cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6281284589454
Journal Mail Official
fathurrohman.fai@staff.unsika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Agama Islam Alamat : Jl. H.S. Ronggowaluyo Teluk Jambe Karawang 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
ISSN : -     EISSN : 2549337X     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Pendidikan Islam Rabbani adalah majalah publikasi yang memuat Kajian Ilmu atau selalu berhubungan dengan ilmu Pengetahuan serta temuan baru dalam pendidikan dan pengetahuan ditulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah serta diterbitkan secara berkala, yang diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam (FAI) Unsika. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk memungkinkan para Dosen mengomunikasikan ide dan pemikiran kepada orang lain yang tertarik dalam subjek yang sama atau yang berdekatan. semoga semua tulisan yang termuat di jurnal ini bisa berkontribusi dalam upaya membangun pendidikan Islam yang adaptif dan siap dalam menghadapi tantangan global.
Articles 42 Documents
MODEL KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM PENDIDIKAN (Sebuah Pendekatan Terapeutik dalam Menangani Problematika Siswa) Ahmad Sanusi
JPI-Rabbani Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia sekolah adalah masa perkembangan dan transisi, masa mencari jati diri dan pendewaasan. Tidak heran bila dalam masa ini, banyak problematika yang yang muncul dan menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Bimbingan dan pendampingan yang tepat sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah tersebut. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah melalui pendekatan komunikasi terapeutik. Dalam perkembangannya, prinsip-prinsip komunikasi terapeutik memang tak lagi hanya dikenal dalam dunia perawatan. Prinsip-prinsip komunikasi ini dapat diterapkan pada hampir semua bidang, tak terkecuali dunia pendidikan. Selain ulasan tentang bagaimana prinsip-prinsip komunikasi terapeutik itu diterapkan dalam pendidikan, makalah ini juga mengurai berbagai kelebihan model komunikasi terapeutik dalam menyampaikan pesan dan membantu mengatasi problematika siswa sebagai sasaran komunikasinya. Bagaimana kelebihan model komunikasi terapeutik diadaptasi dalam penyampaian pesan-pesan pembelajaran, juga tak ketinggalan menjadi bagian dari pembahasan.Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Pendidikan, Problematika Siswa
MUTU DAN KESEJAHTERAAN GURU DI INDONESI Junaidin Basri
JPI-Rabbani Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejalan dengan tuntutan global dan kebutuhan akan pentingnya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia pada masa kini dan akan datang, Pemerintah RI memiliki komitmen yang kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional, hal itu ditandai dengan dilahirkannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Pemerintah wajib memfasilitasi tenaga pendidik untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional, sebagaimana diatur dalam (Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3), “tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab." PP 74 tahun 2008 menyatakan bahwa guru adalah tenaga pendidik professional dengan tugas utama adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.Berdasarkan hasil analisis secara deduktif ditemukan adanya benang merah antara antara kebijakan pendidikan UU No. 20 tentang Sisdiknas Tahun 2003, UU No. 14 tentang Guru dan Dosen Tahun 2005 dan PP No. 74 Tahun 2008, bertujuan meningkatkan mutu Guru dan mewujudkan kesejahteraan Guru.Kata Kuci: Mutu, Kesejahteraan Guru
DERADIKALISASI KEAGAMAAN: STUDI KASUS LEMBAGA DAKWAH KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Andy Hadiyanto; Dewi Anggraeni; Rizki Mutia Ningrum
JPI-Rabbani Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pandangan Lembaga Dakwah Kampus UNJ tentang Radikalisme dan Deradikalisasi.Tulisan ini menunjukkan bahwa menurut pandangan LDK radikalisme Islam adalah adalah pemahaman agama yang ekstrim, eksklusif, dan mengklaim sebagai kebenaran satu-satunya. Pemahaman radikal ini seringkali dibarengi dengan tindakan-tindakan anarkis yang merugikan, memaksakan kehendak, bahkan terkadang menjustifikasi tindakan-tindakan teror.  Menurut pandangan LDK nilai-nilai utama Islam yang perlu diarusutamakan untuk mencegah menguatnya radikalisme adalah: toleransi, ilmu, dan tauhid. Tauhid sebagai ajaran pengesaan Allah menyaran pada keyakinan bahwa hanya Allah sajalah yang tunggal, dan segala sesuatu selain Dia pasti beragam (plural/ bhineka). Kesadaran tauhid ini mendorong penganut agama untuk tidak egois dan arogan dalam beragama, serta meyakini bahwa kebenaran manusia selalu relatif. Kata Kunci: deradikalisme, keagamaan, lembaga dakwah
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KARAWANG Iwan Hermawan; Ulfah Fitriyah
JPI-Rabbani Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDalam pelaksanaan pendidikan agama Islam terutama pada aspek metodologi pembelajaran, guru masih cenderung bersifat normatif, teoritis dan kognitif artinya dalam proses pembelajaran guru masih menggunakan satu metode saja, sedangkan guru sebagai salah satu pelaksana pendidikan di sekolah dituntut untuk mampu menciptakan situasi dan kondisi pembelajaran yang hidup dan menyenangkan, jadi perlu adanya variasi metode pembelajaran yang relevan dengan materi pelajaran yang disampaikan.Penerapan metode Kisah bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran yang digunakan dalam pendidikan agama Islam, khususnya dalam pembelajaran Aqidah Akhlak, dengan metode tersebut selain bisa cepat mengena di hati para siswa juga tidak mudah membuat bosan. Karena dalam metode Kisah para siswa dapat mengambil ibrah atau pelajaran dari kisah para Nabi atau orang-orang terdahulu, untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Permasalahannya bagaimana metode Kisah dapat diterapkan secara efektif sehingga pelaksanaan pembelajaran Aqidah Akhlak mendapatkan respon yang positif, menarik perhatian, dapat dikembangkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.Pembelajaran Aqidah Akhlak adalah materi pelajaran yang menjelaskan tentang keyakinan dalam hati kepada Allah SWT. atau berbicara tentang tauhid, yaitu bagaimana akhlak atau perilaku kita kepada Allah, sesama makhluk, dan terhadap alam sekitar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Aqidah Akhlak menggunakan metode Kisah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karawang sangat relatif efektif. Sebagai bukti bahwa proses pembelajaran itu efektif yaitu antusiasme siswa selama proses pembelajaran, keaktifan siswa dan hasil evaluasi yang semakin meningkat. Kata kunci : aqidah, akhlak, metode kisah.
METODE PEMBELAJARAN PARTISIPATIF DALAM KEGIATAN PENGAJIAN IBU-IBU (Studi Kasus di Majelis Ta’lim Al Rosyad Sukamahi Desa/Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang) Eep Nuruddin
JPI-Rabbani Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Majelis ta?lim adalah lembaga swadaya murni yang bergerak pada pengembangan dakwah. Urgensi perencanaan adalah adanya perubahan, pengembangan minat, dan penyelenggaraan majelis taklim yang lebih berkualitas dan profesional. Permasalahan yang ingin diteliti berkaitan dengan metode pembelajaran partisipatif dalam kegiatan pengajian ibu-ibu di Majelis Ta?lim al Rosyad Sukamahi Desa/Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang pada. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep pembelajaran metode pembelajaran partisipatif dan majelis ta?lim. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulitatif dengan pembelajarn partisipatif dengan metode studi kasus subyek penelitian berjumlah 10 orang, terdiri dari 5 orang jamaah 3 orang anggota keluarga jamaah; 1 orang ketua majelis ta?lim dan seorang ustadz. Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan perencanaan pelaksanaan penilaian kegiatan pengajian. Hasil penelitian menggambarkan perencanaan, pelaksanaan terlebih dahulu dengan jemaah Kata kunci : Majelis Ta?lim, Pembelajarn Partisipatif, Berkualitas, dan Profesional 
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN E-BOOK MAKTABAH SYAMILAH BAGI DOSEN DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UNSIKA Oyoh Bariah
JPI-Rabbani Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media pembelajaran sudah mulai digunakan oleh kalangan masyarakat termasuk pendidik dan peserta didik. E-book menjadi media yang penting dalam pembelajaran. Fungsi dan manfaat E-book sangat dirasakan oleh pengguna seperti pendidik dan peserta didik. Salah satunya adalah E. Book Maktabah Syamilah yang merupakan software berbahasa Arab yang memuat ribuan kitab dari berbagai bidang ilmu keIslaman seperti  Tafsir, Hadis, Fiqih, Ushul Fikih, Kalam, Tasawuf, dan lain sebagainya. Oleh karena itu digital library ini dapat dijadikan sumber belajar dalam proses pembelajaran bagi  civitas akademika khusunya dosen fakultas AgamaIslam Unsika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik, dengan pendekatan Kualitatif Sejauh mana dosen menggunakan dan memanfaatkan maktabah syamilah dalam proses pembelajaran di FAI, menjadi pertanyaan utama penelitian. Hasilnya menunjukan bahwa pemanfaatan  maktabah syamilah bagi dosen FAI dalam proses pembelajaran cukup efektif. Kata kunci :  Maktabah Syamilah, Dosen, dan Proses Pembelajaran
MANAJEMEN PENGEMBANGAN PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN MUTU HASIL BELAJAR SANTRI Aa Kusmana
JPI-Rabbani Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana Pondok Pesantren Modern dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen untuk mengembangkan dan meningkatkan hasil belajar santri, sehingga mutu lulusan meningkat serta memiliki daya saing tinggi. Dalam hal ini santri tidak sekedar belajar ilmu agama semata, tetapi belajar juga ilmu-ilmu umum sebagai bekal hidup setelah dewasa nanti, dalam makna lain santri selain memiliki soft skill juga memiliki hard skill, sehingga lulusannya mampu menyamai atau mungkin melebihi lulusan lembaga-lembaga pendidikan pada umumnya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif (qualitatif approach research) dengan metode deskriptif (descriptive method) sedangkan dalam proses penggalian data lapangan penulis menggunakan triangulasi data, yaitu: teknik wawancara (interview), observasi (obsevation) dan studi dokumentasi (dokumentation study) pada dua lembaga pesantren yang dikategorikan pesantren modern yaitu Pondok Pesantren Modern Al Ihsan Baleendah Kabupaten Bandung dan Pondok Pesantren Modern Al Ma?soem Jatinagor Kabupaten Sumedang. Berdasarkan penelitian ditemukan antara lain: (1) Masing-masing Pesantren telah menerapkan prinsip-prisip manajemen terbukti lembaga tersebut memiliki program perencanaan pengembangan; (2) Lulusan yang tidak saja menguasai ilmu-ilmu agama, juga menguasai ilmu-ilmu umum sehingga tidak sedikit lulusan kedua lembaga tersebut mampu bersaing.; (3) Pengorganisian dan pelaksanaan dilakukan sesauai fungsi manajemen, terbukti dengan penataan, pengaturan dan pengeloaan lembaga dilakukan dengan profesioanal ; (4) Kedua pesantren tersebut berupaya memadukan kurikulum Diknas dan Kemenag sehingga para santri mendapat pelayanan pembelajaran yang menekankan proses (learning process oriented), dengan sendirinya ketika prosesnya berkualitas maka hasilpun ikut berkualitas; (5) Para pengajar atau pengasuh selalu mendapat pembinaan dan pelatihan pembelajaran ter update., terbukti dengan penerapaan konsep pembelajaran multiple inteligence melalui wadah-wadah pembinaan, bakat, minat santri yang tersedia.Kata Kunci: manajemen pesantren, hasil belajar siswa, mutu pembelajaran
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Sayan Suryana
JPI-Rabbani Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi merupakan lembaga pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan baik secara akademis maupun keterampilan. Sebagai salah satu wadah pendidikan bagi generasi bangsa. Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting daam pembentukan karakter dan diaharapkan mampu mencetak lulusan- lulusan yang berkualitas sehingga mampu membawa bangsa Indonesia kearah yang leblh maju. Dalam pelaksananaan pendidikan perguruan tinggi mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinngi diantaranya yaitu pendidikan, penelitian, serta pengabidan kepada masyarakat. Berkaitan dengan pemberdayaan masyrakat maka hal ini berhubungan dengan point Tri Dharma Perti yang ke tiga yaitu pengabidan kepada masyarakat,dalam perguruan tinggi program pengabidan masyarakat dikemas dalam satu kegiatan yang dinamakan dengan KKN (Kuliah kerja Nyata Mahasiswa) dimana para mahasiswa dari berbagai jurusan mengimplementasikan segala pengetahuan yang telah diperleh dalam kegiatan akademik selama perkuliahan dimana ilmuyang diperoleh dapat di gunakan untuk pemberdayaan Masyarakat.Kata Kunci : Peran Perguruan Tinggi, Pemberdayaan Masyarakat
STRATEGI PEMBINAAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN (Studi Kasus pada SMK Al-Mukhtariyah, SMKN 5 Garut dan SMKN 6 Kabupaten Garut) Ajat Rukajat
JPI-Rabbani Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Strategi Pembinaan Profesionalisme Tenaga Pendidik yang merupakan bagian dari suatu manajemen dalam dunia pendidikan. Kepala sekolah sangat berperan penting dalam membina para tenaga pendidiknya agar tercipta suatu profesionalisme dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik bagi siswa-siswinya.. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode utama deskriptif-analitik yang dilengkapi dengan metode dokumentasi dan studi literatur. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, kuisioner, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga pendidik di SMK Al-Mukhtariyah, SMKN 5 Garut dan SMKN 6 Garut masih mengandalkan peran dari kepala sekolah untuk membina profesionalismenya, karena kepala sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam membina para tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya, tentunya hal ini akan meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Dengan segala hambatan-hambatan yang ditemukan terutama dalam melengkapi sarana dan prasana serta alokasi pembiayaan yang sangat minim tetapi SMK di Kabupaten Garut tetap mampu melaksanakan pembinaan para tenaga pendidiknya yang berdampak meningkatnya kreativitas, kompetensi, sikap terampil, dan sikap tanggung jawab serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembinaan tenaga didik.Kata Kunci: Strategi Pembinaan, Profesionalisme, Tenaga Pendidik
KAJIAN DALALAH DALAM USHUL FIQH Kasja Eki Waluyo
JPI-Rabbani Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Rabbani
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam Rabbani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kita tahu bahwa nash-nash al-Qur'an dan Sunah adalah dalam bahasa Arab. Maka pemahaman hukum dari nash hanyalah menjadi satu pemahaman yang benar apabila diperhatikan konotasi uslub dalam bahasa Arab dan cara-cara dalalahnya, serta apa yang ditunjuki lafazh-lafazhnya, baik dalam bentuk mufrad maupun murakkab (susunan). Oleh karena inilah, maka ulama ushul fiqh menaruh perhatian serius pada penelitian tentang uslub Arab, susunannya, dan kata-kata mufradnya, serta mengambil kesimpulan dari penelitian tersebut. Ushuliyyah adalah Dalil syara? yang bersifat menyeluruh, universal, dan global (kulli dan mujmal). Jika objek bahasan ushul fiqh antara lain adalah qaidah penggalian hukum dari sumbernya, dengan demikian yang dimaksud dengan qaidah ushuliyyah adalah sejumlah peraturan untuk menggali hukum. Qaidah ushuliyyah itu umumnya berkaitan dengan ketentuan dalalah lafadz atau kebahasaan. Penunjukkan lafadz menurut Ulama Hanafiah terbagi menjadi empat macam: ibarah nash, isyarah nash, dilalah nash, dan iqtidha nash. Apabila dua yang pertama berusaha menemukan maksud pembicara baik yang tersurat (ibarah) maupun yang tersirat (isyarah) dari makna secara langsung, maka dua yang terakhir berusaha menemukan tujuan syar?i yang tidak tertulis dalam teks baik melalui perluasan makna teks (dilalah nash) maupun penyisipan (iqtidha). Kata Kunci: Kajian, Dalalah, Ushul Fiqh.