cover
Contact Name
Elihami
Contact Email
elihamid72@gmail.com
Phone
+6281339859730
Journal Mail Official
elihamid72@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman No. 17 Enrekang, Sulawesi Selatan-Indonesia, Post Code 91712
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
ISSN : -     EISSN : 27164446     DOI : DOI Prefix: 10.33487/
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Edupsycouns: Education, Psychology and Counseling, adalah jurnal ilmiah Open Access yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Enrekang bekerja sama dengan Asosiasi Program Studi Bimbingan dan Konseling APSBKPTM, dan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). Tujuan jurnal ini adalah untuk menerbitkan artikel hasil studi dan penelitian di bidang bimbingan dan konseling, konseling psikologis, bimbingan pribadi, bimbingan akademik, bimbingan sosial, konseling karir, konseling keluarga, konseling spiritual, isu Multikultural dalam Konseling dan Psikologi Pendidikan dan semua aspek yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling. Jurnal ini diterbitkan dua (2) kali per tahun.
Articles 161 Documents
Bimbingan Karier Untuk Meningkatkan Minat Bakat Siswa di SMA Muhammadiyah Enrekang Handayani Sura’; Muhammad Junaedi Mahyuddin; Mulyadi Mulyadi; Nur Aqilah Baguna
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 1 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i1.6586

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana program pengembangan karir SMA Muhammadiyah Enrekang dapat menunjang bakat dan minat siswa. Untuk memilih pekerjaan yang sesuai dengan perkembangan siswa, siswa dapat membangun minat karir yang sesuai dengan keterampilan dan minatnya sendiri, serta mempelajari informasi yang objektif tentang gambaran umum minat karir. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan tipe one group pretest-posttest yang melibatkan satu kelompok yang diberi pretest, kemudian diberi perlakuan dan diberi posttest. Dengan membandingkan nilai sebelum dan sesudah tes, hasil perlakuan akan diperoleh. 20 orang dipilih untuk penelitian semata-mata berdasarkan kriteria, yaitu kurangnya minat pada bakat, perilaku tidak konsisten, tidak tertarik pada aktivitas atau mata pelajaran. Namun, mpemberikan layanan bimbingan karir adalah cara yang baik untuk mengatasi masalah ini dan siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan profesional akan memiliki akses langsung ke informasi dan nasihat tentang karir mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh peneliti pada nilai pretest (SD) = 98,05 (12,97, sebelum diberikan service treatment) Sedangkan setelah diberikan posttest Mean (SD) = 135,45 (13,85) Artinya bahwa setelah diolah dalam bentuk layanan bimbingan karir, karir siswa berupa semangat siswa dalam mengikuti kegiatan di sekolah juga telah konsisten dalam melaksanakan tugas dari gurunya. Abstract: The purpose of this study was to find out how the Enrekang Muhammadiyah SMA career development program can support students' talents and interests. To choose a job that is in accordance with student development, students can build career interests that match their own skills and interests, as well as learn objective information about general descriptions of career interests. The research method uses a pre-experimental design with the type of one group pretest-posttest which involves one group being given a pretest, then given a treatment and given a posttest. By comparing the values ​​before and after the test, the treatment results will be obtained. 20 people were selected for the study solely on the basis of criteria, namely lack of interest in talent, inconsistent behavior, disinterest in activities or subjects. However, providing career guidance services is a good way to address this problem and students participating in professional development activities will have direct access to information and advice about their careers. The results showed that the results obtained by the researchers at the pretest value (SD) = 98.05 (12.97, before being given service treatment) Whereas after being given a posttest Mean (SD) = 135.45 (13.85) This means that after being processed in the form of career guidance services, student careers in the form of student enthusiasm in participating in activities at school have also been consistent in carrying out the tasks of the teacher.
Penerapan Teknik Positive Reinforcement Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta DidikDi Kelas VIII A SMP Negeri 1 Enrekang Sartika Sartika; Aisyah Suryani; Muhammad Junaedi Mahyuddin
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 1 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i1.6587

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar peserta didik kelas VIII A di SMP Negeri 1 Enrekang. Dalam melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah tentu tidak selamanya berjalan dengan baik dan lancar, salah satu penyebab penghambat kelancaran proses belajar ialah rendahnya minat belajar peserta didik yang akan berdampak buruk pada prestasi akademik peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar peserta didik melalui penerapan teknik positive reinforcement pada peserta didik kelas VIII A di SMP Negeri 1 Enrekang. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest-posttest dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan penelitian sebanyak 16 peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang dapat dilihat dari hasil pre-test angket minat belajar, dimana total skor sebesar 663 dengan rata-rata sampel 41,44 berada pada kategori minat belajar peserta didik rendah dan mengalami peningkatan pada hasil post-test angket dengan total skor 1.345 dengan rata-rata sampel 84,07 berada pada kategori minat belajar peserta didik tinggi sehingga data ini menunjukkan adanya pengaruh penerapan teknik positif reinforcement untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VIII A di SMP Negeri 1 Enrekang. Abstract: The problem in this research is the low learning interest of class VIII A students at SMP Negeri 1 Enrekang. In carrying out the teaching and learning process in schools certainly does not always run well and smoothly, one of the causes of obstacles to the smooth learning process is the low interest in learning of students which will have a negative impact on student academic achievement. The purpose of this study was to increase students' interest in learning through the application of positive reinforcement techniques to students in class VIII A at SMP Negeri 1 Enrekang. The research method used in this study was quantitative research with a one group pretest-posttest research design and sampling using a purposive sampling technique, with a total of 16 students in the study. The results of this study indicate that there is an increase that can be seen from the results of the pre-test of the interest in learning questionnaire, where a total score of 663 with an average sample of 41.44 is in the category of low student interest in learning and experiences an increase in the results of the post-test questionnaire with a total score of 1,345 with a sample average of 84.07 is in the category of high student interest in learning so that this data indicates the effect of applying positive reinforcement techniques to increase student learning interest in class VIII A at SMP Negeri 1 Enrekang.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Kepribadian Anak di Kelurahan Malua Kabupaten Enrekang Hairul Hairul; Kairawan kairawan; Arif Efendi
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 1 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i1.6612

Abstract

Abstract : The family is the first and foremost educational institution, which determines the future of a family's life. Is a container and place for the growth and development of children (family) as a whole. Thus the family means to have a very large role in shaping the soul and personality of a child, because the good and bad of a child's personality and soul are very dependent on the family or both parents. Personality is a trait that makes it a separate characteristic from other people which is reflected in behavior, way of speaking, way of thinking. Children's personality can be formed by continuously training students on various good characters, the family environment has an important role in the formation of children's character Abstrak : Keluarga merupakan suatu lembaga pendidikan yang pertama dan utama, yang sangat menentukan akan masa depan suatu kehidupan keluarga. Merupakan suatu wadah dan tempat untuk tumbuh dan berkembangnya anak-anak (keluarga) secara keseluruhan. Dengan demikian keluarga berarti mempunyai peranan yang sangat besar dalam membentuk jiwa dan kepribadian seorang anak, karena baik buruknya pribadi dan jiwa anak sangat tergantung dari keluarga atau kedua orang tuanya. Kepribadian merupakan suatu sifat yang menjadikannya sebagai ciri tersendiri dari orang lain yang tercerminkan dari tingkah laku, cara berbicara, cara berfikir. Kepribadian anak dapat dibentuk dengan melatih anak secara terus menerus pada berbagai karater yang baik, lingkungan keluarga memiliki peranan penting dalam pembetukan karater anak
Tinjauan Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi dalam Bimbingan dan Konseling Nur, Edil Wijaya; Fitri, Alfira Sandika; Mahyuddin, Muhammad Junaedi
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 2 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i2.4592

Abstract

Abstract: This paper aims to understand us about guidance and counseling as a service to assist clients in solving the problems they face. The research method used is literature study by relying on literary sources from books, scientific journals, articles, to research papers presented in scientific forums. The study of the research description is poured out using content analysis as a way to interpret the data obtained. Meanwhile, the validity of the data relies on data trianggulation and peer review. The results of the study concluded that in guidance and counseling, ontology explains that the essence of guidance and counseling is help, assistance that is carried out so that others reach the level of development of their lives with the potential they have. Then epistemology comes as an approach that explains how the knowledge in guidance and counseling is acquired. In general, there are two things that are the main way for the birth of knowledge, namely rationalism and empiricism. Rationalism explains that knowledge in guidance and counseling is acquired through reason or human ratio whereas empiricism places more emphasis on sensory experience. And in the last section, there is also an understanding that axiology in guidance and counseling consists of ethics in the form of a counselor code of ethics and aesthetics in the form of competency standards for a professional counselor. Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk memahamkan kita tentang bimbingan dan konseling sebagai sebuah layanan untuk membantu klien dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengandalkan sumber-sumber literatur dari buku, jurnal ilmiah, artikel, hingga makalah hasil penelitian yang dipresentasikan di forum ilmiah. Kajian atas deskripsi penelitian dituangkan dengan menggunakan analisis isi sebagai cara untuk menginterpretasikan data yang didapatkan. Sedangkan validitas data mengandalkan trianggulasi data dan peer review. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam bimbingan dan konseling, ontologi menjelaskan bahwa hakikat bimbingan dan konseling adalah bantuan, bantuan yang dilakukan agar orang lain mencapai taraf perkembangan hidupnya dengan potensi yang ia miliki. Kemudian epistimologi hadir sebagai pendekatan yang menjelaskan tentang bagaimana pengetahuan dalam bimbingan dan konseling itu diperoleh. Secara umum ada dua hal yang menjadi jalan utama lahirnya pengetahuan yakni rasionalisme dan empirisme. Rasionalisme menjelaskan bahwa pengetahuan dalam bimbingan dan konseling diperoleh melalui akal atau rasio manusia sedangkan empirisme lebih menekankan pada pengalaman inderawi. Dan di bagian terakhir ditemukan pula pemahaman bahwa aksiologi dalam bimbingan dan konseling terdiri dari etika berupa kode etik konselor dan estetika berupa standar kompetensi seorang konselor profesional.
Penguatan Karakter Peduli Sosial Pembelajaran IPS di SMP Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura Pada Era New Normal Ridho, Sadam
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 2 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i2.5181

Abstract

Strengthening Character Education (PPK) consists of social care characters applied at Muhammadiyah Al-Kautsar Junior High School PK Kartasura. The purpose of this study is to strengthen the social care character of students through social studies learning. This research uses a type of qualitative descriptive research, which is research intended to describe a situation that describes and describes the implementation of social care characters through social studies learning. The research method used in this study is a case study method. As well as the data collection method used in this study is to use observation and interview techniques, then the collected data will be analyzed using triangulation techniques. The focus of this research is strengthening the social care character of students through social studies learning.
Mediating Effect of the Knowledge Management on Organisational Performance kadiri, kayode ibrahim
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 6 No 1 (2024): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v6i1.6840

Abstract

The study assessed the mediating effect of the of knowledge management on performance of listed food and beverages companies in Lagos state, Nigeria. The study adopted the survey research deign, the population consists of 820 top and middle level staff of selected food and beverage firms (Nestle Nigeria Plc, Unilever Nigeria Plc and Honeywell Flour Mill), in Lagos State, Nigeria. Purposeful sampling technique was adopted for this study. The study employed Taro Yamane (1967) formula for determining the minimum sample size. Therefore, 267 were the sample size for this study. The study utilize primary source of data to collect data for the study. To ensure content validity and instrument reliability, the study underwent a pilot test. The study adopts quantitative method to analyze and statistically present and test the data that were collected. Findings from the analysis indicate that the model is adequately fit to measure the relationship between knowledge management and performance of food and beverages companies. First finding revealed that knowledge acquisition has a positive and insignificant effect on performance, second finding revealed that knowledge application has a positive and significant effect on performance, The study recommends that food and beverages companies should encourage their employees to engage in continuous learning and provide them with opportunities to acquire new knowledge and skills, Food and beverages companies should also place emphasis on knowledge sharing of their employees, especially through on-the-job training styles such as job rotation
Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management Terhadap Perilaku Konsumtif Siswa SMA X Gresik Maulida, Silvia Nurul
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 2 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i2.7142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan konseling kelompok dengan teknik self management terhadap perilaku konsumtif siswa SMA X Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 9 siswa dan siswi SMA X Gresik. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah perilaku konsumtif dikembangkan oleh Lina dan Rosyid (1997) yang berdasarkan pada 3 aspek perilaku konsumtif yaitu pembelian impulsif, pemborosan, mencari kesenangan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan konseling kelompok dengan teknik self-management terhadap perilaku konsumtif dapat mengurangi secara signifikan dibuktikan ketika subjek saat pre-test berada pada kategori sedang bahkan tinggi dapat menurun ke tingkat sedang bahkan rendah setelah dilakukanntya post-test dengan konseling kelompok menggunakan teknik self management.
Parenting untuk Menyikapi Perilaku Tantrum pada Anak Usia Dini Melalui UPP Sang Surya Islami, Fathimah Pitaloka; Rejeki, Asri
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 6 No 1 (2024): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v6i1.7326

Abstract

Abstract: Early-age children often struggle to control their emotions, with tantrums being a common issue arising from their inability to express feelings effectively. Enhancing parental understanding regarding tantrum behavior can be achieved through conducting parenting seminars as a solution to equip parents with appropriate strategies in dealing with their children's tantrums. The method employed in this article is quantitative, involving 25 parent respondents from TK ABA 1 Gresik. Pre-Test and Post-Test questionnaires were administered before and after the seminar to assess changes in parental understanding of child tantrums. Statistical test results indicate a significant difference between the Pre-Test (19.08) and Post-Test (12.68) averages, affirming the positive impact of this seminar. Analysis highlights the effectiveness of parenting seminars in altering parental perceptions of child behavior, offering better insights into tantrums, handling strategies, and emphasizing the parental role in supporting child development. Positive responses from participants and schools demonstrate the tangible benefits of this initiative. In conclusion, parenting seminars hold significant urgency in addressing tantrum challenges in early-age children. By imparting deep understanding and concrete strategies to parents, these seminars play a crucial role in fostering optimal child development. The positive outcomes of this research confirm that parenting seminars can bring about significant changes in understanding and managing tantrums in young children in Indonesia. Abstrak: Anak usia dini sering mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi, salah satu permasalahannya adalah perilaku tantrum yang muncul akibat ketidakmampuan anak dalam mengekspresikan perasaan dengan baik. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman orangtua terkait perilaku tantrum dapat melalui pelaksanaan seminar parenting sebagai salah satu solusi untuk membekali orang tua dengan strategi yang tepat dalam menyikapi perilaku tantrum anak. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kuantitatif dengan 25 responden orang tua di TK ABA 1 Gresik. Kuesioner Pre-Test dan Post-Test diberikan sebelum dan setelah seminar untuk menilai perubahan pemahaman orang tua terkait tantrum anak. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara rata-rata Pre-Test (19,08) dan Post-Test (12,68), menegaskan dampak positif seminar ini. Analisis menyoroti bahwa seminar ilmu parenting efektif dalam mengubah persepsi orang tua tentang perilaku anak, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tantrum, strategi penanganan, dan pentingnya peran orang tua dalam mendukung perkembangan anak. Respons positif dari peserta dan pihak sekolah menunjukkan manfaat nyata dari kegiatan ini. Kesimpulannya, seminar ilmu parenting memiliki urgensi yang besar dalam mengatasi tantangan tantrum pada anak usia dini. Dengan memberikan pemahaman yang mendalam dan strategi konkret kepada orang tua, seminar ini dapat berperan penting dalam mendukung perkembangan optimal anak-anak. Hasil positif dari penelitian ini menegaskan bahwa seminar ilmu parenting mampu memberikan perubahan yang signifikan dalam pemahaman dan penanganan tantrum pada anak usia dini di Indonesia.
Peran Masyarakat Virtual Dalam Memanfaatkan E-Commerce Shopee di Era Digital Ridwan, Madinatul Munawwarah; Allo, Karmila Pare; Sudirman, M Yunus
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 2 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i2.7545

Abstract

Abstract: Penelitian ini mengkaji peran masyarakat virtual dalam memanfaatkan Shopee, salah satu situs e-commerce terkemuka, dalam konteks era digital. Fokus utama penelitian ini adalah pada motivasi belanja, interaksi sosial, dampak terhadap pola belanja konvensional, dan peran Shopee dalam membentuk preferensi konsumen. Melalui metode penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis konten media sosial, penelitian ini mengungkap dinamika kompleks yang terjadi di dalam ekosistem Shopee. Temuan menunjukkan bahwa masyarakat virtual memiliki motivasi belanja yang beragam, memanfaatkan Shopee sebagai wadah interaksi sosial yang aktif, mengubah pola belanja konvensional, dan memberikan peran penting kepada Shopee dalam membentuk preferensi konsumen.Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana peran masyarakat virtual dan platform e-commerce saling berinteraksi dalam era digital, memberikan dasar bagi pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi pemasaran dan pengalaman pengguna yang lebih efektif di dalam ekosistem e-commerce yang terus berkembang. Abstrak: This research examines the role of virtual communities in utilizing Shopee, one of the leading e-commerce sites, in the context of the digital era. The main focus of this research is on shopping motivation, social interaction, the impact on conventional shopping patterns, and the role of Shopee in shaping consumer preferences. Through qualitative research methods involving in-depth interviews, participant observation, and social media content analysis, this research reveals the complex dynamics that occur within the Shopee ecosystem. The findings show that virtual communities have diverse shopping motivations, utilize Shopee as a forum for active social interaction, change conventional shopping patterns, and give Shopee an important role in shaping consumer preferences. The results of this research provide in-depth insight into the role of virtual communities and e-platforms. -commerce interact with each other in the digital era, providing a foundation for stakeholders to develop more effective marketing strategies and user experiences in the ever-evolving e-commerce ecosystem.
Analisis Kebutuhan Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar Endarwaty, Asrina
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 2 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i2.7570

Abstract

Perkembangan anak di usia sekolah dasar sangat berpengaruh terhadap perkembangannya di masa yang akan datang. Seiring perkembangannya, siswa perlu mendapatkan penanganan yang tepat membantu anak untuk berkembang dengan optimal. Salah satunya berasal dari pendidik. Namun, banyaknya masalah yang dialami sekolah dasar sementara tuntutan guru semakin banyak menunjukkan bahwa adanya ketidak seimbangan peran guru dan permasalahan yang muncul di SD. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan guru Bimbingan Konseling di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi literatur atau kepustakaan. Adapun guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sangat dibutuhkan. Hal ini dilatar belakangi oleh peran guru dalam mengoptimalkan peserta didik, banyak permasalahan yang muncul di sekolah dasar sedangkan guru tidak memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan program Bimbingan Konseling di Sekolah Dasar.