cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,948 Documents
STRATEGI COPING DALAM MENGELOLA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA GENERASI MUDA IKATAN MAHASISWA PATI (IKMP) Ahmad Nafi; Galih Fajar Fadillah; Zaenatul Khoiriyah; Angga Eka Yuda Wibawa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.38700

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) telah menjadi isu yang semakin relevan di kalangan generasi muda, terutama di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran konsep diri dalam mengelola FOMO di kalangan anggota Ikatan Mahasiswa Pati (IKMP) Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi partisipatif sehingga dapat mengeksplorasi bagaimana individu dapat menggunakan pemahaman tentang diri mereka untuk mengembangkan strategi coping yang efektif. Sumber data primer penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara peneliti dengan pembina dan anggota Ikatan Mahasiswa pati (IKMP) Kudus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi coping yang baik berkontribusi pada pengurangan tingkat FOMO, dan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis anggota IKMP. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan program intervensi yang lebih baik untuk mendukung kesehatan mental generasi muda.
PELATIHAN PENGELOLAAN INFORMASI KEBENCANAAN OLEH PERPUSTAKAAN DESA Encang Saepudin; Ninis Agustini Damayani; Agus Rusmana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.45995

Abstract

Perpustakaan desa sebagai pusat informasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat pedesaan. Namun, dalam praktiknya, masih ada perpustakaan desa yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi infrastruktur, pengelolaan koleksi, maupun penyelenggaraan layanan informasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Pelatihan Pengelolaan Informasi Kebencanaan oleh Perpustakaan Desa bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengelola perpustakaan desa dalam mengakses, mengumpulkan, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi yang berkaitan dengan kebencanaan. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat peran perpustakaan desa sebagai pusat edukasi dan informasi mitigasi bencana yang mudah diakses oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk melakukan pemetaan sosial dan mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi partisipatif, dan praktik langsung agar peserta memperoleh pemahaman teoritis dan keterampilan aplikatif secara seimbang. Materi pelatihan yang meliputi strategi mengakses, mengumpulkan, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi yang berkaitan dengan kebencanaan telah meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi kebencanaan secara efektif. Para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait proses identifikasi sumber informasi, klasifikasi, serta penyajian informasi melalui layanan perpustakaan yang adaptif. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan desa, khususnya dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber informasi kebencanaan yang mampu menjangkau dan memberdayakan masyarakat.
LINKEDIN MASTERY: MEMBANGUN PERSONAL BRANDING UNTUK IKATAN REMAJA RW 7 MARGONDA Muhammad Abdullah; Hary Mulyadi; Valentine Theresia Simamora
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.46475

Abstract

Di era digital, personal branding menjadi kunci sukses dalam membangun karier yang kompetitif. Namun, banyak pemuda, termasuk anggota komunitas Ikatan Remaja RW 7 Margonda (IKRAR 007), belum memahami optimalisasi platform LinkedIn untuk membangun citra profesional. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode service learning dengan pendekatan partisipatif, berupa workshop dan pendampingan praktis dalam pembuatan dan optimasi profil LinkedIn, membangun jaringan, serta strategi konten personal branding. Kegiatan dilakukan secara interaktif dengan durasi 3 jam di Kampus Nusa Mandiri Margonda pada Maret 2025. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test dan post-test meningkat dari 48% menjadi 81%. Peserta juga aktif mempraktikkan pembuatan profil dan membangun jaringan profesional. Umpan balik menyatakan kepercayaan diri meningkat serta niat berkelanjutan dalam penggunaan LinkedIn untuk karier. Penilaian kualitas kegiatan dari peserta mendapatkan skor tinggi pada aspek materi, pelaksanaan, dan manfaat. Pengabdian ini menegaskan pentingnya literasi digital dalam personal branding bagi pemuda, memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Implementasi program serupa dan pendampingan lanjutan direkomendasikan untuk memperkuat transformasi digital komunitas pemuda.
TRAINING ON MAKING FUNCTIONAL FOOD PRODUCTS BASED ON GLUTINOUS CORN FLOUR Tagor M. Siregar; Julia Wijaya; Natania Natania; Titri Siratantri; Florecita Sanaky; Evelyn Chen; Keshia Wela
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.46870

Abstract

The Women Farmers Group (KWT) Forum in Tangerang Selatan is a community group that engages in cultivating spices and other food crops like chilies, cauliflower, tomatoes, cucumbers, Pok Choy, and red spinach. Since the beginning of 2023, the Tangerang Selatan KWT Forum has been cultivating glutinous corn, which is a food crop with the potential to provide health benefits and added economic value for the community. The Tangerang Selatan KWT Forum has limited knowledge about the health benefits and how to process glutinous corn plants into functional food products. Community Service Activities (PkM) of the UPH Food Technology Study Program in the form of training in making functional food products based on glutinous corn flour can be a solution to overcome this condition. This training activity is carried out through the preparation and implementation stages. In the preparation stage, a trial process was conducted to determine the best preparation procedure and formulation for the instant glutinous corn soup product at the Food Processing Laboratory of the UPH Food Technology Study Program. The final preparation stage consists of preparing a training video. The training was conducted on September 21 2023 and was attended by 35 participants. The results of the evaluation of the implementation of training activities based on filling out questionnaires showed that all (100%) participants stated that this activity was well attended, useful, and very interesting. As a result of the training, making instant glutinous corn soup can become an alternative daily activity for members of the KWT Forum in Tangerang Selatan, providing health and economic benefits for the community.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA MELALUI PROGRAM FISIOTERAPI KOMUNITAS DI DESA NAMBO Zahra Sativani; Roikhatul Jannah; Annisa Azzahra; Indri Junita Antikasari; Nabila Diasyifa Rizal; Revo Bernard; Taj Firman Malikulmulki; Zidan Priskha Misbachussurur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.47111

Abstract

Latar Belakang: Bayi dan balita merupakan periode terpenting dalam tumbuh kembang, gangguan yang terjadi pada fase ini berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup individu. Faktor pendidikan, pendapatan orang tua, riwayat imunisasi, riwayat ASI, kondisi lingkungan sekitar dan gizi ibu saat hamil menjadi penyebab permasalahan tumbuh kembang bayi dan balita seringkali terjadi. Pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan kolaborasi antara keluarga dan kader menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan orang tua serta latihan stimulasi pada anak bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik anak dan meningkatkan kognitif agar tercapai hasil tumbuh kembang yang optimal. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberdayaan terhadap peningkatan pengetahuan orang tua dan kader mengenai tumbuh kembang bayi dan balita, pengaruh latihan stimulasi terhadap bayi dan balita yang mengalami gangguan tumbuh kembang, dan terbentuknya komunitas sahabat tumbuh kembang keluarga sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program. Metode: Pengambilan data melalui wawancara, asesmen tumbuh kembang, dan data By Name By Address Desa Nambo. Kegiatan Fisioterapi dengan memberikan penyuluhan mengenai tumbuh kembang kepada orang tua dan kader, intervensi stimulasi tumbuh kembang pada bayi dan balita gangguan tumbuh kembang, dan pembentukan komunitas sahabat tumbuh kembang keluarga. Hasil: Peningkatan pengetahuan orang tua dan kader tentang tumbuh kembang, gangguan dan cara stimulasinya, kategori baik dalam tumbuh kembang bayi dan balita yang mengalami gangguan meningkat sebesar 53%, dan terbentuknya komunitas sahabat tumbang keluarga Simpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan pada orang tua dan kader setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, dan terdapat peningkatan signifikan pada bayi dan balita yang mengalami gangguan setelah diberikan intervensi.
HUBUNGAN LAMA BERKENDARA MOTOR DENGAN TERJADINYA NYERI LEHER PADA PENGENDARA OJEK ONLINE Vriendelijk Sutrino; Binuko Amarseto; Diyono Diyono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.48710

Abstract

Latar Belakang: Ojek online berperan penting dalam mobilitas masyarakat, namun pengemudinya rentan mengalami gangguan muskuloskeletal, salah satunya nyeri leher akibat posisi duduk statis dan postur tidak ergonomis. Aktivitas berkendara lebih dari 8 jam sehari dapat menimbulkan  nyeri pada otot leher. Tujuan:  Mengetahui hubungan antara lama berkendara motor dengan terjadinya nyeri leher pada pengemudi ojek online. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 55 pengemudi ojek online diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan palpasi untuk mendeteksi nyeri, lalu dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Sebanyak 67,3% responden berkendara lebih dari 8 jam per hari, dan mayoritas mengalami nyeri sedang hingga berat. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan korelasi positif signifikan antara lama berkendara dan nyeri leher (ρ = 0,518; p = 0,000). Kesimpulan:  Lama berkendara motor berhubungan signifikan dengan terjadinya nyeri leher pada pengemudi ojek online. Edukasi ergonomi, istirahat, dan peregangan diperlukan sebagai upaya pencegahan.
PELATIHAN APLIKASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN PAKAN SILASE DI DESA KLEGENREJO, KLIRONG, KEBUMEN Vian Dwi Chalisty; Nunur Nuraeni; Miftakhu Rohman; Althaf Muhammad El Hikam; Zaenal Nur Riyadi; Khamid Abdillah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.48958

Abstract

Desa Klegenrejo, Kecamatan Klirong merupakan salah satu wilayah pusat pembibitan sapi PO di Kabupaten Kebumen. Jumlah hijauan pakan yang cukup tersedia di wilayah desa Klegenrejo belum diimbangi dengan pengetahuan peternak terhadap teknologi pengolahan pakan yang dapat meningkatkan efisiensi dalam proses pemeliharaan ternak. Metode pemberian pakan ternak yang biasa dilakukan peternak dengan sistem cut and carry feeding yang perlu dilakukan secara rutin setiap hari saat jadwal pemberian pakan karena tidak dilakukannya stok pakan. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkaya pengetahuan dan meningkatkan keterampilan peternak dalam membuat olahan hijauan pakan dalam bentuk silase dengan menggunakan bahan pakan lokal. Langkah pertama yang dilakukan observasi, wawancara, dan diskusi dengan pihak kelompok tani ternak desa Klegenrejo. Identifikasi permasalahan dan persiapan pelaksanaan kegiatan pengabdian didiskusikan dengan ketua dan anggota KTT. Penentuan bahan dan alat yang digunakan untuk praktik dengan peserta juga dilakukan. Langkah kedua yaitu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra peternak desa Klegenrejo melalui metode presentasi, ceramah, diskusi, dan demonstrasi praktik pembuatan silase. Kegiatan diawali dengan memberikan materi terkait teknologi pengolahan pakan yang dapat diaplikasikan pada ternak ruminansia yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan peternak terkait manajemen pakan ternak dan penggunaan beberapa bahan pakan lokal. Setelah itu dilakukan demonstrasi pembuatan silase menggunakan campuran beberapa hijauan dan pakan penguat seperti rumput gajah, rumput odot, daun indigofera, daun singkong, dan dedak padi. Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan peternak Desa Klegenrejo meningkat terkait teknologi pembuatan silase dan manajemen pemberian pakan ternak agar lebih efisien dan ekonomis. Penerapan teknologi silase dengan kombinasi bahan rumput gajah, rumput odot, daun indigofera, daun singkong, dan dedak padi menghasilkan kualitas yang baik dan dapat meningkatkan bobot badan ternak.
PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN BUMBU SAKSANG KHAS TOBA DALAM SEDIAAN SACHET UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PARAPAT Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi; Nettietalia Br. Brahmana; Malemta Tarigan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.50630

Abstract

Parapat merupakan salah satu kawasan strategis pariwisata unggulan di Sumatera Utara yang terletak di tepian Danau Toba. Rumah Makan Khas Batak Tiurma Siboro, yang berlokasi di pusat wisata Parapat. Rumah makan ini dikenal menyajikan berbagai menu khas Batak, salah satunya adalah saksang. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan produk bumbu saksang khas Batak dalam bentuk kemasan sachet siap pakai yang diproduksi oleh Rumah Makan Tiurma Siboro. Rumah makan di Parapat biasanya mengolah masakannya dengan cara sederhana dan memiliki kekhasannya tersendiri. Dengan adanya inovasi pengolahan bumbu masakan saksang khas Toba yang tahan lama diharapkan dapat menjadi produk baru bagi masyarakat Parapat sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat sekitarnya agar dapat keluar dari lingkaran kemiskinan yang sudah ada sejak lama. Kegiatan ini mendapatkan sambutan dari pemilik rumah makan Khas Batak Tiurma Siboro mendapatkan ide inovasi baru untuk mengembangkan usahanya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa bahwa 90 % dari masyarakat mengetahui bagaimana cara pembuatan simplisia untuk dijadikan sachet bumbu arsik di rumah makan Khas Batak Tiurma Siboro sehingga mereka dapat mengaplikasikannya menjadi produk baru.
PELATIHAN KADERISASI PROMOTOR KESEHATAN BERBASIS DIGITAL SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KESEHATAN REMAJA Rahmadaniar Aditya Putri; Siti Nurjanah; Siti Nur Hasina; Wesiana Heris Santy; Hafid Algristian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.50702

Abstract

Pendahuluan: Era digital memberikan peluang besar dalam transformasi pelayanan kesehatan remaja melalui inovasi teknologi. Promotor kesehatan digital dapat berperan sebagai garda terdepan dalam deteksi dini masalah kesehatan remaja yang semakin kompleks. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kader dalam pemanfaatan teknologi digital untuk deteksi dini kesehatan remaja melalui program pelatihan kaderisasi promotor kesehatan berbasis digital. Metode: Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan blended learning selama 3 bulan, melibatkan 38 kader kesehatan remaja. Kegiatan meliputi pelatihan aplikasi mobile health, penggunaan platform monitoring digital, dan simulasi screening kesehatan berbasis teknologi. Hasil: Sebelum pelatihan, mayoritas kader (30%) memiliki literasi digital rendah dalam bidang kesehatan. Setelah mengikuti program, terjadi peningkatan signifikan dimana 70% kader memiliki kompetensi digital yang baik dan mampu melakukan deteksi dini menggunakan teknologi. Kesimpulan: Program pelatihan kaderisasi promotor kesehatan berbasis digital terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dalam deteksi dini kesehatan remaja. Implementasi teknologi digital dalam sistem kaderisasi dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan akurasi screening kesehatan remaja.
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DESA BABAKANGEBANG MELALUI PEMBUATAN TEH KELOR UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA (TELORIA) Sefy Wulan; Mirna Syahni; Astri Ervindha Dewi Pusphita; Fika Nurul Hidayah; Diyanah Kumalasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.50748

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 48,9% dan berdampak serius pada kesehatan ibu maupun janin. Upaya suplementasi zat besi telah dilakukan pemerintah, namun belum sepenuhnya efektif sehingga diperlukan alternatif berbasis pangan lokal. Desa Babakan Gebang memiliki potensi daun kelor (Moringa oleifera) yang kaya zat besi, vitamin C, dan antioksidan, namun pemanfaatannya masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam memanfaatkan daun kelor menjadi produk teh herbal TELORIA (Teh Daun Kelor Cegah Anemia). Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan (survei, penyusunan instrumen, dan leaflet edukasi), pelaksanaan (pre-test, penyuluhan, praktik pembuatan teh kelor), serta evaluasi (post-test dan FGD). Kegiatan diikuti oleh 10 ibu hamil di Polindes Desa Babakan Gebang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan kategori baik naik dari 20% sebelum kegiatan menjadi 80% setelah kegiatan, serta rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 54 menjadi 84. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan teh kelor secara higienis dan menyatakan ketertarikan untuk mengembangkan produk TELORIA sebagai peluang usaha rumah tangga. Dengan demikian, program ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil sekaligus membuka potensi pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal.  

Filter by Year

2020 2026