cover
Contact Name
Dwi Anggorowati Rahayu
Contact Email
dwirahayu@unesa.ac.id
Phone
+6281235407983
Journal Mail Official
jrba@unesa.ac.id
Editorial Address
Department of Biology Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Negeri Surabaya Jalan Ketintang Gedung C3 Lantai 2 Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya
ISSN : -     EISSN : 26559927     DOI : 10.26740/jrba
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya is a peer-reviewed journal that strives to provide scientific information on the research results which focused on biological science (Ecology, Animal and Botanical Systematics, Microbiology, Zoology, Botany, Biotechnology, and Genetics and Evolution) and biological education (Innovation of Biology Learning, Assessment and Evaluation in Biology, and Media of Biology)
Articles 125 Documents
THE STUDENTS WORKSHEET DEVELOPMENT ON FUNGI BASED ON THE PLUS KWL’S STRATEGY TO TRAIN THE METACOGNITIVE SKILLS Andarwati, Indrie Dwi; Susantini, Endang; Basri, Ahmad
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to produce worksheet of fungi material based on Plus KWL?s strategy to train the metacognitive skills seen at the effectiveness. The type of this research was a development with a 3D research design that was shortened into define, design and development. The subjects of this study were students of class X MIA 1. Instruments used in this study was test. Based on the effectiveness of worksheet based on Plus KWL?s strategy was obtained from pre and posttest result which have been tested from the positive value sensitivity. This worksheet can be used to train the metacognitive skills by very good criteria that were determining the level of confidence and score. It can be concluded that the worksheet based Plus KWL ?s is very effective to train metacognitive skills
UJI ANTAGONISME BEBERAPA FUNGI ENDOFIT PADA TANAMAN KENTANG TERHADAP FUSARIUM OXYSPORUM SECARA IN VITRO Izzatinnisa', Izzatinnisa'; Utami, Ulfah; Mujahidin, Ahmad
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan fungi endofit merupakan salah satu alternatif untuk mengendalikan Fusarium oxysporum pada tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya antagonisme fungi endofit hasil isolasi dari tanaman kentang terhadap F. oxysporum secara in vitro. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dan eksperimen. Fungi endofit dan F. oxysporum diisolasi dengan metode direct platting, selanjutnya dilakukan pemurnian dan identifikasi fungi. Fungi endofit yang terpilih, dilakukan uji antagonisme terhadap F. oxysporum secara in vitro dengan metode dual culture. Persentase hambatan dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan empat isolat fungi endofit berhasil diisolasi dari jaringan daun tanaman kentang yaitu Mucor sp.1, Mucor sp.2, Neoscytalidium sp., dan Aspergillus sp. Fungi patogen hasil isolasi yaitu F. oxysporum. Uji antagonisme dengan metode dual culture menunjukkan semua fungi endofit mampu menghambat pertumbuhan F. oxysporum pada tanaman kentang dengan persentase hambatan yang bervariasi, yaitu Neoscytalidium sp. (73,09%), Mucor sp.2 (70,88%), Mucor sp.1 (59,84%) dan Aspergillus sp. (66,06%). Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari perlakuan yang diberikan (p=0,001). Dengan demikian, fungi endofit hasil isolasi memiliki potensi dalam menghambat fungi patogen tanaman kentang.
PRODUKSI INOKULUM VESIKULAR ARBUSKULAR MIKORIZA PADA INANG SORGHUM BICOLOR (L.) MOENCH DENGAN VARIASI JENIS INOKULUM DAN PUPUK NPK Auli, Nisa Raudatul; Kasiamdari, Rina Sri
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi antara jenis inokulum Vesikular Arbuskular Mikoriza (VAM), kandungan NPK, dan umur tanaman yang paling efektif dalam produksi inokulum. Tanaman inang menggunakan Sorghum bicolor yang merupakan anggota dari famili Poaceae yang memiliki sistem perakaran yang luas, jumlah akar banyak, dan tumbuh dengan cepat sehingga berpotensi sebagai inang VAM yang kompatibel. Penelitian ini menggunakan analisis Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktorial 2x2x2 meliputi jenis mikoriza yang digunakan yaitu Glomus aggregatum (G) dan campuran Glomus aggregatum dan Gigaspora margarita (C). Konsentrasi NPK, yaitu NPK grower 15-9-20 (P9) dan Growmore 20-20-20 (P20). Umur tanaman 6 minggu dan 9 minggu. Parameter pertumbuhan yang diukur meliputi tinggi tanaman, berat kering batang dan akar, persen kolonisasi dan jumlah spora VAM. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil, tanaman dengan inokulum campuran VAM dengan P20 menghasilkan tinggi tanaman dan berat kering batang dan akar tertinggi. Inokulum campuran mempunyai persen kolonisasi dengan nilai yang paling tinggi, sedangkan inokulum tunggal (Glomus aggregatum) dengan P rendah menghasilkan produksi spora paling tinggi. Inokulum campuran VAM dan P9 lebih baik dalam produksi inokulum, baik berupa akar terkolonisasi maupun spora.
TRAINING STUDENTS’ ATTITUDES IN ENVIRONMENTAL SCIENCE COURSE THROUGH LESSON STUDY Rahmadiarti, Fida; Kuntjoro, Sunu; Budijastuti, Widowati
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The core competences of Environmental Sciences are to communicate and to understand the concepts of natural resources and environment, to solve related problems, and to have an environmental awareness. An effective effort is needed to train the environmental awareness. The purposes of this research were to evaluate how to train the attitudes of biology education study program students in the second semester who were taking the environment knowledge lecture. This research was quantitative and qualitative interpretation research by observing the learning process of Biology education students through lesson study. The research stages consisted of plan, do, and see in two cycles. The collected data included the results of observation on the learning process by the observer, the lecturers? assessment related to the skills and attitudes during the learning process, and the students? self-assessment on their attitudes. The data were analyzed descriptively. The research revealed that the students learned actively, they cooperated within groups, the class cleanliness was an indicator of attitude to environmental awareness because the lecturers always reminded the students related to the indicators of keeping the environment clean and treating garbage, the learning resources used challenged the students to work and discuss. The students? attitudes towards environmental awareness are categorized as good-very good, the results of the lecturers? assessment of the attitudes are categorized as good, and results of the students? presentation skills are categorized as good-very good.
PEMBERIAN EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISME 4) HASIL KULTUR DALAM MEDIA YANG BERBEDA PADA PAKAN UNTUK BUDI DAYA LELE (CLARIAS SP.) Anis, Mohhamad Yunus; Hariani, Dyah
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang banyak diminati di Indonesia dan terjadi peningkatan produksinya setiap tahun. Untuk itu, terus dipacu peningkatan produksi ikan lele. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ikan lele yaitu melalui pemberian EM4 (Effective microorganism 4) pada pakan. EM4 yang digunakan berisi Lactobacillus casei dan Saccharomyces cerevisiae. EM4 dikultur dalam media yang dibuat dari molase, bekatul, susu sapi, buah nanas, kunyit putih, temulawak, jahe merah dan air kelapa. EM4 hasil kultur dalam media disebut sebagai fermentor. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian EM4 hasil kultur dalam media yang berbeda pada pakan terhadap laju pertumbuhan spesifik/spesific growth rate (SGR), rasio konversi pakan/feed conversion ratio (FCR) dan tingkat kelangsungan hidup/survival rate (SR) benih ikan lele. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas A (pakan komersial), B (pakan+10% EM4), C (pakan+10% fermentor 1), D (pakan+10% fermentor 2) dan E (pakan+10% fermentor 3), setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Pakan difermentasi selama 1-3 hari sebelum pakan diberikan kepada benih ikan lele ukuran panjang 7-9 cm. Data dianalisis menggunakan ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EM4 hasil kultur dalam media yang berbeda pada pakan berpengaruh secara signifikan terhadap SGR, FCR dan SR benih ikan lele (P<0,05). Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan E (pakan+10% fermentor 3) dengan nilai SGR sebesar 5,91±0,04%, FCR sebesar 0,88±0,045 dan SR sebesar 73,50±1,91%.
DIFFERENCE OF RED BLOOD CELL COUNT (RBC) LEVELS IN DIABETES MELLITUS TYPE II WITH ULCERS AND WITHOUT ULCERS Mushlih, Miftahul
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Type II diabetes mellitus (T2DM) is a metabolic disorder that has potential causing ulcer complications. Ulcers occur due to peripheral vascular abnormalities and trauma. The occurrence of ulcers allows differences in the hematology characteristics in sufferers. This study aimed to determine the comparison of the blood picture between T2DM with ulcers and T2DM without ulcers. This was analytical descriptive research using 29 samples (10 T2DM samples with ulcers and 19 T2DM samples without ulcers). A complete blood test was performed using Sysmex Kx-21N hematology analyzer. Data were analyzed using Independent T-test and Mann-Whitney U depends on the normality. Normality was done using Shapiro Wilk (Confident Level: 95%). The results of this study indicated that Red blood cell count (RBC) and Hemoglobin Count (HGB) differ significantly between T2DM with ulcers and T2DM without ulcers (p: 0.012 and 0.006). The identification of HGB levels was highly recommended to get proper treatment in T2DM.
AKLIMATISASI TANAMAN HASIL EKSPLORASI TAHURA R. SOERJO DAN PULAU YAMDENA DI KEBUN RAYA PURWODADI Rahadiantoro, Apriyono; Indahsari, Nita Dwi
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebun Raya Purwodadi sebagai lembaga konservasi exsitu yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan terutama dataran rendah kering kembali mengirimkan tim eksplorasi di beberapa kawasan hutan di Indonesia. Tanaman hasil eksplorasi tersebut sebelum menjadi tanaman koleksi membutuhkan proses adaptasi terhadap kondisi lingkungan baru yang dikenal dengan istilah aklimatisasi tanaman. Proses tersebut dapat berlangsung lama dan menjadi salah satu tahapan yang kritis dalam konservasi tumbuhan dikarenakan adanya tingkat kelangsungan hidup tanaman. Tujuan penelitian ini adalah menentukan tingkat ketinggian hidup tanaman dari Tahura R. Soerjo dan Pulau Yamdena serta mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kelangsungan hidup tanaman di kedua lokasi tersebut berbeda. Tanaman Tahura R. Soerjo memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi dibandingkan Pulau Yamdena. Berdasarkan analisis, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup tanaman pada kedua lokasi tersebut lebih dikarenakan oleh kondisi iklim mikro lokasi asal dibandingkan zona ketinggiannya. Sedangkan untuk jenis material tanaman masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.
JENIS-JENIS GULMA PADA KEBUN TEBU DI KECAMATAN ASEMBAGUS, SITUBONDO, JAWA TIMUR: KELOMPOK EUDIKOTILEDON Hariri, Muhammad Rifqi; Irsyam, Arifin Surya Dwipa
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agroekosistem perkebunan tebu tidak akan pernah lepas dari kehadiran gulma sebagaimana telah dipaparkan oleh Backer dalam Atlas of 220 weeds of sugarcane fields in Java pada tahun 1973. Hingga saat ini, informasi mengenai gulma-gulma di perkebunan tebu belum terhimpun secara utuh sedangkan kehadiran gulma-gulma terkini semakin banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk inventarisasi jenis-jenis gulma perkebunan tebu di lima desa yang terletak di Kecamatan Asembagus dilakukan menggunakan metode jelajah. Sebanyak 97 jenis gulma kebun tebu yang termasuk ke dalam 27 suku ditemukan di Kecamatan Asembagus. Sepuluh jenis di antaranya belum dicatat oleh Backer sebagai gulma pada kebun tebu.
Pengembangan LKPD Berbasis Search, Solve, Create and Share (SSCS) untuk Melatih Keterampilan Proses Sains pada Materi Arthropoda Kelas X SMA Sanchia, Amanda Ivana; Faizah, Ulfi
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrba.v1n1.p9-17

Abstract

Keterampilan proses sains dapat dilatihkan dengan menerapkan konsep biologi yang berorientasi pada pendekatan saintifik untuk mengembangkan kompetensi ilmiah. Pada proses pembelajaran Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) sangat penting guna menunjang aktivitas pembelajaran peserta didik. Arthropoda merupakan kelompok hewan invertebrata yang sering dijumpai di sekitar kita dan merupakan salah satu materi yang dipelajari di Biologi kelas X. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan LKPD berbasis Search, Solve, Create and Share (SSCS) pada materi Arthropoda yang layak secara teoretis yang ditinjau dari hasil validitas dan layak secara empiris yang ditinjau dari aktivitas peserta didik, hasil belajar peserta didik, dan respons peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model 4D (define, design, develop, disseminate). Tahap pengembangan dilaksanakan di Jurusan Biologi selanjutnya diujicobakan kepada 20 peserta didik MAN Sidoarjo dengan rancangan one group pre test-post test. Variabel penelitian ini meliputi validitas, kepraktisan ditinjau dari aktivitas peserta didik dan respons peserta didik, dan keefektifan ditinjau dari hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik dianalisis menggunakan gain score. Penelitian pengembangan LKPD berbasis SSCS berdasarkan aspek validitas memperoleh modus dengan kategori sangat valid. Penilaian berdasarkan aktivitas peserta didik memperoleh nilai 96.66% dengan kategori praktis artinya hampir semua peserta didik melakukan kegiatan pada LKPD berbasis SSCS dan respons peserta didik memperoleh nilai 96.95% dengan kategori sangat praktis. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis SSCS materi Arthropoda untuk melatihkan keterampilan proses layak secara teoretis dan empiris.
Komunitas Bivalvia yang Berasosiasi dengan Kerang Lentera (Brachiopoda: Lingulata) di Zona Intertidal Selat Madura Rakmawati, Rakmawati; Ambarwati, Reni
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrba.v2n1.p36-41

Abstract

Kerang lentera merupakan salah satu makrobentos penyusun ekosistem intertidal berlumpur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunitas bivalvia yang yang berasosiasi dengan kerang lentera di zona intertidal Selat Madura. Sampling dengan menggunakan metode simple random sampling pada lima lokasi yang telah ditentukan, yakni di Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bangkalan, Kecamatan Kwanyar-Bangkalan, dan Kabupaten Pamekasan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggali substrat pada area plot sedalam 5-10 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dijumpai 15 spesies anggota kelas Bivalvia yang memiliki ko-eksistensi dan berasosiasi dengan kerang lentera (Brachiopoda) yang berasal dari famili Arcidae, Veneridae, Solenidae, Cardiidae, Lucinidae, Lasaeidae, Laternulidae, Mactridae, dan Tellinidae. Koreamya sp. merupakan spesies yang berasosiasi komensalisme dengan kerang lentera (Brachiopoda: Lingulata).

Page 2 of 13 | Total Record : 125