cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 4 (2025): November" : 29 Documents clear
Efektivitas Penggunaan Model Anticipation Guide Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV UPT SPF SDI Bangkala II Kota Makassar Wahyuni, Sri; Sulfasyah; Agus, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.11352

Abstract

Efektivitas Penggunaan Model Anticipation Guide terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia pada Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV UPT SPF SDI Bangkala II. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar. Dibimbing oleh Sulfasyah dan Muhammad Agus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model Anticipation Guide terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV UPT SPF SDI Bangkala II. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penellitian in adalah 30 siswa kelas IV UPT SPF SDI Bangkala II. Instrumen penellitian yang digunakan berupa tes membaca pemahaman sebelum dan sesudah penggunaan model Anticipation Guide. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Anticipation Guide efektif dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kemampuan membaca pemahaman siswa. Berdasarkan hasil nilai rata-rata posttes siswa mencapai 80,16, sedangkan nilai rata-rata pretest hanya mencapai 43,83. Analisis statistik menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai Thitung = 19,437 lebih besar dari Ttabel = 2,045 (19,437 > 2,045), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajarn Anticipation Guide dalam proses pembelajaran efektif terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV UPT SPF SDI Bangkala II Kota Makassar.
Penerapan Model Problem Based Learning pada Materi Perkalian terhadap Respon dan Hasil Belajar Siswa SD Arswendo, Irhab Egar; Maftuh, Moh Syukron; Prayitno, Lidya Lia
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.11882

Abstract

Kurikulum merdeka memungkinkan siswa aktif dalam pembelajaran dan memungkinkan berkembangnya kemampuan siswa. Melalui kurikulum merdeka siswa memiliki keleluasaan dalam mengupayakan suatu solusi dari masalah yang diterima. Salah satu cara guna mewujudkannya adalah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning, karena model tersebut memfokuskan pada pemberian masalah nyata dalam pembelajaran sehingga mudah bagi siswa dalam pemahaman serta penyelesaian masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa dan mengetahui hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Karang Pilang I Surabaya dengan subjek penelitian ialah siswa kelas III berjumlah 21. Penelitian ini menggunakan angket dan tes guna memperoleh data. Instrument penelitian berupa lembar angket dan lembar tes, sedangkan metode analisis data penelitian berupa persentase dari data respon siswa dan data hasil belajar siswa. Dari penelitian ini diperoleh persentase sebesar 85,7% respon siswa yang masuk dalam kategori sangat aktif setelah dilaksanakan pembelajaran sedangkan hasil belajar siswa pada ketuntasan individu didapat 19 dari 21 siswa yang tuntas dan ketuntasan klasikal diperoleh persentase 90,5% setelah dilaksanakan pembelajaran sehingga membuat model Problem Based Learning yang digunakan dalam pembelajaran materi perkalian memberikan dampak positif.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPAS Kelas III Berbantuan Media Misisca di SD Kayuapu Susanti, Oktaviana Indah; Khamdun; Ardianti, Sekar Dwi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.11920

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning menggunakan media Misisca (Mind Mapping berbasis Canva) terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Kayuapu. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar dan keterlibatan siswa akibat penggunaan metode konvensional. Media Misisca digunakan sebagai alat bantu visual yang memfasilitasi pemahaman konseptual, sedangkan Model PBL digunakan untuk mendorong kemampuan berpikir kritis dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest dan sampel sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 43,23 dan posttest sebesar 83,61. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penerapan model PBL berbantuan media Misisca terhadap hasil belajar IPAS. Sehingga menunjukkan bahwa penggunaan PBL dan Misisca tidak hanya meningkatkan hasil belajar secara signifikan, tetapi juga memperkuat keterlibatan siswa, memperjelas pemahaman materi, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Guru dapat memanfaatkan model PBL berbantuan media Misisca sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran IPAS untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna, sekaligus membantu siswa memahami konsep secara visual dan mendalam.
Pengembangan Media Fleksi (Flashcard Eksposisi) Berbasis Mind Mapping Bermuatan Karakter Peduli Lingkungan untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Siswa Panisa, Rika Umaniar; Kurnianto, Bagas
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.11948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, efektivitas dan peningkatan keterampilan siswa dalam menulis teks eksposisi bermuatan karakter peduli lingkungan setelah menggunakan media flashcard berbasis mind mapping. Jenis penelitian ini menerapkan penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitiannya menggunakan uji coba skala kecil pada kelas VA sejumlah 5 siswa dan uji coba skala besar sejumlah 24 siswa pada kelas VB di SD Negeri 3 Kutabanjarnegara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket dan tes. Hasil validasi ahli media dan materi memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase sebesar 90,7% untuk media dan 90,6% untuk materi. Persentase angket tanggapan guru sebesar 93,3% dan siswa sebesar 92,8% dalam uji coba skala kecil. Sedangkan, uji coba skala besar memperoleh hasil tanggapan sebesar 91,7% dari guru dan 87,2% dari siswa. Hasil keefektifan media menunjukan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest sebesar 0,000 < 0,05. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 57,08 menjadi 80,83 dengan n-gain sebesar 0,5627 yang menunjukkan adanya peningkatan dengan kategori sedang dan cukup efektif. Dapat disimpulkan, bahwa media pembelajaran flashcard berbasis mind mapping layak, praktis dan efektif untuk diterapkan pada pembelajaran menulis teks eskposisi.
Analisis Dampak Penggunaan Media Sosial Tiktok pada Peserta Didik Kelas V SDN 1 Kutabanjarnegara Jannah, Ghina Raudhatul; Astuti, Tri
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.12192

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada penggunaan media sosial TikTok oleh peserta didik yaitu menurunnya kosentrasi belajar, meniru konten tidak pantas, dan penggunaan secara berlebihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak positif dan negatif, serta upaya guru dalam mengatasi dampak negatif penggunaan TikTok pada peserta didik kelas V SDN 1 Kutabanjarnegara. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas VA dan VB, serta peserta didik kelas VA dan VB. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil anilisis menunjukan dampak positif yaitu (1) sebagai media pembelajaran yang menarik dan inovatif, (2) sarana menyalurkan kreativitas dan membangun kepercayaan diri, (3) mendukung interaksi sosial positif, (4) sebagai hiburan yang tidak mengganggu aktivitas belajar. Dampak negatifnya yaitu (1) menurunnya konsentrasi belajar (2) akses terhadap konten tidak pantas, (3) penggunaan secara berlebihan. Upaya guru yaitu (1) edukasi dan pemahaman bijak, (2) pemfokusan pada pembelajaran dan tugas produktif, (3) penguatan kolaborasi sekolah dan orang tua dalam mengawasi penggunaan TikTok. Berdasarkan hasil penelitian di SDN 1 Kutabanjarnegara, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial TikTok oleh peserta didik kelas V memiliki dampak positif dan negatif, tergantung pada cara penggunaanya. Dampak positifnya yaitu diantaranya sebagai media pembelajaran yang menarik dan inovatif, sara menyalurkan kreativitas dan membangun kepercayaan diri, mendukung interaksi sosial positif, serta sebagai hiburan yang tidak mengganggu aktivitas belajar. Namun terdapat juga dampak negatifnya seperti menurunnya kosentrasi belajar, meniru konten tidak pantas, dan penggunaan secara belebihan. Guru dan kepala sekolah berupaya mengatasinya dengan memberikan edukasi dan pemahaman bijak, pemfokusan pada pembelajaran dan tugas produktif serta penguatan kolaborasi dengan orang tua dalam mengawasi penggunaan Tiktok. Kesimpulannya penggunaan Tiktok dapat memberikan manfaat apabila diarahkan dengan benar oleh guru maupun orang tua.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas XI Materi Sistem Ekskresi Di MA Raudatus Syabab Sofiatul; Habib, Ismul Mauluddin Al; Sukamto, Dwi Sucianingtyas
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.12258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif siswa kelas XI MA Raudatus Syabab pada materi sistem ekskresi melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berdasarkan dua variabel yaitu keaktifan dan hasil belajar melalui lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan keaktifan siswa. Pada pra siklus rata-rata kekatifan kelas 49,4% dan ketuntasan klasikal sebanyak 30,0%. Pada siklus I rata-rata keaktifan kelas meningkat menjadi 65,0% dan ketuntasan klasikal juga meningkat menjadi 75,0%. Pada siklus ke II rata-rata keaktifan kelas menjadi lebih meningkat 77,5% dengan ketuntasan klasikal sebanyak 90,0%. Selain itu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata dan presentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Pada pra siklus, nilai rata-rata siswa 69,9 dengan presentase ketuntasan belajar 35,0%. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 76,0 dengan presentase ketuntasan belajar 70,0%. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 81,1 dengan presentase ketuntasan 90,0%. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI MA Raudatus Syabab.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Tingkat Kepercayaan Diri Firnanda, Riska Faya; Prayitno, Sudi; Kurniati, Nani
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.12994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari tingkat kepercayaan diri siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Gunungsari, Lombok Barat, dengan subjek penelitian sebanyak 2  kelas VIII dan sampel penelitian 6 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Melalui pemecahan masalah, siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai konsep, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis. Berdasarkan hasil wawancara pendahuluan dengan guru matematika, ditemukan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami soal, kurang percaya diri untuk bertanya, dan cenderung bergantung pada bantuan orang lain ketika menyelesaikan masalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, tes, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kepercayaan diri tinggi mampu melaksanakan seluruh tahapan pemecahan masalah, yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan melihat kembali. Subjek dengan kepercayaan diri sedang mampu melaksanakan hingga tahap pelaksanaan penyelesaian, sedangkan subjek dengan kepercayaan diri rendah hanya mampu melaksanakan tahap memahami masalah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa serta memperkuat kemampuan pemecahan masalah matematika mereka.
Validitas dan Reliabilitas E-Modul Kimia Berbasis Kearifan Lokal Terintegrasi Model Culturally Responsive Transformative Teaching Lestari, Irma Rahayu; Hakim, Aliefman; Hadisaputra, Saprizal
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.11902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas, reliabilitas e-modul kimia berbasis kearifan lokal terintegrasi model Culturally Responsive Transformative Teaching. Model CRTT ini penting karena memberikan ruang bagi siswa untuk memahami konsep melalui integrasi budaya. Integrasi kearifan lokal penting untuk membangun relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, memudahkan pemahaman konsep yang abstrak, dan melatih berpikir kritis siswa. E-modul ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode pengembangan yang digunakan adalah R&D dengan model 4D. Tahap define dilakukan analisis capaian dan tujuan pembelajaran, materi, siswa, dan kearifan lokal. Tahap design dilakukan penyusunan instrumen, outline dan isi e-modul, serta e-modul prototype I. Tahap develop dilakukan uji validitas e-modul prototype I, revisi, dihasilkan e-modul prototype II, dan dilakukan uji coba e-modul yaitu uji kepraktisan dan keefektifan. Tahap disseminate akan dilakukan penyebaran e-modul melalui website Simplebooklet, sekolah penelitian dan publikasi jurnal. Metode validasi yang digunakan yaitu metode Aiken’s V dan metode reliabilitas menggunakan metode Percentage of Agreement. Validasi dilakukan dengan cara menganalisis aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, tampilan, dan orientasi model CRTT dari e-modul yang dikembangkan. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli dan analisis data menggunakan indeks Aiken’s V dan Borich untuk analisis reliabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu e-modul kimia berbasis kearifan lokal terintegrasi model CRTT mendapatkan nilai yang sangat tinggi dengan nilai validitas sebesar 81% tergolong sangat valid dengan rincian validitas isi sebesar 80%, aspek penyajian 84%, bahasa 78%, tampilan 78%, dan orientasi model 81% serta nilai reliabilitas dari tim validator diperoleh rata-rata 93% termasuk reliabel. E-modul dinilai layak dan reliabel digunakan sebagai media pembelajaran guna mendukung pembelajaran mandiri, interaktif, dan kontekstual untuk membantu siswa mengembangkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini berimplikasi positif dalam pembelajaran kimia yaitu memiliki potensi meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman konsep siswa, dan mengembangkan berpikir kritis sehingga meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, e-modul juga dapat menjadi alternatif bahan ajar bagi guru dan mendukung pembelajaran digital di sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Outdoor Study dan Kecerdasan Interpersonal terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Yusrizal; Cova, Yolandha Septia; Syasmita, Indah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.12310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran outdoor study dan kecerdasan interpersonal terhadap hasil belajar IPAAS siswa kelas IV SDIT Delisha Tandam Hilir 2. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2×2 yang menganalisis pengaruh model pembelajaran (outdoor study dan CLIS) dan kecerdasan interpersonal (tinggi dan rendah) terhadap hasil belajar IPA siswa. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok kelas (kelas dengan model outdoor study dan kelas dengan model Children Learning in Science). Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes deskriptif, sedangkan kecerdasan interpersonal diukur menggunakan angket skala likert yang menilai aspek komunikasi, kerjasama, empati, dan kepemimpinan. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model outdoor study secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan model CLIS (Fhitung = 7,750 dan nilai sig. 0,008 < 0,05); (2) siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi menunjukkan hasil belajar yang lebih baik daripada siswa dengan kecerdasan interpersonal rendah (Fhitung = 5,097 dan nilai sig. 0,028 < 0,05); dan (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan kecerdasan interpersonal terhadap hasil belajar IPA (Fhitung = 6,268 dan nilai sig. 0,016 < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan model pembelajaran yang tepat dan penguatan aspek kecerdasan interpersonal sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Improving Student's Vocabulary Through the Duolingo Application for Seventh Grade at SMP Negeri 3 Lahewa Lase, Libertina; Kristof Martin Efori Telaumbanua; Telaumbanua, Yaredi Waruwu; Telaumbanua, Riswan Zega
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.12478

Abstract

This study aims to improve students' vocabulary. Students still lack vocabulary, which prevents them from achieving the Minimum Mastery Criterion (KKM). The subjects of this study were 26 seventh-grade students at SMP Negeri 3 Lahewa. The method used was Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles. There are two cycles, and in the first cycle, many students were still unable to achieve the Minimum Mastery Criterion (KKM). The results showed a significant improvement in students' vocabulary, with the average score increasing from 50.38 (19.23%) in cycle I to 68.46 (88.46%) in cycle II. Additionally, student activity levels improve from 93.75% in cycle I to 100% in cycle II. This study concludes that the Duolingo app is effective in helping students improve their vocabulary and encouraging active participation in the learning process. Therefore, this study successfully improved students' vocabulary in nouns, verbs, adjectives, and adverbs using the Duolingo app. It is hoped that teachers can continue to apply methods that can improve students' vocabulary and creativity.

Page 1 of 3 | Total Record : 29