cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
PENERAPAN ALAT MACHINE OIL DRAINER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK USAHA KRIPIK BELEDAG DI DESA SELAMANIK KABUPATEN CIAMIS Tia Setiawan; Slamet Riyadi
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8659

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Galuh yang dikemas dalam kegiatan “Penerapan Alat Machine Oil Drainer Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat dan Peningkatan Kualitas Produk Usaha Kripik Beledag di Desa Selamanik Kabupaten Ciamis” pada PD Dua Jempol bertujuan untuk mengatasi kualitas Produk yang terlalu banyak kadar minyak yang cukup tinggi akan menyebabkan kurang baik bagi kesehatan dan produk mudah menjadi tengik apabila selama penyimpanan terjadi, rendahnya harga jual produk, kurangnya pengembangan produk, kesulitan dalam pemasaran produk. Metode yang digunakan dalam melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Galuh ini yaitu metode instruksional, diikuti dengan praktek yang meliputi tiga tahapan, yaitu : 1) Penyampaian informasi (sosialisasi/penyuluhan) kepada UMKM kripik beledag mengenai kesehatan dan kualitas produk , 2) Pelatihan keterampilan membuat kripik beledag. 3) pelatihan keterampilan Penggunaan alat Machine Oil Drainer 4) Pembuatan Desain dan proses pengemasan kripik beledag. Dan Seminar hasil kegiatan pengabdian. Luaran yang dihasilkan berupa: 1) publikasi pada media cetak 2) publikasi pada media online, 3) Partisipasi mitra dalam mendukung program ini, selain sebagai peserta dalam pelatihan juga ikut sharing dalam proses pembuatan dan pengemasan produk dan yang telah dilatih mempunyai tugas untuk menyampaikan ke yang lain sehingga dapat mengembangkan usahanya.
INTRODUKSI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA UNGGAS LOKAL DI DESA BARAMBANG KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI Khaeruddin Khaeruddin; Bahri Syamsuryadi; Abdul Hakim Fattah; Muhammad Erik Kurniawan; Rika Nurfiana; Irsang Irsang; Pardi Pardi
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8515

Abstract

Peningkatan mutu bibit ternak unggas di pedesaan tidak terlepas dari peran teknologi, salah satunya adalah teknologi reproduksi seperti inseminasi buatan (IB). Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Barambang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai mengenai introduksi teknologi inseminasi buatan pada unggas. Kegiatan dilakukan dengan empat tahapan, yaitu pembagian kuesioner pre test kepada peserta PkM, presentasi materi PkM, pelatihan IB pada ayam kampung dan pembagian kuesioner post test kepada peserta PkM. Data diolah secara deskriptif, independent sample-T test dan uji Mann-Whitney U. Sebagian besar peserta PkM memiliki pekerjaan petani, jumlah ayam yang dipelihara 1-5 ekor, sistem pemeliharaan unggas ekstensif dan tidak adanya pengontrolan perkawinan pada ayam.  Sebelum kegiatan PkM (pre test) seluruh peserta beum mengetahui manfaat dan tatacara IB pada unggas. Pengetahuan peserta PkM mengalami peningkatan setelah kegiatan (post test) dengan skor rata-rata pemahaman manfaat IB 35.92 dan skor rata-rata pemahaman tatacara IB 46.04. Peserta dengan kelompok umur 27-48 tahun dan pendidikan terakhir sekolah menengah lebih mampu menyerap materi PkM yang diberikan jika dibandingkan kelompok peserta dengan umur 49-70 tahun dan pendidikan terakhir sekolah dasar. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini adalah introduksi teknologi IB pada unggas di Desa Barambang mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan tatacara IB pada unggas, dimana masyarakat dengan umur produktif dan pendidikan yang lebih tinggi lebih mampu memahami pengetahuan yang diberikan.
ASSISTANCE OF COMPACT MECHANISM MANAGEMENT OF COVID-19 POSITIVE CONFIRMED PATIENTS THAT IS UNDERSTANDING IN THE MOJOKERTO AREA Windu Santoso; Sri Sudarsih
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7298

Abstract

Covid-19 dan penyebarannya menciptakan banyak perhatian bagi orang-orang yang menyebabkan meningkatnya tingkat kecemasan terutama pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tingkat kecemasan yang tinggi sebagai bentuk stres psikologis terutama saat menjalani isolasi. Ketika terkonfirmasi positif Covid – 19 beberapa pasien akan menunjukkan dampak terhadap fisik dan psikologis sehingga mengharuskan pasien untuk segera beradaptasi dengan penyakitnya. Pendampingan pada pasien yang terkonfirmasi positif Covid -19 merupakan salah satu strategi yang dapat digunakan agar dapat segera beradaptasi dengan mengubah koping individu menjadi koping yang positif. Hasil kegiatan  pendampingan pada pasien  yang terkonfirmasi positif dalam kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa semua pasien mengubah kopingnya menjadi koping yang positif sehingga segera dapat beradapatasi dengan penyakitnya. Pendampingan pengelolaan mekanisme koping pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi dapat mengubah koping pasien yang pada tahap awal memiliki koping negatif menjadi koping positif sehingga pasien dapat beradaptasi dengan penyakit dan kondisinya saat menjalani isolasi. Tenaga kesehatan dan keluarga yang mendampingi pasien yang terkonfirmasi positif  Covid-19 diharapkan dapat memperhatikan dan memberikan dukungan untukmengurangi atau menghilangkan dampak psikososial yang ditimbulkan akibat isolasi.
SOSIALISASI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI SD MUHAMMADIYAH SINGKUT Yantoro Yantoro; Muhammad Sholeh
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8598

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah didapat informasi bahwa warga sekolah masih minim, belum mengetahui program-program sekolah penggerak sebagai paradigma baru, pembelajaran terdiferensiasi, profil pelajar Pancasila. Belum mengetahui bahwa sekolah penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Berdasarkan permasalahan tersebut perlu pemecahan yanng komperehensif perlu adanya kegiatan atau program untuk pelatihan dan sosialisasi baca warga sekolah melalui kegiatan pelatihan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen PGSD tentang program sekolah penggerak akan memberi solusi dari permasalahan yang dihadapi warga sekolah tersebut. Target yang ingin dicapai melalui kegiatan pelatihan ini, yaitu: 1) Dihasilkannya warga sekolah mempunyai pengetahuan dan kemampuan untuk menumbuhkan melaksanakan program sekolah penggerak, dan 2) Adanya pendampingan yang bersifat konsultatif.
PENGEMBANGAN KESADARAN BUDAYA BACA TULIS AL-QUR’AN DI KALANGAN IBU-IBU PERUMAHAN GRAHA TIRTO ASRI DESA TANJUNG KECAMATAN TIRTO KABUPATEN PEKALONGAN Abdul Khobir; Nur Khasanah; Sopiah Sopiah; Muhammad Maskur Musa; Kunduri Kunduri
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8440

Abstract

Mempelajari Al-Qur'an sangat penting bagi umat Islam di mana pun untuk menjalani kehidupan yang memuaskan. Ilmu ini adalah kunci yang membuka ilmu-ilmu keislaman lainnya. Seseorang dapat belajar lebih banyak tentang ilmu Islam, termasuk bab-babnya tentang aqidah, ibadah, moral, dan agama, melalui membaca, menulis, dan memahami Al-Qur'an saat dipelajari. Pengabdian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kesadaran budaya baca tulis Al-Qur’an di kalangan ibu-ibu perumahan Graha Tirto Asri. Metode yang digunakan ceramah, pengajaran langsung/demonstrasi, praktik (hands-on learning) dan tanya jawab. Hasil pengabdian ini menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadikan sebuah perubahan-perubahan, perubahan langsung, seperti orang yang sebelumnya tidak tahu Al-Qur'an menjadi akrab dengannya, mereka yang sebelumnya tidak bisa membaca Al-Qur'an akhirnya bisa melakukannya, dan orang yang sebelumnya tidak tahu huruf-huruf abjad menjadi tahu, makharijul menjadi akrab dengan huruf makharijul, membantu mereka yang kesulitan membaca Al-Qur'an untuk melakukannya. Serta membantu orang-orang yang sebelumnya tidak mengetahui panjang pendeknya bacaan Al-Qur'an menjadi sadar, dan mereka membantu orang-orang yang sebelumnya tidak mengetahui bacaan wakaf (tempat untuk berhenti membaca Al-Qur'an). 'an) untuk menyadarinya. Sementara itu, untuk perubahan tidak langsung, seperti hati Ibu-ibu yang membaca al-Qur’an menjadi lebih tenang, keluarganya lebih bagus, dan bisa memberi contoh pada anak-anak dan keluarganya untuk membiasakan membaca al-Qur’an di rumah sehingga tumbuh energi positif dari dalam diri ibu-ibu yang membiasakan membaca al-Qur’an dan berpengaruh terhadap keluarganya.
THE EFFORT TO GROW A PRODUCTIVE CULTURE OF HOUSEWIVES TO INCREASE FAMILY INCOME IN THE COVID-19 PANDEMIC ERA Nana Darna; Ali Muhidin; Ade Agustina; Aditya Andrian
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7704

Abstract

Sulitnya memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia, hal ini disebabkan kurang penanganan secara menyuluruh yang dilakukan oleh pemerintah. Masyarakat miskin atau masyarakat prasejahtera adalah masyarakat yang tidak terpenuhi hak-hak dasarnya.  Masih terdapat masyarakat prasejahtera di desa Gegempalan kecamatan Cikoneng kabupaten Ciamis sebesar 74%, hal ini angka yang sangat tinggi.  Tingginya tingkat masarakat prasejahtera disebabkan mayoritas dari masyarakat adarah buruh home indusetu atau industri kecil menengan dan buruh tani yang tidak pasti pendapatanya.Pengabdian dilakukan pada masyarakat blok Muhara dusun Desa desa Gegempalan dengan metode kaji tidak dengan tahapan pertama musawarahdan FGD, tahap kedua Sosialisasi dan Pelatihan dan Ketiga Pendampingan.Kegiatan PKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat prasejahtera dengan adanya nilai tambah ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Namun keterbatasan akses pasar bagi kelompok usaha produktif  hendaknya dilakukan pendampingan kembali agar masyarakat memiliki keberlanjutan pendapatan yang dapat merubah kondisi masyarakat.
PEMANFAATAN LAHAN DI LINGKUNGAN SEKITAR UNTUK MENANAM Eka Purna Yudha; Adi Nugraha; Rizki Nurislaminingsih
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8257

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan proses pembelajaran mahasiswa dalam mengimplementasikan salah satu nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini mengambil topik “Pemanfaatan Lahan di Lingkungan Sekitar Untuk Menanam”. Topik ini diambil dengan tujuan untuk memberi solusi dalam memanfaatkan lahan kosong yang belum terpakai. Dengan menanam, banyak keuntungan yang bisa didapat. Dalam pelaksanaannya, metode daring dan luring dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Kegiatan ini berlangsung dalam waktu kurang lebih satu bulan yang dimulai pada tanggal 10 Juli - 11 Agustus 2021. Selain mendatangi dan melakukan kegiatan pada lahan yang telah ditentukan, penggunaan media komunikasi seperti Zoom Meeting, Google Meet, serta WhatsApp juga dilakukan dalam membantu proses diskusi terkait perkembangan kegiatan. Pemanfaatan lahan yang dilakukan dengan cara menanam ini terlaksana dengan baik dan diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat di lingkungan sekitar
PELATIHAN KONFIGURASI ROUTERBOARD MIKROTIK DALAM RANGKA PERSIAPAN UJIAN SERTIFIKASI MTCNA Manase Sahat H Simarangkir; A. Yudi Permana; Bei Harira Irawan; Wahyu Setiady
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7650

Abstract

Kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilakukan pada kesempatan ini adalah di SMK Negeri 1 Cikarang Selatan. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan jaringan komputer bagi siswa dan guru-guru untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi dibidang jaringan khususnya Mikrotik. Pelatihan yang dilakukan baik teori maupun praktikum dalam melakukan konfigurasi pada Routerboard Mikrotik. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kegagalan dalam menjawab soal ujian sertifikasi yang akan dihadapi oleh guru-guru TKJ dan juga siswa/i. Semua rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sudah mendapat persetujuan dari pihak sekolah dan tetap pelaksanaannya mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari mulai dari training sampai dengan ujian sertifikasi, dengan peserta pelatihan merupakan guru TKJ (Teknik Komputer Jaringan) dan siswa/i jurusan TKJ SMKN 1 Cikarang Selatan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk persiapan dalam menghadapi ujian sertifikasi Mikrotik MTCNA. Manfaat bagi guru-guru yang mengikuti pelatihan yaitu setelah mendapat sertifikat kelulusan akan lebih kompeten lagi dalam memberikan pengajaran dikelas melalui ilmu yang didapatkan selama pelatihan, khususnya pada mata pelajaran jaringan komputer. Manfaat bagi siswa, sertifikat kelulusan dapat digunakan sebagai pendamping ijasah nantinya ketika melamar kerja di industri menjadi teknisi jaringan. Selain itu dengan adanya pelatihan ini dapat membantu siswa dan siswi dalam menghadapi UKK (Uji Kompetensi Keahlian).
PEMBINAAN KELOMPOK KEGIATAN (POKTAN) DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA TASIKMALAYA Peni Cahyati; Dudi Hartono; Tetet Kartilah; Sofia Februanti
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8012

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 Hari Pertama  Kehidupan (HPK) sejak janin hingga bayi umur dua tahun. Adapun ciri-ciri stunting yang paling terlihat adalah tubuh anak lebih pendek dari standar  perhitungan  yang di tetapkan oleh Badan Ksehatan Dunia (WHO). Faktor yang menyebabkan stunting di Indonesia adalah praktek pengasuhan yang tidak baik, kurangnya akses ke bahan makanan bergizi, terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan antenatal care, postnatal care dan pembelajaran dini berkualitas serta kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi. Angka stunting di Kota Tasikmalaya saat ini mencapai 7.120/38.912 atau diangka 18.37 persen meningkat dari tahun sebelumnya. Melihat fenomena tersebut maka penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya dilakukan oleh Pemerintah, melainkan seluruh masyarakat. Tetapi masih banyak masyarakat yang belum memahami persoalan stunting termasuk ibu balita yang ada di Kota Tasikmalaya, faktor yang mempengaruhi adalah tingakat pendidikan serta pengetahuan yang rendah. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang stunting perlu dibekali pengetahuan melalui kelompok kegiatan, kader, karang taruna dan lain nya. Kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian program pengabdian kepada masyarakat IPTEKS bagi masyarakat (IbM) Politeknik Kesehatan Tasikmalaya. Kegiatan  dilaksanakan pada bulan Juni 2022. Hasil pelatihan menunjukkan skor pengetahuan kelompok kegiatan tentang stunting naik sebesar 28 poin dibandingkan sebelumnya. Secara statistik, dengan menggunakan uji Wilcoxon hasilnya menunjukan adanyat perbedaan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan, dengan taraf signifikansi  ρ = 0,0001 (ρ < 0,05). Diharapkan setelah diberikan pembekalan maka kelompok kegiatan akan berkontribusi dalam peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting melalui kegiatan deteksi dini, melakukan penyuluhan dan pemantauan terhadap keluarga yang memiliki anggota stunting.
TRAINING IN UTILIZING LOCAL FOOD IN STUNTING PREVENTION IN SOMOGEDE VILLAGE Irfan Faozi; Firdaus Firdaus; Istiqomah Istiqomah; Nurina Nurina; Hanna Kristianasari; Muhammad Hamid; Adit Prayitno; Aji Bayu Prabowo; Nahdia Sains Lini; Nuriyah Setyani; Fiyya Syarifah Kurniasari
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7459

Abstract

Stunting adalah kondisi tubuh anak yang gagal tumbuh pada usia balita karena kekurangan gizi (gizi kronis) yang menyebabkan anak terlalu pendek untuk usianya atau tidak berkembang baik. Desa Somogede terjadi stunting disebabkan beberapa faktor seperti kurangnya pengetahuan terhadap remaja perempuan sebelum menikah tentang gizi seimbang, tidak memahami kebutuhan gizi yang seimbang untuk anak, dan kurangnya kreativitas mengolah makanan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas ibu khususnya bagi ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi balita agar memanfaatkan bahan pangan lokal. Metode penelitian ini yaitu dokumentasi, sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan bahan pangan lokal dengan pelatihan pembuatan susu kedelai dan kroket singkong. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan melakukan pengumpulan data berupa pengukuran berat badan balita, panjang badan balita, berat badan ibu hamil, tinggi badan dan lingkar lengan atas ibu hamil. Peningkatan pencegahan stunting melalui pemanfaatan bahan pangan lokal. Hasilnya dapat diketahui bahwa terdapat penurunan angka stunting setelah dilakukannya sosialisasi, edukasi dan pelatihan, pada saat pre-test yaitu terdapat 8 balita (4%) yang pendek dan 2 balita (1%) yang sangat pendek. Hasil post-test menjadi nol artinya sudah tidak terdapat anak atau bayi yang mengalami stunting.