Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
124 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2023)"
:
124 Documents
clear
PENDAMPINGAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN CANVA UNTUK GURU SDN KOKARPIT DAN SDN LEKONG
Hermanto, Koko;
Anggara, Mietra;
Ismiyarti, Wilia;
Mardinata, Erwin;
Yuliadi, Yuliadi;
Ekastini, Ekastini;
Sofya, Nora Dery
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3255
Dalam melaksanakan kegiatan pengajaran, seorang pendidik dituntut agar dapat membuat media pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dan pendidik sendiri merasa nyaman dalam menjalankan pengajaran guna mewujudkan tujuan pembelajaran dengan baik. Salah satu jenis media pembelajaran adalah video pembelajaran yang dibuat menggunakan Canva yang dapat diakses oleh guru menggunakan email belajar.id sehingga semua fiture dapat diakses secara gratis. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada SDN Kokarpit dan SDN Lekong guru masih kesulitan membuat video pembelajaran dan belum mengenal Canva. Oleh karena itu, adanya permintaan kerjasama antara Fakultas Rekayasa Sistem Universitas Teknologi Sumbawa dengan kedua SDN tersebut dalam program pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pembuatan video pembelajaran dengan menggunakan Canva. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 16 guru dari SDN Kokarpit dan SDN Lekong dan terdiri dari 7 dosen pendamping. Pendampingan dalam pembuatan video media pembelajaran menggunakan pendekatan ceramah, demonstrasi serta adanya latihan yang disertai tanya jawab. Kegiatan pendampingan dievaluasi menggunakan model evaluasi Kirkpatrick dengan indikator reaction, learning, behaviour dan result, hasil evaluasi menunjukkan skor 89,71% yang menunjukkan peserta sangat puas dengan kegiatan pelatihan. Selain itu, berdasarkan hasil pre test dan post test menujukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman pemahaman peserta membuat video media pembelajaran serta adanya peningkatan jumlah video media pembelajaran peserta setelah sebulan mengikuti pelatihan
PELATIHAN BAGI DISABILITAS DALAM PEMBUATAN FROZEN FOOD: PEMPEK GLUTEN FREE DAN SOSIS DI KOTA PALEMBANG
Austin, Trecy;
Lisdiana, Lisdiana;
Prihatini, Lishapsari;
Pusnita, Indah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3066
Penyandang disabilitas bagian dari keberagaman, namun adanya permasalahan seperti kurangnya kemampuan dan masih ada nya diskriminasi di lingkungan masyarakat mengurangi potensi serta terbatasnya keterampilan dan kemandirian pemuda disabilitas. Materi yang disampaikan adalah makanan sehat dengan pengenalan pembuatan pempek gluten free dan sosis dari ayam organik yang dikemas menjadi frozen food. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh pemuda disabilitas dalam pengembangannya yaitu, pengenalan bahan makanan yang tidak baik dikonsumsi secara berlebihan bagi disabilitas mental, dan masih belum mampu nya pendamping atau orangtua dalam memberikan asupan bergizi. Tujuan pengabdian ini, [1] Meningkatkan kapasitas pemuda disabilitas untuk berpartisipasi melalui pendidikan dan pelatihan, [2] Mengembangkan inovasi dan menjalankan teknologi, [3] Mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, dan [4] Meningkatkan perekonomian dan kewirausahaan mandiri. Sehingga tim pengabdi memberikan pelatihan pembuatan pempek gluten free dan sosis dari ayam organik. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini, [1] Memberikan edukasi atau penyuluhan, [2] Praktik langsung memasak pempek gluten free dan sosis serta pengemasan menjadi makanan frozen food [3] Monitoring perkembangan pembuatan dan juga penjualan produk. Hasil kegiatan, meningkatnya partisipasi pemuda disabilitas melalui pelatihan. Membuat variasi produk dan  belajar mengemas produk dengan alat yang telah disediakan. pemanfaatan pemasaran online dengan Menjual produk di media sosial atau whatsapp bussiness secara mandiri
MEMBANGUN KEBIASAAN MEMBACA MENUJU MASYARAKAT LITERAT DI KECAMATAN WALEA BESAR KABUPATEN TOJO UNA-UNA
Salam, Salam;
Sartika, Eka;
Nasiru, La Ode Gusman
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3320
Minat baca anak dan masyarakat di Kecamatan Walea Besar, Kabupaten Tojo Una-Una masih tergolong rendah. Masyarakat lebih menikmati budaya lisan daripada membaca. Ada dua faktor yang menjadi penyebabnya yakni, pertama, kurangnya dorongan membaca dalam lingkungan keluarga sehingga kultur menumbuhkan kebiasaan membaca sangat minim. Orang tua belum mampu menjadikan kegiatan literasi sebagai kebiasaan untuk peningkatan kualitas sosialnya. Kurangnya pendampingan terhadap anak juga menjadi pemicunya. Kedua, belum meratanya distribusi buku yang berkualitas. Hal ini disebabkan oleh ketersediaan buku yang tidak pernah di-upgrade. Pengabdian ini bertujuan melakukan sosialisasi tentang membiasakan membaca di lingkungan keluarga; membentuk komunitas literasi di lingkungan sekitar; dan meng-upgrade pojok baca, setelah melakukan pendataan buta aksara. Pengabdian menggunakan metode pembentukan komunitas sadar literasi dan pembuatan pojok baca. Metode ini terpecah terbagi menjadi beberapa tahapan antara lain persiapan dan pengenalan awal; musyawarah dengan perangkat desa; pembekalan mahasiswa; pelaksanaan; evaluasi, dan penarikan. Pengabdian ini membawa manfaat yakni terwujudnya masyarakat literat melalui pembentukan pojok baca yang dapat menjadi wadah untuk meningkatkan minat baca yang bersifat edukatif dan bisa diakses oleh siapapun tanpa biaya
SOSIALISASI PENCEGAHAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN PROPERTI PADA MULTIMODA TRANSPORTASI MELALUI PENANGANAN BARANG BERBAHAYA YANG BAIK
Rizaldy, Wynd;
Suryobuwono, Abdullah Ade;
Sholihah, Sita Aniisah;
Marina, Sandriana;
Agusinta, Lira
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2785
Latar belakang dilakukannya sosialisasi ini karena kurangnya pengetahuan personel yang bekerja di industri transportasi dan logistik di area Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (JABODETABEK) terkait penanganan barang berbahaya. Hal ini sesuai dengan pengamatan dari tim pengabdi sehingga perlu dilakukan pembinaan tentang penanganan barang berbahaya pada multi moda transportasi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pencegahan bencana berupa kerusakan lingkungan dan properti pada multi moda transportasi melalui penanganan barang berbahaya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2021 ditujukan kepada mitra pengabdian yaitu pelaku moda transportasi sekaligus calon pembaca majalah report. Dialog dan diskusi melalui media daring merupakan metode yang dipilih dalam kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan peningkatan pemahaman masyarakat transportasi tentang pencegahan bencana melalui penanganan barang berbahaya yang sesuai dengan aturan berlaku sebesar 18,1% yaitu rata-rata pengetahuan pretest sebesar 59,41% dan posttest sebesar 77,5% terhadap 24 peserta yang berasal dari industri, lembaga pendidikan, dan umum
PEMANFAATAN OPEN BROADCAST SOFTWARE, GOOGLE CLASSROOM DAN BITLY PADA PEMBELAJARAN DARING UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN
Dikesuma, Hendra;
Yanto, Robi;
Ahmadi, Ahmadi;
Alfiarini, Alfiarini
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3166
Teknologi memiliki peranan penting dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari salah satunya pada bidang pendidikan. Dampak yang sangat dirasakan saat ini di bidang pendidikan setelah masa pandemi covid 19 adalah terjadinya adaptasi perubahan kombinasi sistem pembelajaran yaitu pada sistem pembelajaran secara daring dan luring. Saat ini permasalahan utama yang dihadapi oleh universitas musi rawas adalah proses pembelajaran masih menerapkan media kontekstual dengan menerapkan sistem tata muka. Dari permasalahan tersebut tentunya dibutuhkan teknologi sebagai media yang dapat diterapkan pada sistem pembelajaran daring. Adapun teknologi yang digunakan dalam pembuatan bahan ajar yaitu open broadcast software sedangkan google classroom sebagai LMS yang dapat digunakan sebagai ruang dan evaluasi pembelajaran secara daring sedangkan zoom meeting sebagai media ruang pembelajaran virtual. Adapun metode yang diterapkan pada kegiatan ini adalah metode pendampingan dan praktikum penggunaan aplikasi dengan menerapkan studi kasus yaitu pembuatan bahan ajar. Dari hasil kegiatan melalui pengisian lembar kuisioner kepada 20 peserta sebanyak 5 % telah mengenal aplikasi OBS dan 95% belum mengenal aplikasi OBS. Berdasarkan hasil studi kasus pembuatan bahan ajar menggunakan OBS terdapat 90% peserta mampu membuat bahan ajar dengan memanfaatkan OBS dan 10% belum dapat menyelesaikan pembuatan bahan ajar. Dari hasi umpan balik nilai tertinggi dari workshop ini adalah manfaat kegiatan dan kualitas materi dengan kategori sangat baik yaitu 90% peserta dapat memahami materi yang disampaikan pada kegiatan PkM.
DESAIN PETA DESA SEBAGAI DASAR INVENTARISASI DAN PENGELOLAAN POTENSI MENUJU DESA WISATA KADACUA
Isalman, Isalman;
Putera, Asrip;
Yusuf, Muhammad;
Nurzaitun, Nurzaitun
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3288
Peta desa menjadi dasar untuk menginventarisasi potensi dan menentukan arah orientasi desa. Salah satu potensi Desa Kadacua yang mendukung pada orientasi desa wisata adalah pantai membuku. Pantai Membuku merupakan pantai pasir putih dangkal yang cukup luas. Letak yang strategis dan pemandangan pantai yang indah, mulai banyak pengunjung di setiap akhir pekan. Walaupun demikian, peran pemerintah desa dalam pengelolaan belum maksimal. Hal ini disebabkan belum tervalidasinya batas wilayah desa. Selain itu, akses jalan menuju pantai belum teridentifikasi secara jelas oleh pengunjung baru. Sehingga menjadi penting untuk dilakukannya pendampingan desain peta desa, desain gapura desa dan gapura wisata pantai Membuku, serta pemasangan papan nama jalan dan lorong. Kegiatan pendampingan ini terdiri dari tiga tahap yakni tahap penyusunan rencana kerja, pelaksanaan dan evaluasi. Setelah pelaksanaan kegiatan, akhirnya desa Kadacua telah memiliki peta desa yang dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengelolaan potensi desa. Dari hasil kegiatan ini juga, desa Kadacua telah memiliki papan nama jalan dan lorong, papan batas dusun yang terpasang, serta desain gambar gapura desa dan gapura wisata pantai Membuku. Papan nama jalan dan lorong dapat membantu pengunjung atau orang yang tidak terbiasa dengan lingkungan desa untuk dapat mengidentifikasi lokasi dengan mudah. Pelibatan beberapa orang aparat desa dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bekal pengetahuan dan keterampilan dalam kegiatan pemetaan lainnya secara mandiri, seperti pemetaan sosial. Kegiatan ini juga telah menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan dan penataan desa
PENGEMBANGAN PERAHU UNTUK WISATA PEMANCINGAN GUNA PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA NELAYAN DI KURI PATENNE KABUPATEN MAROS
Tahang, Hamzah;
Gosari, Benny Audy Jaya;
Cangara, Arie Syahruni
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2576
Perkembangan wisata mancing sangat berkembang pesat seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap kuantitas dan kualitas terhadap pelayanan jasa perahu wisata mancing. Kelompok nelayan Rinta sebagai kelompok menyambut baik peluang yang ada namun dalam perjalanannya masih memiliki beberapa permasalahan yang dihadapi kelompok nelayan ini. Seperti belum adanya fasilitas keselamatan, peralatan yang digunakan dalam wisata mancing sangat minim, desain perahu wisata tidak memperhatikan aspek kenyamanan, manajemen kelompok yang masih lemah, dan pemasaran jasa yang diterapkan masih bersifat konvensional. Tujuan dari pengabdian ini adalah menjadikan wisata pemancingan sebagai sumber pendapatan tambahan masyarakat Kuri Caddi dan strategi pengelolaan wisata agar wisatawan tertarik untuk berkunjung dan melakukan wisata pemancingan di Kuri Caddi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat di Kuri Caddi yaitu potensi wisata pemancingan di desa tersebut sangat besar yang sangat baik sebagai pendapatan tambahan nelayan di desa tersebut. Namun pengelolaan wisata pemancingan yang sudah ada selama ini masih sangat minim dan kurang menarik bagi wisatawan sehingga pengabdi menawarkan Solusi dengan melakukan sosialisasi terhadap standar keselamatan, kelengkapan peralatan utama dan pendukung dalam wisata mancing yang bisa dijadikan sebagai rujukan kepada kelompok nelayan penyedia jasa wisata; mendesain perahu wisata yang layak untuk perahu wisata mancing; melakukan workshop/pelatihan untuk penguatan kelembagaan berupa manajemen kelompok pada nelayan Rinta; pelatihan digital marketing dalam rangka penerapan iptek untuk meningkatkan daya tarik dan jumlah kelompok pemancing untuk menggunakan jasa perahu wisata nelayan
INTERNALISASI PEMAHAMAN ZERO WASTE PADA SISWA TK & SD MELALUI BADAS (BIMBEL DIBAYAR SAMPAH)
Harmain, Nurul Shazwanie Humayera;
Buana Sakti, Dwi Putra
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3126
Sampah menjadi salah satu persoalan pokok di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB karena volume sampah yang terus bertambah mencapai 645 ton perhari, dengan sekitar 12% masuk TPA dan 97% tidak terkelola seiring meningkatnya jumlah penduduk, pola konsumerisme masyarakat dan kurangnya kesadaran dari masyarakat terutama pada anak akan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya di Desa Labulia, Kabupaten Lombok Tengah yang menjadi objek dalam pengabdian ini. BADAS (Bimbel dibayar Sampah) merupakan pengabdian dengan tujuan utama untuk pelestarian lingkungan dengan alternatif penyediaan bimbel bagi siswa TK/SD sederajat yang dibayarkan menggunakan sampah oleh peserta sebagai salah satu bentuk misi pengelolaan sampah yang ada di sekitar lokasi pengabdian. Sampah tersebut kemudian diolah bersama para peserta untuk menjadi kerajinan dan olahan sampah lainnya. BADAS memberi output berupa bimbel terkait literasi pada anak sebagai benefit yang ditawarkan. Alasan pemberian bimbel literasi pada peserta tersebut dilatarbelakangi oleh fakta bahwa NTB masuk lima provinsi di Indonesia yang angka buta aksaranya masih tinggi yaitu mencapai 7,52 % dan menduduki peringkat ke-31 nasional dalam bidang literasi. Oleh karena itu BADAS hadir sebagai salah satu solusi dengan mengkombinasikan topik lingkungan dan literasi ke dalam satu program untuk membantu mengurangi permasalahan sampah dan literasi sejak dini pada anak-anak di Desa Labulia. Pengabdian ini berlokasi di Raudhatul Athfal (RA) Al-Haramain, Desa Labulia dengan menerapkan metode PAR (Participatory Action Research) yaitu memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplore kreativitas diri dalam pengolahan sampah menjadi kerajinan. BADAS juga menggunakan metode PLA (Participatory Learning and Action) yang diterapkan pada kegiatan pembelajaran topik literasi pada anak. Melalui metode pengajaran yang digunakan tersebut telah dapat mengurangai sampah yang ada di lingkungan sekitar dan menumbuhkan kesadaran kepada peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah. Peserta juga telah lebih peka terhadap arti dan pengimplementasian dasar literasi
SOSIALISASI PENTINGNYA SERTIFIKAT HALAL PADA PRODUK MINUMAN KOPI DI GAHWA COFFE KOTA AMBON
Allifah AF, Asyik Nur;
Mutmainnah, Heni;
Natsir, Nur Alim
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3008
Produk halal merupakan hasil produksi yang harus diketahui oleh konsumen khususnya pelanggan muslim. Produk yang dihasilkan diantaranya adalah makanan dan minuman. Minimnya penyampaian pentingnya sertifikat halal bagi produk yang dikonsumsi khususnya konsumen muslim di Kota Ambon mendorong tim pengabdian melakukan kegiatan ini. Adapun pengabdian masyarakat dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pada pelaku usaha akan pentingnya produk yang bersertifikat sehingga perlindungan konsumen akan lebih terjaga dan menjadi perhatian bagi semua pihak. Pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada pelaku usaha minuman kopi Gahwa Coffe di Kota Ambon pada tanggal 19-20 November 2021. On the job training dilakukan dengan mengawali observasi dan koordinasi dengan pelaku usaha terkait rencana kegiatan untuk kesiapan tempat dan waktu pelaksanaan. Tahap persiapan; Tahap pelaksanaan yakni sosialisasi mengenai pentingnya legalisasi halal pada produk makanan dan minuman; terakhir, Tahap Pelaporan. Metode pengabdian menggunakan sosialisasi dengan menguraikan secara singkat akan pentingnya sertifikat halal pada produk yang dihasilkan dan menjelaskan alur untuk mengajukan sertifikat halal bagi pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepedulian dari pegiat bisnis dengan penyampaian terkait urgensi produk bersertifikat halal melalui interaksi aktif dengan pelaku usaha dan pendampingan pengajuan sertifikat halal.
CEMILAN RINGAN KERIPIK BUAH KARET ASAL MUSI BANYUASIN BERBAGAI MACAM RASA
Syafitri, Lili;
Asmawati, Asmawati;
Hertati, Lesi;
Puspitawati, Lilis;
Fery, Irlan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2477
Akibat menurunnya harga karet dunia masyarakat Musi Banyuasin memanfaatkan buah karet sebagai snack makanan ringan dengan berbagai rasa yang mendatangkan manfaat dan bergizi. Buah karet merupakan sampah alam yang tidak dapat dimakan namun dengan olahan yang kreatif sehingga toxin yang ada di dalam buah karet dapat hilang dan menjadi makanan yang enak. Buah karet biasanya tidak digunakan sebagai snack namun ditangan masyarakat miskin dan kreatif dapat dijadikan cemilan serta mendatangkan pundi-pundi rupiah yang berharga, buah karet dikupas dipisahkan antara kulit luar dengan isi kemudian direbus sekitar 1 jam kemudian direndam disungai yang airnya hanyut selama 3 (tiga) hari dengan sendirinya racun yang ada di dalam buah karet akan sirna. Kemudian ditumbuk dibumbukan dengan aneka rasa coklat, gula merah, santan kelapa dan aneka rasa lainya kemudian direbus lagi sekitar 25 menit dan di iris sesuai selera lalu dijemur kemudian digoreng menjadi keripik buah karet. Buah karet banyak didapat di daerah Musi Banyuasin, sekitar ribuan hektar tanaman karet tidak pernah dimanfaatkan masyarakat karena produk ini mengandung racun, namun dengan olahan yang baik dapat mendatangkan uang serta menjadi cemilan yang unik. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah manfaat buah karet hutan yang dapat dijadikan cemilan berbagai aneka rasa yang gurih dan nikmat. Tingkat kehadiran masyarakat desa sekitar 95% ketika dilakukan sosialisasi arahan dan workshop sampah alam beracun dapat menyajikan cemilan ringan sehingga tercipta cemilan murah, bergizi dan mendatangkan uang jika dikelola dengan baik