cover
Contact Name
Moch. Benny Alexandri
Contact Email
mohammad.benny@unpad.ac.id
Phone
+628122389634
Journal Mail Official
mohammad.benny@unpad.ac.id
Editorial Address
Pascasarjana FISIP Unpad, Kampus FISIP Dago Bandung Jalan Dago Utara No. 25 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik
ISSN : -     EISSN : 26546035     DOI : 10.24198/responsive
Fokus dan ruang lingkup meliputi pemikiran dan penelitian bidang administrasi, ekonomi, sosial, humaniora dan kebijakan publik
Articles 225 Documents
GOOD GOVERNANCE DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI MAL PELAYANAN PUBLIK (MPP) GRHA TIYASA KOTA BOGOR TAHUN 2023 Silvyana, Anastasia; Bintari, Antik; Taryana, Agus
Responsive Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i2.63301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan MPP Grha Tiyasa Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan penyajian secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prinsip effectiveness and efficiency belum terpenuhi karena masih terdapat kekurangan dalam hal pemahaman program, tepat sasaran, dan kendala keterbatasan SDM. Pada prinsip openness and transparency telah terpenuhi dengan cukup baik, pihak MPP Kota Bogor telah menyediakan informasi pelayanan secara terbuka dan transparan melalui berbagai kanal yang disediakan. Pada prinsip participation belum terpenuhi dengan baik karena keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prinsip good governance belum terpenuhi dengan baik dalam MPP Grha Tiyasa Kota Bogor. Penelitian juga menekankan pentingnya bagi Pemerintah Kota Bogor untuk memprioritaskan perbaikan internal melalui rekrutmen pegawai, optimalisasi pemanfaatan teknologi dengan edukasi penggunaan aplikasi, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat melalui sosialisasi secara rutin dan intensif. This research intends to analyze the application of good governance principles in the implementation of MPP Grha Tiyasa Bogor City.The method used is a qualitative research method with a descriptive presentation. The research results indicate that the principles of effectiveness and efficiency have not been met due to shortcomings in program understanding, targeting, and limitations in human resources. In terms of the principle of openness and transparency, it has been sufficiently met, as the MPP of Bogor City has provided service information openly and transparently through various available channels. In principle, participation has not been well fulfilled because community involvement in socialization activities has not been maximally utilized. Based on the research findings, it can be concluded that the principles of good governance have not been well fulfilled in MPP Grha Tiyasa, Bogor City. The research also emphasizes the importance for the Bogor City Government to prioritize internal improvements through employee recruitment, optimization of technology utilization with application usage education, and increasing community engagement through regular and intensive socialization.
MODEL UTAUT DALAM PENERIMAAN APLIKASI iCIREBON Batari, Calista; Munajat, Mas Dadang Enjat
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 8, No 1 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i1.61505

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana penerimaan teknologi masyarakat terhadap aplikasi iCirebon yang dikembangkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon untuk mendukung literasi masyarakat melalui layanan perpustakaan digital melalui model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Aplikasi iCirebon merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon untuk mendukung literasi masyarakat melalui layanan perpustakaan digital. Namun, dalam implementasinya aplikasi ini belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teori yang menjadi acuan adalah teori UTAUT dari Alotaibi et al. (2023) dengan 6 (enam) variabel, yaitu Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, Individual Differences dan System Features. Hasil penelitian menunjukan bahwa Performance Expectancy, Facilitating Condition, dan Social Influence belum memadai. Performance Expectancy belum tercapai sepenuhnya karena koleksi buku yang kurang relevan mengurangi motivasi pengguna. Facilitating Condition juga sederhana, hanya membutuhkan perangkat dan internet. Namun, kendala seperti koleksi buku yang kurang lengkap, jaringan internet yang tidak stabil, perangkat tidak kompatibel, dan fitur yang belum optimal menjadi hambatan utama. Variabel Social Influence, pengaruh sosial hanya berasal dari teman atau media sosial yang bersifat informal. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh sosial tidak terstruktur dan memiliki keterbatasan dalam jangkauan serta konsistensinya. This study examines how the public accepts technology towards the iCirebon application developed by the Cirebon City Library and Archives Service to support public literacy through digital library services through the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model. The iCirebon application is an innovation developed by the Cirebon City Library and Archives Service to support public literacy through digital library services. However, in its implementation, this application has not been optimally utilized by the public. The method used is a qualitative research method. The theory used as a reference is the UTAUT theory from Alotaibi et al. (2023) with 6 (six) variables, namely Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, Individual Differences and System Features. The results of the study showed that Performance Expectancy, Facilitating Condition, and Social Influence were inadequate. Performance Expectancy has not been fully achieved because the collection of books that are less relevant reduces user motivation. Facilitating Condition is also simple, only requiring devices and the internet. However, obstacles such as incomplete book collections, unstable internet networks, incompatible devices, and suboptimal features are the main obstacles. Social Influence variables, social influence only comes from friends or informal social media. This shows that social influence is unstructured and has limitations in its reach and consistency.
STRATEGI PENGEMBANGAN BUM DESA “SUMBER MAKMUR” DI DESA SUMBEREJO KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO Mumtazah, Shofy Salsabil; Wahyudi, Kalvin Edo
Responsive Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i2.63749

Abstract

BUM Desa Sumber Makmur di Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo merupakan BUM Desa pemula yang berhasil mendirikan beberapa unit usaha. Namun, terdapat sejumlah kendala dari faktor internal dan eksternal yang menyebabkan perkembangannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan BUM Desa Sumber Makmur berdasarkan analisisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan yang dimiliki meliputi lokasi yang strategis dengan akses yang mudah, fasilitas memadai, adanya dasar pendirian BUM Desa, serta struktur organisasi yang jelas. Sementara itu, faktor kelemahannya terletak pada kemampuan dan pengetahuan SDM yang kurang memadai terkait pengelolaan BUM Desa, belum sahnya badan hukum, serta tidak ada penyertaan modal dari masyarakat. Selanjutnya, faktor peluang BUM Desa meliputi kerja sama dan dukungan program dari pihak eksternal, serta faktor ancaman terkait pesaing usaha, rendahnya popularitas BUM Desa, dan minimnya minat masyarakat desa. Berdasarkan analisis SWOT, dirumuskan strategi pengembangan melalui gabungan strategi SO, ST, WO, dan WT, sehingga diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi BUM Desa dalam mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.  The Village-Owned Enterprise (BUM Desa) Sumber Makmur in Sumberejo Village, Wonoayu Subdistrict, Sidoarjo Regency is a recently established BUM Desa that has successfully established several business units. However, a multitude of internal and external factors have impeded its optimal progression.. This study aims to describe the development strategies of BUM Desa Sumber Makmur based on an SWOT analysis. A qualitative descriptive method was applied with data collected through semi-structured interviews, observations, and documentation. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The indicate that the strengths include a strategic location with easy access, adequate facilities, the existence of a legal basis for the establishment, and an organized structure. The weaknesses are inadequate capabilities and knowledge of human resources regarding BUM Desa management, the lack of legal recognition, and an absence of capital contributions from the community. Opportunities arise from collaboration and programs with external partners, while the treats include  competitors, low pularity, and the limited interest from village communities. Based on the SWOT analysis, development strategies are formulated by combining SO, ST, WO, and WT strategies, with the aim of providing practical guidelines for BUM Desa to develop their businesses sustainably.
ANALISIS TARGET PASAR DENGAN METODE STP DAN 7P PADA PERUSAHAAN PT FREIGHT SOLUTION INDONUSA CABANG BANDUNG Akbar, Muhammad Yksel; Fauzan, Tribowo Rachmat; Kartini, Richa Apriliya
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 8, No 1 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i1.56217

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting freight forwarding dalam rantai pasokan global, serta analisis target pasar dan optimalisasi layanan pada PT. Freight Solution Indonusa. Pokok permasalahannya mencakup kurangnya visibilitas operasi, kekurangan kontainer, dan gangguan pandemi COVID-19 yang mempengaruhi industri ini. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis target pasar menggunakan metode STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dan marketing mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) guna meningkatkan layanan customer dan potensi repeat order. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif yang mendalam pada PT. Freight Solution Indonusa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis target pasar yang komprehensif dan penerapan metode pemasaran yang tepat dapat meningkatkan kepuasan customer, memperluas pangsa pasar, dan mencapai keberlanjutan bisnis jangka panjang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa PT. Freight Solution Indonusa perlu terus mengadopsi teknologi canggih, melatih karyawan, dan melakukan personalisasi layanan untuk tetap kompetitif dan memenuhi kebutuhan pelanggan secara optimal. This study discusses the crucial role of freight forwarding in the global supply chain, as well as market target analysis and service optimization at PT. Freight Solution Indonusa. The key issues include a lack of operational visibility, container shortages, and disruptions due to the COVID-19 pandemic affecting the industry. The research aims to analyze the target market using the STP (Segmenting, Targeting, Positioning) method and the 7P marketing mix (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) to enhance customer service and potential repeat orders. The method used is an in-depth qualitative case study at PT. Freight Solution Indonusa. The results show that comprehensive target market analysis and the application of appropriate marketing strategies can increase customer satisfaction, expand market share, and achieve long-term business sustainability. The conclusion of this study is that PT. Freight Solution Indonusa needs to continuously adopt advanced technology, train employees, and personalize services to remain competitive and meet customer needs optimally. 
KESESUAIAN TATA NASKAH DINAS UNTUK KELANCARAN KOMUNIKASI TERTULIS DI BIDANG SEKRETARIAT DISKOMINFO JABAR Setiawati, Setiawati; Rudiana, Rudiana; Nuryanto, Yayan
Responsive Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i2.63370

Abstract

Pembuatan surat dinas yang sesuai dengan aturan tata naskah dinas sangat penting untuk mewujudkan keseragaman surat dinas. Apabila surat dinas dibuat tanpa memperhatikan aturan tata naskah dinas, maka dapat timbul berbagai permasalahan seperti ketidakseragaman, ketidakrapihan, dan retan terhadap pemalsuan dokumen naskah dinas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian Pergub Jabar No. 30/2018 dan Pergub Jabar No. 11/2022 terhadap enam buah surat dinas yang dikeluarkan oleh Bidang Sekretariat Diskominfo Jabar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder surat-surat yang dikeluarkan oleh Bidang Sekretariat Diskominfo Jabar di tahun 2024. Kemudian, analisis dilakukan secara legalistik dengan memperhatikan lima aspek yang mencakup kesesuaian format dan kelengkapan bagian, kesesuaian kop, penomoran, pengetikan, dan penandatanganan surat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian surat dinas terhadap format, kesesuaian kop, dan pengetikan surat. Tetapi terdapat beberapa aspek yang telah sesuai aturan tata naskah dinas, antara lain kelengkapan bagian, aspek penomoran, dan penandatanganan surat sebagaimana telah diatur dalam Pergub Jabar No. 30/2018 dan Pergub Jabar No. 11/2022. Making official letters by the rules of official scripts is very important to realize the uniformity of official letters. If official letters are made without paying attention to the rules of official scripts, various problems can arise such as non-uniformity, untidiness, and susceptibility to falsification of official script documents. This study aims to combine the conformity of West Java Governor Regulation No. 30/2018 and West Java Governor Regulation No. 11/2022 with six official letters issued by the West Java Diskominfo Secretariat Division. The method used in this study is a qualitative descriptive method using secondary data from letters issued by the West Java Diskominfo Secretariat Division in 2024. Then, it is carried out legally by paying attention to five aspects: conformity of format and completeness of sections, conformity of letterhead, numbering, typing, and signing of letters. The results of this study indicate that there is a non-conformity of official letters to the format, conformity of letterhead, and typing of letters. However, several aspects are by the rules of official scripts, including completeness of sections, numbering aspects, and signing of letters as regulated in West Java Governor Regulation No. 30/2018 and West Java Governor Regulation No. 11/2022.
PEMBAKUAN EKSONIM SEBAGAI BAGIAN DARI LANGKAH STRATEGIS INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA Nida, Umrotun
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 8, No 1 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i1.61561

Abstract

Sebagai salah satu bahasa dengan penutur terbanyak di Asia Tenggara, Bahasa Indonesia secara signifikan bertransformasi menjadi bahasa yang mampu beradaptasi dengan perubahan dunia. Salah satu arah perubahan tersebut bertujuan membawa bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional demi meningkatkan martabat bangsa Indonesia dalam percaturan global. Meskipun demikian, Bahasa Indonesia masih perlu mengembangkan kesiapan internal untuk membuktikan kemampuannya beradaptasi. Salah satu yang perlu dilakukan adalah ditetapkannya pembakuan eksonim sesuai tata aturan bahasa Indonesia. Eksonim merupakan nama yang digunakan dalam bahasa tertentu untuk fitur geografis yang terletak di luar area di mana bahasa itu digunakan, yang mana pada saat ini bahasa Indonesia belum memiliki set eksonim lengkap yang dapat menjadi pedoman penulisan. Oleh karena itu, dengan mengadaptasi metode Perencanaan Bahasa Haugen (1966), Fishman et al. (1971), dan Moeliono (1981) penelitian ini bertujuan memaparkan pentingnya pembakuan eksonim serta perencanaan yang perlu dilakukan demi tercapainya fungsi internasionalisasi bahasa Indonesia. Berdasarkan analisis, pembakuan eksonim sebagai salah satu langkah penting yang dapat menunjang internasionalisasi bahasa Indonesia perlu dilakukan perencanaan, pelaksanaan, serta penilaian yang didukung oleh pihak terkait, baik pemerintah maupun masyarakat. As one of the most widely spoken languages in Southeast Asia, Indonesian has significantly transformed into a language that is able to adapt. This adaptation is aimed at making Indonesian an international language to increase the dignity of the Indonesian nation. However, the Indonesian language still needs to develop internal readiness to prove its ability to adapt. One thing that needs to be done is to establish standardization of exonyms according to Indonesian language rules. Exonyms are names used in a particular language for geographical features located outside the area where the language is spoken, and currently Indonesian does not have a complete set of exonyms that can be used as guidance. Therefore, by adapting the Language Planning method of Haugen (1966), Fishman et al. (1971), and Moeliono (1981), this study aims to explain the importance of standardization of exonyms and the planning that needs to be done in order to achieve the internationalization function of Indonesian. Based on the analysis, standardization of exonyms as one of the important steps that can support the internationalization of Indonesian requires planning, implementation, and assessment supported by the stakeholders, both government and society.  
ANALISIS KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DALAM PUBLIKASI RISALAH RAPAT DI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA BANDUNG Trisnati, Dinda; Sagita, Novie Indrawati; Centia, Selvi
Responsive Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i2.63041

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya keterbukaan informasi publik di lingkungan legislatif daerah, khususnya terkait publikasi risalah rapat. Risalah rapat merupakan salah satu bentuk informasi yang wajib disediakan oleh badan publik sebagai bagian dari implementasi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan keterbukaan informasi publik melalui praktik publikasi risalah rapat yang dilakukan oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi terhadap peraturan perundang-undangan, wawancara dengan pihak terkait, serta kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi risalah rapat oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung masih terbatas pada rapat paripurna saja, sedangkan jenis rapat lainnya yang bersifat terbuka belum tersedia untuk diakses publik. Kondisi ini menunjukkan masih adanya keterbatasan dalam penerapan prinsip keterbukaan informasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem dokumentasi dan digitalisasi arsip risalah, publikasi yang dilakukan secara berkala melalui situs resmi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar prinsip transparansi dan akuntabilitas dapat terwujud secara lebih optimal di lingkungan legislatif daerah.  This study is motivated by the limited implementation of public information disclosure within the regional legislative environment, particularly in the publication of meeting minutes. Meeting minutes are a mandatory form of public information that supports transparency and accountability. This research aims to examine how public information disclosure is practiced through the publication of meeting minutes by the Secretariat of the Regional House of Representatives (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) of Bandung City. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through a study of laws and regulations, interviews with relevant stakeholders, and a review of related literature. The findings reveal that the publication of meeting minutes is still limited to plenary sessions, while other types of meetings that should be publicly accessible remain unpublished. This indicates ongoing limitations in the implementation of public information principles. Therefore, improvements are needed in documentation systems, digital archiving of meeting minutes, regular publication through the official website, and capacity-building for human resources to ensure more effective transparency and accountability in the regional legislative body.
TATA LAKSANA PENGECEKAN REGISTER PENERBITAN KEMBALI AKTA KELAHIRAN LUAR DAERAH DI DISDUKCAPIL PROVINSI DKI JAKARTA Azkiya, Hafidha; Sagita, Novie Indrawati; Afrilia, Ufa Anita
Responsive Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i2.64071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata laksana dalam proses pengecekan register penerbitan kembali akta kelahiran luar daerah di Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah yang dialami pada proses pengecekan register penerbitan kembali akta kelahiran luar daerah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui dokumentasi dan studi literatur. Jumlah informan yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak satu orang. Teori manajemen pemerintahan digunakan sebagai kerangka analisis untuk menganalisis permasalahan berdasarkan empat indikator utama, yaitu perencanaan pemerintahan, pengorganisasian sumber-sumber pemerintahan, penggunaan sumber-sumber pemerintahan, dan kontrol pemerintahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat masalah dalam proses pengiriman surat pengecekan register akta kelahiran luar daerah yang masih dilakukan secara manual. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah diharapkan dapat memperbaiki pelayanan dalam menerbitkan kembali kutipan akta kelahiran luar daerah, memperlancar koordinasi antar instansi terkait, mempercepat proses verifikasi dokumen, serta memudahkan pelayanan kepada masyarakat sehingga proses proses pengecekan register penerbitan kembali akta kelahiran luar daerah di Disdukcapil DKI Jakarta dapat berjalan lebih efisien dan akurat. This study aims to examine the management procedures involved in the register verification process for the reissuance of out-of-region birth certificates at the Population and Civil Registration Office of DKI Jakarta Province. The main focus of this research is to analyze the issues encountered during the register verification process for the reissuance of out-of-region birth certificates. A qualitative descriptive method was employed, with primary data collected through interviews and secondary data through documentation and literature review. The research involved one informant. Government management theory was used as the analytical framework, based on four main indicators: government planning, organization of government resources, utilization of government resources, and government control. The results of this study indicate that problems still exist in the process of sending letters for the verification of out-of-region birth certificate registers, which is still done manually. Efforts to address these issues are expected to improve services for the reissuance of out-of-region birth certificates, facilitate coordination between related agencies, accelerate the document verification process, and enhance public service delivery. This would allow the register verification process for the reissuance of out-of-region birth certificates at the Population and Civil Registration Office of DKI Jakarta Province to become more efficient and accurate. 
ANALISIS KUALITAS JASA HOTEL MELALUI QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA FAVEHOTEL BRAGA Mahira, Siti Alyqha; Arifianti, Ria; Hakim, Raden Marsha Aulia
Responsive Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i2.64003

Abstract

Favehotel Braga menghadapi tantangan dalam kualitas layanan yang tercermin dari fluktuasi okupansi dan sejumlah keluhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengoptimalkan kualitas layanan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) yang divisualisasikan melalui House of Quality (HoQ). Berdasarkan hasil analisis, teridentifikasi 17 atribut kebutuhan pelanggan yang paling penting, antara lain: kondisi kebersihan kamar, suasana kamar tamu, kelengkapan fasilitas, respons dan sikap staf, serta lokasi hotel. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, telah disusun 23 spesifikasi teknis, dan melalui perhitungan importance rating, ditentukan delapan spesifikasi teknis prioritas: penyediaan air minum kemasan, pelatihan karyawan, general maintenance kamar, penyediaan tempat sampah tertutup, layanan free upgrade kamar, forecasting tenaga tambahan, penambahan amenities, serta keberadaan concierge dan bellboy di basement. Analisis QFD juga mengungkap keterkaitan antar spesifikasi teknis, yang menunjukkan pentingnya pendekatan sistemik dalam peningkatan layanan. Selain itu, benchmarking terhadap favehotel Hyper Square digunakan sebagai pembanding strategis. Secara keseluruhan, Dengan berfokus pada 8 spesifikasi teknis prioritas tersebut favehotel Braga dapat meningkatkan mutu layanan secara terstruktur dan memperkuat daya saing di industri perhotelan.Favehotel Braga is facing challenges with its service quality, evidenced by fluctuating occupancy rates and customer complaints. This situation highlights an urgent need for service improvement. This study aims to analyze and optimize the hotel's service quality using the Quality Function Deployment (QFD) method, implemented through the House of Quality (HOQ). This research identified 17 service quality attributes that guests consider important, with room cleanliness being the top priority. Based on the QFD analysis, eight technical responses were deemed most vital for quality improvement: providing bottled drinking water, offering employee training and refreshment, conducting general room maintenance, supplying closed waste bins, providing free room upgrades, forecasting additional staff needs, adding amenities, and ensuring the presence of a concierge and bellboy in the basement. Ultimately, applying QFD can help Favehotel Braga enhance its service quality in a more structured and informed manner, leading to superior service delivery. 
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN METRO TRANS JABAR UNTUK MENGATASI KEMACETAN DI CEKUNGAN BANDUNG Noer, Arvenia; Mulyawan, Rahman; Taryana, Agus
Responsive Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i2.64067

Abstract

Transportasi publik dapat menjadi jawaban bagi kemacetan yang sudah terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu wilayah yang menghadapi kemacetan adalah Cekungan Bandung. Dinas Perhubungan Jabar sudah berupaya untuk menghadirkan transportasi publik berupa Metro Trans Jabar sebagai langkah kecil namun pasti untuk mengatasi kemacetan di daerah ini. Pemerintah berkolaborasi dengan PT Jasa Sarana, Perum Damri, dan PT Blue Bird dalam mengelola MJT. Pada kenyataannya, MJT belum mampu untuk mengatasi kemacetan di Cekungan Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas proses kolaborasi pemerintahan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan penyajian deskriptif. Teori collaborative governance milik Ansell dan Gash digunakan sebagai kerangka berpikir untuk menilai keberhasilan kolaborasi Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dalam mengelola MJT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, dan pemahaman bersama sudah dipenuhi. Namun, para aktor yang terlibat belum mampu untuk menyatakan keseragaman terhadap aspek hasil sementara. Pihak pemerintah seperti Dishub Jabar dan PT Jasa Sarana menyatakan bahwa belum ada hasil yang signifikan atas kehadiran MJT untuk mengurai kemacetan di Cekungan Bandung. Sedangkan pihak non-publik seperti Perum Damri dan PT Blue Bird menyatakan bahwa MJT sedikit demi sedikit sudah mampu mengurai kemacetan di daerah ini. Public transportation can be the answer to traffic congestion in various regions of Indonesia. One region facing traffic congestion is the Bandung Basin. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat has made efforts to introduce public transportation in the form of Metro Trans Jabar as a small but sure step to overcome traffic congestion in the Bandung Basin. The government collaborates with PT Jasa Sarana, Perum Damri, and PT Blue Bird in managing MJT. However, in reality, MJT has not been able to address the traffic congestion in the Bandung Basin. Therefore, this study aims to analyze and describe the effectiveness of the government collaboration process. This study uses a descriptive method with an interview, observation, and literature review approach. The collaborative governance theory by Ansell and Gash is used as a framework to assess the success of the West Java Provincial Government's collaboration in managing the MJT. The results of this study indicate that the aspects of face-to-face dialogue, trust building, commitment to the process, and shared understanding have been fulfilled. However, the actors involved have not been able to express uniformity regarding the interim results. Government agencies such as the Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat and PT Jasa Sarana stated that there have been no significant results from the MJT in relieve traffic congestion in the Bandung Basin. Meanwhile, non-public entities such as Perum Damri and PT Blue Bird stated that the MJT has gradually been able to relieve traffic congestion in this area.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 8, No 3 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 8, No 1 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 3 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 2 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 1 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 4 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 3 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 2 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 1 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 4 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 3 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 2 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 1 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 4, No 4 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 4, No 3 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 4, No 2 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 4, No 1 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 3, No 4 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 3, No 3 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 3, No 2 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 3, No 1 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 4 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 3 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 2 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 1 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 1, No 3 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 1, No 2 (2018): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 1, No 1 (2018): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio More Issue