cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024)" : 90 Documents clear
PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENGGUNAAN APLIKASI AYO LAPOR MANG POLISI DI KEPOLISIAN DAERAH SUMATERA SELATAN (SUMSEL) Faradillah, Faradillah; Alie, Muhammad Fadhiel; Suryati, Suryati
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.4057

Abstract

Kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis penggunaan aplikasi “Ayo Lapor Mang Polisi” ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan sebagai langkah awal implementasi program digitalisasi pelayanan SPKT Polda Sumsel bersinergi dengan Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan dalam mewujudkan layanan yang optimal kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan wawasan masyarakat terkait tindak kriminal yang dialami, minimnya informasi terkait pelaporan dan dokumen terkait membuat layanan pelaporan seakan lamban, melalui penggunaan aplikasi layanan pelaporan diharapkan dapat lebih optimal dirasakan oleh masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan wawasan, meningkatkan keterampilan dan menambah informasi terkait Penggunaan aplikasi “Ayo Lapor Mang Polisi” kepada Petugas layanan di lingkungan Kepolisian Daerah dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini dilakukan melalui pendekatan secara sosial dalam menganalisis situasi lalu disusun solusi berupa kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis penggunaan aplikasi. Kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan dan rencana. Peserta pada pelatihan dan bimbingan teknis ini mengikuti kegiatan dengan kooperatif dengan cukup interaktif. Beberapa pertanyaan terkait penggunaan aplikasi disampaikan para peserta dan dijawab dengan langsung melakukan simulasi pada contoh kasus. Beberapa kendala seperti perbedaan versi device sempat terjadi namun segera dapat ditanggulangi dengan beberapa pilihan solusi. Kedepannya pendampingan penggunaan aplikasi tetap dilakukan secara informal untuk membantu petugas dan operator dalam mengoperasikan aplikasi saat melayani masyarakat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala SPKT Polda Sumsel dan jajaran, sehingga kegiatan serupa telah direncanakan untuk dilakukan secara berkala sebagai upaya peningkatan layanan SPKT kepada masyarakat
PELATIHAN PEMANFAATAN PLATFORM DIGITAL DALAM PENJUALAN PRODUK UMKM MELALUI MARKETPLACE DAN WEBSITE Laksitowening, Kusuma Ayu; Kusumo, Dana Sulitiyo
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3499

Abstract

Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 berdampak besar pada perekonomian di seluruh dunia. Di Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi sektor yang paling terdampak. Namun di sisi lain, pandemi memunculkan peluang baru dengan meningkatnya aktivitas belanja online masyarakat. Penjualan secara online melalui platform digital saat ini menjadi suatu keharusan bagi pelaku bisnis termasuk UMKM. Namun, penetrasi ke platform digital tidak selalu berjalan mulus bagi UMKM. Pelaku UMKM yang tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kabupaten Bandung, berdasarkan survei yang dilakukan, belum secara optimal memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan penjualan. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM tersebut. Pelatihan ini bertujuan membantu peserta untuk memahami konsep marketplace dan website gratis serta manfaatnya, dan memberikan keterampilan untuk memulai penjualan online. Berdasarkan hasil evalusi, seluruh peserta menyatakan tertarik dalam memanfaatkan marketplace serta yakin atas kemampuan teknis mereka setelah mengikuti pelatihan. Para peserta lebih memilih memanfaatkan marketplace dibandingkan website untuk membuat toko online gratis karena alasan kemudahan penggunaan. Selain itu para peserta sudah memahami pendekatan multi-channel marketing dimana mereka lebih banyak memilih menggunakan lebih dari satu marketplace untuk memasarkan produk mereka.
PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KELOMPOK NELAYAN DI KAWASAN PESISIR DESA GAMBUS LAUT Rahman, Abdul; Rosnaida, Rosnaida; Mahary, Azizah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3963

Abstract

Masyarakat Desa Gambus Laut Kabupaten Batu Bara Sebagian besar memilki pekerjaan sebagai nelayan. Nelayan Desa Gambus Laut sering mengalami kecelakaan kerja saat melaut, hal ini disebabkan beberapa faktor yaitu faktor biologis, kimia, ergonomis, fisika, dan psikososial. Potensi resiko yang sering terjadi di sektor nelayan seperti tenggelam, terluka/tergores, terpeleset/terjatuh, kebakaran, tertabrak, dan tersambar petir. Oleh karena itu, perlu diadakan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja untuk memberikan pemahaman dan mendorong kesadaran para nelayan di Desa Gambus Laut Kabupaten Batu Bara. Metode palaksanaan PKM ini adalah dengan presentasi dan pemaparan langsung dengan menggunakan Power Point (PPT) oleh tiga orang dosen Universitas Asahan dan peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 20 orang. Hasil pretest yang diberikan kepada nelayan 14 orang (70%) memperoleh nilai 40, dan 6 orang (30%) memperoleh nilai 50. Sementara nilai posttest setelah dilakukan pemaparan materi sebanyak 2 orang nelayan (10%) memiliki nilai 60, 4 orang nelayan (20%) memperoleh nilai 70, 3 orang nelaayn (15%) memperoleh nilai 80, 5 orang nelayan (25%) memperoleh nilai 90, dan 6 orang (30%) memperoleh nilai 100 dan penilaian sikap nelayan 85%  sikap nelayan di Desa Gambus Laut cukup baik dan 15% baik.
PELATIHAN PEMBUATAN STEAK IKAN NILA DI DESA CINTAKARYA, KABUPATEN PANGANDARAN Pangestika, Widya; Nusaibah, Nusaibah; Arumsari, Kusuma; Maulid, Deden Yusman; Siregar, Arpan Nasri; Andayani, Tri Rahayu
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3756

Abstract

Desa Cintakarya yang terletak pada Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, merupakan desa yang dikenal dengan desa budidaya ikan nila. Banyaknya bahan baku ikan nila hasil budidaya di desa ini menumbuhkan semangat masyarakat sekitar untuk terus berinovasi dalam melakukan pengolahan pasca panen untuk memperpanjang masa simpan produk perikanan ini. Selama ini, masyarakat di Desa Cintakarya hanya mengolah ikan nila dengan cara dibakar saja. Padahal, masih banyak jenis olahan diversifikasi produk perikanan lainnya yang dapat dihasilkan untuk membuka peluang usaha baru dan meningkatkan ekonomi masyarakat pada desa tersebut. Salah satu jenis produk olahan perikanan yang inovatif dan mampu mendorong penjualan produk hasil pengolahan pasca panen adalah steak ikan nila. Steak ikan nila merupakan hasil pengembangan produk berbahan baku ikan nila dengan rasio penggunaan ikan nila terhadap tepung tapioka adalah 6,67:1. Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 21 Juni 2023 di Blok Nyalindung, Desa Cintakarya ini dihadiri oleh 10 orang ibu PKK. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah praktik langsung. Steak ikan nila diolah dengan cara mencetak adonan bakso ke dalam bentuk steak, kemudian dipanggang di atas pemanggang hingga berwarna kecoklatan. Selain pengolahan, masyarakat juga diberikan pendampingan dalam mengemas produk. Produk dapat dikemas menggunakan kemasan thinwall agar lebih menarik perhatian dan meningkatkan daya jual. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada Masyarakat Desa Cintakarya terkait salah satu jenis produk diversifikasi olahan hasil perikanan agar pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam mengolah ikan nila ke dalam bentuk steak ikan dan cara pengemasannya dapat meningkat.
PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH UNTUK PEMBUATAN SABUN PADA BANK SAMPAH LIDAH MERTUA KOTA PADANG Earnestly, Femi; Firdaus, Firdaus; Leni D, Desmarita; Rahmawati, Rahmawati; Muharni, Riza; Yermadona, Helga
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3927

Abstract

Masalah sampah menjadi salah satu permasalahan dalam lingkungan hidup yang paling signifikan terjadi di Indonesia termasuk Kota Padang. Bank sampah merupakan salah satu solusi dari Pemerintah dimana bank sampah lidah mertua sebagai mitra kegiatan pebgandian kami adalah salah satu bank sampah kota Padang, dengan nasabah 100 orang. Nasabah bank sampah mempunyai permasalahan tentang bagaimana pengolahan minyak jelantah yang sudah menumpuk dirumah mereka masing-masing. Minyak jelantah jadi momok yang menakutkan bagi mereka karena apabila dipakai untuk menggoreng akan menyebabkan penyakit berbahaya (kanker, hipertensi, jantung, stroke), sedangkan minyak jelantah yang dibuang dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan inovasi untuk memanfaatkan minyak jelantah menjadi suatu produk bernilai jual, serta dapat meningkatkan keterampilan mitra. Metode pengabdian dilaksanakan yaitu workshop dan pendampingan secara langsung dengan peserta sebanyak 17 orang. Pembagian kuisioner awal dan akhir diberikan kepada mitra untuk mengetahui sejauh mana pemahamannya terhadap pembuatan sabun ini, dimana terjadi peningkatan keterampilan mitra dari 57% ke 93,53%.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS DI DESA LEMBAK KABUPATEN MUARA ENIM Anggraini, Leriza Desitama; Wulandari, Try; Purnamasari, Endah Dewi; Faradillah, Faradillah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3700

Abstract

Penyusunan laporan keuangan desa merupakan langkah penting dalam peningkatan akuntabilitas. Laporan keuangan yang tepat waktu dan akurat adalah alat yang efektif untuk mengawasi pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan di Desa Lembak Kabupaten Muara Enim. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pendampingan mengenai penyusunan laporan keuangan dana desa guna meningkatkan akuntabilitas, dengan harapan pihak desa memiliki pemahaman lebih baik mengenai laporan keuangan yang akurat agar dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan di tingkat desa. Metode pelaksanaan kegiatan pendampingan penyusunan laporan keuangan dana desa dilakukan secara luring atau tatap muka langsung. Pelaksanaan dilaksanakan di ruang serba guna kantor Kepala Desa Lembak. Kegiatan melibatkan kepala desa beserta perangkat desa, BPD serta ibu PKK Desa Lembak yang berjumlah 20 orang peserta. Adapun materi yang disampaikan terkait penyusunan laporan keuangan yaitu, pengelolaan pelaporan keuangan, perencanaan dana desa, dan aplikasi keuangan digital. Hasil evaluasi kegiatan menampilkan tingkat keberhasilan menambah pengetahuan ilmu akuntansi sebanyak 75%, pengetahuan laporan keuangan meningkat sebesar 75%, pengetahuan aplikasi digital sebesar 80%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan peserta bisa dengan cepat menangkap paparan materi terlihat dari hasil evaluasi, pengetahuan serta pemahaman peserta mengalami peningkatan, perangkat desa juga merasa terbantu dalam proses penyusunan laporan keuangan digital. Kegiatan ini sedikit banyak membantu perangkat desa di Desa Lembak untuk mendapatkan solusi dari permasalahan yang dihadapi
PENINGKATAN LITERASI DALAM PELATIHAN FOTOGRAFI PADA KOMUNITAS DALEM PASINAON WONOGIRI Putri, Risky Chairani; Suryawardhana, Adi Putra; Cahyawati, Unik Dian
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3844

Abstract

Pemberdayaan masyarakat salah satunya diwujudkan dengan meningkatkan literasi di masyarakat. Peningkatan literasi tidak hanya dipahami dalam lingkup kemampuan membaca dan menulis saja, tetapi juga kemampuan berbahasa dan berkarya atau berperilaku kreatif. Pengabdian ini bertujuan untuk ikut serta dalam pemberdayaan masyarakat terutama dalam peningkatan literasi sebagai bagian dari pendidikan yang merata dan pelestarian seni budaya. Dalem Pasinaon sebagai mitra dalam pengabdian masyarakat ini yaitu sebuah komunitas yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat khususnya literasi membaca memerlukan stimulus keilmuan lainnya seperti fotografi. Kemampuan fotografi diperlukan dalam giat literasi karena fotografi saat ini tidak hanya sebagai alat dokumentasi tetapi juga sebagai media komunikasi untuk menyampaikan ide atau gagasan tertentu. Hal ini selaras dengan kegiatan komunitas Dalem Pasinaon yang fokus pada peningkatan literasi masyarakat dan pelestarian seni dan budaya khususnya budaya Jawa. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga kegiatan yaitu pembuatan modul, pelatihan fotografi berupa pemaparan materi dan evaluasi. Hal yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini yaitu terlaksananya pelatihan fotografi dengan baik dan mencapai sasaran yang dibuktikan dengan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan dan hasil praktik fotografi yang cukup baik dalam menyusun komposisi dan mengeksekusi sebuah foto
PEMBERDAYAAN GENERASI MILENIAL DALAM KELOMPOK NELAYAN MELALUI MANAJEMEN PENGOLAHAN LIMBAH TANGKAP MENJADI PRODUK EKONOMI KREATIF Puspita, Veny; Utami, Risnita Tri; Safrianti, Sintia; Yudisky, Yudisky; Suhanto, Adam
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3659

Abstract

Kehidupan nelayan selalu identik dengan kesan kumuh dan kemiskinan. Kekumuhan itu disebabkan belum adanya manajemen pengolahan limbah yang baik. Limbah hasil tangkap nelayan sering dibuang disekitar pemukiman. Selain itu ikan-ikan kecil hasil tangkapan nelayan hanya dijual murah atau hanya dijadikan ikan asin. Kehidupan nelayan sangat bergantung dengan hasil laut, pada saat cuaca sedang tidak memungkinkan kelaut, maka para nelayan ini sering tidak memiliki penghasilan. Keberadaan kelompok nelayan sebagai wadah sekaligus rumah bagi komunitas nelayan seharusnya menjadi sarana penting untuk membentuk relasi sosial sesama nelayan dan meningkatkan kemampuan/pengetahuan nelayan. Keberadaan generasi milenial terbanyak menjadi bonus demografi yang bisa menjadi motor penggerak perekonomian nelayan. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pemberdayaan peran generasi milenial dalam kelompok nelayan melalui manajemen pengolahan limbah hasil tangkap menjadi produk ekonomi kreatif. Dengan adanya kegiatan ini masalah lingkungan kumuh akan teratasi dengan baik, selain itu dengan adanya produk ekonomi kreatif  yang dihasilkan dan dibentuk kelompok usaha bersama (KUBE) serta koperasi yang terintegrasi digital marketing akan  memberikan kekuatan ekonomi kelompok nelayan “Sejahtera Bengkulu” sebagai mitra, dengan jumlah 23 orang anggota nelayan dari kalangan generasi milenial.  Kegiatan ini mencakup pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan metode pendekatan Partisifatory Action Riset (PAR). Hasil kegiatan ini: (1) tersedianya Sumber daya terampil dalam pengolahan limbah hasil tangkap menjadi produk ekonomi kreatif. (2) Produk kreatif hasil olahan limbah (3) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) (4) Koperasi (5) Integrasi digital marketing
MENINGKATKAN GIZI DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MBAWI MELALUI KEGIATAN PENGOLAHAN ABON IKAN BANDENG Yuliadi, Yuliadi; Sofya, Nora Dery; Muliarta Aryana, I Gusti Putu; Harahap, Herpan Syafil; Joniarta, I Wayan; Hermanto, Koko
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.4115

Abstract

Mbawi merupakan salah satu desa di Kabupaten Dompu, NTB yang memiliki potensi perikanan berlimpah, baik dari laut maupun tambak. Namun demikian, potensi tersebut belum dioptimalkan oleh masyarakat, hasil tangkapan ikan masih diperjualbelikan dalam bentuk segar dengan harga murah. Jadi, potensi yang dimiliki belum mampu menyejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, akan dilakukan pendampingan terutama kepada ibu rumah tangga yang banyak mempunyai waktu luang untuk meningkatkan nilai jual produk ikan dengan mengolahnya menjadi abon. Juga mitra yang lain yaitu karang taruna yang selama ini belum banyak berkegiatan, yang diharapkan dapat membantu para ibu untuk pengembangan usaha. Ikan yang dipilih adalah ikan bandeng yang jumlah produksinya terbanyak, dan diolah menjadi abon karena produk ini awet dalam waktu yang cukup lama. Pelatihan yang diberikan sudah menggunakan teknologi tepat guna seperti mesin cold storage, mesin peniris minyak, mesin penggoreng, dan mesin pencacah daging ikan. Evaluasi hasil pelatihan menunjukkan bahwa 91,3% mitra mengalami peningkatan pengetahuan  adanya peningkatan jumlah warga yang faham tentang gizi yang terkandung dalam ikan bandeng, dan sebanyak 90,9% mitra mengalami peningkatan kemampuan membuat abon ikan bandeng. Selain itu, peserta sangat paham dengan pelatihan yang telah dilakukan diberikan, baik materi maupun praktiknya. Analisis Harga menunjukan bahwa ikan bandeng segar 5 kg seharga Rp. 140.000,- setelah diolah menjadi abon memperoleh keuntungan sebesar Rp. 206729,05,-
PEMBUATAN DAN PELATIHAN APLIKASI BRACKET PERTANDINGAN MUAYTHAI DI PENGURUS PROVINSI MUAYTHAI KALIMANTAN SELATAN Prayoga, Hegen Dadang; Ramadhan, As`ary; Kasandrawali, Andi; Setiawan, Kholik
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3515

Abstract

Pengurus Provinsi MuayThai Indonesia Kalimantan Selatan yang menjadi mitra kami mengalami kesulitan dalam membuat rancangan skema pertandingan atau disebut juga bracket pertandingan secara efektif dan efisien yang dapat digunakan dalam pertandingan olahraga muaythai berbasis aplikasi. Rancangan yang tidak efektif dan efisien berpengaruh secara signifikan terhadap keuangan penyelenggara pertandingan, individu dan tim yang berpatisipasi dan juga masalah yang menyangkut kepentingan pribadi bagi para penggemar pertandingan. Oleh karena itu di dalam kegiatan PKM ini yang menjadi perioritas solusi dari permasalahan mitra adalah membangun sebuah aplikasi yang dapat digunakan dalam membuat bracket pertandingan muaythai disertai dengan pelatihan penggunaan aplikasi tersebut. Cara yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi adalah dengan menggunakan model prototipe dengan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dan pengukuran untuk menguji aplikasi menggunakan instrument kuesioner System Usability Scale (SUS). Hasil pengabdian berdasarkan pengujian usability dengan nilai score avrg 82.5 termasuk dalam Grade A yang menandakan penerimaan responden terhadap efektifitas, efisiensi dan kepuasan yang dirasakan dalam menggunakan aplikasi sudah dapat diterima dengan baik (Acceptable)