cover
Contact Name
Puji Anto
Contact Email
pujianto210579@yahoo.co.id
Phone
+6281383972448
Journal Mail Official
jurnal.visualheritage@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nangka No. 58c Tanjung Barat Jagakarsa Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 26230305     DOI : https://doi.org/10.30998/vh.v2i01
Core Subject : Humanities,
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya fokus untuk menerbitkan artikel hasil karya mahasiswa baik dalam bentuk penciptaan maupun pengkajian untuk semua aspek meliputi laporan penelitian terbaru, ide-ide konseptual, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dalam bidang Desain, Ilustrasi, Fotografi, Seni, Budaya Visual serta bidang keilmuan seni dan humaniora lainnya. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kajian tipografi, branding, fotografi, media, desain komunikasi visual, periklanan, animasi, ilustrasi, budaya visual, nirmana, film, videografi, dll.
Articles 308 Documents
Hibridasi Sajian Karawitan Jawa Menggunakan Instrumen Gamelan Dan Syntheziser Pendekatan Rasa Manusiawi Santoso, Iwan Budi; Purnomo, Wahyu; Kurniawan, Muh Zakki
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.11030

Abstract

Penelitian berjudul Hibridasi Sajian Karawitan Jawa Menggunakan Instrumen Gamelan Dan Gamelan Syntheziser Dengan Pendekatan Rasa Manusiawi (Eksperimen Rekaman Gending) didasari dari keprihatinana peneliti pada saat melihat dan/atau mendengarkan sajian karawitan Jawa. Sebagaimana yang didengarkan peneliti pada sajian karawitan Jawa yang menggunakan instrumen gamelan syntheziser terjadi pergeseran nilai estetika bunyi. Sajian karawitan Jawa menggunakan gamelan syntheziser terasa mencaut akar estetika sajian gamelan dari akar budayanya. Persoalan ini membawa dampak yang siginfikan akan pelestarian karawitan Jawa. Berbagai faktor bunyi instrumen gamelan syntheziser sangat dipaksakan, sehingga meninggalkan nilai-nilai rasa manusiawi dan estetika bunyi dalam sajian karawitan. Peneiltian terapan ini menawarkan dan memberi solusi dalam sajian karawitan Jawa menggunakan gamelan syntheziser dan gamelan asli pada sajian karawitan Jawa melalui metode dan teknik rekaman. Metode yang dapat memberi solusi adalah bagaimana cara menyamakan persepsi bunyi instrumen gamelan syntheziser yang mendekati bunyi gamelan asli. Sedangkan rekaman adalah salah satu cara untuk mengkombinasikan dan/atau menggabungkan sajian gamelan syntheziser dengan gamelan asli dalam sajian rekaman karawitan Jawa yang akan dikonsumsi dan/atau didengarkan oleh masyarakat. Hasil penelitian akan berdampak pada kualitas dan estetika sajian Karawitan Jawa sesuai akar budayanya.
Kajian Estetika Seni Lukis Perhiasan Karya Lily Seniman Rusia Magh'firoh, Restu Hendriyani
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.11013

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian yang membahas nilai estetika pada lukisan perhiasan seniman Rusia yaitu Lily. Lily menggunakan objek-objek fauna dan flora maupun abstrak yang memiliki makna kemewahan, material dari perhiasan dan juga teknik lukis yang menyerupai pembuatan perhiasan untuk dijadikan sebagai karya seni lukis. Penelitian ini akan fokus membahas riwayat hidup seniman dalam pengaruhnya terhadap wujud dan isi dari Seni Lukis Perhiasan ini dan mengkaji elemen-elemen seni rupa yang memenuhi kriteria estetika dalam lukisan perhiasan Lily bedasarkan konsep estetika yang dikemukakan oleh A.A.M. Djelantik. Penelitian ini adalah penelitian dekstriptif kualitatif yang secara representatif akan membahas dua pokok bahasan tersebut. Sumber data yang didapatkan melalui website resmi Lily kemudian dianalisis menggunakan tahap reduksi, klasifikasi data, dan verifikasi, yang merupakan metodologi dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa karya Seni Lukis Perhiasan oleh Lily merupakan bentuk responnya kepada lingkungan properti dalam desain interior, untuk mengubah suasana rumah, menjadikannya nyaman dan mengisinya dengan energi khusus dengan hadirnya Seni Lukis Perhiasan. Karakter kemewahan dan gaya desain dalam lukisan ini muncul dari latar belakang Lily yang merupakan seniman sekaligus desainer interior dalam lingkup property perumahan. Ia menciptakan karya tidak hanya sebatas menuangkan ide melainkan ada perenungan di dalamnya untuk menghasilkan lukisan yang bernilai estetis dalam wujud, isi maupun penyajiannya.
Pemodifikasian Desain Notasi Balok Ke Bahasa Isyarat Tangan (Sibi) Sebagai Metode Belajar Musik Anak Tunarungu Ramadhan, Bayu Gilang; WULANDARI, SRI; Prihantanto, Yudha
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.13220

Abstract

Keterbatasan fisik tidak mempengaruhi manusia dalam hidup untuk menikmati ataupun mempelajari segala hal dalam hidupnya. Seni musik dapat dikonsep sebagai salah satu metode untuk membangun karakteristik anak tunarungu dengan cara memodifikasian Notasi Balok sebagai Pembelajaran Pada Siswa Difable dengan keterbutuhan khusus tunarungu. Diawali oleh peneliti dengan temuan lapangan bahwa belum adanya metode pendukung siswa tunarungu untuk mendapatkan pembelajaran seni musik yang efektif, sehingga pada saat anak normal pada umumnya mempelajari musik dengan metode yang sudah ada anak tunarungu hanya melihat dengan keinginan yang besar agar anak tunarungu dapat mempelajari seni musik seperti siswa pada umumnya. Sebagai seseorang yang aktif di bidang pendidikan seni musik, peneliti sadar akan adanya pengembangan metode baru untuk menuntaskan kesetaraan manusia tanpa membedakan kekurangan satu dengan yang lain. Untuk itu peneliti ingin berkontribusi untuk mengembangkan sebuah metode dasar dengan memodifikasi notasi balok ke desain metode sibi bagi anak tunarungu. Notasi diatonis dikombinasikn dengan bahasa SIBI agar menjadi dasar metode siswa tunarungu dapat mempelajari musik dengan cara membaca bentuk notasi yang sudah dikonversikan kedalam bentuk bahasa SIBI. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan metode penciptaan menggunakan teori Gustami. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penjelasan metode notsi balok yang sudah di kembangkan dengan simbol jemari membetuk pewujudan SIBI dalam teori musik yang terdiri dari 3 tahap yaitu: 1) tahap eksplorasi, 2) tahap desain, dan 3) tahap perwujudan. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan inspirasi dan motivasi bagi para pendidik maupun pegiat seni musik untuk terus mengembangkan dan berinovasi agar seni musik dapat dipelajari oleh semua kalangan.
Komparasi Visual Tokoh Rangda Dalam Studi Desain Kazuma Kaneko Calvin, Calvin; Aryani, Dewi Isma
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.8189

Abstract

Pelestarian budaya Indonesia telah menjadi sesuatu yang susah untuk dipertahankan dalam era globalisisasi ini. Masyarakat Bali memegang teguh kepercayaan dan budaya mereka dalam kehidupan sehari-harinya. Tetapi mereka pun tidak terlepas dari pengaruh globalisasi, seperti bisa dilihat pada rendahnya ketertarikan generasi muda di Bali terhadap Tari Barong. Dengan banyaknya informasi yang masuk ke dalam Indonesia, maka banyak pula informasi yang tersebar dari Indonesia. Legenda Rangda yang diabaikan oleh generasi muda bisa-bisa sampai dikenali oleh orang-orang dari luar negeri dan bahkan diadaptasikan dalam sebuah game, seperti dalam seri Shin Megami Tensei. Dengan ketertarikan terhadap video game dan kubudayaan luar negeri, generasi muda di Bali kembali diperkenalkan oleh legenda Rangda yang telah di komodifikasikan. Dibanding dengan ketika melihat tari Barong, mayoritas generasi muda merasa lebih bangga ketika melihat kebudayaan Indonesia di representasikan pada media moderan, populer, atau dari luar negeri. Berdasarkan hal ini, komodifikasi menjadi sebuah metode pelestarian budaya yang cukup kuat dalam menarik perhatian generasi muda. Tetapi melalui proses komodifikasi, penggambaran tokoh Rangda terasa jauh berbeda dari yang ada di Bali sendiri. Tujuan pembuatan jurnal ini adalah untuk membandingkan penggambaran Rangda yang ada di desain Kazuma Kaneko dengan desain original dari Bali.
Masker sebagai Gaya Hidup Baru Pasca Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Jean Baudrillard Utami, Athika Dwi Wiji
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.10469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana tren pemakaian masker pada masa pasca pandemi COVID-19 dalam perspektif Baudrillard. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode fenomenologis. Teknik pengambilan data menggunakan observasi data-data berupa sumber berita fesyen dan yang relevan dengan tujuan penelitian selama masa hingga pasca pandemi Covid-19. Bermasker menjelma menjadi sebuah gaya hidup pada masa pasca pandemi ini, dimana masyarakat memandang kegiatan bermasker ini sebagai sebuah identitas sosial dalam berekspresi diri. Setidaknya ada enam wajah baru masker sejak pandemi terjadi antara lain, multifungsi, ekspresi, momen, promosi, campaign, dan gaya. Menurut perspektif Baudrillard, masyarakat konsumen mengonsumsi suatu produk karena adanya simbol-simbol atau pesan-pesan yang disampaikan oleh produk tersebut. Peran media memperkuat perubahan perilaku konsumen ini. Media berperan dalam menata masyarakat dengan menghadirkan suatu realitas yang dianggap benar oleh sebagian orang, sehingga pesan-pesan yang disampaikan media seolah-olah menggerakkan cara masyarakat berpikir dan berperilaku.
Edukasi Budaya Lokal Batik Kuningan (Studi Kasus: Nisya Batik) Nugraha, Rika; Ahdiyat, Azhar Natsir
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.10514

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu dimaksudkan agar edukasi budaya lokal / culture knowledge Kuningan dapat terimplementasikan kepada masyarakat Kuningan khususnya. Metode penelitian ini dilakukan melalui metode deskriptif dengan pendekatan literasi visual guna mengetahui totalitas komperhensif kebudayaan yang digambarkan melalui nilai/value yang diteliti secara visual, sehingga tampilan visual ini dapat mudah dipahami.Edukasi budaya lokal Batik Kuningan salahsatunya Nisya Batik menggunakan media informasi ilustrasi digital serta animasi pendek yang memuat motif-motif di Nisya Batik.Adanya pengalaman dalam pemahaman pelestarian budaya menjadikan mereka lebih menghargai budaya lokal sebagai culture experience dimana nilai budaya lokal Kuningan berupa Batik Kuningan menjadi bagian dari nilai hidup, nilai adat-istiadat, nilai sejarah serta nilai keelokan budaya dari Kuningan itu sendiri.
Visualisasi Buku Self Healing Overthinking Is My Hobby, And I Hate It Karya Alvi Syahrin Melalui Komik Strip Di Instagram Salamah, Nauroh; Nurmalinda, Erna; Maeni, Purmaningrum
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.11184

Abstract

Overthinking merupakan sebuah kecenderungan pada seseorang dalam memikirkan suatu skenario, permasalahan, atau kejadian dengan durasi yang berlebihan dan tanpa henti. Orang yang mengalami overthinking sering kali terperangkap dalam siklus berpikir yang berulang, fokus pada setiap detail, menganalisa skenario tentang kemungkinan terburuk, meragukan keputusan sendiri, dan kesulitan menghentikan atau mengalihkan isi pikiran mereka kepada hal lain. Dalam buku self healing Overthinking is my hobby, and I hate it karya Alvi Syahrin membahas berbagai hal yang sering kali dipikirkan secara berlebihan oleh orang-orang terlebih remaja akhir yang memasuki masa transisi menuju dewasa. Hal-hal seperti hubungan dengan orang lain, pendidikan, karir, dan sebagainya merupakan persoalan umum yang dipikirkan dan dibahas dengan cukup baik dalam buku ini. Namun tidak semua orang menikmati kegiatan membaca buku terutama dengan perkembangan sosial media yang semakin pesat, orang-orang cenderung lebih menyukai media visual seperti gambar dan video yang bisa dilihat dengan waktu yang singkat. Setelah dilakukan pengamatan untuk mendapatkan kesimpulan dan solusi berkaitan dengan upaya penyebaran informasi dari buku self healing tersebut menggunakan metode 5W+2H, bisa ditarik kesimpulan bahwa komik merupakan media yang belakangan ini mengalami peningkatan pada peminat yang terutama berasal dari kalangan anak muda, ditambah dengan semakin mudahnya penyebaran informasi di sosial media seperti Instagram, X atau Twitter, Tiktok, dan semacamnya. Solusi yang pada akhirnya diputuskan untuk dipergunakan adalah komik strip. Komik strip merupakan solusi yang dipilih karena merupakan media visual yang simpel, menarik perhatian, juga bisa dilihat dengan waktu yang singkat. Dengan menggunakan Instagram sebagai media penyebaran informasi, diharapkan informasi tersebut bisa menjangkau target secara lebih luas dari sebelumnya.Kata kunci: Overthinking, self-healing, Informasi, Komik strip
Organologi Alata Musik Tradisional Pelle Di Lembang Ra'bung Bidang, Aris; Hariono, Slamet; Utomo, Udi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.8076

Abstract

Latar belakang penulisan ini adalah proses pembuatan, untuk mendeskripsikan alat musik tradisional Pelle secara struktural dan fungsional. Dalam melakukan kajian organologi ini digunakan teori-teori etnomusikologi yang membahas hubungan antara musik dan budaya, dengan melakukan penelitian lapangan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan disiplin etnomusikologi, dengan kerja laboratorium dan studi lapangan (lapangan) dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian alat musik Pelle' ini berukuran 3-4 cm terbuat dari batang padi Dalame Pare, kemudian pada ujung Pelle' dililitkan 10-12 daun lontar yang dibuat menyerupai terompet, Alat musik Pelle sering dimainkan saat musim panen raya. , sebagai perkembangan alat musik Pelle' saat ini digunakan pada upacara Rambu Tuka yang berkaitan dengan acara syukuran khusus pada acara Mangrara Banua Tongkonan. Secara struktural dan fungsional alat musik Pelle memiliki kegunaan dan fungsi dalam masyarakat baik sebagai hiburan maupun sebagai bagian dari adat Rambu Tuka.
Analisis Penggunaan Elemen Visual Sebagai Representasi Budaya Jawa Di Film "Lara Ati" Zulafa, Hafizha Layyina
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.8525

Abstract

Film adalah salah satu bentuk media komunikasi massal yang memiliki audio dan visual untuk penyampaian pesan yang berisi gambar-gambar bergerak. Diantara banyaknya film yang telah beredar, terdapat beberapa film yang menghadirkan budaya Indonesia pada audio, visual, hingga narasinya. Salah satu dari film-film tersebut adalah film Lara Ati yang menyajikan representasi budaya Indonesia pada seluruh aspek audio, visual, dan narasinya. Karena menariknya film tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana dengan elemen visual saja sebuah film dapat merepresentasikan budaya Indonesia dan bagaimana budaya tersebut tersampaikan secara modern. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif eksplanatif untuk beberapa set dan sekuens pada film dengan teori-teori pendukungnya, yaitu teori representasi dari Stuart Hall, teori sinematografi, dan teori difusi invasi dari E.M. Rogers. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa elemen visual yang terdapat pada film Lara Ati dihasilkan dari proses sinematografi yang mempengaruhinya secara signifikan.
Pembuatan AR Filter Topeng Unik Dengan Metode Adie Feriana, Candra; Rachman, Anung; Panindias, Asmoro Nurhadi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.8229

Abstract

Dunia digital sudah semakin berkembang pada masa sekarang ini, dan ide-ide baru juga banyak bermunculan. Bahkan pada saat ini iklan tidak hanya sekedar berwujud poster, flyer, video ataupun animasi, namun sekarang wujud periklanan sudah memasuki dunia Augmented Reality (AR). Augmented reality merupakan salah satu terobosan di bidang teknologi yang mampu membuat ilusi seolah-olah sebuah benda virtual dapat berada diantara kita untuk dapat berinteraksi. Oleh karena itu disini penulis ingin membuat AR filter dengan tema topeng untuk menghibur pengguna, serta pengguna dapat seakan-akan menggunakan topeng tanpa harus membeli ataupun membuat topeng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian ADDIE yaitu metode yang dilakukan dengan melakukan analisysis, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam perancangan filter AR (augmented reality) instagram dengan face mask Spark AR ini dilaksanakan dengan teknik observasi dan studi pustaka. Hasil yang diperoleh adalah filter dengan desain burung garuda dengan motif batik kawung yang dapat digunakan secara umum melalui instagram.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 1 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 3 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 1 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 3 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 2 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 1 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 3 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 2 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 03 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 02 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 01 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 03 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 02 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 01 (2018): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya More Issue