cover
Contact Name
Muhammad Nuh Rasyid
Contact Email
muhammadnurasyid@iainlangsa.ac.id
Phone
+6285372689775
Journal Mail Official
al_ikhtibar@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/ikhtibar/about/editorialTeam
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Al-Ikhtibar : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 2406808X     EISSN : 25500686     DOI : https://doi.org/10.32505/ikhtibar
Jurnal ini adalah jurnal Jurusan Pendidikan Agama Islam yang merupakan ekspektasi dari artikel yang konsen pada problematika dan fenomena dunia pendidikan islam, keagamaan dan kebudayan. Artikel ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian, studi kasus, atau kajian teoritis yang berkaitan dengan isu-isu pendidikan islam yang berkembang saat ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN OUTDOOR TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN KREATIVITAS SISWA DI SMPN 8 LANGSA Nabillah Jannatum
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 2 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Outdoor adalah suatu pembelajaran yang memanfaatkan kondisi di luar ruangan kelas. Pembelajaran ini memanfaatkan areal sekolah untuk dijadikan tempat belajar, oleh karenanya diharapkan dapat membuat suasana belajar lebih menyenangkan. Pendekatan ini berlandaskan pada pemikiran bahwa setiap tempat memiliki potensi untuk dijadikan tempat belajar, karena pembelajaran yang menyenangkan bisa lebih memotivasi siswa untuk dapat memahami materi yang disampaikan oleh guru dengan baik. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah pembelajaran Outdoor dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas belajar siswa SMPN 8 Langsa, untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran Outdoor terhadap motivasi dan kreativitas belajar siswa SMPN 8 Langsa serta untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pembelajaran Outdoor dalam meningkatan motivasi dan kreativitas belajar siswa SMPN 8 Langsa. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu sebuah studi yang akan mengungkapkan, menguraikan, menemukan dan menggali informasi tentang “Penerapan Pembelajaran Outdoor Terhadap Peningkatan Motivasi dan Kreativitas Siswa SMPN 8 Langsa”. Sedangkan Teknik pengumpulan data peneliti memperoleh imformasi melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang peneliti dapati selama kegiatan ini yaitu Pembelajaran Outdoor banyak memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap motivasi dan kreativitas siswa. Hal ini ternyata dapat memberikan kebebasan pada siswa untuk berekspresi, siswa lebih kreatif baik itu pada aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa dalam belajar siswa lebih bersemangat, lebih nyaman, lebih kreatif dalam belajar, dan mereka suka untuk mencari hal-hal baru tidak hanya diam saja, lebih berani dalam mengungkapkan pendapatnya, dan mereka juga dapat belajar secara langsung melihat dan mengamati apa yang ada di sekitarnya.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBANTU PROSES BELAJAR ANAK DI DESA BENTENG KEC. BIREM BAYEUN Nia Bustami
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 2 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran orang tua juga merupakan salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi semangat belajar anak terutama pada masa pandemic Covid-19 saat ini, dimana orang tua dituntut untuk lebih banyak membantu belajar anak untuk mencegah virus corona, namun dalam setiap peran orang tua tentunya memiliki masalah-masalah yang dihadapi, berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut dengan merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apa saja peran orang tua dalam membantu proses belajar anak pada masa pandemi Covid 19 di desa Benteng Kec. Birem Bayeun?, 2. Bagaimana cara orang tua dalam membantu proses belajar anak pada masa pandemic Covid 19 di desa Benteng Kec. Birem Bayeun?3. kendala apa saja yang dihadapi orang tua dalam membantu proses belajar anak pada masa pandemic Covid 19 di desa Benteng Kec. Birem Bayeun?. Adapun metode yang penulis gunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis field research (lapangan), teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi yaitu pengamatan langsung pada lokasi penelitian, selanjutnya wawancara yaitu melakukukan tanya jawab dengan informan yang penulis anggap benar-benar data yang menurut penulis dapat dijadikan data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis peroleh peneliti menemukan bahwa Peran orang tua dalam membantu proses belajar anak selama pandemi Covid 19 yaitu, orang tua berperan sebagai pembimbing, pengasuh,pendidik, pengawas, motivator dan juga pendukung dalam proses belajar. Cara orang tua dalam membantu proses belajar anak selama pandemint Covid 19 di desa Benteng diantaranya : membuat jadwal belajar, menediakan waktu bersama, meningkatkan komunikasi baik dengan orang tua, guru dan teman, selain itu mendownload aplikasi edukasi yang bermanfaat bagi anak serta menambah wawasan. Adapun kendala yang dihadapi orang tua dalam membantu proses belajar anak selama pandemint Covid 19 di desa Benteng yaitu kurangnya pemahaman materi oleh orang tua, kesulitan orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak, tidak memiliki cukup waktu untuk mendampingi anak karena harus bekerja, orang tua tidak sabar dalam mendampingi anak saat belajar dirumah, kesulitan orang tua dalam mengoperasikan gadget, dan kendala terkait jangkauan layanan internet.
Bentuk Pergaulan Bebas dan Faktor Penyebabnya Ola
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 2 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergaulan bebas merupakan suatu kasus yang semakin mengkhawatirkan terutama bagi mahasiswa yang tinggal di kost-kostan yang telah terjerat dengan perilaku-perilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan nilai/norma, adat istiadat serta kaidah-kaidah yang berlaku di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pergaulan bebas dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pergaulan bebas mahasiswa kost-kostan kota Langsa. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa kost-kostan kota Langsa. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan empat langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pergaulan bebas di kalangan mahasiswa kost-kostan kota Langsa adalah (1) pacaran/duduk berduaan dengan pasangan yang bukan mahram; (2) jalan berduaan dan saling bergandengan tangan; (3) sering diantar jemput oleh pasangan ke kost-kostan, berboncengan; (4) tidak menutup aurat dan memakai pakaian terbuka; (5) keluar kost larut malam; (6) menerima tamu lawan jenis di saat jam bertamu sudah habis; (7) keluar malam dengan pasangan pergi ketempat hiburan malam seperti karaoke, hang out. Adapun faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas mahasiswa kost-kostan yaitu: (1) rasa ingin tahu yang kuat; (2) emosi yang tidak stabil; (3) mental yang lemah stress atau depresi; (4) faktor ekonomi; (5) gaya hidup yang kurang baik; (6) nilai-nilai keagamaan cenderung kurang; (7) pengaruh teman sebaya; (8) pengaruh lingkungan; (9) minimnya perhatian orang tua; (10) keadaan lingkungan keluarga yang kurang harmonis.
Efektivitas Penggunaan Media Wayang Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di MTsN 1 Langsa Rius Susana; Mukhlis; Nani Endri santi
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 2 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dalam proses pembelajaran kurangnya media pembelajaran. Dalam proses pembelajaran siswa kurang bersemangat mengikuti mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam sehingga terjadi kebosanan, kurangnya respon atau ketertarikan siswa terhadap pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bahkan siswa terkadang mengalami kesulitan belajar karena pada saat guru menjelaskan materi, banyak siswa yang melakukan aktivitas lain di antaranya siswa kurang memperhatikan materi. Di samping itu apabila ditanya guru siswa lebih banyak diam sehingga hasil belajar yang di peroleh kurang maksimal. Penelitian ini berrtujuan untuk mengetahui efektivitas media wayang dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN 1 Langsa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan eksperimen semu (Quasi eksperimental). Teknik Pegumpulan data lembar observasi (Pengamatan), tes, angket. Teknik analisis data statistik deskriptif adalah untuk menganalisis data aktivitas siswa dalam pembelajaran, respon siswa terhadap pembelajaran dan hasil belajar siswa dan statistik inferensial adalah di gunakan untuk menguji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji-t dengan data yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis statistik deskriptif dan inferensial, hasil belajar sejarah kebudayaan Islam kelas VII.6 yaitu sebagai kelas eksperimen di MTsN 1 Langsa mengalami peningkatan dengan mengacu dari nilai N-gain dalam bentuk persen (%) berada pada 72.6% termasuk kategori cukup efektif. Aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran dengan penggunaan media wayang dari aspek yang diamati secara keseluruhan dikategorikan baik atau efektif dari pada metode sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan rata-rata persentase aktivitas siswa yaitu sebanyak 94% aktif dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam. Hasil analisis respon siswa kelas VII.6 terhadap pembelajaran sejarah kebudayan Islam melalui penggunaan media wayang telah mencapai rata-rata persentase frekuensi siswa yang memberi jawaban sangat setuju atau respon positif adalah 55% dibandingkan hasil analisis siswa kelas VII.7 dengan penggunaan metode ceramah.
KEBIJAKAN PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU TPA MIFTAHUL NURA DI DESA RANTAU PANJANG KARANG BARU ACEH TAMIANG Rizky syahputra; Razali; Muhammad Nuh Rasyid
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 2 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pimpinan atau kepala sekolah sebagai seorang pemimpin mempunyai andil yang cukup besar terhadap perkembangan dan peningkatan mutu sekolah,perkembangan dan kemajuan sekolah dapat di lihat dari kenerja pimpinan yang profesional serta pimpinan tersebut mampu memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. Pimpinan juga dituntut untuk menerapkan kebijakan-kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan mutu sekolah atau TPA. Kebijakan sendiri merupakan suatu keputusan yang dipikirkan secara matang dan hati-hati oleh pengambilan keputusan puncak dan bukan kegiatan-kegiatan berulang dan rutin yang terprogram atau terkait dengan aturan-aturan keputusan. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan dan memperoleh gambaran tentang Kebijakan Pimpinan dalam Meningkatkan Mutu pendidikan di TPA di Miftahul Nura Desa Rantau Panjang. Fokus penelitian ini meliputi Bagaimana keadaan Mutu Pendidikan Di TPA Miftahul Nura Desa Rantau Panjang, faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif, dengan tekhnik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menggungkapkan Kebijakan- kebijakan yang diterapkan oleh Pimpinan TPA Miftahul Nura Desa Rantau Panjang Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang adalah Menciptakan taman bermain belajar, menerima siswa baru tanpa seleksi, melibatkan orang tua siswa dalam memantau perkembangan anak melalui buku laporan mengaji dan sholat, memberikan hukuman ringan sebagai efek jera, menjalin hubungan dengan desa sebagai kerjasama, melibatkan guru terhadap perkembangan anak Adapun faktor pendukung nya adalah peserta didik yang aktif, dukungan dari orang tua siswa, guru yang kreatif dalam proses belajar mengajar, adanya dukungan dari Instansi Pemerintahan Desa setempat serta dukungan dari masyarakat sekitar. Dan yang menjadi faktor penghambat adalah kurangnya tenaga pengajar, kurangnya fasilitas sarana dan prasarana, kurangnya perhatian dari pimpinan, kurangnya pendanaan serta minimnya perhatian dari Dinas Pendidikan Kota dan Provinsi. Upaya pimpinan meningkatkan mutu pendidikan belum begitu baik, hal ini dapat terlihat bagaimana pimpinan TPA Miftahul Nura kurang memperhatikan perkembangan mutu pendidikan yang ada di TPA tersebut, pimpinan TPA lebih banyak membebankan mutu pendidikan kepada guru serta minimnya usaha pimpinan untuk menjalin hubungan dengan Dinas Pendidikan Kota Aceh Tamiang
DAMPAK PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP NEGERI 2 LANGSA Citra Amalia
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program tahfidz Al-qur’an merupakan salah satu program ektrakurikuler di SMP Negeri 2 Langsa yang mempelajari tentang Al-qur’an. Dalam program tahfidz Al-qur’an sekolah menuntut siswa agar dapat menghafal Alqur’an. Sedangkan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan program tahfidz Al-qur’an dan untuk mengetahui dampak dari pembelajaran tahfidz Al-qu’an terhadap pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 2 Langsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah yang akan di teliti untuk menemukan dan menggali informasi tentang pelaksanaan program tahfidz Al-qur’an dan dampak dari program tahfidz Al-qur’an terhadap pembentukan karakter siswa. Kemudian dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan dalam penelitian ini menggunakan responden yaitu satu responden dari wakil kepala sekolah, satu responden dari guru tahfidz dan lima responden dari siswa. dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara sebagai intrumen penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu peneliti menemukan bahwa pelaksanaan program tahfidz Alqur’an Di SMP Negeri 2 Langsa dimulai pada tahun 2018 sebagai ekstrakurikuler sekolah. Pelaksanaan program tahfidz Al-qur’an yang di terapkan pada kelas VII, VIII dan IX dengan target siswa dapat menghafal minimal 3 juz. Dan dampak dari program tahfidz Al-qur’an yaitu siswa memiliki sikap atau sopan santun baik dari segi tindakan maupun lisan yang baik setelah atau sedang mengikuti program tahfidz Al-qur’an.
ANALISIS AKHLAK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI PESANTREN FAJRUSSALAM ACEH TAMIANG Dara Apriliana Chan
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhlak merupakan tingkah laku yang melekat pada diri individu. Akhlak mahmudah di peroleh melalui pendidikan (baik dari apa yang di dengar maupun apa yang di lihat) oleh setiap individu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana akhlak santri penghafal Al-Qur’an dan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi akhlak santri di Pesantren Fajrussalam Aceh Tamiang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini peneliti menggunakan responden yang berjumlah lima orang. Berdasarkan Hasil analisis penelitian, peneliti mendapatkan bahwa akhlak santri penghafal Al-Qur’an di pesantren Fajrussalam Aceh Tamiang bermacam-macam di setiap aspeknya. Ada santri yang memiliki Akhlak Mahmudah (dengan kategori tawakkal, jujur, menjaga kehormatan diri, punya rasa malu, sabar, kasih sayang, penolong, rendah hati) dan adapula santri yang memiliki sifat ghadab (pemarah), hiqd (dendam), kasal (pemalas) yang termasuk dalam kategori Akhlak Madzmumah. Adapun Berdasarkan hasil penelitian, akhlak santri penghafal Al-Qur’an ini bersumber dari dirinya sendiri dan juga dari lingkungan (baik lingkungan formal maupun non formal). Artinya, sesuai dengan teori konvergensi bahwa faktor yang mempengaruhi akhlak santri tersebut disebabkan oleh dirinya sendiri (faktor internal) dengan kategori marah, kesal, malas, ngantuk dan capek serta disebabkan oleh ikut-ikutan teman atau terpengaruh pada lingkungan (faktor eksternal).
MOTIVASI MASYARAKAT MENGIKUTI PENGAJIAN PADA MAJELIS TA’LIM SIRUL MUBTADIN DI KECAMATAN LANGSA KOTA, KOTA LANGSA Farah Hansrinadila
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Majelis ta’lim Sirul Mubtadin merupakan suatu organisasi yang mengumpulkan masyarakat untuk bergabung dalam satu pengajian dengan aturan tercantum dalamnya. Jamaah majelis ta’lim ini setiap tahunnya meningkat dari 400 jamaah hingga sekarang mencapai kurang lebih 240.000 jamaah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa adanya sebuah dorongan dalam diri masyarakat sehingga banyak orang bergabung dalam pengajian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil majelis ta’lim Sirul Mubtadin di Kota Langsa serta motivasi masyarakat mengikuti pengajian di majelis ta’lim Sirul Mubtadin. Penelitian ini merupakan kreasi metodologis yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan). Sumber data utama dalam penelitian ini yaitu ketua majelis ta’lim Sirul Mubtadin Kota Langsa, guru pengajian, dan 5 anggota yang mengikuti majelis ta’lim. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis ta’lim Sirul Mubtadin sudah berdiri sejak tahun 2008 yang didirikan oleh Tgk. Razali Manyak. Tujuan didirikannya majelis ta’lim ini yaitu membendung aliran-aliran yang menyimpang dari ahlul sunnah wal jamaah dan memberantas sesat-sesat tanpa aliran. Bentuk-bentuk kegiatan majelis ta’lim Sirul Mubtadin antara lain pengajian, samadiah, zikir akbar, dan haul majelis ta’lim. Sedangkan yang menjadi motivasi masyarakat mengikuti majelis ta’lim ini yaitu 1) menambah pengetahuan agama, 2) beribadah, 3) eksotisme majelis ta’lim Sirul Mubtadin, dan 4) karena ajakan teman.
EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA LAWE SEMPILANG ACEH TENGGARA Ibnu Malik; Zainal Abidin; Yustizar
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan dan emosi baik pada diri sendiri maupun pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendampingan orang tua dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak di masa pandemi covid-19 di Desa Lawe Sempilang Kabupaten Aceh Tenggara. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Tempat penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Desa Lawe Sempilang Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. Waktu penelitian dilakukan pada bulan September 2020. Instrumen penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan menyatakan bahwa pendampingan orang tua dalam meningkatkan kecerdasan emosional dapat dikatakan baik. Hal ini didukung dari hasil wawancara yaitu orang tua selalu memberi arahan agar anak memiliki kepribadian yang baik, karena kepribadian merupakan salah satu bentuk keberhasilan dari kecerdasan emosional. Kemudian selanjutnya langkah-langkah yang diberikan orang tua yaitu memberi perhatian kepada anak dan selanjutnya memberi nasihat serta memberi dorongan kepada anak agar selalu berbuat baik dalam satu keluarga dan masyarakat.
Resistensi Simbolik Siswa Terhadap Kebijakan Pelaksanaan Shalat Dhuha Di Mas Halaban Marisyah Dewi; Mohd Nasir; Muhammad Nuh Rasyid
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Aliyah Swasta Halaban sudah menerapkan kebijakan pelaksanaan shalat dhuha sebagai salah satu peraturan yang wajib dilaksanakan setiap paginya pada pukul 07.30 Wib, yang sudah berjalan selama kurang lebih 4 tahun lamanya sejak awal berdirinya madrasah pada tahun 2016, yang bertujuan agar waktu pagi siswa lebih bermanfaat dan dapat meningkatkan wawasan keagamaan dan meningkatkan kedisiplinan siswa, baik disiplin dalam mengerjakan shalat dan disiplin dalam waktu. Namun, hal tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Banyak resistensi simbolik yang dilakukan siswa. Resistensi simbolik muncul karena adanya siswa yang tidak berniat untuk melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kajian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang resistensi simbolik siswa terhadap kebijakan pelaksanaan shalah dhuha di madrasah aliyah swasta halaban. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari diterapkannya kebijakan pelaksanaan shalat dhuha di Madrasah Aliyah Swasta Halaban yaitu siswa menjadi terbiasa mengerjakan shalat dhuha baik dilingkungan sekolah maupun dirumah, lebih agamis, ketakwaan kepada Allah Swt. semakin meningkat, dan menjadi pribadi muslim yang berakhlakul karimah