cover
Contact Name
Muhammad Erfan
Contact Email
muhammaderfan@unram.ac.id
Phone
+6282325653225
Journal Mail Official
jurnal@prospek.unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Brawijaya No.22, Cakranegara Selatan, Kec. Cakranegara, Kota Mataram Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PROGRES PENDIDIKAN
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27213374     EISSN : 27219348     DOI : https://doi.org/10.29303/prospek
PROGRES PENDIDIKAN merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel hasil penelitian dan kajian studi literatur dalam bidang pendidikan dasar. Bidang pendidikan dasar ini mencakup, model pembelajaran, evaluasi pembelajaran, strategi pembelajaran, media pembelajaran dan lima mata pelajaran utama pada jenjang pendidikan dasar (IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PPKN, dan Matematika).
Articles 246 Documents
IMPLEMENTATION OF TRADITIONAL ENGKLEK GAME AS A MATHEMATICS LEARNING MEDIA FOR GRADE 1 STATE ELEMENTARY SCHOOL IN KLODANGAN Lusy Hedrina; Feri Budi Setyawan
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1528

Abstract

This study describes the implementation of the traditional game of engklek as a medium for learning mathematics on plane geometry for first-grade students of Klodangan State Elementary School. This research was motivated by the need for concrete learning media in lower elementary school grades to simplify abstract mathematical concepts and increase student learning interest. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data validity was ensured through triangulation of sources and techniques, while data analysis was carried out through the stages of reduction, presentation, and drawing conclusions according to the Miles and Huberman model. The results revealed that the integration of the engklek game was implemented through three phases: planning, implementation, and evaluation. This media effectively created an interactive learning atmosphere and made it easier for students to associate the concept of plane geometry with real-life experiences. The availability of permanent engklek field facilities was a major supporting factor, despite obstacles such as challenges in managing outdoor classrooms and limited student literacy in understanding instructions. Overall, the use of engklek has been optimally implemented and received full support from the school as an innovative strategy in preserving local culture.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN BAHASA DI SEKOLAH DASAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA SISWA: KAJIAN LITERATUR Wesi Salsabela; Dea Ayu Angraini; Ulin Khusnul Hotimah; Walhazwa Walhazwa; Alyada Ulya; Ahmad Syarif; Silvina Noviyanti
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti berbagai metode pengajaran bahasa yang efektif di Sekolah Dasar dengan tujuan meningkatkan kemampuan berbahasa siswa secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan penelitian sebelumnya secara sistematis dan terstruktur. Masalah yang ada dalam penelitian ini adalah kurangnya penelitian yang menggabungkan berbagai metode pengajaran bahasa secara komprehensif dan disesuaikan dengan konteks serta karakteristik siswa SD. Fokus dari penelitian ini mencakup metode-metode pengajaran bahasa di tingkat SD, seperti pengajaran tematik, instruksi langsung, pengajaran komunikatif, kontekstual, kerja sama, pembelajaran berbasis proyek, serta pendekatan literasi seperti membaca nyaring, membaca tenang secara berkelanjutan, dan menulis terarah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengajaran sangat bergantung pada kesesuaian metode dengan tujuan pembelajaran, profil siswa, serta materi yang diajarkan. Metode-metode yang kontekstual, berfokus pada komunikasi, dan berbasis aktivitas lebih efektif dalam mendorong partisipasi dan peningkatan kemampuan berbahasa siswa. Sebagai bentuk tindak lanjut dan kontribusi penelitian ini, para pendidik diharapkan dapat memilih dan menggabungkan metode-metode tersebut secara fleksibel agar proses belajar menjadi lebih optimal dan sesuai.
IMPROVING FIFTH-GRADE STUDENTS' SCIENCE CONCEPT UNDERSTANDING USING A FLIPPED CLASSROOM WITH AUDIOVISUAL MEDIA Alyada Ulya; Naffa Asti Aprilia; Agiska Cahnia; Andi Gusmaulia Eka Putri
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1531

Abstract

This study examines the effectiveness of the flipped classroom model supported by audiovisual media in improving fifth-grade students’ understanding of science concepts at SD Negeri 182/I Hutan Lindung. Observations revealed that conventional lecture-based methods and minimal media use resulted in low student engagement, limited participation, and poor conceptual understanding. To address these challenges, Classroom Action Research (CAR) was conducted over two cycles, each including planning, implementation, observation, and reflection stages. During the planning phase, learning modules and audiovisual-oriented media were prepared in accordance with the Independent Curriculum. In the implementation phase, students studied material independently outside the classroom using digital media, allowing class time to focus on discussion, problem-solving, and concept reinforcement. Observations monitored student engagement and media effectiveness, while reflections informed iterative improvements. Quantitative analysis demonstrated that students’ average scores increased from 68 in the pre-cycle to 75 in cycle I and 85 in cycle II, with learning mastery rising from 40% to 90%. Qualitative findings indicated increased motivation, active participation, and collaborative interactions. The results confirm that integrating audiovisual media with a flipped classroom model enhances both engagement and conceptual understanding. This approach aligns with constructivist and multimedia learning theories, providing a practical solution to create more interactive, student-centered, and meaningful science learning experiences in elementary education.
ANALISIS PERMASALAHAN DAN FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Dea Ayu Angraini; Aulia Argierta; Wesi Salsabela; Zahratul Jannah; Andi Gusmaulia Eka Putri
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan faktor penyebab rendahnya hasil belajar IPAS pada siswa kelas III sekolah dasar. Studi ini dilatarbelakangi oleh temuan di SDN 187/I Teratai yang menunjukkan capaian belajar siswa masih di bawah KKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru kelas III dan 20 siswa kelas III SDN 187/I Teratai. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa masalah utama. Pertama, keaktifan siswa rendah karena pembelajaran masih berpusat pada guru dengan metode ceramah dan tugas, sehingga siswa cenderung pasif. Kedua, interaksi dan kerja sama antar siswa belum berkembang karena kegiatan belajar lebih bersifat individual dan tidak menerapkan model kolaboratif. Ketiga, siswa mengalami kesulitan memahami materi IPAS akibat minimnya penggunaan media pembelajaran yang dapat membantu visualisasi konsep. Keempat, minat dan motivasi belajar siswa menurun karena proses pembelajaran monoton dan kurang variasi. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh praktik pembelajaran yang kurang interaktif dan belum sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih variatif, menggunakan media yang relevan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa agar hasil belajar dapat meningkat.
ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TANGGA NADA PADA MATA PELAJARAN SENI MUSIK KELAS IV: STUDI KUALITATIF DI SDN PADAWENING Nabila Lusiana Zahra; Resa Respati
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran seni musik pada materi tangga nada di kelas IV SDN Padawening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas IV dan siswa kelas IV di SDN Padawening. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni musik masih didominasi oleh metode ceramah dengan kegiatan praktik yang terbatas. Fasilitas pembelajaran yang tersedia belum memadai dan sumber belajar masih bergantung pada buku teks. Siswa menunjukkan minat pada kegiatan menyanyi, namun mengalami kesulitan dalam memahami konsep tangga nada akibat metode pembelajaran yang kurang variatif. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya inovasi strategi pembelajaran yang lebih interaktif serta penggunaan media pembelajaran yang mendukung guna meningkatkan pemahaman konsep tangga nada dan kemampuan musikal siswa.
ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING Ana Khoerunisa; Dian Indihadi
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1535

Abstract

Kemampuan siswa SD dalam menulis teks prosedur masih perlu diperhatikan, terutama dalam menyusun langkah-langkah secara teratur dan menggunakan bahasa yang tepat. Penelitian Ini bertujuan untuk mempelajari kemampuan tersebut dalam proses belajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mempelajari berbagai sumber yang berkaitan, seperti jurnal dan penelitian sebelumnya yang membahas kemampuan menulis dan pembelajaran yang berbasis pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran pengalaman memiliki dampak baik terhadap kemampuan menulis para siswa. Dengan terlibat secara langsung dalam proses belajar, siswa akan lebih mudah memahami bagaimana susunan teks prosedur berjalan dan dapat menyusun langkah-langkahnya dengan lebih terorganisir. Selain itu, cara siswa menggunakan bahasa dalam tulisan mereka cenderung lebih jelas dan lebih terarah. Meskipun begitu, ada beberapa hambatan yang masih ditemukan, seperti kata-kata yang terbatas dan ketidakakuratan dalam menulis. Belajar melalui pengalaman bisa menjadi salah satu pilihan yang bisa digunakan untuk membantu meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa di tingkat sekolah dasar.