cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Jl. Telaga Warna Blok C, Tlogomas, Malang, Jawa Timur Tel / fax : (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : 26857650     DOI : 10.33366
Core Subject : Social,
Jurnal Komunikasi Nusantara (JKN) merupakan jurnal ilmu komunikasi yang diterbitkan oleh Unitri Press Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Jurnal Komunikasi Nusantara menerima tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam bentuk naskah hasil penelitian atau kajian teori dan konsep.. Jurnal Komunikasi Nusantara (JKN) fokus pada artikel-artikel yang berisi penelitian dan pemikiran kontemporer dalam bidang Ilmu Komunikasi dalam berbagai perspektif.
Articles 145 Documents
Implementasi Strategi Saluran Pemasaran Digital Asuransi Kesehatan PT XYZ Insurance Lianel, Lavenia Mulyana; Nurvita, Silvia
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2277

Abstract

The development of digital technology continues to transform how the insurance industry interacts with customers. PT XYZ Insurance utilizes digital marketing strategies to enhance brand visibility and effectively reach more potential customers. This study aims to analyze how the company implements digital strategies in marketing insurance products to improve its competitiveness in the market. Using a descriptive method, this research was conducted through observation, interviews, and document analysis. The findings indicate that PT XYZ Insurance relies on six main channels: Search Engine Marketing (SEM), social media, email marketing, digital content, video marketing, and marketplace and e-commerce. This strategy has been effective in building brand awareness and increasing customer engagement. However, the company still faces challenges such as high marketing costs, suboptimal customer interaction levels, and the complexity of product education. Based on SWOT analysis, PT XYZ Insurance can optimize data-driven marketing, enhance interactive digital content quality, and integrate technology to Strengthen its competitive advantage in the insurance industry. Abstrak Perkembangan teknologi digital terus mengubah cara industri asuransi berinteraksi dengan pelanggan. PT XYZ Insurance memanfaatkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas merek dan menjangkau lebih banyak calon nasabah secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perusahaan menerapkan strategi digital pada pemasaran produk asuransi agar dapat bersaing di pasar. Menggunakan metode deskriptif, penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Pada penelitian hasil yang didapat menunjukkan bahwa PT XYZ Insurance mengandalkan enam saluran utama, yaitu Search Engine Marketing (SEM), social media marketing, email marketing, content marketing, video marketing, serta marketplace dan e-commerce. Strategi ini cukup efektif guna membangun brand awareness dan membantu meningkatkan engagement pelanggan. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan seperti biaya pemasaran yang tinggi, tingkat interaksi pelanggan yang belum optimal, serta kompleksitas edukasi produk. Berdasarkan analisis SWOT, PT XYZ Insurance dapat mengoptimalkan pemanfaatan data pemasaran, meningkatkan kualitas konten digital yang lebih interaktif, serta mengintegrasikan teknologi untuk memperkuat daya saingnya di industri asuransi.
Peran Komunikasi Interpersonal dalam Hubungan Kerja Sama Darussalam Transport dengan Agen Tour Wisata Banyuwangi Nazar, Fariz Rahman Burhanuddin; Hadiono, Abdi Fauji
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2279

Abstract

This study aims to understand the role of interpersonal communication in establishing a cooperative relationship between Darussalam Transport (Dasstro) and tour agents in Banyuwangi. The main focus is to explore how effective personal interactions can strengthen cooperation, build trust, and overcome challenges in the transportation and tourism sectors. This study uses a descriptive qualitative approach to analyze effective communication between Darussalam Transport (Dasstro) and tour agents in Banyuwangi. Data were obtained through structured, semi-structured interviews, and observations, as well as triangulation of sources, time, and methods to ensure data validity. Data analysis was carried out in three stages: data reduction, data display, and drawing conclusions. The location of the study was in Banyuwangi with a duration from December 2024 to February 2025. The conclusion of this study shows that interpersonal communication has a very important role in creating a harmonious cooperative relationship between Darussalam Transport (Dasstro) and tour agents in Banyuwangi. Effective communication can increase trust between parties and strengthen the company's reputation. Open and respectful interactions have been shown to support the creation of productive relationships, which not only facilitate operations but also strengthen long-term mutually beneficial relationships in the transportation and tourism sectors. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran komunikasi interpersonal dalam menjalin hubungan kerja sama antara Darussalam Transport (Dasstro) dengan Agen-Agen tour wisata di Banyuwangi. Fokus utama adalah menggali bagaimana interaksi pribadi yang efektif dapat memperkuat kerja sama, membangun kepercayaan, serta mengatasi tantangan dalam sektor transportasi dan pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis komunikasi efektif antara Darussalam Transport (Dasstro) dan agen tour wisata di Banyuwangi. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur, semi-terstruktur, dan observasi, serta triangulasi sumber, waktu, dan metode untuk memastikan keabsahan data. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Lokasi penelitian berada di Banyuwangi dengan durasi dari Desember 2024 hingga Februari 2025. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan hubungan kerja sama yang harmonis antara Darussalam Transport (Dasstro) dan Agen-Agen tour wisata di Banyuwangi. Komunikasi yang efektif dapat meningkatkan kepercayaan antar pihak dan memperkuat reputasi perusahaan. Interaksi yang terbuka dan saling menghargai terbukti mendukung terciptanya hubungan yang produktif, yang tidak hanya memperlancar operasional tetapi juga memperkuat hubungan yang saling menguntungkan dalam jangka panjang di sektor transportasi dan pariwisata.
Pola Komunikasi Santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung dalam Mengajukan Izin Pulang dengan Dalih Kesehatan Syafaat, Azka; Hadiono, Abdi Fauji
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2280

Abstract

This study examines the communication patterns of students at the Darussalam Blokagung Islamic Boarding School in requesting permission to go home for health reasons. The main focus of this study is to understand the interaction between students, room administrators, security officers (Kamtib), and medical personnel at the As Syifa Clinic in the context of permission to go home and to identify the factors behind the use of health reasons. The research method used is qualitative with a descriptive approach through in-depth interviews and observations. The results of the study indicate that the permit application process involves vertical, persuasive, and formal and non-formal communication patterns. Vertical communication patterns are seen in the hierarchical relationship between students, room administrators, security officers, and medical personnel. Persuasive communication patterns are used by students to convince related parties about their health conditions, while formal communication comes in the form of official procedures such as referral letters and parental permission. Non-formal communication occurs in conversations between students and room administrators. The main factor in students choosing health reasons is because it is easier to accept than other reasons, and is influenced by psychological factors such as longing for family and not being able to adapt. Therefore, this study recommends that Islamic boarding schools tighten their permit verification system to ensure that permits are only given to students who truly need care. Abstrak Penelitian ini mengkaji pola komunikasi santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung dalam mengajukan izin pulang dengan alasan kesehatan. Fokus utama penelitian ini adalah memahami interaksi antara santri, pengurus kamar, pihak keamanan pondok (Kamtib), dan tenaga medis di Klinik As Syifa dalam konteks izin pulang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan alasan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengajuan izin melibatkan pola komunikasi vertikal, persuasif, serta formal dan nonformal. Pola komunikasi vertikal terlihat dalam hubungan hierarkis antara santri, pengurus kamar, pihak keamanan, dan tenaga medis. Pola komunikasi persuasif digunakan santri untuk meyakinkan pihak terkait mengenai kondisi kesehatannya, sementara komunikasi formal hadir dalam bentuk prosedur resmi seperti surat rujukan dan izin orang tua. Adapun komunikasi nonformal terjadi dalam percakapan antara santri dan pengurus kamar. Faktor utama santri memilih alasan kesehatan adalah karena lebih mudah diterima dibandingkan alasan lain, serta dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti rasa rindu terhadap keluarga dan belum mampunya beradaptasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pondok pesantren memperketat sistem verifikasi izin guna memastikan bahwa izin hanya diberikan kepada santri yang benar-benar membutuhkan perawatan.
Pengaruh Pemberitaan Gempa Megathrust Terhadap Peningkatakan Kesiapsiagaan Masyarakat Pangandaran Hiram, Taqwa Putra Budi Purnomo Sidi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2316

Abstract

Pangandaran Regency is located on the southern side of Java Island and is at high risk of earthquakes and tsunamis due to its location in a megathrust-prone subduction zone. The urgency of this research lies in the increasing seismic activity around the region, which requires optimal preparedness from coastal communities. Based on history, Pangandaran was once affected by a devastating earthquake and tsunami in 2006, which resulted in huge losses. Therefore, a more effective mitigation strategy is needed, one of which is through mass media coverage of potential megathrust earthquakes. This study aims to measure the effect of media coverage on increasing community preparedness in Pangandaran. The method used was a quantitative survey with a descriptive correlational approach. The sample was taken with a slovin calculation involving 399.632 rounded up to 400 respondents from the coastal area of Pangandaran. Data were collected through a questionnaire that measured the frequency and source of the news and the level of community preparedness. The results showed that the megathrust earthquake news had a significant influence on the preparedness of the Pangandaran community, which could be seen from structural and non-structural mitigation preparedness. Abstrak Kabupaten Pangandaran terletak di sisi selatan Pulau Jawa dan berisiko tinggi terhadap gempa dan tsunami karena berada di zona subduksi yang rawan megathrust. Urgensi penelitian ini terletak pada meningkatnya aktivitas seismik di sekitar wilayah tersebut, yang membutuhkan kesiapsiagaan optimal dari masyarakat pesisir. Berdasarkan sejarah, Pangandaran pernah terdampak gempa dan tsunami dahsyat pada tahun 2006, yang mengakibatkan kerugian besar. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi yang lebih efektif, salah satunya melalui pemberitaan media massa tentang potensi gempa megathrust. Studi ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pemberitaan media terhadap peningkatan kesiapsiagaan masyarakat di Pangandaran. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel diambil dengan perhitungan slovin yang melibatkan 399,632 yang dibulatkan menjadi 400 responden dari wilayah pesisir Pangandaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur frekuensi dan sumber pemberitaan serta tingkat kesiapsiagaan masyaraka hasil penelitian menunjukan pemberitaan gempa megathrust memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat pangandararan, dapat dilihat dari kesiaapan mitigasi struktural dan non struktural.
Komunikasi Interpersonal Pelatih dan Atlet Arung Jeram Jakarta Pada PON XXI Aceh Sumatera Utara Aprilianti, Yustriana; Suryawati, Indah
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2317

Abstract

PON XXI Aceh-North Sumatra is a prestigious event that demands high cooperation and motivation, including from the DKI Jakarta Contingent Rafting team. This research focuses on interpersonal communication between coaches and Jakarta rafting athletes at PON XXI with an emphasis on the application of several aspects, namely empathy, openness, support, positive attitude, and consistency. With a qualitative descriptive approach, data were obtained through in-depth interviews and direct observation. The results show that the interpersonal communication implemented is empathetic communication, which involves the ability to listen actively, understand emotional conditions, provide support, and create meaningful dialog, is very effective in increasing athletes' trust, enthusiasm, and performance. The findings underscore the importance of empathic communication as a solid foundation for building motivation and teamwork, which are key success factors in sports competition. Abstrak PON XXI Aceh-Sumut merupakan ajang bergengsi yang menuntut kerja sama dan motivasi tinggi, termasuk dari tim Arung Jeram Kontingen DKI Jakarta. Penelitian ini berfokus pada komunikasi interpersonal antara pelatih dan atlet arung jeram Jakarta pada PON XXI dengan penekanan pada penerapan beberapa aspek, yakni empati, keterbukaan, dukungan, sikap positif, dan konsistensi. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang diimplementasikan adalah komunikasi empati, yang melibatkan kemampuan mendengarkan aktif, memahami kondisi emosional, memberikan dukungan, dan menciptakan dialog bermakna, sangat efektif dalam meningkatkan kepercayaan, semangat, dan performa atlet. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya komunikasi empati sebagai dasar yang kokoh untuk membangun motivasi dan kerja sama tim, yang menjadi faktor kunci keberhasilan dalam kompetisi olahraga.
Analisis Konten Dakwah Pada Media Sosial Instagram @kata_uha Syiva, Fakhira; Achiriah, Achiriah
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2328

Abstract

The development of social media today makes everything easier, including preaching activities. Preaching activities are now often conveyed through social media, one of which is Ustad Hanan Attaki who conveys his preaching through the social media Instagram @kata_uha. In his preaching, Ustad Hanan Attaki focuses on the problems experienced by teenagers today. This is because the theme of the preaching message conveyed is also regular. The research method used is qualitative, content analysis @kata_uha for the period 2024 - February 2025, by observing the content online, data coding, and documentation. Data coding produces research answers to find out what themes are predominantly used. The theme of the preaching message is Aqidah, which means faith in Allah and motivation and spirituality, namely motivation in the struggle for life. This theme is what attracts the attention of teenagers. In addition to the themes of faith, motivation and spirituality, the research also found other themes that often appear in the @kata_uha preaching content, namely the themes of morals and health in Islam. Abstrak Berkembangnya media sosial zaman sekarang memudahkan segala hal, termasuk kegiatan berdakwah. Kegiatan dakwah saat ini sudah sering disampaikan media sosial, salah satunya adalah Ustad Hanan Attaki yang menyampaikan dakwahnya melalui media sosial Instagram @kata_uha. Dalam dakwahnya, Ustad Hanan Attaki berfokus pada permasalahan yang dialami para remaja saat ini. Hal itu disebabkan karena tema pada pesan dakwah yang disampaikan juga teratur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, analisis konten @kata_uha periode 2024 – Februari 2025, dengan mengobservasi secara online konten-konten, pengkodean data, dan dokumentasi. Pengkodean data menghasilkan jawaban penelitian untuk mengetahui tema apa yang dominan digunakan. Adapaun tema pada pesan dakwah tersebut adalah Aqidah, yang berarti keimanan kepada Allah dan motivasi dan spiritualitas yaitu motivasi pada perjuangan hidup. Tema tersebutlah yang menarik perhatian para remaja. Selain tema akidah dan motivasa serta spiritualitas, pada penelitian juga ditemukan tema lainnya yang sering muncul pada konten dakwah @kata_uha, yaitu tema akhlak dan kesehatan dalam Islam.
Strategi Komunikasi Polres Salatiga Untuk Membangun Kepercayaan Masyarakat Sanusi, Marchelino; Vanel, Zon
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2331

Abstract

The police play an important role in maintaining security and order and are required to provide professional services. However, public trust in the institution has declined due to various scandals that have tarnished the institution's image. Therefore, an effective communication strategy is needed to rebuild public trust. This study aims to analyze the external communication strategy implemented by Salatiga Police in building a positive image and increasing public trust. The research gap lies in the lack of empirical studies on police communication strategies at the regional level, especially in a small city like Salatiga which has different social characteristics from big cities. This study used a qualitative method with a social phenomenon approach through interview, observation, documentation, and questionnaire techniques. The research subjects included internal elements of Polres Salatiga and the local community, as well as Instagram social media documentation as secondary data. The results show that the external communication strategies include anti-bullying counseling, Operation Zebra Candi, non-standard exhaust raids, morning traffic arrangements, and publication of legal cases through social media and press conferences. These strategies are considered quite effective in increasing public understanding and shaping the professional and transparent image of the Polri institution. Abstrak Polri berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta dituntut memberikan pelayanan profesional. Namun, kepercayaan publik terhadap institusi ini menurun akibat berbagai skandal yang mencoreng citra institusi. Oleh karena itu, strategi komunikasi yang efektif diperlukan untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi eksternal yang diterapkan oleh Polres Salatiga dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan publik. Research gap terletak pada minimnya kajian empiris mengenai strategi komunikasi Polri di tingkat kewilayahan, khususnya di kota kecil seperti Salatiga yang memiliki karakteristik sosial yang berbeda dengan kota besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomena sosial melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Subjek penelitian mencakup unsur internal Polres Salatiga dan masyarakat setempat, serta dokumentasi media sosial Instagram sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi eksternal yang dilakukan meliputi penyuluhan anti-perundungan, Operasi Zebra Candi, razia knalpot tidak standar, pengaturan lalu lintas pagi hari, serta publikasi kasus hukum melalui media sosial dan konferensi pers. Strategi ini dinilai cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat serta membentuk citra profesional dan transparan institusi Polri.
Analisis Fenomenologi Komunitas Marah-Marah Sebagai Media Emotional Expression di Media Sosial X Sari, Syifa Naurah; Wibowo, Arif Ardy
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2333

Abstract

This study aims to understand how the Komunitas Marah-Marah on the social media platform X functions as a space for emotional expression and shapes social dynamics. The central problem addressed is how community members express their anger and how this affects social relationships and the construction of shared meaning. The research employs Alfred Schutz’s phenomenological approach, using in-depth interviews with ten informants who actively participate in the community. The findings show that while the community offers a space for members to release their anger, participation does not always involve direct interaction—some individuals take part solely as observers. Furthermore, although there is an expectation of emotional support, responses within the community are sometimes negative or even escalate tensions. This study concludes that the Komunitas Marah-Marah acts as a semi-protected space, allowing individuals to express anger and feel connected with others who share similar emotions. Future research should focus more closely on the psychological effects of active involvement in such communities and how social media platforms can develop more adaptive and emotionally supportive spaces for expression. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Komunitas Marah-Marah di media sosial X berfungsi sebagai ruang ekspresi emosi dan membentuk dinamika sosial. Masalah yang diangkat adalah bagaimana anggota komunitas mengekspresikan kemarahan mereka dan pengaruhnya terhadap hubungan sosial serta pembentukan makna bersama. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dengan wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang terlibat aktif dalam komunitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun komunitas ini memberikan ruang bagi anggota untuk melepaskan perasaan marah mereka, partisipasi tidak selalu melibatkan interaksi langsung, dengan beberapa individu hanya berperan sebagai pengamat. Lebih lanjut, meskipun terdapat ekspektasi dukungan emosional, respons dalam komunitas ini terkadang bersifat negatif atau bahkan memperburuk ketegangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Komunitas Marah-Marah berfungsi sebagai ruang semi-terlindungi yang memungkinkan individu mengekspresikan perasaan marah dan merasa terhubung dengan orang lain yang serupa. Penelitian kedepannya sebaiknya lebih menyoroti pengaruh psikologis dari keterlibatan dalam komunitas ini, serta bagaimana media sosial dapat mengembangkan ruang ekspresi yang lebih adaptif dan mendukung kesehatan emosional penggunanya.
Manajemen Komunikasi Digital Pasraman di Media Sosial: Antara Laporan dan Kreativitas Konten Suardana, I Ketut Putu; Dasih, I Gusti Ayu Ratna Pramesti
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2385

Abstract

Social media has now become an integral part of the communication strategy of religious educational institutions, including Hindu pasraman in Lombok. However, its utilization has not been optimal as a means of education and dissemination of dharma values ​​digitally. Many pasraman still face limitations in managing interesting and relevant content for the younger generation. This study aims to analyze the communication management of pasraman on social media, especially Facebook, by highlighting content patterns, upload intensity, and challenges and opportunities in developing creative communication based on Hindu religion. This study uses a qualitative method through observation of five Facebook accounts of pasraman in Lombok during the period from January to April. Data were analyzed based on content categories and information presentation patterns. The results of the study show that the majority of pasraman still use social media as a space for documenting activities, dominated by uploading photos and reports. Meanwhile, the use of interactive visual formats such as videos, reels, and creative narratives is still very limited. The main challenges include limited human resources, minimal training in digital content management, and cultural resistance to digital transformation. Nevertheless, social media has great potential as an educational and spiritual medium that can strengthen the religious identity of the younger generation of Hindus. Therefore, it is recommended that each pasraman form a social media management team and strengthen community-based digital collaboration to optimize religious communication in the digital era. Abstrak Media sosial kini menjadi bagian integral dari strategi komunikasi lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pasraman Hindu di Lombok. Namun, pemanfaatannya belum optimal sebagai sarana edukasi dan diseminasi nilai-nilai dharma secara digital. Banyak pasraman masih menghadapi keterbatasan dalam mengelola konten yang menarik dan relevan bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen komunikasi pasraman di media sosial, khususnya Facebook, dengan menyoroti pola konten, intensitas unggahan, serta tantangan dan peluang dalam pengembangan komunikasi kreatif berbasis keagamaan Hindu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi terhadap lima akun Facebook pasraman di Lombok selama periode Januari hingga April. Data dianalisis berdasarkan kategori konten dan pola penyajian informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasraman masih menggunakan media sosial sebagai ruang dokumentasi kegiatan, didominasi oleh unggahan foto dan laporan. Sementara itu, pemanfaatan format visual interaktif seperti video, reels, dan narasi kreatif masih sangat terbatas. Tantangan utama mencakup keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pelatihan pengelolaan konten digital, dan resistensi kultural terhadap transformasi digital. Meskipun demikian, media sosial memiliki potensi besar sebagai wahana edukatif dan spiritual yang dapat memperkuat identitas keagamaan generasi muda Hindu. Oleh karena itu, disarankan agar setiap pasraman membentuk tim pengelola media sosial dan memperkuat kolaborasi digital berbasis komunitas untuk mengoptimalkan komunikasi keagamaan di era digital.
Strategi Humas PT Railink dalam Meningkatkan Citra Perusahaan Melalui Media Jurnalistik Sabila, Umaira; Saragih, M. Yoserizal
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2400

Abstract

Corporate image is an important asset that influences public trust and loyalty. However, in practice, PT Railink still faces challenges in building and maintaining a positive image amidst the competition in the transportation industry and high public expectations of public services. One of the problems that arises is the low level of public recognition of PT Railink as an airport train operator that is different from PT KAI's regular services. This study aims to determine PT Railink's public relations strategy in building a corporate image through journalistic media. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study show that PT Railink implements a media relations strategy, creating press releases, managing social media, and establishing professional relationships with journalists to obtain news that aims to improve the company's image. This strategy refers to the Agenda Setting theory and mutualistic symbiosis between public relations and the media. However, limited resources and internal coordination constraints are obstacles in its implementation. This study concludes that the public relations strategy implemented is quite effective, but needs evaluation and strengthening in the implementation aspect. Abstrak Citra perusahaan merupakan aset penting yang memengaruhi kepercayaan dan loyalitas publik. Namun, dalam praktiknya, PT Railink masih menghadapi tantangan dalam membangun dan mempertahankan citra positif di tengah persaingan industri transportasi dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan publik. Salah satu permasalahan yang muncul adalah rendahnya tingkat pengenalan masyarakat terhadap PT Railink sebagai operator kereta bandara yang berbeda dari layanan reguler PT KAI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi humas PT Railink dalam membangun citra perusahaan melalui media jurnalistik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Railink menerapkan strategi media relations, pembuatan press release, pengelolaan media sosial, serta menjalin hubungan profesional dengan wartawan untuk memperoleh pemberitaan yang bertujuan menaikkan citra perusahaan. Strategi ini mengacu pada teori Agenda Setting dan simbiosis mutualistik antara humas dan media. Meskipun demikian, keterbatasan sumber daya dan kendala koordinasi internal menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi humas yang dijalankan cukup efektif, namun perlu evaluasi dan penguatan pada aspek implementasi.