cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PENDAMPINGAN PENGEMASAN ATRAKSI WISATA BERBASIS BUDAYA DI DESA KOMODO, KABUPATEN MANGGARAI BARAT Widhyasmaramurti Widhyasmaramurti; Dwi Kristianto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.072 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1647

Abstract

Desa Komodo, bagian dari Taman Nasional Komodo, berada tidak jauh dari Dermaga Loh Liang yang menjadi destinasi bersandarnya kapal-kapal pesiar di Pulau Komodo. Keterbatasan Desa Komodo untuk menarik wisatawan turun dari kapal pesiar dan mengunjungi Desa Komodo menjadi permasalahan yang ditemukan di lapangan. Para wisatawan umumnya turun dari kapal pesiar hanya untuk melihat hewan Komodo di Taman Nasional Komodo. Maka, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan akan pengemasan atraksi wisata berbasis budaya lokal kepada masyarakat Desa Komodo. Atraksi wisata ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Desa Komodo. Kegiatan pendampingan ini menggunakan metode PAR (participatory action research), di mana masyarakat Desa Komodo diajak berpartisipasi aktif mulai dari menjadi peserta Focus Group Disucussion untuk menjaring masukan dalam Studi Potensi Desa, hingga pelaku pengemasan atraksi wisata untuk mengembangkan Desa Wisata Komodo. Kegiatan pendampingan masyarakat di Desa Komodo dilakukan dalam 4 tahap, yaitu: 1) sosialiasi kegiatan dan studi potensi wisata; 2) pengemasan atraksi wisata; 3) peningkatan kapasitas sumberdaya manusia; dan 4) pengembangan Desa Komodo sebagai desa wisata. Hasil dari pendampingan ini, masyarakat mampu mengemas atraksi wisata berbasis budaya lokal seperti Kolokamba, Tari Arugele, Musik Tembong, dan Tari Komodo yang diambil dari mitos setempat untuk mengembangkan Desa Komodo sebagai desa wisata
PELATIHAN INTERNET SEHAT DAN AMAN UNTUK REMAJA Fera Nelfianti; Rini Martiwi; Arif Rahman; Aris Kurniawan
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1560

Abstract

Teknologi Informasi semakin berkembang pesat. Hal ini menyebabkan siapa saja dapat mengakses internet dengan mudah. Bagi anak-anak usia sekolah internet tentunya menjadi bagian dari kehidupannya sehari-hari baik yang tinggal di daerah maupun di perkotaan atau yang bisa kita kenal dengan generasi digital. Generasi ini dinamakan generasi digital karena dari mereka lahir sudah kenal dengan berbagai macam perangkat digital. Generasi ini akan memanfaatkan internet dengan cara yang positif tentu saja banyak sekali hal-hal dan informasi baik yang didapat seperti dalam bidang pendidikan, pengetahuan yang tersedia dari seluruh platform yang sangat mudah diakses.  Selain itu juga anak-anak dapat memanfaatkan internet untuk melatih otak dengan permainan-permainan yang edukatif. Pemanfaatan internet juga sebagai bagian dari komunikasi, sebut saja electronic mail, atau aplikasi-aplikasi pesan instan yang dapat mudah di unduh di internet. Selain itu juga internet digunakan sebagai media untuk terhubung dan bersosialisasi dengan cara daring, seperti aplikasi facebook, Instagram, youtube dan lain-lain. Seiring dengan perkembangan kemajuan dari teknologi internet dan kemudahan dalam mengakses data, maka tentu saja ancaman negatif dari internet sangatlah dekat. Mudahnya mengakses konten-konten pornografi, cyberbullying, judi, dan pelecahan pun tentu saja menjadi ancaman yang menakutkan yang mempengaruhi remaja saat ini, hal tersebut menjadi alasan perlunya diadakan pendekatan, pemahaman dan sosliasisasi penggunaan internet yang baik sehingga dapat mengatasi bahaya yang ada. Adapun manfaat yang diperoleh dari kegiatan Pengabdian Masyarakat melalui pelatihan Internet Sehat dan Aman Untuk Remaja di bawah binaan Panti Wisma Karya Bakti bisa dilihat dari hasil posttest pengetahuan mereka tentang internet sehat. Menurut peserta pelatihan, dengan diadakannya pelatihan ini mereka mendapatkan manfaat yang cukup besar sehingga mengetahui Batasan-batasan dalam mengakses internet. Para peserta awalnya menganggap link-link yang beredar dapat dengan mudah di akses tanpa ada bahaya konten, dengan pelatihan ini, para peserta lebih berhat-hati lagi dalam mengakses informasi yang ada di internet
TINJAUAN HUKUM PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN TA. 2020/2021 DI MASA PANDEMI COVID-19 Erni Darmayanti Sijabat; Dwi Suci Amaniarsih; Fani Budi Kartika
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1668

Abstract

Penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19 merupakan tantangan bagi Indonesia, karena sampai saat ini Indonesia masih berjuang untuk memulihkan keadaan dengan melawan pandemi covid 19, khususnya bagi pendidikan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini pengabdi memberikan literasi atau pemahaman dalam bentuk penyuluhan yang berkaitan dengan aturan atau dasar hukum penyelenggaraan pembelajaran ta. 2020/2021 di masa pandemi covid-19. Dimana metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi secara tatap muka langsung, yang dilakukan bersama dengan Guru SMA Harapan 3 Deli Serdang, sebanyak 10 orang. Pemerintah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai dasar hukum pelaksanaan pembelajaran daring atau jarak jauh, dan cara-cara yang dilakukan oleh guru dan siswa dalam melakukan proses belajar mengajar antara lain melalui media sosial seperti WhatsApp (WA), telegram, instagram, aplikasi zoom, VoiceNote yang tersedia di WhatsApp, ataupun media lainnya. Namun guru tetap membuat inovasi yang bermanfaat dalam proses pembelajaran dan membuat siswa menjadi semakin tertarik untuk belajar 
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS PANCUR BATU, DELI SERDANG Soep Soep; Indrawati Indrawati; Eqlima Elfira
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1679

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti retinopati, nefropati, dan penyakit kardiovaskuler. Dari data yang didapatkan sebanyak 75 persen masyarakat mengalami obesitas (kegemukan) akibat tidak melakukan aktivitas olahraga sehingga presentase nilai kadar gula darah mengalami peningkatan dan beresiko mengalami Diabetes Melitus. Hal ini terjadi di wilayah Pancur Batu dan sekitarnya. Peranan kader dalam kegiatan ini merupakan perpanjangan dari tenaga Kesehatan untuk menyampaikan edukasi Kesehatan terkait skrining Diabetes Melitus dan bagaimana mengatasi serta mencegah Diabetes Melitus. Sasaran kegiatan ini adalah kader Kesehatan dan masyarakat dengan metode yang digunakan yakni ceramah dan praktek langsung dengan memperkenalkan format skrining DM kepada kader disertai dengan sesi tanya jawab antara kader dan pengabdi masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah respon dan tanggap kader dan masyarakat dalam melakukan pemberdayaan Diabetes Melitus tipe 2 di wilayah puskesmas Pancur Batu. Kegiatan ini mendapatkan antusias yang baik dari kader dan masyarakat ditandai dengan respon yang baik dari 6 kader dan 30 masyarakat yang menderita DM Tipe 2 dengan memotivasi masyarakat dalam mengendalikan dan mencegah DM itu sendiri.
MEMBANGUN DESA MELALUI BUDAYA LITERASI DESA NGAYUNG KECAMATAN MADURAN KABUPATEN LAMONGAN Zaini Miftah; Suttrisno Suttrisno; Fahru Rozi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1850

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini untuk mengkampanyekan dan meningkatkan budaya literasi kepada warga masyarakat pedesaan, yaitu masyarakat Desa Ngayung, Kecamatan Maduran setempat baik melalui Kepala Desa, Kepala Sekolah yang ada di desa yakni Kepala Sekolah TK, dan PAUD, SD dan MI, serta beberapa warga. Pengukuran keberhasilan kegiatan menggunakan riset pemberian kuesioner dan wawancara. Dikarenakan wabah Covid-19 yang mengharuskan adanya pembatasan seluruh kegiatan atau biasa disebut PPKM termasuk di lokasi pengabdian ini, maka akhirnya undangan pada kegiatan ini dibatasi. Kemudian masalah kedua adalah karena acara dilaksanakan saat jam kerja sehingga banyak tokoh masyarakat yang berhalangan hadir dan diwakili oleh kerabat atau pihak terkait. Sebagai indikator ketercapaian dalam kegiatan membangun literasi masyarakat, adanya hasil akhir penilaian kinerja yaitu ketepatan program sebesar 75% dengan kategori baik, partisipasi masyarakat sebesar 85% dengan kategori sangat baik, pola komunikasi dan tahapan kegiatan sebesar 70% dan 72% dengan kategori baik, kerjasama dan metode yang digunakan sebesar 69 dan 51 dengan kategori cukup, efektifitas dan efesiensi kegiatan sebesar 66% dan 82% dengan kategori baik sedangkan yang terakhir adalah ketercapaian kegiatan sebesar 78% dengan kategori baik dan produk luarasan pojok baca sebesar 77% dengan kategori baik. Berdasarkan.hasil tersebut.dapat ditarik kesimpulan bahwa program membangun desa melalui literasi telah tercapai/berhasil
SOSIALISASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MENGAJAR PADA SEKOLAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Nur Yanti; Afdal Al Hafiz; Lusiyanti Lusiyanti; Fery Setiawan; Siti Julianita siregar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1900

Abstract

Kampus Mengajar merupakan sebuah kegiatan kampus merdeka yang juga turut serta mengikut sertakan mahasiswa yang memiliki keberagaman dari jurusan masing-masing yang diambil mahasiswa pada sebuah institusi yang mereka pilih. Khusus pada jenjang SD dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Metode yang digunakan adalah observasi secara langsung pada sekolah. Indonesia saat ini memerlukan adanya Kerjasama yang baik agar dapat saling memberikan dorongan serta kotribusi nyata dalam upaya peningkatan kualitas Pendidikan yang ada pada. Upaya pergerakan yang dilakukan ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada pihak terlibat untuk mensukseskan kampus mengajar untuk Pendidikan Indonesia
PENYULUHAN MENUMBUHKAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA BAGI PENERIMA BANTUAN SOSIAL DI LUBUK MINTURUN DI MASA PANDEMI COVID-19 Ash Shadiq Egim; Lisa Fitriani Rahman; Riche Fermayani; Romi Rianto Harahap; Alyani Atsarina
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1942

Abstract

Pada masa pandemic Covid-19 ini banyak pengusahan kecil/mikro yang gulung tikar dan tidak bisa melanjutkan usahanya dikarenakan penurunan omset penjualan. Hal tersebut berdampak dengan bertambahnya pengangguran khususnya di daerah Lubuk Minturun Koto Tangah, Padang. Berwirusaha merupakan bentuk kemandirian seseorang dalam bekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semakin banyaknya masyarakat yang berwirausaha akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Indonesia khususnya pada masyarakat golongan menengah ke bawah yang terdampak pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman pentingnya berwirausaha dan bagaimana cara beriwirausaha dimasa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah sharing pengetahuan, pembahasan, diskusi tentang permasalahan yang terjadi. Dapat terlihat perkembangan pemahaman peserta selama proses kegiatan PKM ini, mereka sudah bisa memahami pentingnya berwirausaha dan bagaimana cara berwirausaha dimasa pandemi Covid-19. Dari kegiatan ini diharapkan menjadi solusi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi masayarakat dengan semakin banyaknya yang termotivasi dalam beriwirausaha
EDUKASI BEYOND USE DATE OBAT RUMAH TANGGA DI DESA DEMANGAN KECAMATAN GONDOKUSUMAN Anis Febri Nilansari; Setia Wardani; Danang Widyawarman
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1995

Abstract

Sebagian besar penduduk di Kecamatan Gondokusuman ialah pelajar, penduduk yang belum bekerja dan ibu rumah tangga. Hampir setiap orang, termasuk penduduk di Kecamatan Gondokusuman menyimpan obat sebagai persediaan di rumah tangganya. Obat yang sudah dibuka kemasan primernya akan mengalami perubahan jangka waktu konsumsi yang baik dan aman untuk dikonsumsi kembali. Tujuan dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini ialah untuk memberikan pendampingan terhadap masyarakat di Desa Demangan Kecamatan Gondokusuman agar masyarakat dapat tepat dan benar dalam hal pemakaian obat rumah tangga. Peserta yang dipilih dalam kegiatan PkM ini ialah ibu-ibu PKK karena sebagian besar wanita di Kecamatan Gondokusuman menjadi ibu rumah tangga. Metode yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini yaitu melalui penyuluhan dan pendampingan. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan pula simulasi perhitungan masa kadaluwarsa obat yang sudah dibuka /Beyond Use Date macam-macam sediaan obat rumah tangga. Analisis evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara peserta mengisi kuisioner berupa pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan PkM berdasarkan pengisian kuisioner pretest dan posttest menunjukkan persentase peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu PKK terkait Beyond Use Date obat rumah tangga sebesar 62,8 %. Kesimpulan dari kegiatan edukasi Beyond Use Date obat rumah tangga ini penting dilakukan agar ibu-ibu PKK dapat mengelola obat di rumah tangganya
SOSIALISASI PEMAHAMAN BAHAYA TEGANGAN SENTUH DAN HUBUNG SINGKAT SISTEM KELISTRIKAN BAGI MASYARAKAT DESA KOTA PARI Rahmaniar Rahmaniar; Muhammad Rizki Syahputra; Dicky Lesmana; Agus Junaidi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1818

Abstract

Masa Pandemi Covid-19 memiliki efek peningkatan dalam penggunaan peralatan listrik. Penggunaan peralatan listrik yang baik dan benar harus diketahui karena merupakan alat yang langsung bersentuhan dengan manusia. Bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan karena penggunaan yang salah dan pemakaian peralatan–peralatan listrik yang di luar standar merupakan tindakan yang dapat membahayakan pengguna dan lingkungan sekitar. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman tentang bahaya tegangan sentuh dan hubung singkat pada warga yang berada di desa Kota Pari, Serdang Bedagai. Penyampaian informasi dilakukan dengan metode wawancara langsung kepada warga yang berada pada desa Kota Pari sebagai analisis situasi, presentasi, pemutaran video dan tanya jawab merupakan metode yang dilakukan pada saat dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan pemahaman tentang bahaya tegangan sentuh dan hubung singkat berhasil dilakukan dengan hasil peningkatan sebesar 80%. Sehingga diharapkan warga desa kota Pari dapat lebih memahami dan menghindari bahaya kebakaran yang pernah terjadi pada wilayah Serdang Bedagai umumnya dan desa kota Pari khususnya.
PERBAIKAN DRAINASE UNTUK MENGATASI LIMPASAN AIR HUJAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PERMUKIMAN RW 07 KELURAHAN MERJOSARI Dyah Roeswitawati; Lintang Satiti Mahabella; Inda Rusdia Sofiyani; Amalia Nur Adibah
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1854

Abstract

Permukiman penduduk di RW 07 Kelurahan Merjosari di Kota Malang menghadapi permasalahan pada infrastruktur saluran air di tepi jalan permukiman, menuju riol kota. Limpasan air hujan yang mengalir di atas permukaan jalan, seharusnya dialirkan menuju saluran air kota. Pada kondisi eksisting ruas Jalan Tirto Agung, telah terdapat saluran air memanjang dan melintang, namun kondisinya telah menurun karena debit air hujan lebih besar dibandingkan kapasitas penyalurannya. Kondisi tersebut menyebabkan tepi dan dinding saluran memanjang yang rusak, dan terjadi penumpukan sedimen pada saluran melintang. Pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki dinding saluran drainase memanjang, dan merombak saluran drainase melintang. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pemasangan bata dan plester pada dinding saluran memanjang, dan merubah sudut belok, lebar, dan kedalaman saluran melintang. Rangkaian kegiatan pengabdian diawali dengan persiapan perencanaan dan diskusi dengan warga, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan perbaikan yang diikuti oleh Bapak-Bapak Warga RW 07. Hasil kegiatan pengabdian ini berupa saluran air memanjang yang telah diperbaiki dindingnya sepanjang 60 meter. Pada sisi melintang, telah dibangun saluran semi terbuka dengan diameter 40 cm sedalam 60 cm dengan panjang 5 m. Program kegiatan yang dilakukan mendapat respon yang positif yang ditunjukkan dengan antusiasme dan partisipasi masyarakat yang luar biasa dalam pelaksanaan kegiatan. Warga RW 07 Merjosari saat ini telah memiliki saluran air yang lebih memadai, setelah dilakukan perbaikan dinding saluran drainase memanjang dan perombakan saluran drainase melintang pada ruas Jalan Tirto Agung. Permasalahan limpasan air hujan pada ruas jalan tersebut diharapkan tidak terjadi di masa mendatang, karena tepian jalan menjadi lebih tertata dan bantalan dinding saluran air lebih tinggi dari badan jalan