cover
Contact Name
Muhammad Nuh Rasyid
Contact Email
muhammadnurasyid@iainlangsa.ac.id
Phone
+6285372689775
Journal Mail Official
al_ikhtibar@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/ikhtibar/about/editorialTeam
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Al-Ikhtibar : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 2406808X     EISSN : 25500686     DOI : https://doi.org/10.32505/ikhtibar
Jurnal ini adalah jurnal Jurusan Pendidikan Agama Islam yang merupakan ekspektasi dari artikel yang konsen pada problematika dan fenomena dunia pendidikan islam, keagamaan dan kebudayan. Artikel ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian, studi kasus, atau kajian teoritis yang berkaitan dengan isu-isu pendidikan islam yang berkembang saat ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 285 Documents
Integrasi Modrenisasi Pengembangan Keilmuan Dalam Pendidikan Islam Fauzi Ananda; Wulan Sari; Hirawati; Syaiful Amri
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i2.12843

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi dinamika yang menuntut adanya keseimbangan antara pelestarian nilai-nilai Islam yang bersifat klasik dengan respon adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran integrasi keilmuan dan pengembangan ilmiah dalam proses modernisasi pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi. Prosedur pengumpulan data meliputi identifikasi referensi, penelusuran sumber literatur, serta pengumpulan dokumen relevan. Analisis data dilakukan dengan Merujuk pada model Winner dan Dominick yang meliputi tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan kesimpulan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses integrasi keilmuan mampu menjaga nilai-nilai Islam tradisional dalam lembaga pendidikan, sekaligus mengakomodasi unsur-unsur modernitas secara bertahap. Meski demikian, sejumlah tantangan masih menghadang, khususnya resistensi dari kalangan konservatif dan terbatasnya infrastruktur teknologi di wilayah pedesaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi pendidikan Islam merepresentasikan model keseimbangan antara tradisi dan inovasi, yang dapat dijadikan referensi bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam di Indonesia
Analisis Motif Penggunaan ChatGPT dan Pengaruhnya Terhadap Efikasi Mahasiswa PAI di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Nurul Mufidah, Vika; Wahyuni, Sri; Khoiriyah, Binti; Aulia Rahma, Putri Alfiah
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 12 No 2 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i2.12466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif penggunaan ChatGPT serta menguji pengaruhnya terhadap efikasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan generatif di kalangan mahasiswa, khususnya ChatGPT, yang sering dimanfaatkan untuk memahami materi kuliah, menyelesaikan tugas, maupun mencari referensi cepat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel berjumlah 150 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur dua variabel, yaitu motif penggunaan ChatGPT (kognitif, instrumental, afektif, dan sosial) serta efikasi akademik mahasiswa (keyakinan diri, regulasi diri, dan penguasaan tugas). Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa PAI menggunakan ChatGPT dengan berbagai motif, penggunaan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap efikasi akademik. Faktor internal seperti motivasi pribadi, pengalaman belajar, dan dukungan akademik lebih dominan dalam menentukan efikasi mahasiswa. Dengan demikian, ChatGPT berperan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai faktor yang meningkatkan atau menurunkan keyakinan diri akademik mahasiswa.
Implementasi Pendidikan Islam dalam Menumbuhkan Kecerdasan Spiritual Siswa Sekolah Dasar Erwahyudin, Devid Dwi; Muh Tajab; Muhammad Umar Al Maghtani
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 12 No 2 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i2.12829

Abstract

Spiritual intelligence is an important aspect in student development, which not only includes religious understanding, but also the ability to appreciate life values, empathize, and have a harmonious relationship with God, oneself, and the environment. The research method used was qualitative with a case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with teachers, students, and parents, as well as documentation studies. The results showed that SD Muhammadiyah Ponorogo implemented Islamic education through various activities, such as congregational prayers, memorization of the Qur'an, cultivation of noble character, and integration of Islamic values into daily learning. Teachers played a key role as role models in instilling spiritual values. In addition, collaboration between the school and parents also supported the development of students' spiritual intelligence. The impact of this implementation can be seen from the increased awareness of students towards spiritual values, such as honesty, discipline, and caring for others. This study concludes that integrated and consistent Islamic education can be effective in fostering students' spiritual intelligence, which ultimately contributes to the formation of good character and noble morals.
Pemanfaatan Software Maktabah Syamilah dalam Menunjang Pembelajaran PAI di Era Society 5.0 Alawy, Naufal; Moh. Faizin; Fadhil
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 12 No 2 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i2.12854

Abstract

Teknologi di era sekarang sudah menjadi kebutuhan primer bagi manusia di segala bidang kehidupan, tidak terkecuali bidang pendidikan. Pendidikan di era society 5.0 sudah banyak sekali memanfaatkan teknologi, seperti menggunakan PPT yang ditampilkan di layar proyektor untuk membantu penyampaian materi, penggunaan web kuis untuk melakukan evaluasi pembelajaran. Ditulisnya artikel ini bertujuan untuk mengulas salah satu teknologi tersebut, yakni software maktabah syamilah yang bisa dimanfaatkan oleh para guru untuk membantu proses pembelajaran PAI di masa yang telah memasuki era society 5.0. Penelitian dalam penulisan artikel ini menggunakan metode studi pustaka dengan Referensi pada buku, artikel jurnal, serta website yang kredibel. Penelitian ini mengungkap bahwa software maktabah syamilah dapat dimanfaatkan oleh para guru agama demi membantu proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, digunakannya teknologi ini juga demi mengikuti perkembangan zaman yang telah memasuki era society 5.0. Adanya artikel ini, dapat disampaikan kepada para guru, bahwa terdapat suatu teknologi yang dapat dimanfaatkan pada proses pembelajaran.
Pendekatan Linguistik Arab dalam Internalisasi Nilai PAI sebagai Instrumen Preventif Kekerasan Pendidikan Hatta Sabri; Muhammad Jailani
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i1.11711

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji latar belakang pendidikan, tingkat hafalan Al-Qur’an, serta pengaruh latar belakang pendidikan terhadap tingkat hafalan mahasiswi di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan responden sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data meliputi tes, survei, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi yang memiliki latar belakang pendidikan agama, seperti pesantren, MAN, atau MAS, cenderung lebih efektif dalam menghafal Al-Qur’an dibandingkan dengan mahasiswi yang berasal dari pendidikan umum, seperti SMA atau SMK. Hal ini disebabkan karena mereka dari pendidikan agama umumnya telah memiliki pengalaman menghafal Al-Qur’an sebelumnya, sedangkan siswa dari pendidikan umum membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan metode hafalan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an. Temuan ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk meningkatkan program pembelajaran berbasis hafalan Al-Qur’an di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah.
Penerapan Model Pembelajaran Project-Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Laporan Mahasiswa STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai Fauzi Fauzi; Andhika Jaya Putra; Heri Caniago; Heri Munte
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 01 (2026): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v13i01.12839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan pada mahasiswa STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengorganisasi ide, menggunakan struktur laporan secara sistematis, serta menulis dengan bahasa yang sesuai kaidah akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian adalah mahasiswa semester II program studi Pendidikan Agama Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes menulis teks laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa. Pada setiap siklus, terjadi peningkatan skor rata-rata keterampilan menulis teks laporan, baik dari aspek struktur isi, penggunaan bahasa, maupun ketepatan format. Mahasiswa menjadi lebih aktif, terlibat dalam proses pembelajaran, serta memiliki kemampuan lebih baik dalam menyusun laporan berdasarkan pengalaman nyata. Dengan demikian, model Project-Based Learning terbukti efektif diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek menulis teks laporan di pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Implikasi Kebijakan Sekolah Islam Terpadu Pada Peningkatan Kecerdasan Holistik Siswa SDIT Tadzkia Kota Langsa Zulfahji; Silahuddin; Neliwati; Anna Simanjuntak; M. Alang Khairun Nizar
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 01 (2026): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the implications of integrated school policies on the enhancement of students' holistic intelligence at SDIT Tadzkia, Langsa City. Holistic education, which integrates academic, emotional, social, and spiritual intelligence, is expected to produce students who are intelligent in a comprehensive manner. Using a qualitative approach, this research employs a case study method with observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The results of the study show that the integrated Islamic school policy at SDIT Tadzkia has a significant impact on the development of students' holistic intelligence. The integration of religious education with the academic curriculum strengthens students' character, while the development of students' social and emotional skills is also enhanced through extracurricular activities and project-based learning. Furthermore, the strengthening of spiritual intelligence supports the formation of students' noble character. The implication of this research is that integrated school policies can serve as an effective model in creating comprehensive and balanced education, which not only focuses on academic achievement but also on the development of character and life skills.
Strategi Pengembangan Kurikulum Terhadap Isu Global Dan Tantangan Umat Masrur Salamuddin; Buhori Muslim; Azhar M. Nur; Habiburrahman; Helmi
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 01 (2026): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI) Samalanga dalam merespons isu global dan tantangan keumatan, serta mengkaji implementasi Permendikti Saintek No. 39 Tahun 2025 sebagai kerangka regulatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum dilakukan melalui model integratif-transformatif yang memadukan nilai Islam dengan isu digitalisasi, ekologi, pluralisme, dan etika teknologi. Penyusunan capaian pembelajaran didasarkan pada prinsip constructive alignment untuk membentuk kompetensi spiritual, intelektual, literasi global, serta kepekaan sosial-humanistik. Implementasi Permendikti No. 39/2025 mendorong redesign kurikulum berbasis OBE, penguatan riset, pembelajaran interdisipliner, dan literasi digital. Secara keseluruhan, kurikulum PAI UNISAI bergerak menuju model pendidikan Islam abad ke-21 yang adaptif, berakar pada turats, namun progresif menghadapi dinamika global.
Representasi Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak (Analisis Tafsir Tarbawi dalam Perspektif Buya Hamka) Nukman Hasibuan; Nuruzzahri; Muhammad Syahrial Razali Ibrahim
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 01 (2026): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v13i01.14463

Abstract

Peran ayah dalam pendidikan anak dalam keluarga mendapatkan sorotan karena ditemukan berbagai penelitian yang menyebutkan bahwa tingginya tingkat ketidakterlibatan ayah dalam pendidikan keluarga. Diskursus pada pendidikan anak, ditemukam bahwa sebagian besar ayah menganggap pendidikan anak merupakan tugas dan kewajiban seorang istri. Peran ayah tersebut sangat penting bagi pendidikan anak dan akan berdampak negatif bagi anak-anak yang tidak merasakan peran dan keterlibatan ayah dalam pendidikannya. Masalah tersebut akan dicarikan solusinya dalam al-Qur’an yaitu dengan mengkaji surat Luqman ayat 13-17 yang memberikan gambaran bagaimana peran penting seorang ayah dalam mendidik anaknya dalam Representasi Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak (Analisis Tafsir Tarbawi dalam Perspektif Buya Hamka). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan analisis conten (content analysis). Penelitian termasuk ke dalam kategori penelitian kualitatif yaitu menghasilkan data yang deskriptif berupa kata-kata. Untuk memahami ayat al-Qur’an dalam penelitian ini digunakan metode corak tafsir tarbawi dalam pandangan Buya Hamka. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga peran ayah dalam Surat Luqman tersebut yaitu: pertama, peran ayah terhadap pendidikan akidah anak dalam surat Luqman ayat 13-17; kedua, peran ayah terhadap pendidikan ibadah anak dalam surat Luqman ayat 13-17; ketiga, peran ayah terhadap pendidikan akhlak anak dalam surat Luqman ayat 13-17.
Integrasi Pendidikan Islam Tradisional Dan Modern Sebagai Basis Pembentukan Islam Moderat di Asia Tenggara Mahlil; Mukhlis; Nuruzzahri; Marwan; Mukhlis
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 01 (2026): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ideally, Islamic education and local culture in Southeast Asia should work synergistically to foster a moderate Islam that is inclusive, tolerant, and adaptive to social dynamics and globalization. In reality, however, curriculum fragmentation, modernization pressures, and inconsistent practices of moderation persist across Muslim communities. This situation highlights the need to understand how education and culture collectively shape contemporary Islam relevant to the 21st century. This study aims to analyze the integration of traditional and modern Islamic education with local cultural practices as the foundation for fostering moderate Islam in Southeast Asia. It also seeks to contribute theoretically by developing a conceptual framework that connects education, culture, and religious moderation in a holistic manner. The research employs a qualitative approach through library research. Primary data were derived from classical Islamic texts, education curricula, policy documents, and publications of scholars, while secondary data were obtained from academic journals, books, and scientific articles on contemporary Islam. Data analysis was conducted thematically, supported by source triangulation and consistency checks across literature. The findings indicate that the synergy between education and culture enables the internalization of moderation values, shapes an inclusive and adaptive Muslim identity, and provides strategic directions for developing contemporary Islamic education in the 21st century.