cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,948 Documents
OPTIMALISASI PEMANFAATAN UKS BERBASIS DIGITAL RELIGIOSITY DI SEKOLAH DDI AMMANI KABUPATEN PINRANG Rusman Paewai; Andi Niartiningsinh; Syahrul Mubarak Abdullah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51075

Abstract

Sekolah DDI Ammani Kabupaten Pinrang merupakan salah satu sekolah swasta berbasis Islam yang berkomitmen pada pembinaan akhlak dan ilmu pengetahuan. Secara geografis, sekolah ini berdiri di wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap dampak perubahan iklim. Dampak perubahan iklim ini ditandai dengan terjadinya abrasi bahkan banjir dipemukiman warga akibat erosi pantai yang sering terjadi dan meresahkan warga. Kepercayaan masyarakat yang besar terhadap sekolah DDI ini mencerminkan adanya harapan kuat agar sekolah ini mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, baik dalam aspek akademik, spiritual, maupun pembinaan karakter. Namun, di tengah besarnya harapan tersebut, kondisi sekolah masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dari sisi ketersediaan sarana dan prasarana yang belum memadai. Salah satu unit penting yang sangat dibutuhkan tetapi kondisinya belum optimal adalah ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Keberadaan ruang UKS memiliki peranan vital dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat sekolah terkait pentingnya pengadaan uks untuk menjaga Kesehatan siswa secara menyeluruh dan membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS) dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Dengan mudahnya mengakses teknologi di zaman ini maka tim pengabdi akan memadukan teknologi digital religiosity di uks agar memudahkan siswa siswa mengakses fitur-fitur Kesehatan. Metode awal pelaksanaan PkM ini adalah sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan sosialisasi ini di hadiri oleh kepala sekolah, para guru dan siswa. Banyaknya kelompok masyarakat sekolah yang hadir pada kegiatan sosialisasi ini, mencerminkan antusiasme mereka terhadap kegiatan PkM yang dilakukan. Setelah diadakannya sosialisasi, tim pengabdi melanjutkan tahapan kegiatan PkM dengan melaksanakan kegiatan FGD. Memastikan lokasi Ruangan UKS yang akan di bangun dan direnovasi merupakan hal yang sangat penting dibahas dalam FGD ini. Berdasarkan hasil FGD dapat disimpulkan bahwa kelompok masyarakat sekolah berkomitmen untuk bekerjasama dengan tim pengabdi dalam membangun dan memperbaiki ruang uks disertai dengan penggunaan aplikasi berbasis teknologi digital religiosity. Dengan adanya ruang uks ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekolah yang bersih dan sehat.
PELATIHAN DASAR-DASAR KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK IBU-IBU NASABAH PNM WILAYAH SUMATERA SELATAN Mutia Mawardah; Annisa Robbani Azzahra Azhari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51371

Abstract

Komunikasi manusia adalah proses menciptakan makna antara dua orang atau lebih. Ini biasanya didefinisikan sebagai kegiatan saling bertukar pendapat, atau hubungan antara manusia, baik individu maupun kelompok. Untuk memenuhi kebutuhan ibu-ibu nasabah PNM di wilayah Sumatera Selatan, diperlukan pelatihan dasar-dasar komunikasi efektif. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberi peserta pemahaman dan keterampilan praktis tentang teknik komunikasi yang baik. Pelatihan dilakukan secara tatap muka di berbagai tempat di wilayah sumatera selatan, seperti di kantor camat, kantor kelurahan, GOR, lapangan, ataupun di rumah nasabah, dengan di hadiri oleh 50 orang. Hasil dari pelatihan ini yang menonjol adalah tumbuhnya rasa percaya diri peserta dalam berkomunikasi di berbagai konteks, termasuk dalam lingkungan, sosial, dan kegiatan ekonomi kelompok.
PENYULUHAN MALARIA PADA IBU HAMIL SAAT KONTROL KEHAMILAN DI APOTEK SAKURA JAYAPURA Jefferson Nelson Munthe; Dais Iswanto; Nuraliah Rusman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51400

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada ibu hamil di wilayah endemis seperti Papua. Rendahnya pengetahuan tentang gejala, penularan, serta pengobatan yang aman selama kehamilan menjadi faktor yang memperberat risiko komplikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pencegahan serta pengobatan malaria yang tepat melalui penyuluhan di Apotik Sakura, Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sebanyak 20 ibu hamil berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata sebesar ±30% setelah penyuluhan. Sebelum kegiatan, 85% peserta berada pada kategori rendah, dan setelahnya hanya 10% yang masih berada pada kategori tersebut. Peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya kontrol kehamilan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kegiatan ini efektif karena memanfaatkan apotek sebagai media edukasi yang dekat dengan masyarakat, dengan penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana dan interaksi langsung dengan apoteker. Simpulan, penyuluhan berbasis apotek berpotensi menjadi model pengabdian berkelanjutan dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil di daerah endemis malaria.
PEMBERDAYAAN KADER DAN KELUARGA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL HOME CARE SERVICE UNTUK PASIEN DIABETES MELITUS Defrima Oka Surya; Vivi Syofia Sapardi; Wira Iqbal; Ria Desnita; Dimas Prayoga; Rima Ermayanti; Syifa Satiaranada; Muthia Adwa Salsabil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51470

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui perawatan mandiri dan dukungan keluarga. Keterbatasan pengetahuan dan keterlibatan keluarga seringkali menjadi hambatan utama dalam pencapaian kontrol glikemik pasien. Mitra dalam kegiatan ini adalah kader Posyandu RW 02 Kelurahan Kalumbuk dan keluarga pasien DM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dan keluarga dalam melaksanakan perawatan pasien DM di rumah melalui implementasi Model Home Care Service. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada keluarga pasien serta kader kesehatan di RW 02 Kelurahan Kalumbuk. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyusunan dan distribusi flipbook panduan perawatan DM berbasis keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader dan keluarga mengenai aspek perawatan DM, meliputi pengaturan diet, pemantauan glukosa darah dan pencegahan komplikasi. Sebelum pelaksanaan PKM hanya 33,3% kader dan keluarga yang memiliki pengetahuan baik dan setelah kegiatan didapatkan semua (100%) kader dan keluarga memiliki pengetahuan baik tentang perawatan DM. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi keluarga dalam pendampingan pasien dan peningkatan kemampuan kader dalam melakukan edukasi berkelanjutan. Program ini berhasil memperkuat peran keluarga dan kader sebagai komponen utama dalam sistem home care berbasis komunitas. Diharapkan model ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan oleh Puskesmas dan menjadi rujukan dalam pengembangan program manajemen penyakit kronis di tingkat keluarga.
OPTIMALISASI PERAN KELUARGA DALAM PERAWATAN HEMODIALISIS MELALUI PENERAPAN TERAPI KOMPLEMENTER Ria Desnita; Weny Amelia; Zulian Fikri; Rahmiwati Rahmiwati; Defrima Oka Surya; Ticy Fatrisia; Tia Indra Yusa; Nimas Retno Wulandari; Naila Desmi Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51478

Abstract

Pasien dengan penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis memerlukan dukungan komprehensif, baik dari tenaga kesehatan maupun keluarga, untuk mempertahankan kualitas hidup dan mencegah komplikasi. Namun, tingkat pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam perawatan pasien hemodialisis masih rendah, yang berdampak pada kurang optimalnya manajemen cairan, kepatuhan diet, serta dukungan psikososial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran keluarga dalam perawatan pasien hemodialisis melalui edukasi dan penerapan terapi komplementer sederhana yang dapat dilakukan di rumah atau selama proses dialisis. Kegiatan dilaksanakan di RS M Djamil Padang dengan metode edukasi, ceramah interaktif, demonstrasi dan pelatihan praktik terapi komplementer berupa guided imagery untuk mengontrol tekanan darah, pemijatan dan akupresur untuk mengatasi kram kaki serta penggunaan VCO untuk mengatasi kulit kering dan gatal pada pasien hemodialisis. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan keluarga mengenai aspek perawatan pasien hemodialisis dimana saat pretest hanya 20% keluarga yang memiliki pengetahuan baik dan saat posttest 86,7 keluarga memiliki pengetahuan baik. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dan pelatihan terapi komplementer efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta partisipasi keluarga dalam perawatan pasien hemodialisis. Bagi keluarga pasien hemodialisis, disarankan untuk terus meningkatkan keterlibatan aktif dalam proses perawatan pasien di rumah maupun selama prosedur dialisis berlangsung.
SOSIALISASI HUKUM KEPARIWISATAAN SEBAGAI UPAYA MENDORONG PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA DANAU BULIRAN Dewa Ayu Putri Sukadana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51485

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat di sekitar Danau Buliran melalui sosialisasi hukum kepariwisataan sebagai upaya mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat pelaku wisata, aparat desa, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah, dan simulasi studi kasus hukum pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum kepariwisataan, terutama mengenai hak dan kewajiban pelaku wisata, pentingnya perizinan usaha, serta tanggung jawab hukum dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya kelompok kerja hukum pariwisata dan inisiatif penyusunan peraturan desa tentang pengelolaan Danau Buliran. Sosialisasi ini juga memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan akademisi dalam mewujudkan tata kelola pariwisata yang tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan.
PENYULUHAN MANFAAT BPJS KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI KAMPUNG PETAS Anastasya Shinta Yuliana; Tasya Yuna; Leo Arrdy Gusnadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51782

Abstract

BPJS Kesehatan memiliki peran utama dalam mewujudkan sistem jaminan sosial nasional yang optimal dalam bidang kesehatan di Indonesia. Dusun IV kampung petas merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang masih banyak masyarakatnya yang tidak mengetahui manfaat BPJS Kesehatan sehingga tidak mengurus pembuatan kartu BPJS Kesehatan dan ketika sakit lebih memilih berobat dengan pengobatan tradisional. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya memiliki jaminan kesehatan yang dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatannya, karena masih banyak masyarakat khususnya di Dusun IV Kampung Petas yang belum mengetahui manfaat BPJS Kesehatan secara optimal karena keterbatasan informasi maupun pemahaman mengenai manfaatnya dalam meringankan beban biaya kesehatan. kegiatan ini dilaksanakan dengan menggerakan kader dan aparat desa untuk mulai mendata masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan ataupun BPJS kesehatan melalui kepala dusun, yang bekerjasama dengan puskesmas untuk memberikan penjelasan mengenai manfaat BPJS kesehatan yang dilaksanakan secara berkala. Kegiatan ini dimulai pada tahap mencakup persiapan tempat dan acara bekerjasama dengan Puskesmas Kubang Jaya, lalu mempersiapkan pembuatan pre-planning, persiapan susunan acara dan mengkonsultasikannya dengan Tokoh masyarakat dan perangkat RT dan RW. Solusi yang digunakan adalah memberikan penyuluhan mengenai manfaat BPJS Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di dusun IV kampung petas. Diharapkan selanjutnya dilaksanakan secara berkala agar masyarakat termotivasi untuk membuat BPJS Kesehatan sebagai jaminan kesehatan bagi masyarakat dan masyarakat dapat menikmati fasilitas kesehatan yang memadai tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.
KONSTRUKSI HUKUM RELASI SDM KESEHATAN, RUMAH SAKIT, DAN PASIEN Henry Ricardo Handoyo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51790

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan hukum dan akibat hukum antara sumber daya manusia kesehatan, rumah sakit, dan pasien dalam kerangka Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan beserta peraturan turunannya. Melalui pendekatan interdisipliner dengan metode yuridis normatif dan sosio-legal, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk seminar di Kota Probolinggo untuk meningkatkan pemahaman hukum para tenaga kesehatan dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap tanggung jawab hukum, dari 52% sebelum kegiatan menjadi 87% setelah kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa UU Kesehatan 2023 memberikan konstruksi hukum yang lebih jelas dalam mendefinisikan akuntabilitas, hak pasien, dan etika profesi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman praktik hukum kesehatan di Indonesia serta implikasi bagi kepatuhan institusional rumah sakit.
EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT UNTUK MENCEGAH GAGAL GINJAL PADA ANAK Ratna Sari Dewi; Ulfa Alfianti; Umar Ruswandi; Bernadeta Hyasinta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51926

Abstract

Gagal ginjal akut (GGA) pada anak merupakan kondisi serius yang dapat berkembang cepat dan berakibat fatal, terbukti dari tingginya kasus dan angka kematian di Indonesia hingga awal tahun 2023. Pentingnya topik ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ketiga, "Kehidupan Sehat dan Sejahtera," dan didasari oleh kontribusi pola hidup tidak sehat, termasuk konsumsi minuman manis berlebihan yang dipromosikan di media sosial, terhadap peningkatan risiko obesitas, diabetes, dan akhirnya GGA. Peran strategis perawat dalam edukasi kesehatan menjadi kunci untuk pencegahan dan deteksi dini. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak mengenai kesehatan ginjal serta mendorong perubahan perilaku yang lebih baik. Metode kegiatan ini adalah edukasi dan simulasi yang diselenggarakan pada 21 Agustus 2025 di MI PKP DKI Jakarta, diikuti oleh 23 peserta anak-anak kelas 5 SD. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan yang signifikan, yaitu dari 76,74 menjadi 93,1 (p < 0,001) setelah diberikan edukasi. Kesimpulan singkatnya, kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang kesehatan ginjal, menegaskan bahwa edukasi gaya hidup sehat merupakan upaya krusial dalam pencegahan dini dan mengurangi angka kejadian GGA di masa depan.
PELATIHAN AKUNTANSI DAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK KEMANDIRIAN PANTI ASUHAN Yolanda Safitri Nelaz; Dinna Nurhasanah; Neni Afriyani; Bella Putrie Nindyawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.52105

Abstract

Panti asuhan memiliki peran penting dalam membantu anak-anak yatim, piatu, dan kurang mampu agar memperoleh pengasuhan, pendidikan, serta kebutuhan hidup yang layak. Namun, banyak panti asuhan menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan minimnya keterampilan kewirausahaan yang berdampak pada keberlanjutan lembaga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengurus dan anak asuh panti. Pelatihan ini mencakup sosialisasi pentingnya akuntansi dan kewirausahaan, praktik pencatatan laporan keuangan sederhana, penggunaan alat bantu pencatatan manual maupun digital, serta pengembangan ide dan manajemen usaha kecil. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan bimbingan agar peserta mampu menerapkan ilmu dalam kegiatan sehari-hari panti. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus dalam menyusun laporan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel, serta tumbuhnya minat dan kemampuan kewirausahaan anak asuh melalui pengembangan unit usaha sederhana di panti. Kegiatan ini berkontribusi terhadap terciptanya sistem pencatatan keuangan berkelanjutan, peningkatan kemandirian finansial panti, dan pemberdayaan anak-anak asuh sebagai bekal menghadapi masa depan. Dengan demikian, program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat tata kelola lembaga sosial secara mandiri dan berkelanjutan.

Filter by Year

2020 2026