cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR UNTUK MELATIH MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI DI SEKOLAH AMEERTA BINTARA BEKASI KOTA Sandra Adetya; Fathana Gina; Nurwahyuni Nasir
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17987

Abstract

Golden age adalah usia anak-anak yang harus dilewati oleh setiap individu. Usia ini sangat menentukan tahapan kehidupan selanjutnya. Salah satu aspek perkembangan yang perlu distimulasi adalah kemampuan motorik halus. Perkembangan motorik halus anak merupakan hal yang penting untuk difokuskan lebih karena memiliki keterkaitan dengan tugas perkembangan lain seperti kemandirian, perkembangan kemampuan kognitif, dan lain sebagainya (Widiyawati, 2020).Pada kenyataannya, tidak semua orang tua mempunyai pengetahuan yang cukup tentang aspek perkembangan anak dan cara mengembangkannya. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan pendidikan orangtua dengan stimulasi terhadap tumbuh kembang anak (Warseno & Solihah, 2019; Zukhra & Amin, 2017). Pendidikan orang tua terutama pendidikan ibu sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Pendidikan ibu yang rendah membuat ibu kurang mampu dalam menyerap informasi tentang cara mengasuh anak yang baik dan tahapan-tahapan perkembangan apa saja yang dilewati anak sesuai usianya (Soetjiningsih, 2013).Perkembangan motorik anak, khususnya di sekolah Ameerta Bintara Bekasi kota, motorik halus masih belum berkembang secara optimal. Terlihat anak-anak usia 4 bahkan hingga 8 tahun masih belum mampu melakukan kemampuan tersebut, hal ini diidentifikasikan dengan hasil mewarnai anak yang tidak memenuhi bidang gambar dan cenderung keluar dari batas.
IMPLEMENTATION OF SMART FARMING BASED SOLAR CELL SYSTEM IN HYDROPONIC IN THE AGRICULTURAL AREA OF BLITAR VILLAGE Moh Zainul Falah; Wahyu Tri Handoko; Abdullah Iskandar Syah; Fitri Zakiyatul Azizah; Sujito; Langlang Gumilar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18161

Abstract

Meningkatnya permintaan global terhadap praktik pertanian berkelanjutan telah mendorong eksplorasi teknik inovatif seperti pertanian cerdas dan hidroponik. kegiatan ini berfokus pada penerapan smart farming terintegrasi panel surya pada tanaman hidroponik di pedesaan daerah Blitar. Studi ini bertujuan untuk menilai kelayakan dan dampak penggabungan pemanfaatan energi matahari dengan praktik pertanian tingkat lanjut untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan efisiensi sumber daya. Melalui kegiatan di lokasi tersebut, tim pengabdian menerapkan sistem smart farming yang menggabungkan panel surya untuk menggerakkan sistem hidroponik. Metrik kinerja mencakup hasil panen, konsumsi energi, penggunaan air, dan parameter lingkungan. Alat ini dilengkapi dengan sensor DS18B20, Sensor DHT11, untuk memonitoring suhu kelembapan humidity dan pH serta Pompa air DC untuk menjaga sirkulasi air. Energi dalam perangkat ini dibantu dengan adanya Panel surya atau solar cell. Energy yang dihasilkan panel surya mampu menanggulangi kebutuhan sistem ini. Hasilnya menunjukkan hasil positif yang signifikan dimana dilakukan pemantauan kondisi pertumbuhan secara real-time. Selain itu, integrasi panel surya tidak hanya menjadikan sistem ini mandiri dalam hal pasokan energi namun juga berkontribusi terhadap pengurangan biaya operasional dan jejak karbon. Keterlibatan masyarakat Desa Blitar dalam kegiatan ini terbukti meningkatkan pemahaman mereka tentang praktik pertanian berkelanjutan dan sistem energi terbarukan. Sesi pelatihan yang dilakukan selama tahap implementasi memberdayakan petani lokal dengan pengetahuan dan keterampilan penting untuk memelihara sistem pertanian cerdas berbasis panel surya.
STRATEGIES FOR EMPOWERING PERSONS WITH DISABILITIES TO INCREASE TECHNOLOGY-BASED CREATIVITY IN THE PDK- PRO COMMUNITY PROBOLINGGO REGENCY Muhammad Holqi Rizki Azhari; Abdullah Iskandar Syah; Moh Zainul Falah; Wahyu Tri Handoko; Farah Wardatul Afifah; Sucipto Sucipto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18162

Abstract

Komunitas Penyandang Disabilitas Kabupaten Probolinggo (PDK-PRO) adalah sebuah komunitas yang terdiri dari individu-individu yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama serta dalam berinteraksi diatur berdasarkan kesamaan hak di wilayah Probolinggo. Berdasarkan hasil wawancara dengan komunitas PDK - PRO, disampaikan bahwa anggota yang dibinanya terdapat beberapa program pelatihan dan pengembangan pengetahuan. Namun, Selama ini pelatihan tersebut lebih kepada sharing antar anggota, karena terkendala dengan upaya peningkatan kompetensi individu tentang pengetahuan dasar-dasar tersebut mereka memerlukan pengembangan terkait kemajuan teknologi komputer desain poster, teknik foto dan video serta pengetahuan marketing media sosial. Karena saat ini pengetahuan tersebut sangat penting dimana pengetahuan tersebut dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja bahkan bagi yang memiliki kebutuhan khusus atau disabilitas. Melalui penilaian lapangan yang komprehensif dan metode partisipatif, kegiatan pengabdian ini menerapkan pendekatan pemberdayaan multi-segi. Strateginya mencakup pelatihan berbasis keterampilan, peningkatan aksesibilitas. Hasilnya menunjukkan dampak positif yang besar. Lokakarya sosialisasi dan pendampingan pengembangan keterampilan terkait kemajuan teknologi komputer desain poster, teknik foto dan video serta pengetahuan marketing media sosial menyebabkan peningkatan dalam hal kemampuan dan kepercayaan diri peserta. Peningkatan aksesibilitas teknologi adaptif, secara signifikan meningkatkan kemandirian fisik dan mobilitas mereka.
DISEMINASI SOCIAL MEDIA MARKETING BAGI COFFEE SHOP DI DESA TAMANSARI, LICIN, BANYUWANGI Mochammad Anshori; M. Syauqi Haris; Risqy Siwi Pradini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18212

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pemilik coffee shop di Tamansari, Banyuwangi, dalam menggunakan media sosial untuk pemasaran. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan dan pengelolaan akun media sosial, serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para pemilik coffee shop telah memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya media sosial untuk pemasaran. Namun, masih banyak yang perlu ditingkatkan dalam hal teknis pembuatan dan pengelolaan akun, serta strategi pemasaran digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pemilik coffee shop dapat meningkatkan visibilitas dan daya saing bisnis mereka melalui media sosial. Berdasarkan hasil statistik dengan regresi linier terhadap pre dan pos tes, didapatkan nilai korelasi koefisien = 0,876457 yang berarti memiliki korelasi positif kuat. Presentase keberhasilan kegiatan ini sebesar 76,8% yang didapatkann dari nilai R square. Sedangkan nilai significance F = 0,000876, memiliki makna bahwa kegiatan diseminasi ini memiliki pengaruh secara signifikan karena nilai tersebut lebih dari batas ambang 0,05
PELATIHAN PENGELOLAAN USAHA TERNAK KAMBING DI DUSUN BLENDUNG Catur Ragil Sutrisno; Ubad Badrudin; Rekta Gizarelli; Riris Anggita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18287

Abstract

Usaha ternak kambing cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik. Namun, usaha ternak kambing oleh masyarakat pada umumnya dilakukan dan dikelola secara tradisional. Penyebabnya antara lain rendahnya kemampuan pengelolaan ternak termasuk permasalahan pakan. Pakan merupakan asupan yang harus diperhatikan agar ternak tumbuh dan berkembang dengan baik. Banyak peternak yang belum memahami pengolahan pakan ternak alternatif yang dapat dibuat sendiri untuk mengatasi persoalan pakan. Selain itu, pemanfaatan kotoran ternak (feses) untuk menambah nilai ekonomi bagi peternak penting dikuasai. Pengolahan feses kambing dapat dijadikan tambahan penghasilan peternak. Permasalahan tersebut yang dihadapi warga penerima hibah hewan ternak kambing serta peternak kambing lainnya di Dukuh Blendung Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Peternak perlu dibekali pengetahuan dan pemahaman usaha ternak kambing untuk meminimalkan kegagalan usaha. Kegiatan PkM Pengelolaan Usaha Ternak Kambing dilaksanakan di Dusun Blendung dan diikuti 23 peserta pemelihara/peternak kambing. Bentuk kegiatan berupa ceramah/tutorial pengelolaan usaha, diskusi dan praktik pembuatan pakan alternatif (silase). Berdasarkan pre dan post-test yang dilakukan, setelah mengikuti pelatihan peserta memiliki pembahaman yang meningkat dibanding sebelum pelatihan. Setelah sepekan, silase hasil praktik menunjukkan hasil sesuai harapan
PENCEGAHAN ADIKSI PENGGUNAAN GADGET PADA SISWA SEKOLAH DASAR Alexander Indrakusuma Linggi; Heni Gerda Pesau; Diah Sastaviana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18312

Abstract

Efek negatif pengguanaan teknologi khususnya gadget telah lama terjadi pada berbagai pihak salah satunya siswa sekolah dasar. Seperti yang kita ketahui, siswa sekolah dasar saat ini dapat dengan mudah, leluasa serta tanpa kontrol menggunakan gadget pribadi maupun gadget milik orang tua mereka. Kegiatan ini sering tanpa pengawasan yang memadai dan membuat mereka sangat rentan untuk menggunakan gadget secara berlebihan sehingga dapat mengarahkan mereka pada kecanduan gadget. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan intervensi untuk mencegah adiksi penggunaan gadget pada siswa sekolah dasar. Pelaksanaannya menggunakan pendekatan manajemen diri dan penataan aktivitas harian bagi para siswa. Sasaran kegiatan ini adalah siswa Sekolah Dasar Frater Bakti Luhur Makassar di kelas 5A. Sejumlah 37 siswa/peserta mengikuti kegiatan ini. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pada akhir sesi terlihat bahwa ada perubahan pada level kognitif siswa. Perubahan yang terjadi pada tahapan perencanaan perilaku yang baru dan didukung oleh pembuatan komitmen dalam kontrak perilaku untuk membatasi diri dalam menggunakan gadget.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) PENGGEMUKAN KAMBING DI DESA PURWASARI KECAMATAN PURWASARI KABUPATEN KARAWANG Dipha Rizka Humaira; Sopyan Resmana; Dewi Noor Azijah; Evi Priyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18335

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu proses memberikan daya, kekuatan, dukungan serta dorongan motivasi kepada masyarakat agar dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Akan tetapi, ada permasalahan yang dihadapkan masyarakat dalam hal ini yaitu, kurangnya sosialisasi pemerintah desa sehingga minimnya pengetahuan masyarakat dalam hal pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah desa dalam memberdayakan masyarakat yang ada di Desa Purwasari Kecamatan Purwasari Kabupaten Purwasari. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dianalisis melalui teknik wawancara, dokumentasi dan observasi langsung ke lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan BUMDes masih kurang karena pengetahuan masyarakat terhadap program BUMDes masih sedikit. Tahap seleksi lokasi, pemerintah desa sudah baik dalam proses pemilihan telah melalui tiga tahapan yaitu melalui bidang usaha bumdes, melalui musyawarah khusus internal desa, dan musyawarah khusus. Tahap sosialisasi, pemerintah desa kurang optimal karena sebagian masyarakat tidak merasa adanya sosialisasi yang diselenggarakan oleh pemerintah desa purwasari. Tahap proses pemberdayaan, pemerintah desa cukup optimal karena pemerintah berkolaborasi dengan perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk melakukan pelatihan, fasilitas, sarana dan prasarana berupa posyandu, balai musyawarah ataupun Gedung serbaguna. Tahap pemandirian, pemerintah desa sudah baik karena membina masyarakatnya untuk mengembangkan kembali dan menyalurkan hasil dari pemberdayaan tersebut melalui perusahaan.
TAS SLING BAG TRENDI BERBAHAN JEANS Musfira Yusuf; Devi Harianti; Emil Angrianto; Ahmad Rafiq; Akbar Saiful; Safril Safril; Kanisius Kumala Lewar; Jusriati Jusriati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.15704

Abstract

Pemakaian jalinan celana menyia-nyiakan menjadi tas Slingbag yang layak jual. Tujuan Program Kreativitas Mahasiswa Wirausaha (PKM-K) adalah menginspirasi mahasiswa untuk menjadi pemilik usaha dengan mengubah tas selempang kain perca menjadi karya dengan nilai pasar dan elemen trend. Produk yang hadir dalam bentuk tas selempang ini dapat membuat Anda tampil lebih gaya dan menarik. Perencanaan, pembuatan produk, proses pemasaran dan penjualan, serta evaluasi adalah langkah [1]langkah yang diambil untuk mewujudkan program ini. Perusahaan dijalankan dengan ide imajinatif dari siswa dan bahan Ex-Jeans. Jeans ini dibuat dengan mengolah jeans bekas (patchwork dari penjahit). Jenis kain perca memang bermacam-macam, namun mayoritas kainnya adalah jeans yang jarang diolah, maka dari itu kami mengambil kain berbahan jeans bekas untuk digunakan di Trendy Sling Bag. Karena Tas Selempang bukan lagi menjadi kebutuhan sekunder terutama di kota-kota besar, kemungkinan besar bisnis ini akan bertahan dan berkembang sesuai harapan. Dengan kembali ke belakang dan mengantarkan celana ke dalam barang fashion lainnya, secara tidak langsung kita juga bisa membantu anak-anak muda agar lebih mudah membawa barang-barang kecil seperti ponsel dan kartu, selain itu dengan Sling Pack juga bisa terlihat elegan.
BANTUAN PERENCANAAN GAMBAR ARSITEK DAN STRUKTUR UNTUK REHAP MASJID JABAL HOLIMOMBO Muhammad Abdu; Hendra Kundrad Susanto Rumbayan; Zulham R
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18378

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berlokasi di masjid jabal holimombo yang terletak di desa holimombo kecamatan wabula di mana masjid ini akan direhap sedang berupa rehap dinding dan rehap teras masjid dari awalnya kayu dengan atap seng dengan ukuran teras keluar 1,2 m kemudian di ganti dengan rabat beton dengan atap dak beton dan teras keluar di perbesar sampai 3m dan dalam tahap ini yang dihasilkan dari pengabdian ini yaitu gambar model untuk masjid baik dari model 3D, gambar tampak baik tampak depan, tampang samping, tampan belakang, dan potongan selain itu untuk gambar kerja yang dihasilkan yaitu gambar denah dari struktur, baik balok, kolom, maupun Plat dan juga gambar Detail untuk pelaksanaan.
PENGARUH GLASS CEILING TERHADAP EMPLOYEEPERFORMANCE DI PEMPROV DKI JAKARTA Juniawan M Putra; Setyo Riyanto; Ahmad B Saluy; Mafizatun Nurhayati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.15880

Abstract

Proporsi keterlibatan perempuan dari masa awal tahun 1980 hingga tahun 2000 sudah banyak perubahan yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari namun masih adanya diskriminasi terhadap perempuan ini dapat dilihat dari dunia kerja yang di mana eksitensinya telah diakui namun belum menunjukkan hal yang signifikan  jika dilihat dari asas kesetaraan. Hal ini tercermin dari rendahnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan dalam organisasi baik di tingkat pemerintahan maupun tingkat politik. Metode dalam penelitian ini adalah pra survei lapangan dengan pendekatan literatur Pustaka dan data sekunder dari BPS (Biro Pusat Statistik) Dki Jakarta yang penulis ambil dan jadikan data penguat dalam jurnal ini. Dari hasil di atas menujukan adanya ketidak signifikan yang terjadi pada perempuan terhadap kinerja mereka di organisasi pemerintah, yang berakibat pada menurunnya performa yang di akibatkan pada tidak dapatnya mereka untuk berkarir lebih di bandingkan dari peria yang dapat Mengembangkan Karir Mereka Hingga Pada Level Tertinggi Pada Organisasi Pemerintah.