra, perancangan sistem panel surya portable, pelatihan penggunaan dan perawatan perangkat, implementasi sistem di lokasi mitra, serta monitoring dan evaluasi keberhasilan program. Melalui kegiatan ini diharapkan mitra mampu memahami konsep energi terbarukan, mengoperasikan sistem secara mandiri, serta memperoleh manfaat ekonomi dan edukatif dari penggunaan teknologi energi Surya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem dapat beroperasi dengan baik dan mitra mampu mengoperasikannya secara mandiri. Evaluasi terhadap 24 responden menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap relevansi program, kinerja tim, dan kebermanfaatan alat. Luaran kegiatan meliputi publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian kepada masyarakat, video dokumentasi kegiatan, modul penggunaan sistem panel surya portable, prototipe teknologi tepat guna, serta peningkatan kapasitas pengetahuan masyarakat mitra dalam bidang energi terbarukan.
Optimalisasi Literasi Keuangan Digital Masyarakat Untuk Meminimalisir Resiko Penipuan Link Phising Putu Ayu Titha Paramita Pika; Anak Agung Gede Agung Keysan Arjuna Putra
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23667

Abstract

Transformasi ekonomi digital di Indonesia telah menjangkau kawasan pedesaan, membawa kemudahan akses layanan keuangan bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, transisi ini diiringi oleh lonjakan ancaman kejahatan siber, khususnya penipuan berbasis tautan phishing yang memanfaatkan rekayasa sosial dan kerentanan psikologis pengguna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi literasi keuangan digital masyarakat di Desa Gemuh guna meminimalisir risiko penipuan phishing. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang terbagi dalam tiga tahapan utama: observasi awal (prates),edukasi multidisipliner (mencakup aspek teknologi, ekonomi, dan hukum), serta simulasi identifikasi ancaman digital yang diakhiri dengan evaluasi (pascatest). Kegiatan ini dilaksanakan pada awal tahun 2026 dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan anggota Karang Taruna. Hasil pengabdian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara tingkat adopsi teknologi keuangan dan pemahaman keamanan siber pada kondisi awal. Pasca-intervensi, terjadi peningkatan persentase pemahaman peserta dalam mengidentifikasi tautan phishing dari 22% menjadi 88%, serta peningkatan kesadaran akan prosedur pelaporan hukum perlindungan data pribadi. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi yang menggabungkan mitigasi kejahatan siber, pemahaman ekonomi digital, dan literasi regulasi secara efektif dapat membangun resiliensi masyarakat pedesaan terhadap kejahatan finansial digital.
Transformasi Usahatani Hortikultura Melalui Smart Eco-Agribusiness: Implementasi SIP-SURYA dan Teknologi Tepat Guna pada KWT Berlian Saepul Aziz; Benidzar M Andrie; Zenal Abidin; Yudistiar Rahmatulloh; Taufiq Nur Rohman
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26598

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas, dan kemandirian usahatani hortikultura melalui penerapan Model Smart Eco-Agribusiness pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Berlian, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Program dilaksanakan selama empat bulan, Mei–Agustus 2026, melalui tahapan identifikasi kebutuhan, instalasi teknologi, pelatihan, penerapan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan meliputi SIP-SURYA (Sistem Irigasi Presisi Semi-Otomatis Berbasis Sensor dan Energi Surya), alat pemupukan presisi manual-mekanis, teknologi monitoring sederhana berbasis sensor, komposter, serta teknologi pascapanen dan pengemasan menggunakan hand wrapping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan penguatan kapasitas kelompok memberikan dampak positif terhadap pengelolaan usahatani. Efisiensi penggunaan air meningkat sebesar 30–40%, efisiensi penggunaan pupuk 20–30%, dan kebutuhan tenaga kerja dapat ditekan 30–40%. Monitoring berbasis sensor mampu mengurangi risiko kesalahan pemupukan hingga 60%, sedangkan pengolahan limbah organik melalui komposter mencapai 100%. Produktivitas tanaman meningkat 15–25%, kerusakan pascapanen dapat ditekan hingga kurang dari 5%, kesegaran produk bertahan 3–5 hari, dan nilai jual berpotensi meningkat 20–30% melalui perbaikan mutu, branding, dan pengemasan. Secara keseluruhan, penerapan Smart Eco-Agribusiness mampu memperkuat efisiensi sumber daya, produktivitas, keberlanjutan lingkungan, nilai tambah, dan kemandirian KWT Berlian dalam mengembangkan usahatani hortikultura.
Pengembangan Literasi Berbasis Sosial Emosional (SEL) kepada Guru-guru SMK Swasta Cinta Rakyat Pematangsiantar Mungkap Mangapul Siahaan; Anita Sitanggang; Apriani Moria Silaban
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24512

Abstract

Pengembangan literasi dilaksanakan melalui sosialisasi literasi berbasis kompetensi sosial – emosional (Social – Emotional Learning/SEL) telah dilaksanakan pada tanggal 23-24 September 2025 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Swasta Cinta Rakyat Pematangsiantar). Jumlah total peserta kegiatan adalah 30 orang guru dari berbagai bidang studi seperti: Bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Agama, Sejarah, IPS, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Bangunan dan Teknik Rekayasa Komputer. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dan SMK Swasta Cinta Rakyat. Metode yang dipergunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah sosialisasi, pendampingan dan pemberdayaan. Narasumber terdiri dari empat dosen lintas bidang ilmu dengan standard kompetensi dosen Profesional dan Jabatan Fungsional Lektor Kepala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap literasi berbasis SEL, kemampuan mengelola kelas secara sosial emosional serta  mendorong kompetensi interdisipliner kepada para guru sehingga kesiapan strategi pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi sosial-emosional siswa. Tujuan studi ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kapasitas guru dalam penerapan literasi dan SEL di sekolah menengah kejuruan dan memberikan gambaran strategi faktor SEL dalam pengembangan karakter peserta didik.
Model Integratif Community-Based First Responder untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Heat Stroke dan Henti Jantung di Destinasi Wisata Tropis I Putu Arya Giri Prebawa; I Made Dwi Harmana; AA Ngurah Rai Kusuma Putra
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23551

Abstract

Paparan suhu tinggi pada destinasi wisata tropis meningkatkan risiko heat stroke dan henti jantung mendadak, terutama pada pekerja sektor pariwisata yang beraktivitas di ruang terbuka. Bali Zoo sebagai wahana wisata alam dengan suhu rata-rata 30–34°C melaporkan insiden heat-related illness dan henti jantung dalam dua tahun terakhir, menunjukkan perlunya penguatan respons dini berbasis komunitas. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan model Community-Based First Responder (CBFR) yang mengintegrasikan pelatihan penanganan heat stroke dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam satu paket intervensi terstruktur. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–November 2025 melalui penyuluhan interaktif, simulasi teknik pendinginan berbasis prinsip cool first–transport second, pelatihan CPR 30:2 menggunakan manekin, serta monitoring implementasi lapangan. Evaluasi menggunakan pretest–posttest menunjukkan peningkatan rata-rata skor heat stroke dari 60 menjadi 90 (peningkatan absolut 30 poin; 50% relatif) dan skor CPR dari 40 menjadi 90 (peningkatan absolut 50 poin; 125% relatif). Tindak lanjut satu bulan pasca intervensi menunjukkan perubahan sistemik berupa penambahan cooling point, pemasangan signage edukasi, peningkatan kepatuhan hidrasi, serta penguatan penerapan SOP kegawatdaruratan. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga mendorong adaptasi organisasi terhadap risiko kesehatan akibat peningkatan suhu global. Model ini berpotensi direplikasi pada destinasi wisata tropis lainnya dan berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs 3, SDGs 8, SDGs 13, dan SDGs 17 melalui penguatan perlindungan kesehatan pekerja, ketahanan sektor pariwisata, adaptasi perubahan iklim, serta kolaborasi universitas–industri.
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Briket Berbahan Limbah Pertanian : Pemberdayaan Masyarakat Guna Peningkatan Ekonomi Lokal Desa Klempun Ahmad Udin Riantoro; Anindia Maya Meiva; Wahyu Eka Kusuma; Dyah Setyaningrum
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26412

Abstract

Limbah sekam padi di Desa Klempun, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku briket bioarang, tetapi pemanfaatannya oleh masyarakat masih belum optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan pemberdayaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Karang Taruna, dalam memanfaatkan sekam padi menjadi briket bioarang melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Klempun pada 22 Juli 2026 dengan melibatkan 13 peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan pada setiap tahapan pembuatan briket, mulai dari karbonisasi sekam padi, penghalusan dan penimbangan arang, pembuatan perekat tepung tapioka, pencampuran bahan, pencetakan, hingga pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta dapat mengikuti dan mempraktikkan tahapan pembuatan briket menggunakan peralatan sederhana dan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam mengubah limbah sekam padi menjadi produk bernilai tambah serta membuka peluang pemanfaatannya sebagai bahan bakar alternatif. Pelatihan dan pendampingan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemanfaatan limbah pertanian dan mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Edukasi Perencanaan Usaha Sebagai Strategi Memulai Bisnis Berkelanjutan Zati Rizka Fadhila; Eka Yuliyanti; Rahmania Mustahidda; Andi Kartika; Anis Turmudhi; Mika Mika; Anita Sari; Mariyam Mariyam
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25956

Abstract

Kemampuan menyusun perencanaan usaha menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan masyarakat untuk memulai dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Namun, peserta PKBM Surya Alam Kabupaten Demak masih menghadapi keterbatasan dalam mengidentifikasi peluang usaha, menentukan target pasar, memperkirakan kebutuhan modal, dan menyusun strategi pemasaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan peserta dalam menyusun perencanaan usaha sebagai strategi memulai bisnis berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan secara luring di PKBM Surya Alam Kabupaten Demak dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas warga belajar dan masyarakat binaan yang memiliki minat berwirausaha. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, pelatihan penyusunan Simple Business Plan, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pengamatan terhadap partisipasi dan hasil penyusunan rencana usaha peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 64,20 pada pre-test menjadi 88,40 pada post-test. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman dalam mengidentifikasi peluang usaha, menentukan target pasar, menyusun strategi pemasaran, memperkirakan kebutuhan modal, dan memahami komponen dasar Simple Business Plan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan peserta dalam merencanakan usaha. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk mendukung implementasi rencana usaha dan pengembangan bisnis peserta secara berkelanjutan.