cover
Contact Name
Puji Anto
Contact Email
pujianto210579@yahoo.co.id
Phone
+6281383972448
Journal Mail Official
jurnal.visualheritage@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nangka No. 58c Tanjung Barat Jagakarsa Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 26230305     DOI : https://doi.org/10.30998/vh.v2i01
Core Subject : Humanities,
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya fokus untuk menerbitkan artikel hasil karya mahasiswa baik dalam bentuk penciptaan maupun pengkajian untuk semua aspek meliputi laporan penelitian terbaru, ide-ide konseptual, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dalam bidang Desain, Ilustrasi, Fotografi, Seni, Budaya Visual serta bidang keilmuan seni dan humaniora lainnya. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kajian tipografi, branding, fotografi, media, desain komunikasi visual, periklanan, animasi, ilustrasi, budaya visual, nirmana, film, videografi, dll.
Articles 308 Documents
Analisis Elemen Visual Infografis Covid-19 Pada Website Badan Litbangkes Kemenkes Arumdani, Yeni; Rachman, Anung
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.8253

Abstract

Temuan Covid-19 ditetapkan sebagai keadaan darurat kesehatan hingga membuat lumpuh aspek tatanan negara. Hadirnya virus Covid-19 pada era informasi menyebabkan mudahnya penyebarluasan informasi didukung oleh banyaknya platform media online salah satunya website Badan Litbangkes. Selain itu informasi dapat disajikan melalui infografis. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan tujuan untuk mendeskripsikan elemen visual infografis berupa warna, tipografi dan layout pada infografis website litbangkes. hasil dari penelitian ini antara lain: (1) penggunaan warna pada kelima infografis beragam dan memiliki karakteristik tersendiri, (2) tipografi menggunakan font sans serif, dekoratif, dan script. belum semua infografis menerapkan prinsip tipografi berupa readability dan legibility, (3) penggunaan jenis layout beragam antara lain modular grid, hierarchical grid dan golden ratio.
Glorifikasi Pelaku Kejahatan Seksual oleh Media Penyiaran Sebagai Ide Penciptaan Karya Lukis Ayuningtari, Arum Wilis Kartika
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.7085

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian penciptaan karya seni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan karya seni lukis dengan ide yang bersumber dari kasus aktual mengenai upaya glorifikasi yang dilakukan salah satu media penyiaran televisi Indonesia terhadap pelaku kejahatan seksual pada anak dibawah umur. Metode dalam penciptaan ini menggunakan metode practice-based research dan practice-led research. Pengumpulan data diperoleh melalui studi dokumen dan studi pustaka. Sesuai dengan tahapan penciptaan milik Laura Hill Chapman, proses penciptaan memiliki tiga tahapan yaitu tahap awal (mencari sumber ide), tahap penyempurnaan (merancang konsep pra-visual), dan tahap visualisasi ke dalam medium berkarya. Penelitian ini menciptakan sebuah karya seni lukis dua dimensi yang representasional deformatif serta memiliki makna simbolik dengan ukuran total 149 x 132 cm, media acrylic on kanvas dengan bingkai kayu dengan bentuk representasi televisi. Penciptaan ini berguna sebagai media kritik serta pengingat yang ditujukan kepada media penyiaran agar tidak lagi melakukan kecerobohan. Selain itu penciptaan ini juga berguna sebagai media edukasi kepada masyarakat bahwa kasus atau topik mengenai kejahatan seksual pada anak sangat perlu untuk diwaspadai sehingga dapat mencegah kasus-kasus sejenis teradi kembali.kejahatan seksual, glorifikasi, media penyiaran, seni lukis
Eksplorasi Struktur Kemasan Telur Anti Pecah Dengan Material Corrugated paper Kusbijanto, Ancilla Domini; Husna, Khansa Nur; Pramesti, Nindyra; Putri, Sheila Andita
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.11129

Abstract

Telur memiliki sifat yang rentan terhadap kerusakan fisik, terutama saat terpapar pada guncangan atau tekanan. Perancangan kemasan yang tepat sangat penting untuk melindungi telur dari kerusakan fisik dengan mempertimbangkan struktur kemasan, salah satunya yakni corrugated paper. Perancangan kemasan yang sesuai penting untuk melindungi telur dari kerusakan fisik, terutama saat terpapar pada guncangan atau tekanan. Salah satu jenis kemasan yang dapat digunakan adalah corrugated paper, yang terbuat dari satu atau beberapa lapisan kertas kraft liner dan kertas. Corrugated paper memiliki sifat mekanis yang baik untuk menyerap guncangan. Corrugated paper dapat didesain sehingga memiliki daya tahan yang kuat dengan kualitas kemasan telur yang terjamin. Oleh karena itu, pengembangan struktur dengan tujuan memberikan keamanan bagi telur yang berada dalam kemasan merupakan fokus utama dalam eksplorasi ini. Proses pengujian dilakukan dengan menjatuhkan telur dari ketinggian tertentu dengan harapan kemasan telur yang berbahan dasar corrugated paper mampu menahan guncangan atau benturan ekstrem dan dapat mengamankan telur yang berada di dalamnya.Kata Kunci: Telur, corrugated paper, guncangan, eksplorasi.
Meredefinisi Simbolisasi Penghargaan Martabat Manusia Dalam Budaya Belis Masyarakat Maumere-Ntt Dasrimin, Henderikus
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.8171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan masyarakat terhadap budaya belis masyarakat Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipan, dan studi dokumentasi yang diperoleh dari artikel jurnal nasional maupun jurnal internasional dan beberapa buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belis memiliki makna simbolis yang sangat kaya, yakni sebagai simbol perwujudan martabat manusia, simbol penghargaan terhadap keluarga wanita, simbol yang mempererat relasi sosial, simbol legislator keturunan, ungkapan simbolis memperoleh hak seksual, simbol pengorbanan dan pendewasaan cinta dan sebagai norma adat. Hal ini berbeda dengan beberapa penelitian sebelumnya yang menunjukkan pandangan yang negatif tentang budaya belis, antara lain adanya pandangan bahwa belis menghambat pembangunan, menciptakan kekerasan dalam rumah tangga dan adanya kawin pintas (kawin sebelum sah menjadi suami-istri). Terhadap dua temuan yang berbeda ini peneliti akan memberikan tawaran solusi melalui redefenisi simbolisasi belis.
Kajian Visual Storytelling Webtoon Kemala Dilihat Dari Aspek Sekuens Zulfikarini, Raudya Tuzzahra; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.8558

Abstract

Webtoon telah menjadi media populer untuk mendongeng, terutama karena aksesibilitasnya melalui platform online. Salah satu yang digemari masyarakat Indonesia adalah webtoon bergenre horror. Terdapat kecenderungan tersendiri bagi pembaca webtoon Indonesia untuk mengonsumsi konten horror (Fatha dan Mansoor, 2020). Webtoon Kemala merupakan salah satu webtoon horror Indonesia yang memiliki banyak penggemar, dengan 1,6 juta pembaca pada tahun 2022. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui alur cerita webtoon Kemala melalui aspek sekuens. Metode yang digunakan adalah metode visual storytelling Mansoor. Metode ini akan menguraikan webtoon Kemala dari aspek teraga, aspek tak teraga, dan aspek sekuens. Aspek sekuens akan didukung dengan menggunakan teori Visual Narrative Grammar Cohn. Hasil analisis menunjukkan bahwa selain visual, penggunaan aspek teraga lain seperti gutter dapat membawakan impresi yang berbeda kepada pembaca. Ditemukan juga dalam membawakan sebuah narasi visual tidak selalu harus mengikuti struktur dasar yang ada, penggunaan kerangka kategori naratif Cohn memberikan kebebasan bagi para penulis untuk menyesuaikan kebutuhan narasi yang ingin disampaikan agar cerita dapat dipahami pembaca.
Simbolisasi Budaya Dalam Patung Keramik Loro Blonyo Kasongan Yogyakarta Arianingsih, Arianingsih
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.10891

Abstract

Kemajuan pengetahuan dan teknologi telah mendorong pertumbuhan dinamis dalam kebudayaan, dan terus berkembang seiring waktu. Di Yogyakarta, khususnya di masyarakat Kasongan terjadi kemajuan yang sangat signifikan pada periode tahun 1971-1972 terutama setelah seniman terkemuka Yogyakarta, Sapto Hudoyo, ikut berperan. Keberadaannya berhasil membimbing para perajin untuk mengubah dan menyentuh desain kerajinan gerabah dengan cara yang berbeda. Hasilnya, gerabah yang diproduksi tidak lagi terlihat monoton, namun memiliki nilai seni dan ekonomi yang tinggi. Perajin Kasongan tidak hanya menghasilkan keramik konvensional seperti alat-alat rumah tangga dan bahan bangunan, tetapi mereka juga mengembangkan kreasi serta karya seni lain yang lebih estetis. Mereka juga menciptakan patung-patung dari tanah liat dengan berbagai bentuk, termasuk hewan, hiasan dinding, dan figur manusia. Kini, produk-produk dekoratif dari keramik ini telah menjadi sangat terkenal di kalangan Masyarakat. Salah satu kerasi perajin kasongan yaitu dua patung pengantin dikenal dengan nama Loro Blonyo, patung ini diambil dari pasangan patung pengantin yang berasal dari Kraton Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali beragam produk kerajinan keramik Loro Blonyo yang masih eksis di kasongan Yogyakarta. Beberapa aspek yang dianalisis adalah bentuk, fungsi, dan signifikansinya bagi masyarakat dan kebudayaan, khususnya di Yogyakarta. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, serta aktivitas sosial yang terjadi di masyarakat.
Intermedialitas Seni Pertunjukan Dan Lukisan Dalam Adegan Tableau Opera Diponegoro Wibisono, Sony
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.8374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis hubungan lintas media (intermedialitas), dalam adegan tableau pertunjukan Opera Diponegoro. Pertunjukan karya Sardono W Kusumo menampilkan praktik tersebut melalui adegan tableau yang merujuk pada lukisan Penangkapan Diponegoro karya Raden Saleh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan intermedialitas Rajewsky. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan studi pustaka. Data yang dijadikan bahan penelitian adalah segala unsur dan genre seni yang mengalami proses intermedial dalam pementasan Opera Diponegoro. Analisis dilakukan dengan pencarian praktik-praktik intermedialitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Adegan tableau Opera Diponegoro mencakup tiga subkategori (tripartit) intermedialitas yakni medial transposition, media combination, dan intermedial reference, meskipun dengan kualitas hubungan yang berbeda-beda. (2) Kategori intermedialitas yang paling kuat adalah subkategori intermedial reference. Praktik ini bukan sekadar sebuah tindakan artistik dalam penyajian seni. Namun, menunjukkan upaya seniman untuk menghadirkan dan menginterpretasi ulang nilai-nilai kepahlawan Pangeran Diponegoro dari medium seni terdahulu ke dalam bentuk medium baru.
Penguatan Pembacaan Pesan Pada Kolaborasi Pertunjukkan Performance Art Dengan Video Mapping Sebagai Media Kontemporer Putri Gayanti, Syarifah Arsitadewi; Cindylaras, Nadya; Ferida, Yuni; Murwonugroho, Wegig
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.8276

Abstract

Seni rupa kontemporer merupakan suatu bentuk seni yang tidak terikat dengan peraturan era terdahulu, juga seni rupa kontemporer berkembang menyesuaikan pada jamannya. Seni kontemporer tidak terpisahkan dari peristiwa sejarah dalam kehidupan sosial manusia hingga sekarang ini dan bersifat transformatif, yang berarti sebagai sebuah karya seni, performance art akan terus mengikuti perkembangan pemikiran dalam kehidupan sosial masyarakat. Performance art merupakan sebuah karya seni yang melibatkan pergerakan tubuh seorang individu maupun suatu kelompok pada waktu dan tempat tertentu yang mengandung kritik-kritik sosial kemasyarakatan dan umumnya melibatkan empat unsur: ruang waktu, hubungan audiens dengan seniman, serta anggota tubuh sang seniman. Dewasa ini, gagasan penggabungan performance art dengan teknologi telah dilakukan oleh seniman kontemporer, salah satunya melalui media video mapping yang merupakan teknik pencahayaan dan proyeksi guna menciptakan konten visual dengan merubah suatu permukaan exterior maupun interior objek, sehingga menciptakan suatu ilusi optis. Penulisan artikel ilmiah ini dilatarbelakangi oleh pengamatan penulis terhadap bagaimana peran tampilan video mapping sebagai media visual kontemporer pada performance art. Artikel ini menggunakan metode fenomenologi, yaitu studi yang membahas tentang pengalaman seseorang dan bagaimana proses suatu pengalaman tersebut terbentuk, yang terdiri dari bracketing, intuiting, analizing, dan describing. Berdasarkan analisis pembahasan dapat diketahui bahwa video mapping dan performance art saling mengisi dan membentuk suatu gambaran yang saling mendukung, sehingga ketika pemaknaan intuiting, analizing, dan describing pada proses berikut, penggambaran yang ditangkap dan dimaknai oleh audience lebih terbangun, pemaknaan suatu karya seni kontemporer performance art lebih banyak terbaca ketika terjadi kolaborasi, dari pada tidak terdapatnya kombinasi antara kedua media tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa kolaborasi pemanfaatan video mapping pada performance art meningkatkan pemaknaan narasi suatu konten media seni rupa kontemporer pada masyarakat modern.
Perancangan Microblog Instagram Sebagai Media Kampanye Edukasi Gaslighting Sandra, Fitria; Nugraha, Rika; Ahdiyat, Azhar Natsir
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.8592

Abstract

Gaslighting merupakan istilah yang sedang populer pada platform sosial media di Indonesia, bahkan dinobatkan sebagai ‘Word of The Year 2022’ dalam pencarian kamus Merriam Webster. Di Indonesia, gaslighting biasanya terjadi pada usia 15 sampai 20 tahun ke atas dan umumnya terjadi dalam suatu hubungan romansa baik pernikahan maupun berpacaran. Masyarakat Indonesia mewajarkan gaslighting dan tidak mengambil tindakan atas perlakuan yang mereka terima. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan tindakan yang dapat mengedukasi masyarakat terkait gaslighting, salah satu tindakan yang dapat dilakukan ialah kampanye. Tujuan dari perancangan ini ialah untuk merancang dan mengimplementasikan kampanye gaslighting sebagai upaya untuk mengedukasi remaja usia 17 - 25 tahun dalam hubungan sosial lawan jenis di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Perancangan ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode design thinking dan teori-teori seperti desain grafis, tata letak, dan teori media baru untuk menyelesaikan permasalahan. Hasil yang diperoleh dari perancangan berupa pengolahan ide, seperti tema dan konsep, hashtag dan slogan, nama microblog, pemilihan warna, pemilihan tipografi serta elemen visual yang digunakan. Sedangkan microblog diimplementasikan dengan eksekusi visual seperti logo yang digunakan, konsep template, serta pembagian konten yang dibagi menjadi tiga jenis, yaitu konten trivia, konten interaktif, dan konten quotes.
Tinjauan Komparasi Visual Topeng Dayak: Hudoq Dan Sababuka Ramadhani, Halefi Syifa; Aryani, Dewi Isma
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.8188

Abstract

Topeng merupakan penutup muka terbuat dari berbagai bahan yang menggambarkan karakter jiwa manusia, binatang, dan makhluk tertentu. Topeng sendiri dibedakan dari peran dan fungsinya. Suku Dayak di Kalimantan memiliki berbagai macam upacara adat dengan menggunakan topeng sebagai perlengkapan khususnya. Diantaranya adalah topeng Hudoq dari Kalimantan Timur dan topeng Sababuka dari Kalimantan Tengah. Kedua topeng tersebut memiliki peran dan fungsi yang berbeda sesuai dengan pelaksanaan upacara adat yang diusungnya. Topeng Hudoq digunakan pada upacara adat membuka lahan untuk bercocok tanam, sedangkan topeng Sababuka digunakan saat tarian upacara adat kematian. Hal ini penting dikaji agar diketahui bahwa perbedaan peran dan fungsi topeng dapat memengaruhi visual topeng. Teori yang digunakan adalah teori Topeng dari Endo Suanda yang menganalisa topeng dari segi visualnya. Dari hasil perbangingan visualnya, dapat diolah dengan metode perceptual mapping. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan tentang elemen-elemen visual yang sesuai dengan peran dan fungsi.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 1 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 3 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 1 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 3 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 2 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 1 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 3 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 2 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 03 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 02 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 01 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 03 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 02 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 01 (2018): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya More Issue