cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Universitas Muara Bungo, Jl. Lintas Sumatera, Sungai Binjai Muara Bungo
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Sains Agro
ISSN : -     EISSN : 25800744     DOI : 10.36355
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Sains Agro Merupakan media yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel dari peneliti yang berkaitan dengan ilmu Pertanian. Ruang Lingkup Jurnal Sains Agro adalah kajian ilmu agronomi, hortikultura, pembibitan, Ilmu Tanah, agroforestri, perlindungan tanaman, keanekaragaman tanaman dan lingkungannya
Articles 176 Documents
Penambahan Abu Sekam Padi Terhadap Perubahan Parameter Kimia Tanah Pada Lahan Agrosilvopastura Di Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Wibowo, Candra Guruh Adi; Mulyanti, Heri; Elvania, Nindy Callista
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1537

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh abu sekam padi pada lahan agrosilvopastura, dengan fokus pada perubahan suhu, pH tanah, dan kandungan N, P, K tanah. Penelitian dilakukan secara eksperimental kuantitatif menggunakan metode purposive sampling dan rencana acak lengkap (RAL). metode analisis data menggunakan analysis of variance (ANOVA) Hasilnya menunjukkan bahwa abu sekam padi mengubah suhu dan pH tanah, tetapi tanah yang diberi abu sekam padi tidak mengandung nitrogen (N) dan menunjukkan hambatan fosfor pada beberapa perlakuan. Namun perlakuan dengan 8% abu sekam padi memberikan hasil terbaik dengan kandungan fosfor dan kalium tinggi.
Optimalisasi Budidaya Cabai Merah melalui Sistem Pertanian Intensif dan Pupuk Mikroorganisme Lokal: Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Adat Datuk Sinaro Putih Prastia, Budi; Ridwan, Ridwan; Isman, Isman; Ardiansyah, Ari; Mahpizal, Ripal
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1558

Abstract

Masyarakat hukum adat Datuk Sinaro Putih memiliki kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dalam menjaga hutan. Namun, saat ini, mereka menghadapi tantangan signifikan akibat penguasaan hutan oleh perusahaan-perusahaan yang memperoleh Hak Penguasaan Hutan, yang mengakibatkan hilangnya lahan pertanian dan perkebunan. Ketidakberdayaan dalam menghadapi kebijakan pemerintah yang mendukung eksploitasi hutan adat mengakibatkan kesulitan ekonomi yang mendalam. Kelompok tani Rimbo Alung di Dusun Batu Kerbau adalah salah satu komunitas yang terkena dampak langsung dari kebijakan ini, sehingga mereka kehilangan akses ke lahan untuk bercocok tanam.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan potensi kelompok tani Rimbo Alung serta merumuskan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Temuan menunjukkan bahwa kondisi topografi yang berbukit dan iklim sejuk di kaki Taman Nasional Kerinci Seblat sangat cocok untuk budidaya tanaman hortikultura, khususnya cabai merah. Namun, tantangan seperti kurangnya lahan, rendahnya tingkat pendidikan, dan keterbatasan modal menjadi hambatan utama.Sebagai bagian dari upaya pengabdian masyarakat, penelitian ini menawarkan pelatihan keterampilan bercocok tanam cabai merah dan pembuatan pupuk mol (pupuk cair) menggunakan lahan yang ada. Dosen dan mahasiswa terlibat dalam penyaluran dana serta pendidikan teknik budidaya yang diharapkan dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan ekonomi kelompok tani. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan solusi berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat Datuk Sinaro Putih.
Keanekaragaman Serangga Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L) di Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin Yanti, Okvi; Yudiawati, Effi; Setiono, Setiono
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1625

Abstract

Penelitian dilakukan di 4 lokasi lahan persawahan yaitu desa Bungo Tanjung, desa Baru Pangkalan Jambu, desa Tiga Alur dan desa Kampung Limo, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin. Identifikasi serangga dilakukan di Laboratorium Universitas Muara Bungo. Penelitian ini dimulai dari tanggal 15 April 2024 sampai tanggal 15 Juni 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga hama dan mengetahui indeks keanekaragaman serangga hama tanaman padi (Oryza sativa L.) di Lahan Persawahan Dikecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten MeranginMetode penelitian berbentuk survei dan pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Random Sampling. Pada tiap petak pertanaman ditentukan  petak sampel yang berukuran 5 x 5 m secara sistematis pada garis diagonal. Pengambilan sampel serangga di lapangan dilakukan sebanyak 6 kali dengan interval pengambilan sampel dua minggu sekali yang dilakukan dengan dua metode yaitu koleksi secara langsung yaitu menangkap dengan tangan setiap serangga yang ditemukan pada petak sampel dan Metode jaring ayun. Adapun Variabel yang diamati adalah Identifikasi seranggaa, Indeks Keanekaragaman,  Indeks Kemerataan Spesies dan Dominasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis-jenis serangga hama pada tanaman padi (Oryza sativa L.) di 4 lokasi lahan persawahan Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin ada 10 jenis yaitu Nephotettix virescens, Cofana Spectra, Sogatella furcifera, Leptocorisa acuta, Atractomorpha crenulata, Cnaphalocrocis medinalis, Scirpophaga incertulas, Aulacapora Indica, Chrysochus cobaltinus, dan Silba capsicarum. Keanekaragaman serangga hama tanaman padi (Oryza sativa L.) di lahan persawahan di Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin adalah (a) berada pada tingkat sedang dengan indeks keanekaragaman 1,70-1,74 (b) tingkat kemerataan yang stabil dengan indeks kemerataan 0,90-0,97. Tingkat dominansi rendah dengan nilai indeks dominasi (D) 0,19-0,20. 
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Dengan Aplikasi Bakteri Fotosintesis Dan Pupuk Kandang Ayam Diyanti, Afri Rona; Thesiwati, Aslan Sari; Haryoko, Widodo; Ernita, Milda; Ermawati, Ermawati; Rivaldo, Andrean
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1589

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) atau yang biasa dikenal dengan istilah Sweet corn merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki sumber karbohidrat tinggi. “Menurut Badan Pusat Statistik (2023) Sumatera Barat menyatakan terjadinya penurunan produksi pada tanaman jagung manis. Pada tahun 2020 produksi jagung manis di Sumatra Barat yaitu 939,465,95 ton. Pada tahun 2021 yaitu 887.961,00 ton sedangkan pada tahun 2022 produksi jagung manis yaitu 853 024,00 ton.Penurunan produksi dan pertumbuhan tanaman jagung manis disebabkan oleh beberapa faktor yaitu karena adanya alih fungsi lahan dan juga disebabkan oleh kesuburan tanah. Untuk meningkatkan produksi dan kesuburan tanah, dapat dilakukan dengan cara penggunaan Bakteri Fotosintesis dan pupuk kandang Percobaan bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi Jagung manis dengan pemberian berbagai konsentrasi Bakteri Fotosintesis dan dosis Pupuk kandang ayam. percobaan ini dilaksanakan di lahan UPTD RPH, Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat dengan ketinggian tempat ±15 Mdpl, yang dilaksanakan pada bulan Desember-Juni 2024. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama dengan konsentrasi Bakteri Fotosintesis terdiri dari 3 taraf yaitu 0 ml/L, 10 ml/L, dan 20ml/L. Faktor Kedua yaitu pupuk kandang ayam dengan 4 taraf yaitu 0 ton/Ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, dan 15 ton/Ha. Berdasarkan hasil percobaan disimpulkan bahwa tidak adanya interaksi antara Bakteri Fotosintesis dan pupuk kandang ayam pada setiap parameter pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Pemberian PSB secara tunggal tidak dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis, namun berpengaruh nyata pada umur muncul bunga Jantan dan betina pada pemberian konsentrasi Bakteri Fotosintesis yang tercepat yaitu 10 ml/L. Perlakuan pupuk kandang ayam secara tunggal menunjukkan terjadinya peningkatan produksi tanaman jagung manis dengan dosis pupuk kandang ayam yaitu 4,5 kg/plot dengan produksi sebanyak 3,84 kg/plot atau setara dengan 12,82 ton/Ha.”  
Studi keragaman sumber daya genetik alpukat (Persea americana) Berdasarkan Karakter Morfologi di Kabupaten Solok Sumatera Barat Yanto, Wahyu Dwi; Elinda, Friza; Meyuliana, Aulia; Mansyah, Ellina
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1666

Abstract

Alpukat (Persea americana) merupakan spesies tanaman menyerbuk silang dan pada umumnya diperbanyak menggunakan biji oleh masyarakat sehingga memiliki keragaman yang tinggi.  Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi tentang keragaman alpukat di Kabupaten Solok, Sumatera Barat berdasarkan karakter morfologi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus 2024 sampai Desember 2024. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling) pada empat Kecamatan di Kabupaten Solok yaitu Kecamatan Gunung Talang, X Koto Singkarak, Lembang Jaya dan Junjung Sirih. Pohon sampel dipilih yang sedang berbuah berdasarkan informasi pemilik pohon dan penyuluh pertanian setempat. Pada setiap kecamatan diambil 5 sampai 9 tanaman dengan total sampel sebanyak 29 pohon. Pada setiap tanaman diamati sebanyak 5 sampel buah alpukat yang sudah matang sempurna dan 5 sampel daun yang telah berkembang sempurna. Pengamatan dilakukan berdasarkan perbedaan morfologi daun, buah, biji dan uji organoleptik berdasarkan Descriptor for avocado (IPGRI, 1995). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alpokat dari empat kecamatan di  kabupaten Solok memiliki keragaman morfologi yang luas. Berdasarkan kluster analisis menggunakan progam PBSTAT-CL.2.1. diperoleh  enam kelompok aksesi dengan copehenetic distance atau tingkat dissimilarity sebesar 0,4. Beberapa diantaranya memiliki kualitas buah yang cukup baik seperti tekstur daging buah berlemak dan tingkat kepulenan yang tinggi seperti yang ditunjuukkan oleh aksesi TK1 dan LB1.  Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi dan seleksi varietas unggul lokal sesuai selera konsumen.
Produktivitas Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L) Dalam Pola Tumpangsari Cabai dan Jenis Legum Prasetyo, Triman Prasetyo; Subagiono, Subagiono; H, Hasnelly
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1682

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian Lubuk Tenam Kecamatan Batin III kabupaten Bungo di ketinggian ± 101 mdpl dengan temperature udara berkisar antara 23̊-39̊C, Dengan rata-rata curah hujan per bulan adalah 181-1276 mm pada bulan basah dan 71-108 mm pada bulan kering. pH 5,5 pada Ultisol. Waktu penelitian dimulai pada tgl 07 Juli 2022 s.d. 05 Oktober 2022. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh tumpangsari 4 jenis legum terhadap produktifitas tanaman cabai dalam pola tumpangsari legum/cabai. Serta mengetahui jenis legum manakah yang memberikan hasil terbaik terhadap tanaman cabai dalam pola tumpangsari legum/cabai. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 jenis legum yang ditumpangsarikan dengan cabai yaitu L1: kacang tanah, L2: kedelai, L3: kacang buncis, dan L4: kacang Panjang. Variabel yang diamati adalah umur mulai muncul bunga (hst), jumlah bauh/polong pertanaman, hasil pertanaman (g), hasil ton/ha, agresivitas dan nisbah kesetaraan lahan (NKL). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tumpangsari tanaman cabe rawit dengan 4 jenis legum berpengaruh nyata terhadap muncul bunga legume, jumlah buah/polong tanaman, hasil pertanaman (g), hasil ton perhektar dan nisbah kesetaraan lahan (NKL), namun tidak berpengaruh nyata terhadap muncul nya bunga tanaman cabe dan agresivitas
Respon Morfologis Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Terhadap Aplikasi Pupuk Organik Inovatif Pada Tahap Pre-Nursery Sopandi, Acep; Febrialdi, Akhyarnis; Z, Zuleha
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) terhadap takaran pupuk organik hasil inovasi Kelompok Tani Mekar Jaya pada tahap pre-nursery. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dosis pupuk organik, yaitu 0 g (kontrol), 5 g, 10 g, 15 g, dan 20 g per polybag, dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun total, dan volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 5 g memberikan respon optimal pada jumlah daun dan volume akar, sementara dosis 10 g menghasilkan luas daun terbesar, mencerminkan peran fosfor dan kalium dalam meningkatkan kapasitas fotosintesis. Secara umum, pemberian pupuk organik secara signifikan meningkatkan kualitas pertumbuhan bibit kelapa sawit, dengan variasi dosis optimal tergantung pada parameter pertumbuhan yang diamati. Penelitian ini menegaskan potensi penggunaan pupuk organik sebagai alternatif ramah lingkungan dalam pembibitan kelapa sawit, yang dapat diterapkan dalam sistem pertanian berkelanjutan
Pengaruh Lama Perendaman Dalam Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi (Coffea sp.) Melalui Stek Batang Ginting, Ina Febria; Gustian, Meko; Anggara, Heru; Pebriyanti, Pita
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1755

Abstract

Coffee is a major agricultural commodity in Indonesia, but its production declined by 1.43% compared to 2021. To boost productivity, vegetative propagation through stem-cutting is a promising method. This study investigates the use of coconut water as a natural plant growth regulator (PGR) to enhance the growth of coffee cuttings. Conducted from June to September 2024 at the Greenhouse of the Faculty of Agriculture, Universitas Pat Petulai, the experiment used a Completely Randomized Design (CRD) with five soaking durations in coconut water: 0 (control), 3, 6, 9, and 12 hours. Results were analyzed using ANOVA and followed by the Least Significant Difference (LSD) test at a 5% significance level. The 9-hour soaking treatment (P3) showed the highest shoot length by the 4th week, while the control had the lowest leaf length. However, soaking duration did not significantly affect shoot diameter, leaf length, or overall shoot growth, indicating a limited influence of coconut water on coffee cutting development
Respons Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt) Terhadap Aplikasi Trichokompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Ultisol Haryoko, Widodo; Diyanti, Afri Rona; Zain, Harun; Sunadi, Sunadi; Thesiwati, Aslan Sari; Utama, M. Zulman Harja
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1735

Abstract

Percobaan bertujuan mengetahui respon varietas jagung manis (Zea mays Saccharata Sturt.) terhadap Trichokompos tandan kosong kelapa sawit pada ultisol. Percobaan dilakukan di Lagan Hilir Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan dari 2024-2025.  Percobaan dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan faktor pertama adalah varietas jagung manis yakni varietas paragon, bonanza dan super sweet dan faktor kedua adalah Trichokompos tandan kosong kelapa sawit 4 dosis yakni 0, 5, 10 dan 15 ton ha-1.  Hasil percobaan menunjukan respon varietas jagung manis terhadap STrichokompos tandan kosong kelapa sawit. Respon jagung varietas Paragon, Bonanza, dan Super Sweet memperlihatkan keragaman pertumbuhan, keragaman komponen hasil dan hasil pada ultisol.  Dosis Trichokompos TKKS yang tepat terhadap varietas Paragon dan Bonanza adalah 5 ton ha-1, dan  dosis trichokompos TKKS terhadap varietas Super Sweet adalah 10 ton ha-1 pada ultisol.
Keanekaragaman Serangga Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L) di Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin Yudiawati, Effi; Asparita, Nurharianti; H, Hasnelly
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1758

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada pertanaman padi  sawah yang terdapat di desa Sungai Pinang, Sungai Nilau, Bukit Batu, dan Pelipan, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin. Identifikasi serangga dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo, Penelitian dilakukan dari tanggal 15 April 2024 sampai 30 Juni 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga hama apa saja yang ada pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.), mengetahui indeks keanekaragaman serangga hama, dan mengetahui indeks dominansi serangga hama di lahan persawahan Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten merangin.Penelitian ini berbentuk survei dan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Random Sampling. Petak sampel berukuran 5 x 5 m secara sistematis pada garis diagonal. Pengambilan sampel serangga di dilakukan sebanyak 6 kali dengan interval dua minggu sekali yang dilakukan dengan dua metode yaitu koleksi secara langsung yaitu menangkap dengan tangan setiap seraangga yang ditemukan pada petak sampel dan Metode jaring ayun. Adapun Variabel yang diamati adalah Identifikasi serangga, Indeks Keanekaragaman,  Indeks Kemerataan Spesies dan Dominansi.Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis hama pada tanaman padi (Oryza sativa L.) di lahan persawahan Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin ada 11 jenis, 8 famili, dan 6 ordo. Adapun 11 jenis hama tersebut yaitu Leptocorisa acuta, Atractomorpha crenulata, Silba capsicarum, Cofana Spectra, Scirpophaga incertulas, Chrysochus cobaltinus, Nephotettix virescens, Aulacapora Indica, Cnaphalocrocis medinalis, Sogatella furcifera, dan Erotide sp. Distribusi serangga hama pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Lahan Persawahan Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin yaitu berada pada tingkat sedang dengan indeks keanekaragaman 1,43-1,87, tingkat kemerataan yang stabil dengan indeks kemerataan 0,82-0,96 dan tingkat dominansi yang rendah dengan indeks dominasi yaitu 0,16-0,28.