cover
Contact Name
Didik Iswadi
Contact Email
dosen01740@unpam.ac.id
Phone
+6282223273722
Journal Mail Official
j.abdilaksana@unpam.ac.id
Editorial Address
Jalan Witana Harja No.18b, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan 15417
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 27162303     EISSN : 27235181     DOI : https://doi.org/10.32493/aljpkm
Focus and Scope Fokus Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah berkaitan dengan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Energi, Teknologi informasi dan komunikasi, Hukum dan kebijakan publik, Sosial humaniora dan seni budaya, Ekonomi, Peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pembangunan manusia, Kependidikan dan pembelajaran dan Pangan. Lingkupnya meliputi Pengembangan Masyarakat, Riset Berbasis Masyarakat, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian.
Articles 835 Documents
EFEKTIVITAS PERJANJIAN PRA NIKAH DALAM RANGKA PRENUPTIAL AGREEMENT APABILA TERJADI PERCERAIAN DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN SETU KOTA TANGERANG SELATAN-BANTEN Bastianon, Bastianon; Isnaeni, Belly; Imanuddin, Iman; Sobirin, M.; Sufriadi, Maman; Agustina, Nona Elya; Nurabdian, Nurabdian; Rudianto, Rizqi
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36094

Abstract

Perkawinan merupakan ikatan suci lahir batin antara suami dan istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemudian dengan pertimbangan yang ada diantara suami dan istri maka sebelum mereka melangsungkan perkawinan sepakat membuat perjanjian yang disebut dengan perjanjian pra nikah, perjanjian pra nilah ( prenuptial agreement ) adalah  perjanjian yang dibuat oleh calon pasangan suami dan istri sebelum perkawinan dilangsungkan dan isi perjanjian tersebut mengikat hubungan perkawinan mereka. Banyak pro dan kontra serta pandangan masyarakat terhadap perjanjian ini sehingga penulis memilih mengangkat permasalahan mengenai efektivitas perjanjian pra nikah  ( prenuptial agreement ) apabila terjadi perceraian dan apa yang menjadi hambatan pelaksanaan perjanjian pra nikah tersebut. Karena Masyarakat yang berdomisili sekitar di Kantor Urusan Agama Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan masih awam dengan apa itu perjanjian pra nikah. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian yuridis empiris atau studi lapangan dimana penelitian hukum yang dilakukan dengan menggunakan data sekunder terlebih dahulu lalu kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data dilapangan, dan kemudian sumber data tersebut dikaji dan disusun secara sistematis serta ditarik menjadi kesimpulan yang berhubungan dengan masalah yang penulis teliti. Perjanjian Pra Nikah akan efektif apabila masing-masing pihak pihak mematuhi dan melaksanakan isi dari pada perjanjian tersebut. Untuk menjadikan perjanjian tersebut semakin efektif adalah dengan terus memperbarui isi nya. Meskipun disampinng itu ada beberapa hambatan dalam pelaksanaannya antara lain karena salah satu pihak yang ingkar janji atau wanprestasi terhadap isi perjanjian saat terjadi perceraian. Lalu masyarakat yang kurang memahami mengenai perjanjian ini serta ekonmi yang masih rendah untuk membuat dan melaksanakan perjanjian ini.
SOSIALISASI PEMODELAN OPTIMALISASI INSTALASI DENGAN PRAKTIK DEMONSTRASI BERDASARKAN DATA STATISTIK KEMAJUAN TEKNOLOGI DI KAWASAN UNIVERSITI MALAYSIA TERENGGANU Triyanto, Aripin; Rozak, Ojak Abdul; Bakar, Maharani Abu; Pratama, Dian; Irsalinda, Nursyiva; Syafariani, Fenny
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36095

Abstract

Dalam setiap penggunaan peralatan yang berhubungan dengan sistem kelistrikan perlu adanya pemahaman dan pengetahuan khusus agar tidak terjadi kerusakan peratalan maupuan kecelakaan bagi manusia. Tahapan dalam mengetahui dan memahami sistem instalasi listrik dapat melalui bentuk sosialisasi, praktek demonstrasi ataupun menggunakan gambar layout dari suatu instalasi listrik. Pelaksanaan kegiatan dalam memberikan informasi tentang sistem kelistrikan dalapt dilakukan dengan suatu kegiatan yang biasa disebut Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM). Dalam implementasinya kegiatan PkM dapat dilakukan oleh internal suatu perguruan tinggi secara mandiri atau dapat pula dilakukan melalui media kolaborasi bersama beberapa Institursi Perguruan Tinggi dalam bentuk Implementasi Agreement sebagai bentukan implementasi kerjasama yang telah terjalin. Dalam pelaksanaannya PkM ini dikemas dalam bentuk penyampaian bahan sosialisasi dengan tujuan untuk menjalin kolaborasi antar Instituri Perguruan Tinggi Nasional maupun Internasional dalam hal ini melibatkan dari pihak Universitas Pamulang (UNPAM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) sebagai bagian dari Intitusi Perguruan Tinggi Nasional dengan pihak Universiti Malaysia Terengganu (UMT) sebagai perwakilan dari Institusi Perguruan Tinggi Internasional. Tujuan utama dari kegiatan PkM untuk audien adalah untuk memperkenalkan instalasi listrik, bahaya kecelakaan kerja yang berhubungan dengan kelistrikan dan mengetahui bentuk instalasi kelistrikan yang digunakan dalam skala rumah tinggal, perkantoran dan building atau Industri. Adapuan Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM yaitu dengan sharing knwoledge mengenai sistem kelistrikan atau bahaya listrik pada skala perumahan, perkantoran dan building atua Industri.
PENANGANAN DAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) Wakano, Salsabila G. P.; Luthfiani, ST.; Syahrul, Syahrul; Yuliatiningsih, Yuliatiningsih
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36096

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah bentuk pelecehan yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga terhadap anggota keluarga lainnya. Kekerasan ini bisa berupa fisik, seksual, psikologis, atau ekonomi. Kekerasan dalam rumah tangga bisa berdampak negatif bagi kesehatan, kesejahteraan, dan hak-hak korban dan saksi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara penanganan dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga sebelum terlambat. Berdasarkan United Nations, KDRT dapat terjadi pada siapapun, tanpa memandang ras, usia, agama, gender, status sosial dan tingkat edukasi. Korban dalam KDRT tidak hanya istri tetapi termasuk anak-anak dan anggota keluarga lain yang berada dalam rumah tangga tersebut. Dewasa ini KDRT sering kali dianggap sebagai permasalahan yang rumit karena masih dianggap tabu. Hal ini menyebabkan banyaknya kasus KDRT yang tidak terdeteksi dan berpotensi membahayakan korban apalagi jika KDRT berlangsung lama. Untuk mencegah dan menurunkan risiko yang timbul pada korban KDRT diperlukan penanganan yang tepat.
DAMPAK NEGATIF SEKS BEBAS Daulay, Aguslan; Isnadi, Ahmad Yuli; Atmodjo, Anton Pramuditha; Abdurrahman, Azhar Muhammad; Situmorang, Derman
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36097

Abstract

Pergaulan bebas antar lawan jenis sendiri mendorong terjadinya hamil pra-nikah, lebih parah jika setelah hamil laki-laki ini tidak bertanggung jawab dengan meninggalkannya, gadis yang sudah tidak 'gadis' lagi ini untuk menghindari rasa malu terhadap orang tua, teman dan masyarakat, atau karena suruhan dari teman laki-lakinya yang tidak mau menikahinya cenderung mengambil jalan pintas dengan menggugurkan kandungannya. Inilah fenomena sosial remaja yang makin marak dalam kehidupan manusia dimana praktek aborsi sebagai mediator alternative bagi para pezina dalam mencari jalan pintas menjadi solusi terakhir. Survey Synovate Research, 44% mengaku punya pengalaman seks di usia 16-18 tahun. 16% mengaku pengalaman seks di dapat di usia 13-15 tahun.  Tempat melakukan seks di rumah (40%), kamar kos (26%) dan hotel (26%). Survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia, 32% remaja 14-18 tahun pernah berhubungan seks, 21.2% remaja putri pernah melakukan aborsi, 97% penyebab remaja melakukan seks yaitu dari internet. Masa remaja adalah masa yang penuh gejolak, masa yang penuh dengan berbagai pengenalan dan petualangan akan hal-hal yang baru sebagai bekal untuk mengisi kehidupan mereka kelak. Sayangnya, banyak diantara mereka yang tidak sadar bahwa beberapa pengalaman yang tampaknya menyenangkan justru dapat menjerumuskan. Oleh karena itu tidak sedikit remaja yang jatuh kedalam perbuatan negatif, salah satunya adalah seks bebas atau hubungan seks yang dilakukan diluar pernikahan. Pergaulan bebas antar lawan jenis sendiri mendorong terjadinya hamil pra-nikah, lebih parah jika setelah hamil laki-laki ini tidak bertanggung jawab dengan meninggalkannya, gadis yang sudah tidak 'gadis' lagi ini untuk menghindari rasa malu terhadap orang tua, teman dan masyarakat, atau karena suruhan dari teman laki-lakinya yang tidak mau menikahinya cenderung mengambil jalan pintas dengan menggugurkan kandungannya. Inilah fenomena sosial remaja yang makin marak dalam kehidupan manusia dimana praktek aborsi sebagai mediator alternatif bagi para pezina dalam mencari jalan pintas menjadi solusi terakhir, maka tujuan untuk melindungi masyarakat dan generasi bangsa dari seks bebas dan menghindari masalah kedepannya bagi Bangsa Indonesia.
MANFAAT ISBAT NIKAH, DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN SETU KOTA TANGERANG SELATAN-BANTEN Anggraeni, RR. Dewi; Santoso, Bambang; Salim, Agus; Setiawan, Dodi; Dhevita, Evi; Putra, Guntur Febia Tyson; Santoso, Iman Teguh; Abdillah, Krisna Rizki
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36098

Abstract

Isbat nikah merupakan proses yang penting dalam hukum Islam yang mengonfirmasi keabsahan suatu pernikahan meskipun tidak ada bukti tertulis yang jelas. Artikel ini menganalisis konsep isbat nikah dari perspektif hukum Islam serta implikasinya dalam konteks sosial. Penelitian ini menggunakan metode analitis untuk menguraikan proses hukum isbat nikah berdasarkan sumber-sumber utama dalam fiqh (hukum Islam). Isbat nikah dijelaskan sebagai proses pengesahan pernikahan melalui bukti-bukti saksi, kesaksian, atau indikasi lainnya yang mendukung keberadaan pernikahan meskipun bukti tertulis tidak ada. Selain itu, artikel ini juga mengeksplorasi dampak isbat nikah dalam masyarakat, termasuk aspek sosial, psikologis, dan ekonomi. Isbat nikah dapat memengaruhi hak-hak individu dalam konteks warisan, status sosial, dan perlindungan hukum bagi pasangan yang menikah tanpa bukti tertulis yang sah. Dalam konteks sosial, proses isbat nikah juga dapat mempengaruhi stigma sosial terhadap anak-anak yang lahir dari pernikahan tanpa bukti resmi. Implikasi psikologis dan emosional bagi individu dalam kasus isbat nikah juga menjadi bagian penting yang perlu dipertimbangkan. Artikel ini juga membahas tantangan dan perdebatan yang terkait dengan isbat nikah, termasuk perlunya pendekatan yang lebih inklusif dalam masyarakat dan sistem hukum untuk mengakomodasi kasus-kasus di mana bukti-bukti tertulis tidak tersedia. Kajian ini memberikan pemahaman mendalam tentang konsep isbat nikah, menyoroti pentingnya proses hukum ini dalam konteks hukum Islam dan implikasinya dalam kehidupan sosial.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI AGAR TIDAK TERJERAT DENGAN UNDANG-UNDANG ITE DESA CIRACAS KEC. KIARAPEDES KAB. PURWAKARTA Firmasyah, Yudi Agus; Yuliana, Yuliana; Lubis, Yosi Hamidi; Guta, Yudas Tadeus
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36099

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari interaksi dan komunikasi dengan manusia lainnya. Perkembangan teknologi, membuat berkembangnya cara interaksi manusia dengan media sosial. Media sosial sebagai salah satu alternatif media komunikasi masyarakat untuk mengurangi jarak dan waktu digemari mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini terlihat dari beberapa kasus baik di media cetak maupun media lainnya. Oleh karena itu, Sosialisasi tentang Pengguna media sosial  dalam kehidupan sehari-hari agar tidak terjerat dengan Undang-undang ITE  di Kalangan Masyarakat Desa Ciracas, Kecamatan, Kiarapedes Kabupaten Purwakarta, untuk mengubah pemahaman masyarakat dalam menggunakan media sosial secara cerdas dan bijaksana berdasarkan Aturan Informasi dan Transaksi Elektronik. Partisipasi mitra dalam layanan ini untuk menyediakan alat dan informasi yang diperlukan agar layanan dapat berjalan dengan baik. Metode pendampingan ini menggunakan komunikasi dan dialog dengan masyarakat sasaran melalui kegiatan penyuluhan dan terakhir dilakukan kegiatan simulasi untuk menguji peningkatan pemahaman peserta. Pengabdian masyarakat ini memberikan hasil berupa peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta   tentang Penggunaan Media Sosial Dalam Kehidupan Sehari- Hari Agar Tidak Terjerat Dengan Undang- Undang ITE, sehingga penggunaan media sosial dapat memberikan manfaat yang lebih. Dari pada membawa penggunanya terjerat kasus hukum.
DARURAT JUDI ONLINE DI KALANGAN MASYARAKAT Posumah, Iftitah Rizky Wulandari; Dimpos, Marojahan Very; Suparman, Nendra; Nurdjanah, Neneng; Omiyati, Omiyati; Susanto, Susanto
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36100

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat dan menawarkan berbagai manfaat bagi setiap penggunanya telah merangsek kedalam berbagai bidang, terutama hukum. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik menetapkan peraturan di masyarakat yang memuat tentang undang-undang tentang pelecehan, pornografi, dan perjudian yang diharapkan mampu meminimalisir gesekan di masyarakat terkait penggunaan teknologi. Dikatakan lagi bahwa pembatasan yang diberlakukan bukan merupakan pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi atau pelanggaran terhadap hak atas pendidikan, informasi atau teknologi, yang semuanya diatur dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun. Misalnya UU ITE membatasi larangan perjudian melalui media elektronik dan/atau dokumen elektronik. Larangan judi offline dan menggunakan media elektronik atau yang lebih dikenal dengan judi online sudah ada sejak lama dan diatur dengan sangat ketat dalam beberapa peraturan perundang-undangan. Bahkan dengan banyaknya regulasi yang memperketat ruang lingkup perjudian, para penjudi semakin kreatif dalam menjalankan bisnis ilegal ini. Dalam pelaksanaannya, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan peraturan perundang-undangan lainnya. Karena undang-undang ini hanya mengkualifikasikan tindak pidana dan memberikan ancaman terhadap pelaku tindak pidana, dengan beberapa arti khusus (misalnya pengertian dokumen elektronik, komunikasi telepon). Walaupun pengertian secara umum harus mengacu pada ketentuan KUHP sebagai ketentuan umum. Maka dari itu dirasa sangat perlu penanganan serta pengawasan yang cukup serius terkait hal ini mengingat dampak yang ditimbulkan dari perjudian online ini sangat buruk bagi sebagian individu yang berpengaruh pada segala aspek kehidupan manusia.
SOSIALISASI BANTUAN HUKUM CUMA-CUMA “PRO BONO” BAGI MASYARAKAT MISKIN DI DESA CIRACAS KECAMATAN KIARAPEDES KABUPATEN PURWAKARTA Inofani, Prudis Suryo; Gea, Rismawati; Parwito, Ugeng; Putri, Thania Rachmanie Imanissa
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36101

Abstract

Setiap orang bermasalah dengan hukum berhak mendapatkan bantuan hukum sejak penyidikan sampai adanya putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, pemberian bantuan hukum, merupakan bagian dari hak asasi, khususnya bagi masyarakat miskin. Pemberian bantuan hukum bagi masyarakat miskin telah diakomodir dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, praktiknya banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang adanya bantuan hukum yang bisa didapatkan secara cuma-cuma bagi masyarakat miskin. Oleh karena itu, sosialisasi tentang Pemberian Bantuan Hukum Secara Cuma-Cuma Bagi Masyarakat Miskin perlu dilakukan. Sosialisasi tersebut kami lakukan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan di Desa Ciracas Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. Kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa setiap orang berhak mendapatkan bantuan hukum secara cuma-cuma apabila orang tersebut dalam keadaan miskin/memiliki ketidakmampuan secara ekonomi.  Metode yang digunakan adalah komunikasi dan dialog dengan masyarakat sasaran melalui kegiatan penyuluhan dan terakhir dilakukan kegiatan simulasi untuk menguji peningkatan pemahaman peserta. Pengabdian masyarakat ini memberikan hasil berupa peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta   tentang Pemberian Bantuan Hukum Secara Cuma-Cuma Bagi Masyarakat Miskin, sehingga masyarakat tidak merasakan kebingungan ketika berhadapan dengan permasalahan hukum.
EDUKASI RESIKO PINJAMAN ONLINE DAN PENCEGAHANNYA DALAM PERLINDUNGAN HUKUM DI DESA CIRACAS KECAMATAN KIARAPEDES KABUPATEN PURWAKARTA Maky, Achmad Syauqi; Anjani, Anabela; Seftiani, Andini; Armesta, Fitra Nanda; Soemantri, Heny Susanti
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36102

Abstract

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi akan berpengaruh pada kehidupan manusia. Berbagai kemudahan didapatkan dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia salah satunya kebutuhan akan dana tunai. Pilihan menggunakan pinjaman online (pinjol) melalui platform dengan mengunggah di smartphone merupakan jalan yang dipilih. hanya cukup dengan tanda pengenal dan rekening bank , nasabah langsung mendapatkan dana tunai yang ditranfer ke rekening tujuan. Namun sayangnya masyarakat banyak yang tidak memahami sehingga terjerat dengan pinjaman online yang illegal sehingga nantinya akan menjerat nasabah tersebut menjadi korban atas intimidasi pinjaman online (pinjol) illegal tersebut. Objek pengabdian kepada masyarakat pada kegiatan ini adalah Desa Ciracas Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. Kegiatan pelaksanan pengabdian kepada masyarakat didasar dengan tujuan mengedukasi para Masyarakat desa dalam pemahaman mengenai pinjaman online yang terdaftar di OJK, dan transaksi digital yang bermanfaat untuk pecatatan uang masuk dan keluar secara otomatis. Keterlibatan para masyakarat dalam kegiatan ini sangat antusias, dan keinginan tahu tentang pinjaman online sangat tinggi, hal ini terlihat tanya jawab yang berlangsung sangat baik.
PERAN MOTIVASI DALAM ORGANISASI UPAYA PRODUKTIVITAS PENGURUS OSIS MA AL MANAR CIBEUTEUNG KAB. BOGOR Utomo, Styo Budi; Susanto, Susanto; Tumanggor, Rahmayanti
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36103

Abstract

Sebagai pengurus OSIS (Organsasi Siswa Intra Sekolah) harus mempunyai motivasi untuk dapat berkolaborasi dengan pihak sekolah dengan tujuan Bersama mencapai tujuan sekolah. Pengurus OSIS harus mempunyai mental dan pengetahuan yang baik, guna mnyeleraskan pengetahuan, kegiatan dan tujaun sekolah. Oleh karena itu pihak sekolah mampu membimbing, membina dan menuntun pengurus OSIS agar menjadi sumber daya yang siap berdaya saing.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 1 (2026): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Edisi Mei Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Edisi Januari Vol 3, No 3 (2022): Edisi Oktober Vol 3 No 3 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Edisi Mei Vol 3, No 1 (2022): Edisi Januari Vol 3 No 1 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2021): Edisi Oktober Vol 2 No 3 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): Edisi Mei Vol 2 No 1 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Edisi Januari Vol 1 No 3 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): Edisi Oktober Vol 1 No 2 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): Edisi Mei Vol 1, No 1 (2020): Edisi Januari Vol 1 No 1 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue