cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Universitas Muara Bungo, Jl. Lintas Sumatera, Sungai Binjai Muara Bungo
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Sains Agro
ISSN : -     EISSN : 25800744     DOI : 10.36355
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Sains Agro Merupakan media yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel dari peneliti yang berkaitan dengan ilmu Pertanian. Ruang Lingkup Jurnal Sains Agro adalah kajian ilmu agronomi, hortikultura, pembibitan, Ilmu Tanah, agroforestri, perlindungan tanaman, keanekaragaman tanaman dan lingkungannya
Articles 176 Documents
Adaptasi Iklim Berbasis Pengetahuan Lokal Dalam Sistem Agroforestri Kakao Pada Lahan Rawan Bencana di Kolaka, Sulawesi Tenggara Al Husna, Riezdqhy Amalina Farahiyah; Putri, Dina Hayati
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1789

Abstract

Studi ini mengkaji strategi adaptasi berbasis pengetahuan lokal masyarakat dalam meningkatkan ketahanan sistem agroforestri kakao terhadap perubahan iklim dan bencana banjir. Fokus analisis meliputi pemilihan pohon penaung, pola penanaman pohon, dan penyesuaian kalender tanam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapang, diskusi kelompok terfokus (FGD) dan wawancara semi-terstruktur dengan petani. Hasil penelitian mengungkap bahwa petani memanfaatkan pohon penaung bernilai ekonomi dan ekologis, meskipun terdapat risiko inkompatibilitas yang berpotensi meningkatkan serangan hama dan penyakit. Perubahan iklim juga mengakibatkan pergeseran pola musim, sehingga mengganggu jadwal pemupukan, panen, pruning, dan sanitasi.. Tantangan utama yang dihadapi meliputi pergeseran pola curah hujan dan fluktuasi suhu serta tingginya serangan hama dan penyakit pada klon tertentu. Temuan ini merekomendasikan penguatan kapasistas petani dengan integrasi pengetahuan lokal dan inovasi adaptif untuk meningkatkan produktivitas kakao berbasis agroforestri serta pengembangan varietas kakao yang tahan terhadap perubahan iklim ekstrem
The Effect of Exogenous Salicylic Acid Application on Capsicum annuum L. Under Drought Stress During the Vegetative Phase Budiyanti, Tri
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1786

Abstract

Chili is one of the commodities with a relatively high level of price fluctuation. The impact of climate change on the agricultural sector is the uncertainty of the dry season, which causes changes in cropping patterns due to drought. Cultivation technology and superior varieties with drought-tolerant characteristics are among the needs for increasing chili production. This activity aims to increase drought stress tolerance in local chili peppers of West Sumatra. The research was conducted from July to December 2024 in Solok, West Sumatra. This research was conducted with a Randomized Complate Block Design (RCBD) with 6 treatments of giving several doses of salicylic acid and repeated as many as 3 replicates. Salicylic acid was sprayed on chili plants aged 14 days after planting (HST) every two weeks with concentrations of 5, 10, 15 mM, as much as 20 mL per plant. The results showed that drought stress, combined with watering at 35% of field capacity, caused a decrease in vegetative and early generative growth in chili plants. Salicylic acid treatment has not been able to increase early vegetative and generative growth in drought-stressed chili plants 2 months after planting
Adaptasi Petani Padi Terhadap Perubahan Iklim Di Desa Kabalan Dan Desa Sumberwangi Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Azizi, Abdullah Nafi'; Mulyanti, Hery; Rahmawati, Laily Agustina
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i2.1854

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak perubahan iklim terhadap usaha tani padi serta strategi adaptasi yang diterapkan petani di Desa Kabalan dan Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei dan kuesioner terstruktur kepada petani padi sebagai responden. Hasil menunjukkan bahwa petani di Desa Kabalan lebih rentan terhadap banjir karena lokasinya rendah dan dekat sungai, strategi adaptasinya yaitu dengan pembangunan saluran drainase, peninggian pematang sawah, dan penyesuaian waktu tanam. sedangkan petani di Desa Sumberwangi lebih terdampak kekeringan akibat keterbatasan air. Strategi adaptasinya meliputi penggunaan varietas tahan kekeringan, penyesuaian waktu tanam, penampungan air hujan, pemanfaatan pupuk organik dan pestisida alami, serta pembangunan saluran drainase. Persepsi dan respons adaptasi dipengaruhi faktor usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman bertani. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas petani melalui akses informasi iklim, teknologi adaptif, serta dukungan kelembagaan untuk menjaga keberlanjutan pertanian.
Aplikasi Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Mustariani, Erry; Haq, Ghorisah; Nurdin, Rosyad; Winarno, Nadya
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i2.1865

Abstract

 Kentang (Solanum tuberosum L.) termasuk ke dalam kelompok tanaman hortikultura yang secara luas dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat atau makanan pokok. Kebutuhan akan kentang terus bertambah sedangkan peningkatan produksi oleh petani di Indonesia masih rendah. Hal ini biasanya disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya yaitu metode pemupukan yang belum tepat, baik dari jenis, dosis, waktu ataupun cara aplikasi yang berbeda, sehingga peningkatan produksi kentang belum optimal. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kentang yaitu dengan pemberian POC (Pupuk Organik Cair) kulit pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan dosis POC kulit pisang yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan meliputi P1: Kontrol negatif (Tanpa perlakuan POC), P2: POC kulit pisang 25ml/tanaman, P3: POC kulit pisang 50ml/tanaman, P4: POC kulit pisang 75ml/tanaman, P5: POC kulit pisang 100ml/tanaman, dan P6: Kontrol positif. Hasil penelitian menunjukan POC kulit pisang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, tetapi tidak berbeda nyata dengan kontrol, kemungkinan karena dosis yang rendah atau adanya pupuk dasar yang sudah mencukupi
EFEKTIFITAS HIDROPONIK SYSTEM WICK PADA PENGAPLIKASIAN POC EKSTRAK RUMPUT LAUT TERHADAP FASE VEGETATIF DAN GENERATIF SEMANGKA (Citrullus Lanatus) Herdiana, Selviya
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Sains Agro (On Going)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i2.1765

Abstract

Semangka (Citrullus vulgaris Schard) merupakan tanaman dari keluarga Cucurbitaceae (labu-labuan) yang bersifat semusim. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Rata-rata produksi tanaman semangka Provinsi Bengkulu pada tahun 2021 hingga 2023 mengalami kenaikan dari 604 ton, 809 ton hingga mencapai 1.541 ton. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh poc ekstrak rumput laut terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif semangka sekaligus mengetahui apakah ekstrak rumput laut bisa dijadikan pupuk organik cair alternatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei tahun 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam faktor tunggal yaitu pemberian pupuk organik cair ekstrak rumput laut yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu : RL0 = Kontrol (tanpa pemberian POC), RL1 = 1200 ppm, RL2 = 1400 ppm, RL3 = 1600 ppm, RL4 = 1800 ppm. Hasil terbaik pemberian POC ekstrak rumput laut yaitu terdapat pada dosis 1200 ppm pada diameter batang 0.99 mm dan tingkat kehijauan daun 5.89.
Analysis Of Dryer Control System For Non-Conformity Of The Crumb Rubber Products In PT. Bukit Angkasa Makmur Bengkulu Prastia, Budi; Bursamin, B; Fernandes, Regi; Hidayad, Syamsir
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i2.1815

Abstract

Objective: This study aims to determine the rubber latex processing system into SIR 20 (Standard Indonesian Rubber) type products that involve several main stages, including initial processing, drying, and quality control. The dryer machine plays an important role in the drying process to achieve the desired quality standards, especially the dry factor to produce products that meet the technical standards of rubber specifications. Research Method: This study uses data collection techniques in the drying process. Data is taken periodically during the drying process in the form of temperature data, water content, dryer oven including primary and secondary data. Results: The results of the study indicate an impact on the quality of SIR products in the dryer process that affects product quality such as low water content, uniform particle size so that the drying process is more effective, reduces operational costs, and produces high-quality final products. While the quality of products with poor quality such as high water content, non-uniform particle size, many impurities will reduce the productivity of the drying process, increase operational costs, and produce lower-quality final products. Conclusion: There are several factors that affect the quality of SIR 20 (Standard Indonesian Rubber 20) rubber products on the performance of the dryer machine is closely related to drying efficiency and the final quality of the product. SIR 20, as crumb rubber, has several characteristics that influence the drying process, such as initial moisture content, particle size, and type of impurities. Good dryer performance will produce SIR 20 with a moisture content that meets standards, reduce the risk of damage during storage and transportation, and maintain its physical and chemical quality. To prevent product deviations, monitoring the drying time and energy supply is necessary to achieve the desired dryness through proper coagulation and processing. Consideration of crumb rubber particle size is essential for effective drying and to prevent clumping and difficulties in hot air distribution. Article Type: Empirical Research Article
Analisis Perubahan Tutupan Lahan Hutan di Kabupateen Bojonegoro bagian Selatan Menggunakan Citra Pengindraan Jauh Saputra, Bagus; Mulyani, Heri; Anggara, Oktavianus Cahya
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i2.1856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan hutan di Kabupaten Bojonegoro Bagian Selatan dan  mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penurunannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 pada periode tahun 2015, 2018, 2022, dan 2024 yang diolah melalui teknik Supervised Classification untuk memperoleh data spasial perubahan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas hutan mengalami penurunan signifikan dari 380,97 km² pada tahun 2015 menjadi 282,39 km² pada tahun 2024 atau berkurang sekitar 25,87 persen dari total luas awal. Penurunan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia, seperti kebakaran hutan, penebangan liar, serta alih fungsi lahan menjadi pertanian dan permukiman, yang secara bersama-sama memberikan tekanan berkelanjutan terhadap ekosistem hutan di wilayah penelitian.
Cekaman Polyethylene Glycol 6000 (Peg 6000) Terhadap Perkecambahan 24 Genotipe Cabai Lokal (Capsicum annum L.) Dari Sumatera Barat Budiyanti, Tri; Indriyani, NLP.; Riska, Riska; Kirana, Rinda; Suliansyah, Irfan; Hervani, Dini
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i2.1156

Abstract

Perkecambahan benih cabai sangat dipengaruhi oleh ketersedian air. Hambatan ketersedian air pada fase ini sering dimanfaatkan untuk megetahui toleransi tanaman dalam menghadapi cekaman kekurangan air dimulai pada saat fase perkecambahan. Polyethylene Glycol 6000 (PEG 6000) merupakan jenis garam tidak bersifat toksik terhadap tanaman, namun secara homogen menurunkan potensial osmotik larutan. Oleh karena itu PEG 6000 sering digunakan untuk uji skrining toleransi cekaman kekeringan pada fase perkecambahan.   Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh cekaman PEG 6000 terhadap perkecambahan 24 genotipe cabai lokal Sumatera Barat. Penelitian dilaksanakan menggunakan  RAK Faktorial.  Faktor pertama dosis PEG terdiri dari P0 (larutan air tanpa PEG), P2 (larutan PEG 15%). Faktor kedua yaitu 24 genotipe cabai lokal Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan interaksi kedua perlakuan  berpengaruh  nyata pada beberapa  parameter.  Perlakuan dosis PEG berpengaruh nyata menurunkan pada daya tumbuh, potensi tumbuh dan panjang radikula. Pemberian cekaman 15% PEG 6000 menyebabkan penurunan daya berkecambah, indek vigor, potensi tumbuh maksimal, panjang plamula dan radikula pad 24 genotipe cabai local Sumatera Barat. Cabai Bonsai Hijau, Tanah Datar mempunyai daya berkecambah yang tertinggi dan potensi tumbuh maksimal tertinggi pada kondisi tercekam 15% PEG, diikuti cabai Paijan, Akar Solsel dan Tali. Namun indek vigor  tertinggi  pada kondisi tercekam 15% PEG dimiliki oleh cabai Akar Solsel
EVALUASI NUTRISI DAUN DAN PELEPAH SAWIT PADA TEKNIK PENGOLAHAN BERBEDA SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINANSIA Rahmaini, Rahmaini; Kartono, Kartono; Joharsah, Joharsah; Zendrato, Desti Prestasi; Sianipar, Ricky Rivaldo; Permata, Andika
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v6i2.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengevaluasi kualitas nutrisi daun dan pelepah sawit yang diolah melalui proses amoniasi dan fermentasi menggunakan urea dan suplemen organik cair (SOC). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga diperoleh 16 unit percobaan. Adapun perlakuan yang dilakukan yaitu P0 (kontrol/tanpa amoniasi dan fermentasi), P1 (daun dan pelepah sawit amoniasi), P2 (daun dan pelepah sawit fermentasi), dan P3 (daun dan pelepah sawit amoniasi dan fermentasi). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar bahan kering, protein kasar, serat kasar, lemak kasar, abu dan BETN. Data penelitian yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam/analysis of variance (ANOVA), dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan bila terdapat perbedaan nilai tengah antar perlakuan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan amoniasi dan amofer memberikan hasil yang terbaik karena dapat meningkatkan kadar protein kasar dan lemak kasar bahan, meskipun terjadi penurunan kadar BETN dan belum optimal dalam menurunkan kadar serat kasar pelepah dan daun sawit.
PERTUMBUHAN DAN HASIL KALE KERITING (Brassica oleracea var. acephala L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR KULIT BAWANG MERAH Winarno, Nadya; Mustariani, Erry; Susanto, Dwi
Jurnal Sains Agro Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i2.1165

Abstract

Kale keriting (Brassica oleracea var. acephala L.) mengandung vitamin A, B1, B2, B3, dan C. Untuk hasil yang diharapkan, budidaya konvensional kale keriting memerlukan penambahan pupuk, termasuk pupuk organik. Kulit bawang merah, yang mengandung kalsium (Ca), dapat digunakan untuk membuat pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk organik cair kulit bawang merah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kale keriting. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juli di Cileunyi Kab.Bandung serta menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 7 perlakuan dan 4 ulangan. Konsentrasi yang digunakan yaitu: P0 (Tanpa perlakuan), P1 (70 gram kulit bawang merah/liter), P2 (85 gram kulit bawang merah/liter), P3 (100 gram kulit bawang merah/liter), P4 (115 gram kulit bawang merah/liter), P5 (130 gram kulit bawang merah/liter), dan P6 (pupuk NPK 7.5 gram). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik cair kulit bawang merah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kale dan konsentrasi pupuk organik cair kulit bawang merah 100 gram/ liter tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kale.ABSTRACTCurly kale (Brassica oleracea var. acephala L.) contains vitamins A, B1, B2, B3, and C. For expected results, conventional cultivation of curly kale requires the addition of fertilizer, including organic fertilizer. Shallot skins, which contain calcium (Ca), can be used to make liquid organic fertilizer (LOF) which is beneficial for plant growth. This research aims to determine the effect of using shallot skin liquid organic fertilizer on the growth and yield of curly kale plants. The research was conducted in May-July in Cileunyi, Bandung Regency and used a randomized complete block design (RCBD), consisting of 7 treatments and 4 replications. The concentrations used were: P0 (without treatment), P1 (70 grams of shallot skin/liter), P2 (85 grams of shallot skin/liter), P3 (100 grams of shallot skin/liter), P4 (115 grams of shallot skin/liter), P5 (130 grams of shallot skin/liter), and P6 (7.5 grams of NPK fertilizer). The results showed that the treatment of shallot skin liquid organic fertilizer had a significant effect on the growth of kale plants and the concentration of shallot skin liquid organic fertilizer of 100grams/liter had no significant effect on the growth and yield of kale plants.