cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 680 Documents
Edukasi dan Pendampingan Anak Usia Sekolah Dasar dan Menengah di Tengah Pandemi Covid-19 Laxmi Zahara; Kertanah Kertanah; Khaerus Syahidi; Baiq Aryani Novianti; Fartina Fartina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.3172

Abstract

Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada kehidupan masyarakat dunia khususnya dalam hal kesehatan dan pendidikan. Kurangnya kesadaran tentang pentingnya kesehatan oleh masyarakat di desa serta kurang optimalnya pembelajaran di sekolah membuat anak–anak usia sekolah dasar dan menengah menghabiskan waktu liburnya dengan banyak bermain tanpa menjaga jarak di masa pandemi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengurangi kebebasan berinteraksi dan mengoptimalkan pembelajaran anak usia sekolah dasar dan menengah di tengah masa pandemi dengan mengedukasi serta pendampingan pada masyarakat dusun Ketapang desa Menceh. Peserta pada kegiatan ini adalah peserta didik dari tingkat TK (30 orang), SD (50 orang) dan SMP (75 orang). Edukasi kesehatan dilakukan melalui program Posyandu, cuci tangan dan penyuluhan protokol kesehatan sedangkan pendampingan proses belajar–mengajar dilakukan dengan memberikan bimbingan belajar, mengajar TPQ dan pelatihan seperti pembuatan bros dan menggambar. Edukasi tentang kesehatan memberikan pengetahuan arti pentingnya menjaga jarak, kebersihan khususnya di saat pandemi. Bagaimanapun, kegiatan pendampingan pembelajaran dapat memberikan motivasi pentingnya pendidikan saat ini dan masa yang akan datang. Dengan memberikan edukasi tentang kesehatan dan pendampingan dalam pembelajaran kepada masyarakat bisa memahami tentang menjaga kebersihan, menjaga jarak dan juga dapat dijadikan motivasi untuk terus belajar meskipun terkendala khususnya di era pandemi ini.  COVID-19 influences the life of the population worldwide, especially in health and education aspects. Lack of awareness of the meaning of health and the importance of education makes primary and secondary school ages of children spend their time playing without keeping social distancing in this pandemic era. This community service aims to minimize social interaction and optimize their learning during this pandemic by providing education and accompaniment at Ketapang, Menceh village. Education of health was carried out through Posyandu, hand washing and health education programs, while accompaniment program was done by tutoring, teaching TPQ and skill training like drawing, make a brooch. Educating them about health gave them the knowledge of social distancing and hygiene crucial during the pandemic. However, the Accompaniment of education is also essential to motivate motivation that education is essential today, but it is also for the future. By giving education in health and accompaniment in a lesson, they understood that keeping hygiene and social distancing motivated them to continue learning although constrained, especially for this pandemic situation.
Pencegahan Hipertensi dengan Penerapan Tidur Yang Berkualitas Pada Masyarakat Di RT 08 / Rw 08 Kelurahan Lenteng Agung Jakarta Selatan Sancka Stella Ganiasnda Sihura; Saiful Gunardi; Panca Pratiwi; Edo Fidelis Martin; Suratinah Suratinah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.5084

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama yang mengakibatkan kematian jantung dan disabilitas, dan sekitar 1.3 miliar penduduk di seluruh dunia menderita penyakit tersebut. Hasil observasi di lapangan didapatkan bahwa masyarakat sering mengalami keluhan nyeri kepala, disertai dengan peningkatan tekanan darah yang cukup signifikan terutama pada masyarakat lanjut usia. Edukasi terkait peningkatan kualitas dan durasi tidur menjadi salah satu strategi tepat yang dapat dilakukan mengingat terdapat hubungan yang signifikan antara durasi tidur yang pendek dan hipertensi. Metode dilakukan dengan langkah-langkah melakukan peninjauan ke lingkungan RT 008/ RW 008 pada tanggal 27 Januari 2022, melakukan observasi dan pengukuran tekanan darah serta melakukan pre-test terkait tingkat pengetahuan masyarakat terhadap tidur yang berkualitas, melakukan edukasi terkait strategi tidur yang berkualitas dan merekamnya dalam video agar masyarakat bisa mengulang materi edukasi setiap hari jika diperlukan, melakukan post-test terkait tingkat pengetahuan masyarakat terhadap strategi tidur yang berkualitas, melakukan evaluasi, melakukan analisis data univariat dengan pengumpulan data yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil post-test menunjukkan responden mengalami peningkatan pengetahuan terkait hipertensi dan sleep management sebesar 94,16%. Penyuluhan kepada masyarakat terkait strategi tidur yang berkualitas mempunyai manfaat untuk menurunkan resiko hipertensi. Hypertension is the leading cause of cardiac death and disability, and about 1.3 billion people worldwide suffer from the disease. The observations showed that people often experience headaches, accompanied by a significant increase in blood pressure, especially in the elderly. Education related to improving sleep quality and duration is one of the appropriate strategies that can be carried out, considering a significant relationship between short sleep duration and hypertension. The method is carried out by the steps of conducting a review of the citizen, observing and measuring blood pressure as well as conducting a pre-test related to the level of public knowledge about quality sleep, conducting education related to quality sleep strategies, and recording it in the video so that the public can repeating educational materials every day if needed, conducting post-tests related to the level of public knowledge of quality sleep strategies, conducting evaluations, conducting data analysis. The post-test results showed a significant increase (94.16%) in knowledge related to sleep quality before and after counselling. Counselling the community regarding quality sleep strategies has benefits for reducing the risk of hypertension. 
Bimbingan Teknis Penulisan Bahan Ajar Biologi Berbasis Potensi Lokal Pada MGMP IPA/Biologi Kabupaten Hulu Sungai Utara Riya Irianti; Mahrudin Mahrudin; Bunda Halang; Noorhidayati Noorhidayati
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4440

Abstract

Kabupaten Hulu Sungai Utara yang sebagian besar berupa lahan basah, mempunyai potensi berbagai jenis flora dan fauna, yang dapat dijumpai di perairan seperti rawa dan sungai, maupun di daratan. Salah satu potensi lokal yang menjadi ciri khas adalah kerbau rawa. Proses pembelajaran akan lebih kontekstual dan bermakna jika keberadaan potensi lokal digali sebagai bahan ajar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi bekal dan bimbingan teknis kepada guru-guru IPA SMP/MTs dan guru-guru Biologi SMA/MA terkait penyusunan bahan ajar berbasis potensi lokal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah, diskusi, workshop, bimbingan dan konsultasi secara daring, dan penugasan individual (mandiri). Peserta kegiatan yaitu guru- guru yang tergabung dalam MGMP IPA SMP/MTs dan MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan total jumlah 40 orang. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase jumlah peserta yang mengumpulkan tugas mandiri sesuai format yang sudah ditentukan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta terbilang tinggi, sebagaimana terlihat dari proses diskusi dan tanya jawab yang berlangsung sangat dinamis dan optimal baik sewaktu daring tatap maya maupun bimbingan di WhatsApp grup. Banyak peserta yang turut menyampaikan potensi lokal daerah, meminta saran dan masukan terkait pengembangan bahan ajar, serta ide potensi lokal yang ingin dikembangkan menjadi bahan ajar. Berdasarkan data yang diperoleh, 21 orang guru (52,50 %) dari 40 peserta sudah mengajukan format pengembangan bahan ajar, yang berarti mereka telah memperoleh bekal pengetahuan dan mempunyai motivasi tinggi untuk menyusun bahan ajar berbasis potensi lokal. Format pengembangan bahan ajar dapat dikembangkan oleh guru dalam penyusunan bahan ajar IPA pada jenjang SMP dan Biologi pada jenjang SMA yang bisa digunakan sebagai bahan ajar pada proses pembelajaran. A more contextual and meaningful learning process will be held if the local potential is explored as teaching material. This activity focuses on providing provision and technical guidance to science teachers at SMP/MTs and Biology teachers at SMA/MA regarding preparing teaching materials based on local potential. Implementation of activities using lecture methods, discussions, workshops, online guidance and consultation, and individual assignments (independent). The activity participants are teachers who are members of the SMP/MTs Science MGMP and SMA/MA Biology MGMP, with 40 people. The activity results show that the participants' enthusiasm is fairly high, as can be seen from the discussion and question and answer process that takes place very dynamically and optimally, both online virtual face-to-face or guidance on WhatsApp groups. Many participants participated in conveying the local potential of the region, asking for advice and input related to the development of teaching materials, as well as ideas on local potentials that they want to be developed into teaching materials. Based on the data obtained, 21 teachers (52.50%) out of 40 participants have proposed the format for developing teaching materials, which means they have acquired knowledge and have high motivation to develop teaching materials based on local potential. Hulu Sungai Utara Regency, which is mostly in the form of wetlands, has the potential for various types of flora and fauna, which can be found in waters such as swamps and rivers and on land. One of the local potentials that characterize is the swamp buffalo. This local potential can be developed in preparing science teaching materials at the junior high school level and biology at the high school level.
Pendampingan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di Masa Pandemi Covid 19 Pada Guru-Guru Bahasa Inggris SMA di Kota Banjarbaru Noor Eka Chandra; Rina Listia; Elsa Rosalina; Rizka Dwi Aprilia; Kamila Rizqi Devisasmita; Sarah Meisya Vira Laheba
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4325

Abstract

 Kurangnya pemahaman mengenai penyusunan proposal dan laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di masa pandemi Covid 19 ini membuat pelaksanaan PTK berbeda dengan kondisi sebelum Pandemi. Hal ini dikarenakan proses belajar mengajar biasanya dilakukan secara tatap muka langsung namun adanya situasi pandemi maka pembelajaran dilakukan secara daring. Kondisi ini membuat para guru masih bingung dalam hal pembuatan PTK yang pas di masa Pandemi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan tentang penulisan proposal PTK di Masa Pandemi Covid 19 untuk guru-guru Bahasa Inggris agar para guru dapat menghasilkan proposal PTK pada saat Pandemi Covid 19. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMAN 1 Banjarbaru dengan 25 peserta pada tanggal 31 Mei – 4 Juni 2021 selama 5 hari. Adapun hasil yang bisa didapatkan oleh para guru dari pelatihan ini adalah membantu para guru dalam menentukan komponen-komponen yang tepat dalam penelitian, membantu para guru untuk dapat merumuskan masalah yang sesuai dengan situasi dan kondisi di kelas, mensosialisasikan kepada guru beberapa tools untuk membantu dalam penulisan proposal PTK seperti: Mendeley, Turnit-In, Grammar Checker, dan Google Docs, meningkatkan kemampuan para guru untuk membuat referensi penelitian yang bagus dan terbaru serta bagaimana mensitasi referensi terbaru dalam penulisan proposal PTK, membuat para guru memahami pedoman dan format penulisan PTK yang benar sehingga para guru lebih termotivasi dalam menyusun proposal PTK. Pelatihan PTK pada masa pandemi membuat pengetahuan para guru tentang penelitian tindakan kelas (PTK) bertambah sehingga para guru lebih berinovasi untuk membuat topik-topik yang menarik untuk penelitian mereka di masing-masing kelas. The lack of information and understanding regarding preparing proposals and Class Action Research reports during the COVID-19 pandemic makes the implementation very different from CAR in face-to-face/offline situations, as usual. This is because the teaching and learning process is usually carried out face-to-face, but learning is done online due to the pandemic situation. In addition, when carrying out CAR, the teachers are still confused in terms of implementation. The purpose of this community service for give accompaniment on how to write CAR proposals in the Covid-19 pandemic to the English teachers; thus, they can write CAR proposals in Covid 19 situation. This community service was conducted in SMAN 1 Banjarbaru with 25 participants for five days from May 31- to June 4, 2021. The results that teachers from this training can obtain are helping teachers in determining the correct components in research, helping teachers to be able to formulate problems that are following the situation and conditions in the classroom, socializing with the teacher's several tools to assist in CAR proposal writing such as Mendeley, Turnit-In, Grammar Checker, and Google Docs, also improving the ability of teachers to make good citations and cite the latest references in CAR proposal writing, In addition, this community service also makes the teachers understand the guidelines and good CAR writing formats so that the teachers more motivated in preparing CAR proposals. This training makes the teachers know more information about how to start classroom action research in Pandemic situations. In addition, the teachers are also more creative and innovative to make exciting research topics in every class. 
Pelatihan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 0-6 Tahun Melalui Aplikasi “Sidetik” Selama Pandemi Covid-19 Mahyumi Rantina; Hasmalena Hasmalena; Syafdaningsih Syafdaningsih; Nabila Bilqis Adilla Rahma; Chaterine Nuzzahara Shakiila; Ita Loka; Mei First Veronica; Dian Ayu Lestari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.2770

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat perlu untuk diperhatikan, agar sesuai dengan tahap perkembangannya. Hal ini sangat bergantung pada peran orang tua dan guru dalam menstimulasi serta memperhatikan proses perkembangan anak dalam jangka waktu sedini mungkin. Sehingga, gangguan atau kelainan pada anak dapat dideteksi dan diatasi sedini mungkin melalui rangsangan stimulasi dan pelayanan kesehatan di lingkungan sekitar. Berdasarkan observasi di lapangan, orang tua dan guru telah melaksanakan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak, namun belum sesuai dengan perkembangan usia anak dan karakteristik anak seusianya. Selain itu tidak adanya intervensi terhadap penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di lapangan. Kebanyakan orang tua membawa anak ke posyandu, ke tempat pelayanan kesehatan saat sakit saja, dan di masa pandemi covid-19 orang tua dan guru sangat kesulitan untuk menstimulasi perkembangan anak. Tujuan pelatihan ini adalah untuk melakukan kegiatan pendampingan dan Pelatihan Stimulasi perkembangan Anak Usia 0-6 Tahun Melalui Aplikasi “Sidetik” Selama Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Lempuing Jaya Ogan Komering Ilir. Sasaran dari pelatihan ini adalah orang tua dan guru. Model kegiatan yaitu pendampingan metode kegiatan yang digunakan presentasi dan peragaan serta unjuk kerja. Hasil pengabdian ini diperoleh bahwa Peserta guru dan orang tua sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan memiliki pengetahuan dan wawasan baru setelah mengikuti pelatihan dibuktikan dengan keseluruhan orang tua dan guru dapat menggunakan apliaksi sidetik sebagai aplikasi untuk mendeteksi dan menstimulasi perkembangan anak khususnya pada masa pandemi covid-19. The growth and development of children are very important to pay attention to so that they are following the stage of development. This is very dependent on the role of parents and teachers in stimulating and paying attention to the child's development process at the earliest possible time. Thus, disorders or abnormalities in children can be detected and overcome as early as possible through stimulation and health services in the surrounding environment. Based on field observations, parents and teachers have carried out stimulation and early detection of child growth and development. Still, it is not following the development of the child's age and the characteristics of children his age. In addition, there is no intervention against deviations that occur in the field. Most parents take their children to Posyandu, for health services when they are sick, and during the COVID-19 pandemic, parents and teachers find it very difficult to stimulate children's development. This training aims to conduct mentoring and developmental stimulation training for children aged 0-6 years through the "Sidetik" application during the Covid-19 pandemic in Ogan Komering Ilir, Lemembu Jaya District. This training targets parents and teachers to continue carrying out and stimulating children's development according to age during the pandemic, detect deviations that occur, and follow up on the detection of child growth and development. The activity model is mentoring activity methods used by presentations and demonstrations, and performances. The results of this dedication show that teacher and parent participants are very enthusiastic about participating in this activity and have new knowledge and insights after participating in the training as evidenced by 100% of parents and teachers being able to use sidetic applications as applications to detect and stimulate children's development, especially during the COVID-19 pandemic. 
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Daring Interaktif Bagi Guru-Guru SD Sebagai Upaya Optimalisasi Pembelajaran Pada Masa Pandemi Widayati Widayati; Aan Hendroanto
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4865

Abstract

Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Madureso Kuwarasan Kebumen, selama masa pandemi kurang efektif, karena siswa masih tetap harus didampingi dalam belajar. Di sisi lain, guru juga belum memiliki kemampuan dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang interaktif secara daring. Dari dua permasalahan tersebut, guru memerlukan pelatihan pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Solusi dari permasalahan ini yaitu menggunakan media pembelajaran yang dipadukan dengan media waqom agar pembelajaran menjadi interaktif.  Pelatihan ini dilaksanakan menjadi dua tahap yaitu pelatihan pembuatan video menggunakan aplikasi screen recording dan pelatihan pembuatan video pembelajaran menggunakan pen tablet waqom. Selain itu dilaksanakan pendampingan bagi guru untuk menerapkan produk dalam pembelajaran matematika daring. Kegiatan dilaksanakan mulai bulan Juni sampai dengan bulan November 2021. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 4 pertemuan secara daring maupun luring dengan peserta sebanyak 25 guru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan guru yang semula belum mengenal penggunaan screen recording dan waqom menjadi tertarik untuk mengaplikasikannya dalam kegiatan pembelajaran.During the pandemic period, learning at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Madureso Kuwarasan Kebumen was less effective because students still had to be accompanied in learning. On the other hand, teachers cannot develop interactive online mathematics learning. From these two problems, teachers need interactive learning training to improve students' understanding. The solution to this problem is to use learning media combined with waqom media so that learning becomes interactive. This training was carried out in two stages: training on making videos using a screen recording application and training on making learning videos using a waqom pen tablet. In addition, mentoring is also provided for teachers to apply products in online mathematics learning. The activities are carried out from June to November 2021. This activity was held four times online and offline with 25 teachers. This activity showed that teachers who were previously unfamiliar with the use of screen recording and waqom became interested in applying them in learning activities.
Pelatihan Praktikum Kerja Ilmiah Pada Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru Patta Bundu; Rahmawati Patta; Erma Suryani Sahabuddin; Latri Latri; Muhammad Amran
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4707

Abstract

Praktikum IPA sering lebih berorientasi pada produk sehingga proses selama praktikum banyak terabaikan. Pada praktikum kerja ilmiah lebih difokuskan penilaian pada waktu praktikum berlangsung dengan mengidentifikasi kerja ilmiah apa saja yang teramati. Peserta diberi kesempatan untuk melakukan praktikum tanpa panduan yang ketat sehingga selalu ada alternatif langkah kegiatan yang bisa dilakukan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat bertujuan untuk melatih guru-guru mampu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan panduan praktikum kerja ilmiah di sekolah dasar, dengan demikian panduan praktikum tidak lagi berbentuk resep (cookbook) yang tidak bisa lagi dirubah. Mitra kerja dalam pengabdian adalah guru sekolah dasar yang tergabung dalam kelompok kerja guru (KKG) Kecamatan Tanete Riaja dengan jumlah peserta 18 orang guru hari sabtu 24 Juli 2020. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode dengan pendekatan MIKIR dan ICARE. Hasil pelaksanaan kegiatan ini Semua proses saintifik tercapai dengan baik karena pada waktu prakikum setiap langkah teridientifikasi dengan baik Kemampuan mengamati dilakukan dengan menggunakan semua alat indera baik langsung maupun dengan bantuan alat tertentu. Pemahaman dan keterampilan melaksanakan praktikum, terutama yang berkaitan dengan kerja ilmiah meningkat yang ditandai dengan kemampuan dalam observasi, merencanakan, melakukan prediksi, mengabungkan hasil pengamatan dengan apa yang diprediksi (Intrepretasi) dan menyajikan hasil praktikum dengan baik.The science practicum is often more product-oriented, so the practicum process is neglected. In the scientific work lab, the assessment focuses on the time the practicum takes place by identifying what scientific work is observed. Participants are allowed to do practicum without strict guidelines so that there are always alternative steps for activities that can be carried out. Community service aims to train teachers to compile knowledge and skills in scientific work practicum guidelines in elementary schools. Thus the practical guide is no longer in the form of a recipe (cookbook) that can no longer be changed. Partners in the service are elementary school teachers who are members of the teacher working group (KKG) of Tanete Riaja District, with 20 teachers participating on Saturday, July 24, 2020. The implementation of activities uses the MIKIR and ICARE approaches. The results of the implementation of this activity, all scientific processes were achieved well because, at the valuable time, each step was well identified. Understanding and skills in carrying out practicums, especially those related to scientific work, are marked by the ability to observe, plan, make predictions, combine observations with what is predicted (interpretation) and present practical results well. 
Implementasi Keterampilan Massage Kepada Masyarakat di Kota Banjarbaru Aryadi Rachman; Athar Athar
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.2639

Abstract

Massage merupakan suatu ilmu alami masyarakat yang berkembang dengan pesat, massage sebagai salah satu kelompok pengobatan tradisional. Massage menjadi salah satu alternatif pengobatan yang diandalkan dalam pengobatan beberapa gangguan kesehatan manusia. Mitra dalam pengabdian ini adalah Aqilla’s Massage Therapy, beberapa terapisnya memiliki kekurangan kualitas pemahaman dan kemampuan massage yang ilmiah, hal ini menjadi masalah tersendiri di Aqilla’s Massage Therapy. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas terapis dengan memberikan metode dan teknik keterampilan massage, baik teori dan praktik, sehingga terapis Aqilla’s Massage Therapy dapat mengimplementasikannya di lapangan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu metode ceramah, diskusi dan praktik. Kegiatan ini melibatkan mitra penyedia jasa terapi pijat kebugaran yaitu Aqilla’s Massage Therapy yang berjumlah 9 orang terapis. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah menghasilkan terapis berkualitas yang dapat memberikan layanan kepada masyarakat di Kota Banjarbaru, pada tahun 2021 terdapat peningkatan permintaan layanan jasa di Aqilla’s Massage Therapy sebanyak 69%. Massage is a natural science of society that is growing rapidly, massage as a group of traditional medicine. Massage is one of the reliable alternative treatments in the treatment of several human health disorders. The partner in this service is Aqilla's Massage Therapy, some of the therapists have a lack of quality understanding and scientific massage skills, this is a problem in itself at Aqilla's Massage Therapy. This community service activity aims to improve the quality of therapists by providing methods and techniques of massage skills, both theory and practice, so that Aqilla's Massage Therapy therapists can implement them in the field. The method used in the implementation of this service is the lecture, discussion and practice method. This activity involves partners who provide fitness massage therapy services, namely Aqilla's Massage Therapy, which consists of 9 therapists. The result of this community service is to produce quality therapists who can provide services to the community in Banjarbaru, in 2021 there will be an increase in demand for services at Aqilla's Massage Therapy as much as 69%.
Pembekalan Pendidikan Kewirausahaan Berwawasan Gender bagi Mahasiswa Perintis Wirausaha di Banjarmasin Menuju Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Nurhikmah Nurhikmah; Devi Rusvitawati; Nor Anisa; Nadila Nadila
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4740

Abstract

Kesenjangan gender masih terjadi di berbagai bidang pembangunan, salah satunya di bidang ekonomi. Pemahaman gender saat ini banyak dipengaruhi oleh budaya lokal dan dibangun dari pemikiran yang tidak tepat dan mengakibatkan munculnya praktik diskriminatif dan kekerasan di masyarakat. Oleh karena itu, harus ada pemahaman yang benar dan tepat tentang kesetaraan dan keadilan gender. Pemahaman tersebut dapat terus dilembagakan di semua lapisan masyarakat, termasuk Perguruan Tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan peran Universitas dalam memfasilitasi bimbingan teknis dengan menggunakan Strategi Pengarusutamaan Gender. Selain itu juga memberikan pembekalan, pelatihan, dan pendampingan bagi Mahasiswa pionir wirausaha yang berperan sebagai agen informasi, edukasi, dan komunikasi melalui Strategi Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan nasional, khususnya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan dalam pengabdian ini. Peserta, 25 Mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Banjarmasin, difasilitasi menerapkan PRA untuk merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa berbasis gender. Alhasil, penyusunan program Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa yang responsif gender di Banjarmasin berhasil menumbuhkan kesadaran kuat Mahasiswa bahwa PRA adalah alat untuk mewujudkan pemberdayaan ekonomi. The gender gap still exists in the economic field. The current gender understanding is heavily influenced by local culture and built from inappropriate thinking, resulting in discriminatory practices and violence. Therefore, there must be a right and proper understanding of gender equality and equality.  The understanding can continue to be institutionalized in society through all levels, including Universities’ role in implementing the Tri Dharma. This study aimed to increase the University’s role in facilitating technical guidance for entrepreneurial pioneer students through Gender Mainstreaming Strategy in national development, especially community economic empowerment. A Participatory Rural Appraisal (PRA) was used to facilitate 25 students from six universities in Banjarmasin in planning, implementing, monitoring, and evaluating the Student Entrepreneurship Activities based on gender-oriented entrepreneurship. As a result, the preparation of programs for gender-responsive Student Entrepreneurship Activities in Banjarmasin has succeeded in raising students' strong awareness that PRA is a tool for realizing economic empowerment. 
Pemberdayaan Kader Taman Posyandu dalam Pengenalan Alat Permainan Edukatif pada Ibu Balita Wahyu Setyaningsih; Surachmindari Surachmindari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4646

Abstract

Kurangnya koordinasi program Stimulasi, Deteksi dan lntervensi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTK) dengan masyarakat, kemampuan kader masih minim dalam memberikan edukasi terkait stimulasi tumbuh kembang merupakan permasalahan terkait deteksi dini tumbuh kembang anak. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk melakukan pemberdayaan kader taman posyandu dalam pengenalan alat permainan edukatif (APE) pada ibu balita di Desa Petungsewu, Dau, Kabupaten Malang. Pada kegiatan ini dilakukan pelatihan kepada kader taman posyandu tentang upaya optimalisasi tumbuh kembang anak sesuai tugas perkembangan pada usianya dan APE. Evaluasi kegiatan mencakup evaluasi pengetahuan kader, ketrampilan kader, dan pengetahuan ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan kader tentang SDIDTK sebelum pelatihan sebagian besar kurang (40%) dan setelah pelatihan baik (86,67%). Hasil penilaian ketrampilan kader dalam memberikan edukasi kepada ibu balita menunjukkan bahwa sebagian besar kader dalam kategori baik (93,33%) dan kategori kurang (6,67%). Pengetahuan ibu balita tentang upaya optimalisasi tumbuh kembang dan APE sebelum edukasi kader dalam kategori kurang (44,44%) dan setelah edukasi baik (84,44%). Kegiatan ini dilakukan untuk memberdayakan kader sebagai penggerak posyandu yang memiliki peran penting dalam sebagai educator bagi ibu balita dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada anak dengan menggunakan alat permainan edukatif sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terlaksananya program di Taman Posyandu sebagai upaya mendeteksi keterlambatan perkembangan anak. The lack of coordination between the Stimulation, Detection and Early Intervention of Child Development (SDEICD) program and the community, the ability of cadres to provide education related to stimulation of growth and development is a problem related to early detection of child development. This community service is carried out to empower Taman Posyandu cadres in introducing educational game tools (EGT) to mothers of toddlers in Petungsewu Village, Dau, Malang Regency. In this activity, training was conducted for Taman Posyandu cadres on efforts to optimize children's growth and development according to developmental tasks at their age and EGT. Evaluation of activities include evaluating cadres' knowledge, skills of cadres, and knowledge of mothers of children under five. The activity results showed that the knowledge of cadres about SDEICD before training was mostly lacking (40%) and after training was good (86.67%). The results of the assessment of the skills of cadres in providing education to mothers of children under five showed that most of the cadres were in a good category (93.33%) and the less category (6.67%). Mother's knowledge about efforts to optimize growth and development and EGT before cadre education is in the poor category (44.44%) and after education is good (84.44%). This activity is carried out to empower cadres as posyandu drivers who have an important role as educators for mothers of toddlers in providing growth and development stimulation to children using simple educational games. This activity is expected to encourage the implementation of the program at Taman Posyandu as an effort to detect delays in child development.

Page 11 of 68 | Total Record : 680