cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 292 Documents
Desain Dan Analisa Thermomekanik Rotor Disc Brake Pada Kendaraan Electric Scooter: Design And Thermomechanic Analysis Of Disc Brake Rotors In Electric Scooter Vehicles Prima, Dhovan Ilhamdan; Guntur, Harus Laksana
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v12i2.83494

Abstract

Skuter listrik adalah solusi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar akibat meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor dan terbatasnya pasokan bahan bakar fosil. Desain skuter listrik harus mempertimbangkan kinerja, kenyamanan, dan keamanan, dengan sistem pengereman menjadi penting untuk stabilitas dan keselamatan. Analisis termal dan struktural pada berbagai desain cakram rem menggunakan ANSYS menunjukkan bahwa model 3 adalah yang optimal dengan total fluks panas sebesar 1,0576 W/mm², suhu maksimum 126,79°C, tegangan von-Mises maksimum 62,269 MPa, dan deformasi total 0,018962 mm. Analisis kelelahan mengindikasikan bahwa model 3 memiliki kinerja terbaik dengan masa pakai kelelahan 1×10^7 siklus, kerusakan kelelahan sebesar 100, dan faktor keamanan 1,1788. Simulasi dinamis dengan ABAQUS menunjukkan bahwa model 3 mempertahankan suhu dan distribusi tegangan terendah dan paling stabil selama pengereman pada berbagai kecepatan. Analisis MATLAB SIMULINK menunjukkan bahwa meskipun desain cakram rem baru mempengaruhi jarak dan waktu pengereman, dampaknya tidak signifikan. Pada pengereman LBS, koefisien gesek yang lebih tinggi menghasilkan jarak dan waktu pengereman yang lebih panjang, sedangkan pada pengereman ABS, koefisien gesek yang lebih tinggi menghasilkan jarak dan waktu pengereman yang lebih pendek. Kata kunci: Analisa Thermomekanik, Disc Brake, Electric Scooter, Pengereman
Analisis Analisis Pengaruh Jenis Elektroda Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Smaw Material Baja S45C: Analysis of the Effect of Electrode Type on the Tensile Strenght of SMAW Welding Result of S45C Steel Material Gunawan, Sandi; Karyadi; Taufik Ulhakim, Muhamad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v12i2.83515

Abstract

Dalam dunia industri dan konstruksi pengelasan sangat banyak digunakan untuk proses penyambungan logam. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hasil pengelasan adalah pemilihan jenis elektroda yang baik. Elektroda adalah suatu benda yang digunakan untuk pengelasan listrik yang berfungsi sebagai obor yang menyebabkan busur api terbakar. Ada banyak jenis elektroda diantara nya adalah jenis E6010 dan E6013. Pada penelitian ini telah dilakukan analisis kekuatan hasil pengelasan menggunakan pengelasan jenis SMAW dari elektroda E6010 dan E6013 pada baja S45C menggunakan pengujian uji tarik. Setelah dilakukan pengujian terhadap kekuatan tarik dari masing masing spesimen didapatkan untuk nilai rata-rata kekuatan tarik dari elektroda E6010 adalah 721kgf sedangkan untuk elektroda E6013 nilai kekuatan tarik rata-rata nya adalah 753kgf. dengan hasil ini dapat disimpulkan bahwa dengan pengelasan SMAW pada baja S45C diantara elektroda E6010 dan E6013 didapatkan hasil rata-rata kekuatan tarik maksimal yang paling bagus adalah pada elektroda E6013. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk menentukan jenis elektroda yang digunakan dalam pengelasan.
Proses Pembuatan Ekor Turbin Angin Tipe Horizontal Dengan Daya Output 1000 Watt: Process for Making a Horizontal Type Wind Turbine Tail with an Output Power of 1000 Watt R. Alamsyah Ramadhan; Sunaryo; Legisnal Hakim
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v12i2.83560

Abstract

Kelangkaan energi yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil telah mencapai puncaknya. Sangat penting untuk membangun pembangkit listrik tenaga terbarukan untuk mengatasi masalah ini. Studi ini melihat PT. Telenetina Sarana Teknik Utama di Bandung, Indonesia, untuk merancang dan membangun Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB), Dengan workshop di Babakan Garut, Kabupaten Bandung Barat, Indonesia. Indonesia, sebagai negara tropis, memiliki potensi angin yang melimpah, yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah pada turbin angin tipe horizontal, yang membutuhkan perancangan yang cermat terutama pada panjang batang dan lebar daun ekor. Hal ini penting untuk menghindari kejadian over speed yang dapat merusak komponen turbin. Dua jenis gerakan ekor turbin angin adalah gerakan horizontal (yaw oriented) dan gerakan kombinasi horizontal dan vertikal memastikan efisiensi maksimal, desain ekor turbin harus mempertimbangkan faktor aerodinamika dan stabilitas (pitch-yaw oriented). Penelitian ini berkonsentrasi pada proses pembuatan ekor turbin angin jenis horizontal dengan daya output 1000 watt. Pilihan bahan yang tepat, proses pembuatan yang hati-hati, dan pengujian kinerja yang menyeluruh Untuk. Selain itu, saat memilih material, harus mempertimbangkan kekuatan dan ketahanan korosi.
Studi Pemasangan Low Pressure Economizer di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU): Study on Installation of Low Pressure Economizer in Steam Power Plant (PLTU) Shaumi, Annisa Fitri; Dani Rusirawan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v12i2.83671

Abstract

Steam Power Plants are widely used in various industries. To generate energy, coal is needed for the fuel, but coal supplies are running low, and coal can also cause side effects on the environment. To reduce coal consumption, energy efficiency are needed, one of improvement is to installation additional equipment, namely an economizer. The economizer functions is to reuse waste heat from the steam power generation process so that the heat produced is not wasted. There are two types of economizers, namely High Pressure Economizer (HPE) and Low Pressure Economizer (LPE). In this journal review, we will discuss the installation of LPE from various research perspectives so that we can find out the results after additional installation of this equipment. There is an analysis of the use of HPE, Organic Rankine Cycle (ORC), thermodynamic analysis, optimal design analysis, energy efficiency analysis, economic analysis, environmental analysis (emissions) and water savings in the Flue Gas Desulfurizer.
Analisa Hubungan Keausan Dengan Tegangan Dan Regangan Brake Pad Sepeda Akibat Gaya Gesek: Analysis Correlation Of Wear Rate To Stress And Strain On The Bicycle Brake Pad Caused Frictional Force Sastrawan, Dewa Gede Oka; I Made Gatot Karohika; I Made Widiyarta
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v12i2.84213

Abstract

Keausan pada kampas rem (brake pad) sangat penting untuk dianalisis karena berkaitan dengan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya. Keausan pada kampas rem mengurangi kontak yang terjadi pada piringan cakram (disc brake) yang dapat mengakibatkan kegagalan pengereman. Penelitian ini membahas tegangan dan regangan geser maximum terhadap keausan yang terjadi pada brake pad sepeda yang diakibatkan oleh gaya gesek. Penelitian ini dilakukan secara ekperimen dan simulasi dengan menggunakan software ANSYS. Penelitian yang dilakukan secara ekperimen bertujuan untuk mendapatkan hasil berupa keausan massa, dikarenakan fenomena regangan dan tegangan geser tidak dapat divisualisasikan secara eksperimen, maka perlu dilakukan proses simulasi dengan menggunakan software ANSYS. Penelitian ini menggunakan variasi yang sama pada dua jenis penelitian yang dilakukan berupa gaya normal yang diterapkan terhadap brake pad sebesar 19,61, 22,55, 25,51, 27,45 dan 29,41 Newton dan variasi rotational velocity sebesar 500, 1000 dan 1500 Rpm. Hubungan dari tegangan dan regangan geser dengan keausan didapatkan dengan menggunakan polynomial trendline. Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan semakin naiknya nilai tegangan dan regangan geser mengakibatkan bertambahnya nilai keausan yang terjadi pada kampas rem.
Pengaruh Penggunaan Magnet Eksternal dan variasi arus Pada Pengelasan TIG Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan dan Kekuatan Tarik Baja Karbon Rendah : The Effect of Using External Magnets and Current Variations in TIG Welding on the Microstructure, Hardness and Tensile Strength of Low Carbon Steel Paundra, Fajar; Rakha Yudanta, Faturrizky; muhyi, andul; Pujiyulianto, Eko; Budi Darsono, Febri
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v13i1.73571

Abstract

External magnetic fields can improve the quality of TIG welding results. This research aims to determine the effect of external magnetic fields in the TIG welding process. The material used in this research is SS400 steel. The welding process uses TIG (Tungsten Inert Gas) with varying currents of 70 A, 80 A, 90 A and 100 A and uses additional 2 Neodymium external magnets. Testing of welding results in the form of macro, micro structure, Vickers hardness test and tensile test. The macro structure test results show several welding defects such as porosity, incomplete penetration, underfill and distortion. Meanwhile, the results of microstructure testing show that the base metal contains ferrite and pearlite structures. The HAZ section contains ferrite, pearlite and martensite types of structures. The highest tensile test results were found in TIG welding connections without using a magnet with a current of 100 A, namely 368.234 MPa. The highest hardness test results were found in TIG welding joints using a magnet with a current of 100 A, namely 176,712 HVN. The use of external magnets can produce large penetration during the welding process and produce good welded joints. On the other hand, this can have a negative impact on the welding results if the distance between the electric arc and the material is not correct, and the torch does not move according to the welding path.
Pemilihan Alternatif Model Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Menggambar Teknik: Choosing Alternative Learning Models to Improve Student Engineering Drawing Competency Yudha Adi Kusuma; Saufik Luthfianto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v13i1.73998

Abstract

Penyampaian materi dalam proses pembelajaran diharapkan dapat dipahami oleh mahasiswa dengan baik. Pemahaman materi diperlukan model pembelajaran yang sesuai, sedangkan kemampuan mahasiswa berbeda-beda. Kesulitan dalam adaptasi pembelajaran menjadi kendala pengajar dan mahasiswa. Kendala pengajar yaitu penyampaian materi yang tepat, sedangkan mahasiswa adalah menerima materi agar dapat dipahami dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengaplikasikan model pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan pengajar dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindak Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan dari metode PTK menggunakan dua siklus, setiap siklus nya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik perolehan data pada penelitian ini melalui pemberian tes (pre-test dan post-test) dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh pada siklus 1 menunjukkan masih banyak mahasiswa yang belum memenuhi capaian ketuntasan yaitu sebesar 60%. Metode kombinasi digunakan utnuk meningkatkan tingkat pemahaman mahasiswa khususnya dalam mengambil mata kuliah menggambar teknik. Penggunaan metode tersebut meningkatkan pemahaman mahasiswa di setiap siklus nya yaitu rata-rata sebesar 19,57 %.
Bahan Bakar dari Limbah Ban Dan Plastik dengan Metode Pirolisis: Fuel from Waste Tires and Plastic Using the Pyrolysis Method Ida Bagus Alit; I Made Mara
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v13i1.83758

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan bakar alternatif dari limbah karet dan plastik. Limbah karet yang digunakan adalah ban motor sedangkan limbah plastik yang dipakai adalah botol minuman air mineral. Metode yang digunakan untuk mengkonversi bahan tersebut adalah metode pirolisis. Bahan bakar hasil pirolisis kemudian diuji sifat fisik dan kimia yang meliputi densitas, viskositas kinematis, nilai kalor, kandungan abu dan kandungan belerang. Konversi limbah plastik menghasilkan lebih banyak bahan bakar dari pada konversi limbah karet. Densitas minyak pirolisis limbah ban lebih mendekati bahan bakar Diesel, sementara densitas minyak pirolisis plastik lebih mendekati bahan bakar bensin. Nilai kalor minyak pirolisis yang dihasilkan diatas 40 Mj/kg. kandungan abu dan timbal minyak pirolisis plastik berada dibawah batas maksimal bahan bakar Diesel maupun bensin.
Studi Rekayasa Manufaktur dan Perakitan Cargo Door pada Pesawat Cargo : Engineering Study of Cargo Door Manufacturing and Assembly on N219 Aircraft Nindhia, Tjokorda Gde Tirta Tirta; Gunawan, Yoseferio Murti
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v13i1.84066

Abstract

Zaman sekarang banyak sekali transportasi umum yang tersedia baik dari pemerintah maupun swasta, dan salah satunya adalah pesawat. Pesawat adalah salah satu moda transportasi umum yang digemari dan dibutuhkan oleh masyarakat, karena pesawat merupakan transportasi umum nomor satu di dunia, dengan alasan kenyamanan dan kecepatan. Dengan berkembangnya teknologi maka pesawat pun juga tak mau ketinggalan. Pesawat penumpang akan semakin besar dan canggih seiring berjalannya waktu. Perkembangan teknologi pada pesawat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan penumpang. Pesawat banyak dikenal sebagai sarana pengangkut manusia, namun selain itu pesawat juga dapat digunakan sebagai sarana pengangkut kargo. Dapat dilihat bahwa banyak perusahaan ekspedisi menggunakan pesawat saat pengiriman dalam maupun luar negeri karena waktu pengiriman akan lebih efisien. Salah satu perkembangan teknologi dalam dunia penerbangan adalah cargo door pada cargo compartment. Cargo compartment adalah tempat atau ruangan pada pesawat untuk menyimpan bagasi dan perlengkapan lainnya, agar bagasi dan perlengkapan lainnya terpisahkan dari lingkungan luar dan sebagai jalur keluar masuk bagasi dan perlengkapan lainnya dipasangkan cargo door. Cargo door yang terdapat pada pesawat N219 masih beroperasi secara manual, namun tidak sedikit juga cargo door pada pesawat sudah dapat beroperasi secara otomatis.
Analisa Getaran Mesin Bubut 1214 terhadap Variasi Kecepatan Putaran Spindel: Lathe Machine 1214 Vibration Analysis of Spindle Rotation Speed Variations Zaira, Jupri; Irfan Toni Maulana; Jun Lewis Tobing; Khoiri Assidiq; Rahmat Sya’bani; Sion Adrian Pasaribu; Rio Hardyanto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v13i1.90268

Abstract

Industri modern memerlukan berbagai peralatan untuk menunjang kegiatan operasional, salah satunya adalah mesin bubut yang mempunyai peranan penting dalam industri manufaktur, terutama dalam proses pemesinan logam dan pembuatan komponen presisi. Namun, meskipun dirancang untuk beroperasi dengan stabil, mesin bubut menghasilkan getaran yang dapat mempengaruhi kualitas pemotongan, mempercepat keausan komponen, serta memperpendek umur mesin. Getaran ini dipengaruhi oleh pergerakan putaran spindel dan proses pemakanan benda kerja. Oleh karena itu, pengelolaan getaran sangat diperlukan agar proses pemesinan dapat berlangsung dengan efisien dan akurat. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi dan menganalisis getaran pada mesin bubut adalah dengan menggunakan alat ukur getara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak getaran benda kerja. Variasi putaran yang diuji adalah 200 rpm, 160 rpm, dan 125 rpm, sementara diameter benda kerja yang digunakan adalah 1,25 inci, 1,5 inci, dan 2 inci. Alat yang digunakan untuk mengukur getaran adalah Vibration Meter tipe VM-6380. Data yang diambil pada tiga arah (vertikal, horizontal, dan aksial).Pengukuran getaran menunjukkan bahwa amplitudo tertinggi pada arah aksial terjadi dengan nilai 0,1065 mm pada material berdiameter 1,25” dengan kecepatan putaran spindel 200 rpm. Pada arah vertikal, amplitudo tertinggi tercatat sebesar 0,0503 mm, sedangkan pada arah horizontal sebesar 0,0375 mm, keduanya juga terjadi pada material berdiameter 1,25” dengan kecepatan putaran spindel yang sama, yaitu 200 rpm. Dari berbagai variasi diameter benda kerja yang digunakan, amplitudo terbesar terjadi pada pengukuran aksial dengan nilai 0,1065 mm, menggunakan benda kerja berdiameter 1,25” dan kecepatan putaran spindel 200 rpm.