cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Universitas Muara Bungo, Jl. Lintas Sumatera, Sungai Binjai Muara Bungo
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Sains Agro
ISSN : -     EISSN : 25800744     DOI : 10.36355
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Sains Agro Merupakan media yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel dari peneliti yang berkaitan dengan ilmu Pertanian. Ruang Lingkup Jurnal Sains Agro adalah kajian ilmu agronomi, hortikultura, pembibitan, Ilmu Tanah, agroforestri, perlindungan tanaman, keanekaragaman tanaman dan lingkungannya
Articles 176 Documents
Pengaruh Pupuk Kompos Limbah Pasar Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Mentimun (cucumis sativus l.) Ananda, Muhammad Rizki; Subagiono, Subagiono; Yelni, Gusni
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1516

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Sungaimas  Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin pada tanggal 1 Agustus 2023 – 20 September 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pupuk kompos limbah pasar terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun (Cucumis sativus L.) studi kasus di Desa Sungaimas, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK). Dengan menggunakan manual analisis Sidik Ragam. Kemudian apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Variabel yang diamati yakni Panjang tanaman (cm), jumlah cabang primer, umur mulai bunga (hst), jumlah buah pertanaman, berat buah (kg), dan Hasil produksi (ton/Ha). Perlakuan pemberian pupuk kompos limbah pasar memberikan hasil yang berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman (cm), umur mulai bunga (hst), jumlah buah pertanaman, dan jumlah cabang primer. Serta perlakuan pupuk kompos berpengaruh nyata terhadap berat buah pertanaman. Pemakaian perlakuan yang terbaik untuk mendapatkan hasil panen yang optimal yakni K3 dengan dosis 15 ton/Ha atau 4,5 kg/Petak terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Mentimun yang dibudidayakan
TINGKAT KERUSAKAN TANAMAN KOPI AKIBAT SERANGAN HAMA PENGGEREK BUAH (Hypothenemus hampei ferr.) PADA PERTANAMAN KOPI DI KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI Yudiawati, Effi; Ardian, Ardian; Febrialdi, Akhyarnis; Sopandi, Acep
Jurnal Sains Agro Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i2.1286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan tanaman kopi akibat serangan hama penggerek buah (Hypothenemus hampei Ferr.) pada pertanaman kopi di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode survei yang dilaksanakan selama 30 hari pada bulan September, dari tanggal 1–30 September 2023, lokasi penelitian di 3 Kecamatan dengan masing-masing desa terdapat 2 kebun kopi untuk pengambilan sampel yang terbagi atas 5 titik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan populasi hama pada buah warna merah memiliki hubungan yang signifikan terhadap persentase kehilangan hasil. Tingkat kerusakan tertinggi terdapat di Desa Sepantai Renah sebesar 46,8% dan terendah terdapat di Desa Nilo dingin sebesar 12,93%. Persentase kehilangan hasil tertinggi terdapat pada warna merah sebesar 25,10% dan yang terendah pada warna hijau sebesar 1,18%. Rataan persentase kehilangan hasil di Kabupaten Merangin termasuk dalam serangan sedang karena rataan persentase kehilangan hasil menunjukkan serangan diatas 20% dari hasil tes didapat rataan serangan 23,95%, kepadatan populasi tertinggi terdapat pada stadia larva antara 6 – 2,96 dan populasi terendah terdapat pada stadia pupa yaitu 3,96 – 0,26.
ETNO-AGRONOMI TANAMAN OBAT MASYARAKAT DESA KLANGON, KABUPATEN MADIUN DALAM KOMUNITAS AGROFORESTRI SEBAGAI PENUNJANG PERTANIAN BERKELANJUTAN Putri, Widya Kristiyanti; Malinda, Ardhana Rahma
Jurnal Sains Agro Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i2.1158

Abstract

Kearifan lokal masyarakat Indonesia salah satunya diwujudkan dalam sistem budidaya tanaman secara turun temurun. Etno-agronomi yang telah diterapkan masyarakat Desa Klangon pada tanaman obat menggunakan sistem pertanian tradisional di hutan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang etno-agronomi yang diterapkan oleh masyarakat desa Klangon dalam komunitas agroforestri untuk menunjang pertanian berkelanjutan. Wawancara semi terstruktur dilakukan kepada 34 penduduk dengan usia minimal 40 tahun. Hasil yang diperoleh yaitu sebanyak 38,24% masyarakat masih menggunakan obat herbal alami dimana sebanyak 41,18% membudidayakan sendiri dan mengambil liar di hutan. Tanaman yang digunakan sebagai jamu oral ditemukan sebanyak 81 spesies dan non-oral sebanyak 18 spesies. Etno-agronomi yang diterapkan tersebut mendukung aspek ekonomi karena prospek tanaman obat yang ditanam secara alami, aspek sosial sebagai jati diri masyarakat desa yang berpegang teguh pada tradisi, dan aspek ekologi sebagai penunjang keberlanjutan hutan produksi dengan sistem agroforestri.Kata kunci: etno-agronomi, tanaman obat, agroforestri, pertanian berkelanjutan, Desa Klangon
Pemanfaatan Tanaman Sebagai Obat Pada Etnis Pakpak Di Desa Kuta Babo Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat Padang, Ellovani; Ekomila, Sulian
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1438

Abstract

Penelitian membahas tentang pemanfaatan tanaman obat pada masyarakat Pakpak di Desa Kuta Babo. Teori yang digunakan teori Transmisi kebudayaan.Transmisi kebudayaan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil peneitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan alam yang  sebagai obat tradisional di Desa Kuta Babo dalam kehidupan sehari-hari masih diyakini oleh masyarakat dapat menyembuhkan berbagai Penyakit. Lingkungan masyarakat di Desa Kuta Babo  adalah lingkungan yang dapat mempengaruhi kepercayaan dalam mengunakan tanaman sebagai obat. Kepercayaan dari setiap masyarakat dengan pengobatan tradisional pada saat ini di dukung oleh tenaga medis atau pengobatan modern  yang ada di Desa tersebut tanpa menunjukkan permasalahan atas pengobatan yang dilakukan oleh setiap masyarakatnya. Penyakit yang masih diobati dengan tanaman obat pada masa sekarang oleh Etnis  Pakpak Di Desa Kuta Babo Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat yaitu semua jenis penyakit, baik penyakit ringan maupun penyakit berat. Pengobatan kedua jenis penyakit ini menggunakan tanaman berkhasiat obat tetapi penyakit berat disertai dengan obat medis sedangkan penyakit ringan hanya menggunakan tanaman berkhasiat obat.
Proliferasi Kalus Embriogenik dan Embrio Somatik Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.) Setiawan, Ryan Budi; Khumaida, Nurul; Dinarti, Diny
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1361

Abstract

Dalam rangka mengurangi tingginya nilai impor gandum perlu dilakukan upaya penanaman dengan tetap memperhatikan faktor kesesuaian lingkungan. Program pemuliaan tanaman penting dilakukan untuk perbaikan genetik dan karakter sehingga berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas, kuantitas dan pengembangan gandum di Indonesia. Embriogenesis somatik memainkan peranan yang sangat besar dalam perbanyakan tanaman. Integrasi dengan program pemuliaan konvensional maupun teknik molekular/bioteknologi memungkinkan embriogenesis somatik menjadi suatu alat untuk meningkatan laju perbaikan genetik tanaman. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan metode proliferasi kalus embriogenik dan embrio somatik tanaman gandum. Media terbaik untuk proliferasi kalus embriogenik pada varietas Dewata dan Nias adalah 1.0  mg L-1 2.4D + 1.0 mg L-1 picloram dan pada varietas Selayar adalah 1.0  mg L-1 2.4D. Aplikasi media cair pada proliferasi embrio somatik menunjukkan hasil tertinggi sebanyak 28.88 embrio pada Dewata dan 15.13 embrio pada Nias.
PEMANFATAN LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT, TANAH HASIL PEMBAKARAN SMELTER NIKEL, DAN AMPAS KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU MEDIA TANAM irmawati, irmawati; Ferbri, Mutiara; Bainur, Sandra Rizki; Sulastri, Sulastri; Rahmanpiu, Rahmanpiu
Jurnal Sains Agro Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i2.1168

Abstract

Sisa pembakaran smelter nikel mengandung unsur hara seperti magnesium (Mg) 3,94 %, Ca (7,90 %), natrium (Na) 3,14 %, silika (Si) 24,4 %, besi (Fe) 8,60%, alumunium (Al) 23,02 %, sulfur (S) 3,82%, fosfor (P) 0,24 %, dan kalium (K) 1,52%, yang umumnya bersifat alkalis (pH 8-12). Sedangkan secara fisik abu memiliki kemampuan mengikat air tinggi. Disamping itu, kelapa  sawit khususnya di Sulawesi Tenggara terus meningkat dan menghasilkan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebanyak 220-230 kg. Berdasarkan karakteristik abu smelter nikel dan jumlah TKKS yang melimpah tersebut sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan untuk memanfaatkan TKKS dan abu smelter nikel sebagai media tanam. Metode yang dilakukan dalam riset ini yaitu dengan mencampurkan serabut tandan kosong kelapa sawit, abu smelter nikel, ampas kelapa serta orgadec dengan beberapa perbandingan antara TKKS, abu smelter nikel, dan ampas kelapa yang kemudian dianalisis kadar N, P, K dan pH dari pupuk yang dihasilkan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka perbandingan paling optimal diperoleh pada perbandingan 1:1:2 dengan nitrogen 19,66%, fosfor 1,10%, dan kalium 5,19% dan pH 6,63.
Pertumbuhan Dan Produksi Varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Strut) Terhadap Kompos Tongkol Jagung Mutia, Yopa Dwi; Haryoko, Widodo; Putri, Amelia
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1019

Abstract

Percobaan bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pupuk kompos  tongkol jagung dan varietas jagung manis terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Percobaan dilakukan pada lahan dengn jenis tanah organosol dengan ketinggian tempat 10 mdpl di Kelurahan Jambak, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial, dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 taraf dosis kompos tongkol jagung yakni 0, 7, 14, 21 t ha-1. Faktor kedua yaitu 3 varietas jagung manis yakni Bonanza, Paragon, dan Talenta. Dan diulang 3 kali sehingga terdapat 36 plot percobaan. Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa perlakuan kompos tongkol jagung dan varietas jagung manis tidak menunjukkan interaksi nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Secara tunggal berpengaruh nyata kompos tongkol jagung terhadap parameter umur bunga jantan pada dosis 14 t ha-1 yakni 43.61 hst, umur bunga betina pada dosis 0 t ha-1 yakni 48.94 hst, dan umur panen pada dosis 0 t ha-1 yakni 72.61 hst. Dan varietas jagung manis dengan produksi tertinggi  yaitu varietas Paragon yakni 9.13 t ha-1. Sedangkan secara tunggal varietas jagung manis berpengaruh nyata terhadap semua parameter
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Caisim (Brassica junce L.) Akibat Pemberian Kombinasi Pupuk Organik Cair (POC) Dan NPK Sari, Artika; Hasnelly, Hasnelly; Prastia, Budi
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian beberapa jenis pupuk organik cair yang dikombinasikan dengan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim pada Ultisol. Penelitian dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rimbo Ilir dan waktu pelaksanaan penelitian dimulai tanggal 19 Februari 2023 – tanggal 13 Mei 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu : P0 (0 ml/1 L air + 12,5 gram NPK ), P1 (25 ml/1 L air + 10 gram NPK ), P2 (50 ml/1 L air + 7,5 gram NPK ), P3 (75 ml/1 L air + 5 gram NPK ), P4 (100 ml/1 L air + 2,5 gram NPK ) dan P5 (125 ml/1 L air + 0 gram NPK ). Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA). Apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan uji lanjut DNMRT (Duncan’s New Multiple Range Test) pada taraf 5%.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian kombinasi pupuk organik cair dan NPK berpengaruh sangat nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman (cm), luas daun (cm²) dan bobot segar tanaman (g) serta berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan jumlah daun (helai) dan volume akar (ml). Hasil menunjukkan bahwa  pemberian pupuk organik cair yang kombinasikan dengan pupuk NPK pada perlakuan P3 (75 ml/1 L air + 5 gram NPK) memberikan hasil terbaik terhadap variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm²), dan bobot segar tanaman (g) tanaman caisim di polybag. Perlakuan P4 (100 ml/1 L air + 2,5 gram NPK) merupakan perlakuan terbaik terhadap variabel pengamatan volume akar (ml) tanaman caisim di polybag.
Respon Beberapa Varietas Kedelai Pada Berbagai Paket Pemupukan Di Lahan Pasang Surut Provinsi Jambi Yardha, Yardha
Jurnal Sains Agro Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i2.1213

Abstract

Peran varietas dan pemupukan spesifik lokasi sebagai penstabil dan pemacu produktivitas masih sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon berbagai varietas unggul kedelai pada beberapa paket pemupukan di lahan pasang surut Provinsi Jambi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bambu Runcing, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi berlangsung dari bulan Januari sampai dengan Desember 2021. Menggunakan Rancangan Petak Terpisah dengan 3 ulangan. Petak utama adalah 3 macam varietas kedelai, yaitu: (1) Anjasmoro, (2) Devon, dan (3) Detap. Sedangkan sebagai anak petak adalah 3 macam paket pemupukan, yaitu: (1) Paket Petani, (2) Paket Balitkabi, dan (3) Paket Modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Anjasmoro, Devon, dan Detap dengan mengunakan teknologi modifikasi (Dolomit 1.000 kg/ha + pupuk kandang 750 kg/ha + NPK Phonska+ 200 kg/ha + SP36 100 kg/ha) dapat beradaptasi dan memberikan hasil biji yang baik pada lahan pasang. Varietas Devon memberikan rerata hasil tertinggi (2,06 t/ha), namun petani kurang berminat untuk mengembangkannya karena memiliki sifat polong yang mudah pecah di lapangan. Sementara itu, varietas Detap diminati petani karena produktivitasnya cukup tinggi (1,92 t/ha) dan memiliki sifat polong yang tidak mudah pecah di lapangan.
Respon Tanaman Kailan (Brassica Oleracea Var. Archepala) Terhadap Kombinasi Aplikasi Intensitas Pemberian Pupuk Organik Cair dan Perbedaan Dosis POC BANDOTAN (Ageratum Conyzoides) Putri, Amalia; Yora, Muharama; Eliesti, Fredrika; Nelvi, Yusmi; Afrini, Delsi; Harissatria, Harissatria
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1463

Abstract

Tanaman kailan adalah sayuran yang tinggi peminat, tetapi jumlah produksinya masih rendah.  Sesuai hal tersebut, maka diberikan pupuk organic cair bandotan. Penelitian bertujuan untuk melihat respon tanaman kailan terhadap perlakuan intensitas waktu pemberian pupuk organik cair dan perbedaan dosis POC bandotan serta kombinasi kedua perlakuan. Pelaksanaan percobaan ini di Halaban, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok pada bulan Januari sampai Maret 2023 dengan menggunakan Rancangan Perlakuan dengan metode Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 taraf dosis POC (P): (P0)  0 ml + 100 ml air, (P1) dosis 40 ml + 100 ml air, (P2) dosis 80 ml + 100 ml air, (P3) dosis 120 ml + 100 ml air. Faktor kedua terdiri dari intensitas waktu pemberian POC (A) tiga taraf (A) : (A1) aplikasi POC satu kali seminggu, (A2) aplikasi POC dua kali seminggu, (A3) aplikasi POC tiga kali seminggu dan kedua faktor dibagi menjadi empat kelompok Data hasil pengamatan diolah dengan analisis ragam, jika diperoleh F hitung P ≥ F tabel 5% maka dilakukan uji Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, lebar daun terlebar, panjang daun terpanjang, bobot konsumsi, dan hasil produksi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa aplikasi perlakuan tunggal intensitas waktu pemberian POC dan aplikasi POC dengan dosis yang berbeda tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan tinggi tanaman, bobot konsumsi dan hasil produksi total (ton/ha). Aplikasi POC dengan dosis berbeda hanya terlihat berpengaruh nyata pada karakter lebar daun dengan daun terlebar 12,5 cm dan panjang daun dengan daun terpanjang 14,15 cm. Selanjutnya, untuk aplikasi kombinasi kedua perlakuan tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, bobot konsumsi dan total produksi tanaman